Lebak, lensafokus.id – Polres Lebak bertindak cepat dan tegas menindaklanjuti viralnya video dugaan penistaan agama yang meresahkan masyarakat. Dua orang terduga pelaku telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Kapolres Lebak AKBP Herfio Zaki, S.I.K., M.H. melalui Kasihumas Polres Lebak Iptu Moestafa Ibnu Syafir menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir segala bentuk tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, terlebih yang menyangkut isu sensitif seperti agama.
“Kami tegaskan, Polres Lebak bergerak cepat dan tegas. Kedua terduga pelaku sudah kami amankan dan saat ini sedang dalam proses pemeriksaan secara intensif,” tegas Moestafa, Sabtu (11/4/2026).
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 8 April 2026 di Kampung Polotot Selatan, Desa Sukaraja, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak. Kasus bermula dari adanya dugaan pencurian di sebuah salon milik salah satu terduga pelaku berinisial NR terhadap MT.
Karena tidak adanya pengakuan dari MT, NR diduga memaksa korban untuk melakukan sumpah dengan cara menginjak Al-Qur’an, yang kemudian direkam dan disebarluaskan hingga viral di media sosial.
Akibat perbuatan tersebut, muncul reaksi keras dari masyarakat yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Menyikapi hal tersebut, jajaran Polsek Malingping bersama Polres Lebak segera mengambil langkah cepat dengan mengamankan kedua terduga pelaku guna mencegah eskalasi situasi.," jelasnya.
Kapolres Lebak melalui Kasihumas Polres Lebak juga menegaskan bahwa proses hukum akan berjalan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
“Kami pastikan penanganan kasus ini dilakukan secara profesional dan tuntas oleh satreskrim , Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak terprovokasi, serta mempercayakan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada pihak kepolisian,” imbau Kasihumas.(Cecep)
Tangerang, lensafokus.id - Sebanyak 40 karyawan yang akan memasuki masa pensiun mengikuti pelatihan ragam olahan ikan pada Sabtu, 11 April 2026.
Pelatihan ini merupakan salah satu program unggulan Dinas Perikanan dalam membangun kemandirian ekonomi, membuka peluang usaha baru, serta mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Tangerang.
Dalam sambutannya, Rudi Hartono selaku Kepala Dinas Perikanan menyampaikan pentingnya kemandirian ekonomi melalui peningkatan keterampilan usaha. Ia berharap, melalui pelatihan ini para peserta dapat membuka usaha baru guna meningkatkan kesejahteraan keluarga saat memasuki masa pensiun.
Rudi juga menambahkan bahwa Kabupaten Tangerang memiliki potensi pasar yang sangat besar karena jumlah penduduknya termasuk yang terbanyak keempat di Indonesia. Dengan demikian, prospek usaha di bidang pangan akan terus dibutuhkan.
Ia juga menyampaikan bahwa peluang mengikuti pelatihan di Dinas Perikanan terbuka bagi seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang. Masyarakat dapat mendaftarkan diri sesuai minat di bidang pangan olahan, baik produk beku (frozen) maupun kuliner siap saji berbahan ikan. Diharapkan, masyarakat memiliki keterampilan untuk memulai usaha di sektor pengolahan ikan.
Maryono selaku Ketua Koperasi Karyawan PT Adis menyambut baik kerja sama yang terjalin antara PT Adis dan Dinas Perikanan. Kolaborasi ini merupakan bentuk nyata kepedulian Pemerintah Kabupaten Tangerang terhadap masyarakat, khususnya karyawan PT Adis yang akan memasuki masa persiapan pensiun.
Maryono berharap pelatihan ini dapat berlanjut pada tahun-tahun berikutnya, mengingat jumlah karyawan PT Adis yang besar perlu dibekali keterampilan usaha agar tetap produktif dan memiliki sumber pendapatan setelah pensiun.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Kepala Dinas Perikanan, dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai strategi pemasaran produk, legalitas halal, izin edar, branding, serta hak merek oleh tim instruktur.
Selanjutnya, peserta mengikuti praktik pembuatan olahan ikan berupa siomay dan tahu bakso ikan yang dipandu oleh tim instruktur bersertifikat BNSP. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Tangerang sukses menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) yang berlangsung di aula kantor DPC PKB, Jumat (10/4/2026) . Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi seluruh pengurus dan kader untuk mengajukan diri maupun mencalonkan figur terbaik sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang.
Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPP, Sekretaris Wilayah Provinsi Banten, jajaran pengurus harian DPC PKB Kabupaten Tangerang, para pimpinan anak cabang (DPAC), hingga tokoh-tokoh senior partai.
Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang, M. Nur Kholis, menyampaikan bahwa pelaksanaan Muscab berjalan dengan lancar meski diwarnai dinamika internal.
“Alhamdulillah Musyawarah Cabang berjalan dengan baik. Walaupun ada sedikit riak, hal itu wajar karena Muscab ini bertujuan mencari pemimpin terbaik,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa dinamika yang terjadi justru menjadi bukti tingginya antusiasme kader dalam menentukan arah kepemimpinan partai ke depan.
“Dinamika dalam Musyawarah Cabang adalah hal yang biasa. Ini menunjukkan bahwa seluruh kader ingin menghadirkan pemimpin terbaik untuk DPC PKB Kabupaten Tangerang,” tambahnya.
Terkait penjaringan calon ketua, Kholis mengungkapkan bahwa terdapat sembilan nama yang telah disahkan sebagai bakal calon Ketua DPC PKB.
“Sebanyak sembilan calon telah disahkan dalam Muscab. Lima orang berasal dari hasil penjaringan dan pemetaan yang dilakukan DPW dan DPP, sementara empat lainnya diusulkan langsung oleh PAC dalam forum Muscab,” jelasnya. (Asp/rm)
TANGERANG, lensafokus id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid mengambil langkah tegas untuk memastikan penataan Sungai Cirarab segera bisa mulai dilaksanakan agar banjir yang kerap melanda di sepanjang aliran sungai Cirarab Kec. Pasar Kemis bisa tertangani
Langkah tegas tersebut ditunjukan Bupati Maesyal Rasyid saat memimpin langsung musyawarah penataan Sungai Cirarab yang berada di perbatasan Kecamatan Pasar Kemis dan Sepatan, bertempat di Masjid Al-Muhajirin Pasar Kemis, Jumat (10/4/26).
Pada kesempatan tersebut, Bupati Naesyal Rasyid mengungkapkan bahwa hasil musyawarah, semua pihak, khususnya para warga yang tinggal di bantaran Sungai Cirarab sepakat dilakukannya penataan Cungai Cirarab.
“Alhamdulillah, seluruh pihak termasuk masyarakat yang tinggal di bantaran Sungai Cirarab telah sepakat. Penataan dan penertiban akan mulai dilaksanakan pada hari Minggu, 12 April 2026. Semua keputusan ini merupakan hasil musyawarah dan telah dituangkan dalam kesepakatan tertulis yang ditandatangani bersama,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid
Lanjut dia, musyawarah tersebut merupakan merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya yang dilakukan sebelum bulan Ramadan. Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tangerang telah mengedepankan musyawarah dan kebersamaan demi kepentingan yang lebih besar, yakni mengurangi risiko banjir dan meningkatkan keselamatan masyarakat.
Ia juga memastikan bahwa pelaksanaan penataan tetap memperhatikan toleransi antarumat beragama. Pihaknya mempersilakan kegiatan ibadah tetap berjalan dengan penyesuaian lokasi selama proses penataan berlangsung.
“Kami persilakan masyarakat menjalankan ibadah sesuai keyakinannya. Ini bentuk toleransi kita, namun untuk sementara aktivitas di lokasi penataan dapat dialihkan demi kelancaran pekerjaan,” imbuhnya.
Lebih lanjut, ia menjabarkan bahwa penataan Sungai Cirarab akan dilakukan melalui beberapa tahapan, di antaranya normalisasi aliran sungai serta pembangunan turap (sheet pile) yang akan segera dilaksanakan setelah proses normalisasi selesai.
“Normalisasi akan dilakukan terlebih dahulu untuk memperlancar aliran air. Setelah itu, langsung dilanjutkan dengan penurapan. Ini juga sudah mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Banten,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila selama proses pengerjaan nantinya menimbulkan ketidaknyamanan
“Kami mohon maaf apabila ada aktivitas warga yang terganggu selama proses pembangunan. Ini bersifat sementara, dan ke depan kita harapkan lingkungan menjadi lebih aman, tertata, dan terbebas dari banjir,” ujarnya.
Menurut dia keberhasilan penataan membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif masyarakat. Ia memberikan contoh, dampak nyata dukungan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat di Perumahan Tangerang Elok, Pasar Kemis yang bisa meminimalisir banjir
“Di wilayah Elok, setelah dilakukan penataan, alhamdulillah sudah tidak terjadi banjir. Ini menjadi bukti bahwa upaya, dukungan dan kolaborasi bersama bisa memberikan hasil nyata,” tandasnya.
Musyawarah tersebut dihadiri juga oleh pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Dinas Provinsi Banten, Kepala Dinas Bina Marga SDA dan jajaran, Kadis Tataruang Bangunan, Kadis Perkim, jajaran Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Tangerang, para camat, lurah, tokoh masyarakat, hingga anggota DPRD Kabupaten dan Provinsi Banten serta warga yang bermukim di bantaran sungai. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menghadiri apel Akbar Silaturahmi Masyarakat Kecamatan Sepatan Timur yang dirangkaikan dengan penyerahan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) bantuan Presiden Prabowo sebanyak 3 unit traktor roda dua kepada anggota Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Tani Merdeka di Kecamatan Sepatan Timur. Acara tersebut digelar di Lapangan Kantor Kecamatan Sepatan Timur, Kamis (09/04/26)
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengungkapkan rasa syukurnya bisa hadir langsung pada acara silahturahmi akbar dan menyerahkan Alsintan bantuan presiden kepada anggota Gapoktan Tani Merdeka Kec. Sepatan Timur
“Alhamdulillah hari ini kami bisa hadir untuk melaksanakan apel besar sekaligus untuk melaksanakan halal bihalal di Kecamatan Sepatan Timur dan menyerahkan bantuan dari Bapak Presiden Prabowo kepada kelompok tani Sepatan Timur berupa Alsintan tiga (3) buah traktor,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid
Dia mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada angota Gapoktan Tani Merdeka Sepatan Timur, khususnya Kelompok Tani Gaga Kecil, Putat dan Kelompok Tani Kampung Malang yang telah berparisipasi secara aktif menyukseskan program ketahanan pangan Presiden Prabowo, dengan memanfaatkan lahan untuk tanaman holtikultura dan sayuran
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, mengucapkan terima kasih kepada Tani Merdeka, program bapak presiden terkait dengan ketahanan pangan sudah dijalankan oleh kelompok tani di Sepatan Timur yang difasilitasi Bapak Obo melalui Gapoktan Tani Merdeka,” ucapnya
Pihaknya berharap bantuan yang diberikan bisa menambah semangat dan meningkatkan produktiftas petani yang pada akhirnya juga semakin meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan para petani di Sepatan Timur.
“Mudah-mudahan ini bermanfaat, bisa menambah semangat dan meningkatkan produksi kelompok tani. Kedua, ini jelas hasilnya, ada terong ada timun ada kangkung ada kacang, bayam, holtikultura ada semua ditanam oleh kelompok tani Kecamatan Sepatan Timur. Mudah-mudahan hasilnya lebih banyak dan menjadi meningkat pula ekonomi rakyat yang ada di Kecamatan Sepatan Timur,” ujarnya
Perwakilan Gapoktan Tani Merdeka, Obo mengucapkan terima kasihnya atas dukungan dan bantuan pemerintah daerah yang telah diberikan kepada para anggota Gapoktan Tani Merdeka di Sepatan Timur. Pihaknya berharap bantuan traktor Presiden Prabowo dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan kelompok tani anggota Gapoktan Tani Merdeka di Sepatan Timur.
“Kami berharap bantuan traktor dari Presiden Prabowo yang secara simblolis diserahkan kepada 3 kelompok tani di Sepatan Timur ini bisa dijaga, dirawat serta dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan bersama,” ujarnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Penyusunan Policy Brief Angkatan I bagi para pejabat administrator dan pejabat pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh BKPSDM Kabupaten Tangerang.
Dalam sambutannya, Wabup Intan menegaskan bahwa dinamika pembangunan saat ini menuntut setiap aparatur pemerintah daerah tidak hanya mampu berperan sebagai pelaksana kebijakan, tetapi juga harus mampu menyusun bahan rekomendasi kebijakan yang efektif dan ringkas, berbasis data serta analisa yang komprehensif.
“Dinamika pembangunan saat ini menuntut aparatur pemerintah harus dinamis, cepat, dan tepat. Untuk itu, ASN harus terus meningkatkan skill dan kompetensinya agar tidak hanya mampu tidak hanya sebagai pelaksana kebijakan, namun juga bisa membuat bahan rekomendasi kebijakan yang efektif dan ringkas, berbasis data dan analisis yang komprehensif,” tandas Wabup Intan
Ia menjelaskan bahwa Policy Brief merupakan salah satu instrumen penting untuk membantu pimpinan dalam menentukan arah kebijakan secara efektif. Policy brief yang disusun dengan baik akan memuat analisis permasalahan, data pendukung, serta rekomendasi kebijakan yang jelas dan aplikatif. Menurut dia, kemampuan ASN dalam membaca dan mengolah data secara komprehensif sebagai dasar dalam penyusunan rekomendasi kebijakan sangat menentukan arah dan kebijakan yang akan diambil nantinya.
“Dengan pemahaman data yang baik, kebijakan yang dihasilkan tentu akan lebih tepat sasaran dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Policy Brief harus disusun secara ringkas, namun tetap berbasis pada data dan analisis yang kuat sehingga dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang tepat dan bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan kapada seluruh peserta agar mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi dan memanfaatkan setiap kesempatan yang diberikan narasumber dengan sebaik-baiknya sehingga mampu membuat rekomendasi yang berkualitas dan dapat diterapkan di perangkat daerah masing-masing.
“Saya berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Ilmu yang diperoleh tidak hanya berhenti di ruang pelatihan, tetapi harus dapat diimplementasikan di unit kerja masing-masing sehingga mampu mendukung pengambilan keputusan pimpinan secara lebih efektif,” ujarnya.
Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang, terus berkomitmen mendorong peningkatan kompetensi ASN melalui berbagai program pengembangan kapasitas guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Kepala Badan BKPSDM Kab. Tangerang, Beni Rahmat melaporkan bahwa kegiatan peningkatan kompetensi Policy Brief ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ASN dalam menyusun Polsigrip yang efektif, berbasis data dan mendukung pengambilan keputusan serta meningkatkan kemampuan analisis isu kebijakan.
“Peserta pelatihan ini merupakan jumlah sebanyak 40 orang, yang terdiri dari Sekretaris Dinas, Badan, Camat, Kepala Bagian, Kepala Bidang, dan Sekretaris Kecamatan di lingkungan pemerintah daerah Kabupaten. Dimulai tanggal 9 sampai dengan tanggal 17 April 2026 dengan pembelajaran secara dan klasikal,” jelas Beni
Dia menambahkan para peserta palatihan nantinya akan diberikan materi diantaranya: kebijakan pengembangan kompetensi ASN dan Implementasi ASN Berakhlak, materi anti korupsi, pembangun persepsi pelatihan penyusunan Polsigrip, konsep studi kebijakan publik, dan studi kasus identifikasi masalah kebijakan dan analisis kebijakan publik serta teknis analis kebijakan public. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, melakukan kunjungan kerja mendadak ke Kantor Kecamatan Cisauk guna memantau kualitas pelayanan administrasi kependudukan, khususnya pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP), pada Rabu (08/04/26).
Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen Bupati Moch. Maesyal Rasyid dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan berorientasi pada kepuasan publik di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid berdialog langsung dengan sejumlah warga yang sedang mengurus dokumen kependudukan. Salah satu warga, seorang remaja berusia 17 tahun, memberikan testimoni positif bahwa proses pencetakan KTP miliknya hanya memakan waktu sekitar 30 menit setelah pendaftaran.
"Saya ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang optimal. Tadi kita lihat sendiri, ada warga yang baru berusia 17 tahun mengurus KTP, dan dalam waktu setengah jam sudah jadi. Ini adalah bukti bahwa birokrasi kita terus berbenah untuk lebih cepat dan efisien," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Selain kecepatan durasi layanan, Bupati juga menekankan dengan tegas bahwa seluruh proses pengurusan KTP dan dokumen kependudukan lainnya tidak dipungut biaya sepeser pun (gratis). Ia mengingatkan warga agar mengurus dokumen secara mandiri tanpa melalui perantara atau calo dan segera melaporkan apabila terjadi pungutan saat mengurus administrasi kependudukan
"Kalau ada yang meminta uang (pungli), segera laporkan. Semua pelayanan ini gratis untuk masyarakat Kabupaten Tangerang. Jangan lewat calo, silakan datang langsung ke loket pelayanan," tegasnya.
Pihaknya juga berpesan kepada para pegawai kecamatan yang berhadapan langsung melayani masyarakat agar tetap humanis, responsif dan informatif terhadap keluhan dan pertanyaan masyarakat
"Terima kasih kepada para petugas pelayanan yang sudah bekerja dengan baik. Tetap semangat, humanis, responsif dan informatif kepada masyarakat yang datang untuk mengurus keperluannya," ucapnya
Kepuasan disampaikan oleh remaja asal Sampora Cisauk M. Raihan yang turut mengurus KTP di hari yang sama. Ia menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang atas kemudahan dan kecepatan layanan yang diberikan. Ia mengaku sangat terbantu dengan sistem pelayanan yang ada di Kecamatan Cisauk.
"Tadi saya datang untuk urus KTP pemula. Prosesnya mudah dan kaget juga ternyata cepat sekali, cuma setengah jam sudah jadi. Terima kasih Pak Bupati atas pelayanannya yang cepat dan nyaman," ungkap Raihan. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tigaraksa Kabupaten Tangerang kembali menggelar kegiatan donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI). Kegiatan tersebut berlangsung di Lantai 1 RSUD Tigaraksa, Rabu (8/4/2026).
Dalam kesempatannya, Kepala Seksi Pelayanan Medik, dr. RA Dewi Maria Yuliani menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini rutin dilaksanakan setiap dua bulan sekali dengan menggandeng Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Tangerang.
“Kegiatan donor darah ini diperuntukkan bagi pegawai Pemerintah Kabupaten Tangerang maupun masyarakat umum yang berada di sekitar rumah sakit. Tujuan utamanya adalah untuk membantu ketersediaan stok darah di UTD PMI Kabupaten Tangerang,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan ini dilakukan untuk memenuhi ketersediaan darah terutama setelah masa libur Lebaran, dimana stok darah biasanya mengalami penurunan, sementara kebutuhan darah tetap ada bahkan cenderung meningkat.
“Untuk saat ini stok darah terpantau aman, namun kami tetap berupaya menjaga ketersediaannya. Target kami dalam setiap kegiatan donor darah adalah sekitar 75 pendonor,” tambahnya.
Kegiatan donor darah ini turut menuai antusiasme yang tinggi dari masyarakat. Hal tersebut terlihat dari banyaknya peserta yang hadir sejak pagi hari, baik dari kalangan pegawai maupun warga sekitar yang secara sukarela ikut berpartisipasi.
Melalui kegiatan ini, RSUD Tigaraksa berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah sebagai aksi kemanusiaan yang sederhana namun berdampak besar bagi keselamatan sesama.
Sementara itu, salah satu peserta donor darah, Mustofa menuturkan bahwa kegiatan ini menjadi pengalaman rutin yang sudah beberapa kali ia ikuti.
“Ini sudah yang ketiga kali sejak mendaftar SIDONI (Sistem Informasi Donor Darah Indonesia). Yang pertama di GSG, kedua dan ketiga di RSUD Tigaraksa. Setelah donor darah rasanya badan lebih segar, mungkin karena sudah terbiasa, jadi seperti rutinitas yang saya lakukan setiap tiga bulan sekali,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan harapannya agar pelaksanaan donor darah ke depannya dapat terus dilaksanakan secara rutin dan juga pihak penyelenggara dapat menyediakan fasilitas yang semakin nyaman bagi para pendonor.
“Harapannya, ke depan jumlah bangku atau tempat tidur bisa ditambah agar antrean tidak terlalu panjang, sehingga peserta tidak perlu menunggu terlalu lama,” tutupnya. (Red)
Serang, lensafokus.id - Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Tangerang menorehkan prestasi gemilang dalam ajang evaluasi tertinggi di tingkat provinsi yang dilaksanakan setiap 5 tahun sekali. Pada momentum Musyawarah Daerah (Musda) Kwarda Banten 2026 yang digelar di Aula Kwarda Banten, Kwartir Cabang Tangerang resmi diumumkan memborong 5 penghargaan dari total 5 kategori penilaian, yang sekaligus mengukuhkan posisi mereka sebagai Kwarcab Tergiat I se-Banten.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa manajemen organisasi dan program kerja Pramuka di ini berjalan dengan sangat efektif dan konsisten. Selain itu, Kwartir Cabang Tangerang menunjukkan dominasi stabil dengan meraih predikat Tergiat di lima bidang sekaligus, yakni Tergiat I Bidang Organisasi, Tergiat I Bidang Kepramukaan dan Satuan Karya, Tergiat I Bidang Administrasi Keuangan dan Usaha Dana, Tergiat II Bidang Diklat dan Penelitian dan Tergiat II Bidang Abdimas dan Humas.
Raihan ini bukan sekedar piala di atas meja, melainkan simbol dedikasi ribuan anggota Pramuka di Kwartir Cabang Tangerang. Hadir menerima penghargaan, Asisten Daerah 2 Kabupaten Tangerang yang juga Anggota Mabicab, Kak Syaifullah mewakili Bupati Tangerang selaku Ketua Mabicab. Ketua Kwartir Cabang Tangerang, kak H Adiyat Nuryasin menyampaikan bahwa ini merupakan penghargaan Tergiat yang ke 4 kalinya secara berturut-turut selama 20 tahun dan merupakan sejarah untuk Kabupaten Tangerang. kak Adiyat juga menyampaikan atas nama Kwartir Cabang Tangerang mengucapkan terimakasih kepada Bupati Tangerang selaku Ketua Mabicab atas bimbingan dan dukungan penuh terhadap pembinaan gerakan pramuka.
Hadir pula Sekretaris Jenderal Kwartir Nasional Kak Dr Bahtiar dan Wakil Ketua Bidang Orgakum dan Renbang Kwartir Nasional Kak Prof Niam, dalam sambutannya agar Musda VI bisa menghasilkan prioritas arah kebijakan organisasi, mulai dari peningkatan kualitas pembinaan, membangun kolaborasi, sinergitas dan kerjasama dengan berbagai stakeholder dan juga mendorong Gerakan Pramuka menjadi Garda Terdepan dalam menyukseskan Asta Cita Presiden selaku Ketua Mabinas.
Musda VI ini merupakan ajang untuk mengevaluasi capaian 5 tahun kebelakang dan perencanaan 5 tahun yang akan datang, juga memilih Ketua Kwartir Daerah Banten untuk Masa Bakti 2026-2031. Adapun yang terpilih menjadi Ka Kwarda Banten Masa Bakti 2026-2031 adalah Prof Suwaib Amirudin menggantikan Kak Septo Kalnadi.
Tangerang, lensafokus.id — Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah meninjau langsung progress renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Mursani, warga Desa Matagara, Kec. Tigaraksa, Selasa (07/04/2026).
Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan menegaskan bahwa Pemkab Tangerang berkomitmen mempercepat pelaksanaan program renovasi RTLH dan menambah target penerima manfaat secara bertahap
“Ke depan, insyaAllah kami, pemerintah daerah akan membantu mempercepat merapihkan rumah tidak layak huni dan menambah target penerima manfaatnya secara bertahap hingga benar-benar layak dan nyaman untuk dihuni," ujar Wabup Intan
Menurut dia, program renovasi RTLH merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan hunian yang layak, aman, nyaman dan sehat.
"Program pembangunan RTLH ini adalah bentuk kehadiran dan kepedulian pemerintah untuk juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menciptakan lingkungan hunian yang lebih layak, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga," ungkapnya
Pihaknya berharap program renovasi RTLH yang merupakan salah satu program unggulan pemerintah daerah juga mendapatkan dukungan, bukan hanya dari masyarakat namun juga partisipasi aktif dunia usaha
"Dukungan dan kolaborasi dari masyarakat dan dunia usaha dengan CSR-nya tentu sangat dibutuhkan agar renovasi atau pembangunan rumah tidak layak huni ini bisa semakin banyak. Mudah-mudahan bantuan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan,” harapnya
Selain itu, Wabup Intan juga memberikan dorongan semangat dan berpesan agar setelah selesai proses renovasi RTLH, penerima manfaat bisa merawat dan menjaga rumahnya dengan baik.
"Nanti selesai direnov tolong dirawat dan dijaga agar dapat juga memberikan dampak dan manfaat lainnya, bagi ibu dan keluarga," pintanya
Sementara itu, Ibu Mursani menceritakan kondisi rumahnya yang memprihatinkan dan sebagian bangunan rumah sebelumnya juga sudah mengalami kerusakan hingga roboh. Saat hujan deras, air sering masuk ke dalam rumah akibat atap yang bocor serta kondisi saluran air di sekitar rumah yang belum tertata dengan baik. Lingkungan sekitar rumahnya juga cukup rawan, bahkan beberapa kali hewan seperti ular masuk ke dalam rumah.
"Alhamdulillah, rumah saya akhirnya bisa diperbaiki, tidak lagi bocor dan lebih aman. Terima kasih Bu Intan beserta jajarannya dan pak camat yang sudah membantu memperbaiki rumah ini," ucapnya. (Red)