Items filtered by date: Monday, 19 January 2026

TANGERANG, lensafokus.id – Pemerintah Kelurahan Cisauk, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan pada Senin (19/1/2026) di Balai Warga Kantor Kelurahan Cisauk sebagai bagian dari tahapan penyusunan RKPD Kabupaten Tangerang Tahun 2027. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat dan menyepakati usulan prioritas pembangunan kelurahan secara partisipatif.

Musrenbang tersebut dihadiri oleh Camat Cisauk Hendarto, S.STP., M.Si., Lurah Cisauk Ramdhan Randika, S.STP., M.I.P., anggota DPRD Kabupaten Tangerang, perangkat kelurahan, ketua RW dan RT, LPM, tokoh masyarakat, unsur pendidikan, Karang Taruna, PKK, hingga perwakilan UMKM. Kehadiran lintas unsur ini mencerminkan komitmen bersama dalam merumuskan arah pembangunan Kelurahan Cisauk yang selaras dengan kebijakan daerah.

Dalam sambutannya, Camat Cisauk Hendarto menekankan pentingnya Musrenbang sebagai ruang penyelarasan kebutuhan riil masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Tangerang. Ia menyebut Musrenbang kelurahan sebagai fondasi awal agar program yang diusulkan benar-benar berdampak dan berkesinambungan di tingkat wilayah.

“Musrenbang ini bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi wadah strategis untuk memastikan aspirasi masyarakat Cisauk terakomodasi dan terintegrasi dengan prioritas pembangunan daerah,” ujar Hendarto. Ia berharap usulan yang disepakati dapat diperjuangkan pada tahapan Musrenbang kecamatan hingga kabupaten.

Sementara itu, Lurah Cisauk Ramdhan Randika memaparkan evaluasi pelaksanaan kegiatan Kelurahan Cisauk Tahun Anggaran 2025 yang telah mencapai realisasi 97,57 persen, sekaligus rencana kegiatan tahun 2026 dan usulan prioritas tahun 2027. Pemaparan tersebut menjadi dasar diskusi dan tanya jawab peserta untuk memastikan keberlanjutan serta peningkatan kualitas pembangunan di Kelurahan Cisauk.

“Melalui Musrenbang ini, kami berupaya menjaga kesinambungan program, terutama pada pemeliharaan jalan lingkungan, saluran drainase, serta penguatan ekonomi dan sumber daya manusia masyarakat,” kata Ramdhan. Ia menegaskan bahwa seluruh usulan telah dirumuskan berdasarkan kebutuhan lapangan dan hasil evaluasi pelaksanaan program sebelumnya.

Hasil Musrenbang Kelurahan Cisauk menyepakati tiga prioritas utama pembangunan, yakni pemeliharaan jalan lingkungan dan saluran air/drainase, peningkatan ekonomi dan sumber daya manusia masyarakat, serta pemeliharaan sarana dan prasarana kelurahan. Kesepakatan tersebut kemudian dituangkan dalam Berita Acara Musrenbang dan disertai penetapan delegasi Kelurahan Cisauk untuk memaparkan usulan prioritas pada Musrenbang tingkat kecamatan.

Published in Banten

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyerahkan 10 Surat Keputusan (SK) tentang Pengangkatan Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang. Penyerahan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Wareng, Gedung Bupati Tangerang, Senin (19/1/26).

Penyerahan SK ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam memperkuat layanan kesehatan dasar kepada masyarakat. Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan pemerintah diharapkan mampu memberikan layanan yang berkualitas, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Dalam arahannya, Bupati Maesyal meminta para Kepala Puskesmas menjalankan amanah dengan penuh rasa syukur, keikhlasan, serta tanggung jawab. Ia menekankan pentingnya pelayanan yang ramah, profesional, penuh empati, dan berintegritas, sejalan dengan misi pembangunan Kabupaten Tangerang untuk mewujudkan kesehatan yang berkualitas,

“Berikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, layani dengan hati, ramah, profesional, penuh empati, dan berintegritas. Jangan sampai masyarakat datang ke Puskesmas justru merasa tidak dilayani dengan baik,” tandas Bupati Maesyal.

Dia menegaskan bahwa Puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan merupakan kepanjangan pemerintah yang benar-benar hadir dan bersentuhan langsung dengan masyarakat. Oleh karena itu, peran Kepala Puskesmas sangat strategis dan sarat dengan tanggung jawab.

“Puskesmas merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan pemerintah. Di sanalah kita benar-benar hadir, menyentuh langsung masyarakat. Oleh karena itu, tugas Kepala Puskesmas ini bukan tugas yang ringan. Tugas ini adalah amanah, kepercayaan, dan tentunya tanggung jawab besar,” ujarnya

Lebih lanjut, dia juga meminta para Kepala Puskesmas agar segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru serta membangun kerja sama yang solid dengan seluruh tenaga kesehatan, kader, pemerintah kecamatan, desa, dan lintas sektor lainnya. Menurutnya, program kesehatan hanya dapat berhasil melalui kolaborasi dan sinergi yang kuat.

“Program kesehatan tidak bisa dikerjakan sendiri, harus ada kolaborasi, harus ada sinergi dengan banyak pihak, lintas sektor,” katanya.

Selain itu, ia juga mengingatkan agar seluruh Kepala Puskesmas senantiasa mematuhi peraturan perundang-undangan, menjaga disiplin dan etika, serta menghindari tindakan yang dapat mencederai nama baik pribadi, institusi, maupun Pemerintah Kabupaten Tangerang.

“Tunjukkan bahwa ASN kesehatan di Kabupaten Tangerang adalah ASN yang profesional, berintegritas, dan benar-benar berorientasi pada pelayanan publik,” tambahnya.

Di akhir sambutan, Bupati Maesyal berharap agar para Kepala Puskesmas juga dapat menjadi motor penggerak peningkatan mutu pelayanan kesehatan dasar, mendukung program-program prioritas kesehatan, serta berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Tangerang yang sehat, sejahtera, dan berdaya saing.

“Saya ucapkan selamat bertugas kepada saudara-saudara yang hari ini menerima Surat Keputusan. Jalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya, penuh dedikasi dan tanggung jawab. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan, kelancaran, dan petunjuk kepada kita semua,” pungkasnya. (Red)

Published in Banten

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid membuka kegiatan Training Raya Nasional Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kabupaten Tangerang yang mengusung tema “Membangun Ketahanan Pangan dan Ekonomi Nasional sebagai Pilar Kedaulatan Bangsa di Era Ketidakpastian Global”. Acara tersebut digelar di Aula Diklat Kitri Bakti Kalec. Curug. Minggu (18/1/26).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa isu ketahanan pangan dan ekonomi bukan sekadar wacana akademik, melainkan tantangan nyata yang dihadapi bangsa Indonesia di tengah dinamika global saat ini. Mahasiswa sebagai agen perubahan dituntut untuk berperan aktif dalam karya nyata dan kolaborasinya memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi menghadapi tantangan global

“Ketahanan pangan dan perekonomian di era tantangan global tidaklah mudah. Mahasiswa dituntut tidak hanya cakap secara akademik tapi juga harus mampu memberikan solusi dan karya nyatanya untuk memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi mulai saat ini," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Menurut dia, ketahanan pangan dan ekonomi merupakan fondasi utama dalam menjaga stabilitas sosial, politik, dan ekonomi. Oleh karena itu, pembangunan ketahanan pangan harus dilakukan lintas sektor secara menyeluruh, berkelanjutan dan berdampak, mulai dari peningkatan produktivitas pertanian, pemanfaatan teknologi, hingga penguatan peran petani dan nelayan.

"Ketahanan pangan dan ekonomi merupakan fondasi utama dalam menjaga stabilitas sosial, politik, dan ekonomi. Pemerintah Kabupaten Tangerang, terus mendorong pengembangan UMKM, industri kreatif, ekonomi syariah, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia agar masyarakat semakin mandiri dan berdaya saing," jelasnya

Lanjut dia, mahasiswa mempunyai peran strategis sebagai agen perubahan. Untuk itu, mahasiswa harus mampu menjadi pelaku-pelaku pembangunan yang tangguh dan berakhlak. Tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kepekaan sosial, wawasan kebangsaan, serta keberanian dalam merumuskan solusi atas persoalan umat dan bangsa.

“Mahasiswa bukan sekadar penonton, tetapi harus menjadi pelaku sejarah. Training Raya Nasional HMI ini merupakan ruang kaderisasi penting untuk menyiapkan pemimpin masa depan yang berintegritas, berilmu, berakhlak dan berdaya saing,” imbuhnya.

Ia berharap melalui kegiatan tersebut, para kader HMI mampu melahirkan gagasan-gagasan strategis yang aplikatif serta mengintegrasikan nilai keislaman, keilmuan, dan keIndonesiaan dalam setiap bentuk pengabdian. (Red)

Published in Banten

Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mendampingi Gubernur Banten Andra Soni meresmikan jalan desa sepanjang 1,3 kilometer dengan lebar 4 meter di Desa Badak Anom, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Senin (19/1/26).

Peresmian jalan tersebut dirangkaikan dengan kegiatan tasyakuran yang dilanjutkan dengan makan bersama warga serta tamu undangan. Jalan ini menjadi akses penting yang menghubungkan dua desa dan dua kecamatan serta menjadi jalur mobilitas utama masyarakat setempat.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi Gubernur Banten atas perhatian dan dukungannya terhadap pembangunan infrastruktur di Kabupaten Tangerang yang sangat bermanfaat bagi masyarakat dalam menjalankan segala aktifitasnya.

“Kami terus memperbaiki dan menata pembagian kewenangan antar pemerintah, baik provinsi maupun kabupaten. Tujuannya satu, untuk kemaslahatan masyarakat yang lebih luas. Jalan ini dibangun oleh provinsi, sementara ke depan Kabupaten Tangerang akan melanjutkan pembangunan pendukung lainnya, seperti penerangan jalan umum dan fasilitas penunjang,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Banten atas pembangunan jalan di Desa Badak Anom yang dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat.

“Saya atas nama masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Banten atas perhatiannya kepada masyarakat Kabupaten Tangerang, khususnya warga Desa Badak Anom dan sekitarnya,” ucapnya.

Pembangunan jalan Desa Badak Anom ini dikerjakan oleh Pemerintah Provinsi Banten menggunakan APBD Provinsi Banten. Pemerintah Kabupaten Tangerang dan Pemerintah Provinsi Banten berkolaborasi dan bersinergi dalam pembangunan infrastruktur tersebut.

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni mengatakan bahwa peresmian jalan ini merupakan bagian dari tasyakuran warga atas selesainya pembangunan infrastruktur yang telah lama dinantikan.

“Hari ini saya bersama Bupati Tangerang menghadiri tasyakuran warga atas dipergunakannya jalan di Desa Badak Anom, Kecamatan Sindang Jaya, sepanjang 1.300 meter. Alhamdulillah, beberapa waktu lalu kita hadir di sini dan hari ini jalan tersebut sudah selesai serta dapat digunakan,” ungkap Gubernur Andra Soni

Menurutnya, pembangunan jalan ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan infrastruktur desa sekaligus memberikan harapan dan kemudahan bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Jalan ini juga melewati area sekolah. Tadi saya bertemu dengan anak-anak, dan mereka mengucapkan terima kasih karena akses menuju sekolah kini sudah jauh lebih baik,” jelasnya.

Dia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen penuh untuk terus berkoordinasi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam penanganan infrastruktur

“Kami terus berkoordinasi terkait pembagian tugas antara provinsi dan kabupaten, sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat,” katanya.

Selain itu, Gubernur Andra Soni juga menyampaikan Pemprov Banten telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) C3 untuk penanganan irigasi di wilayah tersebut

“Di wilayah ini terdapat sekitar 500 hektare sawah produktif. InsyaAllah irigasinya akan ditangani dengan baik oleh Balai BBWS C3 agar produktivitas pertanian masyarakat semakin meningkat,” pungkasnya. (Red)

Published in Banten

Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri Upacara Peringatan Hari Desa Nasional yang dirangkaikan dengan Apel Hari Kesadaran Nasional Tingkat Kabupaten Tangerang di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Senin (19/1/26).

Upacara tersebut diikuti oleh seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang, 246 kepala desa, serta perwakilan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Kehadiran seluruh unsur tersebut menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam memperkuat peran desa sebagai pilar utama pembangunan daerah dan bangsa.

Dalam amanatnya, Bupati Maesyal menegaskan bahwa desa memiliki peran strategis sebagai pondasi utama pembangunan bangsa. Desa merupakan tempat lahirnya nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan kemandirian, sekaligus ruang tumbuhnya potensi sumber daya manusia, ekonomi kerakyatan, dan kearifan lokal yang menjadi kekuatan utama bangsa.

Mengusung tema “Bangun Desa, Bangun Indonesia, Desa Terdepan untuk Indonesia”, Bupati Maesyal menilai tema tersebut mengandung pesan filosofis dan strategis yang menegaskan bahwa denyut nadi perekonomian, stabilitas sosial, dan ketahanan pangan nasional bermula dari desa.

“Jika desanya kuat, maka kuatlah Indonesia. Jika desanya mandiri, maka jayalah Indonesia. Oleh karena itu, pembangunan desa harus menjadi prioritas bersama,” tandas Bupati Maesyal

Ia menyebut bahwa penetapan tanggal 15 Januari sebagai Hari Desa Nasional bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat tekad dan komitmen bersama dalam membangun desa yang berkelanjutan melalui sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.

“Peringatan Hari Desa Nasional ini adalah pengingat bahwa kemajuan daerah dan bangsa sangat ditentukan oleh kemajuan desa. Kita dorong peningkatan kapasitas pemerintah desa dan partisipasi masyarakat agar desa-desa di Kabupaten Tangerang semakin maju dan mampu menjadi desa terdepan di Indonesia,” ujarnya

Pihaknya mengajak seluruh pemangku kepentingan desa di Kabupaten Tangerang untuk berani melakukan lompatan besar dalam tata kelola pemerintahan desa. Tidak lagi terpaku pada pola pikir administratif semata, melainkan menuju pengelolaan desa yang berbasis digital, transparan, dan berkelanjutan memasuki tahun 2026

“Transformasi digital desa atau Smart Village bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Seluruh desa harus mengoptimalkan pelayanan publik berbasis digital agar masyarakat mudah mengakses layanan tanpa birokrasi yang berbelit,” ungkapnya.

Selain transformasi digital, Bupati juga menekankan pentingnya penguatan ketahanan pangan dan ekonomi lokal. Untuk itu, ia terus mendorong optimalisasi peran BUMDes serta Koperasi Desa Merah Putih sebagai motor penggerak ekonomi desa yang mampu menciptakan produk unggulan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kabupaten Tangerang memiliki potensi agrikultur dan industri kreatif yang luar biasa. BUMDes dan koperasi desa harus menjadi penggerak ekonomi agar produk desa mampu bersaing di pasar nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Pada momentum tersebut, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga meluncurkan operasional Mobil Siaga Desa yang difungsikan untuk melayani kepentingan darurat masyarakat, seperti akses ke Puskesmas dan rumah sakit selama 24 jam. Saat ini telah tersedia 132 unit Mobil Siaga Desa dan ditargetkan pada tahun 2026 dapat menjangkau seluruh 246 desa di Kabupaten Tangerang.

“Mobil Siaga Desa ini adalah bentuk kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat desa, khususnya layanan kesehatan dan kedaruratan. Ke depan, kita targetkan seluruh desa memiliki fasilitas ini,” jelasnya.

Ia juga menegaskan pentingnya pengelolaan Dana Desa yang akuntabel dan berintegritas. Menurutnya, selain penyediaan fasilitas, transparansi dan tata kelola keuangan desa yang tertib harus terus dijaga melalui pengawasan dan pembinaan rutin dari pihak kecamatan maupun pemerintah kabupaten.

“Dana Desa adalah amanat rakyat. Setiap rupiah harus dikelola secara transparan dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat, baik melalui pembangunan SDM, infrastruktur, maupun pemberdayaan ekonomi,” tegasnya.

Menutup amanatnya, Bupati Maesyal mengajak seluruh kepala desa dan perangkat desa untuk terus berinovasi, mendengarkan aspirasi warga, serta menjadi pemimpin yang melayani. Pemerintah Kabupaten Tangerang, lanjutnya, berkomitmen penuh untuk terus mendampingi dan memberikan apresiasi bagi desa-desa yang berprestasi.

“Kita ingin desa-desa di Kabupaten Tangerang tidak hanya menjadi penyangga perkotaan, tetapi tumbuh sebagai pusat pertumbuhan baru yang mandiri dan berkelanjutan,” pungkasnya. (Mala)

Published in Banten

Tangerang, lensafokus.id — Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Pra Musrenbang) Kecamatan Tigaraksa digelar sebagai tahapan awal sebelum pelaksanaan Musrenbang utama. Kegiatan ini bertujuan menjaring, membahas, serta memprioritaskan aspirasi, permasalahan, dan potensi pembangunan dari masyarakat di tingkat desa dan kelurahan. Pra Musrenbang tersebut berlangsung di Gedung GSG Kecamatan Tigaraksa, Senin (19/01/2026).

Pra Musrenbang Kecamatan Tigaraksa menjadi forum strategis untuk menyatukan persepsi dan menyepakati skala prioritas usulan pembangunan yang akan diajukan ke tingkat selanjutnya. Berbagai usulan yang disampaikan difokuskan pada sektor-sektor penting, antara lain infrastruktur, kesehatan, ekonomi, sosial, serta penanganan stunting. Seluruh usulan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak luas dan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat, sekaligus mendukung percepatan pembangunan yang berkelanjutan.

Camat Tigaraksa, H. Cucu Abdurrosyied, S.H., S.IP., M.Si., menegaskan bahwa Pra Musrenbang memiliki peran penting dalam memastikan setiap usulan pembangunan benar-benar berbasis pada kebutuhan masyarakat. Selain itu, forum ini juga menjadi sarana untuk menyelaraskan visi pembangunan daerah dengan aspirasi yang disampaikan dari tingkat desa hingga kecamatan.

“Melalui Pra Musrenbang ini, kita ingin memastikan bahwa program pembangunan yang diusulkan tepat sasaran, realistis, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, aspirasi dari seluruh desa dan kelurahan di wilayah Kecamatan Tigaraksa ditampung secara terbuka. Lurah dan Sekretaris Desa Pasir Nangka turut hadir, di antaranya Toto Heryanto selaku Sekdes Pasir Nangka yang menyampaikan harapan besar terkait pembangunan infrastruktur di wilayahnya.

“Semoga melalui Pra Musrenbang ini dapat membawa kemajuan, khususnya di bidang infrastruktur. Kami mengajukan penataan halaman depan Mustika agar segera diratakan dan dijadikan bundaran, sehingga aktivitas lalu lintas tidak hanya satu arah dan arus kendaraan dapat diatur dengan lebih baik,” ungkap Toto Heryanto.

Pra Musrenbang Kecamatan Tigaraksa dihadiri oleh Camat Tigaraksa H. Cucu Abdurrosyied, Lurah Tigaraksa Eko Suryanto, Lurah Kaduagung, para kepala desa se-Kecamatan Tigaraksa, Ketua APDESI Kecamatan Tigaraksa, perwakilan Polsek Tigaraksa, Koramil Tigaraksa, Ketua Karang Taruna Kecamatan Tigaraksa, Ketua PGRI Kecamatan Tigaraksa Cecep Saepullah, Ketua KNPI Kecamatan Tigaraksa, serta seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) kecamatan yang hadir dan disebutkan satu per satu.

Kegiatan Pra Musrenbang ini akan dilanjutkan pada Musrenbang Kecamatan Tigaraksa yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 22 Januari 2026 mendatang, sebagai forum penetapan akhir usulan prioritas pembangunan. (Rosmala)

Published in Banten

BOGOR, lensafokus.id – Masjid Jami Al Barokah yang berlokasi di Jalan Raya Puncak–Gadog No.111, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kembali menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada Minggu (18/01/26). Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, diikuti ribuan jamaah dari berbagai lapisan masyarakat.

Peringatan Isra Mi’raj kali ini mengusung tema “Membangun Generasi Rabbani untuk Menumbuhkan Karakter Muslim Sejati”. Tema tersebut diangkat sebagai bentuk ikhtiar memperkuat nilai-nilai keislaman sekaligus menjawab tantangan kehidupan modern yang semakin kompleks.

Humas sekaligus moderator kegiatan, Taufiq, menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk merenungi kembali peristiwa agung perjalanan spiritual Rasulullah SAW, khususnya terkait perintah salat lima waktu.

“Melalui kegiatan ini, jamaah diajak tidak hanya memahami Isra Mi’raj secara historis, tetapi juga menggali hikmah serta mengimplementasikan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Taufiq saat diwawancarai tim Bogor Expose.

Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, ratib Al-Haddad, tausiah, serta doa bersama. Suasana khusyuk begitu terasa saat seluruh jamaah memanjatkan doa, memohon keberkahan, keselamatan, dan kekuatan iman bagi umat Islam.

“Alhamdulillah, acara berjalan lancar dan penuh kekhidmatan. Kebersamaan jamaah menjadi kekuatan tersendiri dalam mempererat ukhuwah Islamiyah,” ungkapnya.

Peringatan Isra Mi’raj ini juga menghadirkan penceramah, KH Hamzah Hamdani. Dalam tausiah yang disampaikannya, ia menekankan pentingnya peran keluarga, masjid, dan lingkungan masyarakat dalam membentuk generasi Rabbani. Menurutnya, generasi Rabbani adalah generasi yang menjadikan Al-Qur’an dan sunnah sebagai pedoman utama dalam kehidupan.

“Generasi Rabbani bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kokoh dalam iman, konsisten dalam ibadah, serta mulia dalam akhlak. Inilah karakter muslim sejati yang harus dipersiapkan sejak usia dini,” tuturnya di hadapan jamaah.

Ia juga menyoroti tantangan zaman yang menuntut umat Islam untuk lebih serius dalam membina generasi muda agar tidak kehilangan jati diri. Dalam hal ini, masjid memiliki peran strategis sebagai pusat pendidikan spiritual dan pembinaan karakter umat.

“Membangun generasi Rabbani merupakan ikhtiar berkelanjutan untuk mencetak generasi yang unggul secara intelektual, kuat secara spiritual, serta mampu berkontribusi positif bagi umat dan bangsa,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DKM Masjid Jami Al Barokah, R. KH Anas Junaedi, Lc., M.Pd., menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj merupakan agenda rutin masjid yang bertujuan memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus meningkatkan kualitas keimanan jamaah.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap jamaah semakin memahami makna salat dan mampu meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Anas juga menegaskan komitmen pengurus masjid untuk menjadikan Masjid Jami Al Barokah sebagai ruang yang ramah bagi semua kalangan, khususnya generasi muda.

“Kami ingin masjid menjadi tempat belajar, berdiskusi, dan membina akhlak, sehingga lahir generasi Rabbani yang siap menjadi penerus umat dan bangsa,” tambahnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Masjid Jami Al Barokah semakin meneguhkan perannya sebagai pusat ibadah dan pembinaan umat, serta berkontribusi nyata dalam melahirkan generasi muslim sejati yang berlandaskan iman, ilmu, dan amal saleh. (Zulfi kusuma)

Published in Banten

Bogor, lensafokus.id - Si jago merah kembali mengamuk, kali ini menghanguskan 19 motor di lokasi penitipan motor "wahyu" Jalan Mayor Oking, tepatnya di sekitar Stasiun Bogor, pada senin pagi (19/01/26).

Peristiwa tersebut dilaporkan kepada petugas sekitar pukul 06.00 WIB oleh pengelola parkir setempat.

Sekdis Pemadam Kebakaran Kota Bogor Teofilo Patricinio Frietes Mendapatkan laporan tersebut, langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, sebanyak sembilan unit sepeda motor dilaporkan hangus terbakar, sementara sembilan unit lainnya mengalami kerusakan akibat terdampak panas hingga meleleh, katanya

“Kami menurunkan tujuh unit pemadam, termasuk satu tim rescue. Alhamdulillah, api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang dari 30 menit.” ujar Teo

Diduga, kebakaran berasal dari salah satu sepeda motor yang terparkir dan menginap di lokasi. Indikasi awal menunjukkan adanya korsleting listrik pada kendaraan yang memicu api kemudian merambat ke motor lainnya.

Saat ini, kondisi kebakaran telah berhasil dikendalikan oleh petugas. Proses penanganan dilanjutkan dengan tahap pendinginan guna memastikan tidak ada kembali titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran lanjutan. (Zulfi kusuma)

Published in Banten
Go to top