Berita Banten Lensa Fokus

SERANG, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-18 kali secara berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid dalam acara Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten yang digelar di Aula Kantor BPK RI Perwakilan Banten, Kota Serang, Selasa (26/5/26).

Dalam keterangannya, Bupati Maesyal Rasyid mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut dan menyebut predikat WTP ke-18 menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk terus meningkatkan tata kelola keuangan daerah yang akuntabel dan transparan.

“Alhamdulillahirabbil’alamin, hari ini Kabupaten Tangerang kembali mendapatkan predikat WTP yang ke-18 kali dari BPK RI atas pelaksanaan audit laporan keuangan tahun 2025. Ini menjadi perjalanan yang sangat positif dan menjadi motivasi bagi kami dalam melaksanakan program-program APBD dengan tata kelola keuangan yang semakin baik,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran perangkat daerah yang telah bekerja keras dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan daerah, mulai dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Sekretaris Daerah, BPKAD, Bapenda, Inspektorat, Sekwan, para kepala OPD, camat, lurah hingga kepala desa.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pegawai Pemerintah Kabupaten Tangerang yang telah bahu-membahu menyusun dan menampilkan laporan keuangan tahun 2025 dengan baik. Mudah-mudahan capaian ini bisa terus kita pertahankan dan tingkatkan, terutama dalam menindaklanjuti berbagai temuan maupun rekomendasi dari BPK dan Inspektorat,” ujarnya.

Dengan capaian predikat opini WTP ke-18 secara berturut-turut ini semakin memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang profesional, transparan, dan akuntabel untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan serta pelayanan publik yang optimal bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Banten, Firman Nurcahyadi mengatakan seluruh pemerintah daerah di Provinsi Banten berhasil memperoleh opini WTP pada tahun ini. Namun demikian, pihaknya menegaskan agar setiap daerah patuh dan segera menindaklanjuti hasil pemeriksaan dan rekomendasi yang telah diberikan oleh BPK

“Seluruh daerah di Provinsi Banten mendapatkan opini WTP. Kami berharap seluruh hasil pemeriksaan dapat segera ditindaklanjuti oleh masing-masing pemerintah daerah agar tata kelola pemerintahan semakin baik,” ungkapnya. (Red)

Published in Banten

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melantik Muhammad Hidayat sebagai Komisaris Utama PT BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda) dan Syaifullah sebagai Komisaris Utama PT Mitra Kerja Raharja (Perseroda) Kabupaten Tangerang di Pendopo Bupati Tangerang, Kota Tangerang, Selasa (26/5/2026).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal memberikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik serta menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelantikan sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

“Saya ucapkan selamat kepada para komisaris yang baru dilantik, selamat menjalankan tugas. Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini sebagai upaya penguatan tata kelola BUMD agar semakin profesional, adaptif, akuntabel, dan mampu menjawab tantangan perkembangan ekonomi daerah ke depan,” ujar Bupati Maesyal.

Ia menjelaskan bahwa keberadaan dua perusahaan daerah ini memegang peranan krusial sebagai instrumen strategis pemerintah aerah dalam menggerakkan perekonomian masyarakat serta menyuntikkan modal bagi para pelaku usaha kecil dan menengah.

“Keberadaan PT. BPR Kerta Raharja Gemilang dan PT. Mitra Kerta Raharja memiliki peranan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, memperluas akses layanan keuangan, serta meningkatkan kapasitas pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Kabupaten Tangerang,” tuturnya.

Oleh karena itu, Bupati Maesyal menekankan pentingnya sinergi yang kuat antara pejabat BUMD yang baru dilantik dengan jajaran direksi untuk memajukan institusi demi memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta Pemerintah Daerah.

“Saya berharap jajaran komisaris dan direksi dapat terus memperkuat sinergi, meningkatkan kualitas pengawasan, menjaga integritas lembaga, serta menghadirkan inovasi dan pelayanan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Kepercayaan publik harus dijaga melalui kinerja yang sehat, transparan, dan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Ia memaparkan bahwa keberhasilan BUMD harus nencakup dua target utama, yaitu sukses dari sisi administrasi dan sukses operasional yang diwujudkan lewat pembagian dividen serta bagi hasil demi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Saya juga berharap, di bawah kepengurusan yang baru, kedua perusahaan daerah ini dapat semakin berkembang, mampu meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah, serta menjadi lembaga keuangan daerah yang sehat, kompetitif, dan terpercaya,” imbuhnya.

Secara khusus, Bupati Maesyal juga meminta pihak BPR untuk meningkatkan layanan perbankan dan mengkaji program pinjaman lunak guna meringankan beban masyarakat, sementara pihak LKM diharapkan mampu memperluas sayap bisnis serta menertibkan pengelolaan objek tugasnya.

Seluruh pejabat baru juga diingatkan untuk segera berkoordinasi melalui rapat komisaris, menjalankan amanah secara optimal, serta menghindari segala tindakan negatif maupun potensi persoalan hukum yang dapat merugikan lembaga.

“Saya berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya, penuh integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab, sehingga mampu membawa PT. BPR Kerta Raharja Gemilang dan PT. Mitra Kerta Raharja menjadi perusahaan daerah yang semakin maju, sehat, kompetitif, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tangerang,” pungkasnya. (Red)

Published in Banten

Tangerang, lensafokus.id - Satresnarkoba Polresta Tangerang mengungkap dua kasus peredaran obat keras daftar G. Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan enam tersangka beserta ribuan butir obat keras ilegal siap edar.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, awal pengungkapan pada Senin, (18/5/2026) di wilayah Sepatan. Pada saat itu, polisi mengamankan seorang pria berinisial M.

"Dari tangan tersangka M, petugas menemukan 483 butir tramadol dan 292 butir hexymer yang telah dikemas dalam 73 plastik klip kecil," kata Indra Waspada, Selasa (26/5/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap tersangka M, polisi melakukan pengembangan dan berhasil menangkap tiga tersangka lainnya berinisial A, JS dan H di sebuah rumah kontrakan di Perumahan Pondok Rejeki, Pasar Kemis.

"Dari lokasi tersebut, petugas menemukan 1.100 butir tramadol," ujarnya.

IMG 20260526 WA0104

Secara keseluruhan, lanjut Indra Waspada, dalam kasus itu polisi mengamankan 1.583 butir tramadol, 292 butir hexymer, uang tunai Rp1,5 juta, serta empat unit telepon genggam milik para tersangka.

Petugas terus melakukan pengembangan dengan memeriksa intensif para tersangka yang telah diamankan. Dari pengembangan itu, polisi bergerak daerah Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga.

"Dalam operasi tersebut, petugas menangkap seorang pria berinisial I dengan barang bukti 550 butir tramadol," ujar Indra Waspada.

Petugas kemudian melakukan penggeledahan lanjutan di rumah tersangka I di kawasan Teluknaga dan menemukan 5.150 butir tramadol serta 2.000 butir hexymer. Dari hasil interogasi, tersangka I mengaku mendapatkan pasokan obat keras dari pria berinisial FM yang kemudian berhasil ditangkap di wilayah Neglasari, Kota Tangerang.

Tersebut FM mengaku memperoleh pasokan dari seorang pria berinisial T yang kini telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan masih dalam pengejaran polisi.

"Total barang bukti yang diamankan dalam kasus kedua yakni 5.710 butir tramadol, 2.000 butir hexymer serta sejumlah telepon genggam milik tersangka," beber Indra Waspada.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 435 juncto Pasal 138 ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan juncto Pasal 20 huruf C Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun. (Mala)

Published in Banten

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah secara simbolis bantuan kepada para pelaku UMKM dalam rangka pengembangan ekonomi kreatif Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kelurahan Tigaraksa, Selasa (26/05/26)

Dalam sambutannya, Wabup Intan menegaskan bahwa pemerintah daerah terus mendorong penguatan dan pengembangan UMKM dan para pelaku ekonomi kreatif sebagai penggerak perekonomian dan membuka lapangan kerja. UMKM dan para pelaku ekonomi kreatif memiliki peranan yang sangat penting dalam memperkuat perekonomian daerah dan peningkatan kesejahteraan keluarga.

"Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berkomitmen memberikan dukungan para pelaku ekonomi kreatif dan UMKM melalui pelatihan, pendampingan, pemasaran, hingga bantuan peralatan usaha guna meningkatkan kapasitas dan produktivitas para pelaku usaha. Mereka ini tidak hanya menjadi penggerak ekonomi masyarakat, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan serta meningkatkan kesejahteraan keluarga," ujar Wabup Intan

Ia berharap bantuan peralatan yang diserahkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendukung pengembangan usaha, meningkatkan kualitas produk, serta memperluas peluang pemasaran.

"Jadikan bantuan ini sebagai motivasi untuk terus berkembang dan naik kelas dari usaha mikro menjadi usaha kecil yang lebih maju dan berdaya saing," tandasnya

Lanjut dia, keberadaan RTH seperti di Kelurahan Tigaraksa merupakan kebanggaan dan milik masyarakat yang keberadaannya harus senantiasa dijaga oleh seluruh elemen masyarakat, baik kebersihannya maupun kerapihannya.

Selain itu, keberadaan RTH tersebut juga diharapkan dapat menjadi pusat aktivitas ekonomi kreatif masyarakat, tempat berkumpulnya ide-ide kreatif, promosi produk lokal, serta ruang interaksi yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

"Saya mohon kepada seluruh pelaku UMKM dan masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas produk dan perkuat branding serta memanfaatkan teknologi digital dan media sosial sebagai sarana promosi dan pemasaran. Cuma saya pesan RTH ini juga dijaga, kebersihan, kerapihan, jangan buang sampah sembarangan dan ditanami lebih banyak pohon," imbuhnya

Dia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama terus memperkuat semangat sinergi dan kolaborasi agar ekonomi kreatif di Kabupaten Tangerang semakin berkembang dan memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

"Kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di tingkat lokal, agar semakin mandiri, kreatif, inovatif, dan mampu bersaing di tengah perkembangan zaman," pungkasnya

Pihaknya pun menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang, Kecamatan dan Kelurahan Tigaraksa dan yang terus berupaya menghadirkan program-program pemberdayaan bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Rd. Anna Ratna Maeamunah melaporkan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk pendekatan langsung pemerintah daerah kepada masyarakat dan pelaku UMKM di wilayah kecamatan guna menyerap aspirasi, memetakan potensi usaha, serta memberikan pembinaan dan fasilitasi secara langsung kepada pelaku usaha mikro.

"Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wadah bagi koperasi dan pengusaha mikro, meningkatkan daya saing produk koperasi dan usaha mikro, membuka peluang kemitraan dan kerja sama bisnis, mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pemberdayaan usaha mikro dan koperasi," jelasnya

Adapun bantuan yang diserahkan antara lain: blender, kompor, tenda, showcase, freezer, rak display, meja, tong sampah, dispenser, meja lipat, meja payung dan cup sealer

Setelah acara, Wabup Intan bersama Kadiskum, Camat dan Lurah meninjau langsung RTH Kelurahan Tigaraksa. (Red)

Published in Banten

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah melakukan monitoring pemeriksaan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi di peternakan Indojaya Farm, Kec. Pagedangan, Selasa (26/5/26).

Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan mengungkapkan bahwa monitoring tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk memastikan masyarakat memperoleh hewan kurban yang sehat, aman dan halal untuk dikonsumsi.

“Alhamdulillah hari ini kami melakukan pengecekan langsung di Indojaya Farm bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan serta Satgas Kurban Kabupaten Tangerang untuk memastikan seluruh hewan kurban yang akan didistribusikan kepada masyarakat dalam kondisi sehat, terawat, serta memenuhi standar ASUH; Aman, Sehat, Utuh, dan Halal," ungkap Wabup Intan

Di lokasi peternakan Indofarm, Wabup Intan meninjau langsung sejumlah hewan kurban yang terdiri dari sapi Bali, sapi Simental, dan sapi Limosin. Ketiga jenis sapi tersebut menjadi bagian dari hewan kurban yang dipersiapkan untuk didistribusikan kepada masyarakat Kabupaten Tangerang dan sekitarnya.

"Kami memastikan hewan-hewan kurban yang ada di sini, mulai dari sapi Bali, Simental hingga Limosin, seluruhnya dalam kondisi sehat dan layak untuk didistribusikan kepada masyarakat,” ujarnya.

Lanjut dia, pemeriksaan dari tim Satgas Kurban meliputi pengecekan kesehatan fisik hewan untuk memastikan hewan dalam kondisi aktif dan tidak menunjukkan gejala sakit dan pemeriksaan umum sebagai langkah antisipasi terhadap penyakit hewan menular. Selain itu, petugas juga mengecek kebersihan kandang dan lingkungan peternakan, ketersediaan serta kualitas pakan, hingga memastikan pola pemeliharaan hewan dilakukan dengan baik sesuai standar kesehatan peternakan," imbuhnya

Ia menambahkan, selain kondisi kesehatan hewan, perhatian terhadap kebersihan kandang dan kualitas pakan juga menjadi faktor penting dalam menjaga mutu hewan kurban hingga saat hari pendistribusian

“Kebersihan kandang dan kualitas pakan juga kami pastikan terjaga dengan baik. Ini penting agar hewan tetap sehat sampai nanti diterima masyarakat dan pelaksanaan ibadah kurban berjalan aman serta nyaman,” imbuhnya.

Pemerintah Kabupaten Tangerang terus melakukan pemantauan di berbagai titik peternakan dan lapak penjualan hewan kurban sebagai langkah preventif sekaligus memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa hewan kurban yang beredar telah melalui pemeriksaan petugas. Dia juga berharap proses pendistribusian hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1447 H berjalan lancar sehingga seluruh masyarakat dapat melaksanakan ibadah kurban dengan rasa aman serta penuh keberkahan.

“Insyaallah hewan-hewan kurban di Kabupaten Tangerang seluruhnya sehat, layak, dan aman untuk dikonsumsi masyarakat. Kami ingin masyarakat bisa menjalankan ibadah kurban dengan tenang dan khusyuk,” pungkasnya. (Red)

Published in Banten

Tangerang, lensafokus.id - Polresta Tangerang berhasil mengungkap kasus tawuran antar kelompok remaja yang terjadi di Jalan Raya Otonom Pasar, Desa Talagasari, Kecamatan Cikupa, Rabu (20/5/2026) dini hari.

Akibat peristiwa itu, seorang berinisial RW (14) mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam di bagian kepala.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, tawuran terjadi karena dipicu aksi saling tantang melalui media sosial.

"Dua kelompok remaja yang saling tantang bernama Kilometer 18 dan Mystery 16," kata Indra Waspada, pada konferensi pers, Selasa (26/5/2026).

Indra Waspada melanjutkan, kedua kelompok kemudian sepakat bertemu di lokasi hingga berujung bentrokan. RW yang berasal dari kelompok Kilometer 18 yang Mystery 16. Korban terkena sabetan senjata tajam jenis corbek pada bagian belakang kepala saat masih berada di atas sepeda motor.

"Akibat kejadian itu korban mengalami luka serius," ujarnya.

Setelah korban ambruk, kelompok lawan langsung melarikan diri. Rekan-rekan korban kemudian mengevakuasi RW ke rumah sakit di wilayah Jati Uwung untuk mendapatkan penanganan medis.

IMG 20260526 WA0086

Mendapat laporan dari pihak rumah sakit, jajaran kepolisian bergerak cepat melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi, menganalisis rekaman CCTV, hingga mengumpulkan alat bukti lain. Polisi kemudian berhasil mengidentifikasi terduga pelaku pembacokan yakni MIP (18).

"Dalam waktu kurang dari 24 jam, tersangka MIP berhasil kami amankan di tempat persembunyiannya di kontrakan ibunya di wilayah Bekasi," ujar Indra Waspada.

Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa sebilah senjata tajam jenis corbek, pakaian yang digunakan saat kejadian, serta sejumlah barang bukti lain yang berkaitan dengan tindak pidana tersebut.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 80 juncto Pasal 76C Undang-Undang Perlindungan Anak dan/atau Pasal 467 ayat (2) dan/atau Pasal 307 ayat (1) KUHP Baru dengan ancaman pidana penjara di atas lima tahun.

Indra Waspada mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak. Terutama penggunaan media sosial dan aktivitas di malam hari guna mencegah terulangnya aksi tawuran remaja. (Mala)

Published in Banten
Go to top