Admin

Admin

Piala Bupati Cup U-17 2026 Usai, Panongan Keluar sebagai Juara, 30 Pemain Terbaik Segera Dibentuk Jadi Tim Kabupaten

TANGERANG, lensafokus.id — Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid secara resmi menutup Kejuataan Piala Bupati Cup U-17 Tahun 2026. Kecamatan Panongan keluar sebagai juara setelah mengalahkan Kecamatan Cisauk melalui drama adu penalti dalam laga final yang berlangsung di Stadion Indomilk Arena Sport Center, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Minggu (27/9/26).

Bupati Maesyal menyerahkan langsung trofi Piala Bupati Cup U-17 kepada tim Kecamatan Panongan sebagai juara. Sementara Kecamatan Cisauk harus puas sebagai runner-up setelah pertandingan berlangsung sengit dan berimbang.

Dalam waktu normal 2x40 menit, kedua tim bermain sama kuat dengan skor 1-1. Hasil tersebut membuat pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti, yang akhirnya dimenangkan Kecamatan Panongan.

Bupati Maesyal mengatakan, hasil pertandingan tersebut menunjukkan bahwa pembinaan sepak bola di tingkat kecamatan terus berkembang. Ia mengapresiasi seluruh tim yang telah bertanding dengan sportif serta para camat dan panitia yang telah mendukung pelaksanaan kompetisi.

“Pertandingan sangat berimbang. Sampai 2x40 menit skornya 1-1 dan dilanjutkan dengan adu penalti. Alhamdulillah, Kecamatan Panongan menjadi juara. Tetapi Kecamatan Cisauk jangan kecil hati, karena ini merupakan persembahan luar biasa untuk Kecamatan Cisauk,” ujar Bupati Maesyal

Menurutnya, Piala Bupati Cup tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari proses pencarian dan penyiapan talenta-talenta muda sepak bola Kabupaten Tangerang.

Lanjut dia, dari hasil pemantauan selama turnamen, terdapat sekitar 80 pemain yang akan kembali diseleksi. Nantinya, sebanyak 26 hingga 30 pemain terbaik akan dipersiapkan menjadi tim U-17 Kabupaten Tangerang.

“Hasil pembinaan ini akan segera kita tindak lanjuti. Ada sekitar 80 pemain yang sudah dipantau, kemudian akan diseleksi sehingga nantinya ada sekitar 26 sampai 30 pemain U-17 tingkat Kabupaten Tangerang yang akan terus dilatih,” ungkapnya.

Bupati Maesyal menegaskan, para pemain tersebut akan mendapatkan pembinaan secara berkelanjutan dengan melibatkan pelatih dan mantan pemain Persita. Pembinaan tersebut diharapkan dapat membuka peluang bagi para pemain muda untuk melanjutkan karier ke level yang lebih tinggi, termasuk Persita maupun kompetisi profesional lainnya.

“Kita persiapkan 26 sampai 30 pemain untuk menjadi tim U-17 Kabupaten Tangerang. Pembinaannya harus berkelanjutan. Pelatih akan kita cari, termasuk melibatkan mantan-mantan pemain Persita,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh camat se-Kabupaten Tangerang, khususnya Camat Pagedangan dan Camat Sukadiri, Ketua PSSI Kabupaten Tangerang, KONI, serta panitia penyelenggara yang telah mendukung terselenggaranya kompetisi.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Piala Bupati Cup U-17 2026, Ahmad Chumaedi, mengatakan kompetisi yang berlangsung selama kurang lebih selama tiga pekan tersebut berjalan lancar, tertib, sportif dan kondusif.

Ia mengapresiasi dukungan para kepala wilayah yang turut hadir dan memberikan motivasi kepada peserta maupun panitia selama pertandingan berlangsung.

“Alhamdulillah Piala Bupati ini berjalan lancar, tertib, damai, sportif dan kondusif. Dukungan para camat luar biasa, termasuk Camat Pagedangan dan Camat Sukadiri yang terus membersamai panitia dan peserta,” ujarnya.

Ahmad menambahkan, pembinaan sepak bola di Kabupaten Tangerang akan terus dikembangkan. Setelah pada tahun ini menggelar kompetisi kelompok usia U-10, U-12, U-13, U-15 dan U-17, PSSI Kabupaten Tangerang juga mulai menyiapkan program kompetisi sepak bola wanita pada 2027 mendatang

“InsyaAllah tahun 2027 kita akan melaksanakan kejuaraan sepak bola wanita. Dari sekarang sudah mulai kami persiapkan,” ungkapnya.

Lanjut dia, PSSI Kabupaten Tangerang juga berencana akan meningkatkan kompetensi pelatih melalui program kursus dan pelatihan kepelatihan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pembinaan sepak bola berjalan lebih profesional dan berkelanjutan.

“Pelatih harus berlisensi. Ini menjadi kepentingan kita bersama supaya proses pembinaan dan pelaksanaan kegiatan sepak bola semakin baik,” pungkasnya. (Red)

Wabup Intan Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Budaya Hidup Sehat

Tangerang, lensafokus.id – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri kegiatan Peringatan Hari Osteoporosis Nasional (HON) sekaligus memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) yang diselenggarakan Persatuan Warga Tulang Sehat Indonesia (PERWATUSI) Kabupaten Tangerang di Area Outdoor Indomilk Arena Stadium, Kec. Kelapa Dua, Minggu (27/09/26).

Dalam sambutannya, Wabup Intan mengajak masyarakat untuk menjadikan acara tersebut sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan tulang sekaligus membudayakan olahraga dalam kehidupan sehari-hari.

"Mari kita jadikan acara ini untuk lebih mempertegas komitmen bersama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan tulang sekaligus membudayakan olahraga dalam kehidupan sehari-hari," ujar Wabup Intan

Ia mengungkapkan bahwa berolahraga bersama tidak hanya menjadi sarana menjaga kebugaran dan kebersamaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan tulang, seiring bertambahnya usia. Menurut dia, menjaga kesehatan tidak selalu harus dilakukan melalui olahraga yang berat. Olahraga yang bisa dilakukan adalah senam, sebagai salah satu aktivitas fisik yang ringan dan dapat dilakukan secara rutin oleh masyarakat.

“Jangan sampai kita baru sadar dan baru berolahraga kalau badan kita sudah ada yang dirasa. Senam ini merupakan salah satu olahraga yang tidak berat dan bisa dilakukan setiap hari dan menyenangkan,” ungkapnya

Wabup Intan juga menandaskan kebiasaan hidup sehat harus perlu terus dibangun secara konsisten, dimulai dari diri sendiri. Ia pun mengajak masyarakat untuk mengurangi kebiasaan bermalas-malasan dan menggantinya dengan aktivitas yang dapat menjaga kebugaran tubuh.

“Jangan jadikan bermalas-malasan di hari Sabtu atau Minggu sebagai budaya, tapi jadikan budaya olahraga menjadi budaya hidup sehat kita sehari-hari. Olahraga itu kita mulai dari diri sendiri,” tandasnya.

Ia berharap semangat berolahraga dapat terus tumbuh di tengah masyarakat dan menjadi bagian dari kehidupan keluarga. Dengan tubuh yang sehat dan kuat, masyarakat diharapkan dapat menjalankan berbagai aktivitas dengan lebih baik sekaligus tetap memiliki waktu dan kesempatan untuk berkumpul bersama keluarga dalam suasana yang lebih bahagia.

“Mudah-mudahan semua yang hadir di sini sehat, kuat, sehingga sampai rumah bisa bertemu dengan keluarga dengan hati yang bahagia dan sehat juga,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua PERWATUSI Pusat, Ketua PERWATUSI Kabupaten Tangerang beserta jajaran pengurus, Ketua DPD PERWATUSI Banten, pengurus KORMI Kabupaten Tangerang, para instruktur senam, para pelaku UMKM, serta masyarakat Kabupaten Tangerang. (Red)

Bupati Maesyal Lepas Ribuan Peserta Tangkab Fun Run 2026

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melepas ribuan peserta Tangkab Fun Run 2026 di Pasar Modern Intermoda BSD, Minggu (27/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat untuk membiasakan hidup sehat sekaligus mempererat silaturahmi melalui olahraga bersama.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, Tangkab Fun Run 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun kebersamaan di tengah masyarakat. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan.

“Tangkab Fun Run 2026 ini tujuannya yang pertama supaya kita bisa terus bersilaturahmi. Yang kedua, kita bisa olahraga. Dengan olahraga, insyaAllah kita bisa sehat, segar, dan juga cerdas dalam menjalankan aktivitas. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Menurutnya, olahraga bersama menjadi salah satu cara sederhana untuk menjaga kebugaran sekaligus membangun semangat kebersamaan. Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga terus melakukan upaya-upaya peningkatan pelayanan publik melalui digitalisasi, sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan transparan, termasuk dalam mendukung aktivitas ekonomi dan akses keuangan di wilayah Kabupaten Tangerang.

“Ramai-ramai kita berusaha untuk bisa sehat dengan lari pagi, sehingga masyarakat juga sehat. Begitu juga dalam kondisi ini, kita terus berusaha meningkatkan fungsi pelayanan dalam rangka melayani masyarakat melalui digitalisasi, sehingga ada kemudahan, kecepatan, dan transparansi, terutama terkait dengan perputaran ekonomi dan akses keuangan yang ada di wilayah Kabupaten Tangerang,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal juga mengingatkan para peserta untuk menjaga ketertiban selama mengikuti rute lari yang berjarak kurang lebih lima kilometer. Mengingat rute yang dilalui menggunakan jalan umum, peserta diimbau tetap memperhatikan keselamatan dan ketertiban hingga kembali ke lokasi kegiatan.

“Saya titip dalam perjalanan kurang lebih lima kilometer nanti supaya menyesuaikan dengan ketertiban karena kita juga melalui jalan umum. Mudah-mudahan kembalinya pun datang ke sini dalam keadaan sehat walafiat,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah mengatakan, Tangkab Fun Run 2026 diikuti sekitar 2.000 peserta. Ia berharap jumlah peserta pada pelaksanaan tahun depan dapat semakin bertambah, sehingga kegiatan olahraga bersama tersebut dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

“Fun run kali ini ada 2.000 peserta, mudah-mudahan tahun depan bisa lebih banyak lagi. Selain sehat, fun run ini juga memiliki sisi sosial. Hasil dari kegiatan ini akan kita sumbangkan kepada saudara-saudara kita di daerah yang membutuhkan air bersih, terutama di musim kemarau ini,” ujar Wabup Intan.

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten Yusuf Wicaksono mengatakan, Bank Indonesia terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mempercepat pembentukan ekosistem pembayaran digital di daerah. Upaya tersebut dilakukan melalui digitalisasi transaksi untuk mendorong efisiensi perekonomian dan tata kelola pemerintahan.

Yusuf mengapresiasi komitmen Pemkab Tangerang dalam menerapkan transaksi digital. Menurutnya, apresiasi tersebut semakin kuat setelah Kabupaten Tangerang berhasil meraih Juara 1 Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Tingkat Nasional untuk Wilayah Jawa-Bali. “Kami memberikan apresiasi yang tinggi atas komitmen Pemkab Tangerang dalam menerapkan transaksi digital,” ujarnya.

Ia berharap sinergi Bank Indonesia dan Pemkab Tangerang terus diperkuat untuk mewujudkan ekosistem digital yang inklusif dan menjangkau seluruh masyarakat. Menurutnya, pembayaran digital tidak hanya mendukung modernisasi layanan publik, tetapi juga memperkuat ekonomi lokal serta mendorong pemerintahan yang inovatif. (Red)

Buka PORSADIN VII, Bupati Tangerang Dorong Santri Berprestasi dan Berakhlak

TANGERANG, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid secara resmi membuka Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) ke-VII tingkat Kabupaten Tangerang. Acara tersebut digelar di Alun-alun Balaraja. Minggu (27/9/26).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal mengatakan, PORSADIN bukan sekadar ajang perlombaan olahraga dan seni, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat kenersamaan dan menggali serta mengembangkan potensi santri Madrasah Diniyah Takmiliyah di bidang keagamaan, seni maupun olahraga.

"PORSADIN ini bukan hanya jadi ajang perlombaan, tapi juga menjadi tempat untuk saling memperkuat kebersamaan dan menggali serta mengembangkan bakat, minat, potensi para santri Madradah Diniyah," ungkap Bupati Maesyal

Menurutnya, pendidikan keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki akhlak baik, kedisiplinan, tanggung jawab, kreativitas dan mental yang kuat. Untuk itu, ia berpesan kepada seluruh peserta agar sportif dan semangat dalam bertanding.

“Bertandinglah dengan semangat, berkompetisilah dengan sportif, dan raihlah prestasi dengan cara yang baik. Jangan hanya mengejar kemenangan, perbanyaklah teman,” pesannya

Bupati Maesyal menegaskan bahwa prestasi harus berjalan seiring dengan akhlak. Para santri diharapkan mampu menjadi generasi yang berilmu, beriman, sehat, kreatif dan berdaya saing serta membawa nama baik agama, keluarga dan Kabupaten Tangerang.

Ia juga mengajak para ulama, FKDT, lembaga pendidikan keagamaan, orang tua dan masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi dalam membangun generasi muda Kabupaten Tangerang yang berkarakter dan berakhlakul karimah.

“Mati kita perkuat sinergi dan kolaborasi dalam membangun generasi muda Kabupaten Tangerang yang tangguh, berkarakter dan berakhlakul karimah. Karena mereka adalah calon pemimpin masa depan kita semua," pungkasnya. (Red)

Kejurnas TOS Marathon, Sachrudin Siapkan Pacuan Baru

Kota Tangerang, lensafokus.id - Deru roda dan adrenalin persaingan mewarnai Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sepatu Roda “Tangerang Open Speed (TOS) Marathon 2026” yang diikuti sejumlah atlet dari berbagai daerah di kawasan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Sabtu (26/09/2026).

Kejuaraan yang memperebutkan Piala Wali Kota dan Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Tangerang itu, berlangsung 25–27 September 2026. Bagi para atlet, ajang ini menjadi kesempatan menguji kemampuan, menambah pengalaman, sekaligus mengukur kesiapan menghadapi kompetisi berikutnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Tangerang H. Sachrudin, mengatakan kejuaraan bukan sekadar pertandingan, tetapi bagian dari proses yang memberi ruang bagi atlet untuk berkembang. Pengalaman bertanding, menurutnya, menjadi bekal penting dalam perjalanan atlet menuju level yang lebih tinggi.

“Selain untuk meraih prestasi, ajang Kejurnas Sepatu Roda ini juga memberikan pengalaman berharga, menambah persahabatan, sekaligus membangkitkan semangat untuk terus memajukan olahraga, khususnya sepatu roda di Kota Tangerang maupun Indonesia,” tuturnya, saat membuka Kejurnas.

Dukungan pembinaan tersebut, juga diperkuat melalui rencana pembangunan fasilitas sepatu roda di Kota Tangerang. Pemerintah Kota Tangerang, melalui Dinas Pemuda dan Olahraga, berencana melakukan pembangunan fasilitas yang representatif guna mendukung Cabang Olahraga Sepatu Roda pada 2027.

Keberadaan fasilitas yang memadai, lanjut wali kota, itu penting agar atlet memiliki ruang latihan yang dapat menunjang perkembangan mereka.

“Dengan fasilitas yang memadai, kita harapkan para atlet bisa berlatih secara optimal dan terus mengembangkan kemampuan sehingga dapat meraih prestasi terbaik di kancah yang lebih tinggi,” ujar Sachrudin.

Sementara itu, Ketua Porserosi Kota Tangerang, Turidi Susanto, mengatakan fasilitas yang memadai penting untuk menjaga kesinambungan pembinaan atlet. Lapangan tersebut nantinya diharapkan dapat digunakan untuk latihan sekaligus penyelenggaraan kejuaraan.

“Pembangunan fasilitas olahraga sepatu roda yang representatif yang rencananya dilaksanakan tahun depan, diharapkan dapat memperkuat pembinaan atlet di Kota Tangerang. Dengan fasilitas yang lebih baik, kami berharap para atlet dapat berlatih dan berkembang, serta memiliki kesempatan mengikuti kompetisi di level yang lebih tinggi,” ujar Turidi. (Red)

Dekranasda Banten dan Kota Tangerang Kolaborasi Dorong UMKM Naik Kelas di Kriya Nusa 2026

Kota Tangerang, lensafokus.id - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Banten bersama Dekranasda Kota Tangerang dan Dinas IndagkopUKM Kota Tangerang resmi bersinergi dalam pameran kerajinan Nusantara bergengsi, KriyaNusa 2026 yang berlangsung pada 26 hingga 30 September 2026 di Jakarta Convention Center (JCC).

Pameran bergengsi tahunan ini, menjadi ajang strategis bagi para perajin lokal untuk memamerkan karya unggulan, memperluas akses pasar nasional hingga mancanegara, serta memperkuat ekosistem ekonomi kreatif daerah.

Ketua Dekranasda Provinsi Banten Tinawati Andra Soni, mengungkapkan optimisme dan rasa bangganya terhadap keterlibatan para perajin Banten dalam ajang ini. Meskipun berbagai daerah tengah menghadapi kebijakan efisiensi anggaran, semangat kolaborasi antarstakeholder tetap tinggi untuk mendampingi para pelaku usaha kecil dan menengah.

"Melalui ajang ini, kami mendorong kerajinan khas Banten menembus pasar internasional. Keterwakilan daerah diisi oleh Kota Tangerang dan Kota Serang," ujar Tina.

Pada kesempatan tersebut, Rini Rizqiyyah Maryono selaku Wakil Ketua Dekranasda Kota Tangerang turut mengenalkan produk kerajinan tangan hasil karya asli putra daerah.

Menurutnya, Kota Tangerang memamerkan berbagai produk unggulan hasil karya perajin lokal, mulai dari tas rotan dan pandan bermotif batik, busana batik eco-print yang ramah lingkungan, hingga aneka aksesori gelang buatan tangan.

"Kami mengajak masyarakat luas untuk hadir dan meramaikan pameran KriyaNusa 2026 hingga 30 September mendatang. Mari larisi dan bangga menggunakan produk-produk lokal buatan Kota Tangerang," ajak Rini.

Di tempat sama, Kepala Dinas IndagkopUKM Kota Tangerang Suli Rosadi menjelaskan, Kota Tangerang memboyong sebanyak enam UMKM pilihan yang menampilkan produk-produk kerajinan unggulan berprestasi penerima UMKM Award, salah satunya inovasi tumbler berbahan dasar bambu.

"Kota Tangerang memang bukan kota berbasis wisata alam, namun melalui keunikan hasil kerajinannya, kami optimistis Kota Tangerang dapat menjadi destinasi tujuan wisata kriya bagi wisatawan luar daerah," tutur Suli. (Red)

Bupati Tangerang Harap Musda ICMI Lahirkan Solusi Konstruktif Bagi Pembangunan Daerah

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) ke-3 Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kabupaten Tangerang yang dilaksanakan di Aula Pendopo Bupati Tangerang, Sabtu (26/09/26)

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan musyawarah daerah bagi sebuah organisasi merupakan momentum penting bagi sebuah organisasi untuk melakukan evaluasi menyusun langkah ke depan sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi. Untuk itu, dia berharap Musda tidak hanya menjadi forum penggantian dan penyusunan pengurus baru, namun juga mampu melahirkan solusi, baik untuk ICMI maupun pembangunan daerah

"Saya berharap Musda 3 Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia Kabupaten Tangerang ini tidak hanya menjadi forum pergantian pengurus atau penyusunan pengurus tetapi juga menjadi ruang momentum melahirkan gagasan pemikiran dan rekomendasi yang konstruktif bagi pembangunan di Kabupaten Tangerang," ujar Bupati Maesyal

Ia mendorong ICMI sebagai wadah para cendekiawan muda agar terus menguatkan sinergi dan kolaborasi bersama pemerintah daerah dan organisasi lainnya untuk memajukan pembangunan. ICMI diharapkan mampu menjalankan fungsi gandanya, baik dalam rangka penguatan organisasi maupun kontribusinya yang dapat dirasakan masyarakat

"ICMI sebagai mitra pemerintah daerah diharapkan bisa berkiprah bersama-sama. Kolaborasinya bukan saja dengan pemerintah daerah, kecamatan, desa, kelurahan tapi juga dengan organisasi-organisasi lainnya untuk bisa memberikan kontribusi terhadap wilayah dan masyarakat di segala bidang," ungkapnya

Bupati Maesyal meminta segenap pengurus dan anggota ICMI Kab. Tangerang terus meningkatkan eksistensi dan kontribusinya bagi Kabupaten Tangerang. Kehadiran ICMI di tengah-tengah masyarakat dapat menjadi contoh dan menginspirasi pihak lainnya untuk dapat memberikan sumbangsih dan kontribusinya bagi kemajuan pembangunan di semua aspek kehidupan

"Saya yakin ICMI akan memberikan suri teladan dan contoh yang baik buat seluruh komponen masyarakat yang ada di Kabupaten Tangerang. Kembangkan terus program-program positif untuk masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang," tandasnya

Mengakhiri sambutannya, dia memberikan pesan dan arahan kepada semua peserta Musda agar tetap menjunjung tinggi kebersamaan, saling menghormati dan menjaga kondusifitas.

"Kami mohon semua pihak bisa saling menghormati, junjung tinggi kebersamaan dan kondusifitas agar Musda ini dapat menghasilkan keputusan terbaik bagi kelangsungan organisasi dan masyarakat," pungkasnya

Sementara itu, Ketua Pelaksana Musda ketiga ICMI Kab. Tangerang, Jahrudin mengatakan bahwa ICMI Kab. Tangerang siap mendukung program-program pembangunan daerah. ICMI berkomitmen untuk terus menguatkan sinergi dan kolaborasi bersama pemerintah daerah dalam memajukan pembangunan yang dilaksanakan.

'Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Tangerang atas kehadiran dan arahannya. Ini menjadi penyemangat bagi kami semuanya agar menjadi lebih baik lagi," ujarnya. (Red)

Jelang Porprov Banten, Bupati Maesyal Minta KONI Tangerang Matangkan Pembinaan Atlet

TANGERANG, lensafokus.id — Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid meminta KONI Kabupaten Tangerang bersama seluruh pengurus cabang olahraga (Pengcab) memperkuat pembinaan dan mematangkan persiapan atlet agar mampu tampil maksimal berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten di Tangerang Selatan

Hal tersebut disampaikan Bupati Maesyal saat menghadiri Rapat Kerja (Raker) KONI Kabupaten Tangerang Tahun 2026 yang bertema “Sukses Organisasi, Gemilang Prestasi” yang digelar di Aula Gedung KONI Kabupaten Tangerang, Sabtu (26/9/26).

"Saya minta KONI bersama seluruh Pengcab terus memaksimalkan pembinaan dan latihan. Matangkan persiapan agar atlet kita tampil maksimal di Porprov nanti," pinta Bupati Maesyal.

Ia menegaskan, momentum Raker KONI tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga harus dimanfaatkan untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat strategi pembinaan atlet menghadapi kompetisi olahraga tingkat Provinsi Banten.

“Lakukan pembinaan kepada para atlet kita. Terlebih ini kita menjelang Porprov Banten yang akan digelar di Tangerang Selatan. Kita harus mempersiapkan para atlet kita supaya bisa meraih hasil maksimal,” ujarnya

Menurutnya, target prestasi membutuhkan kerja bersama yang solid dan matang. Karena itu, komunikasi dan kolaborasi antara KONI, Pengcab, pelatih, atlet serta seluruh pihak yang terlibat dalam pembinaan olahraga harus terus diperkuat.

“Pengcab harus berkolaborasi dengan pengurus KONI dan yang lainnya. Jalin komunikasi dan kerjasama yang intens dan kuat,” katanya.

Bupati Maesyal berharap seluruh program pembinaan yang dilaksanakan dapat berjalan secara terarah sehingga para atlet Kabupaten Tangerang benar-benar siap menghadapi persaingan di Porprov Banten.

Selain mengejar prestasi, ia juga mengingatkan agar seluruh atlet dan insan olahraga Kabupaten Tangerang tetap menjunjung tinggi sportivitas.

“Junjung tinggi sportivitas, jaga nama baik Kabupaten Tangerang, dan raih prestasi gemilang,” tegasnya.

Ia berharap Raker KONI Kabupaten Tangerang 2026 diharapkan menjadi titik penguatan konsolidasi organisasi sekaligus menyatukan langkah seluruh cabang olahraga dalam mempersiapkan atlet menghadapi berbagai agenda kompetisi.

"Dengan pembinaan yang berkelanjutan, kolaborasi antarpengurus dan persiapan yang matang, Kabupaten Tangerang terus mendorong agar prestasi olahraga dapat semakin berkembang dan memberikan kontribusi bagi nama baik daerah di tingkat Provinsi Banten maupun nasional," pungkasnya. (Red)

Kapuas Hulu Terancam Karhutla, Gambut Purba dan Tata Air Jadi Perhatian

KAPUAS HULU, lensafokus.id — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Kapuas Hulu sepanjang 2026 menjadi peringatan bahwa penanganan kebakaran tidak cukup hanya mengandalkan pemadaman ketika api sudah membesar.

Kompleksitas persoalan, mulai dari kekeringan, kondisi ekologis, keterbatasan akses, aktivitas ekonomi, hingga perilaku masyarakat, menunjukkan perlunya strategi pencegahan yang lebih terintegrasi, terutama menghadapi potensi periode El Niño berikutnya.

Hasil sosialisasi dan penyuluhan Karhutla di Kapuas Hulu menemukan sejumlah persoalan sekaligus rekomendasi yang dapat menjadi bahan evaluasi pemerintah dan masyarakat.

Kapuas Hulu memiliki karakter wilayah yang sangat didominasi kawasan hutan dan konservasi. Berdasarkan data yang dihimpun dalam kegiatan tersebut, sekitar 55,50 persen wilayah merupakan taman nasional dan hutan lindung, 21,69 persen lahan pertanian, 19,52 persen hutan produksi, 2,42 persen lahan pertambangan, serta 0,59 persen berupa sungai dan danau.

Kondisi geografis tersebut membuat pendekatan penanganan Karhutla harus disesuaikan dengan karakter wilayah dan pola kehidupan masyarakat setempat.

IMG 20260926 WA0011

Salah satu persoalan yang ditemukan adalah penurunan muka air Sungai Kapuas saat musim kering.

Kondisi tersebut dapat menghambat kapal pengangkut bahan bakar minyak (BBM), sehingga distribusi BBM tidak selalu berjalan tepat waktu. Dampaknya ikut dirasakan dalam mobilitas kegiatan penanganan kebakaran.

Namun, persoalan distribusi BBM tersebut masih membutuhkan kajian lebih lanjut, termasuk mengenai pola penggunaan BBM dan kemungkinan adanya kebutuhan lain dalam jumlah besar yang turut memengaruhi ketersediaan bagi masyarakat.

Di sisi lain, sejumlah titik api berada di lokasi yang sulit dijangkau melalui jalur darat. Kondisi geografis ini menjadi tantangan tersendiri bagi petugas pemadam.

Dalam situasi tertentu, kebakaran bahkan lebih banyak berhenti setelah api padam secara alami karena sulitnya akses menuju lokasi.

Temuan lapangan juga menunjukkan bahwa praktik pembakaran lahan memiliki latar belakang yang berbeda.

Bagi sebagian peladang, pembakaran merupakan bagian dari praktik pembukaan lahan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga dalam skala terbatas. Praktik tersebut memiliki aturan dan ketentuan daerah yang harus dipatuhi.

Persoalan menjadi lebih kompleks ketika pembakaran diduga berkaitan dengan pembukaan atau perluasan perkebunan sawit.

Karena itu, diperlukan penelitian dan pendataan yang lebih mendalam agar penanganan tidak menyamaratakan seluruh praktik pembakaran lahan.

Pembedaan antara pembukaan ladang masyarakat dengan aktivitas pembukaan lahan untuk kepentingan usaha menjadi penting agar kebijakan pencegahan dan penegakan aturan dapat dilakukan berdasarkan fakta lapangan.

Tanpa data yang kuat, perdebatan mengenai sumber kebakaran berpotensi berhenti pada saling tuding. Penelitian yang lebih mendalam dibutuhkan untuk mengetahui pola, penyebab, lokasi, serta pihak yang bertanggung jawab dalam setiap peristiwa kebakaran.

IMG 20260926 WA0009

Dalam kegiatan lapangan ditemukan sejumlah tampungan air yang mengering serta lapisan tanah berpasir. Kondisi tersebut perlu mendapat perhatian karena pengeringan gambut dapat meningkatkan risiko api bertahan di bawah permukaan ketika terjadi kebakaran.

Karakter angin yang cukup kuat juga dapat memperluas penyebaran material pembakaran ke wilayah sekitar.

Yang tidak kalah penting, kawasan Danau Sentarum memiliki ekosistem gambut yang disebut dalam materi kegiatan sebagai kawasan gambut purba dengan perkiraan usia sekitar 46.000–49.000 tahun dan kedalaman mencapai sekitar 18 meter.

Jika data usia tersebut merujuk pada penelitian ilmiah yang relevan, kawasan ini memiliki nilai penting dari sisi ekologis sekaligus sejarah lingkungan. Karena itu, setiap kebakaran di kawasan gambut tersebut perlu dipandang sebagai risiko terhadap aset ekologis yang tidak mudah dipulihkan.

Temuan lain muncul dari sejumlah desa yang menolak keberadaan perkebunan sawit. Di wilayah tersebut tidak ditemukan kebakaran dalam skala besar berdasarkan temuan lapangan yang disampaikan.

Kondisi tersebut dapat menjadi bahan penelitian lebih lanjut mengenai hubungan antara pola penggunaan lahan, pilihan ekonomi masyarakat, dan risiko kebakaran.

Di tingkat masyarakat adat, sejumlah aturan pembatasan pembakaran sebenarnya telah diterapkan. Namun, persoalan muncul ketika masyarakat tidak melaporkan rencana pembukaan lahan kepada pemerintah desa.

Akibatnya, pemerintah desa kesulitan melakukan antisipasi, terutama jika lokasi pembukaan lahan berada jauh dari permukiman.

Hal ini menunjukkan pentingnya sistem pelaporan yang mudah dan cepat sehingga rencana pembukaan lahan dapat diketahui lebih awal dan langkah pencegahan dapat dilakukan.

Perizinan perkebunan berada pada pemerintah pusat melalui kementerian terkait. Kondisi tersebut membuat kewenangan inspeksi terhadap kesiapan perusahaan dalam menghadapi Karhutla juga berkaitan dengan kewenangan pemerintah pusat.

Di sisi lain, pemerintah daerah tetap memiliki tanggung jawab dalam penanggulangan kebakaran di wilayahnya.

Karena itu, diperlukan pembagian peran dan sistem pengawasan bersama yang lebih jelas antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya menjelang periode kering berikutnya.

Salah satu rekomendasi yang mengemuka adalah penguatan fungsi Kapuas Hulu sebagai kawasan tangkapan air atau “bank air”.

Sebagai wilayah hulu Sungai Kapuas, pengelolaan air menjadi penting untuk menghadapi dua kondisi ekstrem sekaligus: banjir ketika curah hujan tinggi dan kekeringan saat musim kemarau panjang.

Konsep tersebut dapat dilakukan melalui pengelolaan cekungan air, perbaikan dan pendalaman saluran irigasi, serta pengaturan tata air untuk menjaga kelembapan lahan gambut.

Pengelolaan air juga dapat memberikan manfaat ganda, mulai dari mengurangi risiko kekeringan gambut, mendukung transportasi, hingga membantu pemenuhan kebutuhan pertanian sepanjang tahun.

Dengan pengelolaan yang tepat, potensi lahan pertanian juga dapat dikembangkan untuk meningkatkan produktivitas masyarakat.

Karhutla merupakan ancaman yang berulang di Kalimantan Barat. Karena itu, pendidikan masyarakat tidak dapat dilakukan hanya ketika musim kebakaran tiba.

Program edukasi perlu diarahkan pada perubahan pengetahuan dan perilaku, termasuk memperkenalkan metode pengelolaan lahan yang dapat mengurangi ketergantungan terhadap pembakaran.

Masyarakat juga membutuhkan alternatif untuk meningkatkan produktivitas dan memperoleh sumber pangan tanpa meningkatkan risiko kebakaran.

Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu juga direkomendasikan mengembangkan layanan informasi digital terintegrasi yang mudah diakses melalui telepon seluler.

Layanan tersebut dapat memuat informasi cuaca, musim tanam, peternakan, perdagangan, pengaduan cepat, hingga materi edukasi pencegahan Karhutla.

Informasi cuaca dapat membantu masyarakat menentukan waktu tanam dan aktivitas pertanian. Sementara layanan pengaduan dapat mempercepat pelaporan potensi kebakaran maupun gangguan pelayanan publik.

Penguatan infrastruktur juga menjadi bagian penting dalam menghadapi musim kering.

Pemerintah perlu menyiapkan alternatif distribusi BBM ketika kondisi Sungai Kapuas mengalami pendangkalan dan transportasi sungai terganggu.

Perluasan jaringan listrik dan internet juga penting untuk mempercepat distribusi informasi, memperluas akses edukasi, serta membuka jalur pengaduan masyarakat di wilayah yang sulit dijangkau.

Kapuas Hulu sendiri memiliki potensi besar yang tidak hanya berasal dari sumber daya alam, tetapi juga dari ekosistem sungai, hutan, perikanan, gambut dan bentang alamnya.

Posisinya yang berbatasan langsung dengan Malaysia juga membuat penguatan sumber daya manusia, infrastruktur, dan ekonomi masyarakat menjadi bagian penting dari pengelolaan wilayah perbatasan.

Rangkaian temuan tersebut menunjukkan bahwa mitigasi Karhutla di Kapuas Hulu perlu bergeser dari pendekatan reaktif menuju pencegahan yang terintegrasi.

Pemetaan kawasan tangkapan air, pengelolaan gambut, kesiapan perusahaan, alternatif distribusi BBM, edukasi masyarakat, sistem informasi digital, penguatan infrastruktur, serta koordinasi kewenangan pemerintah pusat dan daerah perlu disiapkan sebelum musim kering tiba.

Karhutla bukan semata persoalan api. Di baliknya terdapat persoalan tata kelola air, penggunaan lahan, akses wilayah, ekonomi masyarakat, kesiapan infrastruktur, hingga kualitas informasi.

Pemkab Tangerang Apresiasi Perusahaan Teladan melalui Corporate Awards 2026

TANGERANG, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) menggelar Awarding Ceremony Corporate Awards 2026 di Hotel Lemo Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Kamis (24/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bentuk apresiasi Pemkab Tangerang kepada perusahaan yang dinilai konsisten membangun hubungan industrial yang harmonis.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Soma Atmaja menyampaikan apresiasi kepada seluruh perusahaan peserta serta pihak yang telah mendukung pelaksanaan Corporate Awards 2026. Menurutnya, pertumbuhan investasi dan perkembangan industri di Kabupaten Tangerang perlu diimbangi dengan perlindungan pekerja dan tata kelola ketenagakerjaan yang baik.

“Selamat kepada perusahaan penerima penghargaan. Jadikan ini motivasi untuk terus berinovasi dan menjadi teladan. Bagi yang belum menang, jadikan hasil evaluasi sebagai bahan perbaikan,” kata Soma.

Soma mengatakan, Corporate Awards 2026 merupakan bagian dari pembinaan ketenagakerjaan berdasarkan Perbup Tangerang Nomor 28 Tahun 2024. Penghargaan tersebut diharapkan dapat mendorong perusahaan untuk terus meningkatkan kepatuhan terhadap aturan sekaligus menciptakan hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan.

“Pembangunan ketenagakerjaan membutuhkan peran bersama antara pemerintah, dunia usaha, dan pekerja. Keberlangsungan usaha, kesejahteraan pekerja, dan kepatuhan terhadap aturan harus berjalan secara seimbang,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Disnaker Kabupaten Tangerang Rudi Lesmana menuturkan, Corporate Awards 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga instrumen pembinaan untuk meningkatkan kualitas hubungan industrial di Kabupaten Tangerang.

“Corporate Award ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga menjadi instrumen pembinaan untuk meningkatkan kepatuhan ketenagakerjaan, perlindungan pekerja, produktivitas perusahaan, serta daya saing investasi di Kabupaten Tangerang,” tutur Rudi.

Lebih lanjut, kata Rudi, indikator penilaian Corporate Awards 2026 meliputi struktur dan skala upah, fasilitas kesejahteraan, LKS Bipartit, peraturan perusahaan atau Perjanjian Kerja Bersama (PKB), kepesertaan jaminan sosial, penerapan K3, pelaporan dan rekrutmen tenaga kerja, serta kesempatan kerja yang adil bagi penyandang disabilitas.

Adapun perusahaan yang meraih penghargaan Corporate Awards 2026, yaitu:

Perusahaan Besar

Juara 1: PT Adis Dimension Footwear

Juara 2: PT KMK Global Sports

Juara 3: PT Victory Chingluh Indonesia

Perusahaan Sedang

Juara 1: PT Lautan Air Indonesia

Juara 2: PT Bumi Bandara Indah

Juara 3: PT Seasonal Supplies Indonesia

Perusahaan Kecil

Juara 1: PT Tokyo Radiator Selamat Sempurna

Juara 2: PT Stainless Steel Primavalve Majubersama

Juara 3: PT Victory Indah Pelangi

Page 1 of 313
Go to top