TANGERANG, lensafokus.id — Pemerintah Kabupaten Tangerang menggelar pelaksanaan Apel Pagi Mingguan pekan ke-4 bulan Juli yang berlangsung di Lapangan Raden Arya Yudhanegara, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, Senin (27/07/2026). Bertindak sebagai Pembina Apel, Asisten Daerah (Asda) I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Tangerang, Prima Saras Puspa, memimpin langsung jalannya apel yang diikuti oleh seluruh jajaran pejabat Eselon II, III, IV, hingga Staf Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Tangerang.
Mengawali arahanya, Asda I mengajak seluruh peserta apel untuk memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT atas rahmat dan karunia-Nya sehingga jajaran aparatur Pemkab Tangerang dapat berkumpul menjalankan kewajiban dengan penuh semangat. Ia menyampaikan apresiasi yang setinggi tingginya kepada seluruh ASN yang secara konsisten menjaga integritas, kedisiplinan, serta kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.
Asda I menekankan bahwa keberhasilan pembangunan daerah di Kabupaten Tangerang sangat bergantung pada soliditas dan profesionalisme aparatur. Menurutnya, pelayanan publik yang berintegritas dan transparan merupakan fondasi utama dalam mewujudkan Kabupaten Tangerang yang semakin berkembang dan berdaya saing tinggi.
"Terima kasih untuk seluruh ASN Kabupaten Tangerang. Kedisiplinan dan integritas yang telah ditunjukkan rekan-rekan semua adalah kunci utama dalam mewujudkan Kabupaten Tangerang yang semakin maju dan berkembang," ujar Prima.
Poin krusial yang disambut hangat dalam apel tersebut adalah pengumuman hasil survei Indeks Harmoni Indonesia (IHI) yang diselenggarakan pada periode 17 Juni hingga 17 Juli 2026. Berdasarkan penilaian Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kabupaten Tangerang berhasil meraih Peringkat Pertama se-Provinsi Banten.
Capaian Indeks Harmoni Indonesia (IHI) Kabupaten Tangerang 2025–2026:
- Skor Indeks: Mencapai 6,58 (Kategori Baik), mengalami peningkatan signifikan dari periode sebelumnya serta semakin mendekati target RPJMD sebesar 6,7.
- Partisipasi Publik Luas: Melibatkan lebih dari 15.000 responden, di mana mayoritas pengisi survei berasal dari masyarakat umum, bukan hanya kalangan ASN.
- Fungsi Indikator: IHI merupakan tolok ukur nasional dalam menilai stabilitas kerukunan antarumat, kemandirian ekonomi, kondusivitas sosial-budaya, serta keberagaman masyarakat.
Asda I memberikan apresiasi khusus kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Tangerang atas kerja kerasnya mengawal pelaksanaan survei hingga membuahkan hasil terbaik di tingkat provinsi.
"Hasil angka 6,58 ini membuktikan bahwa stabilitas ekonomi, sosial, serta kerukunan antarumat beragama dan elemen masyarakat di wilayah Kabupaten Tangerang berada pada kondisi yang sangat kondusif. Mayoritas pengisi survei adalah masyarakat luas, yang mencerminkan kepercayaan dan rasa aman yang dirasakan warga secara langsung," jelasnya.
Di tengah dinamika kemasyarakatan yang terus berkembang, Asda I menginstruksikan seluruh jajaran ASN agar senantiasa tanggap dan memiliki kepekaan sosial serta kemampuan deteksi dini terhadap permasalahan di lapangan.
"ASN harus menjadi garda terdepan sebagai perekat dan pemersatu bangsa. Ketika melihat potensi persoalan di tengah warga, segera respons dengan penuh kepekaan sosial. Perkuat tali silaturahmi, soliditas, dan solidaritas internal agar kita dapat merumuskan solusi yang tepat dan cepat," imbau Asda I.
Menyambut Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Asda I mengapresiasi para calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Tangerang yang telah melaksanakan pemusatan latihan sejak 1 Juli.
Ia mengimbau seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan jajaran ASN untuk aktif berpartisipasi menyemarakkan peringatan kemerdekaan.
"Mari kita gelorakan rasa cinta tanah air melalui peringatan HUT RI yang meriah, akrab, dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Tidak harus bernilai mahal, namun penuh makna dan keceriaan bersama," tambahnya.
Di sektor Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Pemkab Tangerang terus meluncurkan berbagai program strategis, mulai dari percepatan penanganan stunting hingga penyaluran bantuan sosial tepat sasaran. Salah satu fokus utama pada tahun anggaran 2026 ini adalah penyaluran Beasiswa Tangerang Gemilang.
Melalui Bagian Kesra Setda Kabupaten Tangerang, pemerintah telah menyiapkam alokasi anggaran yang diperuntukkan bagi 1.170 mahasiswa dari keluarga kurang mampu agar dapat melanjutkan pendidikan di jenjang perguruan tinggi.
"Sebagai aparatur dan staf, integritas dan komitmen kita hanya satu yaitu menjalankan tugas dengan penuh dedikasi serta mengamankan seluruh instruksi pimpinan demi sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tangerang,” pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Soma Atmaja secara resmi menutup Gebyar Festival Kuliner UMKM di Kecamatan Kosambi, Minggu (26/07/26).
Gebyar Festival Kuliner UMKM 2026 yang berlangsung selama lima hari, mulai 22 hingga 26 Juli 2026 di Halaman Kantor Kecamatan Kosambi. Kegiatan yang bertujuan sebagai bagian program menggerakkan perekonomian lokal melalui penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), mendapat respon antusias dari masyarakat sekitar.
Dalam sambutannya, Sekda Soma menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskum) yang telah menginisiasi program yang baik, serta kecamatan Kosambi dan warga sekitar yang terlihat antusias menyambutnya.
"Respon masyarakat yang sangat luar biasa, bukan hanya sekadar menjual produk, melainkan sebuah gerakan bersama yang menunjukkan semangat kolaborasi, gotong royong, dan komitmen kita untuk mengangkat potensi ekonomi rakyat," Ungkap Soma.
Menurutnya, acara ini menjadi salah satu upaya nyata Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mendukung pengembangan usaha mikro sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat berbasis potensi lokal.
"Pengusaha mikro bukan hanya sekadar usaha jual beli, tetapi juga menyangkut kreativitas, kemandirian dan kesejahteraan masyarakat. Banyak contoh pelaku UMKM yang berawal dari usaha kecil di rumah, kemudian berkembang hingga mampu membuka lapangan kerja bagi orang lain," pungkasnya.
Sementara itu Kepala Diskum Kabupaten Tangerang, Anna Ratna Maemunah menuturkan ketakjubannya atas terselenggaranya Gebyat Festival Kuliner UMKM di Kecamatan Kosambi.
"Selama acara ini berlangsung, kami mendapat laporan bahwa setiap harinya Alhamdulillah 25 stand yang berbartisipasi semua produknya laris, " ujarnya.
Kemudian Anna menuturkan acara Gebyar festival Kuliner UMKM memberikan wadah bagi koperasi dan pelaku usaha mikro untuk memperkenalkan, mempromosikan, dan memasarkan produknya kepada masyarakat luas dan membuka peluang kemitraan dan kerja sama bisnis dengan berbagai pihak.
"Kami ucapkan terimakasih kepada Kecamatan Kosambi atas respon positifnya semoga UMKM di Kosambi terus maju dan memiliki daya saing," kata Anna.
Di tempat yang sama, salah satu pengusaha mikro sektor kuliner Hafiz mengucapkan terimakasih telah diberikan ruang untuk menjual produk miliknya.
"Alhamdulillah kami bersyukur, selain terjadinya perputaran ekonomi terdapat ruang berkumpul dan berinteraksi satu sama yang lain, sering sering di adain lagi," kata Hafiz. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri penutupan Quranic Impact Training (Q-IMPACT) Banten yang ditutup oleh Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusuma, Minggu (26/7/26).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan Q-IMPACT yang merupakan ikhtiar positif untuk memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur'an sekaligus membentuk sumber daya manusia yang memiliki akhlak dan karakter yang kuat.
"Kegiatan ini merupakan ikhtiar yang sangat baik dalam memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur'an sekaligus membangun generasi yang tidak hanya berilmu tapi juga berakhlak mulia dan memiliki karakter yang kuat," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Ia menegaskan, kecintaan terhadap Al-Qur'an tidak cukup hanya diwujudkan dengan membaca dan menghafalnya, tetapi harus tercermin dalam perilaku sehari-hari. Nilai-nilai seperti kejujuran, amanah, keadilan, kerja keras, kasih sayang, dan kepedulian sosial harus menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat.
"Yang jauh lebih penting adalah bagaimana nilai-nilai Al-Qur'an hadir dalam kehidupan sehari-hari, menjadi pedoman dalam bersikap, bekerja, bermasyarakat, dan memberikan manfaat bagi sesama," tandasnya.
Menurutnya, di tengah pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan arus informasi, masyarakat membutuhkan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kokoh secara moral dan spiritual. Karena itu, kegiatan seperti Q-IMPACT memiliki peran strategis dalam membangun karakter generasi muda.
"Pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kualitas akhlak, integritas, dan karakter masyarakatnya. Hal ini sejalan dengan komitmen kami untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing dengan fondasi nilai-nilai religius, kebersamaan, dan gotong royong," ungkapnya.
Di akhir sambutannya, Bupati berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kegiatan Q-IMPACT sebagai sarana memperdalam pemahaman terhadap Al-Qur'an, memperkuat semangat dakwah yang menyejukkan, serta menjadi teladan di tengah keluarga dan masyarakat.
"Semoga kegiatan ini mampu melahirkan semakin banyak generasi yang mencintai Al-Qur'an, mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan, menjaga persatuan di tengah keberagaman, serta berkontribusi membangun Banten dan Indonesia yang lebih maju, harmonis, dan penuh keberkahan," pungkasnya
Ia juga berharap setelah selesainya kegiatan tersebut, seluruh peserta mampu menjadi teladan dan menginsiprasi lainnya baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat serta berperan aktif dalam pembangunan daerah dimanapun berada. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid bersama Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri acara NotaRace 2026 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ikatan Notaris Indonesia (INI) ke-118 yang digelar di Eastvara BSD City Kab. Tangerang, Minggu (26/7/26).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun ke-118 kepada Ikatan Notaris Indonesia. Menurutnya, organisasi profesi tersebut telah memberikan kontribusi besar dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat dan diharapkan terus meningkatkan pengabdian di bidang administrasi hukum.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang kami mengucapkan selamat ulang tahun ke-118 kepada Ikatan Notaris Indonesia. Semoga semangat melayani masyarakat terus meningkat dan semakin memberikan kontribusi dalam bidang administrasi hukum maupun pertanahan," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Pihaknya juga mengapresiasi penyelenggaraan NotaRace yang turut menghadirkan pelaku UMKM. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya mendorong masyarakat menerapkan gaya hidup sehat, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perkembangan para pelaku UMKM dan pertumbuhan perekonomian daerah.
"Melalui kegiatan ini kita tidak hanya berolahraga bersama, tetapi juga mendukung perkembangan UMKM di Kabupaten Tangerang. Mudah-mudahan kita semua selalu sehat dan tetap semangat dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat," katanya.
Sementara itu, Wabup Intan mengatakan NotaRace memberikan dampak positif bagi Kabupaten Tangerang karena mampu menarik ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia sehingga berbagai potensi pariwisata dan perhotelan juga dapat lebih dikenal lebih luas
"Saya melihat acara ini sangat positif dan dampaknya sangat luas. Peserta datang dari seluruh Indonesia sehingga semakin banyak masyarakat yang mengenal Kabupaten Tangerang. Kegiatan ini juga memberikan dampak positif bagi sektor perhotelan dan perekonomian daerah," ujar Wabup Intan.
Dia juga mengaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang mendukung penuh penyelenggaraan kegiatan tersebut yang juga melibatkan koordinasi lintas instansi, penyediaan fasilitas, pelayanan pemeriksaan kesehatan, hingga fasilitasi perizinan agar kegiatan tersebut juga dapat dirasakan manfaatnya secara langsung
"Harapan kami kegiatan seperti ini dapat terus diselenggarakan setiap tahun karena selain memperkenalkan Ikatan Notaris Indonesia kepada masyarakat, juga memperkuat sinergi dengan pemerintah. Semoga Ikatan Notaris Indonesia semakin sukses dan terus mendampingi pemerintah dalam berbagai kegiatan yang positif," pungkasnya.
Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Notaris Indonesia (INI), Dr. Irfan Adiansyah, mengatakan antusiasme peserta yang mengikuti avara NotaRace tahun 2026 sangat tinggi. Dari sekitar 3.700 peserta, sekitar 70 persen merupakan notaris yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.
"Melalui NotaRace ini kita ingin menunjukkan bahwa notaris tidak hanya memberikan pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga harus menjaga kesehatan agar tetap bersemangat dalam menjalankan amanah. Kegiatan ini menjadi wadah mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, dan menumbuhkan semangat hidup sehat bagi keluarga besar Ikatan Notaris Indonesia," ungkapnya. (Red)
Serang, lensafokus.id – Konflik internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Provinsi Banten semakin memanas. Sengketa kepengurusan yang bergulir dari Mahkamah Partai hingga Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, kini merembet pada saling somasi terkait hak penggunaan Kantor DPW PPP Banten.
Sekretaris DPW PPP Banten Ahmad Fauzi atau yang akrab disapa Rully menegaskan, upaya pengambilalihan kantor secara paksa merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan dan berpotensi masuk ranah pidana.
"Jika ada pihak yang ingin mengambil kantor secara paksa, maka itu kami anggap sebagai bentuk premanisme berkedok hukum. Pengambilalihan kantor secara paksa merupakan tindakan kriminal. Kami tidak akan gentar. Untuk menegakkan prinsip keadilan, kami siap menghadapi," tegas Sekjen DPW PPP Banten,Rully, pada Jumat (24/7/2026).
Perselisihan di tubuh PPP bukan hanya terjadi di Banten. Rangkaian gugatan yang muncul di berbagai daerah merupakan bentuk ketidakpuasan sebagian kader terhadap kebijakan DPP PPP yang menerbitkan sejumlah Surat Keputusan (SK) pemberhentian pengurus.
Ratusan pengurus PPP dari berbagai wilayah tercatat terlibat dalam dinamika tersebut, di antaranya berasal dari Maluku, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Kalimantan, Nusa Tenggara Barat, Bali, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, hingga Banten.
Banten menjadi salah satu daerah yang paling disorot karena selama ini dikenal sebagai salah satu basis politik Mardiono yang sebelumnya pernah menjabat Ketua DPW PPP Banten.
Di wilayah ini, konflik tidak hanya berlangsung melalui jalur hukum, tetapi juga berkembang menjadi saling somasi mengenai hak penggunaan Kantor DPW PPP Banten.
Bermula dari SK DPP PPP konflik kepengurusan bermula setelah DPP PPP menerbitkan Surat Keputusan Nomor 0081/SK/DPP/W/I/2026 tentang Penetapan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPW PPP Banten, Baihaki Sulaiman dan Sekretaris Ida Hamidah, pada 30 Januari 2026 yang ditandatangani H. Mardiono dan Waskjen DPP PPP, Jabbar Idris.
Menanggapi keputusan tersebut, Subadri Ushuluddin dan Ahmad Fauzi selaku Ketua dan Sekretaris DPW PPP Banten mengajukan gugatan ke Mahkamah Partai pada 31 Januari 2026 sebagai upaya penyelesaian sesuai mekanisme internal partai.
Namun, sebelum terdapat putusan dari Mahkamah Partai, beredar informasi di media sosial mengenai pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW PPP Banten pada Maret 2026. Pelaksanaan Muswil tersebut dinilai kubu Subadri-Ahmad Fauzi sebagai bentuk pengabaian terhadap proses penyelesaian sengketa yang masih berjalan di Mahkamah Partai.
Tidak lama kemudian, DPP PPP kembali menerbitkan Surat Keputusan hasil Muswil yang menetapkan Neng Siti Julaiha sebagai Ketua DPW PPP Banten. SK tersebut ditandatangani Ketua Umum DPP PPP H. Mardiono dan Wakil Sekretaris Jenderal DPP PPP pada 9 April 2026.
Gugatan Berlanjut ke Pengadilan karena selama sekitar empat bulan belum memperoleh tindak lanjut dari Mahkamah Partai, Subadri Ushuluddin dan Ahmad Fauzi melalui kuasa hukum Ari Setiadi & Rekan mengajukan gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) terhadap Mardiono ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Gugatan diajukan pada 3 Juni 2026 dan tercatat dengan Nomor Perkara 423/Pdt.G/2026/PN.Jkt.Pst pada 23 Juni 2026. Di tengah proses persidangan yang masih berlangsung, Neng Siti Julaiha disebut telah melayangkan dua kali somasi kepada kepengurusan DPW PPP Banten yang dipimpin Subadri Ushuluddin dan Ahmad Fauzi, masing-masing pada 13 Juli dan 20 Juli 2026.
Isi somasi tersebut, menurut Ahmad Fauzi, meminta penyerahan Kantor DPW PPP Banten, bahkan disertai ancaman akan dilakukan pengambilalihan secara paksa.
"Kami sudah menerima dua kali somasi dari Neng Siti Julaiha yang ingin mengambil alih kantor secara paksa. Somasi tersebut juga sudah kami jawab sesuai ketentuan hukum yang berlaku," ujar Ahmad Fauzi.
Rakor DPW dan DPC Sebagai tindak lanjut atas somasi tersebut, DPW PPP Banten di bawah kepemimpinan Subadri Ushuluddin dan Ahmad Fauzi menggelar Rapat Koordinasi bersama DPC PPP se-Provinsi Banten di Kantor DPW PPP Banten pada 23 Juli 2026. Rapat tersebut sekaligus menjadi forum untuk menyikapi somasi kedua yang diterima dari kubu Neng Siti Julaiha.
Menurut Rully, hasil rapat menghasilkan kesepakatan agar seluruh pihak menghormati proses hukum yang masih berjalan, baik di Mahkamah Partai maupun di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
"Kami meminta seluruh pihak menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Perselisihan ini seharusnya diselesaikan melalui mekanisme hukum, bukan dengan tindakan sepihak ataupun upaya pengambilalihan kantor secara paksa," katanya.
Hingga berita ini diturunkan, proses gugatan Perbuatan Melawan Hukum di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat masih berlangsung. Sementara itu, belum diperoleh keterangan atau tanggapan dari pihak Neng Siti Julaiha maupun DPP PPP terkait pernyataan yang disampaikan kubu Subadri Ushuluddin dan Ahmad Fauzi. Sebagai bagian dari prinsip keberimbangan, redaksi akan memuat tanggapan dari pihak terkait apabila telah diterima. (Red)
Serang, lensafokus.id - Gubernur Banten Andra Soni mengajak masyarakat untuk rutin memanfaatkan pelayanan Program Cek Kesehatan Gratis.
Program ini bagian dari membangun masyarakat yang sehat, produktif, dan berkualitas.
“Paradigma pembangunan kesehatan saat ini tidak lagi hanya berorientasi pada pengobatan setelah sakit. Tetapi lebih mengutamakan promotif dan preventif,” ungkap Andra Soni pada kegiatan Semarak Gerak Sehat Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Provinsi Banten 2026, di Halaman Gedung Negara Provinsi Banten, Jalan Brigjen KH Syam’un Nomor 5, Kota Serang, Sabtu (25/7/2026).
“Menjaga masyarakat tetap sehat melalui pola hidup sehat, deteksi dini, serta pengendalian faktor risiko penyakit,” ujarnya menambahkan.
Menurut Andra Soni, Prolanis membantu masyarakat, khususnya penyandang sakit kronis agar tetap memperoleh pelayanan kesehatan secara berkesinambungan. Sehingga kualitas hidupnya tetap optimal dan risiko komplikasi dapat ditekan.
“Melalui kegiatan hari ini, kita membangun budaya hidup sehat yang harus menjadi kebiasaan seluruh masyarakat. Kegiatan ini diharapkan menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan dan menjangkau kabupaten dan kota. Menjaga kesehatan adalah tanggung jawab bersama,” ungkap Andra Soni.
Andra Soni juga mengungkapkan, untuk Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan, Provinsi Banten mendapatkan kemudahan akses khusus.
Jika sewaktu-waktu dibutuhkan termasuk jika ada kendala, penerima dapat mengurusnya untuk menerima layanan kesehatan.
“Saya mengajak masyarakat Banten untuk memanfaatkan cek kesehatan gratis untuk mengelola kesehatan,” katanya.
Dalam sambutannya, Deputi Direksi Wilayah IV BPJS Kesehatan, dr. Yessi Kumalasari mengatakan, Prolanis merupakan program berkelanjutan, promotif, dan preventif.
Pengelola penyakit kronis, sebetulnya harus dilakukan oleh setiap individu agar tetap sehat, termasuk untuk mencegah agar pasien tidak jatuh sakit.
“Program promotif dan preventif merupakan upaya pencegahan atas keparahan penyakit sekaligus sasaran kepada individu supaya keparahan penyakit bisa dicegah. Kegiatannya adalah Prolanis,” katanya.
Kegiatan Prolanis sendiri diisi dengan senam bersama, konsultasi kesehatan, pelayanan obat, pemeriksaan penunjang, serta kegiatan rutin.
Saat ini, di Provinsi Banten terdapat 358.801 peserta Prolanis. Dari sekian banyak peserta itu, 21 persennya yang sudah terdaftar dalam klub Prolanis.
“Klub Prolanis masih terbatas pada penyakit DM (diabetes melitus) dan hipertensi,” katanya.
Sebagai informasi, dalam kesempatan itu, Andra Soni didampingi Tinawati Andra Soni meninjau pelayanan Mobile Klinik Pemprov Banten, layanan cek kesehatan gratis oleh beberapa klinik, cek kesehatan mata RS Mata Achmad Wardi, serta pelayanan BPJS Kesehatan. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang terus membuktikan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima dan mudah dijangkau. Hal ini ditandai dengan diresmikannya empat fasilitas pelayanan publik oleh Bupati Tangerang, Mochamad Maesyal Rasyid, di wilayah Kecamatan Tigaraksa pada Jumat (24/07/2026).
Peresmian yang dilakukan melalui penandatanganan prasasti tersebut dirangkaikan dengan kegiatan High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Tangerang serta peluncuran Pelayanan Mobil Keliling PBB-P2 melalui QRIS.
Empat fasilitas yang diresmikan meliputi, Renovasi Kantor Kecamatan Tigaraksa, Gedung Perpustakaan Kecamatan Tigaraksa, Gedung Serbaguna Kelurahan Tigaraksa, Renovasi Kantor Desa Cisereh. Acara peresmian tersebut turut dihadiri oleh jajaran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tangerang, Camat Tigaraksa, para Kepala Perangkat Daerah, serta jajaran aparatur Pemerintah Kabupaten Tangerang.
Dalam sambutannya, Bupati Tangerang, Mochamad Maesyal Rasyid, menyampaikan bahwa pembangunan dan renovasi fasilitas pemerintahan harus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Keberadaan sarana yang lebih representatif ini diharapkan dapat menciptakan pelayanan yang semakin nyaman, cepat, tertib, dan mudah diakses. Peresmian ini bukan hanya sekadar seremoni, melainkan langkah awal dari peningkatan kualitas pelayanan kita kepada masyarakat," ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa renovasi Kantor Kecamatan Tigaraksa dan Kantor Desa Cisereh difokuskan untuk menunjang kelancaran administrasi kependudukan dan kemasyarakatan. Sementara itu, Gedung Perpustakaan Kecamatan Tigaraksa diproyeksikan menjadi pusat peningkatan literasi bagi pelajar dan generasi muda, serta Gedung Serbaguna Kelurahan Tigaraksa dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan sosial, musyawarah, dan aktivitas produktif warga. Terkait keberadaan Gerai Samsat, Bupati menegaskan pentingnya mendekatkan layanan kepada wajib pajak.
"Keberadaan Gerai Samsat Kecamatan Tigaraksa menjadi bagian dari upaya mendekatkan pelayanan administrasi dan pembayaran pajak kendaraan bermotor kepada masyarakat. Dengan adanya layanan tersebut, masyarakat di wilayah Tigaraksa dan sekitarnya tidak perlu menempuh jarak yang terlalu jauh untuk memperoleh pelayanan Samsat," jelasnya.
Usai penandatanganan prasasti, Bupati Tangerang langsung meninjau ruang pelayanan di Kantor Kecamatan Tigaraksa, Gedung Perpustakaan, serta Gerai Samsat Kecamatan Tigaraksa. Dalam tinjauannya, Bupati memastikan kesiapan sarana prasarana dan menginstruksikan para petugas untuk selalu memberikan pelayanan yang ramah, cepat, transparan, dan profesional.
Ia menambahkan, peninjauan Gerai Samsat ini juga sejalan dengan semangat TP2DD Kabupaten Tangerang dalam memperluas ekosistem digitalisasi transaksi pemerintah daerah. Melalui peluncuran Mobil Keliling PBB-P2 berbasis QRIS, Pemkab Tangerang berupaya meningkatkan kemudahan pembayaran pajak sekaligus mendorong literasi transaksi digital di tengah masyarakat.
“Fasilitas yang telah dibangun harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Pelayanannya harus semakin mudah, cepat, nyaman, dan didukung oleh aparatur yang responsif. Dengan adanya berbagai fasilitas ini, kita harapkan dapat meningkatkan kepuasan masyarakat, memperluas akses pelayanan, serta memperkuat kepatuhan dalam memenuhi kewajiban perpajakan daerah,” tutup Bupati.
Melalui peresmian fasilitas publik dan penguatan layanan Gerai Samsat di Kecamatan Tigaraksa, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berkomitmen menghadirkan pemerintahan yang dekat dengan masyarakat serta mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas, terintegrasi dan berkelanjutan. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri kegiatan Langit Biru Indonesia Bersih dan Asri yang digelar di Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cikupa, Kamis (24/7/26).
Bupati Tangerang bersama jajaran pemerintah daerah, panitia, serta warga turun langsung membersihkan lingkungan sekaligus menanam pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengajak seluruh elemen masyarakat gencarkan kembali gotong royong kerja bakti membersihkan lingkungan dan bersama-sama menjaga kelestarian serta keasrian lingkungan
"Pada kesempatan yang baik ini, saya mengajak semua masyarakat mari kita terus galakan dan gencarkan gotong royong kerja bakti bersama, bersihkan lingkungan, jaga kelestarian dan keasriannya," ujar Bupati Maesyal
Ia menambahkan bahwa gerakan menjaga kebersihan lingkungan merupakan bagian dari implementasi arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang mendorong seluruh daerah untuk terus membangun budaya gotong royong dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
"Kegiatan ini sejalan dengan arahan Presiden. Mudah-mudahan semakin banyak elemen masyarakat yang tergerak untuk melakukan kegiatan serupa sehingga budaya menjaga kebersihan dan menanam pohon semakin tumbuh di tengah masyarakat," imbuhnya.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, partai politik, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang nyaman, sehat, serta berkelanjutan. Untuk itu, dia berharap Gerakan Langit Biru Indonesia Bersih dan Asri tersebut bisa menjadi gerakan yang lebih luas cakupannya dan berkelanjutan, tidak hanya di satu wilayah tertentu namun juga di seluruh Kabupaten Tangerang nantinya
"Saya harap gerakan seperti Langit Biru Indonesia Bersih dan Asri tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu menjadi gerakan bersama yang dilakukan secara berkelanjutan demi menciptakan Kabupaten Tangerang yang semakin hijau, bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh masyarakat," harapnya
Pihaknya pun menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, hijau, dan sehat.
"Kami sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini karena sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Tangerang, yaitu mewujudkan lingkungan yang bersih dan asri. Bersama seluruh jajaran, setiap hari Jumat kami juga rutin melaksanakan kegiatan kurvei atau bersih-bersih di titik-titik yang telah ditentukan," ungkapnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menghadiri Banten Festival Teknologi 2026 yang diselenggarakan atas inisiasi Perhimpunan Mahasiswa Informatika dan Komputer Nasional (PERMIKOMNAS) Wilayah IV Banten bersama Paguyuban Pasundan di Universitas Tangerang Raya (Untara), Jumat (24/07/26).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyelenggarakan Banten Festival Teknologi 2026. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa, pelajar, komunitas teknologi, serta masyarakat untuk menunjukkan kreativitas, inovasi, dan kolaborasi dalam menghadapi era transformasi digital.
"Saya mengapresiasi seluruh panitia, PERMIKOMNAS Wilayah IV Banten, Paguyuban Pasundan, Universitas Tangerang Raya, serta semua pihak yang telah menghadirkan kegiatan positif ini. Acara seperti ini memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkarya, berkreasi, dan berkolaborasi," ujar Bupati Maesyal.
Menurutnya, perkembangan teknologi saat ini berlangsung sangat cepat, termasuk kehadiran kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang yang harus dimanfaatkan secara bijak dan produktif untuk kepentingan dan kemudahan bersama
"Saya yakin generasi muda saat ini cepat belajar, mudah beradaptasi, dan sangat dekat dengan teknologi. Hal itu merupakan modal besar bagi kemajuan bangsa kita. Yang terpenting adalah bagaimana teknologi dimanfaatkan untuk hal-hal positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat," katanya.
Bupati Maesyal juga berpesan agar generasi muda tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu melahirkan berbagai inovasi dan mengembangkannya sehingga dapat memberikan solusi terhadap berbagai persoalan di tengah masyarakat.
"Jangan hanya menjadi penonton di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Jadilah pencipta inovasi, temukan solusi melalui teknologi, sehingga karya yang dihasilkan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan membawa kemajuan bagi daerah maupun bangsa," pesannya.
Sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dia juga menjelaskan bahwa Pemkab Tangerang telah menjalankan Program Beasiswa Tangerang Gemilang bekerja sama dengan berbagai perguruan tinggi dan sekolah kedinasan.
"Alhamdulillah, tahun ini sebanyak 1.170 masyarakat berpenghasilan rendah mendapatkan Beasiswa Tangerang Gemilang untuk melanjutkan pendidikan di berbagai universitas. Terakhir, kami juga memberikan beasiswa kepada 12 pelajar untuk menempuh pendidikan di sekolah kedinasan di bawah naungan Kementerian Perhubungan," ungkapnya.
Sementara itu, Rektor Universitas Tangerang Raya (Untara), Mardiyana, mengatakan Banten Festival Teknologi 2026 merupakan bentuk nyata sinergi antara dunia pendidikan, organisasi mahasiswa, dan pemerintah dalam mempersiapkan generasi unggul di era digital.
"Kami berharap festival ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi dan pameran teknologi, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi yang melahirkan ide-ide kreatif serta inovasi yang mampu menjawab berbagai tantangan di masyarakat," ujar Mardiyana.
Ia menambahkan, teknologi ini bisa memberikan kontribusi terhadap pembangunan dan perekonomian daerah, sekaligus juga menuntut lembaga pendidikan untuk mendorong mahasiswanya secara adaptif dan mengembangkan teknologi yang dapat memberikan solusi dan manfaat yang lebih luas lagi
"Kehadiran Bupati Tangerang serta Wakil Gubernur Banten menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus meningkatkan kompetensi dan berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui pemanfaatan teknologi yang inovatif dan berkelanjutan," pungkasnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Tangerang resmi memberangkatkan 100 kader terbaik untuk mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Laskar Gerindra yang digelar di Bumi Perkemahan Walantaka, Kota Serang, Jumat (24/7/2026).
Prosesi pelepasan peserta berlangsung di depan Kantor DPC Partai Gerindra Kabupaten Tangerang, Kadu Agung, Tigaraksa. Para kader yang diberangkatkan merupakan hasil seleksi dari berbagai wilayah di Kabupaten Tangerang.
Bendahara DPC Partai Gerindra Kabupaten Tangerang, Nanang Susandhy, mengatakan bahwa Laskar Gerindra merupakan bagian penting dalam upaya membangun kaderisasi partai yang kuat dan berkelanjutan.
"Mereka adalah kader pilihan yang direkrut secara khusus untuk digembleng melalui pendidikan fisik maupun nonfisik. Selama pelatihan, peserta akan dibekali materi kepartaian, wawasan kebangsaan, serta manajemen politik," ujar Nanang.
Menurutnya, melalui diklat tersebut para kader diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam membesarkan Partai Gerindra sekaligus menjadi perpanjangan tangan partai untuk menyosialisasikan berbagai program strategis, termasuk program Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang juga merupakan pendiri Partai Gerindra.
Secara keseluruhan, sebanyak 800 peserta dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Banten mengikuti Diklat Laskar Gerindra yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Provinsi Banten. Masing-masing DPC mengirimkan 100 kader terbaik sebagai peserta.
Tahap pertama pelatihan dilaksanakan selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu. Setelah itu, para peserta dijadwalkan mengikuti pelatihan lanjutan di lokasi khusus dengan materi yang lebih mendalam guna memperkuat karakter, loyalitas, serta soliditas antar kader.
Apresiasi terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Ketua Ranting Partai Gerindra Desa Selapajang, Haerudin. Ia mengaku bangga melihat kekompakan seluruh Ketua PAC dan Ketua Ranting se-Kabupaten Tangerang dalam menyukseskan pemberangkatan peserta Diklat Laskar Gerindra.
Haerudin turut menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ketua Umum Partai Gerindra yang juga Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas terselenggaranya program kaderisasi tersebut.
"Semoga melalui diklat ini lahir kader-kader Gerindra yang semakin solid, disiplin, berintegritas, dan mampu menjadi teladan, baik di lingkungan partai maupun di tengah masyarakat," pungkasnya. (Mala)