KOTA TANGERANG, lensafokus.id – Kontingen Kota Tangerang kembali menunjukkan dominasinya di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Banten 2026 yang digelar di Kota Cilegon. Para atlet pelajar Kota Tangerang sukses mempertahankan gelar juara umum dengan torehan 62 medali, terdiri dari 28 medali emas, 17 medali perak, dan 17 medali perunggu.
Prestasi tersebut menjadi bukti keberhasilan pembinaan olahraga pelajar yang selama ini dilakukan secara berkelanjutan oleh Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) bersama KONI Kota Tangerang.
Kepala Dispora Kota Tangerang, Kaonang, mengatakan raihan tersebut merupakan hasil kerja keras para atlet tingkat SMP, SMA, dan SMK yang bertanding di berbagai cabang olahraga unggulan.
“Perolehan medali ini menunjukkan efektivitas program pembinaan usia dini yang terus digencarkan oleh Pemkot Tangerang bersama KONI Kota Tangerang. Atlet-atlet muda kita mampu tampil maksimal dan memberikan hasil yang membanggakan,” ujar Kaonang, Minggu (14/6/2026).
Menurutnya, dominasi Kota Tangerang terlihat di sejumlah cabang olahraga yang selama ini menjadi fokus pembinaan. Torehan 28 medali emas menjadi indikator bahwa proses regenerasi atlet berjalan sesuai target dan mampu menghasilkan atlet-atlet potensial untuk masa depan.
“Atlet-atlet muda Kota Tangerang tampil dominan dan menunjukkan mental juara di setiap pertandingan. Torehan 28 emas ini menjadi bukti bahwa regenerasi atlet berjalan sesuai target dan siap menjadi tulang punggung kontingen pada event nasional mendatang,” katanya.
Kaonang menegaskan, raihan 62 medali bukan sekadar angka, melainkan hasil dari sistem pembinaan yang dilakukan secara terstruktur mulai dari pencarian bakat di sekolah, pembinaan di klub olahraga, hingga dukungan sarana dan fasilitas dari pemerintah daerah.
“Angka 28 emas, 17 perak, dan 17 perunggu bukan sekadar statistik. Ini merupakan hasil kerja sistematis dari hulu ke hilir. Anak-anak kita telah membuktikan bahwa mereka mampu bersaing dengan atlet dari daerah lain yang memiliki tradisi olahraga kuat,” ungkapnya.
POPDA XII Banten 2026 yang dipusatkan di Kota Cilegon diikuti seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Banten. Selain menjadi ajang perebutan medali, kompetisi dua tahunan tersebut juga menjadi tolok ukur keberhasilan pembinaan olahraga pelajar di masing-masing daerah.
Bagi Kota Tangerang, POPDA menjadi wadah penting untuk menjaring atlet-atlet muda berbakat yang akan dipersiapkan menuju ajang yang lebih tinggi, seperti Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) hingga Pekan Olahraga Nasional (PON).
“Kami tidak hanya mengejar jumlah medali. Yang lebih penting adalah proses pembinaan. Lewat POPDA ini kami bisa memetakan kekuatan dan kelemahan setiap cabang olahraga. Atlet yang berprestasi akan masuk dalam program pembinaan jangka panjang menuju PON dan event internasional,” jelas Kaonang.
Sementara itu, Ketua KONI Kota Tangerang, Sudirman, mengapresiasi perjuangan seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang telah mengharumkan nama Kota Tangerang di tingkat Provinsi Banten.
Menurutnya, Pemerintah Kota Tangerang di bawah kepemimpinan Wali Kota H. Sachrudin terus berkomitmen menjadikan olahraga sebagai bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
"Selain meningkatkan fasilitas olahraga seperti GOR, lapangan, dan sarana pendukung lainnya, Pemkot Tangerang juga rutin memberikan bonus dan beasiswa bagi atlet berprestasi sebagai bentuk apresiasi,” kata Sudirman.
Ia optimistis prestasi Kota Tangerang akan terus meningkat pada ajang-ajang berikutnya. Fokus pembinaan ke depan tidak hanya menjaga konsistensi atlet yang ada, tetapi juga membuka peluang pengembangan cabang olahraga potensial baru.
“Dengan hasil gemilang di POPDA XII ini, kami optimistis target prestasi pada kejuaraan berikutnya bisa terlampaui. Fokus kami adalah menjaga konsistensi latihan atlet dan memperluas pembinaan pada cabang olahraga yang berpotensi menyumbang medali,” tegasnya. (Sumarna)
