Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang menghadiri kegiatan Amaliyah Ramadan 1447 H yang diselenggarakan Masjid Jami Al-Ukhuwah Pelem Semi, Kelurahan Bencongan Kec. Kelapa Dua, Minggu (15/03/26)
Dalam sambutannya, Wabup Intan sangat mengapresiasi kegiatan Amaliyah Ramadan Masjid Jami Al-Ukhuwah Pelem Semi sebagai bentuk nyata kepedulian sosial dan semangat kebersamaan dalam membantu sesama yang membutuhkan.
"Pertama-tama, atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan para donatur. Kegiatan Amaliayah Ramadan berupa pembagian sembako ini merupakan bentuk nyata kepedulian sosial dan semangat kebersamaan dalam membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan," ungkap Wabup Intan
Menurut dia, bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah, yang mengajarkan untuk meningkatkan ibadah sekaligus memperkuat rasa empati dan solidaritas sosial. Kegiatan tersebut juga mengingatkan bahwa keberkahan Ramadhan tidak hanya dirasakan secara pribadi, tetapi juga harus dibagikan kepada sesama yang membutuhkan pertolongan
"Kegiatan seperti ini juga menjadi contoh nyata bahwa nilai gotong royong dan kepedulian sosial masih sangat kuat di tengah masyarakat kita. Dengan saling membantu dan berbagi, kita tidak hanya meringankan beban saudara-saudara kita, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan serta mempererat tali silaturahmi antarwarga," tandasnya
Lanjut dia, kegiatan sosial seperti pembagian sembako juga memiliki makna yang sangat penting dalam membangun solidaritas sosial di tengah masyarakat. Di bulan suci Ramadhan, semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama hendaknya semakin ditingkatkan.
"Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan tidak ada masyarakat yang merasa sendirian dalam menghadapi kesulitan hidup, karena selalu ada kepedulian dan kebersamaan dari lingkungan sekitar," ujarnya
Dia berharap kegiatan Amaliyah Ramadhan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di tahun-tahun yang akan datang dan dapat menginspirasi lainnya untuk menggelar kegiatan serupa,khususnya di bulan Ramadan dan menjelang hari raya Idulfitri
"Semoga semangat berbagi, kepedulian, dan kebersamaan yang kita bangun pada hari ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk terus menebarkan kebaikan, tidak hanya di bulan Ramadhan tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari," pungkasnya
Sementara itu Ketua DKM Masjid Jami Al-Ukhuwah, Rahmat melaporkan ada sekitar 3.441 paket yang siap dibagikan kepada masyarakat di sekitar Masjid Al-Ukhuwah yang membutuhkan
"Tahun ini ada 3.441 paket yang sudah disiapkan. Sedangkan yang lainnya berupa dana dan kita belikan setara dengan paket yang tersedia. Alhamdulillah, kami telah menyebarkan semua kuponnya kepada warga di sekitar, kepada yayasan, kemudian kepada panti-panti asuhan, dan juga pada kelompok-kelompok pengajian lainnya," jelas Rahmat
Beranjak dari ayat itulah kami sebagai pengurus masjid dan panitia amaliah mengajak kepada perusahaan dan saudara-saudaraku yang ada hartanya untuk bisa bersedekah dan hari ini kita laksanakan hal tersebut sesuai amanah yang diberikan. Di bulan Ramadan yang penuh dengan rahmat ini, bersedekah kepada saudara sekitar yang membutuhkan adalah kewajiban sosial sekaligus jalan pembersih harta.
Dia menambahkan kegiatan Amal Ramadan tersebut bertujuan untuk memperkuat ukhuwah antara pengurus DKM, lingkungan, tokoh masyarakat dan pemerintah
"Kegiatan ini sebagai pengikat ukhuwah, Bu, di antara kami pengurus di sini, ketua lingkungan, kemudian ada tokoh masyarakat, tentunya juga dari pemerintah," ujarnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang Intan Nurul Hikmah mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum Ramadan sebagai sarana untuk memperkuat kepedulian sosial dan kebersamaan.
Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan pemberian santunan anak yatim yang digelar oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI) wilayah Banten di Hotel Aryaduta Karawaci, Sabtu (14/3/2026).
Menurut Wabup Intan, kegiatan berbagi seperti santunan anak yatim tidak hanya menjadi agenda seremonial semata, tetapi juga mengandung nilai kebersamaan yang mampu mempererat hubungan antarelemen masyarakat.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada Partai Solidaritas Indonesia yang telah menyelenggarakan kegiatan yang sangat baik ini. Momentum seperti ini bukan hanya sekadar berbuka puasa bersama, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar Wabup Intan.
Ia menyebut, santunan kepada anak yatim menjadi bukti bahwa organisasi, termasuk partai politik, memiliki kepedulian sosial terhadap masyarakat. Menurutnya, kehadiran partai politik tidak hanya hadir dalam proses demokrasi, tetapi juga harus hadir dan memberikan manfaat di tengah masyarakat.
Wabup Intan berharap kegiatan yang menghadirkan semangat berbagi dan kebersamaan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan oleh berbagai pihak.
“Saya berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan secara rutin. Karena semakin sering kita bertemu, bersilaturahmi, dan berbagi, maka hubungan antara organisasi, masyarakat, dan seluruh elemen bangsa akan semakin dekat,” ungkapnya.
Lanjut dia, kedekatan tersebut akan menghadirkan banyak manfaat serta memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun daerah. Ia juga berharap semangat kepedulian sosial dapat menular kepada lebih banyak pihak sehingga semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk saling membantu.
"Kita tentunya berharap semangat kepedulian sosial dan berbagi ini dapat menukar kepada lebih banyak pihak, agar semakin banyak juga masyarakat yang tergerak untuk saling bantu," imbuhnya
Pada kesempatan itu, Wabup Intan juga turut memberikan santunan secara simbolis kepada 10 anak yatim bersama Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Indonesia yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum DPP PSI, Ratu Isyana Bagoes Oka serta Dewan Pembina PSI Wilayah Banten, Ian Pribadi.
Ia berpesan kepada anak-anak yatim agar tetap memiliki semangat dalam meraih masa depan. “Kepada adik-adik anak yatim, jangan pernah merasa sendiri dan jangan pernah berhenti bermimpi. Teruslah belajar dan berusaha, karena masa depan adik-adik sangat berharga,” pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri kegiatan santunan bagi anak yatim dan dhuafa yang digelar di kediaman Bapak H. Asep, Desa Tobat, Kecamatan Balaraja, Sabtu, (14/3/26).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa kepada seluruh masyarakat serta mengajak masyarakat untuk mengisi bulan suci Ramadan dengan berbagai berbagai kegiatan kebaikan sebagai momentum memperbanyak ibadah dan berbagi kepada sesama.
“Pertama-tama saya mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa. Semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan dan berada dalam lindungan Allah SWT. Karena ini adalah bulan yang suci dan mulia, bulan yang mendorong kita untuk lebih banyak berbagi kepada sesama,” ujar Bupati Mawsyal Rasyid
Ia juga mengapresiasi kepedulian sosial yang ditunjukkan oleh keluarga besar H. Asep yang secara rutin menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim dan kaum dhuafa. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan contoh nyata kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat.
“Saya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh keluarga besar Bapak H. Asep yang selalu berbagi dan rutin menyelenggarakan kegiatan santunan seperti ini. Ini merupakan contoh yang baik bagi kita semua dalam mempererat kebersamaan dan meningkatkan kepedulian sosial,” tambahnya.
Ia berharap santunan tersebut dapat memberikan dorongan semangat dan kebahagiaan bagi para penerimanya. Ia juga mengajak semua yang hadir untuk terus memperkuat kebersamaan, gotong royong dan kepedulian bagi mereka yang membutuhkan bantuan.
"Kami berharap santunan ini dapat memberikan manfaat serta kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan para dhuafa, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Balaraja," ucapnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid bersama Gubernur Banten, Andra Soni menghadiri kegiatan Berkah Ramadan Pusat Budaya Alam Nusantara (Pusbatara) di Desa Cirarab, Kec. Legok (14/03/26)
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengucapkan terima kasih dan apresiasinya atas kegiatan yang digelar oleh Yayasan Pusbatara, khususnya di bulan suci Ramadan 1447 H
"Kami atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada manajemen atau pengelola Pusbatara, Pusat Budaya Alam Nusantara atas kepedulian dan sinergi dan masyarakat," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Pihaknya berharap Pusbatara bisa secara rutin menggelar kegiatan-kegiatan yang berbasis alam, seni dan kearifan lokal lainnya dengan melibatkan masyarakat sekitar. Menurut dia, keterlibatan masyarakat ini bisa memberikan edukasi tentang lingkungan dan membiasakan mereka lebih peduli terhadap lingkungan, seni dan budaya serta kearifan lokal lainnya.
"Ke depan mungkin dari sisi pendidikan sama kesehatan bisa juga dijalankan di sini. Dari sisi pendidikan, edukasinya masyarakat kami bisa datang ke sini untuk melihat bagaimana hidup itu dengan alam, bagaimana bisa mencintai dan memelihara alam yang ada serta memanfaatkan dengan bijak," tandasnya.
Lanjut dia, dari sisi kesehatan, lokasi Pusbatara yang bersih dan asri juga bisa mendorong masyarakat untuk belajar bagaimana menciptakan lingkungan yang sejuk dan sehat
"Pastinya kalau alam dan lingkungannya bersih dan rindang, oksigennya juga bagus akan juga menimbulkan kesehatan masyarakat yang lebih baik dan positif,," imbuhnya
Ia berharap sinergitas dan kebersamaan yang telah terjalin baik antara Pusbatara dan masyarakat bisa terus dikuatkan sehingga dapat menginspirasi pihak lainnya, baik dari sisi kemanusiaan, kepedulian lingkungan dan alam serta kearifan lokal lainnya yang bisa memberikan manfaat bersama.
Sementara itu, Gubernur Banten, Andra Soni yang juga hadir pada kegiatan tersebut mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Banten siap berkolaborasi dengan Pusbatara sebagai organisasi nirlaba yang concern dan peduli soal konservasi alam dan kemudian bagaimana harmonis antara manusia dengan alamnya.
"Saya mengapresiasi kegiatan ini, sekaligus juga berharap kegiatan ini dikembangkan dan kemudian dikolaborasikan dengan pemerintah daerah. Pemerintah provinsi maupun Pemerintah Kabupaten siap berkolaborasi," ujarnya
Pihaknya juga mengapresiasi kegiatan Berkah Ramadan yang mengajarkan tentang makna kepedulian, empati dan kebersamaan membangun hubungan sesama.
"Terima kasih dan apresiasi kepada para penggagas dan pengelola Pusbatara atas penyelenggaraan kegiatan ini. Berkah Ramadan mengajarkan kita tentang makna kepedulian, empati dan kebersamaan membangun hubungan sesama manusia," pungkasnya. (Red)
Kota Tangerang, lensafokus.id - Dalam rangka menjaga ketertiban, kerapihan, serta estetika lingkungan, petugas Trantib Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang melaksanakan kegiatan penertiban spanduk atau media promosi yang dipasang tanpa izin di sejumlah fasilitas umum dan ruang milik jalan di wilayah Kecamatan Jatiuwung, Jumat (13/3/26).
Camat Jatiuwung Buceu Gartina mengatakan, kegiatan penertiban ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penegakan ketertiban umum serta menciptakan lingkungan yang lebih tertib, aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Spanduk maupun banner yang terpasang di tiang listrik, pohon, pagar, fasilitas umum, serta lokasi lain yang tidak sesuai dengan ketentuan, ditertibkan oleh petugas di beberapa titik wilayah kecamatan,” jelas Buceu.
Selain untuk menjaga kerapihan dan keindahan lingkungan, kegiatan ini juga bertujuan memastikan bahwa pemasangan media informasi maupun promosi dilakukan sesuai dengan aturan dan perizinan yang berlaku.
“Hal ini penting agar penggunaan ruang publik tetap tertata dan tidak mengganggu kenyamanan masyarakat,” katanya.
Melalui kegiatan ini, pihak Kecamatan Jatiuwung mengimbau kepada seluruh masyarakat, pelaku usaha, maupun pihak-pihak yang ingin memasang media promosi agar terlebih dahulu mengurus perizinan sesuai ketentuan yang berlaku. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menghadiri HUT ke-19 Kecamatan Kelapa Dua, Jum'at (13/03/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengajak seluruh elemen Kecamatan Kelapa Dua untuk menjadikan HUT ke-19 sebagai momentum bersma untuk menguatkan sinergi dan kolaborasi dalam pembangunan, pelayanan dan pemberdayaan masyarakat.
"Mari jadikan Milad ke-19 ini sebagai momentum untuk saling menguatkan sinergi dan kolaborasi seluruh elemen untuk terus meningkatkan percepatan pelayanan, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat sesuai dengan perkembangan zaman agar semakin maju," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Ia mengapresiasi Kecamatan Kelapa Dua dan seluruh elemen masyarakat yang terus berbenah, saling bersinergi dan berkolaborasi meningkatkan pelayanan, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
"Sembilan belas tahun Kecamatan Kelapa Dua sudah didirikan dan beroperasional. Setiap tahunnya terus berusaha untuk meningkatkan kebaikan-kebaikan terutama adalah meningkatkan percepatan pelayanan kepada masyarakat dan meningkatkan kualitas pembangunan," ungkapnya
Pihaknya juga mengucapkan terima kasih atas sinergi dan kolaborasi seluruh komponen Kecamatan Kelapa Dua untuk kemajuan bersama
"Kami atas nama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga masyarakat Kecamatan Kelapa Dua yang sudah bahu membahu bergandeng tangan membantu pemerintah Kecamatan Kelapa Dua, baik itu dalam pembangunan fisik maupun non fisik, pelayanan dan kemajuan bersama," pungkasnya
HUT ke-19 Kecamatan Kelapa Dua dirayakan dengan sederhana dan penuh kebersamaan. Perayaan HUT juga dirangkaikan kegiatan sosial pemberian santunan kepada 120 anak yatim dan penandatanganan. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid membuka pembinaan tahap II Kafilah Kabupaten Tangerang yang digelar di Hotel Yasmin, Jum'at (13/03/2026).
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maeyal Rasyid mengatakan bahwa pembinaan tahap II Kafilah Kabupaten Tangerang merupakan pembinaan lanjutan bagi para duta-duta terbaik daerah yang akan tampil pada MTQ ke-23 Tingkat Provisi Banten.
"Kita hadir dalam rangka melaksanakan pembinaan tahap kedua bagi duta-duta terbaik Kabupaten Tangerang dalam rangka persiapan MTQ ke-23 tingkat Provinsi Banten tahun 2026," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Ia menandaskan bahwa raihan 4 kali juara umum MTQ tingkat Propinvi Banten merupakan buah dari pembinaan berkelanjutan, kerja keras, tekad dan pengorbanan dari duta-duta terbaik daerah, para kyai, pembina, dewan hakim dan doa seluruh masyarakat Kab. Tangerang. Menurut dia, prestasi yang telah diraih, bukan hanya harus bisa dipertahankan, tapi juga harus ditingkatkan
"Kita boleh mempunyai mindset mempunyai tujuan kita juara lagi 5 kali. Persiapannya sudah di jalankan secara matang dan berkelanjutan. Proses tidak akan menghianati hasil, apa yang kita lakukan hari ini, insyaAllah tidak akan mengecewakan hasilnya" tandasnya
Ia juga memberikan pesan kepada seluruh peserta, pembina, pelatih dan pendamping untuk terus semangat. Target menjadi pemenang adalah hal wajar, namun tujuan utamanya jangan pernah dilupakan, yaitu peran aktif dan sumbangsih kita dalam mengumandangkan syiar Islam di Kabupaten Tangerang.
"Terus semangat karena kyainya hadir semua. Ketulusan, keikhlasan untuk terus belajar harus terus dijaga. Kita punya tujuan dan niatan mulia jadi juara juara. Keberhasilan kita bukan hanya juara tapi bagaimana syiar Islam ini diterima oleh masyarakat Kabupaten Tangerang," tandasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id — Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama Kejaksaan Republik Indonesia menggelar kegiatan Optimalisasi Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) Kejaksaan Agung Republik Indonesia serta Rapat Koordinasi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kabupaten Tangerang yang berlangsung di Ballroom Hotel Lemo, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Kamis (12/3/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah pusat dan daerah, di antaranya Gubernur Banten Andra Soni, Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI Prof. Reda Manthovani, jajaran Kejaksaan, pemerintah daerah, serta para anggota BPD se-Kabupaten Tangerang.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan pengangkatan Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid sebagai Ketua Dewan Pembina ABPEDNAS (Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional) Kabupaten Tangerang.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid dalam sambutannya menjelaskan bahwa Badan Permusyawaratan Desa (BPD) memiliki peran penting dalam sistem pemerintahan desa sebagai representasi masyarakat sekaligus mitra strategis kepala desa dalam menjalankan roda pemerintahan.
"Sinergi antara kepala desa, perangkat desa, dan BPD sangat penting untuk memastikan penyelenggaraan pemerintahan desa, pembangunan desa, serta pemberdayaan masyarakat berjalan dengan baik," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Pihaknya menyampaikan apresiasi kepada Kejaksaan Agung RI, Pemerintah Provinsi Banten, serta seluruh jajaran Kejaksaan yang telah memberikan perhatian dan pendampingan kepada aparatur desa melalui program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa).
“Kami berterima kasih kepada Pak Jamintel, Pak Gubernur, Ibu Kajati, serta seluruh jajaran Kejaksaan yang telah memberikan perhatian kepada kepala desa, perangkat desa, dan juga BPD. Dengan pendampingan ini diharapkan mereka memiliki ketenangan dalam menjalankan tugas sehingga penyelenggaraan pemerintahan desa dapat berjalan dengan baik dan sukses,” katanya.
Ia juga mengapresiasi kepercayaan yang diberikan pihak Kejaksaan Agung RI kepada Kabupaten Tangerang sebagai lokasi pelaksanaan sosialisasi kesadaran hukum dan penguatan peran BPD dalam pemerintahan desa.
“Kami juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Tangerang sebagai lokus pelaksanaan kegiatan ini. Semoga kolaborasi ini semakin memperkuat penyelenggaraan pemerintahan desa di daerah kami,” tambahnya.
Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan bahwa program Jaksa Garda Desa merupakan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa agar lebih transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan hukum.
“Program Jaksa Garda Desa menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa serta memastikan pembangunan desa berjalan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.
Menurutnya, aparatur desa menghadapi berbagai tantangan dalam pengelolaan anggaran dan administrasi pemerintahan, sehingga pendampingan hukum dari Kejaksaan menjadi sangat penting.
“Kehadiran Jaksa Garda Desa bukan hanya memberikan pemahaman hukum, tetapi juga membangun kepercayaan diri aparatur desa untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan benar,” ungkapnya.
Sementara itu, Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung RI Prof. Reda Manthovani mengungkapkan bahwa Kabupaten Tangerang menjadi salah satu daerah pertama yang menjadi lokasi uji coba penerapan aplikasi Jaga Desa.
“Pertama kali program penerapan aplikasi Jaga Desa saya uji coba di Kabupaten Tangerang. Alhamdulillah dengan konsolidasi yang baik antara kejaksaan dan aparat penegak hukum lainnya, kasus tindak pidana korupsi yang melibatkan perangkat desa di sini tidak ada,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa ke depan pengawasan tata kelola desa akan semakin diperkuat dengan melibatkan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai mitra dalam melakukan monitoring pembangunan desa.
“Pemberdayaan BPD ini bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk memastikan tata kelola pemerintahan desa berjalan dengan baik, transparan, dan akuntabel,” tegasnya.
Pihaknya berharap melalui kegiatan ini, sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, BPD, serta Kejaksaan dapat semakin kuat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang bersih, profesional, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (Red)
Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid secara resmi membuka kegiatan Bazar Ramadan Pemerintah Kabupaten Tangerang yang digelar di Gedung Serbaguna (GSG) Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Kamis (12/3/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menjelaskan Bazar Ramadan tersebut digelar untuk membantu meringankan beban masyarakat dan meningkatkan daya beli masyarakat dengan menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan harga pasar.
“Tujuan kegiatan ini adalah untuk meringankan beban masyarakat, khususnya yang berada di sekitar pusat pemerintahan. Harga-harga yang disediakan di bazar ini lebih murah dari harga pasar, seperti paket sembako, minyak goreng, daging ayam, hingga daging sapi,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid
Ia menambahkan bahwa momentum bulan suci Ramadan harus juga dimanfaatkan untuk meningkatkan kepedulian sosial serta memperkuat semangat kebersamaan dalam melayani masyarakat.
“Bulan Ramadan adalah bulan yang penuh rahmat, ampunan, dan keberkahan. Mari kita jalani bulan suci ini dengan penuh kebahagiaan serta meningkatkan kepedulian dan pengabdian kita kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan Bazar Ramadan dapat terus digelar setiap tahun karena dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat yang ingin memperoleh kebutuhan pokok selama bulan Ramadan sekaligus menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri..
“Siapapun nanti yang bertugas, kegiatan seperti ini harus tetap dijalankan karena manfaatnya sangat dirasakan oleh masyarakat,” tandasnya.
Pihaknya pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam menyelenggarakan kegiatan Bazar Ramadan yang menjadi salah satu bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu meringankan beban masyarakat.
“Terima kasih kepada seluruh perangkat daerah, para camat, asisten, staf ahli, serta semua pihak yang telah bekerja sama dan bergandeng tangan untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Tangerang,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Tangerang, Dewi Soma Atmaja, menjelaskan bahwa Bazar Ramadan tersebut menyediakan berbagai kebutuhan pokok untuk persiapan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dengan harga yang sangat terjangkau masyarakat
Bazar Ramadan tersebut dapat terselenggara berkat dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak, di antaranya Tim Penggerak PKK Kabupaten Tangerang, Dharma Wanita Persatuan dari unsur pelaksana 29 kecamatan se-Kabupaten Tangerang, seluruh perangkat daerah, BUMD, RSUD Kabupaten Tangerang, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tangerang, serta berbagai perusahaan dan mitra lainnya.
“Alhamdulillah pada bazar kali ini tersedia sebanyak 12 ribu lebih paket sembako yang dijual dengan harga rata-rata sekitar 50 persen lebih murah dari harga pasar,” ujar Dewi.
Ia menambahkan bahwa paket sembako yang disediakan tersebut diperuntukkan bagi masyarakat desa yang berada di sekitar Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang dengan menggunakan sistem kupon agar penyalurannya lebih tepat sasaran.
"Selain paket sembako, Bazar Ramadan juga menghadirkan berbagai produk kebutuhan pokok dan produk UMKM binaan yang turut meramaikan kegiatan tersebut," imbuhnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang Intan Nurul Hikmah membuka kegiatan High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Tangerang. Kegiatan tersebut digelar di Hotel Lemo, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Kamis (12/3/2026).
Dalam sambutannya, Wabup Intan menekankan pentingnya optimalisasi pendapatan daerah, khususnya melalui pengelolaan retribusi daerah yang lebih efektif dan akuntabel. Salah satu langkah yang perlu dilakukan adalah dengan penyempurnaan sistem WEB Register sebagai sistem utama dalam pengelolaan retribusi daerah di Kabupaten Tangerang.
Ia menyampaikan bahwa penyempurnaan sistem tersebut juga merupakan salah satu rekomendasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), sehingga perlu menjadi perhatian bersama seluruh perangkat daerah.
“Kita perlu menyepakati bersama bagaimana arah perbaikan dan pengembangan sistem WEB Register sebagai sistem utama dalam pengelolaan retribusi di Kabupaten Tangerang. Penyempurnaan sistem ini juga merupakan salah satu rekomendasi dari Badan Pemeriksa Keuangan,” ujar Intan.
Menurutnya, tindak lanjut terhadap rekomendasi tersebut sangat penting agar pengelolaan retribusi daerah semakin akuntabel, transparan, dan mampu meningkatkan pendapatan daerah secara optimal.
“Melalui forum ini saya berharap dapat dihasilkan kesepakatan mengenai arah pengembangan sistem WEB Register, apakah akan dilakukan penyempurnaan secara terintegrasi atau disesuaikan dengan kebutuhan proses bisnis masing-masing perangkat daerah,” ungkapnya.
Selain penyempurnaan WEB Regiater, Wabup Intan juga menyoroti pentingnya peningkatan efisiensi dan transparansi pada belanja daerah melalui pemanfaatan Kartu Kredit Indonesia (KKI) sebagai instrumen pembayaran pemerintah daerah.
“Kita perlu terus mendorong pemanfaatan KKI ini sebagai instrumen pembayaran belanja pemerintah daerah yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel. Saya berharap pada tahun ini proses penetapan kebijakan dapat dipercepat sehingga pemanfaatan KKI dapat berjalan lebih optimal sejak awal tahun anggaran,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan juga menegaskan pentingnya penguatan infrastruktur dan ekosistem digital di Kabupaten Tangerang. Menurutnya, pembangunan daerah ke depan tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga harus diimbangi dengan pembangunan infrastruktur digital.
“Digitalisasi tidak hanya mendukung sistem pemerintahan, tetapi juga memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses berbagai layanan dan informasi. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah memperluas akses internet di ruang-ruang publik seperti taman edukasi, ruang terbuka hijau, taman bermain, serta berbagai fasilitas pelayanan masyarakat lainnya,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang, Slamet Budhi Mulyanto menyampaikan bahwa kegiatan High Level Meeting merupakan salah satu indikator penilaian dalam Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD). Melalui forum ini, pimpinan daerah diharapkan dapat memberikan arahan kepada perangkat daerah terkait optimalisasi digitalisasi layanan pajak dan retribusi.
“Kegiatan hari ini kita melaksanakan rapat High Level Meeting yang menjadi salah satu indikator penilaian TP2DD. Melalui pertemuan ini diharapkan pimpinan dapat memberikan arahan kepada para kepala OPD terkait pemanfaatan digitalisasi untuk mempermudah pelayanan pajak maupun retribusi bagi masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga membahas evaluasi implementasi digitalisasi, kesiapan serta penyempurnaan aplikasi layanan, dan koordinasi dengan Dinas Kominfo untuk memperluas akses internet di ruang publik agar masyarakat lebih mudah mengakses berbagai layanan pemerintah secara daring.
“Ke depan, fokus kami bukan sekadar mengejar status juara Championship TP2DD, tetapi mendorong masyarakat beralih ke sistem digital sehingga pembayaran pajak dan retribusi dapat dilakukan dengan mudah di tengah aktivitas mereka. Kami berharap transisi ini berdampak pada peningkatan pendapatan asli daerah,” pungkasnya. (Red)