Wabup Intan Buka Sekolah Gender Angkatan II Tahun 2026

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah membuka Sekolah Gender Angkatan II tahun 2026 yang digelar di Ruang Rapat Gabungan DPRD Kab. Tangerang, Rabu (25/02/26).

Dalam sambutannya, Wabup Intan mengungkapkan bahwa kesetaraan gender itu bukan hanya wacana semata tapi harus hadir dalam kebijakan, program, pelayanan publik, bahkan dalam cara bersikap sehari-hari

"Perempuan dan laki-laki adalah mitra sejajar dalam membangun daerah. Karena ketika perempuan berdaya, keluarga menjadi kuat. Ketika keluarga kuat, masyarakat akan kokoh. Dan ketika masyarakat kokoh, Kabupaten Tangerang akan semakin maju dan berkeadilan," ujar Wabup Intan.

Lanjut dia, Sekolah Gender bukanlah sekolah dalam bentuk fisik namun lebih sebagai ruang belajar, berbagi ilmu, berdiskusi dan merancang aksi nyata untuk mengatasi berbagai permasalahan berbasis gender

"Sekali lagi Sekolah Gender ini bukanlah sekolah dalam bentuk fisik tapi semacam short course. Ini adalah ruang belajar, berdiskusi dan merancang aksi nyata serta kontribusi perempuan bagi suksesnya program pembangunan yang bermanfaat," imbuhnya

Menurut dia, kesetaraan gender bukanlah tugas satu perangkat daerah saja, melainkan tanggung jawab bersama, baik pemerintah, DPRD, organisasi masyarakat, dunia pendidikan, tokoh agama, pemuda dan keluarga. Untuk itu pihaknya berharap melalui Sekolah Gender ini bisa melahirkan rencana aksi nyata dan banyak publik campaign untuk program-program yang bermanfaat.

"Saya berharap melalui Sekolah Gender tahap kedua ini tidak berhenti pada diskusi, tetapi melahirkan rencana aksi yang lebih konkret terhadap isu-isu diskriminasi dan kekerasan berbasis gender di masyarakat, seperti kampanye publik, edukasi di sekolah, pendampingan korban, penguatan regulasi, atau inovasi program berbasis komunitas," harapnya

Lebih jauh lagi, ia berharap Sekolah Gender Tahun 2026 menjadi tonggak lahirnya Kabupaten Tangerang yang semakin inklusif, ramah perempuan, serta bebas dari diskriminasi dan kekerasan berbasis gender.

Sementara itu, Anggota DPRD Kab. Tangerang, Sri Panggung yang juga hadir langsung mengungkapkan dukungan dan apresiasinya atas dilaksanakannya Sekolah Gender. Sekolah Gender ini bertujuan agar perempuan semakin pinter, berdaya saing dan memahami peran dan kapasitasnya dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat

"Sekolah gender ini ada sebanyak 4 angkatan dengan masing-masing angkatan ada sekitar 50 peserta. Kita ingin perempuan itu lebih berani, produktif dan berkontribusi dalam pembangunan ," ungkapnya

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Asep Suherman mengatakan bahwa Sekolah Gender merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan dan kapasitas masyarakat, khususnya perempuan agar lebih berani memperjuangkan hak dan peran perempuan secara konstruktif.

"Sekolah gender bukan sekedar pelatihan tetapi menjadi ruang belajar bersama untuk menumbuhkan kesadaran kritis solidaritas sosial serta keberanian dalam memperjuangkan hak dan peran perempuan secara konstruktif" ungkap Asep

Pihaknya berharap melalui Sekolah Gender tersebut dapat melahirkan para penggerak kampanye kesetaraan gender yang mampu menjadi agen perubahan, mampu mengedukasi masyarakat dan lingkungan sekitarnya, serta mendorong partisipasi aktif perempuan dalam pembangunan daerah

Kami berharap program ini tidak hanya menghasilkan peningkatan pemahaman tapi juga perubahan nyata dalam sikap, perilaku dan aksi komunitas yang mampu menjadikan Kabupaten Tangerang sebagai daerah yang semakin ramah perempuan, inklusif serta bebas dari diskriminasi dan kekerasan berbasis gender," ujarnya. (Red)

Ayo Manfaatkan! Pemkot Tangerang Buka Layanan Sedot Tinja Gratis di Bulan Ramadan

Kota Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang membuka program pelayanan sedot tinja gratis di tengah bulan Ramadan dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 Kota Tangerang.

Kepala Dinas Perumahan, Pemukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Tangerang, Decky Priambodo menuturkan, program pelayanan bertajuk ”Bonus THR” (Bolang Layanan Khusus, Sedot Tinja Rumah MBR) diperuntukkan bagi masyarakat dengan sistem kolektif, yakni minmal tiga rumah yang ada dalam satu gang atau jalan yang sama.

”Kami mengajak masyarakat untuk berpartisipasi memanfaatkan program pelayanan sedot tinja gratis yang disediakan. Program ini sangat penting untuk menjaga kualitas sanitasi dan kesehatan lingkungan terutama di tengah bulan Ramadan,” ujar Decky, Selasa (24/2/26).

Ia melanjutkan, program pelayanan sedot tinja gratis tersebut akan berlaku pada periode 26-28 Februari 2026 dengan proses pendaftaran yang sudah dibuka sejak kemarin.

”Jangan lewatkan program pelayanan spesial ini apalagi kuota yang disediakan sangat terbatas,” tambahnya.

Berikut ini adalah syarat dan kententuan program pelayanan sedot tinja gratis, di antaranya:

1. Khusus rumah tinggal milik warga yang berada di wilayah Kota Tangerang.
2. Tinggal dalam satu gang dengan lebar jalan maksimal 2 meter dan tidak berlaku untuk rumah kontrakan.
3. Panjang selang layanan terbatas, kendaraan operasional harus dapat parkir di depan gang dengan jarak rumah maksimal 30 meter dari titik parkir.
4. Pendaftaran hanya melalui nomor WhatsApp 0856-9354-4445 dengan ketentuan satu orang dapat mendaftarkan maksimal empat rumah berbeda dalam satu gang.
5. Pendaftaran dibuka mulai Senin 26 Februari-4 Maret 2026 pada pukul 11.00 WIB hingga kuota yang disediakan telah terpenuhi.

(Red)

Perkuat Mutu Pendidikan, Disdik Sosialisasikan Tes Kemampuan Akademik Jenjang SD kepada 2.000 Guru

Tangerang, lensafokus.id — Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang menggelar Sosialisasi Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Jenjang Sekolah Dasar (SD) Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kitri Bakti pada Selasa (24/02/2026).

Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 2.000 guru SD baik negeri maupun swasta se-Kabupaten Tangerang yang terbagi dalam dua sesi, bertujuan memberikan pemahaman komprehensif terkait kebijakan, mekanisme, serta teknis pelaksanaan TKA Tahun 2026. Dengan pembekalan tersebut, para guru diharapkan mampu mempersiapkan peserta didik secara optimal serta memastikan pelaksanaan tes berjalan objektif, transparan dan akuntabel.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Dadan Gandana, menegaskan bahwa Tes Kemampuan Akademik merupakan bagian dari strategi peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Tangerang.

“Tes Kemampuan Akademik bukan sekadar instrumen evaluasi, tetapi menjadi langkah strategis untuk memetakan capaian pembelajaran siswa secara lebih terukur. Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan seluruh guru memahami esensi TKA, sehingga dapat membimbing siswa dengan pendekatan yang tepat, terarah, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan,” ujar Dadan Gandana.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dan kesiapan seluruh guru dalam menyukseskan program tersebut.

“Keberhasilan TKA sangat bergantung pada komitmen dan profesionalisme para guru. Kami berharap kegiatan ini mampu menyamakan persepsi serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan satuan pendidikan demi terwujudnya pendidikan yang unggul dan berdaya saing,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang menegaskan komitmennya dalam menghadirkan kebijakan pendidikan yang adaptif dan progresif, guna mencetak generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (Red)

Pemkab Tangerang Gelar Rapat Kesiapan Operasi Pengamanan dan Pengaturan Lalu Lintas Angkutan Tambang

Tigaraksa, lensafokus.id — Pemerintah Kabupaten Tangerang menggelar Rapat Kesiapan Operasi Pengamanan dan Pengaturan Lalu Lintas Angkutan Tambang sebagai langkah konkret pelaksanaan Surat Edaran Bupati Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pemberlakuan Penghentian Sementara Kegiatan Pengurugan Tanah pada Kawasan Pengembangan Perumahan dan Industri dalam Rangka Perbaikan Konstruksi Jalan di Wilayah Kabupaten Tangerang.

Rapat dipimpin langsung oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, dan dihadiri unsur Forkopimda, jajaran perangkat daerah, aparat kepolisian, TNI, serta instansi terkait di Aula Pendopo Bupati Tangerang. Selasa, (24/2/26).

Dalam arahannya, Bupati menyampaikan bahwa kebijakan tersebut merupakan langkah strategis dan bersifat sementara guna mempercepat upaya perbaikan konstruksi jalan yang mengalami kerusakan di sejumlah wilayah Kabupaten Tangerang.

“Pada tanggal 18 Februari kita telah melakukan sosialisasi dan menyepakati bersama penghentian sementara angkutan truk pertambangan tanah di ruas-ruas jalan yang kondisinya rusak. Hari ini kita akan menindaklanjuti implementasi Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2026,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid

Bupati menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang mengambil langkah lebih awal sebelum adanya kebijakan serupa dari Pemerintah Pusat yang secara nasional direncanakan berlaku mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026. Keputusan ini diambil mengingat kondisi sejumlah ruas jalan non-tol di Kabupaten Tangerang mengalami kerusakan ringan, sedang hingga berat yang berdampak pada meningkatnya risiko kecelakaan lalu lintas.

Beberapa ruas jalan yang menjadi perhatian antara lain Jalan Raya Pakuhaji, Jalan Adiyasa, Jalan Mauk–Sepatan, Jalan Raya Sukadiri, Jalan Cadas–Kukun, serta Jalan Raya Pasar Kemis. Kerusakan jalan tersebut telah menimbulkan kecelakaan yang mengakibatkan korban.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kebijakan ini adalah bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keselamatan pengguna jalan,” tegasnya.

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol. M. Indra Waspada menyampaikan dukungan penuh terhadap kebijakan Pemerintah Kabupaten Tangerang. Ia menjelaskan bahwa pada momentum bulan suci Ramadan, volume lalu lintas mengalami peningkatan signifikan, terutama pada pukul 15.00 hingga 18.00 WIB, yang menyebabkan kepadatan di sejumlah ruas jalan, termasuk wilayah Pasar Kemis.

“Beberapa pekan lalu terjadi kecelakaan beruntun di jalur yang sama dan menjadi perhatian publik. Kondisi ini menunjukkan bahwa langkah yang diambil Bupati sudah arif dan bijaksana. Kebijakan ini bersifat sementara dan semata-mata untuk keselamatan masyarakat,” ujar Kapolresta.

Kapolresta menambahkan bahwa pihak kepolisian bersama unsur Forkopimda lainnya menyatakan kesiapan dan dukungannya terhadap pelaksanaan Surat Edaran Bupati Tangerang Nomor 7 Tahun 2026, tersebut, termasuk melakukan pengawasan dan penindakan terhadap pelanggaran di lapangan.

“Kami mengajak para pelaku usaha dan pengembang untuk mendukung kebijakan ini. Pemerintah Daerah telah melakukan langkah strategis dengan mempercepat perbaikan jalan, sehingga nantinya dapat digunakan kembali sesuai dengan kapasitas dan bobot jalannya. Sekali lagi, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas bersama,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang, Jaenudin, menyampaikan bahwa Dinas Perhubungan bertanggung jawab mengendalikan implementasi kebijakan di lapangan, termasuk pengaturan lalu lintas dan penempatan personel pada titik-titik prioritas.

"Kebijakan ini bukan untuk menghambat kegiatan investasi, melainkan sebagai upaya percepatan perbaikan infrastruktur jalan serta perlindungan keselamatan masyarakat. Surat Edaran tersebut telah ditetapkan pada 20 Februari 2026 di Tigaraksa dan mulai diberlakukan secara efektif sesuai ketentuan yang tercantum," jelasnya.

Adapun pokok-Pokok Surat Edaran Bupati Tangerang Nomor 7 Tahun 2026 berisi antara lain: penghentian sementara kegiatan pengurugan tanah pada kawasan perumahan dan/atau industri yang menggunakan truk tambang golongan III, IV, dan V (3 sumbu atau lebih) di seluruh jalan non-tol Kabupaten Tangerang.

Kedua, truk maksimal golongan II (2 sumbu, MST ≤ 8 ton) diperbolehkan beroperasi pada jalan non-tol mulai pukul 22.00 WIB sampai dengan 05.00 WIB, dengan pengecualian tidak melintas pada 13 ruas jalan prioritas yang sedang atau akan dilakukan perbaikan.

Perusahaan atau pengembang yang terbukti menerima distribusi hasil tambang selama masa penghentian akan diproses sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pengawasan dan penindakan dilakukan oleh aparat penegak hukum bersama perangkat daerah terkait melalui koordinasi terpadu unsur Forkopimda.

Kebijakan berlaku mulai 21 Februari 2026 pukul 00.01 WIB sampai dengan selesainya perbaikan konstruksi jalan dan dinyatakan layak digunakan. (Red)

Bupati dan Wabup Tangerang Tekankan Penting Peran Inspektorat Selaku Pengawas Internal Pemerintah

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid dan Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menekankan pentingnya peran Inspektorat selaku penyelenggara pengawasan internal pemerintah daerah dalam rangka mewujudkan tata pemerintahan yang bersih dan akuntable.

Hal tersebut disampaikan Bupati Maesyal Rasyid dan Wabup Intan pada kegiatan sosialisasi dan komunikasi program kerja pengawasan 2026 yang digelar di Hotel Vega, Gading Serpong Kec. Kelapa Dua, Selasa (24/02/26)

"Peran Inspektorat sebagai garda terdepan pengawasan internal sangat penting dalam upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel," tandas Bupati Maesyal Rasyid

Lanjut dia, Inspektorat selaku pengawas internal pemerintah daerah diharapkan terus meningkatkan kapasitas dan kinerjanya untuk mengawasi, mencegah, menangani dan memberikan rekomendasi serta solusi sesuai dengan ketentuan dan norma-norma yang berlaku

"Inspektorat harus terus meningkatkan kapasitas dan kinerjanya dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya yang menyangkut pengawasan supaya kinerja kita maksimal dan sesuai dengan kaidah dan peraturan yang berlaku. Selanjutnya adalah pencegahan penyimpangan dan penanganan serta solusi yang memberikan solusi terhadap segala kekurangan yang ditemukan," ungkapnya

Pihaknya juga mengapresiasi sinergi antara Inspektorat dan perangkat daerah dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintah yang bersih, tranparan dan akuntable, salah satunya dengan menciptakan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) di masing-masing perangkat daerah lingkup Pemkab Tangerang.

"Saya juga apresiasi dan terima kasih atas pelayanan kesehatan cek kesehatan gratis sudah melampaui target dan menjaga serta menciptakan WBK di masing-masing OPD. Mari kita tingkatkan terus pelayanan," ujarnya

Sementara itu, Wabup Tangerang, Intan Nurul Hikmah yang juga hadir pada kegiatan tersebut mengingatkan kepada seluruh OPD agar benar-benar responsif dan informatif terhadap masukan dan laporan yang disampaikan masyarakat

"Saya hanya mengingatkan kepada seluruh OPD, kalau ada laporan masuk, ada pengaduan masuk harus responsif dan segera ditindaklanjuti. Jangan didiamkan, jadi saya dan Pak Bupati juga merasa terbantu karena kalau tindaklanjuti mereka tidak akan mencari kesalahan-kesalahan lain atau membentuk opini publik sendiri di masyarakat," tegasnya

Plt Inspektur Badan (Irban) III, Encep Didi melaporkan bahwa kegiatan tersebut bertujuan agar rencana kerja Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) Kab. Tangerang tahun 2026 dan kebijakan pengawasan dapat tersampaikan dengan jelas kepada seluruh OPD serta memperkuat rasa tanggung jawab kolektif dalam rangka menciptakan birokrasi pemerintahan yg bersih, melayani dan akuntable.

"Kegiatan ini juga bertujuan agar jalinan rasa tanggung jawab kolektif di antara perangkat daerah dan kecamatan semakin menguat dalam menciptakan birokrasi pemerintahan yang bersih melayani dan akuntabel," jelasnya. (Red)

Tarawih Keliling di Masjid Nurul Ulum PWS Margasari, Bupati Tangerang: Perkuat Silaturahmi dan Komitmen Pembangunan

Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melaksanakan kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) di Masjid Nurul Ulum, Perumahan PWS RT 02/02, Desa Margasari, Kecamatan Tigaraksa, Senin, (23/2/26).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menjelaskan bahwa kegiatan Tarawih Keliling telah menjadi tradisi Pemerintah Kabupaten Tangerang sejak masa kepemimpinan para bupati terdahulu seperti Tadjus Sobirin, Saefullah AR, Agus Junara, Ismet Iskandar, hingga Ahmed Zaki Iskandar.

Kegiatan tersebut sempat terhenti saat pandemi COVID-19 dan kembali dilaksanakan pada tahun 2025, serta berlanjut di tahun 2026.

“Alhamdulillah kita mulai lagi sejak tahun 2024 2025 dan tahun ini kita lanjutkan. Mudah-mudahan tidak ada lagi gangguan seperti pandemi, sehingga kita bisa khusyuk melaksanakan tarawih berjemaah dan kegiatan keagamaan lainnya,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid

Ia menambahkan, pelaksanaan Tarling tahun 2026 ini dibagi ke dalam 7 tim yang terdiri dari Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, para Asisten Daerah, serta jajaran pemerintah lainnya, sehingga dapat menjangkau lebih banyak titik di wilayah Kabupaten Tangerang.

Ia mengajak seluruh jemaah untuk memanfaatkan momentum Ramadan sebagai ajang memperkuat keimanan dan kebersamaan.

“Semoga dalam melaksanakan ibadah puasa Ramadan ini, kita semua yang ada di majelis di Masjid Nurul Ulum ini senantiasa mendapatkan lindungan dari Allah Subhanahu wa ta'ala. Sehat walafiat, dilimpahkan rezeki yang banyak dan bermanfaat bagi dunia dan akhirat,” ujarnya

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan bahwa unsur Forkopimda seperti Kapolres, Dandim, dan Kajari turut aktif mendampingi dan memberikan pelayanan kepada masyarakat selama Ramadan, termasuk menjaga ketertiban dan keamanan wilayah. Menurutnya, silaturahmi melalui Tarling membawa manfaat dan banyak keberkahan.

“Dengan silaturahmi, insyaAllah kita mendapatkan tiga hal: panjang umur, dilimpahkan rezeki, dan bertambah saudara,” ungkapnya.

Terkait pembangunan daerah, Bupati mengakui masih terdapat sejumlah hal yang perlu ditingkatkan, khususnya infrastruktur jalan. Ia memastikan bahwa perbaikan jalan sedang dalam proses tender dan akan dilaksanakan secara bertahap.

“Kalau ada yang kurang, yang belum maksimal, kami mohon maaf sebesar-besarnya. Silakan sampaikan langsung kepada kami melalui berbagai saluran yang tersedia. InsyaAllah akan kami respons,” tegasnya.

Menutup sambutannya, pihaknya juga menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat masyarakat serta penampilan hadroh dari anak-anak setempat yang turut memeriahkan kegiatan Tarawih Keliling tersebut.

"Kegiatan Tarling ini diharapkan semakin mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat serta memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Tangerang yang religius dan harmonis," pungkasnya. (Asp)

Wabup Hadiri Tarling di Masjid Al Falah Suradita Cisauk

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri Taraweh Keliling (Tarling) di Masjid Al Falah, Perum Griya Serpong Asri Desa Suradita Kec. Cisauk (23/02/26).

Dalam sambutannya, Wabup Intan mengatakan bahwa Tarawih Keliling ini bukan hanya sekedar agenda tahunan pemerintah daerah namun juga sarana untuk mendekatkan pemerintah dengan masyarakat dan memastikan bersama pelaksanaan ibadah dapat berjalan aman, nyaman dan penuh kekhusukan

"Kegiatan Tarling ini merupakan salah satu cara kami untuk terus menjaga kedekatan dengan masyarakat. Kami ingin hadir di tengah-tengah bapak dan ibu, merasakan suasana Ramadan bersama, sekaligus memastikan bahwa pelaksanaan ibadah di Kabupaten Tangerang berjalan aman, nyaman, dan penuh kekhusyukan," ujar Wabup Intan

Menurut dia bulan Ramadan adalah bulan yang mengajarkan banyak hal, baik itu kesabaran, kepedulian dan saling menguatkan. Untuk itu, ia mengajak semua agar menjadikan bulan Ramadan ini sebagai momentum untuk mempererat tali silahturahmi dan memperbanyak kebaikan kepada lingkungan dan sesama.

"Saya mengajak, mari kita jadikan Ramadan ini sebagai momentum untuk mempererat silaturahmi, memperbanyak sedekah, dan semakin peduli terhadap tetangga serta lingkungan sekitar kita," ajaknya

Ia juga menghimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesucian bulan Ramadan dan saling menjunjung tinggi toleransi.

"Mari kita jaga suasana Ramadan ini dengan penuh kedamaian, hindari hal-hal yang memecah belah ibadah dan memecah belah persatuan. Semoga kita semua diberi kesehatan, kekuatan dan keistiqomahan sampai akhir Ramadan dan dipertemukan dengan malam Lailatul Qadar," tandasnya

Selain itu, dia juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang akan menggelar program mudik gratis untuk masyarakat Kabupaten Tangerang yang akan mudik ke berbagai wilayah di Provinsi yang ada di Pulau Jawa dan Sumatera. Program mudik gratis ini diharapkan bisa meringankan beban transport masyarakat yang akan pulang kampung merayakan hari raya.

"Program mudik gratis, mudik gratis ini akan diberangkatkan tanggal 18 Maret. InsyaAllah ada beberapa puluh armada bis yang kita siapkan menuju tempat-tempat baik itu di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan tambahan rutenya ke Lampung dan Palembang. Yang mau daftar nanti ada linknya di Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang untuk bisa mendaftar," imbuhnya

Wakil Ketua DKM Masjid Al Falah, Muhamad Jahir mengucapkan terima kasih kepada Wabup Intan dan seluruh jajaran pemerintahannya atas dukungan, bantuan dan kepedulian yang telah diberikan untuk peningkatan sarana keagamaan.

"Kami sampaikan terima kasih bantuan dana yang tersalurkan melalui Dewan Masjid Indonesia. Semoga bantuan Pemerintah Kabupaten Tangerang dapat lebih memakmurkan lagi kegiatan ibadah wabil khusus kegiatan sosial jamaah di lingkungan Masjid Al Falah dan meningkatkan pelayanan kepada jamaah jadi lebih baik lagi," ucapnya. (Red)

Kota Tangerang Bergerak, Seluruh Elemen Diajak Berpartisipasi dalam Gerakan Indonesia Asri

Kota Tangerang, lensafokus.id - Dalam upaya mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan, Pemerintah Kota Tangerang mengajak seluruh jajaran instansi pemerintah, swasta, pelajar, komunitas, serta masyarakat luas untuk berpartisipasi aktif dalam Gerakan Indonesia Asri melalui kegiatan rutin Selasa dan Jumat Bersih.

“Gerakan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam membangun budaya gotong royong. Terlebih, meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan di Kota Tangerang,” imbau Sachrudin, Wali Kota Tangerang, Senin (23/2/26).

“Dalam hal ini, seluruh elemen diimbau untuk berpartisipasi dan mensukseskan Gerakan Indonesia Asri ini. Kota Tangerang bergerak bersama untuk Indonesia,” serunya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Wawan Fauzi menjelaskan, kegiatan dilaksanakan secara rutin, Selasa pukul 07.30 WIB, selama 30 menit sebelum aktivitas kerja atau sekolah di lokasi masing-masing.

”Jumat pukul 07.00 WIB, diawali olahraga bersama dan dilanjutkan kerja bakti di lokasi yang telah ditentukan. Waktu pelaksanaan dapat disesuaikan dengan jam masuk kerja, usaha, maupun sekolah masing-masing,” jelas Wawan.

Kegiatan pembersihan meliputi, kebersihan lingkungan kantor, sekolah, kampus, rumah ibadah, dan fasilitas umum. Pembersihan drainase, jalan dan pedestrian. Penataan pekarangan rumah, kantor layanan publik, area bisnis, dan ruang publik lainnya.

Selain itu, seluruh peserta kegiatan diimbau melakukan pemilahan sampah hasil pembersihan menjadi sampah organik, anorganik, dan residu.

Semangat gotong royong menjadi kunci utama keberhasilan gerakan ini. Dengan langkah kecil yang dilakukan secara konsisten dan bersama-sama, perubahan besar menuju kota yang asri dan berdaya saing dapat terwujud. (Red)

Bupati Tangerang Dorong Generasi Muda Berani dan Percaya Diri Jadi SDM Unggul

Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid mendorong generasi muda untuk berani dan lebih percaya diri menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul serta berkualitas

Hal tersebut ditegaskan Bupati Maesyal Rasyid saat membuka kegiatan Kenduri Ramadhan Akbar Initiative Tahun 2026 yang digelar di Desa Tegal Kunir Lor, Kecamatan Mauk, Minggu (22/02/26)

“Kalian ini calon-calon pemimpin, generasi yang akan mengisi pembangunan di Kabupaten Tangerang, di provinsi, bahkan di tingkat nasional. Maka harus berani, percaya diri, dan punya kualitas,” tegas Bupati Maesyal Rasyid

Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM merupakan modal utama agar generasi muda mampu bersaing dan berkontribusi dalam pembangunan daerah. Untuk itu, dia berharap kegiatan tersebut bisa menjadi momentum untuk memperkuat karakter dan kapasitas generasi muda, baik intelektual dan mental maupun spritualnya

"Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum pembinaan generasi muda dalam memperkuat keberanian, karakter, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) selama bulan suci Ramadhan,"

Ia pun meminta para peserta tidak ragu menunjukkan kemampuan, termasuk dalam hafalan Al-Qur’an maupun penguasaan ilmu lainnya. Keberanian untuk bertanya, berdiskusi, dan menyampaikan pendapat dinilai sebagai bagian penting dalam membangun SDM unggul.

“Kalau punya kemampuan, jangan takut tampil. Jangan takut angkat tangan. Orang cerdas itu harus berani menyampaikan untuk kebaikan dan kebenaran,” serunya.

Dia juga menekankan bahwa Ramadhan merupakan momen terbaik untuk meningkatkan kualitas diri, baik secara spiritual maupun intelektual. Dirinya pun mengajak seluruh peserta memanfaatkan bulan suci ini dengan memperbanyak ibadah, memperdalam ilmu, serta membangun akhlak yang baik.

“Ramadhan adalah bulan penuh pahala. Setiap kebaikan akan dilipatgandakan sesuai niat dan keikhlasan kita. Ini kesempatan membentuk pribadi yang kuat, berilmu, dan berakhlak,” tandasya.

Bupati Moch Maesyal Rasyid mengapresiasi inisiatif penyelenggara yang menghadirkan ruang pembelajaran intensif selama 25 hari penuh. Menurutnya, kegiatan tersebut juga selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), yang mencakup sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, infrastruktur, lingkungan, serta tata kelola pemerintahan.

“Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Ikuti prosesnya dengan tertib, belajar dengan sungguh-sungguh, dan jadikan Ramadhan ini sebagai titik awal perubahan diri menjadi pribadi yang lebih baik, lebih berani, dan lebih berkualitas,” pungkasnya. (Red)

BUPATI TANGERANG BUKA SEMINAR DAN PAMERAN KARYA TEKNIK UNTARA

Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, secara membuka kegiatan Seminar dan Pameran Karya Teknik 2026 Universitas Tangerang Raya (Untara) yang digelar Aula Utama Gedung Untara, Sabtu, (21/2/26)

 

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa mahasiswa teknik merupakan generasi yang hidup di era percepatan teknologi, di mana perubahan terjadi begitu cepat dan menuntut kesiapan serta kemampuan beradaptasi yang cukup tinggi. Mahasiswa dituntut menjadi pelaku utama untuk berdaya cipta dan mengaplikasikannya teknologi tepat guna untuk kepentingan yang lebih luas lagi

“Jadilah pencipta, bukan sekadar pengguna. Bangsa yang besar bukan bangsa yang hanya bisa memakai teknologi, tetapi yang mampu menciptakannya. Mahasiswa teknik harus menjadi perancang sistem, pencipta alat, pengembang aplikasi, dan penemu serta solusi teknologi tepat guna,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang membuka ruang seluas-luasnya bagi hasil riset dan inovasi mahasiswa untuk dapat diimplementasikan dalam pembangunan daerah.

“Kabupaten Tangerang menunggu kontribusi saudara-saudara. Kami percaya sinergi antara universitas, mahasiswa, dan pemerintah akan melahirkan inovasi yang inklusif yang berkelanjutan dan ekonomi digital di daerah,” imbuhnya.

Dirinya pun mengajak seluruh peserta seminar untuk memanfaatkan forum tersebut sebagai ajang membangun jejaring, bertukar gagasan, dan membuka peluang masa depan.

"Acara ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang visioner, melek teknologi, berintegritas, serta siap memberikan solusi bagi pembangunan Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang" ungkapnya

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh civitas akademika Universitas Tangerang Raya atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BEM Fakultas Teknik Universitas Tangerang Raya. Semoga kegiatan ini bukan sekadar agenda akademik, tetapi wadah lahirnya inovasi dan solusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya. (Red)

Page 7 of 257
Go to top