Wabup Intan Tekankan Pentingnya Adab Dalam Mencetak Generasi Berkarakter

TANGERANG, lensafokus.id — Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah menekankan pentingnya penguatan pendidikan adab dalam pembentukan karakter bagi generasi muda. Hal diungkapkan Wabup Intan saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M di Pondok Pesantren Terpadu Daarul Mubtadi-in, Desa Gandasari, Kecamatan Jayanti, Sabtu (5/9/26).

“Anak siapa pun boleh saja pintar, tetapi adab harus lebih diutamakan. Jika adab kita baik, di mana pun kita ditempatkan, insya Allah kita bisa diterima di tengah masyarakat,” ujar Wabup Intan.

Wabup Intan menegaskan pembentukan dan penguatan adab, akhlak, dan moral harus berjalan seiring dengan perkembangan kecerdasan intelektual. Menurut dia, kepintaran tanpa adab yang baik tidak akan cukup untuk membentuk pribadi yang mampu diterima dan memberikan manfaat di tengah masyarakat.

"Adab, akhlak dan moral yang baik merupakan pondasi penting dalam kehidupan. Seberapapun tingginya jabatan seseorang, jika tidak memiliki adab yang baik, masyarakat tentu tidak akan menyukainya dan menerimanya," tandasnya

Ia mengapresiasi peran pondok pesantren dalam membentuk karakter generasi bangsa. Menurutnya, pesantren tidak hanya menjadi tempat untuk menimba ilmu pengetahuan dan ilmu agama, tetapi juga memiliki peran besar dalam menanamkan nilai-nilai akhlak, moral, kedisiplinan, serta adab dalam kehidupan sehari-hari.

“Pondok pesantren menjadi bagian penting dalam mendidik karakter dan adab anak-anak bangsa, khususnya di Kabupaten Tangerang. Di tengah perkembangan zaman dan kemajuan teknologi yang semakin pesat, pendidikan karakter dan spiritual menjadi semakin penting,” katanya.

Wabup Intan berharap kepada seluruh pihak, khususnya lembaga pendidikan dan keluarga untuk terus memberikan perhatian terhadap pembentukan karakter generasi muda. Anak-anak harus dipersiapkan tidak hanya untuk menjadi generasi yang cerdas dan memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki kekuatan spiritual dan moral yang kokoh.

“Saya berharap generasi muda di Kabupaten Tangerang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual serta kokoh secara moral,” tegasnya.

Lebih lanjut, dia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun generasi penerus yang berakhlakul karimah, memiliki kepedulian sosial, serta mampu menghadapi berbagai tantangan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai agama. Untuk itu, sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, kyai, ulama, lembaga pendidikan Islam, khususnya pesantren harus terus dikuatkan dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas, religius, dan berdaya saing.

“Sinergi antara ulama, pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat harus terus diperkuat. Dengan kebersamaan, kita dapat membangun Kabupaten Tangerang yang tidak hanya maju dan sejahtera, tetapi juga memiliki generasi yang berkarakter, berakhlak, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan,” ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, Wabup Intan pun mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus meningkatkan komitmen untuk mengamalkan keteladanan beliau dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

"Mari semua yang hadir di sini, kita jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus meningkatkan komitmen untuk mengamalkan keteladanan beliau dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," pungkasnya. (Red)

BAZNAS Kota Tangerang Buka Penggalangan Dana untuk Korban Bencana NTT

Kota Tangerang, lensafokus.id - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang membuka penggalangan dana bagi masyarakat yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah ini menjadi bagian dari upaya mengajak masyarakat Kota Tangerang untuk bersama-sama memberikan bantuan kemanusiaan bagi saudara yang tengah menghadapi kondisi bencana.

Wakil Ketua I BAZNAS Kota Tangerang, Sobrun, mengatakan penggalangan dana tersebut telah dibuka melalui berbagai kanal. BAZNAS juga telah menyampaikan surat kepada sejumlah sekolah dan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mendukung pengumpulan donasi.

“Alhamdulillah, kami membuka penggalangan dana untuk saudara-saudara kita di NTT. Mudah-mudahan bantuan dari masyarakat Kota Tangerang dapat terkumpul dan menjadi bentuk kepedulian bersama,” ujar Sobrun, Jumat (4/9/26).

Menurutnya, BAZNAS Kota Tangerang juga telah menerima dukungan dari PT Sinar Alfa Omega berupa donasi sebesar Rp50 juta. Bantuan tersebut menjadi donasi terbesar sementara yang diterima BAZNAS Kota Tangerang dalam penggalangan dana untuk korban bencana NTT.

Sobrun menjelaskan, masyarakat yang ingin berpartisipasi dapat menyalurkan donasi melalui platform Tangerang Sedekah. Masyarakat dapat memilih kanal pembayaran yang tersedia, termasuk melalui QRIS maupun transfer.

Selain penggalangan secara daring, BAZNAS Kota Tangerang juga akan melakukan penghimpunan donasi secara langsung dalam sejumlah kegiatan masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan Kuliner Night di kawasan Jalan Ahmad Yani yang akan dimanfaatkan sebagai ruang untuk mengajak masyarakat berdonasi," katanya.

Sementara itu, HRD PT Sinar Alfa Omega, Sean Yordan, mengatakan donasi Rp50 juta tersebut berasal dari perusahaan dan para karyawan. Ia menyebut penyaluran melalui Baznas dipilih karena lembaga tersebut dinilai memiliki kredibilitas dalam mengelola dan menyalurkan bantuan kemanusiaan.

“Ini panggilan murni dari hati. Tidak ada program khusus, tetapi benar-benar dari karyawan dan didukung manajemen untuk ikut berbagi kepada sesama,” ujar Sean.

Ia berharap BAZNAS dapat terus menjaga amanah dalam menjalankan misi kemanusiaan tersebut. "Ke depan, PT Sinar Alfa Omega juga berencana mengembangkan sejumlah program sosial yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di lingkungan sekitar maupun masyarakat yang lebih luas," tutupnya. (Red)

Perbaikan Jalan HOS Cokroaminoto Kota Tangerang Berlanjut, Putaran Puri Beta Larangan Kembali Dihotmix

Kota Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bergerak cepat menindaklanjuti kerusakan ruas Jalan HOS Cokroaminoto khususnya di persimpangan putar balik Puri Beta, Larangan, Kota Tangerang.

Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang Iwan Nursyamsu menuturkan, perbaikan dilakukan melalui pengaspalan hotmix sebagai bagian dari upaya menjaga kondisi Jalan HOS Cokroaminoto tetap aman dan layak untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.

”Kami langsung bergerak cepat merespons keluhan masyarakat mengenai kondisi fisik Jalan HOS Cokroaminoto yang struktur aspalnya mulai mengelupas. Jadi dihotmix ulang agar kualitas permukaan jalannya kembali harus tanpa lubang-lubang yang membahayakan pengguna jalan,” ujar Iwan, Jumat (4/9/26).

Ia melanjutkan, perbaikan ruas Jalan HOS Cokroaminoto merupakan bagian dari penanganan sementara berdasarkan kondisi dan kebutuhan di lapangan.

”Perbaikannya juga dilakukan secepat mungkin agar tidak menganggu arus lalu lintas di sana yang memiliki kepadatan cukup tinggi karena menjadi jalur akses Jakarta-Kota Tangerang via Ciledug Raya,” tambahnya.

Selain itu, Pemkot Tangerang mengajak masyarakat untuk melaporkan kerusakan jalan melalui kanal informasi resmi yang disediakan melalui Perbaikan Jalan Kota Gerakan Sehari Tuntas (PERJAKA GESIT) dan LAKSA di Super Apps Tangerang LIVE atau 0811-500-152 (Whatsapp). (Red)

Jalin Ukhuwah Lewat Sepak Bola, Liga Santri Wali Kota Tangerang Cup 2026 Resmi Dibuka

Kota Tangerang, lensafokus.id - Liga Santri Wali Kota Tangerang Cup 2026 resmi dibuka dengan pertandingan pertama antara Pondok Pesantren (Ponpes) Ummul Rodhiyah melawan Ponpes Darussalam Poris di Stadion Benteng Reborn, Kota Tangerang.

Wali Kota Tangerang Sachrudin menuturkan, penyelenggaraan Liga Santri Wali Kota Tangerang Cup 2026 merupakan ajang kompetisi sepak bola yang diselenggarakan Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) untuk memberikan ruang positif bagi para santri mengembangkan potensi olahraganya.

”Liga Santri ini dibuka sebagai rangkaian menuju peringatan Hari Santri Nasional sekaligus mencari bakat pesepak bola dari kalangan santri. Kami memberikan dukungan penuh agar ajang ini berjalan sukses karena tidak hanya soal kompetisi, nilai ukhuwah persatuan antar ponpes bisa dijalin lewat sepak bola ini,” ujar Sachrudin, Jumat (4/9/26).

Di momen sama, Ketua FSPP Kota Tangerang Zuhri Fauzi menambahkan, Liga Santri Wali Kota Tangerang Cup 2026 juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarponpes di Kota Tangerang.

Lebih meriah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, Liga Santri Wali Kota Tangerang Cup 2026 diikuti 16 ponpes dengan total hadiah bernilai jutaan rupiah.

”Kami juga akan mendorong tidak berhenti di sini, klub pemenang nanti akan didukung untuk berpartisipasi dalam ajang Liga Santri Nasional kalau memang diadakan,” tambah Zuhri.

Selain itu, Liga Santri Wali Kota Tangerang Cup 2026 akan berlangsung mulai 4-18 September 2026. Babak penyisihan ajang tahunan ini akan diselenggarakan di Stadion Mini Cipondoh, sedang laga pembuka dan finalnya di Stadion Benteng Reborn Kota Tangerang. (Red)

Tingkatkan Kesetaraan Gender, DPPPA Gelar Rapat Pelaporan PUG Tahun 2026

Tangerang, lensafokus.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) menggelar Rapat Pelaporan Pengarusutamaan Gender (PUG) Tahun 2026. Kegiatan strategis ini diselenggarakan di Aula Kantor DPPPA, pada (04/09/2026) sebagai upaya nyata untuk mengevaluasi integrasi kesetaraan gender dalam pembangunan daerah.

Rapat pelaporan PUG ini melibatkan para perencana keuangan dan operator sebagai peserta utama. Para peserta tersebut merupakan perwakilan yang berasal dari 31 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta 4 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang. Selain itu turut hadir narasumber kompeten guna memperkuat pemahaman dan sinergi peserta. Adapun pemateri utama dalam acara tersebut adalah Pejabat PUG Provinsi Banten, Novi Dwi Remi Asih yang memaparkan materi strategis terkait pelaksanaan pengarusutamaan gender tingkat daerah.

Sekretaris DPPPA, Yatemi, menyampaikan bahwa PUG merupakan sebuah strategi pembangunan yang dilakukan secara rasional dan sistematis guna mencapai keadilan di berbagai aspek kehidupan manusia.

"Tujuannya adalah untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender melalui kebijakan yang memperhatikan pengalaman, aspirasi, kebutuhan, serta permasalahan perempuan dan laki-laki mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pelaksanaan PUG di daerah bukan semata-mata menjadi tanggung jawab dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak saja, melainkan membutuhkan komitmen dan kolaborasi seluruh perangkat daerah. Pelaksanaan PUG ini merupakan salah satu strategi penting untuk mewujudkan pembangunan yang adil, setara, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan perempuan maupun laki-laki.

"Oleh karena itu, pelaporan pelaksanaan PUG menjadi bagian penting untuk melihat sejauh mana strategi tersebut telah diintegrasikan ke dalam perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi pembangunan daerah," ungkapnya.

Ia menyadari bahwa implementasi PUG di Kabupaten Tangerang saat ini masih memerlukan berbagai penguatan berkelanjutan agar kesetaraan dan keadilan gender benar-benar dapat terwujud secara optimal. implementasi ini perlu terus digali untuk memastikan apakah kesetaraan dan keadilan gender tersebut telah benar-benar terwujud secara nyata di Kabupaten Tangerang.

"Kami menyadari bahwa pelaksanaan PUG masih memerlukan penguatan, baik dari sisi regulasi, kelembagaan, kapasitas sumber daya manusia, maupun dukungan data terpilah gender," jelasnya.

Ia berharap setiap perangkat daerah menyampaikan data dan informasi yang lengkap, akurat, terukur, serta dapat dipertanggungjawabkan. Data tersebut akan menjadi dasar penyusunan kebijakan dan program pembangunan daerah, sekaligus memperkuat pelaksanaan Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang.

"Saya berharap seluruh OPD dapat memastikan kualitas data yang disampaikan. Dengan data yang baik, kita bisa melahirkan kebijakan dan program yang tepat sasaran serta anggaran yang berkeadilan gender," tutupnya. (Red)

Jumling di Sindang Jaya, Bupati Tangerang Ajak Warga Hemat Air dan Waspadai Potensi Kebakaran

Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengajak masyarakat untuk bersama-sama untuk bijak menggunakan air dan mewaspadai potensi kebakaran di musim kemarau ini

Hal tersebut disampaikan Bupati Maesyal Rasyid saat melakukan kegiatan Jum’at Keliling (Jumling) di Masjid Al-Istighfar, Kampung Kendal Satu, Desa Sindang Panon, Kecamatan Sindang Jaya, Jumat (4/9/26).

"Menghadapi musim kering, kemarau ini mari kita bijak dan hemat menggunakan air. Jangan buang dan bakar sembarangan karena bisa menyebabkan kebakaran," ajak Bupati Maeayal Rasyid

Bupati mengimbau masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih agar segera melapor kepada pemerintah desa, kecamatan maupun perangkat daerah terkait untuk ditindaklanjuti.

"Bagi masyarakat yang saat ini kesulitan mendapatkan air bersih, segera lapor kepada desa, kecamatan atau OPD terkait. Insya Allah, akan kami upayakan segera untuk ditindaklanjuti," ujarnya

Ia juga mengingatkan warga agar tidak membakar sampah sembarangan karena kondisi cuaca panas dan kering dapat meningkatkan risiko kebakaran. Dia juga berharap masyarakat terus mendukung pembangunan serta bersama-sama menjaga lingkungan, mempererat silaturahmi dan meningkatkan semangat gotong royong serta kepedulian sosial

Mengakhiri sambutannya, Bupati juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan akibat kemacetan di sejumlah wilayah yang tengah dilakukan perbaikan jalan.

"Memang saat ini di beberapa titik hampir dilakukan perbaikan jalan. Mohon maaf atas kemacetan dan ketidaknyamanannya. Ini hanya sementara, nanti setelah selesai insya Allah jalan akan lebih mulus dan masyarakat yang akan menikmati hasilnya," ungkapnya. (Red)

Wabup Intan Harap IIPE 2026 Mampu Dorong Peningkatan Investasi, Peluang Usaha dan Lapangan Kerja

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati Tangerang menghadiri pembukaan Indonesia International Pet Expo (IIPE) 2026 yang digelar di ICE BSD, Jum'at (04/09/26)

Dalam sambutannya, Wabup Intan berharap penyelenggaraan IIPE 2026 menjadi momentum strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperluas peluang usaha, khususnya di wilayah Kabupaten Tangerang dan Provinsi Banten

"Kami berharap kehadiran IIPE 2026 dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah, khususnya melalui peningkatan investasi, promosi produk lokal, pemberdayaan UMKM, penciptaan lapangan kerja, serta terbukanya jejaring bisnis yang lebih luas," ujar Wabup Intan

Ia menyebut Indonesia International Pet Expo 2026 bukan sekedar sebuah pameran, namun juga menjadi ruang bertemunya pelaku usaha, asosiasi, akademisi, pemerintah, komunitas, serta masyarakat pecinta hewan untuk membangun jejaring, bertukar pengetahuan, memperkenalkan inovasi, sekaligus membuka peluang kerja sama dan investasi.

"Industri hewan kesayangan saat ini memiliki potensi ekonomi yang semakin berkembang. Ekosistemnya tidak hanya mencakup hewan peliharaan, tetapi juga melibatkan berbagai sektor, mulai dari produk pangan, kesehatan hewan, jasa perawatan, perlengkapan, teknologi, hingga industri kreatif dan UMKM," ungkapnya

Wabup Intan juga mengajak seluruh peserta dan exhibitor untuk menjadikan IIPE tersebut sebagai momentum memperkuat komitmen terhadap kesejahteraan hewan, edukasi masyarakat, standar kesehatan hewan, serta pengembangan industri yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

"Semoga Indonesia International Pet Expo (IIPE) 2026 dapat menjadi agenda yang semakin besar, semakin berkualitas, dan mampu membawa industri hewan kesayangan Indonesia semakin dikenal di tingkat regional maupun internasional," pungkasnya

Sementara itu Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI, Dr. Agung Suganda yang membuka IIPE 2026 mengatakan selama bertahun-tahun IIPE telah berkembang menjadi wadah yang mempertemukan pelaku usaha, komunitas, akademisi, profesi, veteriner dan masyarakat dalam satu ekosistem yang dinamis dan produktif.

"Indonesia International Pet Expo sebagai salah satu ajang industri hewan kesayangan terbesar di Indonesia dan mungkin terbesar se-kawasan Asia Tenggara. Tahun ini ada 295 exibitor dan saya harapkan kualitasnya yang meningkat," ujar Agung

Lanjut dia, dari sisi jumlah ragam produk dan jasa, industri hewan kesayangan cukup tumbuh dengan pesat. Selain itu, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan kesejahteraan hewan juga mendorong terkait dengan kemajuan teknologi karena terbentuknya ekosistem yang baik dan berkesinambungan

Dia juga meminta kepada exhibitor, komunitas, akademisi dan pecinta hewan kesayangan untuk bersama-sama berkomitmen untuk terus meningkatkan inovasi dan penggunaan produk lokal untuk kebutuhan hewan kesayangan, termasuk produk-produk pendukungnya seperti shampo dan sebagainya.

"Mari kita semua berkomitmen dorong juga industri makanan hewan kesayangan lokal jangan sampai semuanya impor karena saat ini 90% impor. Untuk obat hewan kesayangan sudah banyak termasuk produk lokal Obat hewan kita itu mendunia, terakhir kita sudah sampai ke Rusia dan ini investasi yang luar biasa," imbuhnya. (Red)

Bupati Tangerang Letakkan Batu Pertama Bedah 4 Rumah di Sindang Panon

TANGERANG, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau pelaksanaan program bedah rumah sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Sindang Panon, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Jumat (4/9/26).

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid didampingi Ketua TP PKK Kab. Tangerang, Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Pemakaman (Perkim), Camat Sindang Jaya, kepala desa, BAZNAS Kabupaten Tangerang, Kapolsek, Danramil serta unsur terkait lainnya.

Bupati mengatakan ada 4 rumah di Desa Sindang Panon yang mendapatkan program rehabilitasi melalui program bedah rumah Pemerintah Kabupaten Tangerang. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat agar menjadi rumah yang layak, sehat, dan nyaman.

“Hari ini kami bersama Pak Kadis Perkim, Pak Camat, kepala desa, BAZNAS, Kapolsek dan Danramil hadir dalam rangka melaksanakan program pembangunan bedah rumah. Ada empat rumah di Desa Sindang Panon yang kita rehab sesuai dengan program yang ada dari Kabupaten Tangerang,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid.

Menurutnya, pembangunan tidak hanya difokuskan pada kondisi fisik rumah, tetapi juga aspek sanitasi dan kesehatan lingkungan. Untuk itu, rumah yang dibangun nantinya dilengkapi dengan kamar mandi dan toilet di dalam rumah, ventilasi yang cukup, lantai keramik serta atap genteng.

“Rumahnya nanti kita bangunkan menjadi rumah yang sehat, ada toilet dan kamar mandi di dalam, ventilasi yang cukup, lantainya keramik dan genteng,” katanya.

Ia juga berdialog, mendengarkan langsung aspirasi masyarakat Desa Sindang Panon, salah satunya terkait dengan kebutuhan air bersih, khususnya menghadapi kondisi musim kemarau yang tengah berlangsung.

Menanggapi hal tersebut, Bupati memastikan kebutuhan air bersih akan turut ditangani melalui pembangunan sarana air bersih (SAB) yang diharapkan dapat dimanfaatkan tidak hanya oleh penerima manfaat bedah rumah, tetapi juga oleh masyarakat sekitar.

“Karena sekarang musim kemarau, tadi ibu-ibu dan nenek-nenek juga menyampaikan permohonan air bersih. Insya Allah nanti sekalian rumahnya kita bangunkan, sarana air bersihnya juga kita bangunkan,” jelasnya.

Ia menambahkan, sarana air bersih tersebut juga diupayakan dapat mengakomodasi kebutuhan beberapa keluarga di lingkungan sekitar.

“Bukan hanya untuk Ibu Saidah, tetapi nanti warga yang lain juga bisa memanfaatkan air bersih ini. Kita bangunkan sarana air bersihnya,” ungkapnya.

Bupati Maesyal menegaskan, penyediaan hunian layak dan akses air bersih merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Rumahnya kita rehab supaya sehat. Kalau rumah sehat, airnya bagus, masyarakatnya juga sehat,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu penerima manfaat, Ariyanah, warga Desa Sindang Panon, menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang, khususnya kepada Bupati Tangerang, atas bantuan bedah rumah yang diterimanya.

Ia mengatakan, kondisi rumahnya yang sebelumnya tidak layak akan segera berubah menjadi hunian yang lebih layak dan sehat serta nyaman

“Saya berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang, khususnya Bapak Bupati Tangerang, yang telah membangun rumah saya. Sebelumnya tidak layak, sekarang insya Allah akan menjadi rumah yang layak dan rumah yang sehat dengan kamar mandi di dalam,” ujar Ariyanah. (Red)

CKG Lampaui Target, Gubernur Banten Apresiasi Pemkab Tangerang

TANGERANG, lensafokus.id – Gubernur Banten, Andra Soni mengapresiasi capaian pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Tangerang yang telah melampaui target pemeriksaan. Capaian tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat sekaligus meningkatnya kesadaran warga untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Hal tersebut disampaikan Andra Soni yang didampingi Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid saat meninjau pelaksanaan CKG di Gedung Kitri Bakti, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Kamis (3/9/2026).

"Atas nama pemerintah, kami ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Kabupaten Tangerang atas capaian CKG yang sudah melampaui target," ujar Gubernur Andra Soni

Pada kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan pemeriksaan kesehatan dasar, mulai dari pengecekan gula darah, tekanan darah, konsultasi keluhan kesehatan, hingga pemeriksaan paru-paru sebagai upaya deteksi dini berbagai penyakit, termasuk Tuberkulosis (TBC).

Ia mengatakan pelaksanaan CKG di Kabupaten Tangerang ini dilakukan secara rutin setiap Senin dan Kamis, dengan rata-rata dua hingga tiga titik pemeriksaan setiap pekan. Menurutnya, dukungan pemerintah daerah bersama jajaran tenaga kesehatan melalui pelayanan langsung dan jemput bola turut mendorong meningkatnya cakupan pemeriksaan masyarakat.

“Terima kasih kepada Bapak Presiden terkait dengan CKG ini. Masyarakat Banten antusias, masyarakat Banten mulai sadar bahwa penting memeriksakan kesehatan. Kami melihat data bahwa yang memeriksakan kesehatannya tahun lalu, tahun ini kembali memeriksakan kesehatannya,” ungkapnya.

Gubernur Andra Soni mengatakan, hingga saat ini sekitar 6,6 juta dari 12,9 juta warga Banten telah mengikuti program CKG. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan respons positif masyarakat terhadap program pemeriksaan kesehatan gratis yang terus didorong pemerintah.

“Capaian kita sampai dengan hari ini sudah kurang lebih 6,6 juta dari 12,9 juta warga Banten. Jadi sudah separuh warga Banten yang diperiksakan kesehatannya,” jelasnya

Sementara itu, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, capaian CKG di Kabupaten Tangerang telah mencapai sekitar 1,7 juta pemeriksaan atau 100,7 persen dari target sebanyak 1,6 juta masyarakat. Capaian tersebut didukung Dinas Kesehatan bersama tenaga kesehatan di Puskesmas, rumah sakit, dan sekolah yang terus melakukan pelayanan secara jemput bola.

“Alhamdulillah berkat Kepala Dinas Kesehatan bersama dengan petugas kesehatan, baik di Puskesmas, di rumah sakit, atau di sekolah-sekolah jemput bola, semuanya sudah bergerak dan sudah berupaya untuk meningkatkan jumlah yang dicek kesehatan gratis,” kata Bupati Maesyal.

Menurutnya, Pemkab Tangerang juga terus memperkuat screening penyakit paru-paru dan TBC. Saat ini terdapat 48 tenaga kesehatan yang mendukung pelaksanaan CKG dan sekitar 28 tenaga kesehatan yang melakukan pemeriksaan paru-paru.

“Sekarang sudah ada 80 orang yang terdaftar untuk pemeriksaan paru-paru. Ini berkat Pak Gubernur, kita semua sosialisasi bahwa ditemukannya misalkan ada pengidap atau penyakit TBC, itu lebih baik kita untuk segera mengobatinya,” jelasnya.

Di tempat yang sama, warga Kecamatan Cikupa, Nur Asiah, mengapresiasi pelaksanaan CKG yang dinilai membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatan sejak dini. Ia mengaku mengikuti pemeriksaan karena memiliki keluhan pada persendian yang dirasakan seiring bertambahnya usia.

“Secara pribadi dan umum, saya sangat positif dengan adanya cek kesehatan gratis ini karena sangat penting untuk kesehatan masyarakat. Saya sendiri ada keluhan di persendian karena faktor usia,” ujarnya.

Nur Asiah berharap program CKG dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan dan menjangkau lebih banyak masyarakat. Ia juga berharap perhatian pemerintah terhadap kesehatan masyarakat terus ditingkatkan.

“Saya berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut. Semoga Pak Bupati dan Pak Gubernur dapat terus memimpin dengan baik dan membawa masyarakat menjadi lebih sehat, aman, tenteram, dan sejahtera,” pungkasnya. (Red)

Kabupaten Tangerang Jadi Tuan Rumah Gelaran TTG ke-20 Tingkat Provinsi Banten

TANGERANG, lensafokus.id — Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan bangga menyambut para inovator dan perwakilan dari berbagai daerah dalam ajang Gelaran Teknologi Tepat Guna (TTG) ke-20 dan Gelar Produk Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) tingkat Provinsi Banten Tahun 2026. Acara pembukaan resmi diselenggarakan di Ecoplaza Citra Raya, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, pada Rabu, (02/09/2026).

Penyelenggaraan Teknologi Tepat Guna (TTG) ke-20 Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026 di Kabupaten Tangerang ini berpedoman pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 20 Tahun 2010 tentang Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengelolaan Teknologi Tepat Guna. Kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Tangerang sebagai tuan rumah tahun ini merupakan buah manis dari prestasi gemilang pada tahun sebelumnya, di mana Kabupaten Tangerang sukses meraih juara umum di ajang yang sama.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Banten, Gunawan Rusminto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tahunan ini. Ia menekankan bahwa ajang TTG bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum penting untuk menampilkan hasil karya, kreativitas, dan inovasi nyata dari masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

"Apresiasi tinggi kami sampaikan kepada seluruh pihak yang berpartisipasi, di mana kegiatan ini menjadi bukti nyata kreativitas masyarakat desa dalam melahirkan inovasi yang solutif," ujar Gunawan.

Ia juga berpesan kepada seluruh peserta untuk menerapkan tiga hal penting yaitu manfaatkan hasil TTG seluas-luasnya, Kembangkan kreativitas tanpa henti, serta sebarkan kebaikan inovasi tersebut demi kemajuan bersama.

"Kita datang di ruangan ini tidak hanya sekedar menggelar kegiatan, melainkan bagaimana kita mewujudkan kreasi dan inovasi desa untuk ditampilkan saat ini. Desa yang maju bukan yang banyak gedungnya, tetapi bagaimana desa mampu menyelesaikan permasalahan dengan inovasi yang dimiliki demi kemajuan masyarakat" Gunawan menambahkan.

Sementara itu, Asisten Daerah (Asda) II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Tangerang, H. Syaifullah, yang hadir mewakili Bupati Tangerang, menyampaikan rasa bangga dan sambutan hangat kepada seluruh kontingen, perwakilan inovator, serta tamu undangan dari berbagai kabupaten/kota se-Provinsi Banten. Beliau mengapresiasi semangat para peserta yang hadir untuk memamerkan karya terbaik mereka, sekaligus menegaskan bahwa kehadiran para inovator ini merupakan motor penggerak utama dalam memajukan kemandirian ekonomi daerah melalui pemanfaatan teknologi tepat guna yang aplikatif bagi masyarakat.

"Atas nama pemerintah Kabupaten Tangerang, kami menyambut baik dan mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta Gelar TTG ke-20 Tingkat Provinsi Banten di Kabupaten Tangerang. Kegiatan ini adalah ajang promosi yang luar biasa untuk menunjukkan bahwa setiap daerah memiliki keunggulan dan inovasi terbaiknya," ungkap H. Syaifullah.

Beliau juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program-program pemberdayaan masyarakat, termasuk dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi teknologi tepat guna di akar rumput.

"Melalui Gelaran TTG ke-20 ini, kami berharap lahir karya-karya inovatif baru yang tidak hanya mandiri secara teknologi, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi peningkatan ekonomi kerakyatan serta kesejahteraan masyarakat desa di Provinsi Banten," pungkas H. Syaifullah.

Sebagau informasi, Gelaran TTG ke-20 ini diisi dengan pameran produk unggulan Bumdes serta perlombaan yang terbagi ke dalam tiga kategori utama, yaitu Kategori Inovasi Teknologi Tepat Guna, Kategori TTG Unggulan, dan Kategori Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek) Berprestasi. Seluruh proses penilaian dilakukan oleh dewan juri yang kompeten dari Kementerian Desa, BRIN, serta Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta).

Rangkaian acara ini akan ditutup dengan puncak perayaan berupa pengumuman pemenang dan penyerahan piala bergilir Gubernur Banten pada Kamis, (03/09/2026), di mana juara pertama tingkat provinsi nantinya juga berkesempatan untuk mewakili Provinsi Banten di ajang TTG tingkat nasional. (Red)

Page 11 of 317
Go to top