TANGERANG, lensafokus.id – Keluarga Besar Gerakan Pramuka Kota Tangerang menggelar tahlilan tujuh hari wafatnya tokoh Pramuka Kota Tangerang, Herman Sulistyo, Sabtu (13/6/2026). Acara yang berlangsung khidmat tersebut menjadi momen penghormatan dan doa bersama untuk almarhum yang selama hidupnya dikenal sebagai sosok pembina Pramuka yang berdedikasi tinggi dalam membentuk karakter generasi muda.
Kegiatan tahlilan dihadiri langsung oleh Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, sejumlah tokoh Pramuka senior, perwakilan anggota TNI dari Yonif 203, para camat se-Kota Tangerang, serta keluarga besar Gerakan Pramuka Kota Tangerang.
Kehadiran Wali Kota Tangerang menjadi bentuk penghormatan sekaligus apresiasi Pemerintah Kota Tangerang atas pengabdian almarhum dalam memajukan dan membesarkan Gerakan Pramuka di Kota Tangerang.
Dalam sambutannya, Sachrudin menyampaikan rasa duka mendalam atas kepergian Herman Sulistyo yang wafat pada usia 71 tahun. Menurutnya, almarhum merupakan sosok panutan yang telah memberikan kontribusi besar dalam pembinaan generasi muda melalui kegiatan kepramukaan.
> "Beliau adalah teladan bagi kita semua. Kehilangannya tidak hanya dirasakan oleh keluarga, tetapi juga oleh seluruh keluarga besar Pramuka Kota Tangerang. Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan," ujar Sachrudin.
Suasana haru dan kekeluargaan begitu terasa sepanjang acara. Para peserta yang hadir bersama-sama memanjatkan doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Di mata para anggota Pramuka, Herman Sulistyo dikenal sebagai sosok pembina yang tegas dalam menanamkan disiplin, namun tetap memiliki kepedulian dan kasih sayang kepada para anggota. Semangat pengabdian, kepemimpinan, serta nilai gotong royong yang selalu ditanamkannya menjadi warisan berharga bagi dunia kepramukaan di Kota Tangerang.
Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Pramuka. Namun, dedikasi dan keteladanan yang telah ditorehkannya diyakini akan terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk melanjutkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
Acara tahlilan ditutup dengan doa bersama, dilanjutkan ramah tamah dan silaturahmi antara para tamu undangan, keluarga almarhum, serta anggota Pramuka Kota Tangerang yang hadir untuk mengenang jasa dan pengabdian Herman Sulistyo selama hidupnya. (Sumarna)
