Bupati Maesyal Tegaskan Program Sekolah Swasta Gratis Harus Diiringi Peningkatan Mutu Pendidikan

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan Program Sekolah Swasta Gratis harus mampu dibarengi dengan peningkatan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat kegiatan Evaluasi Program Sekolah Swasta Gratis/Setara Tahun 2026 di Hotel Vega Gading Serpong, Senin (28/9/2026).

“Program sekolah gratis tidak hanya soal membebaskan biaya pendidikan. Harus dibarengi dengan peningkatan mutu pembelajaran, sarana dan prasarana, serta kompetensi para tenaga pendidik. Ini yang harus menjadi perhatian kita bersama,” tegas Bupati Maesyal.

Menurutnya, kemitraan antara Pemerintah Kabupaten Tangerang dan lembaga pendidikan swasta menjadi bagian penting dalam mewujudkan pemerataan akses pendidikan. Keberadaan sekolah swasta dinilai memiliki peran strategis dalam memastikan seluruh anak di Kabupaten Tangerang mendapatkan kesempatan memperoleh pendidikan yang layak.

“Sekolah swasta bukan sekadar pelengkap, tetapi mitra utama pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya di Kabupaten Tangerang. Tanpa peran aktif sekolah swasta, pemerataan akses pendidikan tidak akan tercapai secara optimal,” ujarnya.

Bupati Maesyal juga meminta pengelolaan dana Program Sekolah Swasta Gratis/Setara dilakukan secara terbuka, tepat sasaran, dan akuntabel. Ia mengatakan, kegiatan evaluasi menjadi momentum untuk memetakan berbagai kendala administratif maupun operasional yang dihadapi sekolah, sekaligus mencari solusi bersama untuk penyempurnaan program.

“Pengelolaan dana harus dilakukan secara transparan dan akuntabel, serta tepat sasaran. Kita ingin manfaat program ini benar-benar dirasakan langsung oleh peserta didik dan masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.

Tercatat, pada tahun 2026 Program Sekolah Swasta Gratis/Setara mencakup 71 sekolah dasar (SD) dengan jumlah peserta didik sebanyak 9.676 siswa. Untuk jenjang sekolah menengah pertama (SMP), program tersebut mencakup 193 sekolah dengan total 27.886 siswa.

Adapun alokasi anggaran yang disiapkan untuk jenjang SD mencapai Rp13.989.200.000, sedangkan untuk jenjang SMP sebesar Rp54.010.800.000. Dengan dukungan anggaran tersebut, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus mendorong agar pelaksanaan program sekolah swasta gratis tersebut dapat berjalan tepat sasaran sekaligus mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan di sekolah-sekolah swasta.

Pada kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan berkas Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) hasil perbaikan kepada Tim Dinas Pendidikan. Bupati mengingatkan seluruh kepala sekolah dan pengelola lembaga pendidikan agar memastikan kelengkapan dokumen sesuai dengan regulasi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Perbaikan berkas NPHD ini merupakan bagian dari tertib administrasi dan menjadi landasan hukum dalam penyaluran serta pertanggungjawaban dana hibah. Pastikan semua dokumen lengkap dan sesuai ketentuan agar tidak menimbulkan persoalan hukum maupun administratif di kemudian hari,” pungkasnya.

Bupati Maesyal juga turut mengapresiasi BMPS dan Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang yang terus melakukan pendampingan kepada sekolah-sekolah dalam penyempurnaan dokumen NPHD.

"Kita berharap sinergi ini terus diperkuat sehingga Program Sekolah Swasta Gratis/Setara dapat berjalan semakin efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Tangerang," pungkasnya. (Red)

Cakupan Konektivitas Tembus 90 Persen, Pemerintah Kejar Kualitas 5G

Jakarta, lensafokus.id - Cakupan konektivitas digital Indonesia saat ini telah mencapai lebih dari 90 persen.

Pemerintah kini mengarahkan pembangunan tidak hanya pada perluasan cakupan, tetapi juga peningkatan kualitas layanan agar konektivitas memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Capaiannya sekarang sudah hampir lebih dari 90 persen konektivitas itu sudah ter-cover, tapi kan tadi yang saya sampaikan, kita tidak hanya bicara tentang konektivitas itu sendiri, kita bicara bagaimana kualitasnya lebih baik,” ujar Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo saat bertemu awak media usai Upacara Peringatan Hari Bhakti Postel ke-81 di Halaman Kantor Pusat PT Pos Indonesia, Bandung, Jawa Barat, Minggu (27/9/2026).

Menurut Wamen Angga Raka Prabowo, peningkatan kualitas konektivitas membutuhkan sinergi antara pemerintah dan industri di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan infrastruktur dan ekosistem telekomunikasi digital yang lebih baik.

“Dibutuhkan sinergi antara pemerintah dan industri, hari ini kan kemajuan teknologi juga begitu cepat, nah inilah semangat itu yang sedang kita tumbuhkan,” jelas Wamen Angga Raka Prabowo.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah pemanfaatan frekuensi 700 MHz untuk memperluas cakupan layanan 4G dan menutup wilayah yang masih mengalami blank spot.

Frekuensi tersebut dinilai penting bagi operator seluler dalam memperkuat cakupan layanan.

“Baru-baru ini kita baru merilis frekuensi 700 MHz dan 2.600 MHz, 700 MHz bagi teman-teman di operator seluler dan di lingkungan komunikasi sangat penting untuk coverage area, bagaimana 700 MHz digunakan untuk teknologi 4G untuk menutup semua daerah-daerah blank spot kita,” ungkapnya.

Sementara itu, frekuensi 2.600 MHz diarahkan untuk mendorong peningkatan kualitas layanan 5G.

Pemerintah telah menggelar frekuensi tersebut dan seluruh operator seluler telah memilikinya.

“2.600 MHz untuk lompatan kita, untuk kualitas 5G. Seperti kita tahu, 5G kita masih belum luas sebarannya, Alhamdulillah dengan 2.600 MHz ini sudah kita gelar dan semua operator seluler sudah memiliki,” kata Wamen Angga Raka Prabowo.

Pemerintah menargetkan perkembangan teknologi 5G di Indonesia semakin besar dan semakin baik dalam tiga tahun ke depan.

Peningkatan tersebut terutama diarahkan pada kualitas layanan kepada publik.

“Harapannya 3 tahun ke depan kita melihat perkembangan teknologi 5G di Indonesia semakin besar, semakin baik terutama kualitas layanan kepada publik dan juga harga yang terjangkau tentunya,” tegas Wamen Angga Raka Prabowo.

Menurut Wamen Angga Raka Prabowo, peningkatan konektivitas dan kualitas layanan merupakan bagian dari arah transformasi digital Kementerian Komunikasi dan Digital yang bertumpu pada tiga hal yakni masyarakat semakin terkoneksi, ekonomi dan inovasi terus tumbuh, serta pemanfaatan teknologi berlangsung secara aman dan bertanggung jawab.

“Hari ini kita sedang menuju ke arah transformasi digital, dari Kementerian Komunikasi dan Digital sendiri, kita mengedepankan terhubung, tumbuh dan terjaga,” pungkas Wamen Angga Raka Prabowo. (Red)

Hadiri Harlah IGNMI, Bupati Tangerang Tekankan Peran Guru Ngaji Sebagai Pilar Pendidikan Karakter

TANGERANG, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan peran penting guru ngaji sebagai salah satu pilar dalam pembentukan karakter dan akhlak generasi muda di tengah derasnya arus modernisasi dan perkembangan teknologi.

Hal itu disampaikan Maesyal Rasyid saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Hari Lahir (Harlah) ke-2 Ikatan Guru Ngaji Maghrib Indonesia (IGNMI), serta diskusi publik di Ponpes Albadar 2, Kec. Jayanti, Senin (28/9/26).

“Guru ngaji adalah garda terdepan yang menanamkan kesadaran spiritual, kejujuran, kedisiplinan, karakter, akhlak serta rasa hormat kepada orang tua dan sesama,” ujar Bupati Maesyal.

Menurutnya, pendidikan karakter tidak hanya didapatkan anak-anak melalui pendidikan formal di sekolah. Peran guru ngaji di masjid, musala, majelis taklim, maupun pesantren juga sangat penting dalam menanamkan nilai-nilai spiritual, kejujuran, kedisiplinan, serta rasa hormat kepada orang tua dan sesama. Pembangunan daerah tidak cukup hanya diukur dari kemajuan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang berakhlakul karimah.

Bupati Maesyal juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memberikan perhatian dan dukungan agar peran lembaga pendidikan semakin optimal, termasuk kesejahteraan para guru ngaji di Kab. Tangerang

"Pemkab Tangerang terus berkomitmen untuk memberikan dukungan dan perhatian terhadap pendidikan keagamaan dan kesejahteraan para guru ngaji," tandasnya

Pihaknya juga terus mendorong penguatan sinergi antara IGNMI, pemerintah daerah, kepolisian dan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, ketika masjid dan majelis ngaji menjadi pusat aktivitas anak-anak pada sore hingga malam hari, maka lingkungan tersebut turut menjadi benteng dalam menjaga generasi muda dari berbagai pengaruh negatif.

"Ketika masjid dan majelis ngaji menjadi pusat aktivitas anak-anak pada sore hingga malam hari, kita sedang bersama-sama menyelamatkan masa depan bangsa ini,” katanya.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Al Badar 2 Jayanti, KH. Uwesulkurni, mengungkapkan bahwa lahirnya IGNMI berangkat dari keprihatinan terhadap kondisi para guru ngaji yang selama ini mengabdikan diri kepada masyarakat, tetapi belum memiliki wadah organisasi sekaligus perhatian yang memadai.

"Kondisi ini menjadi salah satu alasan saya bersama sejumlah tokoh dan guru ngaji menggagas terbentuknya wadah bagi para guru ngaji. Sebab, guru ngaji hampir selalu ada di setiap kampung, namun belum memiliki organisasi yang secara khusus menghimpun dan memperjuangkan kepentingan mereka," ungkapnya.

KH. Uwesulkurni juga mengapresiasi Pemkab Tangerang yang sejak awal telah memberikan perhatian kepada guru ngaji melalui program insentif. Ia berharap perhatian tersebut terus berkembang sehingga semakin banyak guru ngaji yang dapat merasakan manfaatnya.

“Kami mengapresiasi kebijakan Bapak Bupati yang telah memberikan insentif kepada para guru ngaji. Mudah-mudahan ke depan perhatian terhadap guru ngaji semakin kuat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa IGNMI tidak hanya sebagai wadah organisasi, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat silaturahmi, perjuangan dan kesejahteraan para guru ngaji. (Red)

Seluruh OPD Diminta Evaluasi Dan Siapkan Capaian Kinerja TW 3

TIGARAKSA, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelar Apel Pagi pekan keempat di Lapangan Raden Arya Yudhanegara, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, Senin (28/09/26).

Apel pagi minggu ke-4 bulan September dipimpin langsung oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan, Yudiana, serta diikuti oleh para Asisten Daerah, Kepala OPD, Direksi RSUD (Tangerang, Balaraja, Tigaraksa, Paku Haji), Pejabat Eselon III dan IV, Pejabat Fungsional, hingga seluruh pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Tangerang.

Dalam amanatnya, Yudiana mengawali dengan menyampaikan apresiasi tingginya kedisiplinan para peserta apel pagi. Ia menegaskan bahwa kedisiplinan harian merupakan fondasi utama pencapaian kinerja organisasi yang berdampak luas.

"Disiplin kecil yang kita lakukan hari ini, insya Allah akan memberikan hasil yang luar biasa pada esok hari," tegas Yudiana.

Ia juga mengingatkan, saat ini telah memasuki minggu terakhir bulan September, seluruh OPD segera melakukan evaluasi pelaksanaan program kerja pada Triwulan III tahun anggaran 2026.

"Saya mengingatkan kepada seluruh perangkat daerah dan para Kepala OPD untuk memastikan program kegiatan yang ada di Triwulan 3 ini betul-betul sudah dilaksanakan dengan baik, baik secara fisik maupun pertanggung jawaban keuangannya," jelasnya.

Selain penuntasan APBD murni, Yudiana menyampaikan bahwa pada hari yang sama dijadwalkan agenda persetujuan bersama dengan Bupati Tangerang terkait rancangan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026. Oleh karena itu, seluruh OPD diminta untuk melakulan penyelarasan dan menyiapkan agenda kegiatan pada APBD Perubahan secara cermat dan tepat waktu.

Menyongsong Peringatan Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang yang jatuh pada 13 Oktober mendatang, Pemkab Tangerang akan merangkum seluruh capaian kinerja dan program strategis Bupati Tangerang selama satu tahun terakhir.

Yudiana mengimbau seluruh koordinasi di bawah Asisten Daerah (Asda 1, Asda 2, dan Asda 3) untuk segera merangkum, menginventarisasi data capaian program, serta menyusun materi publikasi sebelum tanggal 13 Oktober.

"Pada saat hari hari jadi nanti, akan ada penayangan capaian kinerja Bapak Bupati selama satu tahun terakhir beserta berbagai prestasi yang telah diraih. Mohon kerja samanya agar seluruh data capaian strategis dan prestasi di masing-masing lingkup OPD sudah siap dan terdesain dengan rapi sebelum hari H," tambahnya.

Dalam apel tersebut, Staf Ahli Bupati juga menyampaikan kabar gembira dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran ASN atas raihan prestasi Pemkab Tangerang yang baru saja menerima penghargaan sebagai Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Terbaik se-Jawa dan Bali pada Kamis pekan lalu.

Capaian ini melengkapi deretan prestasi prestisius Pemkab Tangerang sebelumnya di berbagai sektor strategis, seperti predikat terbaik dalam penyelenggaraan pendidikan (program beasiswa dan sekolah gratis) serta pengembangan sektor Ekonomi Kreatif. (Red)

Piala Bupati Cup U-17 2026 Usai, Panongan Keluar sebagai Juara, 30 Pemain Terbaik Segera Dibentuk Jadi Tim Kabupaten

TANGERANG, lensafokus.id — Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid secara resmi menutup Kejuataan Piala Bupati Cup U-17 Tahun 2026. Kecamatan Panongan keluar sebagai juara setelah mengalahkan Kecamatan Cisauk melalui drama adu penalti dalam laga final yang berlangsung di Stadion Indomilk Arena Sport Center, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Minggu (27/9/26).

Bupati Maesyal menyerahkan langsung trofi Piala Bupati Cup U-17 kepada tim Kecamatan Panongan sebagai juara. Sementara Kecamatan Cisauk harus puas sebagai runner-up setelah pertandingan berlangsung sengit dan berimbang.

Dalam waktu normal 2x40 menit, kedua tim bermain sama kuat dengan skor 1-1. Hasil tersebut membuat pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti, yang akhirnya dimenangkan Kecamatan Panongan.

Bupati Maesyal mengatakan, hasil pertandingan tersebut menunjukkan bahwa pembinaan sepak bola di tingkat kecamatan terus berkembang. Ia mengapresiasi seluruh tim yang telah bertanding dengan sportif serta para camat dan panitia yang telah mendukung pelaksanaan kompetisi.

“Pertandingan sangat berimbang. Sampai 2x40 menit skornya 1-1 dan dilanjutkan dengan adu penalti. Alhamdulillah, Kecamatan Panongan menjadi juara. Tetapi Kecamatan Cisauk jangan kecil hati, karena ini merupakan persembahan luar biasa untuk Kecamatan Cisauk,” ujar Bupati Maesyal

Menurutnya, Piala Bupati Cup tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari proses pencarian dan penyiapan talenta-talenta muda sepak bola Kabupaten Tangerang.

Lanjut dia, dari hasil pemantauan selama turnamen, terdapat sekitar 80 pemain yang akan kembali diseleksi. Nantinya, sebanyak 26 hingga 30 pemain terbaik akan dipersiapkan menjadi tim U-17 Kabupaten Tangerang.

“Hasil pembinaan ini akan segera kita tindak lanjuti. Ada sekitar 80 pemain yang sudah dipantau, kemudian akan diseleksi sehingga nantinya ada sekitar 26 sampai 30 pemain U-17 tingkat Kabupaten Tangerang yang akan terus dilatih,” ungkapnya.

Bupati Maesyal menegaskan, para pemain tersebut akan mendapatkan pembinaan secara berkelanjutan dengan melibatkan pelatih dan mantan pemain Persita. Pembinaan tersebut diharapkan dapat membuka peluang bagi para pemain muda untuk melanjutkan karier ke level yang lebih tinggi, termasuk Persita maupun kompetisi profesional lainnya.

“Kita persiapkan 26 sampai 30 pemain untuk menjadi tim U-17 Kabupaten Tangerang. Pembinaannya harus berkelanjutan. Pelatih akan kita cari, termasuk melibatkan mantan-mantan pemain Persita,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh camat se-Kabupaten Tangerang, khususnya Camat Pagedangan dan Camat Sukadiri, Ketua PSSI Kabupaten Tangerang, KONI, serta panitia penyelenggara yang telah mendukung terselenggaranya kompetisi.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Piala Bupati Cup U-17 2026, Ahmad Chumaedi, mengatakan kompetisi yang berlangsung selama kurang lebih selama tiga pekan tersebut berjalan lancar, tertib, sportif dan kondusif.

Ia mengapresiasi dukungan para kepala wilayah yang turut hadir dan memberikan motivasi kepada peserta maupun panitia selama pertandingan berlangsung.

“Alhamdulillah Piala Bupati ini berjalan lancar, tertib, damai, sportif dan kondusif. Dukungan para camat luar biasa, termasuk Camat Pagedangan dan Camat Sukadiri yang terus membersamai panitia dan peserta,” ujarnya.

Ahmad menambahkan, pembinaan sepak bola di Kabupaten Tangerang akan terus dikembangkan. Setelah pada tahun ini menggelar kompetisi kelompok usia U-10, U-12, U-13, U-15 dan U-17, PSSI Kabupaten Tangerang juga mulai menyiapkan program kompetisi sepak bola wanita pada 2027 mendatang

“InsyaAllah tahun 2027 kita akan melaksanakan kejuaraan sepak bola wanita. Dari sekarang sudah mulai kami persiapkan,” ungkapnya.

Lanjut dia, PSSI Kabupaten Tangerang juga berencana akan meningkatkan kompetensi pelatih melalui program kursus dan pelatihan kepelatihan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pembinaan sepak bola berjalan lebih profesional dan berkelanjutan.

“Pelatih harus berlisensi. Ini menjadi kepentingan kita bersama supaya proses pembinaan dan pelaksanaan kegiatan sepak bola semakin baik,” pungkasnya. (Red)

Wabup Intan Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Budaya Hidup Sehat

Tangerang, lensafokus.id – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri kegiatan Peringatan Hari Osteoporosis Nasional (HON) sekaligus memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) yang diselenggarakan Persatuan Warga Tulang Sehat Indonesia (PERWATUSI) Kabupaten Tangerang di Area Outdoor Indomilk Arena Stadium, Kec. Kelapa Dua, Minggu (27/09/26).

Dalam sambutannya, Wabup Intan mengajak masyarakat untuk menjadikan acara tersebut sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan tulang sekaligus membudayakan olahraga dalam kehidupan sehari-hari.

"Mari kita jadikan acara ini untuk lebih mempertegas komitmen bersama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan tulang sekaligus membudayakan olahraga dalam kehidupan sehari-hari," ujar Wabup Intan

Ia mengungkapkan bahwa berolahraga bersama tidak hanya menjadi sarana menjaga kebugaran dan kebersamaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan tulang, seiring bertambahnya usia. Menurut dia, menjaga kesehatan tidak selalu harus dilakukan melalui olahraga yang berat. Olahraga yang bisa dilakukan adalah senam, sebagai salah satu aktivitas fisik yang ringan dan dapat dilakukan secara rutin oleh masyarakat.

“Jangan sampai kita baru sadar dan baru berolahraga kalau badan kita sudah ada yang dirasa. Senam ini merupakan salah satu olahraga yang tidak berat dan bisa dilakukan setiap hari dan menyenangkan,” ungkapnya

Wabup Intan juga menandaskan kebiasaan hidup sehat harus perlu terus dibangun secara konsisten, dimulai dari diri sendiri. Ia pun mengajak masyarakat untuk mengurangi kebiasaan bermalas-malasan dan menggantinya dengan aktivitas yang dapat menjaga kebugaran tubuh.

“Jangan jadikan bermalas-malasan di hari Sabtu atau Minggu sebagai budaya, tapi jadikan budaya olahraga menjadi budaya hidup sehat kita sehari-hari. Olahraga itu kita mulai dari diri sendiri,” tandasnya.

Ia berharap semangat berolahraga dapat terus tumbuh di tengah masyarakat dan menjadi bagian dari kehidupan keluarga. Dengan tubuh yang sehat dan kuat, masyarakat diharapkan dapat menjalankan berbagai aktivitas dengan lebih baik sekaligus tetap memiliki waktu dan kesempatan untuk berkumpul bersama keluarga dalam suasana yang lebih bahagia.

“Mudah-mudahan semua yang hadir di sini sehat, kuat, sehingga sampai rumah bisa bertemu dengan keluarga dengan hati yang bahagia dan sehat juga,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua PERWATUSI Pusat, Ketua PERWATUSI Kabupaten Tangerang beserta jajaran pengurus, Ketua DPD PERWATUSI Banten, pengurus KORMI Kabupaten Tangerang, para instruktur senam, para pelaku UMKM, serta masyarakat Kabupaten Tangerang. (Red)

Bupati Maesyal Lepas Ribuan Peserta Tangkab Fun Run 2026

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melepas ribuan peserta Tangkab Fun Run 2026 di Pasar Modern Intermoda BSD, Minggu (27/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat untuk membiasakan hidup sehat sekaligus mempererat silaturahmi melalui olahraga bersama.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, Tangkab Fun Run 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun kebersamaan di tengah masyarakat. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan.

“Tangkab Fun Run 2026 ini tujuannya yang pertama supaya kita bisa terus bersilaturahmi. Yang kedua, kita bisa olahraga. Dengan olahraga, insyaAllah kita bisa sehat, segar, dan juga cerdas dalam menjalankan aktivitas. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Menurutnya, olahraga bersama menjadi salah satu cara sederhana untuk menjaga kebugaran sekaligus membangun semangat kebersamaan. Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga terus melakukan upaya-upaya peningkatan pelayanan publik melalui digitalisasi, sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan transparan, termasuk dalam mendukung aktivitas ekonomi dan akses keuangan di wilayah Kabupaten Tangerang.

“Ramai-ramai kita berusaha untuk bisa sehat dengan lari pagi, sehingga masyarakat juga sehat. Begitu juga dalam kondisi ini, kita terus berusaha meningkatkan fungsi pelayanan dalam rangka melayani masyarakat melalui digitalisasi, sehingga ada kemudahan, kecepatan, dan transparansi, terutama terkait dengan perputaran ekonomi dan akses keuangan yang ada di wilayah Kabupaten Tangerang,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal juga mengingatkan para peserta untuk menjaga ketertiban selama mengikuti rute lari yang berjarak kurang lebih lima kilometer. Mengingat rute yang dilalui menggunakan jalan umum, peserta diimbau tetap memperhatikan keselamatan dan ketertiban hingga kembali ke lokasi kegiatan.

“Saya titip dalam perjalanan kurang lebih lima kilometer nanti supaya menyesuaikan dengan ketertiban karena kita juga melalui jalan umum. Mudah-mudahan kembalinya pun datang ke sini dalam keadaan sehat walafiat,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah mengatakan, Tangkab Fun Run 2026 diikuti sekitar 2.000 peserta. Ia berharap jumlah peserta pada pelaksanaan tahun depan dapat semakin bertambah, sehingga kegiatan olahraga bersama tersebut dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

“Fun run kali ini ada 2.000 peserta, mudah-mudahan tahun depan bisa lebih banyak lagi. Selain sehat, fun run ini juga memiliki sisi sosial. Hasil dari kegiatan ini akan kita sumbangkan kepada saudara-saudara kita di daerah yang membutuhkan air bersih, terutama di musim kemarau ini,” ujar Wabup Intan.

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten Yusuf Wicaksono mengatakan, Bank Indonesia terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mempercepat pembentukan ekosistem pembayaran digital di daerah. Upaya tersebut dilakukan melalui digitalisasi transaksi untuk mendorong efisiensi perekonomian dan tata kelola pemerintahan.

Yusuf mengapresiasi komitmen Pemkab Tangerang dalam menerapkan transaksi digital. Menurutnya, apresiasi tersebut semakin kuat setelah Kabupaten Tangerang berhasil meraih Juara 1 Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Tingkat Nasional untuk Wilayah Jawa-Bali. “Kami memberikan apresiasi yang tinggi atas komitmen Pemkab Tangerang dalam menerapkan transaksi digital,” ujarnya.

Ia berharap sinergi Bank Indonesia dan Pemkab Tangerang terus diperkuat untuk mewujudkan ekosistem digital yang inklusif dan menjangkau seluruh masyarakat. Menurutnya, pembayaran digital tidak hanya mendukung modernisasi layanan publik, tetapi juga memperkuat ekonomi lokal serta mendorong pemerintahan yang inovatif. (Red)

Buka PORSADIN VII, Bupati Tangerang Dorong Santri Berprestasi dan Berakhlak

TANGERANG, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid secara resmi membuka Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) ke-VII tingkat Kabupaten Tangerang. Acara tersebut digelar di Alun-alun Balaraja. Minggu (27/9/26).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal mengatakan, PORSADIN bukan sekadar ajang perlombaan olahraga dan seni, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat kenersamaan dan menggali serta mengembangkan potensi santri Madrasah Diniyah Takmiliyah di bidang keagamaan, seni maupun olahraga.

"PORSADIN ini bukan hanya jadi ajang perlombaan, tapi juga menjadi tempat untuk saling memperkuat kebersamaan dan menggali serta mengembangkan bakat, minat, potensi para santri Madradah Diniyah," ungkap Bupati Maesyal

Menurutnya, pendidikan keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki akhlak baik, kedisiplinan, tanggung jawab, kreativitas dan mental yang kuat. Untuk itu, ia berpesan kepada seluruh peserta agar sportif dan semangat dalam bertanding.

“Bertandinglah dengan semangat, berkompetisilah dengan sportif, dan raihlah prestasi dengan cara yang baik. Jangan hanya mengejar kemenangan, perbanyaklah teman,” pesannya

Bupati Maesyal menegaskan bahwa prestasi harus berjalan seiring dengan akhlak. Para santri diharapkan mampu menjadi generasi yang berilmu, beriman, sehat, kreatif dan berdaya saing serta membawa nama baik agama, keluarga dan Kabupaten Tangerang.

Ia juga mengajak para ulama, FKDT, lembaga pendidikan keagamaan, orang tua dan masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi dalam membangun generasi muda Kabupaten Tangerang yang berkarakter dan berakhlakul karimah.

“Mati kita perkuat sinergi dan kolaborasi dalam membangun generasi muda Kabupaten Tangerang yang tangguh, berkarakter dan berakhlakul karimah. Karena mereka adalah calon pemimpin masa depan kita semua," pungkasnya. (Red)

Kejurnas TOS Marathon, Sachrudin Siapkan Pacuan Baru

Kota Tangerang, lensafokus.id - Deru roda dan adrenalin persaingan mewarnai Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sepatu Roda “Tangerang Open Speed (TOS) Marathon 2026” yang diikuti sejumlah atlet dari berbagai daerah di kawasan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Sabtu (26/09/2026).

Kejuaraan yang memperebutkan Piala Wali Kota dan Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Tangerang itu, berlangsung 25–27 September 2026. Bagi para atlet, ajang ini menjadi kesempatan menguji kemampuan, menambah pengalaman, sekaligus mengukur kesiapan menghadapi kompetisi berikutnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Tangerang H. Sachrudin, mengatakan kejuaraan bukan sekadar pertandingan, tetapi bagian dari proses yang memberi ruang bagi atlet untuk berkembang. Pengalaman bertanding, menurutnya, menjadi bekal penting dalam perjalanan atlet menuju level yang lebih tinggi.

“Selain untuk meraih prestasi, ajang Kejurnas Sepatu Roda ini juga memberikan pengalaman berharga, menambah persahabatan, sekaligus membangkitkan semangat untuk terus memajukan olahraga, khususnya sepatu roda di Kota Tangerang maupun Indonesia,” tuturnya, saat membuka Kejurnas.

Dukungan pembinaan tersebut, juga diperkuat melalui rencana pembangunan fasilitas sepatu roda di Kota Tangerang. Pemerintah Kota Tangerang, melalui Dinas Pemuda dan Olahraga, berencana melakukan pembangunan fasilitas yang representatif guna mendukung Cabang Olahraga Sepatu Roda pada 2027.

Keberadaan fasilitas yang memadai, lanjut wali kota, itu penting agar atlet memiliki ruang latihan yang dapat menunjang perkembangan mereka.

“Dengan fasilitas yang memadai, kita harapkan para atlet bisa berlatih secara optimal dan terus mengembangkan kemampuan sehingga dapat meraih prestasi terbaik di kancah yang lebih tinggi,” ujar Sachrudin.

Sementara itu, Ketua Porserosi Kota Tangerang, Turidi Susanto, mengatakan fasilitas yang memadai penting untuk menjaga kesinambungan pembinaan atlet. Lapangan tersebut nantinya diharapkan dapat digunakan untuk latihan sekaligus penyelenggaraan kejuaraan.

“Pembangunan fasilitas olahraga sepatu roda yang representatif yang rencananya dilaksanakan tahun depan, diharapkan dapat memperkuat pembinaan atlet di Kota Tangerang. Dengan fasilitas yang lebih baik, kami berharap para atlet dapat berlatih dan berkembang, serta memiliki kesempatan mengikuti kompetisi di level yang lebih tinggi,” ujar Turidi. (Red)

Dekranasda Banten dan Kota Tangerang Kolaborasi Dorong UMKM Naik Kelas di Kriya Nusa 2026

Kota Tangerang, lensafokus.id - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Banten bersama Dekranasda Kota Tangerang dan Dinas IndagkopUKM Kota Tangerang resmi bersinergi dalam pameran kerajinan Nusantara bergengsi, KriyaNusa 2026 yang berlangsung pada 26 hingga 30 September 2026 di Jakarta Convention Center (JCC).

Pameran bergengsi tahunan ini, menjadi ajang strategis bagi para perajin lokal untuk memamerkan karya unggulan, memperluas akses pasar nasional hingga mancanegara, serta memperkuat ekosistem ekonomi kreatif daerah.

Ketua Dekranasda Provinsi Banten Tinawati Andra Soni, mengungkapkan optimisme dan rasa bangganya terhadap keterlibatan para perajin Banten dalam ajang ini. Meskipun berbagai daerah tengah menghadapi kebijakan efisiensi anggaran, semangat kolaborasi antarstakeholder tetap tinggi untuk mendampingi para pelaku usaha kecil dan menengah.

"Melalui ajang ini, kami mendorong kerajinan khas Banten menembus pasar internasional. Keterwakilan daerah diisi oleh Kota Tangerang dan Kota Serang," ujar Tina.

Pada kesempatan tersebut, Rini Rizqiyyah Maryono selaku Wakil Ketua Dekranasda Kota Tangerang turut mengenalkan produk kerajinan tangan hasil karya asli putra daerah.

Menurutnya, Kota Tangerang memamerkan berbagai produk unggulan hasil karya perajin lokal, mulai dari tas rotan dan pandan bermotif batik, busana batik eco-print yang ramah lingkungan, hingga aneka aksesori gelang buatan tangan.

"Kami mengajak masyarakat luas untuk hadir dan meramaikan pameran KriyaNusa 2026 hingga 30 September mendatang. Mari larisi dan bangga menggunakan produk-produk lokal buatan Kota Tangerang," ajak Rini.

Di tempat sama, Kepala Dinas IndagkopUKM Kota Tangerang Suli Rosadi menjelaskan, Kota Tangerang memboyong sebanyak enam UMKM pilihan yang menampilkan produk-produk kerajinan unggulan berprestasi penerima UMKM Award, salah satunya inovasi tumbler berbahan dasar bambu.

"Kota Tangerang memang bukan kota berbasis wisata alam, namun melalui keunikan hasil kerajinannya, kami optimistis Kota Tangerang dapat menjadi destinasi tujuan wisata kriya bagi wisatawan luar daerah," tutur Suli. (Red)

Page 2 of 315
Go to top