Tangerang, lensafokus.id — Kepala Desa Cisoka, Satura, bersama seluruh perangkat pemerintahan desa menggelar acara santunan bagi puluhan anak yatim yang berlangsung penuh haru. Acara yang bertepatan dengan momentum 10 Muharram 1448 Hijriah ini digelar langsung di halaman Kantor Desa Cisoka pada Jumat (26/06/2026).
Puluhan warga terlihat memadati lokasi untuk menyaksikan dan mendukung jalannya kegiatan sosial tahunan tersebut. Tampak hadir di lokasi Danramil, Babinsa,Binamas, Bhabinkamtibmas Desa Cisoka, Pengurus RT dan RW se-Desa Cisoka,Tokoh agama ,ustad dan tokoh masyarakat ,Seluruh staf pemerintahan Desa Cisoka.
Pemerintah Desa Cisoka menyalurkan santunan dan paket bingkisan kepada 85 anak yatim dan 70 ustad di desa Cisoka . Suasana haru menyelimuti lokasi acara saat prosesi penyerahan bantuan berlangsung. Beberapa warga dan perangkat desa tampak berkaca-kaca melihat kebahagiaan di wajah anak-anak yatim yang menerima santunan tersebut.

Kepala Desa Cisoka, Satura, menjelaskan bahwa santunan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun bertepatan dengan 10 Muharram, yang dikenal sebagai lebarannya anak yatim. Ia juga menegaskan bahwa kesuksesan acara ini tidak lepas dari gotong royong dan dukungan para donatur lokal.
"Kami dari pemerintah desa mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para mitra dan donatur yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk anak-anak yatim kita. Terima kasih kepada Mitra Top, PT Lemon Spandek, PT Topik Purnama (Bapak Rosid), Bos Adi Baja Ringan, serta PT SSN Pasar Cisoka (Bapak H. Wijaya). Semoga usaha mereka semua semakin maju dan rezekinya terus dilipatgandakan," ujar Satura.
Secara khusus, Kepala Desa juga memberikan apresiasi tinggi kepada pemilik toko sembako lokal yang konsisten membantu setiap tahun.
"Apresiasi mendalam kami sampaikan kepada Bapak Budi dan Bapak Erwin pemilik toko sembako yang setiap tahun selalu setia turut serta membantu menyukseskan acara ini," pungkasnya. (Mala)
Lebak, lensafokus.id – Pelaksanaan Program Bantuan Pemerintah untuk Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 di SMPN 4 Warunggunung, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, diduga tidak sesuai spesifikasi. Pasalnya Proyek rehabilitasi dengan nilai anggaran mencapai Rp470.000.000 yang bersumber dari APBN tersebut diduga menyisakan sejumlah persoalan di lapangan.
Berdasarkan hasil penelusuran awak media pada Jumat (26/6/2026), pekerjaan yang tengah dilaksanakan meliputi rehabilitasi ringan WC siswa, rumah dinas sekolah, serta mushola. Namun, besarnya nilai anggaran dinilai tidak sebanding dengan volume pekerjaan yang terlihat di lokasi.
Selain itu, awak media juga menemukan sejumlah dugaan kejanggalan dalam pelaksanaan proyek. Di antaranya, material bangunan yang diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB), serta para pekerja yang tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) sebagaimana standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Kondisi tersebut memunculkan dugaan bahwa pelaksanaan pekerjaan tidak sepenuhnya mengacu pada spesifikasi teknis yang telah ditetapkan pemerintah.
Saat dikonfirmasi, Apini, selaku Komite Sekolah SMPN 4 Warunggunung, mengaku tidak dilibatkan dalam pelaksanaan kegiatan revitalisasi tersebut.
"Saya hanya sebatas mengetahui adanya kegiatan ini, tidak dilibatkan dalam pelaksanaannya," ujar Apini kepada awak media.
Ia juga mempertanyakan besarnya anggaran yang digelontorkan pemerintah.
"Dengan anggaran yang sangat fantastis mencapai Rp470 juta, pekerjaannya hanya rehabilitasi toilet, rumah dinas sekolah, dan mushola," tambahnya.
Sementara itu, Kepala SMPN 4 Warunggunung, Ade Musoheh, belum berhasil dimintai keterangan. Saat awak media mendatangi sekolah, yang bersangkutan belum berada di lokasi. Upaya konfirmasi melalui pesan WhatsApp juga belum membuahkan hasil karena nomor yang dihubungi tidak aktif.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak sekolah belum memberikan penjelasan resmi terkait dugaan ketidaksesuaian pekerjaan, penggunaan material, maupun penerapan standar keselamatan kerja dalam proyek revitalisasi tersebut.
Awak media masih berupaya meminta klarifikasi dari pihak-pihak terkait, termasuk instansi yang membidangi pelaksanaan program revitalisasi, guna memperoleh penjelasan yang berimbang sesuai prinsip jurnalistik. (C2p)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengikuti proses penilaian Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026 yang diwakili oleh Kelurahan Tigaraksa, Kec. Tigaraksa. Kegiatan penilaian digelar secara virtual di Ruang Rapat Citus, Kantor Bupati Tangerang, Kamis (25/6/26).
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan optimisme dan kesiapan Kabupaten Tangerang apabila kembali dipercaya mewakili Provinsi Banten pada ajang Lomba Kelurahan tingkat nasional.
"Kami siap apabila ditunjuk mewakili Provinsi Banten di tingkat nasional. Dari pengalaman dan sejarah yang sudah-sudah, Kabupaten Tangerang beberapa kali menjadi wakil Provinsi Banten pada lomba kelurahan tingkat nasional, bahkan pernah masuk lima besar kelurahan terbaik nasional," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Ia menegaskan bahwa seluruh indikator yang menjadi bahan penilaian harus benar-benar sesuai dengan kondisi dan capaian nyata di lapangan, sehingga hasil yang diperoleh dapat mencerminkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan yang sesungguhnya.
"Kami berharap penilaian ini bukan hanya bersifat administratif atau seremonial semata, tetapi benar-benar menggambarkan progres dan kenyataan yang ada di lapangan. Apa yang dipaparkan harus sesuai dengan kondisi riil yang menjadi objek penilaian," tandasnya.
Ia menambahkan, Kelurahan Tigaraksa telah melakukan berbagai persiapan dan pembenahan dalam rangka penilaian tingkat provinsi. Berbagai program pemberdayaan masyarakat, inovasi pelayanan publik, serta pembangunan lingkungan terus diperkuat guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Kelurahan Tigaraksa sudah siap. Apabila nanti ditunjuk untuk mewakili Provinsi Banten ke tingkat nasional, kami optimistis mampu memberikan yang terbaik dan membawa nama baik Kabupaten Tangerang maupun Provinsi Banten," tegasnya.
Menurutnya, keikutsertaan Kelurahan Tigaraksa pada lomba kelurahan bukan sekadar mengejar prestasi, tetapi menjadi momentum untuk mengukur keberhasilan pembangunan, pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, serta tata kelola pemerintahan yang telah dilaksanakan di tingkat kelurahan.
"Kelurahan Tigaraksa menjadi perwakilan Kabupaten Tangerang setelah berhasil menunjukkan berbagai capaian dan inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat," pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Halaman kantor Pasar Cisoka menjadi pusat perhatian warga pada Jumat (26/6/2026) pagi. Pemerintah daerah bersama Perumda Pasar Niaga Kerta Raharja dan PT SNN menggelar kegiatan "Senam Perdana di Jumat Berkah Bersama". Acara ini sukses menyedot antusiasme ratusan masyarakat serta kader PKK Kecamatan Cisoka.
Kegiatan olahraga bersama ini bukan sekadar ajang kebugaran. Momentum ini menjadi komitmen nyata pemerintah untuk mengembalikan kejayaan Pasar Cisoka agar kembali ramai, tertib, dan kondusif seperti sedia kala.Direktur utama Pasar Niaga Kerta Raharja, Finny Widianti, hadir langsung didampingi Direktur Keuangan Pasya, Direktur Operasional Abdul Haer, serta General Manager PT SNN, William. Sinergi kuat juga terlihat dari kehadiran unsur Muspika, mulai dari Camat Cisoka Sumartono , Kapolsek, Danramil, Kepala Disporabudpar, hingga jajaran Paguyuban Pasar yang dikomandoi oleh Nana (Ketua), Hj. Muhidin (Wakil Ketua), Ust. Yudi (Sekretaris), dan Hj. Nasron (Bendahara) bersama pkk kecamatan Cisoka ikut meramaikan senam bersama di pasar Cisoka.
Langkah tegas penertiban telah diawali dengan turunnya Sekretaris Daerah (Sekda) dan Camat ke lapangan bersama Perumda Pasar serta PT SMN."Arahan dari pimpinan kita, Bapak Bupati Maesyal Rasyid, sudah kami laksanakan. Kami ingin memfungsikan kembali pasar yang sudah ada ini sebagai pusat perbelanjaan utama di Cisoka," ujar Finny Widianti.

Hingga saat ini, tercatat ada 26 pedagang eks tempat penampungan pasar sementara (TPPS) Megu dan 18 pedagang lapak yang telah memindahkan aktivitas dagang mereka ke dalam Pasar Cisoka. Langkah ini efektif mengurai masalah ketertiban umum, kemacetan, dan penumpukan sampah di jalan raya.
Komitmen Pelayanan dan Kekompakan Lintas Instansi , Direktur admistrasi dan Keuangan Perumda, Fasha, menegaskan bahwa kegiatan senam ini merupakan bentuk dukungan penuh (supporting) dari Perumda.
" Ini adalah wujud pelayanan terbaik bentuk sportifitas perumda kepada seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) di Kecamatan Cisoka untuk bisa kembali menghidupkan dan meramaikan pasar Cisoka".
Dalam kesempatan tersebut Dirut perumda pasar finny Widiyanti menambahkan
"Alhamdulillah, Pasar Cisoka ini diharapkan menjadi contoh bagi pasar-pasar lain. Hubungan antar pimpinan di kecamatan dan Perumda Pasar terbukti sangat kompak, bahu-mahu melakukan kegiatan bersama demi meramaikan pasar,"
Gratis Sewa Lapak hingga Parkir Kabar baik bagi para pedagang dan pengunjung disampaikan oleh General Manager PT SNN, William. Beliau mengapresiasi kebijakan luar biasa dari Bupati Maesyal Rasyid yang sangat berpihak pada pemulihan ekonomi lokal.Pemerintah memberikan berbagai fasilitas gratis, di antaranya:Gratis sewa lapak selama 3 bulan bagi para pedagang terdampak relokasi,Gratis biaya parkir selama 1 bulan penuh bagi para pengunjung pasar,Operasional pasar kini dibuka 24 jam penuh untuk menjamin perputaran ekonomi.
Menutup kegiatan, Dirut Perumda Finny Widianti mengingatkan para pedagang untuk mematuhi aturan zonasi (zoning) dan penataan lapak (floating) yang kini diterapkan. Mengingat pasar sudah beroperasi 24 jam, pedagang wajib menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Selain itu, pemenuhan kewajiban pembayaran harian/bulanan harus tetap berjalan tertib sesuai regulasi yang berlaku demi kenyamanan bersama.
Melalui kegiatan senam di Jumat Berkah ini, seluruh pihak terkait membuktikan kepada masyarakat luas bahwa Pasar Cisoka kini sudah sangat layak, aman, dan nyaman untuk dikunjungi sebagai pusat perbelanjaan keluarga. (Mala)
Tangerang, lensafokus.id – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri kegiatan Gema Muharam 1448 H dan Santunan Anak Yatim yang diselenggarakan di Masjid Al Mujahidin, Desa Sodong, Kec. Tigaraksa, Kamis (25/6/26).
Dalam sambutannya, Wabup Intan sangat mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat Desa Sodong yang secara konsisten menyelenggarakan santunan anak yatim setiap tahun melalui program pengumpulan dana dari masyarakat.
“Ini merupakan contoh nyata kepedulian sosial yang tumbuh dari masyarakat. Saya sangat mengapresiasi kebersamaan warga Desa Sodong yang saling membantu dan berbagi untuk memberikan kebahagiaan kepada anak-anak yatim,” ujar Wabup Intan.
Dia menyebut program santuan kepada anak yatim tersebut yang dilakukan masyarakat Desa Sodong layak menjadi inspirasi bagi wilayah lain karena mampu membangun budaya berbagi dan kepedulian sosial secara sukarela, gotong-royong dan berkelanjutan.
"Luar biasa sekali masyarakat Desa Sodong ini, dengan sukarela dan gotong royong berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim secara rutin. Ini layak jadi contoh dan inspirasi bagi wilayah lainnya di Kabupaten Tangerang," tandasnya
Lanjut dia, momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah hendaknya juga menjadi pengingat pentingnya meningkatkan kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan dukungan bersama.
Ia berharap kegiatan santunan anak yatim dan peringatan Tahun Baru Islam seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah, mempererat silaturahmi antarwarga, serta menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Desa Sodong, para donatur, panitia, dan terutama bagi anak-anak yatim yang menerima santunan. Mari kita jadikan Muharam ini sebagai momentum untuk memperbanyak amal kebaikan dan memperkuat kepedulian kepada sesama,” ujarnya.
Wabup Intan juga memberikan pesan dan dorongan semangat kepada para anak yatim agar tetap semangat dan malu terhadap keterbatasan yang dimiliki. Namun mampu menjadikan keterbatasan yang dimiliki sebagai pelecut semangat untuk bisa berprestasi meraih cita-cita yang membanggakan banyak orang.
“Kepada anak-anak yatim, jangan pernah merasa rendah diri atau kehilangan semangat. Teruslah belajar, raih cita-cita setinggi mungkin. Jadilah generasi yang berprestasi dan membanggakan keluarga, masyarakat, serta Kabupaten Tangerang,” pesannya.
Pada kesempatan tersebut, Intan juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program pendidikan, termasuk kesempatan memperoleh beasiswa bagi pelajar berprestasi dari keluarga kurang mampu.
Sementara itu, ketua panitia kegiatan, Hj. Mulyanah mengungkapkan bahwa program santunan anak yatim di Desa Sodong sudah menjadi agenda rutin yang dilaksanakan. Santunan yang diberikan merupakan hasil sukarela dan gotong-royong dari celengan warga, majelis taklim dan para donatur.
"Santunan tahun ini diberikan kepada 120 anak yatim yang berasal dari 8 RT di Desa Sodong. Dana santunan dihimpun dari program celengan warga, kontribusi majelis taklim, serta donasi masyarakat yang terkumpul sepanjang tahun," ungkapnya
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain: anggota DPRD Kabupaten Tangerang Hj. Hernih Susilawati, Sekretaris Kecamatan Tigaraksa beserta jajaran, Kepala Desa Sodong beserta Ketua TP PKK Desa Sodong dan jajaran, Ketua DKM Masjid Al Mujahidin beserta pengurus, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para jamaah dan warga setempat. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menerima kunjungan tim Kementerian Kesehatan RI dan tim Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta dalam rangka pembahasan rencana pembangunan Klinik Jantung Harapan Kita di Kabupaten Tangerang. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Solear, Gedung Kantor Bupati Tangerang, Kamis (25/6/26).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Tangerang menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya atas kepercayaan yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan dan RS Jantung Harapan Kita untuk membangun klinik jantung di wilayah Kabupaten Tangerang.
"Alhamdulillah, kami merasa senang dan berterima kasih atas rencana pembangunan Klinik Jantung Harapan Kita di Kabupaten Tangerang. Ini merupakan kabar baik bagi masyarakat karena akan semakin mendekatkan layanan kesehatan jantung yang berkualitas," ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Tangerang telah menyiapkan lahan yang berada di seberang RSUD Tigaraksa sebagai lokasi pembangunan klinik jantung Harapan Kita. Lokasi tersebut dinilai sangat strategis karena berada dekat dengan RSUD Tigaraksa sehingga dapat mendukung kolaborasi pelayanan kesehatan, khususnya dalam penanganan pasien penyakit jantung.
"Kami sudah menyiapkan lokasi di seberang RSUD Tigaraksa. Lahannya sudah siap dan sangat strategis karena berdekatan dengan RSUD Tigaraksa, sehingga nantinya dapat berkolaborasi dalam penanganan pasien jantung dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat," ungkapnya.
Ia menambahkan, kehadiran Klinik Jantung Harapan Kita diharapkan dapat mengurangi beban masyarakat Kabupaten Tangerang yang selama ini harus melakukan pengobatan maupun kontrol rutin ke Jakarta.
"Kehadirannya tentu akan memudahkan masyarakat yang membutuhkan layanan jantung, sehingga tidak perlu lagi jauh-jauh ke Jakarta untuk berobat ataupun kontrol rutin. Kami berharap pembangunan klinik ini dapat segera direalisasikan," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Perencanaan, Pengembangan Strategi dan Layanan (PPSL) Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta, Dr. drg. Maya Marinda Montain, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan perhatian yang diberikan Pemerintah Kabupaten Tangerang terhadap rencana pembangunan fasilitas kesehatan tersebut.
"Alhamdulillah, kami merasa senang dan bersyukur atas atensi dan perhatian yang begitu besar dari Pemerintah Kabupaten Tangerang, khususnya Bupati Tangerang yang langsung sigap menyiapkan segala sesuatunya untuk mendukung rencana pembangunan klinik ini," ujar Maya.
Ia menjelaskan, seluruh tahapan perencanaan dan administrasi akan terus diproses bersama berbagai pihak terkait. Apabila seluruh proses berjalan lancar, pembangunan Klinik Jantung Harapan Kita di Kabupaten Tangerang ditargetkan dapat mulai dilaksanakan pada akhir tahun 2027.
"Kami berharap seluruh proses dapat berjalan dengan baik. InsyaAllah apabila tidak ada kendala, pembangunan awal dapat dimulai pada akhir tahun 2027," pungkasnya. (Red)