Asep

Asep

Wabup Intan Tegaskan Seleksi Pembentukan Paskibraka Merupakan Momentum Lahirkan Generasi Muda Tangguh, Disiplin, Sehat dan Berkarakter

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah membuka kegiatan Seleksi Pembentukan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2026. Acara tersebut digelar di GSG Puspemkab Tangerang, Senin (06/04/26)

Dalam sambutannya, Wabup Intan menegaskan bahwa seleksi pembentukan Paskibraka merupakan salah satu momentum untuk melahirkan generasi muda Kab. Tangerang yang disiplin, tangguh, sehat, dan berkarakter.

"Kegiatan ini adalah momentum untuk melahirkan generasi muda yang disiplin, tangguh, sehat, dan berkarakter kuat demi masa depan Kabupaten Tangerang yang maju, sejahtera dan berdaya saing," tegas Wabup Intan

Lanjut dia, menjadi Paskibraka merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan tersendiri. Setiap anggota Paskibraka dituntut harus bisa menjadi teladan dan menginspirasi generasi muda lainnya dalam hal sikap dan tindakannya

"Adik-adik yang hadir di sini adalah putra-putri pilihan, generasi terbaik Kabupaten Tangerang yang telah melewati tahapan awal seleksi administrasi. Adik-adik akan menjadi teladan, menjadi inspirasi, dan menjadi wajah generasi muda Kabupaten Tangerang yang berintegritas, matang secara mental dan sikapnya," ujar Wabup Intan

Menurut dia, seleksi pembentukan Paskibraka tersebut bukan hanya soal fisik dan baris-berbaris, namun juga ada tahapan pembentukan karakter, tentang kedisiplinan, tanggung jawab, mental yang kuat, serta semangat cinta tanah air. Untuk itu, dia berpesan kepada seluruh peserta seleksi untuk benar-benar mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan semangat dan mampu menunjukan kemampuan terbaiknya, baik fisik, tapi juga kematangan mental dan sikapnya.

"Paskibraka adalah cermin integritas, ikuti proses ini dengan sungguh-sungguh dan tunjukkan kemampuan terbaik. Junjung tinggi kejujuran dan sportivitas. Dan yang sangat penting, jaga kesehatan dan disiplin diri. Karena tanpa kesehatan, semua potensi yang dimiliki tidak akan bisa maksimal," pesannya

Lebih lanjut, pihaknya juga meminta Dinas untuk terus mengawal dan memastikan kondisi kesehatan para peserta, mulai dari tahap seleksi ini, masa pembinaan, hingga nanti saat menjalankan tugas pada bulan Agustus. Hal tersebut penting untuk memastikan putra-putri terbaik Kab. Tangerang tidak hanya siap secara mental dan kedisiplinan, tetapi juga prima secara kesehatan saat mengemban tugas negara.

"Saya minta agar pengawasan kesehatan dilakukan secara optimal terlebih menghadapi perubahan musim, baik dari sisi pemeriksaan, pemantauan kondisi fisik, hingga edukasi pola hidup sehat bagi para calon Paskibraka agar mereka juga senantiasa prima saat menjalankan tugas negara nanti," pintanya

Dia juga meminta kepada seluruh panitia dan tim seleksi agar melaksanakan tugas secara profesional, objektif, dan transparan sesuai peraturan perundang-undangan dan mekanisme yang berlaku, sehingga kita benar-benar mendapatkan calon Paskibraka terbaik Kabupaten Tangerang.

Kepala Badan Kesbangpol Kab. Tangerang, Agus Suryana melaporkan bahwa peserta seleksi merupakan siswa-siswi terbaik tingkat SMA/SMK sederajat se-Kab. Tangerang, dengan jumlah total sekitar 570 orang.

"Seleksi pembentukan Paskibraka Kabupaten Tangerang ini dimulai tanggal 6-13 April 2026. Peserta yang mendaftar secara online sebanyak 863 orang dan lulus seleksi administrasi sebanyak 570 orang yang berhak mengikuti rangkaian seleksi yang akan dimulai pada hari ini," ungkap Agus. (Red)

Wabup Intan Ingatkan Seluruh Pegawai Terus Tingkatkan Kedisiplinan dan Kualitas Pelayanan

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk terus meningkatkan disiplin dan kualitas pelayanan publik, serta kepedulian terhadap lingkungan. Hal tersebut disampaikan Wabup Intan saat memimpin apel Senin pagi di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Senin (06/04/26)

“Disiplin merupakan cerminan profesionalisme ASN. Sebagai ASN, kita dituntut bekerja lebih efektif, responsif, dan adaptif terhadap berbagai dinamika yang ada. Kualitas pelayanan publik juga harus terus kita tingkatkan, baik dari sisi kualitas, kecepatan, maupun kemudahan akses bagi masyarakat,” ujar Wabup Intan.

Menurut dia, kehadiran, kedisiplinan, kepatuhan dan tanggung jawab merupakan hal-hal mendasar bagi seluruh ASN yang tidak boleh menjadi kelemahan dalam kinerja birokrasi

"Tidak boleh hal-hal mendasar jadi penghalang dan jadi kelemahan kinerja birokrasi. Kehadiran, kedisiplinan, kepatuhan dan tanggung jawab harus senantiasa dipegang teguh ASN dalam melaksanakan tugas-tugasnya," tegasnya

Dia menambahkan saat ini pemerintah daerah juga tengah menghadapi proses pertanggungjawaban anggaran tahun 2025. Untuk itu, pihaknya meminta kepada seluruh perangkat daerah untuk responsif dan kooperatif dalam menindaklanjuti setiap rekomendasi dan permintaan data yang dibutuhkan.

“Saya minta seluruh OPD juga kooperatif dan memberikan data secara cepat, tepat, dan akurat. Hal ini penting untuk menjaga akuntabilitas dan kredibilitas pengelolaan keuangan daerah kita,” tandasnya

Selain disiplin dan peningkatan kerja, dia juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana akibat kondisi cuaca yang tidak menentu. Ia mencontohkan hujan lebat disertai angin dan petir yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Tangerang sebagai anomali cuaca yang perlu diantisipasi oleh semua pihak.

"Anomali cuaca yang akhir-akhir ini terjadi perlu diantisipasi semua pihak. Kewaspadaan dan kesiapsiagaan harus terus dijaga untuk mengantisipasi dan menanggulangi berbagai potensi bencana yang terjadi," ujarnya

Menutup amanatnya, Wabup Intan juga mengajak seluruh ASN untuk terus menjaga semangat kerja, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta memastikan Kabupaten Tangerang tetap menjadi daerah yang aman, damai, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

“Jadikan setiap pekerjaan sebagai ladang pengabdian, dan setiap pencapaian sebagai motivasi untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Tangerang,” pungkasnya. (Red)

Monitoring Langsung Ibadah Paskah, Bupati Tangerang Tegaskan Tidak Ada Diskriminasi di Kabupaten Tangerang

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) meninjau langsung pelaksanaan ibadah Paskah jemaat POUK Tesalonika di Aula Eks Kantor Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Minggu (5/4/26).

Bupati Maesyal Rasyid didampingi oleh Dandim 0510/Tigaraksa, Kapolres Metro Tangerang, Sekretaris Daerah, Kasatpol PP, Camat Teluknaga, serta tokoh agama setempat.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang tidak pernah memiliki niat untuk membedakan perlakuan terhadap masyarakat, termasuk dalam hal pelaksanaan ibadah.

“Kami hadir di sini untuk memastikan seluruh masyarakat, termasuk jemaat POUK Tesalonika, dapat beribadah dengan aman dan nyaman. Tidak ada niatan sedikit pun untuk melarang atau membatasi. Justru kami memfasilitasi,” tegasnya

Menurut dia, keberagaman keyakinan, suku, budaya dan agama di Kabupaten Tangerang merupakan kekuatan yang harus dijaga dengan semangat toleransi dan saling menghormati agar kondusifitas dan keharmonisan wlayah terus terpelihara dengan baik

“Kabupaten Tangerang menjunjung tinggi nilai toleransi. Siapa pun dan di mana pun selama berada di wilayah Kabupaten Tangerang, kami akan hadir memberikan perlindungan tanpa membedakan kelompok atau latar belakang,” tandasnya.

Ia menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah daerah bersama TNI-Polri merupakan bentuk komitmen nyata untuk memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi seluruh masyarakat, termasuk dalam menjalankan ibadah sesuai keyakinannya.

“Dalam suasana Idulfitri ini, kami bersama Forkopimda menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang. Kami menyadari sebagai manusia tentu tidak luput dari khilaf, baik dalam sikap, ucapan, maupun pelayanan,” ujarnya.

Bupati juga mempersilakan jemaat untuk memanfaatkan Aula Eks Kantor Kecamatan Teluknaga sebagai tempat ibadah sementara, dengan tetap berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan pihak terkait lainnya

“Silakan gunakan tempat ini untuk beribadah, baik ibadah rutin maupun perayaan hari besar seperti Paskah dan Natal, selama tidak ada kegiatan lain. Yang penting tetap berkoordinasi dengan pihak kecamatan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, pihaknyamenyampaikan bahwa pemerintah daerah bersama Forkopimda tengah mengkaji solusi jangka panjang berupa penyediaan tempat ibadah yang lebih permanen dan representatif.

“Kami akan merumuskan secara komprehensif agar ke depan jemaat bisa beribadah dengan lebih nyaman, tanpa menimbulkan gangguan dan tetap menjaga kondusivitas wilayah,” jelasnya.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga keharmonisan dan menyelesaikan setiap persoalan melalui musyawarah.

“Jika ada hal yang perlu dirundingkan, mari kita bicarakan bersama. Kami terbuka dan siap mencarikan solusi terbaik. Mari kita jaga Kabupaten Tangerang tetap kondusif,” pesannya.

Sementara itu, Sekretaris Tanfidziah PCNU Kabupaten Tangerang, KH. M. Qustulani, menegaskan bahwa tidak ada pelarangan ibadah di wilayah Teluknaga dan menyebut situasi yang terjadi sebelumnya hanya miskomunikasi.

“Alhamdulillah hari ini kita bersama-sama menyaksikan ibadah berjalan dengan baik. Tidak ada pelarangan, ini hanya dinamika kecil di masyarakat yang sudah diselesaikan dengan baik oleh pimpinan daerah,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan toleransi yang selama ini telah terbangun dengan baik di wilayah Teluknaga.

“Kami menghimbau masyarakat untuk menjaga kebersamaan dan keharmonisan. Teluknaga dikenal sebagai wilayah yang toleran, dan ini harus kita pertahankan,” katanya.

Di tempat terpisah, Gembala Jemaat POUK Tesalonika, Pendeta Michael Siahaan, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan solusi yang diberikan oleh pemerintah daerah.

“Kami bersyukur atas kehadiran Bapak Bupati, Dandim, dan Kapolres yang telah mendengarkan kebutuhan kami. Ini menjadi jawaban atas kerinduan kami untuk dapat beribadah dengan tenang dan layak,” ungkapnya. (Red)

Andra Soni Buka Kejuaraan Tenis Meja Nasional Gubernur Banten Cup 2026

Kota Tangerang, lensafokus.id - Gubernur Banten Andra Soni membuka Kejuaraan Tenis Meja Nasional Gubernur Banten Cup 2026. Kejuaraan yang diikuti oleh 665 atlet dalam 11 kategori itu berlangsung pada 3 - 5 April 2026.

“Kenapa saya selalu mendukung kejuaraan olahraga di Provinsi Banten? Karena saya percaya sebuah daerah maju bisa dilihat dari prestasi olahraganya,” ucap Andra Soni di Gelanggang Olahraga (GOR) Gondrong, Jl Sawah Dalam RT 05/RW 01, Kelurahan Gondrong, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Jumat (03/4/2026).

Andra Soni juga memberikan apresiasi kepada panitia yang menghadirkan kejuaraan tenis meja level nasional di Provinsi Banten. Menurutnya, para atlet muda terus berlatih dan bertanding. Dalam pertandingan atau kejuaraan para atlet bersaing.

“Dan tetap bersahabat. Itu tanda-tanda daerah maju,” ucapnya.

Andra Soni juga mendoakan harapan dan cita-cita para orang tua atlet dalam mendidik anak-anaknya terwujud. “Semoga harapan bapak dan ibu menjadikan anak-anaknya sehat, cerdas, dan berbakti kepada orang tua terwujud,” ucapnya menambahkan.

Gubernur menyampaikan kesiapan dan upaya Provinsi Banten untuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032 bersama Provinsi Lampung. Menurutnya banyak lapangan olahraga di Provinsi Banten yang siap dan berstandar untuk melaksanakan PON.

“Insya Allah kalau Allah mengijinkan, Provinsi Banten siap menjadi tuan Tuan Rumah PON 2032 bersama Provinsi Lampung,” tegasnya.

Gubernur juga berharap, dengan berlatih dan banyak bertanding, para atlet muda Provinsi Banten mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Andra Soni mengisahkan ia memiliki sahabat yang juga teman SMA dan mendiang atlet tenis meja Davids Jacobs. Sahabatnya tersebut ajin berlatih dan bertanding tenis meja hingga menjadi atlet paralympic Indonesia. Davids Jacobs berhasil mempersembahkan medali perunggu pada Paralympic London Tahun 2012 dan Tokyo Tahun 2020.

Kedekatan Andra Soni dengan keluarga Davids Jacobs juga tampak saat ia bersama Tinawati Andra Soni pada pembukaan Kejuaraan Tenis Meja Nasional Piala Gubernur Banten Tahun 2026 kali ini. Tak hanya itu, gubernur bersama Tinawati juga nampak selalu membersamai Neelece Jacobs bunda dari mendiang sahabatnya tersebut

Seperti diungkap Neelece Jacobs, putranya bersahabat baik sejak masa SMA. “Bersama teman-temannya sering main ke rumah. David atlet tenis meja, Andra atlet hoky,” ucapnya.

“Dia sudah menganggap saya seperti ibunya,” ucap Neelice.

“Andra itu tumbuh dari bawah. Dari bekerja di perusahaan ekspedisi sampai mendirikan usaha ekspedisi sendiri. Sekarang jadi Gubernur” tambahnya.

Dalam laporannya, Ketua Pelaksana Kejuaraan Tenis Meja Nasional Piala Gubernur Banten Tahun 2026 Thoria Marcia Rannu Jacobs mengatakan, kehadiran Gubernur Banten menandakan tenis meja mendapatkan perhatian serius Pemprov Banten.

Dikatakan kejuaraan bertujuan untuk menjaring atlet, meraih prestasi, dan menjalin silaturahmi antar atlet.

“Kejuaraan diikuti oleh 665 atlet tenis meja dari berbagai daerah. Juga ada peserta dari Korea Selatan dan Korea Utara. Terbagi dalam 11 kategori,” ungkap Ranu.

Dalam kesempatan itu juga dilakukan pertandingan eksebisi eksekutif, Gubernur Banten Andra Soni lawan Wali Kota Tangerang Sachrudin. (Red)

Bupati Tangerang Silaturahmi dan Halal Bihalal Bersama Forum RW dan warga di Perumahan Tangerang Elok

Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid melaksanakan kegiatan silaturahmi sekaligus halal bihalal bersama Forum RW, warga dan ibu ibu majlis taklim se-Kec. Pasarkemis dan Rajeg di Perumahan Tangerang Elok, Kecamatan Pasar Kemis, Jumat (3/4/26).

Kegiatan tersebut berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, dihadiri para Ketua RW, RT, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga setempat. Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan apresiasi atas peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan dan mendukung program pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa pembangunan di Kabupaten Tangerang dilakukan secara bertahap, menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Panjang wilayah Kabupaten Tangerang sangat luas, mencapai sekitar 1.050 kilometer. Untuk itu masyarakat dimohon untuk bersabar mengingat selain kemampuan anggaran terbatas, juga harus melalui tahapan-tahapan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Yang belum selesai mohon bersabar, karena kemampuan keuangan daerah juga terbatas. Namun kami bersama dinas terkait, khususnya Bina Marga, terus berupaya agar pembangunan bisa berjalan optimal dan merata,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah terus mempercepat proses pembangunan infrastruktur, termasuk melalui percepatan lelang proyek agar pekerjaan dapat segera dilaksanakan, seperti yang tengah dilakukan di wilayah Pakuhaji dan sekitarnya.

Selain infrastruktur jalan, Bupati juga menyoroti program sekolah gratis, beasiswa, bedah rumah bagi masyarakat yang rumahnya tidak layak huni membutuhkan serta program lainnya yang bisa dirasakan dampak dan manfaatnya

“Kami akan terus berupaya membantu masyarakat, terutama yang rumahnya sudah tidak layak. Itu menjadi perhatian serius kami,” tambahnya.

Terkait penanganan banjir, dia menyebutkan bahwa upaya normalisasi saluran air dan pembangunan tanggul terus dilakukan. Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan agar aliran air tetap lancar.

“Alhamdulillah, beberapa titik yang sebelumnya rawan banjir di Elok Pasar Kemis kini sudah mulai teratasi. Ini berkat kerja sama dan sinergi antara pemerintah dan masyarakat,” katanya.

Pada momentum halal bihalal tersebut, Bupati juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas segala kekurangan dalam pelayanan dan pembangunan selama dirinya menjabat.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin. Kami menyadari masih banyak kekurangan dalam pelayanan kepada masyarakat, dan ini akan menjadi bahan evaluasi kami ke depan,” ucapnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dalam membangun Kabupaten Tangerang agar semakin maju dan sejahtera.

"Kegiatan silaturahmi dan halal bihalal ini diharapkan selain mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat yang menyampaikan aspirasinya, juga memperkuat sinergi agar peran aktif masyarakat semakin meningkat," pungkasnya

Sementara itu, perwakilan warga, Suyanti, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kehadiran Bupati yang dinilai dekat dan peduli dengan masyarakat.

“Kami merasa bersyukur memiliki Bupati yang begitu peduli terhadap masyarakat, khususnya di Pasar Kemis. Kehadiran beliau membawa perubahan nyata bagi lingkungan kami,” ungkapnya. (Red)

Bupati Maesyal Rasyid Tegaskan Komitmen Perluasan Beasiswa bagi Siswa Kurang Mampu di Tangerang

Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang untuk memperluas cakupan program beasiswa bagi masyarakat kurang mampu yang memiliki anak-anak berprestasi.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Maesyal Rasyid saat menghadiri acara Halal Bihalal Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) se-Kecamatan Pagedangan di SDN III Cihuni, Kamis (02/04/26)

“Pemerintah daerah akan terus memperluas program beasiswa bagi masyarakat kurang mampu, termasuk kesempatan melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi, bahkan ke luar negeri. Kami ingin memastikan tidak ada anak di Kabupaten Tangerang yang putus sekolah karena keterbatasan ekonomi. Pendidikan adalah investasi masa depan,” tegas Bupati Maesyal Rasyid.

Dia menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada para guru dan tenaga pendidik yang tergabung dalam PGRI atas dedikasi mereka dalam mencerdaskan generasi bangsa. Menurut dia, guru dan para tenaga pendidik lainnya memiliki peran yang sangat mulia dan penting serta menentukan dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas.

“Kemajuan daerah sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan, dan itu ada di tangan para guru. Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh guru dan para tenaga pendidik yang telah menjalankan tugas mulia, mencerdaskan dan mencetak sumber daya manusia yang berkualitas,” ujarnya

Pihaknya pun berharap melalui kegiatan halal bihalal terserbut, sinergitas dan kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga pendidik dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat dalam rangka mewujudkan Pendidikan yang berkualitas

“Melalui halal bi halal ini diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas serta Kabupaten Tangerang yang semakin maju dan gemilang,” harapnya

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Firman Maulana menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati Tangerang di tengah keluarga besar PGRI Kecamatan Pagedangan. Ia juga menekankan pentingnya menjadikan momentum Idulfitri sebagai ajang memperkuat kebersamaan dan meningkatkan etos kerja, khususnya dalam pelayanan di bidang pendidikan.

“Halal bihalal ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga momentum untuk mempererat ukhuwah, memperkuat sinergi, dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di sektor pendidikan,” ujarnya.

Firman juga mengapresiasi berbagai program Pemerintah Kabupaten Tangerang, termasuk pembangunan infrastruktur pendidikan serta program sekolah gratis yang dinilai sangat membantu masyarakat, khususnya bagi keluarga dengan keterbatasan ekonomi.

Acara tersebut dihadiri oleh Ketua dan jajaran PGRI Kabupaten Tangerang, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Firman Maulana, Camat Pagedangan, Kepala Desa Cihuni, Ketua dan jajaran PGRI Kecamatan Pagedangan selaku panitia, para tokoh masyarakat, tokoh agama, para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Pagedangan, serta para guru TK, SD, SMP, SMA dan sederajat se-Kecamatan Pagedangan. (Red)

Sekda Soma Atmaja: Halal Bihalal IGRA Perkuat Sinergi Guru RA di Era Digital

TANGERANG, lensafokus.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Soma Atmaja menghadiri Halal Bihalal Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Tangerang di Aula Masjid Agung Al-Amjad, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Rabu (1/4/2026).

Dalam sambutannya, Sekda Soma menegaskan bahwa kegiatan Halal Bihalal menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan serta memperkuat sinergi antar guru RA di Kabupaten Tangerang.

“Momentum halal bi halal ini bukan hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang untuk menyatukan hati, memperkuat kebersamaan, dan memperkokoh sinergi di antara kita semua,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh guru Raudhatul Athfal yang telah berperan besar dalam membentuk karakter generasi masa depan sejak usia dini.

“Bapak/Ibu adalah sosok luar biasa yang berada di garis terdepan dalam membentuk karakter generasi masa depan sejak usia dini,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa menjadi pendidik anak usia dini membutuhkan kesabaran, ketulusan, dan keikhlasan yang tidak semua orang mampu melakukannya, meskipun peran tersebut sering kali terlihat sederhana.

“Apa yang Bapak/Ibu lakukan hari ini mungkin terlihat sederhana, tetapi sesungguhnya memiliki dampak yang sangat besar bagi masa depan bangsa,” katanya.

Lebih lanjut, Soma menuturkan bahwa para guru RA memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai dasar kehidupan, mulai dari pengetahuan hingga pembentukan akhlak anak.

“Di ruang-ruang kelas RA, sedang dibangun fondasi generasi yang beriman, berakhlakul karimah, dan siap menghadapi tantangan zaman,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran guru di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, serta mendorong para guru untuk terus meningkatkan kapasitas diri, termasuk dalam literasi digital.

“Teknologi boleh berkembang, tetapi sentuhan nilai, akhlak, dan kasih sayang dari seorang guru tidak akan pernah tergantikan,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Soma menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mendukung para pendidik serta mengajak seluruh guru menjadikan momentum Halal Bihalal sebagai penguat komitmen bersama. (Red)

Tinjau Rumah Kumuh di Pakuhaji, Bupati Tangerang Beri Bantuan Pembangunan Rumah Layak Huni

Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melakukan kunjungan langsung ke salah satu rumah tidak layak huni di Desa Sukawali Kecamatan Pakuhaji, dan srcara langsung memberikan bantuan pembangunan rumah agar menjadi layak huni Rabu (1/4/26).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan bahwa kunjungannya tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Tangerang terhadap masyarakat yang masih tinggal di hunian yang tidak layak dan memprihatinkan

“Alhamdulillah, hari ini kita bisa melihat langsung kondisi masyarakat kita yang membutuhkan bantuan. InsyaAllah, pemerintah daerah akan membantu pembangunan rumah ini agar menjadi layak huni dan memberikan kenyamanan bagi penghuninya,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia menegaskan bahwa program perbaikan rumah tidak layak huni menjadi salah satu program prioritas pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pesisir seperti Kec. Pakuhaji.

Selain memberikan bantuan, Bupati juga menginstruksikan kepada jajaran terkait agar segera melakukan pendataan dan percepatan proses pembangunan sehingga masyarakat dapat segera menempati rumah yang lebih layak dan nyaman

"Saya instruksikan kepada kecamatan dan pihak terkait lainnya untuk segera melakukan pendataan dan percepatan pembangunan dan bisa segera ditempati dengan layak dan nyaman bagi seluruh penghuninya," pintanya

Sementara itu, pemilik rumah, Subhan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh Bupati Tangerang.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Bupati yang sudah datang langsung melihat kondisi rumah kami dan memberikan bantuan. Semoga pembangunan rumah ini bisa segera selesai dan kami sekeluarga bisa tinggal dengan lebih aman dan nyaman,” ungkap Subhan haru. (Red)

Bupati Tangerang Tinjau Pembangunan Jalan Pakuhaji dan Sukadiri

Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid meninjau langsung pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di wilayah Pakuhaji dan Sukadiri, Rabu (1/4/26).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Tangerang yang didampingi Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Iwan Firmansyah, Kepala Dinas Perhubungan Jaenudin, serta jajaran terkait menyampaikan bahwa pembangunan jalan telah mulai dilaksanakan oleh Dinas Bina Marga sebagai bentuk respons terhadap kebutuhan masyarakat.

“Hari ini alhamdulillah Bina Marga Kabupaten Tangerang telah memulai pembangunan dan perbaikan jalan dari pertigaan Tanah Merah hingga Kramat,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid.

Ia menjelaskan, pengerjaan dilakukan secara bertahap persegmen guna mengurangi dampak kemacetan. Dari total penanganan sekitar 2,89 kilometer, saat ini difokuskan pada pembangunan sepanjang kurang lebih 720 meter yang akan dilanjutkan secara bertahap hingga Gandu Kramat.

“Metode ini dilakukan agar tidak menimbulkan kemacetan panjang. Kita bangun bertahap dan berkelanjutan sampai seluruh ruas terselesaikan,” jelasnya.

Dia berharap pembangunan dengan metode betonisasi ini mampu menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di Kecamatan Sepatan dan Pakuhaji. Ia juga mengapresiasi jajaran Dinas Bina Marga, camat, dan lurah yang telah memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah membantu mensosialisasikan kepada masyarakat untuk bersabar. Pembangunan ini adalah yang sudah lama dinanti-nantikan,” ujarnya.

Lebih lanjut, pihaknya menegaskan bahwa pembangunan jalan tersebut nantinya dapat memperlancar arus transportasi serta meningkatkan kenyamanan masyarakat. Terkait manajemen lalu lintas, Bupati menyampaikan permohonan maaf atas potensi kemacetan selama proses pengerjaan berlangsung. Untuk itu, dia meminta dukungan dari unsur Forkopimcam, termasuk kepolisian, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan untuk melakukan pengaturan lalu lintas.

“Kami mohon maaf kepada masyarakat apabila terjadi kemacetan. Kami juga meminta dukungan semua pihak untuk membantu pengaturan lalu lintas agar tetap kondusif,” ungkapnya.

Lanjut dia, dalam jangka panjang, Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan secara bertahap. Tahun 2026 ini menjadi bagian dari penanganan awal, sementara sisanya akan dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya.

“Insyaallah perbaikan jalan ini akan terus berlanjut hingga beberapa tahun ke depan. Targetnya, seluruh jalan di Kabupaten Tangerang dapat dalam kondisi lebih baik ,” tandasnya.

Selain di Pakuhaji, Pemkab Tangerang juga melaksanakan pembangunan jalan di Sukadiri. Dari total kerusakan sekitar 2,7 kilometer, pada tahun 2026 ini ditangani sepanjang 1,157 kilometer, dengan tahap awal pembangunan sepanjang 687 meter.

Bupati menjelaskan, sisa ruas jalan yang belum tertangani akan dilakukan pemeliharaan sementara dan dilanjutkan dengan betonisasi pada tahun 2027.

“Karena keterbatasan anggaran dan banyaknya titik jalan rusak di wilayah lain, maka penanganan dilakukan bertahap. Namun kami pastikan semuanya akan dituntaskan secara berkelanjutan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala DBMSDA Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, menambahkan bahwa pembangunan jalan Pakuhaji dan Sukadiri merupakan program prioritas daerah yang telah masuk dalam skema lelang dini, sehingga pengerjaan dapat segera dilaksanakan di awal tahun 2026.

“Kedua ruas jalan ini menjadi prioritas dan sudah masuk lelang dini, sehingga bisa lebih cepat dikerjakan. Sementara itu, ruas-ruas jalan lainnya di wilayah Kabupaten Tangerang tetap berjalan dan dalam proses penanganan secara bertahap,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan, rekonstruksi jalan merupakan bagian dari program strategis daerah untuk meningkatkan kualitas infrastruktur. Berdasarkan perencanaan, total penanganan ruas Gardu Tanah Merah mencapai 2,916 kilometer yang dibagi dalam beberapa segmen.

"Untuk kegiatan lanjutan rekonstruksi Jalan Cituis Sukadiri–Jati Gintung tahun 2026, pekerjaan meliputi rekonstruksi rigid beton sepanjang 687 meter dengan lebar 7 meter dan ketebalan beton 25 cm. Proyek ini ditargetkan dapat meningkatkan kondisi mantab jalan dari sebelumnya sekitar 4,025 km menjadi 5,182 km pada tahun 2026,"

Pihaknya berharap, melalui pembangunan ini, kualitas infrastruktur jalan semakin baik sehingga mampu mendukung mobilitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Mohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat agar pembangunan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi kita semua, dan kami juga menghimbau kepada masyarakat apabila Jalan dalam proses pengerjaan untuk jangan dulu dilalui dan diinjak apabila belum waktunya untuk dipergunakan karena bisa merusak jalan yang sudah dibangun," pungkasnya. (Red)

Lembaga Kursus Pendidikan Permata Paloh Diresmikan, Harapan Baru bagi Pendidikan di Paloh

Paloh, lensafokus.id - Lembaga Kursus Pendidikan Permata Paloh secara resmi diresmikan hari ini, menandai langkah penting dalam pengembangan pendidikan di Paloh, Sambas, Kalimantan Barat. Acara peresmian ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Sekda Kabupaten Sambas, Bapak Ir. Haji Fery Madagaskar M.S.I., yang mewakili Bupati Sambas, Kepala Dinas Pendidikan Singkawang, Bapak Asmadi S.Pd, M.S.I., dan Ketua Dewan Pengawas PTK Indonesia, Bapak Tjhai Leonardi.

Dalam sambutannya, Bapak Ir. Haji Fery Madagaskar M.S.I. menyampaikan harapannya agar lembaga ini dapat menjadi pusat pendidikan yang berkualitas, memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan pendidikan di Paloh dan sekitarnya.

"Kami berharap lembaga ini dapat menjadi contoh bagi lembaga pendidikan lainnya di Paloh dan sekitarnya," ujarnya. Selasa (31/3/2026).

IMG 20260401 WA0050

Lembaga Kursus Pendidikan Permata Paloh menawarkan kursus bahasa Mandarin dan Inggris, yang diharapkan dapat meningkatkan kemampuan masyarakat lokal dalam berkompetisi di tingkat lokal dan global.

"Ide untuk membangun lembaga kursus bahasa Mandarin dan Inggris di Paloh adalah contoh yang bagus memulai dari pendidikan dan menuju industri," kata Bapak Tjhai Leonardi.

Acara peresmian ini dimeriahkan oleh artis ibu kota dan dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan. Papan ucapan selamat membanjiri jalan raya, menunjukkan antusiasme dan dukungan masyarakat setempat. Dan yang paling spesial, pendaftaran tidak dipungut biaya, sehingga masyarakat dapat dengan mudah mengikuti kursus yang ditawarkan.

Malam harinya, masyarakat Paloh dan sekitarnya berkumpul untuk menghadiri hiburan yang diselenggarakan dalam rangka peresmian lembaga kursus ini. Jalan raya dipenuhi dengan manusia yang ingin menyaksikan pertunjukan dan merayakan langkah penting ini dalam pengembangan pendidikan di Paloh.

Dengan diresmikannya Lembaga Kursus Pendidikan Permata Paloh, diharapkan dapat meningkatkan akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat Paloh dan sekitarnya, serta meningkatkan kemampuan mereka dalam berkompetisi di tingkat lokal dan global. (Red)

Page 8 of 266
Go to top