Items filtered by date: Monday, 15 June 2026

KOTA TANGERANG, lensafokus.id – Kontingen Kota Tangerang kembali menunjukkan dominasinya di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Banten 2026 yang digelar di Kota Cilegon. Para atlet pelajar Kota Tangerang sukses mempertahankan gelar juara umum dengan torehan 62 medali, terdiri dari 28 medali emas, 17 medali perak, dan 17 medali perunggu.

Prestasi tersebut menjadi bukti keberhasilan pembinaan olahraga pelajar yang selama ini dilakukan secara berkelanjutan oleh Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) bersama KONI Kota Tangerang.

Kepala Dispora Kota Tangerang, Kaonang, mengatakan raihan tersebut merupakan hasil kerja keras para atlet tingkat SMP, SMA, dan SMK yang bertanding di berbagai cabang olahraga unggulan.

“Perolehan medali ini menunjukkan efektivitas program pembinaan usia dini yang terus digencarkan oleh Pemkot Tangerang bersama KONI Kota Tangerang. Atlet-atlet muda kita mampu tampil maksimal dan memberikan hasil yang membanggakan,” ujar Kaonang, Minggu (14/6/2026).

Menurutnya, dominasi Kota Tangerang terlihat di sejumlah cabang olahraga yang selama ini menjadi fokus pembinaan. Torehan 28 medali emas menjadi indikator bahwa proses regenerasi atlet berjalan sesuai target dan mampu menghasilkan atlet-atlet potensial untuk masa depan.

“Atlet-atlet muda Kota Tangerang tampil dominan dan menunjukkan mental juara di setiap pertandingan. Torehan 28 emas ini menjadi bukti bahwa regenerasi atlet berjalan sesuai target dan siap menjadi tulang punggung kontingen pada event nasional mendatang,” katanya.

Kaonang menegaskan, raihan 62 medali bukan sekadar angka, melainkan hasil dari sistem pembinaan yang dilakukan secara terstruktur mulai dari pencarian bakat di sekolah, pembinaan di klub olahraga, hingga dukungan sarana dan fasilitas dari pemerintah daerah.

“Angka 28 emas, 17 perak, dan 17 perunggu bukan sekadar statistik. Ini merupakan hasil kerja sistematis dari hulu ke hilir. Anak-anak kita telah membuktikan bahwa mereka mampu bersaing dengan atlet dari daerah lain yang memiliki tradisi olahraga kuat,” ungkapnya.

POPDA XII Banten 2026 yang dipusatkan di Kota Cilegon diikuti seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Banten. Selain menjadi ajang perebutan medali, kompetisi dua tahunan tersebut juga menjadi tolok ukur keberhasilan pembinaan olahraga pelajar di masing-masing daerah.

Bagi Kota Tangerang, POPDA menjadi wadah penting untuk menjaring atlet-atlet muda berbakat yang akan dipersiapkan menuju ajang yang lebih tinggi, seperti Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) hingga Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Kami tidak hanya mengejar jumlah medali. Yang lebih penting adalah proses pembinaan. Lewat POPDA ini kami bisa memetakan kekuatan dan kelemahan setiap cabang olahraga. Atlet yang berprestasi akan masuk dalam program pembinaan jangka panjang menuju PON dan event internasional,” jelas Kaonang.

Sementara itu, Ketua KONI Kota Tangerang, Sudirman, mengapresiasi perjuangan seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang telah mengharumkan nama Kota Tangerang di tingkat Provinsi Banten.

Menurutnya, Pemerintah Kota Tangerang di bawah kepemimpinan Wali Kota H. Sachrudin terus berkomitmen menjadikan olahraga sebagai bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

"Selain meningkatkan fasilitas olahraga seperti GOR, lapangan, dan sarana pendukung lainnya, Pemkot Tangerang juga rutin memberikan bonus dan beasiswa bagi atlet berprestasi sebagai bentuk apresiasi,” kata Sudirman.

Ia optimistis prestasi Kota Tangerang akan terus meningkat pada ajang-ajang berikutnya. Fokus pembinaan ke depan tidak hanya menjaga konsistensi atlet yang ada, tetapi juga membuka peluang pengembangan cabang olahraga potensial baru.

“Dengan hasil gemilang di POPDA XII ini, kami optimistis target prestasi pada kejuaraan berikutnya bisa terlampaui. Fokus kami adalah menjaga konsistensi latihan atlet dan memperluas pembinaan pada cabang olahraga yang berpotensi menyumbang medali,” tegasnya. (Sumarna)

Published in Banten

Kota Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang membuka pendaftaran program On The Job Training (OJT) di salah satu perusahaan plastik terkemuka, Perseoran Terbatas (PT) Tomypak Makmur Tangerang mulai 11-18 Juni 2026.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang Ujang Hendra Gunawan menuturkan, program tersebut dibuka untuk memberikan pelatihan berbasis kompetensi bagi calon tenaga kerja yang dilengkapi dengan program magang secara langsung.

“Kami menyediakan program ini khususnya untuk calon tenaga kerja muda yang ingin mendapatkan pelatihan intensif disertai kesempatan magang langsung di lingkungan kerjanya. Ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan peserta mulai dari pengalaman kerja nyata, mentor profesional, sampai sertifikasi yang dibutuhkan di dunia kerja,” ujar Ujang, Senin (15/6/2026).

Ia melanjutkan, Pemkot Tangerang memastikan pendaftaran OJT di PT. Tomypak Makmur Tangerang akan berjalan selama sekitar 30 hari mulai dari 22 Juni-28 Juli 2026 mendatang.

Pemkot Tangerang memastikan para peserta yang memenuhi kualifikasi kompetensi dapat mendapatkan kesempatan pemagangan dan dikontrak oleh perusahaan tersebut.

”Jangan ketinggalan untuk segera mendaftarkan diri, apalagi semua proses pendaftarannya bisa dilakukan secara mudah dan gratis melalui aplikasi Tangerang LIVE sekarang juga,” tambahnya.

Berikut persyaratan dan keuntungan peserta program OJT di PT. Tomypak Makmur Tangerang:

Persyaratan

1. Warga Kota Tangerang dibuktikan dengan Kartu Tanpa Penduduk (KTP).
2. Berusia maksimal 27 tahun.
3. Pendidikan minimal Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat.

Keuntungan

1. Uang transportasi selama pelatihan.
2. Sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
3. Kesempatan melanjutkan program pemagangan bersama perusahaan bagi yang memenuhi standar kualifikasi yang dibutuhkan.

Published in Banten

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid mengapresiasi program sekolah Berkarakter Hijau, Sehat dan Inovatif (BERHATI) yang dirancang Sinarmas Land

Hal tersebut diungkapkan Bupati Maesyal Rasyid saat menghadiri Festival Sekolah BERHATI 2026 Sinarmas Land di Atrium Mall The Breeze BSD, Senin (15/06/26)

"Program ini bagus sekali, sejak usia dini untuk anak-anak kita Kabupaten maupun Tangsel itu bisa ditanamkan karakter hijaunya. Pemkab Tangerang, Pemkot Tangsel bersama dengan Sinarmas Land ingin sekali merancang pilot proyek sekolah yang mengikuti tema BERHATI ini," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Manurut dia, program sekolah BERHATI yang mengusung konsep karakter anak didik, lingkungan dan kesehatan sangat mendukung kenyamanan proses belajar mengajar. Untuk itu, Pemkab Tangerang akan terus mendukung dan menguatkan kerja sama dengan berbagai pihak, khususnya Sinarmas Land dengan CSR-nya untuk membangun sarana pendidikan dengan konsep sekokah BERHATI di sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Tangerang.

"Pemerintah daerah akan terus mendorong ada program pilot proyek sekolah BERHATI ini bisa dibangun bersama Sinarmas dengan CSR-nya dan menjadi program unggulan supaya memberikan kontribusi terhadap upaya mencerdaskan bangsa melalui proses belajar mengajar pada usia dini apakah itu TK Paud SD SMP sampai dengan SMA," ungkapnya

Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada para pengembang dengan program CSR-nya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Tangerang. Melalui ekspansi pemanfaatan program CSR terhadap dunia pendidikan tersebut diharapkan juga akan berkontribusi positif secara signifikan terhadap peningkatkan kualitas anak didik penerus bangsa, termasuk kesiapan tenaga pendidik yang benar-benar kompeten

"Saya ingin bahwa sekolah berhati ini harus terus dikumandangkan diperbanyak dari sisi kuantitas maupun kualitasnya dan CSR BSD juga ditambah lagi dalam rangka memberikan kontribusi kepada wilayah sekitar," imbuhnya

Sementara itu, Managing Director President Office Sinarmas Land, Dony Martadisata mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing dan memiliki integritas serta rasa kepedulian yang tinggi pada lingkungan dan sesama.

Kolaborasi dan sinergitas yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, sekolah, keluarga dan masyarakat sangat diperlukan untuk membangun ekosistem pendidikan yang adaptif dan berkelanjutan sebagai investasi jangka panjang.

"Komitmen inilah yang melahirkan program sekolah BERHATI melalui pendampingan berkelanjutan dari program CSR Sinarmas Land di bidang pendidikan. Ini fokus pada tiga nilai utama berkarakter hijau, sehat dan inovatif.

Lanjut dia, program sekokah BERHATI tersebut tidak hanya fokus memberikan pendampingan kepada siswa tetapi juga meningkatkan kapasitas guru, memperkuat kolaborasi dengan orang tua serta membangun budaya sekolah yang positif. Selain itu pada kegiatan tersebut pihaknya menyalurkan bantuan pendidikan kepada 283 penerima manfaat di wilayah Tangerang Raya hingga kecamatan Rumpin Bogor.

"Semoga festival sekolah BERHATI 2026 menjadi pijakan lahirnya banyak inovasi pendidikan, memperkuat jejaring kolaborasi serta menginspirasi hadirnya generasi yang berkarakter peduli lingkungan sehat inovatif dan siap menghadapi tantangan di masa depan," pungkasnya. (Red)

Published in Banten

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid memimpin rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk memperkuat sinergi dan efektivitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pemanfaatan teknologi digital di Pendopo Bupati Tangerang, Selasa (15/6/2026).

Rapat strategis tersebut menjadi langkah penting dalam menyelaraskan kebijakan dan koordinasi lintas sektor untuk memastikan program MBG berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi peserta didik di Kabupaten Tangerang.

Dalam arahannya, Bupati Maesyal menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang tengah mengembangkan aplikasi MBG sebagai platform terintegrasi yang mampu menjawab berbagai tantangan di lapangan. Mulai dari pengelolaan data yang masih tersebar, proses pelaporan yang belum terpusat, hingga kebutuhan informasi yang dapat diakses secara cepat dan akurat.

“Melalui konsep Satu Data, Satu Platform, Satu Keputusan, seluruh data dari Sentra Pangan (SPPG), sekolah, hingga madrasah akan terintegrasi dalam satu sistem. Dengan begitu, pengambilan kebijakan dapat dilakukan secara lebih tepat, cepat, dan berbasis data terkini,” ujar Bupati Maesyal.

Selain membahas integrasi data, forum juga menyusun peta jalan (roadmap) pengembangan aplikasi MBG yang akan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Pada tahap awal, pengembangan difokuskan pada fitur self-service bagi SPPG dan satuan pendidikan agar proses pelaporan dapat dilakukan secara mandiri, mudah, dan akurat.

"Langkah ini penting untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta kualitas pengawasan program MBG di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang," jelasnya.

Bupati menambahkan, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh perencanaan yang baik, tetapi juga kolaborasi yang kuat antarperangkat daerah serta pemanfaatan teknologi yang tepat guna.

“Digitalisasi menjadi instrumen penting untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan dampak maksimal bagi peningkatan kualitas generasi muda Kabupaten Tangerang,” imbuhnya.

Dengan penguatan sistem digital yang terintegrasi, Pemerintah Kabupaten Tangerang optimistis pelaksanaan Program MBG akan semakin efektif dalam mendukung terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.

Sementara itu, Wabup Intan Nurul Hikmah menambahkan bahwa digitalisasi menjadi kebutuhan penting dalam mendukung tata kelola program yang transparan dan akuntabel. Menurutnya, sistem yang terintegrasi akan memudahkan seluruh pemangku kepentingan dalam melakukan pemantauan, evaluasi, serta pengambilan keputusan secara cepat dan tepat.

"Saya berharap pengembangan aplikasi MBG dapat memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan seluruh pihak terkait sehingga manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat, khususnya para peserta didik di Kabupaten Tangerang," ujarnya. (Red)

Published in Banten

TANGERANG, lensafokus.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar senantiasa berpedoman pada visi dan misi pembangunan daerah dalam melaksanakan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin apel pagi di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Senin (15/06/26)

Dalam arahannya, Sekda menegaskan bahwa ASN merupakan representasi negara yang memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Tangerang yang berjumlah lebih dari 3,5 juta jiwa. Karena itu, seluruh perangkat daerah harus terus memperkuat koordinasi, konsolidasi, dan semangat kerja untuk mendukung tercapainya target pembangunan daerah.

“Sebagai bagian dari penyelenggara pemerintahan, kita harus bekerja dalam koridor visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Tangerang. Seluruh program dan kegiatan yang kita laksanakan harus bermuara pada terwujudnya masyarakat Kabupaten Tangerang yang sejahtera dan berdaya saing,” tandas Sekda Soma

Ia mengingatkan kembali visi Kabupaten Tangerang Tahun 2025–2029, yaitu “Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Tangerang yang Sejahtera dan Berdaya Saing.” Untuk mewujudkan visi tersebut, terdapat enam (6) misi yang menjadi pedoman seluruh perangkat daerah, meliputi penyelenggaraan pemerintahan yang efektif dan efisien, penguatan perekonomian yang produktif dan berdaya saing, peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan, percepatan pembangunan infrastruktur, serta pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan.

"Pemahaman yang kuat terhadap visi dan misi daerah ini sangat penting agar seluruh ASN memiliki arah yang sama dalam bekerja dan mampu menghasilkan kinerja yang berdampak langsung bagi masyarakat," tegasnya

Pada kesempatan tersebut, Sekda juga menekankan pentingnya publikasi berbagai program dan capaian pembangunan daerah. Menurutnya, berbagai kegiatan dan hasil pembangunan yang telah dilaksanakan pemerintah perlu disampaikan kepada masyarakat secara luas agar masyarakat mengetahui berbagai upaya yang telah dilakukan pemerintah daerah.

“Banyak program dan pekerjaan pembangunan yang sudah dilaksanakan. Publikasi yang baik melalui media sosial menjadi sarana untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah,” ungkapnya.

Di akhir arahannya, Sekda mengajak seluruh ASN untuk terus menjaga semangat kerja, meningkatkan kolaborasi, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat demi mewujudkan Kabupaten Tangerang yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing. Ia juga menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah kepada seluruh pegawai dan masyarakat Kabupaten Tangerang. (Red)

Published in Banten

CILEGON, lensafokus.id – Cabang olahraga (cabor) Senam Artistik (Gymnastic) kembali menjadi lumbung medali bagi Kontingen Kota Tangerang pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Provinsi Banten 2026. Bertanding di GOR Krakatau Steel, Cilegon, pada 12–15 Juni 2026, para atlet muda Kota Tangerang tampil impresif dengan memborong 13 medali, terdiri dari 9 medali emas, 3 medali perak, dan 1 medali perunggu.

Raihan tersebut tidak hanya menjadi salah satu penyumbang medali terbesar bagi Kota Tangerang, tetapi juga berhasil melampaui target yang sebelumnya ditetapkan oleh KONI Kota Tangerang.

Ketua KONI Kota Tangerang, Sudirman, mengaku bangga atas pencapaian para atlet senam artistik yang mampu menorehkan prestasi di atas ekspektasi.

“Target awal kami untuk cabor senam artistik adalah lima medali emas. Alhamdulillah, atlet-atlet kita mampu melampaui target dengan meraih sembilan emas dan total 13 medali. Ini prestasi luar biasa yang patut diapresiasi,” ujar Sudirman.

Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Persani Banten, Sugito Adiwarsito. Menurutnya, atlet-atlet Kota Tangerang menunjukkan kualitas teknik, koreografi, serta mental bertanding yang sangat baik dibandingkan peserta dari daerah lain.

“Secara teknik, koreografi, dan mental bertanding, atlet Kota Tangerang sangat matang. Mereka tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga disiplin dalam menjalankan strategi pertandingan. Ini merupakan hasil dari pembinaan jangka panjang yang dilakukan secara konsisten,” kata Sugito usai penyerahan medali.

IMG 20260615 191900

Pada POPDA XII Banten 2026, medali emas Kota Tangerang diraih dari berbagai nomor bergengsi, di antaranya Floor Exercise, Pommel Horse, Rings, Vault, Parallel Bars, Horizontal Bar, serta All Around Putri. Sementara tiga medali perak dan satu medali perunggu turut melengkapi dominasi Kota Tangerang di cabang olahraga senam artistik.

Pelatih Kepala Senam Artistik Kota Tangerang, Suhenda, mengungkapkan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras para atlet yang menjalani program latihan intensif selama enam bulan terakhir.

“Anak-anak berlatih dua kali sehari dengan fokus pada penyempurnaan teknik, pendaratan, dan ekspresi artistik. Saat ini penilaian juri tidak hanya melihat tingkat kesulitan gerakan, tetapi juga aspek estetika dan ketepatan teknik. Alhamdulillah, hasilnya sangat memuaskan,” jelas Suhenda.

Menurutnya, dukungan penuh dari orang tua atlet juga menjadi faktor penting yang turut mendorong keberhasilan para atlet muda Kota Tangerang dalam meraih prestasi.

Tambahan 13 medali dari cabor senam artistik semakin memperkuat posisi Kota Tangerang dalam perburuan gelar juara umum POPDA XII Banten 2026. Prestasi tersebut sekaligus mempertegas keberhasilan sistem pembinaan olahraga pelajar yang selama ini dijalankan oleh KONI Kota Tangerang bersama Pemerintah Kota Tangerang.

Sudirman menegaskan, keberhasilan ini tidak akan membuat pihaknya berpuas diri. KONI Kota Tangerang telah menyiapkan program pembinaan berkelanjutan melalui pencarian bakat sejak usia dini guna menjaga tradisi prestasi di cabang senam artistik.

“Kami sudah menyiapkan program talent scouting hingga ke tingkat sekolah dasar agar regenerasi atlet terus berjalan. Kami ingin senam artistik Kota Tangerang tetap menjadi lumbung medali dan mampu melahirkan atlet-atlet yang bisa bersaing di tingkat nasional hingga internasional,” tegasnya. (Sumarna)

Published in Banten
Go to top