Asep

Asep

Istighosah dan Tabligh Akbar HUT Gunung Kaler Ke-20, Bupati Tangerang Dorong Penguatan Spiritualitas dan Ekonomi UMKM

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri Istighosah dan Tabligh Akbar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 Kecamatan Gunung Kaler sekaligus menutup secara resmi Festival UMKM Ngider Kecamatan, Senin (27/04/26).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa kegiatan istighosah menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai spiritual masyarakat seiring dengan pembangunan daerah.

“Momentum istighosah yang kita laksanakan pada hari ini merupakan sebuah bentuk ikhtiar batiniah kita sebagai hamba Allah untuk memohon pertolongan, keberkahan, dan ridho-Nya,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Ia menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-20 Kecamatan Gunung Kaler tidak hanya menjadi refleksi capaian pembangunan fisik, tetapi juga menjadi momentum bersama penguatan fondasi spiritual masyarakat. Hal tersebut dinilai penting agar setiap proses pembangunan yang berjalan senantiasa mendapatkan keberkahan dan membawa dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, Bupati juga menyoroti potensi besar Kecamatan Gunung Kaler yang perlu didorong melalui sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Ia pun mengajak seluruh elemen untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah guna mewujudkan wilayah yang maju, mandiri, dan sejahtera.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Maesyal Rasyid mengapresiasi penyelenggaraan Festival UMKM Ngider Kecamatan sebagai langkah konkret dalam menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku UMKM lokal,” katanya.

Ia menegaskan bahwa UMKM merupakan tulang punggung ekonomi daerah yang harus terus didukung melalui peningkatan kualitas produk dan perluasan pasar.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah. Karenanya, mari kita bersama-sama mencintai dan menggunakan produk-produk lokal sebagai bentuk dukungan nyata, agar UMKM kita semakin tumbuh, berkembang, dan naik kelas,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Tangerang, Anna Ratna Maemunah, menjelaskan bahwa Festival UMKM Ngider Kecamatan di Gunung Kaler diikuti oleh 25 pelaku usaha mikro dengan berbagai produk lokal unggulan.

“Hari ini festival UMKM Ngider Kecamatan ada di Kecamatan Gunung Kaler. Dan semuanya ini ada 25 booth, semuanya adalah produk lokal usaha mikro yang ada di Kecamatan Gunung Kaler,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pelaksanaan festival selama enam hari tersebut mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan omzet pelaku usaha.

Beberapa pelaku UMKM bahkan mampu meraih pendapatan hingga jutaan rupiah per hari, sehingga kegiatan ini menjadi ruang strategis bagi promosi, inovasi, dan penguatan ekonomi masyarakat di tingkat kecamatan. (Red)

HUT Otda, Bupati Tangerang Ajak Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah di Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid mengajak seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam rangka mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Maesyap Rasyid pada saat upacara dalam rangka memperingati Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 tingkat Kab. Tangerang di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Senin (27/04/26)

"Mari kita terus perkuat sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan," ujar Bupati Maesyal Rasyid

145.
Bupati yang membacakan amanat Menteri Dalam Negeri mengatakan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah tahun ini mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”. Tema tersebut mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat kemandirian daerah dalam mengelola potensi lokal, sekaligus mendukung visi besar pembangunan nasional melalui kolaborasi yang solid.

Dia juga menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah sebagai salah satu kunci untuk meraih cita-cita bangsa

“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah merupakan kunci utama dalam mencapai cita-cita bangsa. Tanpa koordinasi yang baik, tujuan pembangunan tidak akan berjalan optimal,” tandasnya

Lebih lanjut, dia menyoroti sejumlah hal strategis yang perlu menjadi perhatian bersama, di antaranya penguatan program prioritas nasional, reformasi birokrasi berbasis digital, peningkatan kemandirian fiskal daerah, serta kolaborasi lintas wilayah dalam menangani berbagai persoalan, termasuk pengelolaan sampah dan pengentasan kemiskinan.

"Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur juga menjadi fokus utama, melalui pelatihan, sertifikasi kompetensi, serta pemberian beasiswa dan kerja sama dengan perguruan tinggi. Hal ini dinilai penting untuk menciptakan birokrasi yang profesional, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat," imbuhnya

Dia juga mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah agar menjadikan Hari Otda ke-30 sebagai momentum untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan inovasi di berbagai sektor, guna mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tangerang.

“Momentum Hari Otonomi Daerah ini harus menjadi penguat komitmen kita bersama untuk terus meningkatkan kinerja, pelayanan, serta inovasi di setiap lini pemerintahan untuk masyarakat,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Bupati berharap semangat otonomi daerah dapat terus menjadi motor penggerak dalam mewujudkan pemerintahan yang lebih baik, transparan, dan akuntabel, serta mampu menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.

Upacara tersebut dihadiri juga oleh Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, perwakilan unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang, serta seluruh peserta upacara dan tamu undangan. (Red)

Bupati Tangerang Harap Perusahaan Bantu Masyarakat Perbaiki Jalan

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid berharap perusahaan di kawasan Desa Budi Mulya Kec. Cikupa bantu masyarakat sekitar kawasan untuk bersama-sama bergotong royong memperbaiki jalan.

Hal tersebut diutarakan Bupati Maesyal Rasyid saat menghadiri Bakti Sosial PT. Sinar Intan Putra Nusa Desa Budi Mulya Kec. Cikupa, Senin (27/04/26)

"Saya harap perusahaan bisa bantu masyarakat untuk memperbaiki jalan. Karena ini lahan tanahnya masuk kawasan milik perusahaan, nanti akan kita undang perusahaannya untuk bisa bergotong-royong membantu memperbaiki jalan," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Menurut dia, perbaikan jalan tersebut perlu segera dilakukan mengingat akses jalan tersebut cukup vital, bukan hanya bagi perusahaan tapi juga masyarakat dalam menjalankan aktifitasnya

"Akses jalan ini cukup vital dan perlu segera diperbaiki supaya hasil produksi dari perusahaan ini bisa cepat juga dikirimkan dan dipasarkan. Kalau jalannya bagus, ekonomi juga cepat juga meningkat nantinya," tandasnya

Dia mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi bakti sosial yang dilaksanakan sebagai bentuk nyata kepedulian dan tanggung jawab perusahaan melalui program CSR kepada masyarakat sekitar perusahaan, khususnya PT Sinar Intan Putra Nusa. Sekitar 150 orang warga mendapatkan bantuan sembako yang diberikan oleh PT Sinar Intan Putra Nusa.

"Kami, pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada pimpinan perusahaan PT. Sinar Intan Putra Nusa di Desa Budi Mulia, Kecamatan Cikupa yang telah melaksanakan sebagian dari CSR-nya untuk kepentingan masyarakat," ujarnya

Pihaknya berharap bakti sosial yang dilakukan perusahaan tersebut bisa menjadikan contoh dan menginspirasi perusahaan lainnya untuk juga dapat melakukan kegiatan serupa sebagai bentuk kepedulian dalam membantu masyarakat

"Ini menjadi contoh yang baik dan bisa menginspirasi perusahaan lainnya. Karena pegawainya sebagian besar adalah putra desa, mereka bekerja di sini membantu perusahaan, perusahaannya bantu juga dalam bentuk CSR-nya dalam bentuk sembakonya setiap tahun," imbuhnya

Dia juga menghimbau masyarakat di sekitar perusahaan untuk terus menjaga hubungan yang harmonis dengan perusahaan agar dampaknya dapat bersama-sama dirasakan

"Saya mohon masyarakat bisa bersama-sama saling menjaga hubungan agar tetap harmonis dan kondusif. Semakin maju dan sukses perusahaan, pastinya masyarakatnya juga sejahtera, ada kepastian usaha dan pendapatan," pungkasnya. (Red)

Bupati Tangerang: Tangerang Tax Expo 2026, Dekatkan Layanan Pajak ke Masyarakat

Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri kegiatan Tangerang Tax Expo yang diselenggarakan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang. Acara tersebut digelar di Marketing Office Telaga Bestari, Minggu pagi (26/4/26).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa penyelenggaraan Tangerang Tax Expo merupakan upaya konkret pemerintah daerah dalam mendekatkan pelayanan perpajakan kepada masyarakat.

“Tujuan digelarnya acara ini adalah untuk mendekatkan pelayanan perpajakan kepada masyarakat. Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama Pemerintah Provinsi Banten terus berupaya menghadirkan layanan yang mudah diakses, sehingga masyarakat tidak perlu datang jauh ke kantor pelayanan,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari inovasi pelayanan publik dengan konsep “Jemput Bola”, di mana pemerintah hadir langsung, mendekatkan diri ke tengah-tengah masyarakat untuk memberikan kemudahan dalam pembayaran maupun konsultasi pajak.

Menurutnya, pajak memiliki peran penting dalam pembangunan daerah. Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen mengelola pajak secara transparan dan akuntabel.

“Hasil pajak itu kembali untuk rakyat. Digunakan untuk pembangunan jalan, Puskesmas, pendidikan, dan berbagai kebutuhan masyarakat lainnya. Pemerintah daerah hanya diberi amanah untuk mengelola demi kepentingan rakyat,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengapresiasi adanya berbagai promo dan kemudahan pembayaran pajak, termasuk diskon Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta berbagai penawaran menarik melalui platform digital.

"Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak semakin meningkat, sehingga dapat mendukung pembangunan di Kabupaten Tangerang yang berkelanjutan," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Bapenda Kabupaten Tangerang, Slamet Budhi, menjelaskan bahwa kegiatan Tangerang Tax Expo bukan yang pertama kali digelar. Pihaknya akan terus menyelenggarakan acara serupa di berbagai wilayah Kabupaten Tangerang.

“Kegiatan ini akan kami laksanakan di beberapa titik sebagai upaya mendekatkan pelayanan perpajakan kepada masyarakat. Selain layanan pajak, dalam acara ini juga terdapat bazar UMKM, layanan Samsat keliling, layanan perbankan dari Bank Jabar, serta berbagai pelayanan langsung dari Bapenda,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kegiatan Tangerang Tax Expo tersebut juga diramaikan dengan berbagai hiburan menarik seperti pembagian doorprize dan senam zumba yang diharapkan masyarakat dapat merasakan pelayanan yang lebih nyaman sekaligus juga meriah. (Red)

Bupati Tangerang Lepas 393 Jamaah Haji Kloter 5 JKB, Pastikan Kondisi Sehat dan Siap Berangkat

Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang Maesyal Rasyid secara resmi melepas keberangkatan jamaah haji asal Kabupaten Tangerang yang berlangsung di Aula Masjid Al-Amjad, Sabtu (25/04/2026).

Sebanyak 393 jamaah haji diberangkatkan kloter ke-5 untuk Provinsi Banten, sekaligus menjadi kloter pertama bagi jamaah asal Kabupaten Tangerang pada haji tahun 2026.

Dalam kesempatannya, Bupati Maesyal menyampaikan rasa syukur karena seluruh jamaah haji dalam kondisi sehat menjelang keberangkatan. Ia menjelaskan bahwa para jamaah akan singgah terlebih dahulu di Embarkasi Cipondoh untuk proses registrasi dan istirahat, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Bandara Soekarno-Hatta.

“Alhamdulillah, seluruh jamaah haji dalam keadaan sehat. Setelah ini akan menuju embarkasi untuk registrasi dan beristirahat, kemudian melanjutkan perjalanan ke bandara,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati Maesyal mengungkapkan bahwa total jamaah haji asal Kabupaten Tangerang tahun 2026 mencapai 2.090 orang yang terbagi dalam 7 kelompok terbang (kloter).

“Secara keseluruhan, total jamaah haji tahun 2026 asal Kabupaten Tangerang sebanyak 2.090 orang yang dibagi menjadi 7 kloter,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan adanya peningkatan perhatian dari Pemerintah Daerah kepada para jamaah haji, salah satunya melalui pemberian uang saku. Jika pada tahun 2025 sebesar 500 ribu, maka pada tahun 2026 meningkat menjadi 750 ribu untuk masing-masing jamaah.

“Alhamdulillah, perhatian pemerintah daerah kepada jamaah haji terus meningkat. Tahun ini uang saku naik menjadi Rp750 ribu per jamaah,” ungkapnya.

Bupati Maesyal berharap dan mendoakan seluruh jamaah haji, baik dari Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, maupun seluruh Indonesia, agar diberikan kesehatan, kelancaran dalam menjalankan ibadah, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.

“Semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan, kelancaran dalam beribadah, dan kembali ke tanah air menjadi haji yang mabrur,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Wilayah Kabupaten Tangerang, Abdullah Hasyim menuturkan adanya jamaah haji termuda asal Kabupaten tangerang di usia 17 tahun dan yang tertua usia 88 tahun.

Hasyim menekankan kepada seluruh jamaah haji agar senantiasa menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan ibadah.

“Ibadah haji ini memerlukan kondisi fisik yang prima, terlebih saat memasuki fase Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) pada tanggal 8, 9, 10, 11 hingga 13 Dzulhijjah. Agar seluruh jamaah benar-benar menjaga kesehatan agar dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan baik,” tuturnya.

Ia juga menegaskan bahwa terkait dinamika dan ketegangan yang terjadi di wilayah Timur Tengah, hingga saat ini kondisi jamaah haji di Tanah Suci tetap aman dan tidak terdampak oleh eskalasi tersebut.

“Alhamdulillah, sampai saat ini kondisi jamaah haji di Tanah Suci tidak terganggu dan tetap aman,” tegasnya. (Red)

Bupati Tangerang Resmikan Masjid Madinatul Umidiah Desa Bojong Renged Teluknaga

Tangerang, lensafokus.id -- Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid meresmikan Masjid Madinatul Umidiah Desa Bojong Renged Kec. Teluknaga, Sabtu malam (25/04/26)

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengungkapkan rasa syukur dan bahagianya atas selesainya pembangunan masjid yang telah selesai dan dimanfaatkan dengan lebih nyaman.

"Jadi hari ini, alhamdulillah kita semuanya bahagia dalam rangka peresmikan Masjid Madinatul Umidiah yang sekarang sudah lebih nyaman untuk dipergunakan," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Dia menyebut, keberadaan Masjid Madinatul Umidiah yang megah dan nyaman tersebut merupakan bukti kuatnya semangat gotong royong masyarakat untuk terus menyiarkan Islam dan mempertebal keimanan serta kepedulian

"Berdirinya masjid ini merupakan bukti nyata dari kuatnya semangat gotong royong dan besarnya kecintaan masyarakat terhadap syiar Islam di wilayah Kecamatan Teluknaga. Bukan hanya sebatas syiar Islam, tapi juga mempertebal keimanan dan kepedulian umat," tandasnya

Pihaknya berharap masyarakat bisa memanfaatkan dan memakmurkan Masjid Madinatul Umidiah bukan hanya sebagai tempat ibadah untuk menunaikan salat, namun juga menjadi pusat kegiatan keagamaan lainnya, seni budaya, pendidikan dan aktifitas sosial lainnya.

"Saya berharap dan menjadi ikhtiar kita semua di sini untuk tidak hanya memanfaatkan dan memakmurkan masjid ini sebagai tempat salat tapi juga untuk kegiatan-kegiatan pendidikan, seni budaya serta dapat berfungsi sebagai pusat pemberdayaan ekonomi dan sosial bagi warga sekitar," harapnya

Selain itu, dia juga menegaskan keberadaan Masjid Madinatul Umidiah bisa menjadi simbol pemersatu yang bisa merangkul seluruh lapisan masyarakat, menjadi tempat konsultasi umat, serta menggerakkan potensi zakat, infak, dan sedekah guna membantu mereka yang membutuhkan pertolongan

"Masjid ini adalah simbol pemersatu umat, sehingga fungsi masjid ini juga harus benar-benar menyentuh aspek kesejahteraan umat secara nyata," tegasnya

Pihaknya pun mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak atas dukungan dan bantuan yang diberikan untuk pembangunan masjid tersebut.

"Saya atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang mengucapkan terima kasih kepada seluruh tokoh masyarakat, para donatur dan dermawan, khususnya kepada almarhum Pak Madinah dengan Pak Haji Umit yang telah mewakafkan tanahnya untuk kepentingan sarana ibadah tepatnya adalah Masjid Madinatul Umidiah," ucapnya. (Red)

Semangat Kartini Bangkit, Wabup Intan Ajak Perempuan Berani Tembus Kepemimpinan

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah mendorong perempuan untuk meneladani semangat perjuangan Kartini agar lebih berani memperkuat perannya dalam kepemimpinan saat ini dan akan datang.

Hal tersebut diutarakan Wabup Intan saat menjadi narasumber dalam seminar publik bertajuk "Carrying Kartini’s Spirit to Empower Today’s and Future Women Leaders" yang diselenggarakan oleh Swiss German University (SGU) di Kampus SGU Alam Sutera, Sabtu (25/4/2026).

"Kaum perempuan harus terus meneladani semangar perjuangan Kartini agar lebih berani mengambil peran dalam kepemimpinan dan pengambilan keputusan, baik saat ini maupun yang akan datang," ujar Wabup Intan.

Dia menandaskan pentingnya peran perempuan dalam melanjutkan perjuangan R.A. Kartini di era modern tanpa melupakan kodratnya. Perempuan dituntut untuk mampu mendobrak batasan-batasan sosial dan tantangan lainnya agar lebih maju, berdaya saing dan memberikan solusi.

"Peran perempuan di era global saat ini cukup penting dan tidak mudah. Perempuan harus berani tampil beda tanpa melupakan kodratnya, menembus batasan-batasan sosial agar bisa lebih maju, berdaya saing, sekaligus memberikan solusi-solusi" tandasnya.

Pada seminar tersebut, Wabup Intan juga memaparkan berbagai langkah strategis Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam memperkuat akses pendidikan dan pemberdayaan perempuan, mulai dari program Beasiswa Tangerang Gemilang maupun sekolah SD-SMP swasta gratis secara bertahap.

"Kami ingin membalikkan pola pikir. Melalui Beasiswa Tangerang Gemilang, Pemerintah hadir agar tidak ada lagi anak-anak di Kabupaten Tangerang yang mimpinya tersendat untuk bisa kuliah," ujarnya.

Selain akses pendidikan formal, dia juga memaparkan inovasi daerah melalui Kurikulum Keputrian yang menyasar siswi SD kelas 5 hingga SMP dan bertujuan membekali remaja putri dengan nilai-nilai moral dan keterampilan hidup (life skills).

"Di Kurikulum Keputrian, kami mengajarkan budi pekerti, adab, hingga keterampilan praktis seperti memasak dan cara proteksi diri bagi anak perempuan. Kami ingin mengembalikan life skill mereka sejak dini," jelasnya.

Dia pun mengapresiasi kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan SGU yang telah memberikan manfaat luas, mulai dari program beasiswa hingga riset kolaboratif terkait penanganan stunting, pendidikan, dan teknologi pangan.

"Jika gerakan kolaborasi ini dilakukan secara masif, insyaAllah masyarakat Kabupaten Tangerang tidak akan ada lagi yang tidak punya mimpi di masa depan," ujarnya.

Dia berharap melalui kegiatan seminar publik tersebut semangat kepemimpinan perempuan dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat secara luas.

"Saya berharap melalui forum seperti ini, semangat kepemimpinan perempuan terus tumbuh, memberikan dampak nyata bagi pembangunan dan masyarakat," pungkasnya.

Seminar yang juga dihadiri oleh pakar dari sektor energi dan teknologi komunikasi yaitu tokoh inspiratif lainnya, seperti Dr.-Ing. Evita H. Legowo (Mantan Dirjen Migas ESDM) dan Thata Apriatin (VP Head of Security Command Center Indosat Ooredoo Hutchison). (Red)

Bupati Tangerang Umumkan Beasiswa 540 Mahasiswa: Tak Ada Lagi Anak Putus Sekolah

Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menghadiri prosesi Wisuda Program Sarjana Ke-2 Universitas Syekh Nawawi Banten (USNB) Tahun Akademik 2025-2026 yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Tigaraksa, Sabtu (25/4/2026).

Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Presiden RI ke-13, Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma'ruf Amin, serta civitas akademika USNB.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Universitas Syekh Nawawi Banten yang telah berkontribusi nyata dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) berkualitas di wilayah Kabupaten Tangerang.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Keberhasilan ini adalah buah dari kerja keras, keteguhan, serta doa yang tidak putus dari keluarga dan dosen pembimbing," ujar Bupati Maesyal.

Di hadapan Wakil Presiden, Bupati Maesyal memaparkan mengenai lompatan besar Pemkab Tangerang di sektor pendidikan. Ia menegaskan bahwa mulai tahun 2025, porsi perhatian terhadap dunia pendidikan ditingkatkan secara signifikan, terutama bagi masyarakat ekonomi lemah.

"Kami laporkan kepada Bapak Wakil Presiden, pada tahun 2025 kami telah memberangkatkan 235 mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu untuk kuliah gratis hingga selesai. Sebanyak 20 orang dikirim ke Al-Azhar Kairo, 30 di Swiss German University, serta sisanya tersebar di PTN ternama seperti UI, ITB, dan Untirta," tambahnya.

Lebih lanjut, Bupati mengumumkan kabar gembira bahwa di tahun 2026 ini, kuota beasiswa tersebut meningkat drastis menjadi 540 mahasiswa. Tidak hanya itu, Pemkab Tangerang juga memberikan beasiswa pendidikan S1 bagi 430 guru PAUD untuk meningkatkan kompetensi pengajaran di Kabupaten Tangerang.

Sebagai bentuk dukungan terhadap perguruan tinggi lokal, Bupati Maesyal berencana menjalin kerja sama strategis dengan USNB agar putra-putri daerah Kabupaten Tangerang dapat menempuh pendidikan di kampus tersebut melalui program beasiswa pemerintah daerah.

"Kami ingin memastikan tidak ada anak Tangerang yang putus sekolah karena biaya. Kami juga tengah menyiapkan program beasiswa untuk mencetak pilot dan dokter dari kalangan keluarga tidak mampu. SDM unggul inilah yang akan menjadi motor penggerak pembangunan menuju Indonesia Emas 2045," tegasnya.

Selain pendidikan formal, Bupati juga berkomitmen melanjutkan kesuksesan program Sanitren (Sanitasi Pesantren) dengan menambah program pembangunan asrama pondok pesantren di kawasan Tangerang guna menunjang kenyamanan santri dalam menimba ilmu. (Red)

Bupati Tangerang Raih Penghargaan Economic Growth Ajang National Governance Awards 2026

Jakarta, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyud meraih penghargaan Economic Growth pada ajang National Governance Awards 2026 yang digelar Metro TV bekerjasama dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI di Hotel The Ritz Carlton Mega Kuningan, Jum'at malam (24/04/26)

National Governance Awards 2026 merupakan ajang penghargaan yang diselenggarakan oleh Metro TV bekerja sama dengan Kemendagri dan kementerian terkait lainnya untuk mengapresiasi kepala daerah (provinsi, kota, kabupaten) di Indonesia yang berhasil melakukan inovasi tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, serta transformasi digital yang inspiratif

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid yang menerima langsung penghargaan dari Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto menjelaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada para kepala daerah, yang dinilai telah melakukan inovasi dan mampu menginspirasi pada sektor tata kelola pemerintahan, pertumbuhan ekonomi, pendidikan dan kesehatan di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.

"Penghargaan ini diberikan kepada para kepala daerah yang mampu meningkatkan atau memaksimalkan tugas-tugasnya untuk lebih meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat yang menjadi tanggung jawab pemrintah daerah, khususnya terkait dengan tata kelola pemerintahan, pertumbuhan ekonomi, pendidikan dan kesehatan," ungkap Bupati Maesyal Rasyid

Menurut dia, penghargaan yang diraih tersebut merupakan hasil sinergi dan kolaborasi seluruh OPD dan para mitra Pemkab Tangerang yang terus melakukan terobosan-terobosan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Apa yang kita terima hari ini adalah berkat kerja bersama, berkat sinergi dan kolaborasi seluruh OPD dan mitra pemerintah. Yang jelas memotivasi kami untuk terus berinovasi bagi kepentingan masyarakat Kabupaten Tangerang," tandasnya

Dia menandaskan Pemkab Tangerang akan melaksanakan dan menyelaraskan program-program pembangunan, pelayanan dan pemberdayaan sesuai dengan kebijakan dari pemerintah pusat sehingga berdampak langsung kepada masyarakat

"Kami akan terus menguatkan program pembangunan yang selaras dengan arah dan kebijakan pemerintah pusat, salah satunya percepatan dan transparansi pelayanan perizinan. Perizinan yang lebih mudah berarti membuka peluang investasi dan juga membuka lapangan pekerjaan," imbuhnya

Selain itu, Pemkab Tangerang juga akan terus mengoptimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), pembangunan sarana dan prasarana pendidikan, keagamaan, kesehatan dan peningkatan kualitas SDM.

"InsyaAllah ke depan, kita akan terus membangun sarana pembelajaran dari sisi agama antara lainnya adalah Asrama Pondok Pesantren dan sanitasi pondok pesantren. Sekolah gratis untuk SD-SMP swasta secara bertahap, akan kita tambah porsi jumlahnya, serta beasiswa bagi mahasiswa yang orang tuanya ekonominya terbatas ekonominya juga akan kita tambah porsinya," imbuhnya

Pihaknya pun mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi Metro TV dan Kemendagri yang telah memberikan perhatian penuh terhadap peningkatan pelayanan dan inovasi yang telah pemerintah daerah untuk kepentingan masyarakat

"Kami atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang mengucapkan terima kasih atas inisiatif dari Metro TV bersama Pak Menteri Dalam Negeri yang telah melaksanakan agenda memberikan penghargaan kepada kepala daerah seluruh Indonesia baik gubernur, bupati maupun Walikota," pungkasnya. (Red)

Posyandu Bertransformasi, Pemkab Tangerang Dorong Layanan Sosial Terpadu hingga Tingkat Desa

TANGERANG, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelar Sosialisasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Kabupaten Tangerang, Jumat (24/4/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menuturkan bahwa kegiatan tersebut memiliki arti yang sangat penting dan strategis dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan dasar Posyandu kepada masyarakat, bukan hanya kesehatan ibu dan anak, namun juga pada bidang lainnya

“Kegiatan ini memiliki arti yang sangat penting dan strategis. Posyandu yang dahulu kita kenal sebagai layanan kesehatan dasar, kini bertransformasi menjadi Posyandu Integrasi Layanan Sosial Dasar, yang tidak hanya fokus pada kesehatan ibu dan anak, tetapi juga mencakup enam bidang pelayanan yaitu kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketentraman dan ketertiban umum, serta sosial,” ujar Bupati.

Ia menjelaskan bahwa transformasi tersebut sejalan dengan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), sekaligus menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan di tingkat desa dan kelurahan. Untuk itu, dia meminta para kepala desa dan lurah berperan aktif mendukung dan menyukseskan implementasi Posyandu 6 SPM tersebut

“Peran Kepala Desa dan Lurah sangat krusial sebagai pembina, fasilitator, dan penanggung jawab dalam implementasi Posyandu 6 SPM. Keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada kebijakan, tetapi juga pada komitmen dan sinergi kita bersama,” tegasnya.

Ia menambahkan, Posyandu 6 SPM menjadi salah satu instrumen penting dalam mewujudkan visi Kabupaten Tangerang, yaitu terwujudnya masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing, khususnya melalui peningkatan kualitas kesehatan.

"Melalui kegiatan ini, saya berharap akan terbangun pemahaman yang sama tentang konsep dan implementasi Posyandu 6 SPM, meningkatnya kapasitas aparatur desa/kelurahan dan kader Posyandu, serta terwujudnya pelayanan yang terpadu, efektif, dan berkelanjutan,” lanjutnya.

Bupati Maesyal juga mengajak seluruh peserta untuk tidak hanya memahami materi secara teori, tetapi mampu mengimplementasikannya secara nyata di lapangan dengan penuh tanggung jawab.

“Ke depan, tantangan pembangunan semakin kompleks. Oleh karena itu, kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Diperlukan kolaborasi lintas sektor, keterlibatan masyarakat, serta inovasi dalam pelayanan publik,” ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, ia berpesan agar kegiatan sosialisasi ini dapat dijadikan momentum semua stakeholder untuk memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Laksanakan tugas dengan penuh integritas, dedikasi, dan semangat pengabdian. Karena sejatinya, keberhasilan pembangunan daerah dimulai dari pelayanan yang baik di tingkat desa dan kelurahan,” pungkasnya. (Red)

Page 2 of 266
Go to top