Tangerang, lensafokus.id – Komitmen memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan ekonomi masyarakat desa terus diwujudkan oleh Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang melalui kegiatan Sosialisasi Potensi Usaha Pengolahan Ikan berbasis Program Kelompok Unggulan Desa Mandiri Pangan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Kali Asin, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, melalui Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan, dengan melibatkan kelompok usaha masyarakat setempat.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang, Rudi Hartono, M.T., yang diwakili oleh Angga Proyaga, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pendamping dari kementerian serta kelompok usaha yang hadir dalam kegiatan tersebut.
“Beliau menyampaikan permohonan maaf karena belum dapat hadir langsung dalam acara sosialisasi ini. Namun komitmen Dinas Perikanan tetap kuat untuk mendukung penuh program Desa Mandiri Pangan,” ujar Angga.
Sementara itu, Kepala Seksi Desa Kali Asin, Muliono, mengaku terkejut sekaligus bangga atas antusiasme masyarakat.
“Saya sempat kaget karena kantor desa sudah ramai, sementara sebelumnya belum ada informasi yang kami terima. Tapi Alhamdulillah, Desa Kali Asin ditunjuk menjadi Desa Mandiri Pangan. Kami berharap kelompok usaha pengolahan ikan ini bisa berjalan maksimal dan memberi manfaat nyata bagi warga,” ungkap Muliono.
Dalam pemaparannya, narasumber dari Dinas Perikanan, Agustian, menjelaskan bahwa Desa Mandiri Pangan merupakan program pemerintah pusat yang wajib dilaksanakan dan telah dicanangkan oleh Bupati sebagai program prioritas daerah.
Desa Kali Asin menjadi salah satu desa penerima program pengolahan ikan, yang diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal.
“Harapannya, program ini benar-benar terwujud dan manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelas Agustian di hadapan kelompok usaha.
Ia menambahkan, manfaat program ini tidak hanya sebatas peningkatan ekonomi, tetapi juga berdampak pada Peningkatan gizi keluarga, penguatan ekonomi rumah tangga, Perkembangan desa, Ketahanan pangan berkelanjutan, Pelatihan dan Monitoring Berkelanjutan.
Kelompok usaha pengolahan ikan di Desa Kali Asin terdiri dari 10 hingga 25 orang. Mereka dijadwalkan mengikuti pelatihan pada April 2026.
Pasca pelatihan, Dinas Perikanan akan melakukan monitoring dan evaluasi (monev) guna mengukur sejauh mana keberhasilan program yang telah dijalankan.
“Keberhasilan program ini sangat bergantung pada semangat dan keseriusan ibu-ibu semua. Kami berharap ada progres nyata,” tegas Agustian.
Adapun anggota kelompok yang direkrut merupakan pelaku usaha mikro yang telah memiliki pengalaman, seperti membuat peyek kacang, bakso, nasi uduk, hingga aneka kue. Dengan pengalaman tersebut, diharapkan proses adaptasi terhadap usaha pengolahan ikan akan lebih mudah dan cepat berkembang.
Kelompok ini resmi bernama Kelompok Mandiri Desa Kali Asin Kecamatan Sukamulya Kabupaten Tangerang.
“Karena mereka sudah pernah menjalankan usaha, tentu akan lebih mudah dibanding yang benar-benar baru memulai,” tambahnya.
Selain Desa Kali Asin, sejumlah desa lain di Kabupaten Tangerang juga ditunjuk sebagai Desa Mandiri Pengolahan Ikan, yakni Desa Pengenjahan, Kecamatan Kronjo, Desa Klebet, Kecamatan Kemiri, Desa Tanjung Anom, Kecamatan Mauk dan Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sepatan.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang optimistis pengolahan ikan dapat menjadi sektor unggulan desa yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan. (War/min)
