Items filtered by date: Friday, 29 May 2026

Tangerang, lensafokus.id - Satresnarkoba Polresta Tangerang membongkar jaringan peredaran narkotika jenis sintetis di beberapa TKP. Dari hasil penyelidikan, beberapa TKP tersebut saling terhubung mulai dari Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, Cipulir, Jakarta Selatan, hingga Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan empat orang tersangka beserta barang bukti narkotika sintetis dalam jumlah besar.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, jaringan tersebut menggunakan berbagai modus penyamaran untuk mengelabui petugas.

"Mulai dari kemasan makanan cepat saji hingga bungkus rokok," kata Indra Waspada, Kamis (28/5/2026).

Dia menjelaskan, awalnya pada Senin, (10/2/2026), polisi menangkap seorang pria berinisial MS di sebuah rumah di Kampung Bayur, Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur. Dari rumah tersangka MS, petugas menemukan tembakau sintetis siap edar dengan total berat bruto 155,88 gram.

"Pemeriksaan terhadap telepon genggam tersangka kemudian mengungkap adanya transaksi pemesanan pasta sintetis seberat 100 gram melalui media sosial," ujarnya.

Petugas lalu melakukan controlled delivery di wilayah Ulujami, Jakarta Selatan, Kamis, (12/2/2026) sekitar pukul 04.25 WIB. Polisi kemudian menemukan paket narkotika yang disamarkan di dalam kemasan ayam goreng cepat saji.

"Paket tersebut diketahui berisi narkotika jenis pasta sintetis seberat 65,58 gram," terang Indra Waspada.

Pengembangan kasus berlanjut ke wilayah Cipulir, Jakarta Selatan. Di lokasi itu, polisi berhasil menangkap dua pria berinisial SFA dan MK. Dari penggeledahan yang dilakukan, petugas menemukan tembakau sintetis yang disembunyikan di dalam bungkus rokok dengan berat masing-masing 4,93 gram, 4,84 gram dan 5 gram.

"Kami juga menemukan satu bungkus plastik merah berisi tembakau sintetis seberat 2.330 gram atau 2 kilogram lebih," beber Indra Waspada.

Tidak hanya itu, polisi juga menemukan cairan alkohol, cairan chloroform, serta sejumlah alat produksi seperti timbangan elektrik, plastik klip, alat pengaduk dan gelas ukur.

Kata Indra Waspada, petugas terus melakukan pengembangan. Hingga kemudian mengarah ke sebuah rumah kontrakan di Kelurahan Pondok Karya, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan.

"Di rumah itu kami menangkap seorang pria berinisial GPA," ujarnya.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan narkotika jenis tembakau sintetis bentuk padat seberat 1.101 gram. Serta narkotika cair atau spray sebanyak 15 mililiter. Barang bukti tersebut dikemas dalam berbagai bentuk untuk mengelabui petugas, mulai dari plastik klip, lakban merah dan coklat hingga botol kaca berisi cairan sintetis.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun. (Red)

Published in Banten

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid hadiri kegiatan Jum’at Keliling (Jumling) Pemerintah Kabupaten Tangerang di Masjid Al-Huda Cikuda, Kecamatan Cisauk, Jumat (29/5/26),

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyoroti ancaman sosial yang kini mengintai generasi muda, mulai dari judi online hingga penyalahgunaan narkoba.

Di hadapan jamaah salat Jumat, Bupati menegaskan bahwa masjid harus terus diperkuat fungsinya, bukan sekadar sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan moral dan penguatan karakter masyarakat.

“Masjid harus menjadi benteng iman dan sosial bagi generasi muda. Kita semua memiliki tanggung jawab menjaga anak-anak kita dari pengaruh negatif seperti narkoba, judi online, hingga kenakalan remaja lainya,” tandas Maeayal Rasyid

Menurutnya, tantangan sosial saat ini semakin kompleks sehingga dibutuhkan komitmen dan peran aktif seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, tokoh agama, hingga pemerintah daerah. Ia menilai pendekatan melalui aspek keagamaan dan pembinaan berbasis lingkungan menjadi salah satu langkah efektif dalam menjaga generasi muda tetap berada pada jalur positif dan mampu memberikan kontribusi bagi lingkungannya

"Pendekatan melalui sisi keagamaan perlu terus diperkuat dan pembinaan berbasis lingkungan juga ditingkatkan agar generasi muda kita tetap mampu di jalur positif dan mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat serta menginspirasi lainnya," ujarnya

Pada kegiatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid juga mengajak masyarakat Cisauk untuk terus memakmurkan masjid melalui kegiatan pendidikan Al-Qur’an, majelis taklim, dan aktivitas sosial kemasyarakatan lainnya

“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi pusat kebersamaan dan pembinaan umat. Nilai gotong royong, kepedulian sosial, dan kebersamaan harus terus kita pupuk dan dijaga,” katanya.

Selain itu, ia juga turut menegaskan komitmen Pemkab Tangerang dalam pembangunan sumber daya manusia dan infrastruktur. Salah satunya melalui Program Beasiswa Tangerang Gemilang yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

"Saat ini, Pemkab Tangerang telah menjalin kerja sama dengan 38 perguruan tinggi guna mendukung akses pendidikan bagi putra-putri terbaik Kabupaten Tangerang," tandasnya

Di bidang infrastruktur, pemerintah daerah juga terus melakukan pembangunan dan perbaikan jalan di berbagai wilayah guna meningkatkan kenyamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat.

Bupati berharap pembangunan yang berjalan seiring dengan penguatan nilai religius di tengah masyarakat dapat mewujudkan Kabupaten Tangerang yang maju, religius, dan sejahtera.

Kegiatan Jumling tersebut turut dihadiri unsur perangkat daerah, Forkopimcam, tokoh agama, pengurus DKM Masjid Al-Huda, serta masyarakat Kecamatan Cisauk. (Red)

Published in Banten
Go to top