Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengikuti proses penilaian Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026 yang diwakili oleh Kelurahan Tigaraksa, Kec. Tigaraksa. Kegiatan penilaian digelar secara virtual di Ruang Rapat Citus, Kantor Bupati Tangerang, Kamis (25/6/26).
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan optimisme dan kesiapan Kabupaten Tangerang apabila kembali dipercaya mewakili Provinsi Banten pada ajang Lomba Kelurahan tingkat nasional.
"Kami siap apabila ditunjuk mewakili Provinsi Banten di tingkat nasional. Dari pengalaman dan sejarah yang sudah-sudah, Kabupaten Tangerang beberapa kali menjadi wakil Provinsi Banten pada lomba kelurahan tingkat nasional, bahkan pernah masuk lima besar kelurahan terbaik nasional," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Ia menegaskan bahwa seluruh indikator yang menjadi bahan penilaian harus benar-benar sesuai dengan kondisi dan capaian nyata di lapangan, sehingga hasil yang diperoleh dapat mencerminkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan yang sesungguhnya.
"Kami berharap penilaian ini bukan hanya bersifat administratif atau seremonial semata, tetapi benar-benar menggambarkan progres dan kenyataan yang ada di lapangan. Apa yang dipaparkan harus sesuai dengan kondisi riil yang menjadi objek penilaian," tandasnya.
Ia menambahkan, Kelurahan Tigaraksa telah melakukan berbagai persiapan dan pembenahan dalam rangka penilaian tingkat provinsi. Berbagai program pemberdayaan masyarakat, inovasi pelayanan publik, serta pembangunan lingkungan terus diperkuat guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Kelurahan Tigaraksa sudah siap. Apabila nanti ditunjuk untuk mewakili Provinsi Banten ke tingkat nasional, kami optimistis mampu memberikan yang terbaik dan membawa nama baik Kabupaten Tangerang maupun Provinsi Banten," tegasnya.
Menurutnya, keikutsertaan Kelurahan Tigaraksa pada lomba kelurahan bukan sekadar mengejar prestasi, tetapi menjadi momentum untuk mengukur keberhasilan pembangunan, pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, serta tata kelola pemerintahan yang telah dilaksanakan di tingkat kelurahan.
"Kelurahan Tigaraksa menjadi perwakilan Kabupaten Tangerang setelah berhasil menunjukkan berbagai capaian dan inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat," pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Halaman kantor Pasar Cisoka menjadi pusat perhatian warga pada Jumat (26/6/2026) pagi. Pemerintah daerah bersama Perumda Pasar Niaga Kerta Raharja dan PT SNN menggelar kegiatan "Senam Perdana di Jumat Berkah Bersama". Acara ini sukses menyedot antusiasme ratusan masyarakat serta kader PKK Kecamatan Cisoka.
Kegiatan olahraga bersama ini bukan sekadar ajang kebugaran. Momentum ini menjadi komitmen nyata pemerintah untuk mengembalikan kejayaan Pasar Cisoka agar kembali ramai, tertib, dan kondusif seperti sedia kala.Direktur utama Pasar Niaga Kerta Raharja, Finny Widianti, hadir langsung didampingi Direktur Keuangan Pasya, Direktur Operasional Abdul Haer, serta General Manager PT SNN, William. Sinergi kuat juga terlihat dari kehadiran unsur Muspika, mulai dari Camat Cisoka Sumartono , Kapolsek, Danramil, Kepala Disporabudpar, hingga jajaran Paguyuban Pasar yang dikomandoi oleh Nana (Ketua), Hj. Muhidin (Wakil Ketua), Ust. Yudi (Sekretaris), dan Hj. Nasron (Bendahara) bersama pkk kecamatan Cisoka ikut meramaikan senam bersama di pasar Cisoka.
Langkah tegas penertiban telah diawali dengan turunnya Sekretaris Daerah (Sekda) dan Camat ke lapangan bersama Perumda Pasar serta PT SMN."Arahan dari pimpinan kita, Bapak Bupati Maesyal Rasyid, sudah kami laksanakan. Kami ingin memfungsikan kembali pasar yang sudah ada ini sebagai pusat perbelanjaan utama di Cisoka," ujar Finny Widianti.

Hingga saat ini, tercatat ada 26 pedagang eks tempat penampungan pasar sementara (TPPS) Megu dan 18 pedagang lapak yang telah memindahkan aktivitas dagang mereka ke dalam Pasar Cisoka. Langkah ini efektif mengurai masalah ketertiban umum, kemacetan, dan penumpukan sampah di jalan raya.
Komitmen Pelayanan dan Kekompakan Lintas Instansi , Direktur admistrasi dan Keuangan Perumda, Fasha, menegaskan bahwa kegiatan senam ini merupakan bentuk dukungan penuh (supporting) dari Perumda.
" Ini adalah wujud pelayanan terbaik bentuk sportifitas perumda kepada seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) di Kecamatan Cisoka untuk bisa kembali menghidupkan dan meramaikan pasar Cisoka".
Dalam kesempatan tersebut Dirut perumda pasar finny Widiyanti menambahkan
"Alhamdulillah, Pasar Cisoka ini diharapkan menjadi contoh bagi pasar-pasar lain. Hubungan antar pimpinan di kecamatan dan Perumda Pasar terbukti sangat kompak, bahu-mahu melakukan kegiatan bersama demi meramaikan pasar,"
Gratis Sewa Lapak hingga Parkir Kabar baik bagi para pedagang dan pengunjung disampaikan oleh General Manager PT SNN, William. Beliau mengapresiasi kebijakan luar biasa dari Bupati Maesyal Rasyid yang sangat berpihak pada pemulihan ekonomi lokal.Pemerintah memberikan berbagai fasilitas gratis, di antaranya:Gratis sewa lapak selama 3 bulan bagi para pedagang terdampak relokasi,Gratis biaya parkir selama 1 bulan penuh bagi para pengunjung pasar,Operasional pasar kini dibuka 24 jam penuh untuk menjamin perputaran ekonomi.
Menutup kegiatan, Dirut Perumda Finny Widianti mengingatkan para pedagang untuk mematuhi aturan zonasi (zoning) dan penataan lapak (floating) yang kini diterapkan. Mengingat pasar sudah beroperasi 24 jam, pedagang wajib menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Selain itu, pemenuhan kewajiban pembayaran harian/bulanan harus tetap berjalan tertib sesuai regulasi yang berlaku demi kenyamanan bersama.
Melalui kegiatan senam di Jumat Berkah ini, seluruh pihak terkait membuktikan kepada masyarakat luas bahwa Pasar Cisoka kini sudah sangat layak, aman, dan nyaman untuk dikunjungi sebagai pusat perbelanjaan keluarga. (Mala)
Tangerang, lensafokus.id – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri kegiatan Gema Muharam 1448 H dan Santunan Anak Yatim yang diselenggarakan di Masjid Al Mujahidin, Desa Sodong, Kec. Tigaraksa, Kamis (25/6/26).
Dalam sambutannya, Wabup Intan sangat mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat Desa Sodong yang secara konsisten menyelenggarakan santunan anak yatim setiap tahun melalui program pengumpulan dana dari masyarakat.
“Ini merupakan contoh nyata kepedulian sosial yang tumbuh dari masyarakat. Saya sangat mengapresiasi kebersamaan warga Desa Sodong yang saling membantu dan berbagi untuk memberikan kebahagiaan kepada anak-anak yatim,” ujar Wabup Intan.
Dia menyebut program santuan kepada anak yatim tersebut yang dilakukan masyarakat Desa Sodong layak menjadi inspirasi bagi wilayah lain karena mampu membangun budaya berbagi dan kepedulian sosial secara sukarela, gotong-royong dan berkelanjutan.
"Luar biasa sekali masyarakat Desa Sodong ini, dengan sukarela dan gotong royong berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim secara rutin. Ini layak jadi contoh dan inspirasi bagi wilayah lainnya di Kabupaten Tangerang," tandasnya
Lanjut dia, momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah hendaknya juga menjadi pengingat pentingnya meningkatkan kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan dukungan bersama.
Ia berharap kegiatan santunan anak yatim dan peringatan Tahun Baru Islam seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah, mempererat silaturahmi antarwarga, serta menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Desa Sodong, para donatur, panitia, dan terutama bagi anak-anak yatim yang menerima santunan. Mari kita jadikan Muharam ini sebagai momentum untuk memperbanyak amal kebaikan dan memperkuat kepedulian kepada sesama,” ujarnya.
Wabup Intan juga memberikan pesan dan dorongan semangat kepada para anak yatim agar tetap semangat dan malu terhadap keterbatasan yang dimiliki. Namun mampu menjadikan keterbatasan yang dimiliki sebagai pelecut semangat untuk bisa berprestasi meraih cita-cita yang membanggakan banyak orang.
“Kepada anak-anak yatim, jangan pernah merasa rendah diri atau kehilangan semangat. Teruslah belajar, raih cita-cita setinggi mungkin. Jadilah generasi yang berprestasi dan membanggakan keluarga, masyarakat, serta Kabupaten Tangerang,” pesannya.
Pada kesempatan tersebut, Intan juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program pendidikan, termasuk kesempatan memperoleh beasiswa bagi pelajar berprestasi dari keluarga kurang mampu.
Sementara itu, ketua panitia kegiatan, Hj. Mulyanah mengungkapkan bahwa program santunan anak yatim di Desa Sodong sudah menjadi agenda rutin yang dilaksanakan. Santunan yang diberikan merupakan hasil sukarela dan gotong-royong dari celengan warga, majelis taklim dan para donatur.
"Santunan tahun ini diberikan kepada 120 anak yatim yang berasal dari 8 RT di Desa Sodong. Dana santunan dihimpun dari program celengan warga, kontribusi majelis taklim, serta donasi masyarakat yang terkumpul sepanjang tahun," ungkapnya
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain: anggota DPRD Kabupaten Tangerang Hj. Hernih Susilawati, Sekretaris Kecamatan Tigaraksa beserta jajaran, Kepala Desa Sodong beserta Ketua TP PKK Desa Sodong dan jajaran, Ketua DKM Masjid Al Mujahidin beserta pengurus, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para jamaah dan warga setempat. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menerima kunjungan tim Kementerian Kesehatan RI dan tim Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta dalam rangka pembahasan rencana pembangunan Klinik Jantung Harapan Kita di Kabupaten Tangerang. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Solear, Gedung Kantor Bupati Tangerang, Kamis (25/6/26).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Tangerang menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya atas kepercayaan yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan dan RS Jantung Harapan Kita untuk membangun klinik jantung di wilayah Kabupaten Tangerang.
"Alhamdulillah, kami merasa senang dan berterima kasih atas rencana pembangunan Klinik Jantung Harapan Kita di Kabupaten Tangerang. Ini merupakan kabar baik bagi masyarakat karena akan semakin mendekatkan layanan kesehatan jantung yang berkualitas," ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Tangerang telah menyiapkan lahan yang berada di seberang RSUD Tigaraksa sebagai lokasi pembangunan klinik jantung Harapan Kita. Lokasi tersebut dinilai sangat strategis karena berada dekat dengan RSUD Tigaraksa sehingga dapat mendukung kolaborasi pelayanan kesehatan, khususnya dalam penanganan pasien penyakit jantung.
"Kami sudah menyiapkan lokasi di seberang RSUD Tigaraksa. Lahannya sudah siap dan sangat strategis karena berdekatan dengan RSUD Tigaraksa, sehingga nantinya dapat berkolaborasi dalam penanganan pasien jantung dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat," ungkapnya.
Ia menambahkan, kehadiran Klinik Jantung Harapan Kita diharapkan dapat mengurangi beban masyarakat Kabupaten Tangerang yang selama ini harus melakukan pengobatan maupun kontrol rutin ke Jakarta.
"Kehadirannya tentu akan memudahkan masyarakat yang membutuhkan layanan jantung, sehingga tidak perlu lagi jauh-jauh ke Jakarta untuk berobat ataupun kontrol rutin. Kami berharap pembangunan klinik ini dapat segera direalisasikan," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Perencanaan, Pengembangan Strategi dan Layanan (PPSL) Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta, Dr. drg. Maya Marinda Montain, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan perhatian yang diberikan Pemerintah Kabupaten Tangerang terhadap rencana pembangunan fasilitas kesehatan tersebut.
"Alhamdulillah, kami merasa senang dan bersyukur atas atensi dan perhatian yang begitu besar dari Pemerintah Kabupaten Tangerang, khususnya Bupati Tangerang yang langsung sigap menyiapkan segala sesuatunya untuk mendukung rencana pembangunan klinik ini," ujar Maya.
Ia menjelaskan, seluruh tahapan perencanaan dan administrasi akan terus diproses bersama berbagai pihak terkait. Apabila seluruh proses berjalan lancar, pembangunan Klinik Jantung Harapan Kita di Kabupaten Tangerang ditargetkan dapat mulai dilaksanakan pada akhir tahun 2027.
"Kami berharap seluruh proses dapat berjalan dengan baik. InsyaAllah apabila tidak ada kendala, pembangunan awal dapat dimulai pada akhir tahun 2027," pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menghadiri acara Pelepasan Purnasiswa Angkatan I SMK Satya Muda Gemilang Tahun Ajaran 2025/2026 yang digelar di Gedung Serbaguna (GSG) Kecamatan Tigaraksa, Kamis (25/6/26).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengaku bangga dan merasa bersyukur melihat perkembangan pesat sekolah yang sempat menghadapi masa sulit beberapa tahun lalu.
"Saya senang dan bangga. Sekolah ini memiliki sejarah panjang perjuangan. Dulu bernama SMK Korpri dan sempat mengalami masa yang tidak mudah, bahkan jumlah siswanya hanya sekitar empat orang. Namun berkat kerja keras yayasan, kepala sekolah, para guru, dan seluruh pihak yang tidak menyerah, hari ini SMK Satya Muda Gemilang telah bangkit dan memiliki ratusan siswa," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Menurutnya, keberhasilan meluluskan angkatan pertama menjadi bukti nyata bahwa semangat, komitmen, dan kerja keras mampu mengubah tantangan menjadi prestasi. Ia pun memberikan apresiasi kepada Yayasan Abdi Satya Negara, jajaran sekolah, serta para guru yang telah membangun dan mengembangkan sekolah hingga mampu melahirkan lulusan pertama.
"Kalian adalah saksi sejarah kebangkitan sekolah ini. Saya berharap para lulusan Angkatan I dapat menjadi generasi yang membanggakan orang tua, sekolah, dan Kabupaten Tangerang," ujarnya
Ia berharap SMK Satya Muda Gemilang terus berkembang dan mampu mencetak lulusan yang kompeten, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan zaman.
"Semoga dari sekolah ini lahir pemimpin masa depan, tenaga profesional, pengusaha sukses, dan generasi muda yang mampu membawa nama baik Kabupaten Tangerang di tingkat nasional maupun internasional," harapnya.
Bupati juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh siswa-siswi yang diwisuda atas kerja keras dan ketekunan mereka selama menempuh pendidikan. Ia menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal untuk memasuki dunia baru yang lebih luas, baik dalam melanjutkan pendidikan, bekerja, maupun berwirausaha.
"Selamat kepada siswa-siswi yang diwisuda pada hari ini. Bersiaplah memasuki babak baru yang lebih luas, baik lanjut pendidikan, bekerja maupun berwira usaha," ucapnya
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program pendidikan, termasuk Program Beasiswa Tangerang Gemilang yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu agar tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
"Pemerintah daerah berkomitmen terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan. Program sekolah SD, SMP swasta gratis dan beasiswa Tangerang Gemilang telah digulirkan agar mereka yang mempunyai keterbatasan dapat terus sekolah bahkan sampai perguruan tinggi," tandasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Polsek Rajeg, Polresta Tangerang, berhasil membongkar komplotan polisi gadungan sekaligus wartawan abal-abal yang nekat menculik dan memeras warga di Kabupaten Tangerang.
Enam orang tersangka berhasil diringkus, sementara lima pelaku lainnya kini berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) alias buron
Polisi Gadungan dan Wartawan Abal-abal Peras Warga Tangerang Rp40 Juta Modus Tuduhan Rokok Ilegal, 6 Pelaku Diringkus
Polsek Rajeg ringkus komplotan polisi gadungan dan mengaku wartawan di Tangerang yang menculik dan memeras warga hingga Rp40 juta dengan modus tuduhan rokok ilegal. 5 pelaku masih
Polsek Rajeg, Polresta Tangerang, berhasil membongkar komplotan polisi gadungan sekaligus wartawan abal-abal yang nekat menculik dan memeras warga di Kabupaten Tangerang.
Enam orang tersangka berhasil diringkus, sementara lima pelaku lainnya kini berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) alias buron.
Kapolsek Rajeg AKP Yono Taryono mengungkapkan, para pelaku melancarkan aksinya dengan modus menuduh korban menjual rokok ilegal.
“Para pelaku menakut-nakuti korban dengan mengaku sebagai anggota kepolisian dari Polda Metro Jaya untuk memeras uang korban,” ujar AKP Yono Taryono saat dikonfirmasi, Rabu, 24 Juni 2026.
Aksi kejahatan ini bermula sekira pukul 18.40 WIB, Rabu, 20 Mei 2026.
Korban bernama Muhamad Hidayatul Ilmi didatangi oleh enam pria tak dikenal di rumahnya yang berada di Kampung Picung, RT 05 RW 06, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.
Para pelaku langsung menyergap korban sambil menunjukkan map merah dan mengaku sebagai anggota Polda Metro Jaya.
Korban dituduh mengedarkan rokok ilegal, lalu dipaksa masuk ke dalam mobil Toyota Avanza silver yang pelat nomornya sengaja ditutupi lakban hitam.
Tidak hanya menculik korban, pelaku juga menggasak empat kardus rokok dari dalam rumah tersebut.
Di dalam mobil yang melaju, tangan korban diikat dan matanya ditutup menggunakan lakban.
Pelaku menguras uang tunai di dompet korban sebesar Rp5.300.000 dan menyita satu unit smartphone Xiaomi 15T.
Komplotan ini kemudian mengancam korban dan meminta ‘uang damai’ sebesar Rp80 juta.
Karena korban tidak menyanggupi, nominal tersebut diturunkan menjadi Rp40 juta.
Di bawah ancaman dan intimidasi bahwa mereka sudah dekat dengan kantor Polda Metro Jaya, korban dipaksa mencari pinjaman uang ke kerabatnya.
Uang hasil pinjaman serta saldo dari aplikasi Dana dan Ovo milik korban akhirnya dipindahkan ke rekening BCA untuk ditarik tunai oleh para pelaku.
Setelah uangnya dikuras, sekitar pukul 00.30 WIB, Kamis, 21 Mei 2026, korban diturunkan di kawasan Perumahan Grand Batavia, Pasar Kemis.
Tangan korban dilepas dari lakban dan ia dipesankan transportasi online untuk pulang.
Di lokasi berbeda, tepatnya di wilayah Suvarna Sutera, Dimas Panji Utomo turut menjadi korban dengan modus serupa.
Korban dipaksa masuk ke dalam mobil juga, pelaku menguras uang korban di ATM senilai Rp7.900.000.
Setelah uangnya dikuras, korban diturunkan di wilayah Rajeg.
Mendapat laporan dari korban (Muhamad Hidayatul Ilmi bersama Anggi Rizky Pratama dan Dimas Panji Utomo), Tim Opsnal Resmob Polresta Tangerang dan Unit Reskrim Polsek Rajeg yang dipimpin AKP Iwan Wahyudi, Ipda Eko Budi Susilo dan Ipda Novrizal (Kanit Reskrim Rajeg) langsung melakukan pengejaran masif.
Perburuan yang puncaknya terjadi pada Jumat, 19 Juni 2026, berhasil mengamankan lima tersangka diantaranya MT, JA alias Dogol, YS alias Piyeng, MT alias Bule dan JRB alias Reno di beberapa lokasi berbeda.
Melihat rekan-rekannya mulai terciduk, satu tersangka lainnya bernisial S alias Epul akhirnya memilih menyerahkan diri secara sukarela ke Polsek Rajeg pada Minggu subuh, 21 Juni 2026.
Saat ini, pihak kepolisian masih memburu lima orang tersangka lain yang diduga kuat terlibat dalam jaringan polisi gadungan ini.
Kelima DPO tersebut berinisial B, W, Z, J dan T.
Dari penangkapan ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya 1 unit sepeda motor Honda Beat (beserta STNK asli dan kunci kontak), 2 buah tas selempang kecil dan 1 buah topi, serta 5 unit handphone.
“Enam tersangka yang sudah diamankan saat ini telah dijebloskan ke Rutan Polresta Tangerang untuk proses penyidikan lebih lanjut. Hasil pemeriksaan kesehatan menunjukkan seluruh tersangka dalam keadaan sehat jasmani dan rohani,” pungkas AKP Yono Taryono.
Sebagai informasi, para pelaku disangkakan dengan Pasal 482 UU RI Nomor 1 Tahun 2023, tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait tindak pidana pemerasan. (Sumarna)