JAKARTA, lensafokus.id — PT. BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional, dengan memperoleh dua penghargaan sekaligus, yakni Golden Champion (Konsistensi Kinerja Berpredikat Sangat Bagus Selama 5 Tahun Terakhir 2022–2026) serta penghargaan Kinerja Berpredikat Sangat Bagus (berdasarkan Performa Kinerja Tahun 2025).
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh CEO Infobank Media Group, Eko B. Supriyanto, bersama Ketua Perbarindo, Tedy Alamsyah, dalam acara 17th INFOBANK BPR Award 2026 yang digelar di The St. Regis Hotel, Jakarta, Jumat (14/08/2026).
Penganugerahan yang diinisiasi oleh INFOBANK Media Group ini menjadi salah satu ajang bergengsi bagi industri Bank Perekonomian Rakyat (BPR) di Indonesia. Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 500 audiens yang terdiri dari CEO dan jajaran eksekutif perbankan, sektor jasa keuangan, perusahaan asuransi, hingga industri teknologi finansial.
Pada tahun ini, sebanyak 421 BPR di seluruh Indonesia memperoleh predikat Sangat Bagus berdasarkan kinerja tahun buku 2025. Dari jumlah tersebut, sebanyak 114 BPR berhasil mempertahankan konsistensi kinerja dengan predikat Sangat Bagus selama rentang waktu 5 hingga 15 tahun terakhir.
Dalam proses penilaiannya, Infobank Indonesia menggunakan sejumlah indikator utama untuk mengukur kinerja BPR di seluruh Indonesia. Penilaian tersebut mencakup lima aspek utama, yaitu permodalan, kualitas aset, rentabilitas, likuiditas, dan efisiensi.
Pada aspek permodalan, penilaian dilakukan melalui Capital Adequacy Ratio (CAR) serta pertumbuhan modal inti bank. Sementara pada aspek kualitas aset, penilaian melihat kualitas kredit serta rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL).
Selanjutnya, aspek rentabilitas dinilai berdasarkan tingkat pengembalian aset dan ekuitas atau Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE), termasuk pertumbuhan laba tahun berjalan. Untuk aspek likuiditas, indikator yang digunakan antara lain Loan to Deposit Ratio (LDR) dan pertumbuhan dana pihak ketiga.
Sedangkan aspek efisiensi mengacu pada perbandingan antara beban dan pendapatan operasional bank, termasuk kemampuan bank dalam menjaga Net Interest Margin (NIM).
Direktur Utama PT. BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda), Ai Suherlan, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan yang kembali diraih perusahaan. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan hasil dari kerja keras seluruh jajaran Direksi dan pegawai BPR Kerta Raharja Gemilang dalam menjaga kinerja perusahaan secara konsisten serta Dewan Komisaris yang terus secara konsisten mengawasi jalannya kinerja.
“Kami bersyukur dan berterima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh Infobank Indonesia. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa kerja keras seluruh jajaran PT. BPR Kerta Raharja Gemilang dalam menjaga kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat mendapatkan apresiasi di tingkat nasional,” ujar Ai Suherlan.
Ia menegaskan, penghargaan Golden Champion bukan sekadar capaian, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro dan masyarakat Kabupaten Tangerang.
“Bagi kami, penghargaan ini bukanlah akhir, tetapi menjadi motivasi untuk terus melakukan yang terbaik. Kami akan terus menjalankan program-program yang telah direncanakan, salah satunya melalui Kredit Mikro Raharja sebagai upaya memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat dan pelaku usaha mikro. Kami juga terus mendorong digitalisasi layanan melalui M-Banking agar pelayanan perbankan semakin mudah, cepat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.
Ai Suherlan menambahkan, seluruh jajaran BPR Kerta Raharja Gemilang memiliki target bersama untuk terus memperkuat fundamental perusahaan dan meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian daerah. Salah satu target besar yang ingin dicapai adalah pertumbuhan aset perusahaan hingga Rp1 triliun.
“Target kami ke depan adalah bagaimana BPR Kerta Raharja Gemilang dapat terus tumbuh secara sehat dan berkelanjutan. Kami memiliki target bersama untuk mencapai aset perusahaan sebesar Rp1 triliun. Untuk mewujudkannya tentu diperlukan kerja sama, inovasi, peningkatan kualitas SDM, penguatan digitalisasi, serta pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat,” jelasnya.
Menurutnya, pencapaian tersebut juga menjadi bagian dari komitmen PT. BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda) untuk terus memberikan kontribusi bagi pembangunan ekonomi daerah. Melalui penguatan pembiayaan sektor mikro, peningkatan inklusi keuangan dan transformasi layanan digital, BPR diharapkan mampu semakin dekat dengan masyarakat serta menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tangerang. (Red)
