Kota Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus melakukan pemantauan di sejumlah titik lokasi yang terdampak banjir. Berdasarkan pemantauan per pagi ini, Jembatan Alamanda Periuk sudah bisa dilewati kendaraan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Mahdiar menuturkan, Jembatan Alamanda Periuk yang sebelumnya akses lalu lintasnya terputus dalam beberapa hari terakhir sudah kembali dimanfaatkan oleh para pengguna jalan. Hal ini menandakan perkembangan penyurutan sejumlah titik lokasi berjalan signifikan seiring dengan penanganan petugas gabungan yang masih disiagakan khususnya di Kecamatan Periuk, Kota Tangerang.
”Kami terus memantau perkembangan banjir di lapangan, seiring dengan banyaknya lokasi yang mulai surut, salah satu akses lalu lintas vital di wilayah Kecamatan Periuk dan sekitarnya, yakni Jembatan Alamanda sudah bisa dilawati kendaraan lagi,” ujar Mahdiar, Senin (26/1/26).
Di sisi lain, Pemkot Tangerang terus mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah ancaman banjir susulan. Berdasarkan pemantauan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang lewat situs dan aplikasi Si Pantau juga menunjukkan ketinggian muka air Kali Ledug di Jembatan Alamanda Periuk masih berstatus ”awas” atau sekitar 3,45 meter.
”Kami melakukan pemantauan pagi ini sudah banyak kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang sudah lalu lalang melewati Jembatan Alamanda. Meski begitu, masyarakat tetap harus waspada karena ketinggian air Kali Ledug di sana masih sangat tinggi bahkan berstatus awas,” pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang membuka acara Aya Sophia Islamic School (ASIS) Expo yang digelar di Mall Ciputra Citra Raya, Senin (26/01/26)
Dalam sambutannya, Wabup Intan menekankan bahwa pendidikan menyeluruh itu tidak hanya mengejar capaian akademik, namun juga harus mampu menguatkan karakter, spiritualitas, kreativitas, dan kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan lingkungan.
"Proses pendidikan menyeluruh itu tidak hanya menekankan capaian akademik, tetapi juga penguatan karakter, spiritualitas, kreativitas, dan kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan lingkungan.Pendidikan harus mampu melahirkan generasi yang cerdas secara intelektual, kuat secara spiritual, dan matang secara emosional," tandas Wabup Intan
Menurut dia, pola asuh (Parenting), wisuda tahfidz, pentas siswa, serta pameran hasil karya dan belajar anak didik adalah satu kesatuan sebuah filosofi pendidikan Islam yang bertujuan untuk membentuk insan berilmu, berakhlak, dan berdaya saing. Pihaknya pun mengapresiasi pihak Aya Sophia Islamic School yang terus berkomitmen menghadirkan pendidikan berkualitas, berlandaskan nilai-nilai keislaman, serta adaptif terhadap perkembangan zaman.
"Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Aya Sophia Islamic School yang terus berkomitmen menghadirkan pendidikan berkualitas, berlandaskan nilai-nilai keislaman, serta adaptif terhadap tantangan global dan kemajuan teknologi," ucapnya
Wabup Intan juga mengajak kepada pihak sekolah, para orang tua dan para siswa agar bersama-sama terus menguatkan sinergi dan kolaborasi menciptakan pendidikan yang berkualitas, sesuai dengan perannya masing-masing
"Kepada para orang tua, saya mengajak untuk terus menjadi mitra utama sekolah. Pendidikan terbaik tidak lahir dari satu pihak saja, melainkan dari sinergi yang kokoh antara rumah dan sekolah. Kepada anak-anakku sekalian, teruslah bermimpi, berkarya, berakhlak mulia dan mampu menjadi generasi yang membanggakan orang tua, agama, dan daerah ," ujarnya .
Pihaknya berharap ASIS EXPO 2026 tersebut dapat menjadi ruang inspirasi, apresiasi, dan motivasi bagi seluruh peserta, sekolah dan para orang tua serta bisa manjadi pijakan menuju masa depan yang semakin gemilang.
Saya berharap ASIS EXPO 2026 dapat menjadi ruang inspirasi, apresiasi, dan motivasi bagi seluruh peserta. Semoga setiap karya yang ditampilkan menjadi saksi dari proses belajar yang bermakna dan menjadi pijakan menuju masa depan yang semakin gemilang," pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id -- BUpati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid meninjau lokasi banjir di Desa Cirumpak, Kec. Kronjo, Senin (26/01/26)
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyi bersama unsur Forkopimda, Dansatradar, tokoh masyarakat Kiai Hamzah, Kepala BPBD, Camat Kronjo sudah merumuskan beberapa upaya penanganan jangka pendek yang harus segera dilakukan untuk membantu warga yang rumahnya tergenang banjir.
"Tadi kita sudah rumuskan di tenda pengungsian bahwa upaya-upaya harus kita lakukan. Yang pertama adalah masyarakat yang rumahnya terkena banjir ini supaya bisa diungsikan ke tempat yang lebih aman dan mudah dijangkau lokasinya," ungkap Bupati Maesyal Rasyid
Dia menambahkan semua pihak terlibat dan turun tangan membantu warga Desa Cirumpak. Selain dari Pemkab Tangerang melalui Dinas Sosial dan BPBD, bantuan lainnya juga terlah didapatkan di antaranya berasal dari Provinsi Banten, Kodim 0510 dan Satradar serta beberapa pihak lainnya.
"Kami sudah mendapatkan bantuan dari Pemprov Banten, tenda, juga dari Dansatradar, dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah, dari Kodim, dari Dinsos sudah kita bawa ke sini," imbuhnya.
Lebih lanjut, dia juga menjelaskan bahwa selain tenda dan lokasi pengungsian, pihaknya bersama pihak terkait sudah merumuskan bantuan logistik selama warga berada di pengungsian dan posko kesehatan.
"Selama di pengungsian, tadi sudah kita rancang dan rumuskan untuk kebutuhan sehari-hari mereka. Kebutuhan sehari-hari mereka untuk makannya sudah juga kita bagi tugas dan nanti yang bertanggung jawab adalah Pak Camatnya,"ujarnya
Dia juga sudah menginstruksikan langsung kepada Dinas kesehatan dan jajarannya untuk segera mendirikan posko-posko kesehatan dan jemput bola kepada warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan.
"Yang berikutnya, Dinkes sudah saya minta juga supaya Puskesmas standby. Puskesmas di Kronjo ini standby di sini untuk jemput bola dan memeriksa kesehatan masyarakat di sini," tandasnya
Terkait dengan penanganan banjir jangka panjangnya, Bupati Tangerang bersama para kepala daerah lainnya juga akan menghadiri Rakor penanganan banjir yang dipimpin langsung Gubernur Banten.
"Rapat berkaitan dengan penanganan banjir wilayah yang ada di dua sungai: Sungai Cidurian dan Sungai Cimanceuri. Ini akan kita bahas, rapatkan bersama dengan Pak Gubernur hari ini jam 1. Mudah-mudahan bajir ini cepat surut, begitu juga sungainya," pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Kecamatan Legok menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun Anggaran 2027 yang berlangsung interaktif di Gedung Serba Guna (GSG) Politeknik Penerbangan Indonesia, Kecamatan Legok, Senin (26/01/2026).
Musrenbang tersebut dihadiri oleh Anggota DPRD Provinsi Banten, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang, perwakilan perangkat daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), tokoh masyarakat, PGRI, serta organisasi kepemudaan dan keagamaan. Kehadiran lintas unsur ini mencerminkan komitmen bersama dalam merumuskan arah pembangunan Kecamatan Legok ke depan secara partisipatif dan berkelanjutan.
Kecamatan Legok memiliki peran strategis dalam pembangunan wilayah Kabupaten Tangerang. Saat ini, Kecamatan Legok dihuni oleh 132.434 jiwa yang tersebar di 10 desa dan 1 kelurahan. Dari sektor pendidikan, Kecamatan Legok memiliki 33 TK, 39 SD sederajat, 21 SMP sederajat, dan 22 SMA sederajat. Selain itu, keberadaan Politeknik Penerbangan Indonesia sebagai perguruan tinggi kedinasan menjadi modal penting dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah tersebut.
Sementara itu, dari sektor kesehatan, Kecamatan Legok didukung oleh tiga fasilitas Puskesmas, yakni Puskesmas Legok, Puskesmas Ciangir, dan Puskesmas Bojong Kamal.
Dalam paparannya, Camat Legok M. Yusuf Fachroji menyampaikan berbagai program pembangunan yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2025. Program tersebut meliputi pembangunan 10 unit bedah rumah tidak layak huni, 13 titik pembangunan betonisasi jalan, 52 titik pembangunan saluran air, drainase dan turap, 25 titik pembangunan paving blok, 25 titik pembangunan hotmix, serta 5 titik pembangunan fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos-fasum).
“Kami bersyukur program-program tersebut telah terealisasi secara berkesinambungan demi mewujudkan masyarakat Legok yang sejahtera,” ungkap Yusuf.
Selain capaian program, Musrenbang Kecamatan Legok juga mengangkat sejumlah isu strategis, di antaranya revitalisasi Pasar Tradisional Legok, kampung budaya di Desa Kemuning serta normalisasi aliran sungai.
“Pasar merupakan pusat perputaran ekonomi masyarakat, sehingga perlu dilakukan revitalisasi agar masyarakat dan para pedagang merasa lebih nyaman. Normalisasi sungai juga penting sebagai upaya pengendalian banjir,” jelasnya.
Pada Musrenbang RKPD Tahun 2027 ini, Kecamatan Legok berhasil menghimpun sebanyak 50 usulan skala prioritas dengan total pagu anggaran sekitar Rp.49 miliar.
“Kami berharap usulan-usulan prioritas yang telah kami himpun dapat terealisasi pada tahun 2027, sehingga berbagai permasalahan pembangunan di Kecamatan Legok dapat terselesaikan secara bertahap,” pungkas Yusuf. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Upaya evakuasi korban banjir terus dilakukan tim relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang. Di Kecamatan Sukamulya dan Kecamatan Kresek, para relawan tanpa mengenal lelah berjibaku dengan banjir untuk membantu warga dievakuasi ke lokasi yang lebih aman setelah rumah mereka terendam air.
Berbekal perahu karet serta koordinasi dengan pengurus RT dan RW setempat, tim relawan menyisir pemukiman warga yang masih terendam banjir. Sejumlah warga diketahui masih bertahan di rumah masing-masing dengan berbagai alasan, mulai dari kekhawatiran meninggalkan hewan peliharaan hingga peralatan dan perabot rumah tangga yang dianggap sayang jika ditinggalkan.
Kepala Bidang Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Tangerang, Suparji Rustam, mengatakan instruksi Ketua PMI Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, disampaikan secara tegas dan lugas kepada seluruh relawan di berbagai tingkatan untuk terus bersiaga. PMI telah siaga sejak sepekan sebelumnya, saat banjir melanda 24 kecamatan di Kabupaten Tangerang.
"Kita memusatkan penanganan di beberapa titik kecamatan, seperti Kronjo, Sukamulya, Kresek dan Kemiri. Di titik tersebut, kondisi banjir masih membutuhkan pertolongan, evakuasi, serta bantuan logistik bagi warga terdampak" ujar Rustam, Senin (26/1).
Rustam menjelaskan, di Desa Legok, Kecamatan Kemiri, tercatat 540 kepala keluarga di empat RT terdampak banjir, yakni RT 10, 11, 12 dan 14. Ketinggian air bervariasi antara 30 hingga 160 sentimeter dan masih merendam pemukiman warga.
"Hasil asesmen di lapangan menunjukkan banjir disebabkan oleh curah hujan tinggi selama beberapa hari, ditambah meluapnya Sungai Cipasilian. Sungai ini terhubung dengan Kecamatan Kemiri, Sukamulya, dan Kronjo, sehingga dampaknya dirasakan di wilayah-wilayah tersebut,” jelasnya.
Selain melakukan evakuasi, PMI juga mendistribusikan bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan darurat warga selama banjir berlangsung.
“Bantuan berupa makanan siap saji, mi instan, beras, dan telur kami salurkan melalui pengurus RT dan RW untuk dikelola secara swadaya,” tegas Rustam.
Ia menambahkan, penanganan kebencanaan harus dilakukan secara terpadu dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan agar penanganan menjadi cepat dan efektif.
“PMI bersama unsur relawan lainnya seperti BPBD, Tagana, serta elemen kemasyarakatan lainnya terus bersiaga di lokasi untuk membantu warga terdampak banjir,” pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id — Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri acara penutupan Training Raya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kabupaten Tangerang Tahun 2026 yang digelar di Gedung Diklat Kitri Bakti Kabupaten Tangerang, Kecamatan Curug, Minggu malam (25/1/26).
Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan menyampaikan apresiasi kepada HMI Cabang Kabupaten Tangerang atas terselenggaranya Training Raya yang dinilai mampu membentuk karakter kepemimpinan, intelektualitas, serta kepekaan sosial mahasiswa.
“Mahasiswa merupakan aset daerah yang memiliki peran strategis sebagai agen perubahan. Pemerintah Kabupaten Tangerang membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan mahasiswa dan organisasi kepemudaan untuk bersama-sama mendorong pembangunan daerah,” ujar Wabup Intan
Ia berharap para peserta Training Raya dapat mengimplementasikan ilmu dan nilai-nilai yang telah diperoleh selama kegiatan, serta aktif berkontribusi di tengah masyarakat dengan menghadirkan solusi atas berbagai persoalan sosial, ekonomi, dan pembangunan.
"Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan lahir kader-kader HMI yang tidak hanya unggul secara intelektual, namun juga memiliki komitmen kuat dalam pengabdian kepada masyarakat, daerah, bangsa, dan negara,"
Lanjut dia, pemerintah daerah berkomitmen untuk mendukung dan mendorong peran mahasiswa dan organisasi kepemudaan lainnya dalam pembangunan daerah, khususnya upaya-upaya penguatan SDM, ketahanan pangan dan ekonomi kerakyatan
"Kehadiran kami di sini merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Tangerang terhadap peran mahasiswa dan organisasi kepemudaan dalam pembangunan daerah, khususnya dalam penguatan sumber daya manusia, ketahanan pangan, dan ekonomi kerakyatan," tandasnya
Acara penutupan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan yang dihadiri juga oleh jajaran pengurus HMI, para instruktur, senior organisasi, serta peserta Training Raya HMI Cabang Kabupaten Tangerang Tahun 2026. (Red)
Tangerang, lensafokus.id — Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, secara resmi membuka dan melepas kegiatan gerak jalan santai dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang (Puspemkab), Minggu (25/1/26).
Dalam sambutannya, Plh. Sekda Iwan Firmansyah menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme peserta yang mengikuti kegiatan tersebut. Ia menilai, peringatan HPN tahun ini berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan.
“Alhamdulillah, pelaksanaan HPN Tahun 2026 ini berlangsung dengan penuh sukacita dan semarak. Tadi kita lihat saat pembukaan gerak jalan, pesertanya membeludak dan antusiasme masyarakat sangat luar biasa,” ujar Iwan Firmansyah.
Dia Iwan menegaskan bahwa kegiatan tersebut mencerminkan hubungan kemitraan yang harmonis antara insan pers dan Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang. Selain itu, kehadiran pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga turut memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal.
“Ini menunjukkan bahwa hubungan antara pers dan Pemerintah Daerah terjalin dengan sangat baik. Saya juga melihat banyak UMKM yang ikut berpartisipasi, ini tentu menjadi semangat bersama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tangerang,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Plh. Sekda juga menyampaikan bahwa Hari Pers Nasional Tahun 2026 direncanakan akan digelar di Provinsi Banten.
“Alhamdulillah, Provinsi Banten dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan HPN 2026. InsyaAllah, seluruh kabupaten dan kota, termasuk Kabupaten Tangerang, akan mendukung penuh pelaksanaan HPN pada 9 Februari 2026 mendatang,” jelasnya.
Dia pun berharap kemitraan yang telah terjalin antara Pemerintah Kabupaten Tangerang dan insan pers, khususnya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tangerang, dapat terus ditingkatkan ke depannya.
“Kami sudah bermitra dengan insan pers, termasuk PWI Kabupaten Tangerang, dengan sangat baik. Mudah-mudahan ke depan, melalui momentum seperti ini, sinergi tersebut dapat semakin kuat,” pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri acara Hari Bakti Taruna ke-80 yang digelar oleh keluarga besar Yayasan 25 Januari 1946 di Taman Makam Pahlawan (TMP) Taruna Kota Tangerang, Minggu (25/01/26).
Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan menjelaskan bahwa Hari Amal Bakti Taruna juga diperingati sebagai peristiwa Lengkong, dimana Mayor Daan Mogot memimpin para taruna Akmil Tangerang melucuti senjata tentara Jepang dan terjadi pertempuran yang menyebabkan gugurnya Mayor Daan Mogot dan pasukannya untuk mempertahankan kemerdekaan.
"Kami hadir disini bersama Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Kota Tangerang, Pemerintah Kota Tangerang Selatan menghadiri kegiatan di Taman Makam Pahlawan Taruna Kota Tangerang, dalam rangka memperingati peristiwa Lengkong 25 Januari 1946. Di mana hari tersebut oleh TNI AD dijadikan sebagai Hari Bakti Taruna dan tahun ini yang ke 80," ujar Wabup Intan
Menurut dia, semangat perjuangan, pengorbanan dan keiklasan para pejuang yang gugur pada 25 Januari 1946 dalam Peristiwa Lengkong harus terus diingat dan dijadikan inspirasi serta dorongan bagi para generasi penerus untuk aktif berjuang bersama dalam pembangunan di segala bidang.
"Semoga momen ini bisa terus kita peringati sebagai bagian dari mengingat jasa-jasa para pahlawan dan kemudian mengaplikasikan apa yang dicita-citakan oleh pahlawan yang telah gugur untuk bersama-sama berjuang mengisi dan meneruskan perjuangan dalam pembangunan," ungkapnya
Sementara itu, Danrem 052/Wijayakrama, Brigjen TNI Faisal Rizal mengatakan bahwa peringatan Hari Bhakti Taruna ini bertujuan agar patriotisme taruna-taruna Akademi Militer Tangerang ini bisa berkelanjutan dan dijadikan contoh bagi generasi muda penerus bangsa tanpa melihat perbedaan sosial, suku dan agama
"Kita sebagai generasi penerus dari senior-senior kami yang telah berjuang mengorbankan jiwa dan raganya menjadikan ini sebagai teladan bagi kita semua. Pengorbanan mereka untuk negara dan bangsa tidak pernah melihat suku, ras, dan agama, golongan, tapi semuanya untuk Indonesia," ujar Brigjen Faisal
Lanjut dia, selain ziarah dan tabur bunga di TMP Taruna, pada peringatan Hari Bakti Taruna ke-80 juga digelar bakti sosial berupa pemberian santunan kepada warakawuri se-Garnisun Tangerang Raya ini, dan donor darah.
"Bakti Sosial kepada masyarakat yang kurang mampu kurang lebih ada 200 orang, kemudian ada kegiatan donor darah kurang lebih juga sebanyak 200 orang yang kita lakukan secara bertahap," ungkapnya
Dia menandaskan bahwa selain untuk mengenang dan melestarikan nilai-nilai pengorbanan para pahlawan yang gugur pada peristiwa Lengkong 25 Januari 1946, seluruh jajarannya juga berkomitmen untuk terus menjadikan Hari Bakti Taruna sebagai kegiatan yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid bersama Gubernur Banten, Andra Soni mengunjungi dan meninjau beberapa titik lokasi banjir di Perum Vila Tomang dan Situ Gelam, Desa Gelam Jaya Kec. Pasar Kemis, Sabtu (24/01/26).
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan bahwa Pemkab Tangerang bersama Pemerintah Provinsi Banten terus melakukan kolaborasi dan koordinasi dalam rangka percepatan penanganan banjir di wilayah Situ Gelam
"Kami bersama Pemerintah Provinsi terus berupaya mempercepat penanganan masalah pengairan di wilayah Situ Gelam. Sebagai langkah nyata, Gubernur telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengerahkan bantuan teknis tambahan ke lokasi terdampak," ungkap Bupati Maesyal Rasyid
Dia menambahkan bahwa kolaborasi dan koordinasi intensif yang telah dilakukan merupakan bentuk tanggung jawab penuh jajaran pemerintah terhadap kondisi wilayah dan kenyamanan warga. Hasil koordinasi lebih lanjut tersebut antara lain dengan mendatangkan unit pompa tambahan
"Saat ini kami sudah berkoordinasi dengan pihak Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane yaitu mendatangkan peralatan unit pompa mobile dengan kapasitas besar yakni 2000 liter per detik untuk mempercepat proses penyedotan air. Saat ini sedang dalam perjalanan," jelasnya
Pihaknya berharap adanya tambahan pompa mobile tersebut dapat mengatasi kendala untuk mempercepat pengurangan volume debit air Situ Gelam.
"Upaya ini diharapkan dapat menjadi solusi cepat dalam mengatasi kendala debit air yang ada di Situ Gelam sehingga aktivitas warga dapat kembali berjalan normal dalam waktu singkat," harapnya
Sementara itu, Gubernur Banten, Andra Soni mengungkapkan salah satu permasalahan yang harus segera diatasi bersama adalah normalisasi Sungai Cirarab yang berada di dua wilayah yaitu Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang. Pihaknya juga akan segera melakukan rapat koordinasi lintas sektor dan wilayah untuk menetapkan kesamaan visi, baik permasalah maupun solusinya secara bersama dan menyeluruh.
"Salah satu permasalahan yang harus segera diatasi bersama adalah normalisasi Sungai Cirarab. Kemudian hari ini juga melibatkan Balai Besar C2 ya, Ciliwung Cisadane. InsyaAllah hari Senin, kita akan melakukan rapat koordinasi membahas hasil dari peninjauan kita ke lapangan untuk menyamakan visi dan solusi terbaik bersama," ungkap Andra Soni
Menanggapi salah satu usul Cost-Sharing dari Bupati Tangerang, pada prinsipnya pihaknya sangat mendukung usulan tersebut agar penanganan banjir dapat dilakukan secara komprehensif dan menyeluruh.
"Salah satu usul Cost-sharing dari Pak Bupati itu, bupati keluar uangnya, walikota keluar uangnya, gubernur keluar uangnya, pusat keluar uangnya. Jadi mengerjakan satu permasalahan secara komprehensif. Sehingga bukan memindahkan air, tapi benar-benar air itu menuju ke jalur yang sebenarnya," jelasnya
Lanjut dia, upaya-upaya lainnya seperti menertibkan bangunan-bangunan yang tidak semestinya ada di bantaran sungai juga harus dilakukan karena dampaknya memperlambat air bergerak ke muara.
"Contoh, tempat ini, itu kan harusnya sempadan itu 20 meter dari sungai, tapi kenyataannya berbatasan langsung dengan tembok. Nah, ini apa yang harus kita selesaikan, apa yang harus kita kerjakan," tandasnya.
TANGERANG, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, meninjau langsung kondisi warga yang terdampak banjir di wilayah Kecamatan Kresek pada Sabtu (24/1/,26).
Dalam kunjungannya tersebut, Wabup Intan meninjau beberapa titik pengungsian dan rumah warga yang masih terendam air akibat intensitas hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir serta menyapa warga dan mendengarkan keluhan terkait kebutuhan mendesak di lapangan yang diperlukan saat ini.
Menurut dia, prioritas utama pemerintah saat ini adalah hadir langsung dan memastikan keselamatan warga dan pemenuhan kebutuhan dasar di posko-posko pengungsian.
“Kami hadir untuk memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan penanganan yang layak. Fokus utama kita adalah keselamatan jiwa dan kesehatan, terutama bagi lansia dan anak-anak,” ujar Wabup Intan.
Lanjut dia, sebagai bentuk kehadiran dan kepedulian nyata, Pemerintah Kabupaten Tangerang menyerahkan bantuan berupa paket sembako, perlengkapan bayi, serta obat-obatan. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang aktivitas ekonominya terhenti akibat banjir.
“Bantuan sembako ini kami salurkan untuk memenuhi kebutuhan pangan warga selama masa darurat. Saya sudah instruksikan Dinas Sosial dan BPBD untuk terus memantau stok bantuan agar tidak ada warga yang kekurangan,” tandasnya.
Selian memberikan bantuan logistik, dia juga melakukan evaluasi secara singkat terhadap kondisi drainase dan aliran sungai di wilayah Kresek. "Kami akan segera melakukan koordinasi lamjutan dengan dinas terkait untuk mencari solusi jangka panjang guna meminimalisir risiko banjir di masa mendatang," jelasnya
Pihaknya juga menghimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan susulan dan selalu mengikuti arahan dari petugas di lapangan terkait evakuasi jika debit air kembali meningkat.
Turut hadir mendampingi Wakil Bupati antara lain: camat beserta jajaran Forkopimcam Kec. Kresek, anggota DPRD Kabupaten Tangerang dan perwakilan OPD. (Red)