Bupati Tangerang Resmi Tutup Porkab VI Tahun 2025, Kecamatan Pakuhaji Raih Juara Umum

Tangerang, lensafokus.id -- Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid secara resmi menutup Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Tangerang VI Tahun 2025 dengan Kecamatan Pakuhaji keluar sebagai juara umumnya. Acara tersebut digelar di Stadion FU Pasar Kemis, Sabtu (15/11/25).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengapresiasi seluruh atlet, pelatih, serta panitia yang telah mampu menyukseskan Porkab VI. Ia menegaskan bahwa ajang ini bukan hanya pertandingan, tetapi juga sarana pembinaan dan penguatan budaya olahraga di Kabupaten Tangerang.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya mengucapkan terima kasih dan selamat kepada seluruh atlet yang telah berpartisipasi. Selamat kepada para juara, dan bagi yang belum meraih juara, jangan berkecil hati. Kesempatan lain masih terbuka, teruslah berlatih dan berusaha,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Bupati juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk terus memasyarakatkan olahraga dan meningkatkan kualitas pembinaan atlet di berbagai cabang olahraga.

“Dengan olahraga kita sehat, dengan olahraga kita berprestasi. Pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus mendukung agar dunia olahraga di Kabupaten Tangerang semakin maju dan berdaya saing,” tambahnya.

Menutup acara, Bupati Maesyal Rasyid kembali mengajak seluruh stakeholder untuk terus mendukung pengembangan dan memasyarakatkan olahraga di Kabupaten Tangerang.

“Sekali lagi slamat kepada para juara dan seluruh atlet yang telah berjuang pada Porkab Tangerang 2025. Mari kita terus dukung kemajuan olahraga di Kabupaten Tangerang,” pungkasnya

Sementara itu, Bupati Tangerang periode 2013-2023 yang juga seorang tokoh olahraga nasional, A. Zaki Iskandar juga turut memberikan apresiasi dan motivasinya kepada para atlet. Ia menekankan pentingnya pemberian gizi dan pola hidup sehat bagi atlet muda agar mereka bisa terus memaksimalkan performa dan prestasinya

“Asupan gizi sangat penting bagi atlet, terutama mereka yang berada pada usia pertumbuhan. Mari kita dukung program makanan bergizi dari pemerintah pusat. Prestasi tidak lahir dari latihan saja, tetapi juga dari nutrisi yang baik,” ujar Zaki.

Zaki juga berpesan agar para atlet tetap semangat dan tidak mudah menyerah. Giat berlatih dan berdisiplin jadi salah satu kunci juga dalam meraih prestasi terbaik

“Jangan cepat puas dan jangan cepat menyerah. Terus berlatih lebih keras, karena tantangan di depan lebih besar. Saya berharap semakin banyak atlet Kabupaten Tangerang yang mampu bersaing di tingkat nasional dari berbagai cabang olahraga,” katanya.

Ia juga mengajak para orang tua untuk peduli kepada pendidikan anak-anaknya dan mampu mengarahkannya pada kegiatan positif melalui olahraga yang disenanginya

“Daripada nongkrong tidak jelas, lebih baik ajak anak-anak kita berolahraga. Futsal, bulutangkis, voli, basket, renang, apa saja—yang penting mereka suka dan bisa aktif sehingga tumbuh sebagai generasi yang sehat, produktif, dan bermental kuat,” ungkapnya. (Red)

Bupati Tangerang Raih Penghargaan Apresiasi Cita Daerah Kompas TV

Jakarta, lensafokus.id -- Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid meraih penghargaan Apresiasi Cita Daerah, nominasi pekerjaan layak dan ekonomi lokal dari Kompas TV. Menteri UMKM RI, Maman Abdurrahman menyerahkan langsung penghargaan tersebut kepada Bupati Tangerang di Studio Kompas TV, Sabtu malam (15/11/25)

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengungkapkan rasa syukur dan trima kasih atas dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak yang begitu besar sehingga para pelaku UMKM di Kab. Tangerang dapat tumbuh dan berkembang semakin kuat serta mampu menciptakan lapangan kerja baru

"Alhamdulillah, apa yang saya terima hari ini adalah hasil dari kerja bersama dan kolaborasi bersama seluruh elemen masyarakat, praktisi, akademisi, dunia usaha dan media. Para pelaku UMKM kita jadi makin berkembang dan maju. Dan mampu memberikan lapangan kerja baru kepada masyarakat," ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Dia juga tidak menutup mata akan segala kekurangan yang masih terjadi. Kekurangan yang terjadi tidak akan pernah menyurutkan semangat, namun menjadi pelecut semangat dan tenaga untuk terus berupaya maksimal bagi kepentingan masyarakat.

"Masih ada kekurangan dan ketidaksempurnaan yang terjadi. Namun itu tidak menyurutkan komitmen kami bersama Bu Intan dan seluruh perangkat daerah untuk terus berupaya membenahi dan memberikan yang terbaik kepada masyarakat, baik itu dalam hal pelayanan dan pembangunan maupun pemberdayaan masyarakat," tandasnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri UMKM RI, Maman Abdurrahman mengatakan bahwa penghargaan yang diberikan tersebut juga merupakan bentuk apresiasi bagi pemerintah daerah yang telah secara aktif dan nyata mendukung peningkatan kapasitas UMKM dan industri kreatif di daerah.

"Penghargaan ini diberikan sebagai salah satu langkah apresiasi bagi pemerintah daerah yang memberikan dukungan nyata dalam peningkatan UMKM lokal dan industri kreatif serta kesempatan yang sama untuk masyarakat dalam mendapatkan pekerjaan yang layak," ungkap Maman.

Dia menambahkan pekerjaan layak dan perlindungan sosial merupakan elemen dalam agenda pembangunan 2030 serta menjadi alat pengentasan kemiskinan yang efektif di Indonesia. UMKM juga merupakan motor penggerak ekonomi nasional dan salah satu sumber kekuatan lokal.

"Sektor usaha mikro kecil dan menengah tentunya menjadi salah satu tulang punggung ekonomi dan juga memberikan ruang kesempatan dan jembatan bagi orang-orang yang mungkin punya keterbatasan waktu, keterbatasan fisik, keterbatasan segala macam tetapi UMKM mampu menjawab solusi secara komprehensif," imbuhnya

Pihaknya pun mengucap terima kasih dan mengapresiasi Kompas TV yang juga secara aktif bersinergi dan berkolaborasi dalam upaya mendukung tumbuh kembangannya ekonomi lokal dan pemberdayaan UMKM. (Red)

Sachrudin : Tabligh Akbar KIMFest 2025 Jadi Fondasi Spiritual di Era Digital

Tangerang, lensafokus.id - Meskipun diguyur hujan, antusiasme masyarakat tidak surut untuk menghadiri Tabligh Akbar KIMFest 2025 yang menghadirkan penceramah terkenal, Ustaz Hilman Fauzi.

Wali Kota Tangerang H. Sachrudin, didampingi Sekretaris Daerah Kota Tangerang H. Herman Suwarman, turut hadir dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) yang senantiasa aktif memperkuat ekosistem informasi publik di Kota Tangerang.

Dalam sambutannya, Sachrudin menegaskan bahwa gelaran KIMFest serta peran strategis KIM merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas. Terlebih di era digital, ketika arus informasi bergerak begitu cepat dan sering kali sulit dikendalikan.

“Fondasi spiritual yang kuat menjadi sangat penting agar setiap langkah kita dalam menyebarkan informasi selalu dilandasi nilai kebenaran, kejujuran, serta kebermanfaatan. Kita tidak hanya dituntut menyebarkan informasi, tetapi memastikan bahwa informasi itu benar, bermanfaat, dan membawa kebaikan bagi masyarakat,” ujarnya di hadapan ratusan warga yang memadati area Alun-alun Ahmad Yani, Jumat malam (14/11/25).

Sachrudin juga berharap Tabligh Akbar ini mampu memberikan pencerahan dan motivasi bagi masyarakat, khususnya para anggota KIM, agar semakin mantap dalam menjalankan tugasnya sebagai penyampai informasi sekaligus sebagai hamba Allah yang istiqamah dalam menyebarkan kebaikan.

“Jadikan momentum ini sebagai refleksi diri dan sarana bermunajat kepada Allah SWT. Semoga ikhtiar kita sebagai garda terdepan dalam penyajian informasi yang membawa kemaslahatan selalu diberi kemudahan dan keberkahan oleh Allah SWT,” tutupnya.

Festival Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) 2025 masih akan berlangsung hingga Sabtu, 15 November 2025. Ragam suguhan menarik di Booth Pameran KIM dari berbagai provinsi turut memeriahkan acara, menampilkan produk-produk unggulan, inovasi digital, serta kearifan lokal yang inspiratif. (red)

Bupati Tangerang Buka STQ Ke-13 Kecamatan Kronjo

Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid, secara resmi membuka Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) ke-13 tingkat Kecamatan Kronjo. Kegiatan yang dihadiri oleh para tokoh agama, Muspika, LPTQ, MUI dan masyarakat setempat tersebut digelar di Halaman Kantor Kecamatan Kronjo, Sabtu (15/11/25),

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengapresiasi penyelenggaraan STQ sebagai upaya memperkuat dan membangun kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an. Ia juga menegaskan bahwa kegiatan STQ dan MTQ di berbagai kecamatan harus terus dilaksanakan sebagai wadah pembinaan generasi Qur’ani di Kabupaten Tangerang.

“Mencintai Al-Qur’an adalah bagian dari membangun masyarakat yang berakhlak. Melalui STQ dan MTQ, kita membina generasi agar terbiasa membaca, menulis, dan memahami Al-Qur’an. InsyaAllah STQ ke-13 ini bukan yang terakhir, tetapi akan terus dilaksanakan setiap tahun oleh masyarakat, pemerintah, dan para kiai di Kecamatan Kronjo,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Dia menyebut bahwa pelaksanaan STQ tingkat kecamatan memiliki kontribusi besar terhadap prestasi MTQ Kabupaten Tangerang di tingkat Provinsi Banten dan nasional. Dalam empat tahun terakhir, Kabupaten Tangerang selalu berhasil meraih hasil gemilang pada MTQ tingkat provinsi.

“Ini adalah hasil kerja keras kita semua, panitia, para pembina, dan seluruh masyarakat. Tahun depan, MTQ Kabupaten Tangerang akan digelar di Kecamatan Pagedangan. Saya yakin kafilah dari Kronjo mampu memberikan yang terbaik untuk mewakili kecamatan di tingkat kabupaten,” tambahnya.

Bupati Maesyal mengungkapkan dampak lain dari penyelenggaraan STQ selain memperkuat keharmonisan antara ulama, pemerintah, dan masyarakat, juga berdampak pada sektor ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar. Keberadaan UMKM yang ikut meramaikan acara STQ atau MTQ tingkat kecamatan mampu menggerakkan ekonomi kerakyatan.

“STQ ini bukan hanya kompetisi, tetapi juga bagian dari komitmen kita semua untuk menjaga keharmonisan dan membangun generasi Qur’ani serta berdampak bagi perekonomian masyarakat. Terima kasih kepada seluruh panitia, LPTQ, MUI, para kyai, dan masyarakat Kecamatan Kronjo yang telah bekerja keras mensukseskan acara ini,” ucapnya.

Dia berpesan agar semua peserta, panitia dan dewan juri serta masyarakat bisa bersama-sama menjaga ketertiban, sengat kebersamaan dan kejujuran.

"Mari kita bersama-sama sukseskan STQ ke-13 ini, kita jaga agar kegiatan dapat berjalan lancar dan melahirkan qari-qariah terbaik yang akan mengharumkan nama Kecamatan Kronjo di tingkat kabupaten hingga provinsi," pungkasnya. (Red)

PT. MBK VENTURA dan Baznas Perkuat Posyandu Legok dengan Alkes Digital

TANGERANG, lensafokus.id – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan dasar masyarakat kembali terlihat di Kabupaten Tangerang. Peningkatan layanan ini diwujudkan melalui kegiatan penyaluran alat kesehatan (alkes) untuk posyandu dan literasi keuangan di Gedung Serba Guna Kantor Kecamatan Legok, pada Jumat, (14/11/2025).

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama PT. Mitra Bisnis Keluarga Ventura Cabang Legok. Selain penyaluran alkes, acara juga diisi dengan literasi keuangan oleh OJK dan sosialisasi program PT. Mitra Bisnis Keluarga Ventura.

Waka 2 Baznas Kabupaten Tangerang, Andi Irawan berharap bantuan alkes ini dapat secara signifikan mendukung upaya penanganan stunting dan gizi buruk di tingkat desa.

"Bantuan yang disalurkan berupa 55 unit alkes yang terdiri atas 22 timbangan dewasa dan 33 timbangan bayi digital. Setiap desa menerima lima unit, yakni dua timbangan dewasa dan tiga timbangan bayi digital," ujar Nawawi.

Kolaborasi ini menunjukkan komitmen berbagai pihak untuk bahu-membahu dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Legok.

Sementara itu, Camat Legok Yusuf Fachroji mengatakan kegiatan penyerahan alkes ini diberikan kepada posyandu di 10 Desa dan 1 Kelurahan di wilayah Kecamatan Legok. Program ini merupakan bentuk kerja sama antara PT. MBK Ventura dan Baznas.

Yusuf menilai bantuan ini sangat penting dalam memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat, terutama pemantauan tumbuh kembang balita. “Alhamdulillah ini menjadi hal yang positif. Posyandu kini mendapat perhatian dari MBK dan Baznas untuk meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat di bidang kesehatan,” terang Yusuf di lokasi.

Yusuf menjelaskan bahwa kehadiran alkes baru menjadi dorongan bagi para kader posyandu untuk bekerja lebih optimal. “Ini menjadi motivasi bagi seluruh kader posyandu untuk lebih semangat memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam memantau kondisi balita,” kata Yusuf.

Menurut Supervisor PT. MBK Ventura Lia Susanti merasa sangat bersyukur bisa membantu menyalurkan dana Zakat yang dihimpun oleh Baznas. Bahwasannya perusahaan kami PT MBK Ventura telah menjadi perusahaan pembayar zakat terbaik melalui baznas RI tahun 2025.

Dalam program ini MBK juga mengundang OJK Banten untuk memberikan literasi keuangan agar masyarakat lebih baik dalam pengelolaan keuangan demi bisa meningkatkan kesehatan keluarga.

Pada saat bersamaan, peserta dari Desa Caringin, Ibu Widia, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai pelatihan dan bantuan alkes sangat bermanfaat bagi desa, khususnya bagi posyandu.

“Tentunya ini sangat bermanfaat bagi kami untuk di posyandu-posyandu kami,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan harapan agar kolaborasi pemberian fasilitas tidak berhenti pada kegiatan hari ini saja. “Harapan ke depan, mudah-mudahan bisa lebih kolaborasi lagi untuk desa-desa, bisa memberikan fasilitas lainnya, khususnya untuk kegiatan stunting di desa-desa se-Kabupaten Tangerang,” tutup dia. (Red)

Bupati Tangerang Tinjau RW 11 Villa Tangerang Elok, Serap Aspirasi Warga Terkait Permasalahan Banjir

Tangerang, lensafokus.id - lensafokus.id - Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengunjungi warga RW. 11 Villa Tangerang Elok, Kelurahan Kuta Jaya, Kecamatan Pasar Kemis untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat terkait persoalan banjir yang kerap melanda wilayah tersebut, Jumat, (14/11/25).

Bupati Maesyal Rasyid yang didampingi oleh anggota dewan, Kadis Bina Marga dan SDA Iwan Firmansyah, Kadis Perkim Bambang Sapto, Camat Pasar Kemis, serta Lurah Kuta Jaya mengatakan bahwa kehadirannya merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah daerah yang hadir untuk memastikan pelayanan dan permasalahan masyarakat dapat tertangani dengan baik.

“Saya hadir di sini karena ini adalah tanggung jawab bersama. Tidak ada perbedaan, semua warga Kabupaten Tangerang memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan dan perhatian. Pemerintah bersama masyarakat harus bergotong royong membangun wilayah ini,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Dia juga mengapresiasi jajaran perangkat daerah yang sudah melakukan survei awal di lokasi, termasuk pengecekan gorong-gorong yang diduga menjadi salah satu penyebab utama terjadinya pengumpulan dan banjir.

“Pak Kadis Bina Marga sudah turun langsung melihat kondisi gorong-gorong, untuk memastikan titik permasalahan. Ini menunjukkan komitmen kita untuk menyelesaikan masalah secara cepat dan tepat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa salah satu kendala di lapangan yang dihadapi adalah adanya bangunan yang berada di atas saluran aliran air. Untuk itu, dia bersama tim teknis terkait, kecamatan dan kelurahan berkomunikasi langsung dengan pemilik bangunan agar proses penanganan dapat segera dilakukan.

"Ini harus cepat kita selesaikan. Jika semua pihak punya niat baik untuk kepentingan umum, insyaAllah akan dimudahkan. Kita ingin banjir berkurang, bahkan kalau bisa tuntas. Ini demi kebaikan warga di sini," tegasnya.

Bupati juga meminta seluruh wilayah, mulai dari kecamatan, kelurahan, RW, RT, hingga masyarakat, untuk bersama-sama mendukung upaya penanganan dan perbaikan drainase yang akan dilakukan.

Setelah memberikan arahan, Bupati langsung ke lokasi titik permasalahan untuk meninjau kondisi menuju saluran dan memastikan langkah penanganan yang harus segera diambil.

Ketua RW 11 Villa Tangerang Elok, Dadang Jatmika, menyampaikan apresiasi atas kehadiran langsung Bupati Tangerang di wilayahnya dan menyerap langsung aspirasi warga yang disampaikan

“Alhamdulillah warga bisa menyampaikan langsung kondisi yang terjadi, khususnya ketika hujan deras, sering terjadi banjir. Karena itu kami mengajukan normalisasi drainase agar permasalahan ini bisa teratasi,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa kawasan Villa Tangerang Elok terdiri dari tujuh RW dengan total 54 RT, dan RW 11 merupakan salah satu wilayah terkecil yang terdampak.

“Harapan besar kami, agar program penanganan drainase ini segera direalisasikan sehingga kawasan Elok dapat kembali menjadi lingkungan yang nyaman bagi warga,” ujarnya. (Red)

Bupati Tangerang Sambangi Kutabumi, Resmikan Masjid Al Wustho dan Salurkan Bantuan Baznas

Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melakukan kegiatan Jum'at Keliling (Jumling) dan meresmikan Masjid Al Wustho RW 15 Perumahan Taman Buah 2 Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, sekaligus melaksanakan Sholat Jumat berjamaah, Jumat (14/11/25).

Dalam perayaannya, Bupati menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan atas berdirinya Masjid Al Wustho sebagai sarana ibadah yang lebih nyaman dan menjadi pusat kegiatan keagamaan serta sosial warga RW. 15 Perum Taman Buah 2 Kelurahan Kutabumi.

“Masjid bukan hanya tempat melaksanakan ibadah sholat, tetapi juga pusat pendidikan dan pembinaan umat, serta wadah memperkuat nilai-nilai persaudaraan,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Ia juga mengajak seluruh warga dan pengurus DKM Masjid Al Wustho untuk bersama-sama merawat dan memakmurkan masjid agar dapat memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat.

“Saya berharap Masjid Al Wustho dapat menjadi tempat lahirnya generasi berakhlak mulia, berilmu, dan memiliki kepedulian sosial tinggi. Mari kita makmurkan masjid ini bersama-sama,” ajaknya.

Dia menambahkan bahwa kegiatan Shalat Jumat berjamaah merupakan upaya mendekatkan pemerintah dengan masyarakat serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat.

“Pembangunan di Kabupaten Tangerang bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga pembangunan mental dan spiritual. Hal ini sejalan dengan visi kita: Tangerang Gemilang, maju, sejahtera, berdaya dan religius,” tandasnya.

Dia juga berharap peresmian Masjid Al Wustho tersebut menjadi momentum bersama untuk semakin memperkuat persahabatan, meningkatkan aktivitas keagamaan dan kepedulian sosial, serta menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan umat.

Pada kesempatan tersebut, Bupati menyerahkan bantuan dari Baznas sebesar Rp. 20 juta ke DKM Masjid Al Wustho.

“Semoga bantuan sarana keagamaan dari Baznas ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya. Trima kasih kepada Baznas Kabupaten Tangerang yang terus bersama pemerintah dalam pembangunan daerah,” tutupnya. (Red)

Bupati Tangerang Tinjau Pembangunan Pompa Air di Bencongan Kelapa Dua

Tangerang, lensafokis.id - Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau langsung pembangunan pompa air pengendali banjir di kawasan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Kamis (13/11/25).

Dalam tinjauannya, Bupati Maesyal Rasyid yang didampingi anggota DPRD Provinsi Banten serta jajaran Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, Lurah mengatakan bahwa pembangunan pompa air di Bencongan tersebut merupakan salah satu langkah antisipatif menghadapi musim penghujan dan mengurangi risiko banjir di wilayah perbatasan Kabupaten dan Kota Tangerang.

“Di Bencongan ini, saya bersama dengan dewan Provinsi Banten meninjau langsung pemasangan pompa air sebagai antisipasi di musim penghujan. Mudah-mudahan dengan pompa ini bisa mengurangi tingkat genangan atau volume air saat banjir,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia juga menambahkan bahwa selain pembangunan pompa. Pihaknya juga akan melakukan koordinasi dan berkolaborasi lintas wilayah antara Pemerintah Kabupaten Tangerang dan Pemerintah Kota Tangerang yang tujuan utamanya agar masyarakat di kedua wilayah ini sama-sama terhindar dari banjir.

“Di wilayah ini memang berbatasan langsung dengan Kota Tangerang. Nanti kami akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Wali Kota Tangerang agar upaya pengendalian banjir bisa dilakukan bersama,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, menjelaskan bahwa pihaknya tengah membangun pompa pengendali banjir berkapasitas 180m³ perjam di RW 25, Jalan Mataram, Kelurahan Bencongan Indah. Pompa ini dibangun untuk mengatasi genangan yang kerap terjadi akibat meluapnya Kali Sabi saat curah hujan tinggi.

“Kehadiran pompa ini diharapkan mampu mempercepat aliran air dan mengurangi risiko banjir di kawasan permukiman sekitar. Sebagai tindak lanjut, kami juga telah merencanakan pembangunan tiga unit pompa tambahan di RW 18, RW 20, dan RW 31 Bencongan pada tahun 2026,” jelas Iwan.

Selain pembangunan pompa, pihaknya juga akan melakukan peninggian tanggul di Kali Sabi untuk memperkuat perlindungan terhadap luapan air.

"Upaya terpadu ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan infrastruktur pengendali banjir dan mewujudkan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat," tandasnya

Sebelum melakukan peninjauan ke lokasi pembangunan pompa air, Bupati Tangerang bersama rombongan juga menyempatkan diri mengunjungi Puskesmas Jalan Kutai dan Puskesmas Jalan emas Kecamatan Kelapa Dua untuk melihat secara langsung pelayanan kesehatan terhadap masyarakat sekitar. (Red)

Bupati Tangerang Buka Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan Dan Pembangunan Desa

Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid membuka Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa yang digelar di Hotel Aryaduta Kelapa Dua, Kamis (13/11/25).

Workshop yang mengusung tema “Optimalisasi Peran Desa, BUMDes, dan KDMP sebagai Penggerak Ekonomi Desa” tersebut diikuti oleh para Kepala Desa, Camat, serta unsur perangkat daerah terkait, dengan menghadirkan narasumber dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Banten, Kementerian Desa, serta Kementerian Keuangan.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam meningkatkan tata kelola keuangan dan pembangunan desa. Dia berharap kegiatan tersebut bisa menjadi sarana untuk berbagi usul, saran dan informasi terkait dengan pelaksanaan pembangunan di desa dan pengelolaan keuangannya.

“Tahun 2026 ke depan, saya ingin para kepala desa menyampaikan langsung keluhannya di forum seperti ini. Karena hari ini kita dihadiri langsung oleh BPKP, Kementerian Desa, dan Kementerian Keuangan. Gunakan kesempatan ini untuk banyak bertanya, supaya pengelolaan keuangan desa aman dan tepat sasaran,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Bupati juga menjelaskan bahwa tata kelola keuangan desa bersumber dari beberapa sektor, baik dari pemerintah pusat melalui Kementerian Desa dan Kementerian Keuangan serta dari APBD Kabupaten Tangerang yang dialokasikan melalui bagi hasil pajak dan retribusi. Untuk itu, transparansi, akuntabilitas, serta sinergi antara pemerintah daerah, kecamatan dan desa sangat penting agar penggunaan dana desa tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Kita harus bersama-sama menjaga agar pengelolaan keuangan desa bisa baik, transparan, dan akuntable. Kalau ada kendala, jangan sungkan untuk berkonsultasi dengan camat, inspektorat, atau perangkat daerah terkait. Yang penting tidak ada unsur kesengajaan dalam kesalahan administrasi,” tegasnya.

Selain itu, dia juga menyinggung adanya kebijakan pemerintah pusat tentang pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat sebesar Rp. 619 miliar, akan berdampak pada pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Tangerang. Namun demikian, dia memastikan bahwa Pemkab Tangerang terus mencari solusi terbaik agar pembangunan desa tetap berjalan sesuai rencana.

“Pengurangan ini bukan hanya di Kabupaten Tangerang, tapi di seluruh Indonesia. Pemerintah pusat saat ini fokus pada penguatan ekonomi rakyat dari bawah. Kita terus berupaya mencari solusi terbaik karena desa menjadi ujung tombak pertumbuhan ekonomi daerah,” jelasnya.

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kerja keras para kepala desa dalam berbagai program pemerintah, termasuk penurunan angka Stunting yang membuat Kabupaten Tangerang mendapat penghargaan insentif fiskal dari Wakil Presiden Republik Indonesia baru-baru ini.

“Penghargaan itu bukan karena bupatinya, tapi karena kerja keras kepala desa, perangkat desa, dan masyarakat. Ini bukti nyata bahwa program desa berjalan dengan baik dan berdampak positif bagi masyarakat,” ujarnya. (Red)

Perkuat Program Bangga Kencana, Pemkab Tangerang Luncurkan TAMASYA

Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) meluncurkan program TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak) dalam rangka memperkuat program Bangga Kencana Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kab. Tangerang, Soma Atmaja secara resmi meluncurkan Program TAMASYA tersebut di Aula Pendopo Bupati Tangerang, Kamis (13/11/25).

Dalam sambutannya Sekda Soma mengatakan program TAMASYA merupakan inovasi penting dalam memperkuat pelaksanaan Program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana).

"Melalui program TAMASYA, kita ingin menghadirkan taman asuh, ruang yang mendidik, melindungi, dan menumbuhkan kasih sayang terhadap anak, sehingga terwujud keluarga yang berkualitas, tangguh, dan bahagia," ungkap Soma.

Menurut dia, keberhasilan program TAMASYA ini sangat dipengaruhi dukungan banyak pihak, lintas sektor bukan hanya pemerintah semata namun juga seluruh elemen masyarakat, akademisi, media dan dunia usaha.

"Kita memerlukan sinergi dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, kader, penyuluh, dan masyarakat. Semangat gotong royong dan kolaborasi inilah yang menjadi kunci dalam memastikan nilai-nilai pembangunan keluarga tersampaikan dan terwujud di lapangan," jelasnya.

Lanjut dia, program TAMASYA selaras dengan visi Kabupaten Tangerang, yaitu mewujudkan masyarakat Kabupaten Tangerang yang sejahtera dan berdaya saing. Melalui keluarga yang berkualitas diharapkan akan melahirkan generasi yang unggul, produktif, dan siap menghadapi tantangan masa depan menuju Generasi Emas Kabupaten Tangerang.

"Momentum hari ini juga jadi penggalangan komitmen bersama untuk memperkuat ketahanan keluarga dan menciptakan lingkungan yang ramah anak. Mari kita jadikan gerakan TAMASYA sebagai langkah nyata dalam mewujudkan keluarga yang sayang anak, sayang ibu, dan sayang masa depan," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala DPPKB Kab. Tangerang, dr. Achmad Muchlis melaporkan bahwa program TAMASYA hadir sebagai salah satu inovasi strategis yang diharapkan setiap keluarga di Kabupaten Tangerang dapat menjadi keluarga yang berdaya, produktif dan memiliki ketahanan yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan sosial dan ekonomi.

"Alhamdulillah, di Kabupaten Tangerang sudah ada 5 tempat penitipan anak atau tempat pengasuhan anak yang bekerja sama menerapkan program TAMASYA ini, antara lain ada di Pasar Kemis, 2 TPA di Kelapa Dua, Citra Raya dan Telaga Bestari," ungkapnya.

Pihaknya mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dan mendukung pelaksanaan program TAMASYA tersebut di Kab. Tangerang.

"Mari kita jadikan program ini sebagai gerakan nyata dalam mewujudkan keluarga tangguh, masyarakat sejahtera dan generasi berkualitas di Kabupaten Tangerang," ujarnya. (Red)

Page 25 of 243
Go to top