Tangerang, lensafokus.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja secara resmi membuka Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) ke-15 Tingkat Kecamatan Sukamulya yang digelar di Gedung Serbaguna (GSG) Kecamatan Sukamulya, Selasa (18/11/25)
Dalam sambutannya, Sekda Soma meminta agar penyelenggaraan STQ jangan dijadikan hanya sebagai tempat meraih juara, tetapi untuk memperkuat semangat belajar dan pembinaan serta aktualisai diri nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Menang atau kalah bukanlah tujuan utama STQ, sebab yang lebih penting adalah bagaimana Al-Qur’an dapat melekat dan diaktualisasikan dalam hati, perilaku, dan kehidupan kita sehari-hari,” tandas Soma
Menurut dia, Al-Qur’an adalah pedoman hidup bagi umat dan sumber petunjuk yang harus dijadikan landasan dalam bersikap, bekerja, membangun keluarga, dan bermasyarakat serta daerah. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang sangat mendukung kegiatan yang menguatkan pendidikan karakter berbasis nilai Al-Qur’an, agar masyarakat semakin religius, damai, berintegritas, dan berakhlak mulia.
“STQ ini juga merupakan bagian dari upaya pembinaan generasi Qur’ani, generasi yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, tetapi juga memahami, menghayati, dan menerapkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya
Sementara itu, Ketua Panitia STQ Kec. Sukamulya, H. Syamsul melaporkan bahwa STQ ke-15 ini diikuti oleh sebanyak 184 peserta yang akan mengikuti 4 cabang yaitu, cabang Tilawah, syarh Al-Qur.an, Hifzgil Qur’an dan Qira’at Al-Kutub.
“Kegiatan STQ ini merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan Kecamatan Sukamulya. Sebanyak 8 desa di Kecamatan Sukamulya dengan total peserta sebanyak 184 peserta yang akan meramaikan 4 cabang yaitu, cabang Tilawah, Syarh Al-Qur.an, Hifzgil Qur’an dan Qira’at Al-Kutub,” jelasnya
Sementara itu, Camat Sukamulya, Khalid Mawardi mengatakan STQ ke-15 Kecamatan Sukamulya mengambil tema “Mewujudkan Masyarakat Gemar Mengaji Menuju Generasi Berkarakter Qur’ani’. Tema ini bertujuan mengajak seluruh masyarakat Sukamulya untuk menggiatkan kembali tradisi mengaji yang saat ini sudah sangat jarang ditemui di Kec. Sukamulya
“Dengan tema ini, kami ingin mengajak kembali masyarakat untuk lebih menggiatkan kembali tradisi gemar mengaji yang saat ini sudah jarang ditemui. Kedua melalui STQ ini, kami ingin menyeleksi putra-putri terbaik Kecamatan Sukamulya untuk ajang MTQ Kabupaten Tangerang, minimal bisa masuk 10 besar terbaik se-Kabupaten Tangerang,” ungkapnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Proyek pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Eco Park/Ramah Anak di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Tangerang pada Selasa (18/11/2025) kembali menjadi sorotan publik.
Proyek beanggaran Rp 4.512.620.618,00 yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2025 dan dikerjakan oleh CV. SSK Multi Kreasi yang didapat tidak sepenuhnya menerapkan prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lapangan.
Pantauan di lokasi menunjukkan beberapa pekerja yang terlibat dalam pembangunan RTH tersebut bekerja tanpa menggunakan rompi keselamatan (safety vest), salah satu Alat Pelindung Diri (APD) yang wajib digunakan dalam aktivitas konstruksi.
Menurut regulasi nasional, penggunaan APD bukan sekadar formalitas. Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja serta Permenakertrans No. Per.08/Men/VII/2010 tentang Alat Pelindung Diri mewajibkan perusahaan menyediakan APD lengkap dan memastikan seluruh pekerja menggunakannya sesuai potensi bahaya di area kerja.
Namun kenyataannya di lapangan tidak demikian. Saat dikonfirmasi, salah satu pekerja yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku tidak memakai APD dan rompi keselamatan karena dalam kondisi basah.
“APD dan rompi pada pak basah, tadi kehujanan, sepatu aja dulibuka jadi nggak dipakai,” ujarnya.
Alasan tersebut tidak dapat dibenarkan menurut standar K3. Dalam praktik keselamatan kerja yang benar, perusahaan wajib menyediakan APD cadangan atau solusi lain untuk memastikan pekerja tetap dalam kondisi aman selama bekerja, termasuk saat APD utama basah atau rusak.
Sementara itu, Mandor proyek dari CV. SSK Multi Kreasi, Boy, saat dikonfirmasi melalui pesan seluler tidak memberikan respon apa pun hingga berita ini ditayangkan.
Tim redaksi juga mencoba meminta keterangan resmi dari pihak perusahaan pelaksana, namun hingga berita ini diterbitkan belum ada pihak CV. SSK Multi Kreasi yang dapat mengkonfirmasi terkait temuan di lapangan maupun komitmen penerapan K3 pada proyek bernilai miliaran rupiah tersebut. (Asp/Tim)
Tangerang, lensafokus.id -- Waki Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah meresmikan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Sangiang Kec. Sepatan Timur, Selasa (18/11/25)
Dalam sambutannya, Wabup Intan menyampaikan ucapan selamat dan terima kasihnya atas beroperasinya KDMP Sangiang Kec. Sepatan Timur.
"Alhamdulillah, saya didampingi oleh pak camat, anggota DPRD, ketua LPM, kepala desa dan semua tokoh masyarakat Desa Sangiang meresmikan Koperasi Desa Merah Putih Sangiang. Saya sangat mengapresiasi seluruh pihak atas beroperasi Koperasi Desa Merah Putih Sangiang yang mulai hari ini sudah bisa melayani masyarakat," ujar Wabup Intan
Dia menambahkan KDMP Sangiang selain melayani penjualan sembako, nantinya juga ada pelayanan simpan pinjam untuk masyarakat, khususnya para anggotanya yang membutuhkan modal untuk berusaha dan mengembangkan usahanya.
"Gerainya di sini jualan bahan baku bahan pokok untuk masyarakat dengan harga yang terjangkau dan ada juga koperasi simpan pinjam nantinya untuk memudahkan warga masyarakat yang ingin berusaha atau mau meminjam kredit dari koperasi untuk biaya usahanya," imbuhnya
Dia berharap beroperasinya KDMP Sangiang tersebut juga bisa memacu Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih lainnya segera berjalan sehingga para anggota dan masyarakat bisa merasakan langsung manfaatnya
"Kita doakan dengan beroperasinya Koperasi Desa Merah Putih Sangiang ini semakin memacu Koperasi Merah Putih lainnya untuk segera dibuka. Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen terus mendukung dan membantu melancarkan Koperasi Desa Merah Putih untuk kesejahteraan masyarakat," pungkasnya
Sementara itu, Kepala Desa Sangiang yang juga sebagai Ketua Pengawas KDMP Sangiang, Nasrullah mengatakan KDMP Sangiang sebagai salah satu penerima CSR berkomitmen untuk membangun ekonomi masyarakat desa melalui koperasi.
"Kami adalah salah satu koperasi desa yang sudah menerima CSR kemarin. Jadi kami mau membangun ekonomi masyarakat Desa Sangiang melalui koperasi," jelas Nasrullah
Lanjut dia, saat ini KMP Desa Sangiang saat ini memprioritaskan pelayanannya pada penjualan sembako dengan harga yang terjangkau untuk masyarakat. Dan untuk pelayanan simpan pinjam, pihaknya masih terus mematangkan tahapan lebih lanjut.
"Saat ini, koperasi kami utamanya adalah melayani sembako dengan harga terjangkau untuk masyarakat. Apabila sudah lancar dan maju, kami juga akan melayani simpan pinjam ke depannya," ungkapnya
Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Wabup Intan dan seluruh jajaran perangkat daerah yang telah hadir langsung dan memberikan motivasi bagi KDMP Sangiang Kec. Sepatan Timur
"Terima kasih kepada Bu Intan dan seluruh jajaran. Kehadiran Ibu sangat memberikan motivasi bagi kami terus maju dan berkembang untuk kesejahteraan masyarakat Desa Sanging," ucapnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id -- Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid membuka secara resmi kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Seminar Bagi Lanjut Usia dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) Tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2025.
Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Kesehatan berkolaborasi dengan Persatuan Pensiunan Indonesia (PPI), Pokjatap Lansia, PWRI, organisasi profesi kesehatan, 10 puskesmas dan PSC 119. Kegiatan tersebut digelar di Pendopo Bupati Tangerang, Selasa, (18/11/25).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di semua kelompok usia, termasuk lansia. Sesuai tema HKN 2025 yaitu ‘Generasi Sehat, Masa Depan Hebat', kesehatan menjadi pondasi utama dalam membangun bangsa.
“Tema HKN tahun ini adalah ‘Generasi Sehat, Masa Depan Hebat’ menjadi pengingat bahwa kesehatan adalah pondasi utama dalam membangun bangsa. Tidak hanya bagi generasi muda, tetapi juga bagi para lansia yang telah memberikan begitu banyak kontribusinya bagi daerah,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Dia menyebut saat ini jumlah lansia di Kabupaten Tangerang sekitar 283.846 jiwa dengan Angka Harapan Hidup mencapai 75 tahun. Untuk itu, perhatian dan kepedulian terhadap para lansia harus terus dilakukan agar mereka semua tetap sehat, mandiri, aktif, dan produktif.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin meningkatkan kesadaran para lansia untuk terus menjaga pola hidup sehat, rutin memeriksakan kesehatan, dan tetap aktif dalam kegiatan sosial. Semangat dan kebijaksanaan Bapak Ibu adalah aset berharga bagi daerah kita,” imbuhnya.
Dia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin untuk memperkuat budaya hidup sehat dan meningkatkan literasi kesehatan
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr Hendra Tarmidzi melaporankan bahwa kegiatan pemeriksaan kesehatan dan seminar tersenut merupakan bentuk perhatian kepada kelompok lanjut usia yang rentan mengalami penyakit degeneratif. Untuk itu, edukasi kesehatan dan pemeriksaan kesehatan rutin sangat penting untuk menjaga kualitas hidup para lansia.
“Pemeriksaan kesehatan ini mencakup pengukuran tubuh, tekanan darah, skrining laboratorium seperti GDS, kolesterol, dan asam urat, edukasi gizi, hingga pelayanan akupuntur," ungkap Hendra.
Pihaknya juga memastikan para lansia yang hadir mendapatkan layanan kesehatan yang informatif, lengkap dan mudah diakses.
"Harapan kami kegiatan pemeriksaan kesehatan dan seminar ini dapat menjadi langkah berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas hidup lansia di daerah," pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid mengunjungi seorang warga Desa Blimbing, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, yang tengah menderita kanker payudara, Senin (17/11/25).
Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Kadinkes Kabupaten Tangerang dr. Hendra Tarmidzi, Camat Kosambi, serta Kepala Desa Blimbing. Mereka menjenguk Dede Komalasari, seorang ibu tunggal yang tengah berjuang melawan kanker payudara (Ca Mammae).
Di sela kunjungannya, Bupati menyampaikan bahwa dirinya bersama jajaran Dinas Kesehatan hadir untuk memastikan penanganan yang lebih optimal bagi pasien.
“Saya bersama Kadinkes mengunjungi Saudari Dede Komalasari yang sedang menderita kanker payudara. Saya sudah instruksikan Kepala Puskesmas dan Kadinkes agar besok segera mengurus proses pengobatannya di RSUD Tangerang,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Bupati menegaskan bahwa Pemerintah daerah akan menanggung seluruh biaya pengobatan. Rencananya Selasa (18/11/25) Dede akan dibawa ke RSU Tangerang untuk dilakukan pemeriksaan lebih intensif.
"Seluruh biaya pengobatan saudari Dede ini ditanggung pemerintah. Besok akan kita bawa ke RSU Tangerang untuk pemeriksaan lebih lanjut," imbuhnya.
Selain memastikan penanganan kesehatannya, Bupati juga meminta kepada Camat, kepala desa dan masyarakat secara bergotong royong memperbaiki rumah yang ditempati Dede agar lebih layak dan nyaman saat ia kembali dari perawatan.
“Kita juga akan merapikan rumah yang ditempati Ibu Dede agar lebih nyaman sebagai tempat pemulihan,” ujarnya.
Dia juga mengajak masyarakat sekitar untuk lebih peduli dan memberikan bantuan serta perhatian kepada Dede yang tinggal bersama dua anaknya yang masih berusia 17 tahun dan 6 tahun.
“Saya mohon kepada warga sekitar agar lebih memperhatikan saudari kita. Ibu Dede kondisinya berat, sementara ia juga masih harus mengurus dua anak yang masih kecil,” pintanya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Hendra Tarmidzi, menegaskan bahwa pihaknya memastikan layanan kesehatan yang dibutuhkan pasien tersedia lengkap.
“Kami sudah berkoordinasi dengan RSUD Tangerang untuk memastikan Ibu Dede mendapat pemeriksaan lanjutan dan penanganan medis yang menyeluruh. Kondisinya memang cukup berat, tetapi kami akan memberikan pendampingan penuh agar terapinya bisa berjalan optimal,” jelas dr. Hendra.
Ia juga menambahkan bahwa seluruh proses administrasi telah diarahkan agar pasien dapat segera memperoleh layanan tanpa hambatan.
“Kami pastikan proses rujukan dan administrasinya dipercepat. Kami ingin memastikan Ibu Dede mendapatkan layanan terbaik sesuai standar medis,” tambahnya.
Dede Komalasari merupakan seorang janda dan tinggal bersama dua anaknya tanpa orang tua maupun saudara. Sebelum sakit, ia menjadi satu-satunya tulang punggung keluarganya. Namun sejak kondisinya memburuk, keluarga kecil itu sepenuhnya bergantung pada bantuan warga.
Robi Saripudin salah satu tetangga Dede mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian dari Bupati Tangerang yang langsung berkunjung dan memberikan jaminan pengobatan terhadap ibu Dede Komalasari.
"Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Bupati beserta jajahan pemerintahan yang membantu tetangga kami, saudara kami. Kami sangat bersyukur, atas nama keluarga mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian yang diberikan," ucapnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id — Polresta Tangerang kembali menorehkan keberhasilan dalam upaya memberantas tindak kejahatan jalanan. Dalam konferensi pers yang digelar di halaman Mapolresta Tangerang, Selasa (18/11/2025), Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi M. Indra Waspada mengungkap penangkapan dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas daerah yang salah satunya nekat mengarahkan pistol rakitan ke petugas.
Dalam penyampaiannya, Kombes Pol Andi M. Indra Waspada menegaskan bahwa pihaknya tak akan memberikan toleransi sedikit pun bagi para pelaku curanmor yang kian meresahkan masyarakat.
“Saya menegaskan kembali bahwa Polresta Tangerang selalu berupaya melakukan tindakan-tindakan kepolisian untuk menekan tindak pidana pencurian sepeda motor,” ujar Kapolres.
Ia menambahkan, penegakan hukum bukan sekadar menangkap pelaku, namun merupakan rangkaian upaya menciptakan rasa aman bagi warga.
“Penegakan hukum adalah bagian dari pencegahan. Kami tidak melihat faktor tertentu, kami bekerja untuk menciptakan rasa aman, tentram, dan damai bagi seluruh masyarakat,” tegasnya.
Salah satu pelaku berinisial I, warga Lampung, disebut bertindak nekat saat hendak diamankan tim Unit Ranmor Satreskrim Polresta Tangerang. Ia mengeluarkan pistol rakitan jenis revolver dan mengarahkan moncongnya ke petugas.
“Salah satu tersangka menggunakan senjata rakitan jenis revolver, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 KUHP dan Pasal 1 Ayat 1 UU Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951,” jelas Kapolres.
Beruntung, saat pelaku menekan pelatuk, pistol tersebut mengalami ceket sehingga tidak terjadi tembakan. Petugas pun langsung mengambil tindakan cepat untuk melumpuhkan dan mengamankan pelaku.
Kasus ini bermula dari laporan polisi B1076/XI/2025 pada Kamis (6/11/2025) terkait hilangnya motor Honda Beat putih berpelat F 4249 FCE milik warga Bitung Jaya, Cikupa. Berbekal keterangan korban dan dua saksi, unit Ranmor menelusuri jejak para pelaku.
Penyelidikan membawa tim menuju kawasan Puri Kembangan, Jakarta Barat, tempat kedua tersangka— I dan M (warga Jatinegara)—terdeteksi memiliki gelagat mencurigakan.
Saat petugas mendekat, tersangka I langsung mengacungkan senjata rakitan. Situasi berbahaya itu berhasil diatasi dengan cepat dan kedua pelaku berhasil dibekuk tanpa korban jiwa.
Dalam operasi tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti yang menguatkan aksi kejahatan kedua tersangka, di antaranya:
1 unit Honda Beat putih F 4249 FCE 1 pucuk senjata api rakitan jenis revolver 5 butir peluru aktif 1 buah kunci T dan 10 mata kunci 1 lembar STNK 2 kunci kontak 5 sepeda motor tambahan hasil pengembangan
Kedua tersangka telah mengakui pencurian motor yang dilaporkan sebelumnya dan diduga terlibat serangkaian aksi serupa lintas wilayah.
Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat pasal berlapis: Pasal 363 KUHP — ancaman hingga 7 tahun penjara Pasal 1 Ayat 1 UU Darurat No. 12/1951 — ancaman hingga 10 tahun penjara
Kapolresta memastikan pihaknya akan terus melakukan penindakan cepat terhadap berbagai bentuk kriminalitas di wilayah hukum Tangerang.
“Ini komitmen kami. Tidak ada ruang bagi pelaku curanmor. Kami akan terus hadir untuk menjaga keamanan masyarakat,” tutup Kapolres. (Asp)
TANGERANG, lensafokus.id – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang Intan Nurul Hikmah menegaskan kapada para pagawai di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang untuk menguatkan budaya disiplin dan cepat tanggap dalam meningkatkan pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan.
Hal tersebut diungkapkan Wabup Intan saat Apel Kesadaran Nasional Tingkat Kab. Tangerang di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Puspemkab Tangerang, Senin (17/11/25).
"Apel ini bukan sekadar rutinitas, tetapi momentum untuk memperkuat budaya kerja kita, baik budaya disiplin maupun budaya cepat tanggap dalam melayani masyarakat,” ujar Wabup Intan.
Menurut dia penguatan budaya kerja yang baik setiap aparatur pemerintah merupakan fondasi utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan. Budaya disiplin harus menjadi dasar profesionalitas seorang aparatur, terutama disiplin waktu yang menjadi cerminan integritas pegawai.
"Budaya kerja yang kuat ini bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Disiplin waktu harus menjadi budaya kerja, sebab kedisiplinan adalah bentuk penghargaan terhadap tugas dan tanggung jawab yang diemban serta penghargaan kepada masyarakat yang dilayani," tegasnya.
Ia menyoroti pentingnya budaya cepat tanggap atau responsif yang menuntut aparatur pemerintah harus mampu merespons cepat setiap permasalahan dan keluhan masyarakat. Dia juga menegaskan bahwa pemerintah harus hadir sebelum masalah berkembang dan memberikan penyelesaian yang tepat agar pelayanan publik tetap terjaga kualitasnya.
“Responsif berarti hadir sebelum masalah membesar dan menyelesaikan sebelum keluhan menumpuk. Setiap laporan masyarakat melalui berbagai saluran aduan harus ditangani secara cepat, tepat, dan transparan untuk menjaga kepercayaan publik," jelasnya.
Terkait aspek pelayanan, Wabup Intan kembali mengingatkan kepada seluruh aparatur agar melayani dengan humanis, informatif dan memberikan rasa nyaman serta mudah kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan.
“Pelayanan publik yang baik tidak hanya diukur dari kecepatan, tetapi juga dari sikap ramah, sopan, dan profesional yang ditunjukkan aparatur. Masyarakat datang untuk mencari solusi, bukan masalah baru. Karena itu, jadikan pelayanan berkualitas sebagai kebiasaan, bukan hanya slogan,” serunya.
"Budaya disiplin, budaya cepat tanggap, dan pelayanan yang baik harus menjadi identitas ASN Kabupaten Tangerang. Ketiga budaya kerja ini diharapkan dapat menguatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat," ujarnya.
Selain menekankan tiga budaya kerja tersebut, Wabup Intan mengingatkan perangkat daerah untuk mempercepat realisasi penyerapan anggaran menjelang akhir tahun. Ia menegaskan bahwa percepatan ini harus tetap dilaksanakan secara akuntabel serta mengikuti seluruh regulasi guna memastikan program pembangunan berjalan sesuai target tanpa mengorbankan kualitas.
Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan juga memberikan ucapan selamat kepada 194 PNS yang naik pangkat periode Desember 2025 dan berpesan untuk terus meningkatkan kinerja dan mengembangkan diri, aktif secara nyata, baik ide, gagasan maupun karya untuk pembangunan daerah
"Kenaikan pangkat ini bukan hanya bentuk penghargaan, tetapi amanah untuk meningkatkan profesionalitas dan kinerja," pesannya
Selain itu, ia juga turut melepas secara simbolis 36 PNS yang memasuki masa purnabhakti dan menyampaikan apresiasi atas pengabdian panjang yang telah mereka berikan kepada Kabupaten Tangerang. (Red)
Tangerang, lensafokus.id -- Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid secara resmi menutup MTQ ke-13 Kec. Teluknaga yang dilaksanakan di Desa Tanjung Burung, Minggu malam (16/11/25).
Dalam sambutannya, Bupayi Maesyal Rasyid mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasinya kepada seluruh panitia, peserta dan masyarakat Kec. Teluknaga yang bersama-sama telah menyukseskan MTQ ke-13 Kec. Teluknaga
"Kami ucapkan terima kasih kepada panitia, seluruh masyarakat, para tokoh, ulama dan seluruh peserta khususnya di Desa Tanjung Burung sebagai tuan rumah yang sudah bekerja keras dalam mempersiapkan dan menyelenggarakan MTQ ke-13 Kecamatan Teluknaga ini," ucap Bupati Maesyal Rasyid
Dia pun mengucapkan selamat dan memberikan pesan kepada para pemenang agar tidak terus larut dalam kegembiraan. Tetap menjaga performa dan berlatih dengan disiplin untuk menghadapi event MTQ tingkat Kabupaten Tangerang yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan Januari 2026.
"Nanti para pemenang ini menjadi duta Kecamatan Teluknaga yang insyaAllah nanti antara tanggal 5 atau tanggal 8 Januari 2026 akan diselenggarakan MTQ tingkat kabupaten Tangerang di Kecamatan Pagedangan. Tetap disiplin berlatih dan terus semangat," ujarnya
Sementara itu, Sekda Soma Atmaja yang juga Ketua LPTQ Kab. Tangerang mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaanya atas penyelenggaraan MTQ tingkat kecamatan yang digelar dengan sangat baik dan meriah.
"Penyelenggaraan MTQ tingkat kecamatan yang digelar hampir berbarengan di seluruh kecamatan sudah berlangsung sejak minggu yang lalu. Alhamdulillah penyelenggaraannya begitu luar biasa begitu antusias masyarakat memeriahkan MTQ," ujarnya.
Pihaknya berharap kepada seluruh LPTQ kecamatan bisa bergerak cepat untuk melakukan pembinaan dan pendampingan kepada seluruh pemenang yang akan mewakili kecamatannya masing-masing pada MTQ Tingkat Kabupaten Tangerang pada bulan Januari 2026.
Camat Teluknaga, Kurnia melaporkan MTQ ke-13 Kec. Teluknaga tersebut diikuti oleh 13 desa dengan memperlombakan 7 cabang dan 10 arena.
"Jumlah peserta 350 orang, mewakili 13 desa se-Kecamatan Teluknaga, peserta-peserta ini merupakan terbaik di MTQ tingkat desa," ungkap Kurnia.
Adapun keluar sebagai juara umum MTQ ke-13 Tingkat Kec. Teluknaga adalah Desa Bojong Renged, peringkat kedua Desa Teluknaga dan ketiga diraih kafilah dari Desa Keboncau. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid meresmikan Gerai Koperasi Merah Putih Kelurahan Medang Kec. Pagedangan, Minggu (16/11/25)
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid sangat mengapresiasi Koperasi Merah Putih Kelurahan Medang yang sangat responsif dan bergerak cepat menjalankan operasionalnya melalui gerai Koperasi Merah Putih yang antara lain menyediakan gas, air mineral dan sembako.
"Alhamdulillah sudah ditindaklanjuti dengan cukup cepat bantuan CSR sebasar 100 juta beberapa waktu, salah satunya Koperasi Merah Putih di Medang. Kita lihat langsung ke gudang ternyata sudah ada barang-barang ada gas, ada air mineral, ada sembako dan sekarang ada 2000 sembako untuk kepentingan masyarakat dijualnya murah 35.000," ungkap Bupati Maesyal Rasyid
Menurut dia, respond dan gerak cepat Koperasi Merah Putih Kelurahan Medang membuktikan bahwa semangat Koperasi Merah Putih Kelurahan Medang Kec. Pagedangan mampu memberikan yang terbaik bukan hanya untuk anggotanya nun juga masyarakat. Dia berharap Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih ( KDKMP) lainnya segera menyusul agar masyarakat juga merasakan manfaat dari adanya KDKMP
Kami juga berharap supaya koperasi Kelurahan merah putih ini bukan hanya di Medang saja tetapi 60 koperasi merah putih lainnya yang mendapatkan support dari CSR bisa bergerak operasionalnya seperti koperasi Kelurahan Merah Putih, supaya masyarakat juga merasakan manfaat akan keberadaanya," ujarnya
Selain itu, pihaknya juga berharap operasional KDKMP bisa berjalan lancar yang pada akhirnya juga akan berdampak positif pada berputarnya roda perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.
"Mudah-mudahan mulai bergeraknya operasional Koperasi Kelurahan Medang ini bisa lancar berputar, terus maju dan juga bisa memunculkan roda perekonomian rakyat yang diputar oleh koperasi untuk kesejahteraan masyarakat di Kelurahan Medang juga Kecamatan Pagedangan," pungkasnya
Semetara itu, Ketua Koperasi Merah Putih Kelurahan Medang, Minwanto mengucapkan terima kasih kepada Bupati, Wakil Bupati Tangerang beserta seluruh jajarannya yang telah mendukung dan memfasilitasi Koperasi Merah Putih Kelurahan Medang hingga bisa memulai operasionalnya.
"Terima kasih kepada Bapak Bupati dan seluruh jajarannya. Anggota koperasi yang terdata saat ini kurang lebih 150 anggota. Koperasi Merah Putih ino dibentuk bukan hanya sebagai lembaga usaha yang menghasilkan laba tetapi juga sebagai wadah pemberdayaan masyarakat untuk membuka peluang usaha baru serta meningkatkan kesejahteraan warga," ucapnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id -- Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri pengukuhkan Kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Tjimande Tari Kolot Karuhun Banten Indonesia (TTKKBI) Kecamatan Rajeg yabg digelar di halaman Rumah H. Enju. Minggu (16/11/25).
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada TTKKBI yang selama ini terus konsisten menjaga, melestarikan, dan mengembangkan seni bela diri tradisional khas Banten. Menurutnya, TTKKBI bukan sekadar perguruan silat, tetapi juga wadah pembinaan karakter, moral, dan spiritual generasi muda serta penjaga budaya
“Seni bela diri Tjimande Tari Kolot Karuhun Banten Indonesia mengandung nilai-nilai luhur seperti kedisiplinan, kesopanan, keberanian, serta kemampuan mengendalikan diri. Inilah jati diri bangsa yang harus terus dijaga,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Dia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang mendukung penuh upaya pelestarian seni budaya daerah, terlebih di tengah derasnya arus globalisasi yang dapat mengikis nilai-nilai kearifan lokal. Untuk itu, dia berharap kepengurusan baru DPC TTKKBI Rajeg dapat semakin aktif, solid, dan mampu menjadi benteng moral bagi generasi muda.
“Saya berharap TTKKBI Rajeg dapat terus menjalin kolaborasi dengan pemerintah kecamatan, sekolah-sekolah, organisasi kepemudaan, dan tokoh masyarakat. Jadikan organisasi ini sebagai wadah mempererat silaturahmi serta penguatan karakter anak-anak kita,” tambahnya.
Ia juga mengatakan bahwa keberagaman budaya Kabupaten Tangerang merupakan kekuatan besar yang harus dijaga dalam semangat persaudaraan. Lanjut dia, pengukuhan tersehut juga bisa menjadi bukti bahwa budaya mampu menjadi alat pemersatu masyarakat.
"Keberagaman budaya itu sebuah kekuatan besar. Untuk itu kepada para pengurus yang baru dikukuhkan agar senantiasa memegang teguh nilai-nilai Tjimande, menjaga kehormatan organisasi, kenrsamaam dan menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan integritas," pungkasnya. (Red)