Banten

Banten (6306)

Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meresmikan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Amanah Rasa Optima yang berlokasi di Kecamatan Rajeg, Jumat (19/12/25).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan bahwa Kabupaten Tangerang menghadapi tantangan besar bonus demografi, di mana setiap tahun terdapat sekitar 60–80 ribu penduduk usia produktif baru. Kondisi tersebut, menurutnya, harus diimbangi dengan peningkatan keterampilan agar mampu terserap di dunia kerja. Peresmian LPK tersebut diharapkan mampu memperkuat peningkatan kualitas sumber daya manusia usia produktif.

“Setiap tahun masyarakat usia produktif terus bertambah. Kabupaten Tangerang merupakan wilayah industri, perdagangan, dan jasa sehingga banyak masyarakat dari luar daerah datang untuk mencari pekerjaan. Oleh karena itu, yang harus kita lakukan adalah menyiapkan kualitas SDM agar siap kerja, salah satunya melalui LPK seperti ini” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia menjelaskan bahwa Pemkab Tangerang telah melakukan berbagai upaya, mulai dari kerja sama dengan perusahaan, penyediaan bantuan permodalan melalui perbankan dan BUMD, hingga pengembangan kewirausahaan. Namun demikian, keberadaan balai dan lembaga pelatihan kerja masih sangat dibutuhkan untuk menjembatani kebutuhan industri akan kesiapan dan kompetensi tenaga kerja.

“BLK yang dimiliki Pemda saat ini masih terbatas. Dengan hadirnya LPK Amanah Rasa Optima sebagai mitra pemerintah daerah yang dapat membantu mencetak calon tenaga kerja yang siap pakai,” ujarnya.

Menurut dia, komunikasi dan sinergi antara LPK, perusahaan, dan Dinas Tenaga Kerja sangat dibutuhkan agar pelatihan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan industri. Sehingga setelah lulus mengikuti pelatihan di LPK, calon tenaga kerja benar-benar memiliki kompetensi yang dibutuhkan perusahaan.

“Jangan sampai industri membutuhkan keahlian tertentu, tetapi yang kita latih justru tidak sesuai. Maka komunikasi dan kerja sama dengan perusahaan sangat penting,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua LPK Amanah Rasa Optima, Ali Muchtar, menyampaikan bahwa lembaga yang dipimpinnya berkomitmen untuk berkontribusi dalam penyaluran tenaga kerja, khususnya bagi generasi muda. Ia menyebutkan bahwa pihaknya mendapat amanah dari Kementerian Ketenagakerjaan untuk mengoptimalkan penempatan tenaga kerja ke Jepang melalui kerja sama dengan Balai Besar Pelatihan.

“Kami melihat potensi demografi anak-anak muda ini sangat besar, namun penyaluran tenaga kerjanya masih terbatas. InsyaAllah melalui LPK ini, kami siap bantu memfasilitasinya," ujar Ali. (Red)

Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bersama Forkopimda dan pengusaha transporter menggelar rapat koordinasi terkait pelaksanaan jam operasional truk tambang jelang Natal 2025 dan tahun baru 2026. Rapat tersebut dipimpin langsung Bupati Tangerang yang didampingi unsur Forkopimda, Wakil Bupati dan Sekda Kab. Tangerang di Aula Pondopo Bupati, Kamis (18/12/25)

Pada rapat koordinadi tersebut menghasilkan kesepakatan penghentian sementara kegiatan operasional truk pengangkut hasil tambang terhitung mulai tanggal 24 Desember 2025 - 4 Januari 2026 di jalan nontol wilayah Kabupaten Tangerang

"Sementara kami liburkan dulu operasional truk tambang menyambut Natal dan Tahun Baru, juga musim penghujan mulai tanggal 24 Desember 2025 sampai dengan 4 Januari 2026," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Bupati Maesyal Rasyid menandaskan bahwa kesepakatan tersebut dilakukan untuk menjaga kondusifitas dan keamanan masyarakat, khususnya menjelang Natal 2025 dan tahun baru 2026. Pihaknya tidak melarang usaha para pengusaha transporter, tetapi diatur agar aktivitas pembangunan tetap berjalan tanpa mengorbankan keamanan dan hak masyarakat untuk merasa aman di lingkungan mereka sendiri

"Kami atur supaya aktivitas pembangunan tetap berjalan dan aktivitas usaha bapak-bapak tetap bisa berjalan, warga masyarakat kami ini bisa nyaman, bisa aman dan bisa kondusif," tandasnya

Pihaknya pun mengimbau kepada seluruh pengusaha transporter untuk mematuhi aturan jam operasional dan spesifikasi kendaraan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Selain itu, Pemkab Tangerang juga berkomitmen untuk terus menguatkan sinergi dan koordinasi dengan Kepolisian untuk memastikan tidak ada lagi pelanggaran yang memicu keresahan publik di masa mendatang demi kepentingan bersama.

"Ke depan bapak-bapak harus mematuhi peraturan perundangan yang berlaku termasuk peraturan lalu lintas. Jangan sampai sopir tidak punya SIM, bak mobil truk melampaui batas, supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di wilayah kami," tegasnya

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah juga menegaskan bahwa keputusan penghentian sementara kegiatan operasional truk pengangkut hasil tambang tersebut diambil menyusul adanya laporan terkait kerusakan jalan yang masif akibat truk dengan tonase berlebih/overload, serta ketidakpatuhan sopir terhadap peraturan lalu lintas.

"Perwakilan dari pengusaha angkutan dan juga penerima bahan material sudah menyepakati ingin mengikuti peraturan yang ditetapkan. Pada intinya, kalau kita sama-sama tertib, sama-sama disiplin, sama-sama berkomitmen, hal-hal yang tidak diinginkan tidak akan terjadi," tandasnya

Dia juga meminta semua pihak memegang teguh hasil kesepakatan yang telah ditandatangani bersama sehingga ketertiban dan kondusifitas wilayah, khususnya menjelang Natal 2025 dan tahun baru 2026 dapat terwujud. (Red)

TANGERANG, lensafokus.id – Di tengah derasnya arus distraksi dan tantangan generasi muda saat ini, sosok Raihan Arsyad F.A. tampil sebagai contoh nyata bahwa usia muda adalah momentum terbaik untuk belajar, bertumbuh, dan mengukir prestasi gemilang. Putra terbaik asal Kabupaten Tangerang ini berhasil menorehkan sejumlah capaian membanggakan di tingkat nasional.

Raihan Arsyad, yang saat ini duduk di bangku kelas X SMA Taruna Nusantara Terintegrasi Kampus Malang, merupakan salah satu siswa terpilih yang lolos melalui proses seleksi ketat di institusi pendidikan unggulan tersebut. Pada semester pertamanya, Arsyad langsung menunjukkan performa akademik dan karakter yang luar biasa.

Berbagai prestasi berhasil diraihnya, di antaranya masuk dalam tiga besar peringkat kelas X-16, menandakan konsistensi dan ketekunan dalam belajar. Tidak hanya unggul secara akademik, Arsyad juga meraih tiga besar kepribadian siswa, mencerminkan karakter kuat, disiplin, dan integritas yang terpuji.

Dalam aspek wawasan kebangsaan, Arsyad mencatatkan nilai tertinggi pada mata pelajaran Pancasila, yang menunjukkan pemahaman mendalam terhadap nilai-nilai luhur bangsa. Prestasi tersebut semakin lengkap dengan keberhasilannya menjadi Juara 1 Lomba Robotik di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), sebagai bukti kemampuan berpikir inovatif dan kreativitas di bidang teknologi.

Tak berhenti di situ, Arsyad juga sukses mengharumkan nama sekolah dan daerah asalnya dengan meraih medali emas Olimpiade Sains Nasional (NASPO) yang diselenggarakan di Universitas Gadjah Mada (UGM). Capaian ini menjadi bukti bahwa generasi muda daerah mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional.

Prestasi demi prestasi yang diraih Arsyad bukan sekadar deretan penghargaan, melainkan refleksi dari semangat belajar yang menyala, disiplin tinggi, serta komitmen untuk terus berkarya secara positif. Ia membuktikan bahwa masa muda bukan alasan untuk berpuas diri, melainkan kesempatan emas untuk menyiapkan masa depan.

Bagi pemuda Indonesia, sosok Raihan Arsyad menjadi teladan bahwa generasi muda harus cerdas secara akademik, kuat dalam karakter, serta aktif berkontribusi bagi bangsa. Indonesia membutuhkan generasi penerus yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan.

Dukungan dan doa terus mengalir agar Arsyad senantiasa melangkah dengan rendah hati, menjaga nilai luhur, dan terus menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia. Semoga prestasinya terus berkembang dan mampu menembus batas demi masa depan bangsa yang lebih gemilang. (Red)

Tangerang, lensafokus.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang meraih juara umum kinerja pengelolaan keuangan dan asset daerah tingkat Provinsi Banten tahun anggaran 2025. Penghargaan tersebut diserahkan langsung Gubernur Banten Andra Soni kepada Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid di Aula Pendopo Gubernur Banten, Kamis (18/12/25).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas penghargaan yang diraih Pemkab Tangerang. Ia menegaskan capaian yang diraih tersebut, merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Tangerang, khususnya Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

“Atas rahmat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa serta doa dari seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang, khususnya kerja keras tim TAPD, Pemkab Tangerang berhasil meraih juara umum pengelolaan keuangan dan asset daerah tingkat Provinsi Banten tahun 2025. Terima kasih dan apresiasi atas kerja keras, kerjasamanya dari seluruh OPD dan masyarakat yang telah melaksanakan tata kelola keuangan dan aset daerah dengan sangat baik,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia menjelaskan bahwa Pemkab Tangerang kembali meraih juara umum untuk ketiga kalinya dari empat kali penyelenggaraan penilaian pengelolaan keuangan dan aset daerah tingkat Provinsi Banten. Dari 9 indikator penilaian Pemkab Tangerang mendapatkan skor tertinggi 92,5 dengan kualifikasi predikat sangat baik

“Alhamdulillah, ini menjadi bukti bahwa pengelolaan keuangan dan aset daerah yang kita lakukan berjalan dengan tertib, transparan dan dapat dipertangungjawabkan. Penghargaan ini sekaligus menjadi respon dan apresiasi dari Pemerintah Provinsi Banten terhadap daerah yang mampu mengelola keuangan dan aset secara baik,” ungkapnya.

Lanjut dia, penghargaan yang diraih tersebut hendaknya menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, khususnya dalam hal tertib administrasi pengelolaan keuangan dan aset daerah.

“Kami mohon doa dari seluruh masyarakat agar kami terus istiqamah dalam melaksanakan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Tangerang, Muhammad Hidayat, menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil komitmen kuat Pemkab Tangerang dalam menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan dan aset daerah.

“Setiap tahun kami menjalankan prinsip pengelolaan keuangan yang transparan, akuntabel, serta penuh kehati-hatian. Berkat bimbingan dan arahan pimpinan, Bupati Tangerang, serta Ketua TAPD,” jelasnya.

Dirinya menambahkan bahwa Pemkab Tangerang akan terus menjaga kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, arahan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), pengendalian rasio belanja, serta peningkatan kemandirian daerah.

“Ini menjadi komitmen kami untuk terus memperbaiki dan meminimalisir kesalahan, sehingga pengelolaan keuangan dan aset daerah Kabupaten Tangerang ke depan semakin baik dan berdampak kepada masyarakat,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Banten Andra Soni turut menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang. Dia berharap apa yang telah diraih Pemkab Tangerang bisa terus dipertahankan dan menginspirasi kabupaten/kota lainnya di Provisi Banten untuk terus meningkatkan pengelolaan keuangan dan aset daerahnya.

“Saya mengucapkan selamat kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang yang berhasil meraih juara umum dalam pengelolaan keuangan dan aset daerah tingkat Provinsi Banten. Pertahankan terus dan semoga menginspirasi lainnya” ujar Andra Soni. (Red)

Tangerang, lensafokus.id -- Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah pentingnya pembentukan dan penguatan karakter pendidikan bagi para peserta didik seiring dengan derasnya arus perkembangan teknologi dan informasi.

Hal tersebut diungkapkan Wabup Intan saat membuka acara Refleksi Pendidikan Kabupaten Tangerang Tahun 2025 yang diinisiasi oleh Dewan Pendidikan Kabupaten Tangerang.

“Pendidikan tidak hanya berbicara soal akademik, tetapi juga pembentukan dan penguatan karakter, etika, dan kepedulian sosial peserta didik agar mampu beradaptasi dengan perubahan zaman,” tegas Wabup Intan.

Selanjutnya, selain peningkatan kualitas akademik, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga menaruh perhatian besar pada penguatan karakter pendidikan, literasi, numerasi, serta pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran.

“Kita ingin mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak, beretika, dan memiliki kepedulian sosial. Karena kecerdasan tanpa karakter tidak akan membawa kemajuan yang berkelanjutan,” tambahnya.

Beliau juga menandaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan yang inklusif, merata, dan berkelanjutan, selaras dengan perkembangan teknologi serta dinamika sosial masyarakat. Dia berharap acara tersebut bisa menjadi momentum strategi untuk meluncurkan pencapaian serta merencanakan langkah-langkah perbaikan pembangunan pendidikan ke depan.

“Refleksi pendidikan ini penting sebagai bahan evaluasi bersama. Kita melihat apa yang sudah dicapai, apa kekurangannya, dan apa kelebihan yang perlu dipertahankan serta ditingkatkan di tahun berikutnya,” imbuhnya

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, Dewan Pendidikan, satuan pendidikan, pendidik, orang tua, dan pemangku kepentingan juga menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan pendidikan.

“Tidak mungkin pendidikan maju jika berjalan sendiri-sendiri. Kolaborasi dan sinergi semua pihak sangat diperlukan agar pendidikan di Kabupaten Tangerang semakin maju dan berdaya saing,” ujarnya. (Red)

TANGERANG, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang sukses menggelar Puncak Pemilihan Perempuan Inspiratif Kabupaten Tangerang 2025 di Gedung Serba Guna (GSG) Tigaraksa, Puspemkab Tangerang, Kamis (18/12/2025).

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Tangerang, Asep Suherman, menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap perempuan yang memiliki kontribusi nyata dan mampu menginspirasi masyarakat di lingkungannya.

Pada kesempatan tersebut, Asep menyampaikan ucapan selamat kepada para pemenang Perempuan Inspiratif Kabupaten Tangerang 2025 yang telah menunjukkan dedikasi, kepedulian, dan peran aktif di berbagai bidang pembangunan.

“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh pemenang. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berkarya, menginspirasi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Asep.

Ia menjelaskan bahwa ajang ini menetapkan 12 juara dari empat kategori, yakni sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan sosial, yang dinilai berdasarkan dampak dan kontribusi nyata di lingkungan masing-masing.

Asep menegaskan bahwa perempuan merupakan pilar keluarga dan penggerak masyarakat, sehingga kegiatan ini diharapkan mampu mendorong terwujudnya perempuan yang berdaya, aman, dan berkontribusi dalam pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Rasmawati dari Kecamatan Balaraja yang meraih Juara 1 Kategori Ekonomi mengaku bersyukur dan bangga atas penghargaan yang diterimanya. Ia menilai ajang Perempuan Inspiratif menjadi motivasi bagi perempuan untuk terus berdaya dan mandiri secara ekonomi.

“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi saya untuk terus berusaha, berbagi pengalaman, dan mendorong perempuan lainnya agar berani mandiri serta berkontribusi bagi keluarga dan lingkungan sekitar,” ujar Rasmawati.

Berikut ini adalah pemenang dari masing-masing kategori pada pemilihan perempuan inspiratif tahun 2025:

Kategori Pendidikan:

Juara 1 : Raden Siska Marini - Kecamatan Curug

Juara 2 : Hanny Miftahul Falah - Kecamatan Cikupa

Juara 3 : Syifa Fauziah - Kecamatan Tigaraksa

Kategori Kesehatan:

Juara 1 : Nina Rahmawati - Kecamatan Solear

Juara 2 : Atiyah - Kecamatan Gunung Kaler

Juara 3 : Mamah Suryamah - Kecamatan Kemiri

Kategori Ekonomi:

Juara 1 : Rasmawati - Kecamatan Balaraja

Juara 2 : Sahliah - Kecamatan Gunung Kaler

Juara 3 : Suniti - Kecamatan Teluknaga

Kategori Sosial:

Juara 1 : Neneng Tasmiati - Kecamatan Cisauk

Juara 2 : Supriati - Kecamatan Pagedangan

Juara 3 : Wahyuti - Kecamatan Cisoka

Red

Page 43 of 631
Go to top