Tak Hanya Paham Hukum, Wabup Intan Minta Anak Berani Laporkan Bullying

Tangerang, lensafokus.id – Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah mengajak para peserta Forum Anak Pelopor Sadar Hukum untuk menjadi agen perubahan yang mampu menumbuhkan budaya sadar hukum sekaligus menjadi bukan hanya jadi pelopor, namun juga pelapor dalam mencegah berbagai bentuk pelanggaran hukum, khususnya perundungan (bullying) di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Hal tersebut disampaikan Wabup Intan saat membuka Kegiatan Forum Anak Pelopor Sadar Hukum Tahun 2026 yang dilaksanakan di Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Tangerang, Jum’at (31/07/26)

“Saya ingin para peserta forum anak pelopor sadar hukum ini bisa jadi pelopor sekaligus pelapor dalam menegakkan hukum terhadap segala bentuk pelanggaran dan kekerasan di masyarakat. Jadi garda terdepan dalam mencegah berbagai bentuk pelanggaran hukum, khususnya perundungan (bullying) dan penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” pinta Wabup Intan

Dalam sambutannya, Wabup Intan menegaskan bahwa sebagai pelopor sekaligus pelapor, diharapkan mampu menjadi teladan sekaligus berani menyuarakan keadilan apabila menemukan tindakan perundungan maupun pelanggaran terhadap hak-hak anak di sekolah ataupun lingkungan tempat tinggalnya.

"Anak bukan hanya penerima manfaat pembangunan, tetapi juga subjek pembangunan yang memiliki hak untuk menyampaikan pendapat, berpartisipasi, dan menjadi agen perubahan serta pembangunan nantinya," ujarnya

Menurut dia, kesadaran hukum tidak hanya diwujudkan melalui pemahaman terhadap peraturan, tetapi juga melalui perilaku sehari-hari seperti menghormati hak orang lain, menaati tata tertib, menggunakan media sosial secara bertanggung jawab, menolak perundungan, menjauhi kekerasan dan narkoba, serta menjaga lingkungan.

“Tema pelopor sadar hukum sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, kita harus mampu memanfaatkan kemajuan digital secara bijak dengan memahami aturan, etika, dan konsekuensi hukum dari setiap tindakan yang dilakaukan,” tandasnya

Lebih lanjut, Wabup Intan juga menyoroti praktik-praktik bullying yang sering dianggap sepele atau candaan semata. Berbagai praktik Bullying tersebut bisa berdampak serius, meninggalkan luka psikologis mendalam bagi korban yang bisa memicu perubahan perilaku dan mempengaruhi masa depan korban

"Mungkin kita menganggap hanya saling mengejek, tetapi itu bisa membekas di hati mereka sampai dewasa. Dampaknya bisa mengubah perilaku, memicu kekerasan, bahkan mempengaruhi masa depan korban, khususnya anak-anak," ungkapnya.

Dia berharap melalui kegiatan tersebut dapat menguatkan komitmen bersama untuk mencegah dan menolak segala bentuk kekerasan terhadap anak, khususnya bullying, kenakalan remaja dan penyalahgunaan media sosial.

Sementara itu, narasumber dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang, Hika Deriya Fajar Rizki Asril Putra, Kepala Subseksi (Kasubsi) I Intelijen dan Monica Resinta, Jaksa Fungsional pada bidang Intelijen di Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang menekankan pentingnya edukasi dan sosialisasi mengenai bahaya bullying, kenakalan remaja, penyalahgunaan media sosial, dan membangun kesadaran hukum sejak usia sekolah.

“Kejaksaan mengajak seluruh peserta menjadi mitra kami dalam menyebarluaskan edukasi hukum kepada teman-teman di sekolah agar mampu mencegah tindak kekerasan, perundungan, maupun pelanggaran hukum lainnya sejak dini. Kepedulian, keberanian melapor dan saling mendukung menjadi kunci menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak,” ujar Hika

Turut hadir pada kegiatan tersebut Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tangerang, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Tangerang, para pendamping, fasilitator, pengurus Forum Anak Kabupaten Tangerang. (Red)

Wabup Intan dan Kapolresta Tangerang Turun Tangan Bersihkan Sampah Liar di Tigaraksa

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah bersama Kapolresta Tangerang, mahasiswa, OPD, Camat Tigaraksa dan masyarakat melaksanakan kegiatan bersih-bersih sampah di Desa Pasir Nangka Kec. Tigaraksa, Jum'at (31/07/2026).

Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan menyoroti masih banyaknya titik-titik pembuangan sampah liar yang bukan peruntukannya. Ia meminta semua pihak dan masyarakat bisa menguatkan sinergi dan kolaborasi untuk terus meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap sampah dan lingkungan.

"Titik-titik pembuangan sampah yang tidak semestinya masih banyak terlihat dan ini sangat mengganggu. Saya mohon kebiasaan membuang sampah sembarangan dan membakar sampah dihentikan. Mari kita jaga bersama kebersihan dan keasrian lingkungan kita," tegas Wabup Intan.

Menurut dia, persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah, Polri, TNI tapi juga masyarakat dan dunia usaha. Tindakan tegas dari aparat penegak hukum juga harus dibarengi dengan peningkatan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap sampah dan lingkungannya.

"Tindakan tegas dari aparat penegak hukum tidak akan ada efeknya kalau pola pikir dan kebiasaan masyarakat yang tidak peduli sampah dan lingkungannya tidak berubah," ujarnya.

Wabup Intan mengucapkan terima kasih dan apresiasi kegiatan bersih-bersih tersebut dan menghimbau seluruh masyarakat untuk tidak membuang sampah dan membakar sampah sembarangan terlebih di musim kemarau ini.

"Kegiatan yang sangat positif, terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan bergotong royong membersihkan sampah hari ini. Mohon dengan sangat hilangkan kebiasaan buang dan bakar sampah sembarangan," tandasnya.

Dia juga meminta kepada para mahasiswa dan generasi muda untuk terlibat aktif dan konsisten meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap sampah dan lingkungannya.

"Saya mohon kepada mahasiswa dan generasi muda yang hadir hari ini juga bisa bantu sosialisasikan kepada masyarakat tentang pentingnya peduli sampah dan lingkungan," pungkasnya.

Sementara itu, Kapolresta Tangerang, Kombes Pol. Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengungkapkan bahwa seluruh jajarannya mendukung penuh gerakan Indonesia Asri yang telah dicanangkan presiden.

"Seluruh anggota Polres, apel pagi di lokasi untuk bersama-sama di sini. Ini adalah bentuk dukungan dan kepedulian kami dalam rangka mendukung program pemerintah Indonesia bersih," ungkapnya.

Dia berharap kegiatan corve bersih-bersih sampah yang dilakukan secara gotong royong antara mahasiswa, pemerintah daerah, pihak kecamatan, TNI, Polri dan masyarakat bisa menggugah dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap sampah dan lingkungan.

"Kegiatan ini juga diharapkan dapat menggugah dan meningkatkan kepedulian kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap sampah dan lingkungannya," ujarnya. (Red)

Bupati Maesyal Pantau Pelaksanaan CKG di SMK Negeri 2 Kabupaten Tangerang

Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, meninjau dan memantau langsung pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di SMK Negeri 2 Kabupaten Tangerang, Kecamatan Sepatan, Jumat (31/07/26).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi program nasional yang diinisiasi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pemeriksaan kesehatan secara gratis dan menyeluruh.

Selain itu, Program CKG ini juga menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam memperluas akses layanan kesehatan preventif.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal mengatakan bahwa program CKG merupakan kebijakan yang sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama bagi kalangan pelajar yang sedang berada pada masa pertumbuhan dan membutuhkan kondisi kesehatan yang prima. Melalui pemeriksaan kesehatan secara berkala, masyarakat diharapkan dapat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini sehingga berbagai faktor risiko maupun penyakit dapat segera dideteksi dan ditangani sebelum berkembang menjadi lebih serius.

"Program CKG ini sangat baik karena memberikan kesempatan kepada masyarakat, khususnya para pelajar, untuk mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini. Dengan pemeriksaan ini, jika terdapat indikasi penyakit atau gangguan kesehatan di dalam tubuh, maka dapat segera ditangani dan diobati sehingga tidak berkembang menjadi penyakit yang lebih berat," ujar Bupati Maesyal.

Bupati mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berupaya menyukseskan pelaksanaan program tersebut. Dari target sebanyak 1,6 juta warga yang mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis, hingga saat ini tercatat sekitar 1,3 juta masyarakat telah memanfaatkan layanan CKG di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan yang telah disediakan.

"Alhamdulillah, capaian pelaksanaan CKG di Kabupaten Tangerang sudah mencapai sekitar 1,3 juta peserta dari target 1,6 juta jiwa. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat cukup tinggi. Kami akan terus mendorong agar target tersebut dapat tercapai sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat pemeriksaan kesehatan gratis ini," ungkapnya

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Hendra Tarmizi, menjelaskan bahwa pelaksanaan CKG di SMK Negeri 2 Kabupaten Tangerang menyasar sekitar 1.500 pelajar yang menjalani pemeriksaan kesehatan secara bertahap.

"Selain di SMK 2, kami juga melakukan pengecekan di sekolah-sekolah di Kabupaten Tangerang secara serentak," kata Hendra.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam membangun budaya hidup sehat sejak usia sekolah. Selain CKG, Dinas Kesehatan juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan, membagikan tablet tambah darah kepada para siswi sebagai upaya pencegahan anemia, serta mengajak para pelajar mengonsumsi buah pisang bersama sebagai bagian dari kampanye pemenuhan gizi seimbang.

"Kami ingin para pelajar tidak hanya mendapatkan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga edukasi tentang pentingnya pola hidup sehat, pencegahan anemia melalui konsumsi tablet tambah darah, serta pembiasaan mengonsumsi makanan bergizi. Harapannya, generasi muda Kabupaten Tangerang tumbuh sehat, cerdas, dan produktif," tutupnya.

Ia pun mengajak masyarakat yang belum mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis agar segera memanfaatkan layanan tersebut di fasilitas kesehatan yang telah ditunjuk pemerintah.

"Kami mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Tangerang yang belum melakukan cek kesehatan agar segera datang ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat," ajaknya. (Red)

Bupati Maesyal Rasyid Lantik Enam Pejabat Eselon II, Tekankan Integritas dan Kinerja

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melantik dan mengambil sumpah enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang. Pelantikan tersebut dilaksanakan di Aula Pendopo Bupati Tangerang, Jumat (31/7/26),

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa pelaksanaan rotasi, mutasi, dan promosi jabatan tinggi pratama tersebut telah mendapatkan persetujuan dari pemerintah pusat melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

"Alhamdulillah, hari ini kami telah mendapatkan persetujuan dari pemerintah pusat untuk melaksanakan rotasi, mutasi, dan promosi jabatan. Seluruh proses ini mengacu pada sistem manajemen talenta yang mempertimbangkan kinerja, kompetensi, serta kebutuhan organisasi," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia mengungkapkan kebijakan rotasi, mutasi, dan promosi jabatan tersebut tidak hanya bertujuan mengisi kebutuhan organisasi, tetapi juga menjadi bagian dari penyegaran birokrasi. Sejumlah pejabat yang telah menduduki jabatan selama tiga hingga lima tahun menjadi salah satu pertimbangan dalam proses rotasi dan mutasi.

"Penempatan pejabat juga disesuaikan dengan kebutuhan perangkat daerah serta rekam jejak kinerja dan kompetensi masing-masing aparatur sehingga diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," jelasnya

Bupati secara tegas meminta kepada seluruh pejabat yang baru dilantik agar segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawab di tempat yang baru.

"Saya minta saudara-saudara segera mempelajari tugas pokok dan fungsi di unit kerja masing-masing, memahami tanggung jawab yang diemban, serta menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan berpedoman pada ketentuan yang berlaku," tegasnya.

Ia juga berharap seluruh pejabat yang mendapatkan amanah baru mampu menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Kami percaya saudara-saudara mampu menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, mengutamakan kepentingan organisasi dan kepentingan masyarakat. Jadikan amanah ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan yang semakin berkualitas," pungkasnya.

Adapun pejabat yang dilantik tersebut yaitu H. Asep Suherman menempati jabatan baru sebagai Kadisporabudpar, Ratih Rahmawati Kepala DP3A, H. Dadan Gandana Kepala Bapenda, Supriyadi menjabat sebagai Kadisdik, Muchammad Solehhudin, M.Si beralih tugas sebagai Kaban Kesbangpol dan Yudiana menjabat sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan pada Sekretariat Daerah

Acara tersebut dihadiri pula oleh Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah, Sekda Soma Atmaja, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Tangerang. (Red)

Wabup Intan Harap Dampak Positif GIIAS 2026 Bagi Peningkatan Investasi Daerah

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri pameran otomotif terbesar se Asia Tenggara GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang dibuka oleh Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita di ICE BSD City Pagedangan, Kab. Tangerang, Kamis (30/07/26)

Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan berharap penyelenggaraan GIIAS 2026 tidak hanya berdampak bagi industri otomotif nasional, namun juga berdampak bagi peningkatan investasi di Kabupaten Tangerang

"Kita berharap GIIAS sebagai pameran otomotif terbesar di Indonesia bahkan mungkin Asia ini tidak hanya memberikan dampak yang sangat positif bagi industri otomotif nasional tapi juga peningkatan investasi di Kabupaten Tangerang," ujar Wabup Intan

Menurut dia, GIIAS 2026 tersebut merupakan momentum yang sangat baik untuk dapat mengenalkan dan mengembangkan potensi serta berbagai kemudahan di Kab Tangerang kepada para investor, baik dalam maupun luar negeri. Investasi di Kabupaten Tangerang pada semester I tahun 2026 telah mencapai sekitar 11 triliun lebih.

"Saat ini investasi di Kabupaten Tangerang masih didominasi PMDN, sekitar 60 persen lebih, sisanya berupa PMA. GIIAS ini merupakan momentum yang sangat bagus bagi kita untuk promosi segala potensi yang Kabupaten Tangerang miliki," ungkapnya

Lebih lanjut, Wabup Intan mengungkapkan bahwa industri otomotif nasional telah berhasil berkembang menjadi salah satu basis produksi kendaraan terbesar di Asia Tenggara. Pencapaian tersebut tidak lepas dari sinergi yang kuat antara Pemerintah dan para pelaku usaha yang konsisten menempatkan diri sebagai mitra strategis dalam mendukung Roadmap Pengembangan Industri Otomotif Nasional.

"Tahun ini, GIIAS ini diikuti oleh lebih dari 65 merek otomotif global. Selain menampilkan produk dan teknologi terbaru, GIIAS 2026 juga menghadirkan sarana edukasi dan diskusi strategis melalui GAIKINDO International Automotive Conference (GIAC) serta serangkaian seminar otomotif," pungkasnya

Sementara itu, Menteri Perindustrian Republik Indonesia Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan bahwa GIIAS merupakan bukti keberhasilan Indonesia yang mampu menyelenggarakan pameran otomotif skala besar setiap tahun dengan antusiasme yang terus meningkat dan mencetak sejarah baru, mengungguli frekuensi pameran serupa di Tokyo yang digelar dua tahun sekali.

"GIIAS bukan sekadar ajang pameran penjualan kendaraan, melainkan etalase masa depan mobilitas Indonesia. Di sinilah para pemangku kepentingan memperlihatkan kepada publik arah teknologi kendaraan yang akan dikendarai masyarakat dalam 5 hingga 10 tahun ke depan," ungkap Agus

Lanjut dia, transisi energi multijalur dan berdaulat mendorong transformasi menuju kendaraan rendah emisi berlangsung sangat cepat. Untuk itu, Kementerian Perindustrian berkomitmen penuh sebagai mitra strategis yang siap mendengarkan, memfasilitasi, dan mendukung terciptanya gagasan-gagasan baru demi kemajuan otomotif Indonesia.

"Penyelenggaraan GIIAS tahun ini menjadi bukti nyata tingginya kepercayaan dunia internasional terhadap pasar Indonesia, dengan hadirnya 65 merek otomotif dunia serta lebih dari 150 perusahaan industri pendukung dari berbagai negara. Masa depan bukanlah sesuatu yang kita tunggu kedatangannya, melainkan sesuatu yang kita putuskan hari ini," imbuhnya. (Red)

Bupati Tangerang Bersama Wagub Banten Dampingi Wapres Gibran Tinjau Industri Motor Listrik

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah mendampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka saat kunjungan kerja ke fasilitas produksi motor listrik di kawasan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Kamis (30/7/26).

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Presiden meninjau secara langsung proses perakitan motor listrik, pengujian kualitas (quality control), hingga fasilitas konversi sepeda motor berbahan bakar minyak menjadi kendaraan listrik. Selain itu, Wapres juga berdialog dengan jajaran manajemen perusahaan dan para pekerja mengenai pengembangan industri kendaraan listrik di Indonesia.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, Pemerintah Kabupaten Tangerang menyambut baik kunjungan Wakil Presiden sebagai wujud perhatian pemerintah pusat terhadap kemajuan sektor industri di Kabupaten Tangerang, khususnya industri manufaktur yang mendukung program langit biru untuk mengurangi emisi karbon

"Keberadaan industri kendaraan listrik di Kabupaten Tangerang menjadi kebanggaan sekaligus peluang besar dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing daerah, serta mendukung program transisi energi bersih yang dicanangkan pemerintah. Kami akan terus menciptakan iklim investasi yang kondusif agar industri dapat berkembang dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia menambahkan, Kabupaten Tangerang memiliki posisi strategis sebagai kawasan industri nasional yang terus berkembang. Karena itu, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan dunia usaha menjadi kunci dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi serta mendorong penggunaan teknologi ramah lingkungan.

"Kunjungan Wakil Presiden tersebut diharapkan semakin memperkuat komitmen pemerintah dalam membangun ekosistem kendaraan listrik nasional, meningkatkan penggunaan komponen dalam negeri (TKDN)," imbuhnya

Lanjut dia, Kabupaten Tangerang merupakan salah satu wilayah yang banyak diminati para pengusaha, baik lokal maupun mancanegara. Sektor yang paling banyak diminati antara lain: jasa dan perniagaan, perumahan dan permukiman, kesehatan, pendidikan, manufaktur dan olahraga

"Kabupaten saat ini banyak diminati pengusaha yang bergerak di bidang: jasa dan niaga, pendidikan, kesehatan, pendidikan, olahraga, manufaktur sampai dengan pengembangan kawasan permukiman terpadu," ungkapnya

Dikutip dari berita yang direlease Dikominfo Kab. Tangerang dan berdasarkan data Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) yang dihimpun melalui sistem Online Single Submission (OSS) Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), realisasi investasi Kabupaten Tangerang pada triwulan II tahun 2026 mencapai sekitar Rp. 11,63 triliun dengan komposisi sekitar 60,7 persen berupa Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan sisanya 39, 3 persen berupa Penanaman Modal Asing (PMA). (Red)

Terima Kunker Pemkab Muara Enim, Sekda Tegaskan Komitmen Lindungi Pekerja Rentan Lewat Jaminan Sosial

Tangerang, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menerima Kunjungan Kerja (Kunker) dari Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan. Kunjungan tersebut dalam rangka studi komparasi terkait Optimalisasi Penyelenggaraan Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, dilangsungkan di Ruang Rapat Wareng, Gedung Bupati Tangerang, Kamis (30/07/2026).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Soma Atmaja menyambut hangat kedatangan rombongan Pemkab Muara Enim. Dalam sambutannya, ia memaparkan bahwa Pemkab Tangerang terus berkomitmen menghadirkan jaring pengaman sosial bagi pekerja, khususnya di sektor informal dan rentan. Komitmen ini diwujudkan secara bertahap sejak tahun 2022 dan kini telah berhasil melindungi sekitar 500.000 jiwa pekerja.

"Kami menyambut baik dan merasa sangat bangga atas kunjungan persahabatan dari jajaran Pemkab Muara Enim. Kehadiran jaminan sosial bukan sekadar program administratif, melainkan bentuk nyata kehadiran pemerintah daerah dalam memberikan rasa aman bagi masyarakat. Perlindungan sosial ini tidak hanya dirasakan saat terjadi risiko kerja, tetapi juga memberikan ketenangan bagi pekerja dalam menjalankan aktivitasnya," ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari sinergi kuat antara pemerintah daerah, BPJS Ketenagakerjaan, hingga ke tingkat pemerintah desa dan kelurahan. Keberhasilan melindungi ratusan ribu jiwa pekerja rentan ini adalah hasil kerja keras kolektif yang melibatkan banyak pihak.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Muara Enim Yulius, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas sambutan luar biasa dari Pemkab Tangerang. Ia mengungkapkan, tujuan utama kunjungan ini adalah untuk bertukar pengetahuan dan mereplikasi inovasi Pemkab Tangerang yang dinilai sebagai role model (percontohan) nasional dalam hal perlindungan pekerja informal.

"Kami datang ke sini untuk belajar banyak. Berdasarkan data yang kami peroleh, Kabupaten Tangerang adalah yang terbaik untuk cakupan pekerja informal. Kami sangat terkesan dengan capaian perlindungan hingga 500.000 pekerja, serta keberhasilan inovasi sistem pembayaran satu pintu untuk BPJS Ketenagakerjaan aparatur desa yang terbukti berjalan sangat efektif di sini," ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa secara nasional masih terdapat ketimpangan antara capaian Jaminan Kesehatan (UHC) yang sudah menyentuh 90%, dengan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang baru mencapai angka 38%. Melalui studi komparasi ini, Pemkab Muara Enim menargetkan peningkatan cakupan kepesertaan pekerja rentan di wilayahnya, yang saat ini berada di angka 34,8%, untuk bisa menyentuh target 59,39% pada akhir tahun 2026.

"Pertemuan ini diharapkan menjadi sarana qpembelajaran dan kolaborasi antar daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat," tutupnya. (Red)

Diskominfo Kabupaten Tangerang Gelar Sosialisasi Literasi Digital untuk Cegah Cyberbullying

TANGERANG, lensafokus.id – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tangerang menggelar Sosialisasi Literasi Digital di SMP Negeri 5 Cikupa, Kabupaten Tangerang, Kamis (30/7/2026). Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman pelajar tentang penggunaan media sosial yang aman, bijak, dan bertanggung jawab.

Kepala Diskominfo Kabupaten Tangerang, Diyan Mayang Sari, mengapresiasi Kepala SMP Negeri 5 Cikupa beserta jajaran yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan sekolah menjadi langkah penting dalam membangun generasi muda yang cakap digital dan berkarakter.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada Kepala SMP Negeri 5 Cikupa beserta seluruh jajaran atas dukungan dan kepercayaannya kepada Diskominfo Kabupaten Tangerang. Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan literasi digital di kalangan pelajar," ujar Diyan.

Ia menjelaskan, perkembangan teknologi telah menjadikan media sosial sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Karena itu, para pelajar perlu memahami bahwa setiap aktivitas di internet akan meninggalkan jejak digital yang dapat berdampak pada masa depan.

"Apa yang kita unggah, komentari, maupun bagikan di media sosial akan menjadi jejak digital. Karena itu, gunakan media sosial dengan bijak karena jejak tersebut dapat memengaruhi kehidupan kita di masa mendatang," katanya.

Selain itu, para peserta juga mendapat edukasi mengenai bahaya cyberbullying atau perundungan siber. Tindakan seperti ejekan, penghinaan, hingga intimidasi di media sosial dapat memberikan dampak psikologis yang serius bagi korbannya.

"Kami berharap para siswa memiliki keberanian untuk mencegah dan melawan segala bentuk cyberbullying. Ruang digital harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan saling menghargai," tegas Diyan.

Di akhir kegiatan, Diyan mengajak para pelajar memanfaatkan media sosial sebagai sarana belajar, berkreasi, meraih prestasi, dan menyebarkan konten positif.

"Jadilah generasi yang tidak hanya mahir menggunakan teknologi, tetapi juga memiliki karakter yang baik. Gunakan media sosial untuk hal-hal yang bermanfaat dan menjadi agen penyebar energi positif di ruang digital," tutupnya. (Red)

Wakil Bupati Tangerang Dorong Pengelolaan Sampah Berbasis Teknologi

Tangerang, lensfokus.id – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah mendorong sinergi dan kolaborasi bersama antara pengembang dan masyarakat untuk mengelola sampah berbasis teknologi untuk kepentingan bersama.

Hal tersebut diungkapkan Wabup Intan saat memimpin diskusi penanganan dan pengelolaan sampah bersama jajaran pemerintah daerah, pihak Kecamatan Sindang Jaya, pengembang kawasan Lavon Swan City, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya di Kawasan Lavon Desa Wanakerta, Kec. Sindang Jaya, Kamis (30/07/26)

"Kita ingin pengelolaan sampah tidak lagi hanya ditumpuk. Sampah harus diolah agar juga dapat memiliki nilai ekonomi melalui teknologi yang tepat. Sekarang sudah banyak pilihan teknologi, tinggal kita memilih mana yang paling sesuai dengan karakteristik sampah di Kabupaten Tangerang," ungkap Wabup Intan.

Dia menegaskan bahwa penyelesaian persoalan sampah tidak cukup hanya mengandalkan penindakan saja. Untuk itu, Pemerintah daerah juga tengah menyiapkan transformasi sistem pengelolaan sampah melalui penerapan berbagai teknologi yang lebih ramah lingkungan dan meninggalkan cara-cara konvensional seperti pembakaran yang banyak menimbulkan keluhan serta keresahan masyarakat akibat asap yang ditimbulkan

“Beberapa alternatif teknologi yang tengah dikaji antara lain pirolisis untuk mengubah sampah menjadi bahan bakar minyak, produksi Refuse Derived Fuel (RDF), hingga teknologi waste to energy (WTE). Pemerintah Kabupaten Tangerang juga membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk kalangan swasta dan pengembang Kawasan untuk pengelolaan sampah yang lebih baik,” jelasnya

Lanjut dia, pemerintah daerah akan terus berupaya mendorong setiap kawasan pengembang besar memiliki sistem pengelolaan sampah secara mandiri sehingga sampah dari kawasan tersebut dapat diselesaikan di sumbernya dan tidak membebani tempat pembuangan akhir.

"Harapan kami, kawasan-kawasan besar seperti Lavon, Suvarna Sutera, Paramount, Summarecon, Sinar Mas, Ciputra maupun pengembang lainnya memiliki pengelolaan sampah sendiri dalam Kawasan. Dengan begitu sampah tidak harus keluar kawasan dan dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat," ujarnya.

Dia menyebut persoalan pembakaran sampah tidak bisa lagi dianggap sebagai hal yang biasa. Asap hasil pembakaran telah memicu banyak keluhan masyarakat karena mengganggu kesehatan dan kenyamanan lingkungan serta mengancam keselamatan apabila terjadi kebakaran yang lebih besar dan tidak tertangani. Pihaknya telah meminta camat beserta seluruh jajaran di wilayah untuk meningkatkan pengawasan dan melakukan tindakan tegas terhadap praktik pembakaran sampah terutama di musim kemarau ini. Langkah tersebut juga akan diperkuat melalui kerja sama dengan aparat penegak hukum agar memberikan efek jera kepada para pelaku.

"Keluhan masyarakat sangat banyak, bahkan banyak yang menyampaikan langsung kepada saya melalui media sosial terkait pembakaran sampah. Kondisi seperti ini tidak boleh terus dibiarkan, Saya sudah meminta pak camat untuk bertindak tegas. Kita juga sudah berkoordinasi dengan kepolisian agar penanganan terhadap pelaku pembakaran sampah bisa dilakukan secara serius. Edukasi tetap dilakukan, tetapi penegakan aturan juga harus berjalan," tegasnya

Wabup Intan menambahkan Pemerintah Kabupaten Tangerang tengah menyiapkan kawasan khusus pengelolaan sampah sebagai pusat berbagai teknologi pengolahan sampah di masa mendatang. Kawasan tersebut diharapkan menjadi sentra pengelolaan modern yang mampu mengurangi ketergantungan terhadap sistem penumpukan sampah konvensional. Selain itu perubahan pola pengelolaan sampah juga harus dimulai dari perubahan perilaku masyarakat yang didukung dengan teknologi, edukasi, serta kebijakan dan kolaborasi seluruh stakeholder yang konsisten dan berkelanjutan

"Persoalan sampah bukan hanya soal teknologi, tetapi juga soal perubahan pola pikir. Kita akan terus melakukan edukasi, memberikan penghargaan kepada wilayah yang berhasil mengelola sampah dengan baik, sekaligus menerapkan reward and punishment agar pengelolaan sampah di Kabupaten Tangerang semakin baik dan kualitas lingkungan masyarakat terus meningkat," pungkasnya. (Red)

Bupati Tangerang Dorong Pemuda Karang Taruna Jadi Wirausaha Muda melalui Explore Katarpreneur

Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan Explore Katarpreneur Talkshow Karang Taruna Kabupaten Tangerang, di Halaman Kantor Kelurahan Babakan, Kecamatan Legok. Rabu malam (29/7/26)

Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para pemuda untuk memperkuat semangat kewirausahaan, membangun jejaring, serta mendorong lahirnya pelaku usaha muda yang inovatif dan mandiri.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengapresiasi inisiatif Karang Taruna Kabupaten Tangerang yang telah menghadirkan kegiatan inspiratif bagi generasi muda. Menurutnya, Explore Katarpreneur merupakan langkah nyata dalam membangun kapasitas pemuda agar mampu mengambil peran strategis dalam pembangunan ekonomi daerah.

"Atas nama Pemerintah, saya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada Karang Taruna Kabupaten Tangerang atas terselenggaranya acara ini," ungkapnya.

Ia mengatakan, Kabupaten Tangerang memiliki potensi ekonomi yang sangat besar dengan pertumbuhan sektor industri, UMKM, dan pasar yang terus berkembang. Oleh karena itu, generasi muda harus mampu memanfaatkan peluang tersebut, bukan hanya sebagai pencari kerja, tetapi juga sebagai pencipta lapangan kerja.

"Anak-anak muda Karang Taruna harus naik kelas dan mampu menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat," tegasnya.

Bupati Maesyal juga menegaskan bahwa Karangtaruna Kabupaten Tangerang harus hadir di tengah masyarakat memberikan dampak yang lebih luas bagi lingkungan sekitarnya.

"Saya berharap karang taruna dapat membantu program pemerintah baik tingkat pusat, provinsi maupun daerah demi kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kabupaten Tangerang Abdul Kodir mengatakan bahwa Explore Katarpreneur merupakan salah satu program strategis organisasi dalam mencetak generasi muda yang produktif, inovatif, dan memiliki daya saing melalui pengembangan kewirausahaan.

"Kami ingin Karang Taruna menjadi organisasi yang tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial, tetapi juga mampu melahirkan wirausahawan muda yang tangguh dan berdaya saing" ujarnya.

Acara Explore Katarpreneur Talkshow Karang Taruna Kabupaten Tangerang turut dihadiri Wakil Ketua Umum Karang Taruna Nasional, Ketua Karang Taruna Provinsi Banten, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Tangerang, seluruh Ketua Karang Taruna Kecamatan se-Kabupaten Tangerang, tokoh masyarakat, serta pemuda Karang Taruna dari berbagai wilayah di Kabupaten Tangerang. (Red)

Page 8 of 303
Go to top