TANGERANG, lensafokus.id — Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menegaskan pentingnya peran Kepala Dusun (Kadus) sebagai ujung tombak pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya pada acara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-II Forum Kadus Kabupaten Tangerang, yang di gelar di Lapangan Desa Ciakar Panongan, Sabtu (18/4/26).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi atas kontribusi para kepala dusun yang dinilai memiliki peran vital dalam membantu masyarakat sekaligus mendukung jalannya program pemerintah daerah hingga ke tingkat paling bawah.
“Kadus ini adalah garda terdepan. Kalau ada persoalan di lingkungan, yang pertama dicari pasti kadus. Kalau ada kebutuhan warga, yang pertama didatangi juga kadus. Artinya, perannya penting dan strategis, bukan hanya administratif, tetapi juga sebagai penghubung, penengah, dan penggerak di masyarakat,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, dia menekankan bahwa peran kepala dusun tidak dapat dipisahkan dari kepemimpinan kepala desa. Ia juga menegaskan bahwa kepala dusun merupakan bagian penting dalam struktur pemerintahan desa yang harus bekerja selaras dan sejalan.
“Kepala dusun atau Jaro itu pada dasarnya membantu kepala desa. Karena mereka dipilih langsung oleh kepala desa, maka sudah seharusnya ada sinergi yang kuat. Jangan berjalan sendiri-sendiri. Harus satu arah, satu tujuan, untuk melayani masyarakat dengan maksimal,” tegasnya.
Menurut dia, sinergi antara kepala desa dan kepala dusun menjadi salah satu kunci keberhasilan pembangunan di tingkat desa, terutama dalam memastikan program-program pemerintah benar-benar tepat sasaran dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Dia mengapresiasi keberadaan Forum Kadus sebagai wadah untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, serta kebersamaan antar kepala dusun di Kabupaten Tangerang.
“Forum ini sangat penting, menjadi ruang untuk berbagi pengalaman, memperkuat solidaritas, dan menyatukan langkah dalam menjalankan tugas di lapangan,” ujarnya.
Selain itu, peringatan HUT ke-2 Forum Kadus, kegiatan tersebut juga diisi dengan santunan anak yatim dan hiburan budaya yang mencerminkan kepedulian sosial sekaligus komitmen dalam menjaga nilai-nilai budaya lokal.
Di akhir sambutannya, Bupati pun mengajak seluruh kepala dusun untuk terus meningkatkan peran dan kontribusinya serta aktif memberikan saran dan masukan kepada pemerintah daerah.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kami butuh dukungan dari para Kadus. Masukan, saran, bahkan kritik sangat kami harapkan sebagai bagian dari upaya bersama membangun Kabupaten Tangerang yang semakin sejahtera dan bahagia,” pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menegaskan komitmennya menuntaskan lima (5) program unggulan. Hal tersebut diungkapkan Bupati Maesyal Rasyid saat menghadiri pembukaan pengajian dan halal bi halal Yayasan Al-Munir di GSG Kec. Pagedangan, Sabtu (18/04/26)
"Kami bersinergi dengan DPRD, berkomitmen dan serius untuk merealisasikan fokus lima program unggulan yang telah tertuang dalam RPJMD," ungkap Bupati Maesyal Rasyid
Lanjut dia, lima program unggulan tersebut menitikberatkan antara lain: peningkatan kualitas dan akses layanan pendidikan, optimalisasi fasilitas kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat, pelestarian dan pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan, percepatan pembangunan sarana prasarana penunjang ekonomi, dan menciptakan birokrasi yang bersih dan melayani.
"Kami berupaya maksimal agar sebagian besar keinginan rakyat yang tertuang dalam RPJMD dapat dirampungkan. Pelayan masyarakat memiliki tanggung jawab besar, di mana kesalahan sekecil apa pun akan sangat terasa dampaknya," tandasnya
Selain itu, dia juga menekankan pentingnya untuk terus meningkatkan kualitas diri dan menjaga hubungan sosial antarwarga agar tetap harmonis. Dia berharap dengan dibukanya kembali pengajian Al-Munir, tali silahturahmi semakin erat dan keimanan kepada Allah SWT semakin kuat
"Kegiatan seperti ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sarana untuk menambah ilmu, khususnya ilmu agama Islam. Dengan dibukanya pengajian hari ini, secara pribadi maupun bersama-sama, kita bisa menambah ilmu. Khususnya ilmu agama.m dan insyaAllah, kita semua dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan," ujarnya
Pada kesempatan tersebut, Bupati menyerahkan bantuan untuk rencana pengembangan Yayasan Al-Munir yang berlokasi di Malangnengah di atas lahan seluas kurang lebih 5.000 meter persegi,
"Saya berharap yayasan ini bisa diproyeksikan menjadi pusat kegiatan keagamaan, sarana ibadah dan pendidikan spiritual masyarakat, pusat ekonomi syariah serta wadah pengembangan ekonomi berbasis syariah untuk kesejahteraan umat," harapnya
Dia pun meminta pihak pemerintah setempat, termasuk camat untuk terus mengawal dan memonitor pelaksanaan proses pembangunan agar dapat berjalan lancar dan segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tangerang yang berlokasi di Gedung Smart Building, Puspemkab Tigaraksa, Kamis (16/04). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung alur penyebaran informasi publik, keandalan infrastruktur keamanan data server, serta operasionalitas layanan kedaruratan Command Center 112.
Dalam tinjauan tersebut, Wabup Intan melihat secara detail proses pengolahan informasi yang disebarluaskan kepada masyarakat melalui berbagai kanal digital milik Pemerintah Kabupaten Tangerang. Ia menekankan bahwa di era digital, kecepatan informasi harus dibarengi dengan akurasi dan keamanan data yang mumpuni.
Wabup Intan memberikan perhatian khusus pada ruang Data Center. Menurutnya, perlindungan terhadap data masyarakat dan sistem pemerintahan adalah prioritas utama untuk mencegah ancaman siber yang kian marak.
"Kita ingin memastikan bahwa seluruh informasi yang sampai ke masyarakat adalah informasi yang edukatif dan transparan. Selain itu, saya hadir di sini untuk mengecek sejauh mana kesiapan tim teknis dalam menjaga keamanan server kita. Data adalah aset daerah yang sangat berharga," ujar Wabup Intan.
Beliau juga menyempatkan diri berdialog dengan petugas operator di ruang Command Center 112. Intan mengapresiasi respons cepat tim dalam menangani laporan kedaruratan warga, mulai dari penanganan medis, kebakaran, hingga gangguan ketertiban umum.
"Layanan 112 ini adalah ujung tombak pelayanan publik saat warga dalam kondisi darurat. Saya minta seluruh petugas tetap siaga dan terus meningkatkan koordinasi dengan OPD terkait agar setiap laporan warga bisa selesai dalam waktu singkat," tambahnya
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tangerang, Diyan Mayang Sari, menyambut baik arahan Wakil Bupati. Ia menjelaskan bahwa Diskominfo terus melakukan pembaruan teknologi pada sistem Smart Building untuk mendukung visi Tangerang yang semakin inovatif.
"Kami terus memperkuat sistem keamanan informasi melalui CSIRT (Computer Security Incident Response Team). Kunjungan Ibu Wakil Bupati hari ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengoptimalkan fasilitas di Smart Building ini, terutama dalam menjamin keterbukaan informasi publik dan menjaga integritas data pemerintah," jelas Kadiskominfo, Diyan Mayang Sari.
Diyan juga menambahkan bahwa selain pengamanan data, Diskominfo juga tengah menggenjot penyebaran konten kreatif di media sosial agar program-program unggulan Kabupaten Tangerang lebih mudah dipahami oleh generasi muda.
Kunjungan diakhiri dengan diskusi mengenai pengembangan aplikasi layanan terpadu yang akan semakin memudahkan akses masyarakat terhadap berbagai layanan administrasi pemerintah dalam satu pintu. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, melakukan monitoring langsung pelaksanaan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan mendatangi salah satu rumah pegawai pada hari kerja.
Dalam kegiatan tersebut, Sekda didampingi oleh jajaran Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tangerang. Monitoring dilakukan secara mendadak guna memastikan implementasi kebijakan WFH berjalan sesuai rencana dan tanpa rekayasa.
“Saya hari ini didampingi oleh teman-teman BKPSDM meninjau langsung pelaksanaan work from home. Ini dadakan, Kita kebetulan mampir di rumah Ibu Sri, staf di Bagian Organisasi,” ujar Soma Atmaja saat disela sela monitoring, Jumat, (17/04/2026).
Dari hasil peninjauan tersebut, Sekda mendapati bahwa pegawai yang dikunjungi tetap menjalankan tugasnya dengan baik dari rumah, termasuk menyelesaikan pekerjaan yang diberikan oleh pimpinan. Hal ini menjadi bukti bahwa sistem kerja fleksibel tetap dapat berjalan optimal.
“Kita ingin membuktikan bahwa pelaksanaan WFH ini bisa berjalan dengan baik seperti yang kita rencanakan. Alhamdulillah, beliau sedang melaksanakan tugas dari pimpinannya,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Soma menyampaikan bahwa kebijakan WFH ini diikuti oleh sekitar 1.600 pegawai yang dijadwalkan bekerja dari rumah setiap hari Jumat, dan akan berlangsung selama dua bulan ke depan sebagai masa uji coba dan evaluasi.
“Kurang lebih ada sekitar 1.600 staf yang melaksanakan tugas dari rumah setiap hari Jumat, dan insya Allah akan kita evaluasi dalam dua bulan ke depan,” jelasnya.
Soma berharap, meskipun bekerja dari rumah, para ASN tetap menjaga kinerja, disiplin, serta produktivitas dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
“Mudah-mudahan tetap efektif dan produktif. Itu yang kita harapkan. Walaupun mereka tidak ke mana-mana, bahkan tidak mengeluarkan setetes pun bensin hari ini, tetapi kinerjanya tetap maksimal,” pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan WFH, guna memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal serta memberikan fleksibilitas kerja yang berdampak positif bagi ASN. (Red)
Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melaksanakan kegiatan Jum’at Keliling (Jumling) di Masjid At-Taqwa, Kampung Bunar, Desa Sukatani, Kecamatan Cisoka, Jumat (17/4/26).
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid didampingi jajaran Forkopimcam Cisoka, Kepala Desa Sukatani, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat. Kehadiran Bupati disambut hangat oleh jamaah dan warga sekitar.
Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa kegiatan Jumling bukan sekadar agenda rutin, melainkan juga jadi ruang dialog terbuka antara pemerintah dan masyarakat.
“Lewat Jumling ini, kami ingin memastikan bahwa pemerintah benar-benar hadir, bukan hanya di kantor, tapi di tengah masyarakat. Kami datang untuk mendengar langsung, melihat langsung, dan merasakan apa yang dirasakan warga,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Dalam sambutannya, ia juga menekankan pentingnya peran masjid sebagai pusat peradaban umat, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi ruang pembinaan sosial dan pendidikan keagamaan.
“Masjid harus menjadi pusat kehidupan umat. Dari sinilah nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan akhlak mulia tumbuh dan menguat di tengah masyarakat,” ujarnya.
Dalam suasana penuh keakraban, Bupati juga mengapresiasi semangat gotong royong warga Desa Sukatani yang dinilai menjadi kekuatan utama dalam pembangunan daerah. Menurut dia, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga oleh seberapa besar partisipasi aktif masyarakat.
“Pembangunan itu bukan hanya soal jalan dan bangunan, tapi juga soal kebersamaan. Kalau warganya kompak, saling peduli, dan mau bergerak bersama, insyaAllah tantangan sebesar apa pun bisa kita hadapi,” tandasnya.
Selain itu, dia juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk terus meningkatkan pelayanan publik di berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, pendidikan, hingga kesehatan.
Menutup sambutannya, pihaknya pun mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kerukunan dan memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Yang kita bangun bukan hanya wilayahnya, tapi juga manusianya. Kalau masyarakatnya kuat, berakhlak, dan rukun, maka daerah ini akan maju dengan sendirinya,” tutupnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id — Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, secara resmi menutup kegiatan Pengembangan Kompetensi Pelatihan Policy Brief Angkatan I bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2026 .
Pelatihan Policy Brief Angkatan I bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang ini diikuti 40 peserta setingkat Wakil Direktur pada RSUD, Sekretaris Dinas, Sekretaris Badan, Camat, Sekretaris Kecamatan dan Kepala Bidang pada perangkat Daerah.
Dalam kesempatannya, Sekda Soma Atmaja menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas ASN, khususnya dalam merumuskan kebijakan yang cepat, tepat, dan berbasis data. Ia menyampaikan bahwa tantangan pembangunan yang semakin kompleks menuntut ASN tidak hanya berperan sebagai pelaksana, tetapi juga sebagai perumus kebijakan yang mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.
“Pelatihan ini menjadi bagian penting dalam mendorong ASN agar mampu menghasilkan policy brief yang tidak hanya tajam secara analisis, tetapi juga solutif dan aplikatif dalam mendukung pengambilan keputusan,” ujar Soma di Gedung Diklat Kitri Bakti Kec. Curug, Jumat, (17/04/26).
Lebih lanjut, Soma menekankan bahwa keberhasilan ASN tidak hanya ditentukan oleh kompetensi teknis, tetapi juga oleh karakter dan integritas yang kuat melalui penerapan nilai-nilai BerAKHLAK sebagai core values ASN. Ia menjelaskan bahwa setiap policy brief harus berorientasi pada pelayanan publik, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.
“Dengan mengintegrasikan kemampuan teknis dan nilai-nilai BerAKHLAK, ASN Kabupaten Tangerang diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang cerdas secara intelektual sekaligus kuat dalam integritas dan moralitas,” tambahnya.
Ia berharap pelatihan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan menjadi titik awal transformasi dalam pola pikir dan cara kerja ASN.
"Saya harap peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di unit kerja masing-masing, serta memanfaatkan jejaring yang telah terbangun untuk mendorong kolaborasi dan inovasi kebijakan ke depan," harapnya
Dirinya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BKPSDM Kabupaten Tangerang selaku penyelenggara, para narasumber, fasilitator, panitia, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini. Ia menilai dedikasi dan kolaborasi yang terjalin mencerminkan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK, khususnya dalam aspek kolaboratif dan harmonis.
"Terima kasih kepada BKPSDM, narasumber dan segenap panitia. Penghargaan juga kepada seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan dengan penuh semangat, disiplin, dan komitmen. Semoga ini menjadi modal penting dalam menghasilkan kebijakan yang berkualitas dan berdampak nyata bagi masyarakat," ucapnya
Sekda Soma mengajak seluruh ASN untuk terus menjaga semangat belajar, meningkatkan kompetensi, serta mengamalkan nilai-nilai BerAKHLAK dalam setiap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab.
“Jadilah ASN yang profesional, adaptif, dan berintegritas, yang mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Tangerang,” pesannya.
Sementara itu, salah satu peserta pelatihan Dwi Chandra Budiman sekaligus Sekretaris Kecamaran Kelapa Dua, manuturkan terimakasih atas kesempatan yang diberikan, dapat mengikuti kurang lebih 7 hari pelatihan di policy brief. Berbagai materi yang luar biasa didapatkan dalam mempelajari sebuah masalah, akar masalah, dampak dan juga solusi-solusi yang bisa diberikan.
"Semoga kami bisa implementssikan dengan menggunakan pendekatan ilmu, teoretis, praktik dan lain-lain sehingga Kabupaten Tangerang semakin gemilang dan masyarakat Kabupaten Tangerang semakin dapat disejahterakan sebagaimana mestinya," ujar Dwi Chandra.
Pelatihan Policy Brief Angkatan I ASN Kabupaten Tangerang juga memberikan penilaian dan penghargaan kepada 3 Peserta terbaik.
1. dr. Ferry Irwansyah Wakil Direktur Administrasi Umum, SDM, dan Keuangan pada RSUD Balaraja.
2. Dwi Chandra Budiman, Sekretaris Kecamatan Kelapa Dua
3. Wahyu Widayati, Kepala Bidang Evaluasi Kinerja dan Pembinaan Aparatur pada BKPSDM
Tangerang, lensafokus.id – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah mendorong generasi muda, khususnya Kang dan Nong Kab. Tangerang untuk terus meningkatkan kompetensi diri dalam kemampuan komunikasi publik, kepercayaan diri, dan personal branding dalam mendukung promosi dan memajukan pariwisata daerah.
Hal tersebut disampaikan Wabup Intan saat membuka kegiatan Pembinaan Kang Nong Kabupaten Tangerang Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Tangerang, di Ruang Rapat Solear, Jumat (17/4/2026).
"Saya mohon para Kang Nong harus terus meningkatkan kompetensi diri, dalam hal komunikasi publik, kepercayaan diri dan mampu membentuk personal branding untuk aktif mendukung promosi dan peningkatan kemajuan pariwisata daerah," ujar Wabup Intan.
Dia menandaskan bahwa Kang Nong merupakan duta-duta yang merepresentasikan wajah daerah. Untuk itu Pemkab Tangerang berkomitmen memberikan pembinaan dan pendampingan agar mereka bisa bersinergi dan berkolaborasi bersama dalam membangun citra positif daerah secara luas.
“Kang Nong ini merupakan representasi wajah daerah yang mencerminkan kecerdasan, karakter, serta nilai-nilai budaya Kabupaten Tangerang. Kegiatan pembinaan ini tidak hanya membentuk generasi muda yang percaya diri, tetapi juga melahirkan sosok-sosok yang memiliki kapasitas sebagai duta pariwisata daerah,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa Kang Nong merupakan duta budaya dan pariwisata daerah. Menjadi Kang Nong bukan hanya soal penampilan, tetapi ada tanggung jawab yang melekat untuk menjaga dan melestarikan budaya daerah serta memajukan pariwisata daerah.
“Kang Nong harus menjadi garda terdepan dalam menjaga dan melestarikan budaya Kabupaten Tangerang, sekaligus menjadi generasi yang tetap berakar pada nilai-nilai luhur di tengah perkembangan zaman,” tegasnya.
Dia juga meminta Kang dan Nong Kabupaten Tangerang tersebut mampu cakap dan bijak dalam menggunakan dan memanfaatkan media sosial yang dimiliki sebagai sarana promosi yang efektif untuk memperkenalkan potensi daerah.
“Gunakan media sosial untuk hal-hal positif. Kenalkan daerah kita, angkat potensi kita, dan bangun citra baik Kabupaten Tangerang, baik di tingkat daerah maupun nasional” pintanya.
Pihaknya berharap melalui kegiatan pembinaan tersebut, Paguyuban Kang Nong Kab. Tangerang dapat menjadi wadah pengembangan diri, tempat belajar, berbagi pengalaman, serta meningkatkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan jejaring yang positif untuk bersama-sama bersinergi memajukan Kabupaten Tangerang.
"Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan komunikasi yang baik, tetapi juga mampu menjadi representasi positif mempromosikan potensi pariwisata serta budaya Kabupaten Tangerang secara luas," pungkasnya.
TANGERANG, lensafokus.id – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tangerang menggelar rapat koordinasi antara Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Utama dan PPID Pelaksana. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh perangkat daerah, ternasuk kecamatan dan kelurahan bertujuan untuk memperkuat transparansi dan meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang.
Dalam kesempatannya, Ketua Tim Informasi Publik Eva Rian Novita, menekankan bahwa dalam mengelola informasi yang berkaitan dengan pelayanan publik, pihaknya terus mendorong seluruh element perangkat daerah untuk memberikan informasi kepada masyarakat secara cepat, tepat, dan sederhana.
"Pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memberikan informasi melalui PPID kepada masyarakat secara cepat, tepat, dan sederhana, baik melalui website PPID, media sosial, maupun langsung ke sekretariat PPID di masing-masing Perangkat Daerah berdasarkan regulasi yang berlaku," ujar Eva.
Eva juga menyoroti pentingnya pengoptimalan pelayanan informasi publik di seluruh PPID Pelaksana, yang menjadi bagian penting dari pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Merujuk pada Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 Tahun 2021, ia menjelaskan bahwa setiap Badan Publik wajib menyediakan sarana dan prasarana pelayanan informasi publik baik melalui sistem elektronik maupun non-elektronik.
"Dengan adanya rapat peningkatan seperti ini, Kami berharap seluruh PPID Pelaksana melakukan optimalisasi pelayanan publik dengan memastikan tempat dan diumumkannya informasi berkala, setiap saat, dan serta-merta pada website PPID," jelasnya.
Di kesempatan yang sama Ketua Komisi Informasi Provinsi Banten Zulfikar mengaskan, masih perlunya pemahaman baik secara regulasi maupun pelayanan publik.
"Di semua daerah kelemahannya memang sering berganti-ganti PPID Pelaksana dikarenakan adanya promosi dan mutasi, namun dengan kesempatan ini kami ingin terus mengingatkan peran PPID di Lembaga pemerintahan," kata Zulfikar.
Selain itu, Zulfikar juga mengingatkan bahwa ketersediaan ruang pelayanan informasi yang dilengkapi dengan buku register permohonan, formulir permohonan, formulir keberatan, dan tanda terima permohonan harus dipastikan ada di setiap PPID Pelaksana.
"Kami dari Komisi Informasi Provinsi berharap PPID Pemerintah Kabupaten Tangerang dapat selalu konsisten dan berdedikasi tinggi dalam pelayanan informasi publik bagi masyarakat," pungkasnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memberikan apresiasi atas pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat nelayan di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Kamis (16/4/26).
Apresiasi tersebut disampaikan saat kunjungan kerja Menko AHY ke Desa Tanjung Anom dan Desa Ketapang bersama jajaran kementerian terkait, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, serta Wakil Gubernur Banten.
Dalam kunjungan tersebut, Menko AHY didampingi Bupati Tangegerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau langsung hasil pembangunan rumah terintegrasi hasil kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah kabupaten, dan pihak swasta.
“Ini merupakan contoh nyata kolaborasi yang baik. Kami sangat mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Tangerang, khususnya Bupati Tangerang, dalam menghadirkan kawasan hunian yang lebih layak dan tertata bagi masyarakat nelayan,” ujar AHY.
Menko AHY menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada hunian, tetapi juga pada pengembangan ekosistem ekonomi masyarakat. Di Desa Tanjung Anom, telah dibangun sebanyak 110 unit rumah layak huni bagi nelayan melalui kolaborasi pemerintah daerah dengan berbagai pihak, termasuk Habitat for Humanity dan koperasi setempat. Sementara itu, di kawasan Ketapang Aquaculture, terdapat sekitar 127 rumah yang telah ditata menjadi lingkungan yang lebih asri dan produktif.
“Kita ingin memastikan kawasan ini tidak hanya nyaman untuk ditinggali, tetapi juga produktif. Para nelayan bisa meningkatkan nilai ekonomi, sementara keluarga juga dapat mengolah hasil perikanan menjadi produk yang bernilai tambah,” jelasnya.
Selain itu, Menko AHY juga meninjau kawasan mangrove di Desa Ketapang yang berfungsi sebagai perlindungan terhadap abrasi sekaligus berpotensi menjadi destinasi wisata berbasis lingkungan (ecotourism) dan olahraga (sport tourism).
“Penanaman mangrove ini sangat penting sebagai bentuk mitigasi perubahan iklim dan perlindungan wilayah pesisir. Ke depan, kawasan ini juga bisa dikembangkan sebagai destinasi wisata yang memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat,” tambahnya.
Program penataan kawasan ini merupakan bagian dari upaya transformasi kawasan kumuh melalui program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh), serta didukung oleh pendanaan APBN, APBD, dan sinergi lintas sektor.
Sementara itu, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berkomitmen menjalankan program bedah rumah melalui program unggulan Gebrak Pakumis (Gerakan Bersama Rakyat Atasi Kawasan Padat, Kumuh dan Miskin) dengan target pembangunan 1.000 rumah layak huni setiap tahun.
Pemkab Tangerang juga akan menindaklanjuti arahan Menko AHY terkait penyediaan infrastruktur pendukung, seperti pembangunan tanggul penahan abrasi (breakwater), normalisasi sungai, serta fasilitas penunjang lainnya guna memperkuat kawasan pesisir.
“Program 1.000 rumah layak huni akan terus kami lanjutkan hingga seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang mendapatkan hunian yang layak. Ini menjadi bagian dari komitmen kami dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.
Pihaknya berharap melalui sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan berbagai pihak, diharapkan penataan kawasan pesisir di Kecamatan Mauk dapat menjadi model pembangunan berkelanjutan yang tidak hanya meningkatkan kualitas lingkungan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.
“Harapan kami, semoga sinergi antara pemerintah pusat, daerah dan swasta ini terkait penataan kawasan pesisir dapat menjadi model pembangunan berkelanjutan di kawasan pesisir yang tidak hanya membangun hunian yang layak tapi juga memperhatikan aspek lingkungan dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakatnya,” pungkasnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Tangerang menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2025 sebagai langkah strategis dalam memperkuat performa Aparatur Sipil Negara (ASN). Bertempat di Lemo Hotel Kelapa Dua, Kamis (16/4/26)
Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Tangerang. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa Raker ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan kompas penentu arah kebijakan organisasi ke depan. Raker ini menjadi momentum krusial untuk menyelaraskan program organisasi dengan visi pembangunan daerah yang lebih berdampak.
Mengusung tema “KORPRI Solid Mewujudkan Asta Cita”, Soma menegaskan pentingnya persatuan di tubuh ASN. KORPRI diharapkan mampu berdiri teguh sebagai perekat bangsa dan penggerak utama integritas birokrasi di tengah arus perubahan zaman.
“Rapat Kerja ini adalah wahana strategis untuk mengevaluasi sekaligus menyusun langkah nyata. Kita harus adaptif terhadap dinamika reformasi birokrasi dan transformasi digital agar pelayanan publik semakin berkualitas,” ujar Soma Atmaja.
Ia menambahkan bahwa peningkatan kompetensi ASN merupakan harga mati untuk menjawab tantangan global yang semakin kompleks. Selain membahas evaluasi kinerja, Raker ini juga membedah peta jalan program kerja untuk tahun 2026. Soma memaparkan sejumlah isu strategis yang akan menjadi prioritas, di antaranya:
- Revitalisasi Pendidikan: Melanjutkan pembangunan dan pembenahan kualitas SMP serta SMK Korpri sebagai kontribusi nyata di sektor pendidikan.
- Layanan Kesehatan & Usaha: Optimalisasi Klinik Korpri dan berbagai unit usaha organisasi guna mendukung program kesehatan pemerintah daerah bagi masyarakat luas.
- Kesejahteraan Anggota: Menjajaki kolaborasi strategis dengan sektor pengembang untuk memfasilitasi pengadaan perumahan khusus bagi anggota KORPRI.
Soma memastikan bahwa penyusunan program kerja tidak akan dilakukan secara top-down semata. Ide-ide segar dan gagasan dari setiap subunit KORPRI juga akan ditampung dan dibahas secara mendalam untuk memastikan program yang dilahirkan benar-benar berjalan dan tepat sasaran.
“Tahun ini, KORPRI Kabupaten Tangerang harus melangkah lebih maju. Kita ingin organisasi ini memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh seluruh anggota,” tegasnya menutup sambutan.
Raker ini diharapkan menghasilkan sinergi yang lebih kuat antar-ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang, sehingga mampu menciptakan birokrasi yang tidak hanya solid secara internal, tetapi juga prima dalam melayani masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, wakil Ketua III Korpri Kabupaten Tangerang, Prima Saras Puspa menjelaskan bahwa agenda besar ini berpijak pada landasan regulasi yang kuat, termasuk Keppres No. 82 Tahun 1971 serta Keputusan Caretaker Ketua Dewan Pengurus Korpri Provinsi Banten Tahun 2025.
Menurut Prima, Raker ini ditargetkan menghasilkan empat output krusial yakni, Rekomendasi program prioritas KORPRI untuk tahun 2026, Penegasan tugas dan tanggung jawab di setiap lini bidang, Komitmen Bersama untuk pelaksanaan program yang profesional dan akuntabel serta Rumusan SK Program Kerja KORPRI Tahun 2026 sebagai payung hukum internal.
"Dengan sinergi yang terbangun, KORPRI Kabupaten Tangerang optimis mampu menciptakan birokrasi yang solid secara internal dan prima dalam melayani publik, selaras dengan semangat Asta," terangnya. (Red)
© 2018 Lensafokus.id. All rights reserved. support by pamulang.net
