TANGERANG, lensafokus.id - Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Tangerang menggelar bazar olahan Ikan di Gedung Usaha-Usaha Daerah (GUD) lantai 2, depan kantor Diskan Kabupaten Tangerang, Selasa (09/03/2026).
Bazar tersebut memfasilitasi kelompok-kelompok pengolah dan pemasar binaan Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang dengan produk olahan ikan yang siap konsumsi.
Pohan dari Diskan mengatakan, bazar ini dilakukan secara rutin setiap bulan. Hal tersebut untuk memperkenalkan hasil usaha UMKM dari sektor perikanan, sekaligus memberikan peluang bagi masyarakat untuk menikmati beragam olahan ikan berkualitas.
“Sebanyak 10 pelaku usaha turut serta dalam pelaksanaan Bazar berbagai produk olahan ikan sebagai pilihan konsumsi bagi masyarakat.
Dia menjelaskan, Program bazar olahan produk perikanan tersebut sudah dilakukan dengan tujuan untuk mempromosikan dan meningkatkan konsumsi ikan.
Dia berharap dan mengajak masyrakat atau pegawai Pemerintah Kabupaten Tangerang bisa meramaikan bazar olahan ikan tersebut, karena banyak berbagai macam olahan ikan yang bisa di konsumsi. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tangerang menggelar Pemeriksaan Persyaratan Teknis Operasional Kendaraan Bermotor (Ramp Check) pada beberapa unit Angkutan Penumpang dalam Program Mudik Lebaran Gratis, di UPTD Pengelola Prasarana Teknik Perhubungan (PPTP) Dishub, Kecamatan Sukamulya, Senin (09/03/2026).
Ramp Check merupakan upaya untuk meningkatkan kedisiplinan dan manifestasi kelaikan operasional angkutan penumpang untuk kenyamanan dan keselamatan penumpang Mudik Lebaran Gratis Tahun 2026.
Dalam kesempatannya, Kepala Bidang Keselamatan pada Dishub Kabupaten Tangerang, Surachman menjelaskan pemeriksaan kelaikan armada yang akan digunakan Program Mudik Lebaran Gratis Kabupaten Tangerang Tahun 2026 secara keseluruhan sebanyak 56 armada.
"Kami telah melakukan pemeriksaan mulai dari tanggal 4 s.d. 6 Maret sebanyak 25 unit armada bus, Untuk unit angkutan penumpang lainnya akan dilakukan tanggal 10 sekitar 14 unit kendaraan" ungkapnya.
Lanjutnya, menyebutkan saat ini sebanyak 17 armada yang kami lakukan pemeriksaan. Kegiatan Ramp Check ini meliputi Administrasi Kendaraan terdiri dari STNK, KPS, KIR, dan Administrasi Pengemudi yaitu SIM. Disamping itu dilakukan pula pemeriksaan terhadap Fisik Kendaraan meliputi sistem pengereman, kondisi ban, wifer, lampu, klakson (termasuk tidak membenarkan menggunakan klakson telolet), break tester, safety belt pengemudi dan penumpang, APAR, pemukul kaca, dan lainnya.
"Dari hasil pemeriksaan yang telah dilakukan, terdapat armada yang perlu disempurnakan khususnya pada terhalangnya pintu darurat oleh kursi penumpang sehingga perlu dilakukan normalisasi", kata Surachman.
Pihaknya secara tegas kepada PO Bus agar hasil Ramp Check untuk ditindaklanjuti dan di tunggu sampai 3 hari kedepan di jam kerja.
"Kita tidak ingin armada yang beroperasi nanti menimbulkan hal-hal yang memberikan penilaian buruk terhadap manifestasi keselamatan lalu lintas", tegasnya.
Ia berharap dengan adanya Ramp Check ini dapat mengetahui kelaikan fisik kendaraan dan administrasi sehingga dapat beroperasi dengan baik dan dapat menjamin keselamatan dalam berlalu lintas dan mengurangi risiko terjadinya kecelakaan di jalan raya.
"Kami berharap armada bus yang digunakan dapat beroperasi dengan laik dan aman, serta para Pemudik dapat merasa nyaman selama perjalanan hingga tiba di tujuan dengan selamat, "Mudik Aman, Mudik Nyaman Bersama Dishub Kabupaten Tangerang", tutupnya. (Red)
Lebak, lensafokus.id – Penutupan Rumah Aspirasi Bupati Lebak Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Desa Kadu Agung Timur, Kecamatan Cibadak, Selasa (10/3/2026), memicu polemik dan menjadi perbincangan hangat di ruang publik.
Bangunan yang selama ini dikenal sebagai rumah aspirasi milik Bupati Lebak tersebut kini tidak lagi beroperasi setelah aktivitas di dalamnya dihentikan. Penyegelan dilakukan atas perintah tokoh masyarakat Lebak, Mulyadi Jayabaya (JB).
Langkah tersebut memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat, termasuk dugaan adanya praktik transaksional jabatan yang disebut-sebut terjadi di lokasi tersebut.
Menanggapi polemik tersebut, Bendahara Umum Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK), Fahmi, angkat bicara. Ia menilai jika dugaan praktik jual beli jabatan tersebut benar terjadi, maka persoalan ini tidak boleh berhenti hanya pada penutupan lokasi semata.
“Sebagai aktivis sekaligus Bendahara Umum PGK, saya meminta kepada Pak JB jika memang benar ada praktik transaksional jabatan, maka sebaiknya segera dilaporkan secara resmi kepada aparat penegak hukum,” ujar Fahmi, Selasa (10/3/2026).
Menurut Fahmi, jabatan dalam pemerintahan merupakan amanah yang tidak boleh diperjualbelikan dalam bentuk apa pun. Jika praktik semacam itu benar terjadi, hal tersebut dinilai dapat merusak sistem birokrasi serta mencederai kepercayaan masyarakat.
“Jabatan itu bukan untuk diperjualbelikan. Itu amanah yang harus dijaga. Karena itu jika ada indikasi seperti yang berkembang saat ini, harus diusut secara terbuka,” tegasnya.
Fahmi juga mendorong agar dugaan tersebut dilaporkan langsung ke lembaga penegak hukum tingkat pusat guna memastikan proses penanganan berjalan transparan.
“Kalau memang ada indikasi kuat, saya mendorong agar laporan itu bisa langsung disampaikan ke Kejaksaan Agung agar semuanya menjadi terang,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa masyarakat sipil dan kalangan aktivis akan terus mengawal isu tersebut agar tidak berhenti hanya pada penutupan lokasi tanpa adanya kejelasan lebih lanjut.
“Kita akan kawal isu ini bersama. Jangan sampai hanya disegel atau ditutup, tetapi tidak ada pihak yang dimintai pertanggungjawaban jika memang diduga ada penyelewengan,” pungkasnya. (Cecep)
Lebak, lensafokus.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjadi solusi peningkatan gizi bagi pelajar justru menuai sorotan dari warga. Salah satu warga Citeras, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, melayangkan protes setelah menemukan dugaan makanan yang dinilai tidak layak dan minim kandungan gizi yang dibagikan kepada siswa sekolah.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (10/03/2026) di SMAN 4 Citeras, yang menerima distribusi makanan dari program MBG.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, menu makanan yang diterima siswa di antaranya satu buah pisang, satu bungkus kacang, satu butir telur, serta makanan ringan yang diduga memiliki nilai gizi sangat minim.
Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengaku kecewa dengan menu yang diberikan kepada para siswa. Ia menilai makanan tersebut jauh dari standar makanan bergizi yang seharusnya diberikan melalui program pemerintah.
“Kalau dilihat dari mana gizinya? Dalam satu minggu anak saya juga hanya mendapatkan makanan dari program MBG sekitar dua kali saja,” ungkap warga tersebut.
Menurutnya, protes dari warga muncul setelah sejumlah siswa menunjukkan makanan yang mereka terima kepada orang tua dan warga sekitar.
“Anak-anak memang bisa memakan makanan itu, tapi tidak mencerminkan makanan bergizi seperti yang dijanjikan dalam program,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan bahwa lokasi penyedia atau dapur program MBG yang mendistribusikan makanan tersebut diduga berada di sekitar SPPG dekat SPBU Cisalam.
Kejadian ini membuat para orang tua merasa khawatir terhadap kualitas makanan yang diberikan kepada para siswa melalui program MBG. Warga berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi karena program makan bergizi seharusnya memberikan manfaat bagi kesehatan anak-anak, bukan justru menimbulkan keresahan.
Sebagai tindak lanjut, warga berharap pihak terkait segera melakukan pemeriksaan terhadap kualitas makanan yang dibagikan kepada siswa, sekaligus melakukan evaluasi terhadap penyedia makanan dalam program tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat berharap pihak penyedia makanan maupun instansi terkait dapat melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kualitas makanan yang didistribusikan kepada siswa.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertujuan meningkatkan asupan gizi bagi anak-anak diharapkan dapat berjalan dengan pengawasan lebih ketat, sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi kesehatan dan tumbuh kembang para siswa. (Cecep)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menerima kunjungan peserta Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Program Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) LXIX Tahun Anggaran 2026 dari Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI), Senin (9/3/26).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas dipilihnya Kabupaten Tangerang sebagai lokus lokasi pelaksanaan kegiatan strategis nasional tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang dan seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang, saya menyampaikan selamat datang kepada para peserta dan pendamping kegiatan Studi Strategis Dalam Negeri Program Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) LXIX Tahun 2026 di Kabupaten Tangerang,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Ia juga menjelaskan bahwa Kabupaten Tangerang memiliki posisi strategis di Provinsi Banten serta menjadi bagian penting sebagai kawasan penyangga ibu kota dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat, terutama pada sektor industri, permukiman, perdagangan dan jasa. Pesatnya pertumbuhan tersebut juga menghadirkan berbagai tantangan, seperti kebutuhan infrastruktur yang semakin besar, peningkatan kualitas pelayanan publik, pengelolaan lingkungan hidup, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Perkembangan kawasan industri, permukiman dan pusat kegiatan ekonomi di Kabupaten Tangerang memberikan kontribusi yang cukup signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional, sekaligus juga melahirkan tantangan bagi kami” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan SSDN Lemhannas RI ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan para calon pemimpin nasional, sekaligus menjadi ruang pertukaran gagasan dan pemikiran strategis untuk mendukung pembangunan daerah.
“Kami sangat terbuka terhadap berbagai masukan, gagasan, serta pemikiran strategis dari para peserta. Kami meyakini diskusi dan pertukaran gagasan selama kegiatan ini akan memberikan manfaat yang besar, tidak hanya bagi para peserta sebagai bagian dari proses pembelajaran, tetapi juga bagi Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam memperkaya perspektif pembangunan daerah,” tuturnya.
Sementara itu, Pimpinan Rombongan SSDN P4N LXIX Lemhannas RI, Kolonel Arhanud Ibnu Sukelan, S.IP., M.Han., menjelaskan bahwa Program Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) merupakan program strategis Lemhannas RI untuk menyiapkan calon pemimpin tingkat nasional yang bermoral, beretika, berkarakter negarawan, berwawasan kebangsaan, berpikir strategis, serta terampil dalam memecahkan berbagai persoalan pada lingkup nasional, regional, hingga global.
“Pada P4N LXIX Tahun Anggaran 2026 ini terdapat peserta dari berbagai latar belakang, bahkan terdapat satu peserta dari negara sahabat yaitu India. Hal ini menjadi bagian penting dalam memperkaya perspektif kepemimpinan dalam menghadapi tantangan global,” jelasnya.
Lanjut dia, kegiatan SSDN P4N LXIX ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai tanggal 9 hingga 11 Maret 2026, dengan lokasi kegiatan di Provinsi Banten dan Provinsi Jawa Barat serta beberapa kabupaten/kota yang menjadi lokasi studi.
“Melalui kegiatan ini para peserta diharapkan dapat memperoleh wawasan dan pengalaman yang lebih komprehensif, baik secara teoritis maupun praktis, terkait dinamika pembangunan daerah serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam konteks nasional dan geopolitik,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan SSDN P4N LXIX mengusung tema “Kebijakan Pangan Nasional Menuju Kemandirian dan Kesejahteraan Indonesia”. Para pesertanya akan melakukan kunjungan ke sejumlah instansi dan objek strategis daerah yang berkaitan dengan potensi serta aset nasional dalam mendukung ketahanan pangan.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dalam pelaksanaan kegiatan SSDN P4N LXIX Tahun Anggaran 2026 ini,” pungkasnya. (Red)
Tigaraksa, lensafokus.id — Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk lebih aktif menyampaikan berbagai program-program pembangunan daerah dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya melalui media sosial yang dimiliki para ASN
Hal tersebut disampaikan Wabup Intan saat Apel Pagi Minggu Kedua Bulan Maret di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Senin (9/3/26).
“Program-program pemerintah daerah dan peningkatan pelayanan harus semakin dikenal oleh masyarakat. Karena itu saya mengajak seluruh ASN untuk turut aktif menyampaikan program-program pemerintah melalui media sosial masing-masing,” seru Wabup Intan
Menurutnya, publikasi kegiatan tidak hanya sekadar mengunggah informasi, tetapi juga harus diikuti dengan pemahaman yang baik terhadap program yang diunggah. Para ASN diharapkan juga dapat memberikan keterangan yang secara lebih jelas kepada masyarakat ketika ada pertanyaan terkait kebijakan atau program pemerintah daerah.
“ASN tidak hanya sebagai pelaksana program, tetapi juga menjadi penyambung informasi antara pemerintah dan masyarakat,” tambahnya.
Selain itu, ia mengingatkan seluruh ASN untuk memastikan seluruh tugas dan tanggung jawab pekerjaannya dapat diselesaikan dengan baik sebelum memasuki masa libur panjang menjelang Hari Raya Idulfitri.
"Kepada seluruh pegawai dan ASN pastikan tugas dan tanggung jawab pekerjaannya sebelum memasuki libur panjang hari raga. Hal ini penting agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal dan tidak ada pekerjaan yang tertunda," tegasnya
Ia juga mengimbau seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menjelang hari raya, terutama dalam memastikan pelayanan publik tetap berjalan serta menjaga kondisi daerah tetap aman dan kondusif selama periode mudik dan libur panjang.
"ASN yang mendapatkan tugas pelayanan selama masa libur diminta tetap menjalankan tanggung jawabnya dengan penuh dedikasi demi kepentingan masyarakat," ujarnya
Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan secara simbolis menyerahkan SK Kenaikan Pangkat dan SK Pensiun ASN periode 1 April 2026. Tercatat sebanyak 253 ASN menerima kenaikan pangkat, yang terdiri dari 69 orang golongan IV dan 184 orang golongan III.
Untuk ASN yang memasuki masa purna tugas, terhitung mulai 1 April 2026 terdapat sebanyak 51 ASN, di antaranya: Pejabat Administrator sebanyak 2 orang, Pejabat Pengawas sebanyak 4 orang, Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan sebanyak 5 orang, Pejabat Fungsional Guru sebanyak 37 orang dan Pelaksana sebanyak 3 orang.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama bertahun-tahun. Tetaplah produktif dan berkontribusi di tengah masyarakat,” ucapnya. (Red)