Upacara Penurunan Bendera HUT Ke-81 RI Tingkat Kabupaten Tangerang Berlangsung Khidmat dan Lancar

TIGARAKSA, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang sukses menggelar Upacara Penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026. Upacara yang dilaksanakan di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, pada Senin (17/08/2026) sore ini berlangsung dengan sangat khidmat dan tertib.

Prosesi penurunan Sang Saka Merah Putih menjadi puncak sekaligus penutup seluruh rangkaian peringatan detik-detik proklamasi tingkat Kabupaten Tangerang. Bertindak selaku Inspektur Upacara, Wakil Bupati Tangerang memimpin langsung jalannya upacara yang diikuti oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparatur sipil negara (ASN), TNI, Polri, serta berbagai elemen masyarakat.

Suasana hening dan penuh penghormatan menyelimuti lapangan saat pasukan pengibar bendera mulai menurunkan bendera. Seluruh rangkaian prosesi, mulai dari persiapan pasukan, formasi barisan, hingga bendera kembali dilipat dan diserahkan secara utuh kepada Inspektur Upacara, berjalan sempurna tanpa hambatan.

Seusai upacara, Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah, menyampaikan rasa syukur yang mendalam sekaligus apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bersinergi. Kesuksesan dan kelancaran rangkaian peringatan kemerdekaan pada tahun ini dinilai sebagai cerminan nyata dari kekompakan dan soliditas seluruh elemen masyarakat yang ada di wilayah Kabupaten Tangerang.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 RI tingkat Kabupaten Tangerang, mulai dari detik-detik proklamasi dan pengibaran bendera pagi tadi hingga upacara penurunan pada sore hari ini, semuanya berjalan dengan sangat lancar, aman, dan khidmat. Semangat persatuan, penghormatan kepada jasa para pahlawan, serta kedisiplinan yang kita saksikan bersama pada hari ini adalah modal dasar yang sangat berharga bagi daerah kita,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Wabup Intan secara khusus menyoroti dedikasi paripurna dari seluruh petugas upacara, khususnya pasukan pengibar bendera yang bertugas pada sore hari. Sinergi yang apik antara unsur TNI, Polri, aparatur pemerintah daerah, serta para peserta didik telah menunjukkan tingkat kedisiplinan yang tinggi, mulai dari masa latihan yang panjang hingga detik-detik penurunan bendera berhasil dituntaskan dengan sempurna.

“Oleh karena itu, saya mengajak seluruh komponen masyarakat untuk terus bahu-membahu dan bergotong-royong mengisi kemerdekaan ini dengan karya nyata. Mari kita jadikan momentum bersejarah ini sebagai tonggak untuk saling menguatkan, berinovasi, dan bekerja keras membangun Kabupaten Tangerang di segala sektor agar semakin berdaya saing, sejahtera, dan makmur, demi mewujudkan visi Tangerang yang semakin gemilang," tambahnya.

Sebagai informasi, untuk menambah semarak peringatan kemerdekaan, rangkaian sore hari turut dimeriahkan oleh penampilan kesenian yang melibatkan total 120 orang pengisi acara sebelum prosesi penurunan bendera dimulai. Penampilan ini diawali dengan Tari Kreasi 'Nawasena Praja' dari Padepokan Seni Gema Wirahma yang melibatkan 30 penari, serta atraksi jurus dan gerak dari 30 pesilat Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Tangerang yang membawa pesan tentang ketangguhan menjaga keutuhan bangsa.

Selain itu, turut tampil memukau 30 anggota Tim Pemenang Lomba Baris Berbaris (LBB) Tingkat Kabupaten Tangerang. Kemeriahan tersebut kemudian ditutup dengan harmonisasi dari 30 personel Marching Band Gita Wibawa Praja, yang membawakan sejumlah lagu bernuansa kebangsaan dan populer seperti Satu Nusa Satu Bangsa, Musik Peperangan, Gugur Bunga, dan Somewhere Over The Rainbow. (Red)

Harmoni Kebangsaan dan Pesona Seni Gemilang Warnai Gelar Senja Kabupaten Tangerang

Tangerang, lensafokus.id – Suasana khidmat bercampur decak kagum mewarnai Lapangan Upacara HUT Ke-81 RI tingkat Kabupaten Tangerang saat Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih (Gelar Senja) dalam rangka Memperingati HUT Ke-81 Republik Indonesia Tahun 2026 berlangsung meriah. Rangkaian pertunjukan seni, musik, hingga ketangkasan parade dari putra-putri terbaik daerah sukses memukau seluruh hadirin.

Sajian persembahan dibuka oleh penampilan energik dari Marching Band Gita Wibawa Praja. Selama 5 menit, alunan aransemen megah bergema membawakan lagu nasional Satu Nusa Satu Bangsa, ketukan ritmis Musik Perang, suasana syahdu Gugur Bunga, hingga harapan indah lewat lagu Somewhere Over the Rainbow. Medley ini berhasil menyentuh emosi seluruh peserta upacara.

Gelora semangat dilanjutkan oleh aksi para pesilat dari IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) Kabupaten Tangerang. Lewat ragam jurus dan gerak pencak silat yang mantap, peragaan ini secara visual menggambarkan nilai-nilai persatuan, kebersamaan, serta ketangguhan bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan yang mengancam keutuhan NKRI.

Tak kalah memukau, Padepokan Seni Gemawirahma menghadirkan karya bertajuk "Tari Nawasena Praja". Tarian ini mengusung makna filosofis mendalam tentang masa depan yang cerah dan harapan baru bagi kemajuan daerah, masyarakat, hingga jajaran Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Sebagai penutup pertunjukan, riuh tepuk tangan membahana menyaksikan ketangkasan Tim Pemenang Lomba Baris-Berbaris (LBB) peraih Juara 1 Tingkat Kabupaten Tangerang dari SMKS 1 PGRI Balaraja. Kekompakan, kedisiplinan, dan ketegasan tiap derap langkah yang ditampilkan para siswa menjadi bukti nyata semangat generasi muda yang unggul dan berkarakter di Tangerang Gemilang. (Red)

Integrasi NIB-NOP Diperkuat, Bupati Tangerang Dorong Validasi BPHTB Lebih Cepat dan Transparan

TANGERANG, lensafokus.id — Pemerintah Kabupaten Tangerang memperkuat sinergi dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Integrasi NIB-NOP dalam rangka mempercepat validasi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta proses peralihan hak atas tanah. Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Kapala Bapenda dan Kepala Kantor BPN di Ruang Rapat Soelar Gedung Kantor Bupati, Senin (17/8/26)

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengungkapkan bahwa integrasi data Nomor Induk Bidang (NIB) dan Nomor Objek Pajak (NOP) tersebut sangat penting untuk memastikan data pertanahan dan perpajakan dapat dipadankan dengan lebih baik. Dengan demikian, masyarakat tidak lagi menghadapi proses pelayanan yang berlarut-larut akibat keterlambatan validasi data.

“Melalui kerja sama ini, kita ingin memastikan masyarakat mendapatkan kepastian waktu pelayanan, proses yang transparan, dokumentasi yang tertib, serta pelayanan yang mudah dipantau,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Selain itu, kerja sama tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola pelayanan pertanahan dan perpajakan daerah agar semakin cepat, transparan, terintegrasi, sekaligus memberikan kepastian kepada masyarakat.

"PKS ini juga dalam rangka memperkuat tata kelola pelayanan pertanahan dan perpajakan daerah agar makin cepat, transparan, terintegrasi dan masyarakat juga dapat kepastian," ujarnya

Ia juga mengapresiasi mekanisme pelayanan yang mengedepankan Service Level Agreement (SLA) atau kepastian waktu penelitian Surat Setoran Pajak Daerah (SSPD) BPHTB yang penyelesaian waktunya sekitar 1 sampai 3 hari kerja, menyesuaikan dengan karakteristik permohonan dan kebutuhan verifikasi.

“Jangan sampai masyarakat datang ke kantor pelayanan berkali-kali tanpa kepastian. Kita ingin setiap proses memiliki standar, prosedur, waktu penyelesaian, dan pertanggungjawaban yang jelas,” tegasnya.

Bupati menambahkan, penerapan mekanismenya juga harus dipahami secara tepat. Mekanisme tersebut bukan berarti menghapus kewajiban pajak, melainkan mempercepat proses administrasi pelayanan dengan tetap menjaga hak pemerintah daerah untuk melakukan penagihan apabila kemudian ditemukan kekurangan pembayaran.

“Mekanismenya harus dipahami dengan jelas dan tepat. Pelayanan harus cepat, tetapi pengelolaan fiskal tetap harus akuntabel,” imbuhnya.

Bupati meminta Bapenda Kabupaten Tangerang dan perangkat daerah terkait segera menindaklanjutinya dengan langkah konkret dan memastikan PKS tersenut berjalan efektif, mulai dari penyusunan regulasi teknis internal, SOP dan SLA, pemadanan data NIB-NOP, penguatan sistem hingga evaluasi berkala terhadap kualitas data dan pelayanan.

“Ukuran keberhasilan kerja sama ini bukan hanya terletak pada dokumen yang kita tandatangani hari ini. Ukuran keberhasilannya adalah ketika masyarakat benar-benar merasakan pelayanan yang lebih cepat, lebih mudah, lebih pasti, dan lebih transparan,” tandasnya.

Ia berharap PKS tersebut tidak berhenti pada penandatanganan di atas kertas, tetapi benar-benar menjadi salah satu instrumen perubahan pelayanan publik melalui penguatan koordinasi, percepatan digitalisasi, penjagaan integritas, dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Jadikan kerja sama ini sebagai momentum untuk membangun pelayanan yang cepat tanpa mengabaikan ketelitian, mudah tanpa mengurangi akuntabilitas, serta modern tanpa meninggalkan integritas,” pungkasnya.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, jajaran Pejabat Kantor BPN Kab. Tangerang, Kepala Bapenda Kabupaten Tangerang serta jajaran perangkat daerah terkait. (Red)

Upacara HUT Ke-81 RI Kabupaten Tangerang Berlangsung Khidmat, Bupati Maesyal Tekankan Semangat Pengabdian

TANGERANG, lensafokus.id – Suasana khidmat dan penuh semangat nasionalisme mewarnai upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Senin (17/8/26).

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bertindak sebagai inspektur upacara. Upacara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Tangerang, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran perangkat daerah, aparatur sipil negara (ASN), serta perwakilan masyarakat Kabupaten Tangerang.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh jajaran pemerintahan dan masyarakat untuk melanjutkan perjuangan melalui pengabdian, peningkatan kinerja, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dalam kesempatannya, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan, pelaksanaan upacara pengibaran Bendera Merah Putih berjalan dengan baik dan lancar. Ia berharap momentum kemerdekaan dapat semakin memperkuat semangat seluruh aparatur dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Tangerang.

“Alhamdulillah, pelaksanaan pengibaran bendera memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia berjalan baik dan lancar. Momentum ini menjadi semangat bagi kami untuk terus meningkatkan pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal,” ujar Bupati Maesyal.

Ia menegaskan, semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan publik secara bertahap sesuai dengan kemampuan pemerintah daerah. Hal tersebut menjadi tanggung jawab bersama mulai dari jajaran Forkopimda, perangkat daerah, hingga pemerintahan kecamatan, desa, dan kelurahan.

“Semangat kemerdekaan harus terus kita kumandangkan di Kabupaten Tangerang, salah satunya melalui peningkatan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Kita bersama-sama melanjutkan perjuangan para pahlawan sesuai dengan perkembangan dan tantangan saat ini,” katanya.

Bupati Maesyal juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang untuk terus menumbuhkan rasa cinta tanah air serta mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang dan rela berkorban demi kemerdekaan Republik Indonesia.

“Kita semua mengenang dan mendoakan para pejuang serta pahlawan yang telah gugur membela dan memerdekakan Republik Indonesia. Semoga mereka senantiasa mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah SWT,” tuturnya.

Lebih lanjut, Bupati Maesyal menekankan bahwa semangat kemerdekaan perlu diwujudkan dengan kerja bersama dan bersinergi dengan seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat untuk mewujudkan Kabupaten Tangerang yang semakin maju dan sejahtera.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kabupaten Tangerang yang telah berpartisipasi dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, baik melalui kegiatan di tingkat kabupaten maupun di lingkungan masing-masing.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang yang telah berpartisipasi dan merayakan kemerdekaan. Mudah-mudahan semangat kebersamaan ini terus terjaga dan membawa kebaikan bagi masyarakat,” pungkasnya.

Perayaan HUT ke-81 tingkat Kabupaten Tangerang tahun ini juga diwarnai berbagai rangkaian kegiatan. Selain pengibaran Sang Saka Merah Putih, terdapat penampilan Paduan Suara dari Gita Swara Tangerang Gemilang, penyanyi solo yang menambah semarak suasana. (Red)

Pemkab Tangerang Buka Pelatihan Kerja Berbasis Kompetensi Gratis Tahun 2026, Siapkan SDM Unggul dan Siap Kerja

TANGERANG, lensafokus.id – Dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) kembali menyelenggarakan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Tahun 2026. Program pelatihan yang difasilitasi oleh UPTD Latihan Kerja ini dibuka secara GRATIS khusus untuk masyarakat Kabupaten Tangerang dan sekitarnya.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Tangerang, Rudi Lesmana, menyatakan bahwa program ini merupakan wujud nyata kehadiran dan komitmen pemerintah daerah dalam merespons tantangan ketenagakerjaan serta kebutuhan dunia industri yang semakin dinamis. Pendaftarannya sendiri telah resmi dibuka mulai tanggal 13 Agustus hingga 12 September 2026 mendatang.

"Pelatihan Berbasis Kompetensi ini kami hadirkan sepenuhnya gratis agar seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga Kabupaten Tangerang, memiliki akses yang setara untuk mengembangkan keterampilan mereka. Kami ingin memastikan angkatan kerja kita tidak hanya siap secara teori, tetapi juga memiliki keahlian teknis, kompeten, profesional, dan siap langsung diserap oleh dunia usaha maupun industri," ujar Rudi Lesmana di Tangerang.

Lebih lanjut, Rudi Lesmana menekankan bahwa peserta tidak hanya akan dibekali ilmu, tetapi juga difasilitasi secara maksimal agar dapat fokus belajar.

"Kami memastikan kenyamanan dan kelancaran belajar para peserta. Selain mendapatkan ilmu, peserta akan menerima Sertifikat UPTD Latihan Kerja dan Sertifikat BNSP yang diakui secara nasional. Tidak hanya itu, kami juga memfasilitasi asrama, perlengkapan ATK, seragam pelatihan, uang transport, hingga makan siang bagi para peserta. Oleh karena itu, saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang, khususnya generasi muda, manfaatkanlah kesempatan emas ini sebaik-baiknya," tegas Rudi.

Ia menjelaskan bahwa rangkaian jadwal pelaksanaan Program PBK 2026 dimulai dengan masa pendaftaran pada 13 Agustus hingga 12 September 2026, dilanjutkan dengan tahap tes seleksi pada 14 sampai 16 September 2026. Selanjutnya, para peserta akan menjalani Pelatihan Fisik, Mental, dan Disiplin (FMD) pada tanggal 1 hingga 2 Oktober 2026, yang sekaligus menandai dimulainya pelaksanaan pelatihan utama pada 1 Oktober 2026 hingga seluruh rangkaian program selesai.

"Bagi masyarakat yang berminat untuk mengembangkan keahliannya, pendaftaran dan informasi lebih lanjut mengenai pelatihan ini dapat diakses secara online maupun melalui layanan kontak resmi UPTD Latihan Kerja Kabupaten Tangerang." Tutupnya.

Pelatihan PBK Tahun 2026 ini akan diselenggarakan di dua lokasi balai latihan kerja unggulan milik Pemkab Tangerang, dengan beragam kejuruan yang dirancang sesuai dengan permintaan pasar tenaga kerja saat ini:

- BLK Jayanti (7 Program Kejuruan): Pembuatan Kuliner Roti dan Kue, Merias Wajah, Plate Welder SMAW 1G/PA (Kualifikasi 2), Peracikan Minuman Kopi (Barista), Service Sepeda Motor Sistem Injeksi, Practical Office Advance, dan Operator Forklift.

- BLK Kosambi (6 Program Kejuruan): Desainer Grafis Muda, Teknisi Perawatan AC Residential, Drafter Mesin, Technical Service Sistem Kelistrikan, Housekeeping, dan Operator Forklift. (Red)

Apresiasi Semangat Warga Rajeg, ASDA II Resmi Tutup Gebyar Festival Kuliner UMKM dan Gerak Jalan HUT Ke-81 RI

Tangerang, lensafokus.id - Rangkaian Gebyar Festival Kuliner UMKM Kabupaten Tangerang Tahun 2026 di Kecamatan Rajeg resmi ditutup pada Minggu (16/8/26). Acara penutupan yang dirangkaikan dengan Gerak Jalan Santai dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 RI tersebut berlangsung sangat meriah dan dipadati oleh lebih dari 3.000 warga.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskum) Kabupaten Tangerang berkolaborasi dengan Pemerintah Kecamatan Rajeg ini diselenggarakan selama lima hari berturut-turut, mulai dari tanggal 12 hingga 16 Agustus 2026. Selain pameran UMKM dan bazar kuliner, acara juga dimeriahkan dengan pentas tari tradisional, penampilan band lokal, senam sehat bersama, jalan santai, hingga pembagian beragam piala dan hadiah menarik (doorprize).

Asisten Daerah (Asda) II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang, Syaifullah, hadir mewakili Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid untuk menutup secara resmi. Dalam sambutannya, Asda II menyampaikan bahwa kegiatan gerak jalan dan festival ini merupakan bentuk Tasyakur bin Nikmah atas nikmat kemerdekaan bangsa yang kini memasuki usia ke-81 tahun.

"Apa yang kita lakukan hari ini adalah wujud syukur. Gerak jalan silaturahim dan onjang sono (anjangsana) antarwarga ini membuktikan betapa solid, kompak, dan penuh semangatnya warga Kecamatan Rajeg. Dengan berkumpul dan bersilaturahim, selain mempererat persaudaraan dan memperpanjang umur, insya Allah rezeki masyarakat juga akan terus mengalir dan bertambah," ujar Asda Syaifullah.

Lebih lanjut ia mengapresiasi tingginya perputaran ekonomi selama lima hari pelaksanaan festival. Seluruh stand pameran mencatatkan transaksi yang sangat positif.

"Saya tadi berputar dan berkeliling ke masing-masing tenant dan booth UMKM. Puji syukur alhamdulillah, omset setiap tenant rata-rata minimal Rp500.000 per malam, bahkan ada yang mencapai hingga Rp8.000.000,Ini membuktikan bahwa ajang silaturahim yang dikemas dengan festival ekonomi kreatif seperti ini memberikan dampak riil bagi peningkatan perputaran rezeki pelaku usaha kecil kita," terang Asda Syaifullah.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, Asda Syaifullah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro serta jajaran Kecamatan Rajeg, para Kepala Desa, dan Lurah yang telah menyukseskan acara hingga ke tingkat tapak.

"Terima kasih kepada Pak Camat Rajeg beserta seluruh Lurah dan Kades se-Kecamatan Rajeg. Tanpa dukungan para kades dan lurah, kegiatan ini tidak mungkin menjangkau masyarakat hingga ke pelosok desa. Pesan Bapak Bupati, mari terus tingkatkan konsolidasi, jaga persatuan dan kesatuan. Kita semua adalah satu warga Kabupaten Tangerang yang harus terus berkolaborasi," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskum) Kabupaten Tangerang, Anna Ratna Maemunah, dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan Gebyar Festival Kuliner ini dibiayai penuh melalui APBD Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2026. Sebanyak 25 booth stand pameran difasilitasi secara gratis untuk para pelaku UMKM lokal.

"Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan wadah bagi koperasi dan pengusaha mikro untuk memperkenalkan, mempromosikan, serta memasarkan produk-produk keunggulannya kepada masyarakat luas. Kami ingin meningkatkan daya saing produk lokal melalui pengenalan kualitas, inovasi, dan diversifikasi produk, sekaligus membuka peluang kemitraan bisnis dengan berbagai pihak," jelas Kadiskum Anna.

Menariknya, Kadiskum Anna mengungkapkan penemuan produk pertanian unggulan yang sangat potensial dari Kecamatan Rajeg selama pameran berlangsung.

"Dari hasil peninjauan festival keliling kecamatan di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang, kami menemukan produk khas luar biasa di Rajeg, yaitu Kelapa Mini dengan rasa air yang manis luar biasa. Selama saya keliling Kabupaten Tangerang, baru ketemu di Rajeg. Ini adalah potensi produk pertanian lokal yang sangat luar biasa dan siap kita dorong menjadi produk unggulan daerah," ungkap Kadiskum Anna.

Anna menambahkan, evaluasi selama lima hari pelaksanaan menunjukkan grafik penjualan para pengusaha mikro yang konsisten naik dari hari ke hari. Hal ini sejalan dengan komitmen program Bupati Tangerang untuk terus menumbuhkan perekonomian kerakyatan berbasis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.

Senada dengan itu Camat Rajeg, Oman Apriaman, menyampaikan rasa terima kasih dan kebanggaannya atas antusiasme luar biasa dari warga Kecamatan Rajeg yang memadati lokasi acara sejak pagi hari.

"Alhamdulillah, penutupan Festival Kuliner yang dirangkaikan dengan Gerak Jalan Sehat HUT RI ke-81 ini diikuti oleh lebih dari 3.000 warga dari berbagai elemen masyarakat. Semaraknya luar biasa, didukung pula dengan pameran UMKM serta pembagian doorprize yang sangat menarik," tutur Camat Oman.

Camat Oman menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pimpinan daerah dan diskum terkait yang telah menghadirkan program stimulus ekonomi langsung ke tengah masyarakat kecamatan.

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati dan Wakil Bupati Tangerang yang telah menggagas serta memfasilitasi kegiatan luar biasa ini langsung di tingkat kecamatan. Jumlah penduduk Rajeg sangat besar dan memiliki semangat cinta tanah air yang tinggi. Kegiatan ini terbukti langsung mampu meningkatkan pendapatan dan memperkuat ekonomi masyarakat kami. Kami berharap program seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahunnya di Kecamatan Rajeg," pungkas Camat Oman. (Red)

Gerak Jalan Sehat HUT RI ke-81 di Panongan Meriah, Wabup Intan Ajak Warga Jaga Kekompakan

TANGERANG, lensafokus.id – Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa meriah di Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang. Ribuan warga larut dalam suasana penuh keceriaan saat mengikuti Gerak Jalan Sehat bersama warga Graha Lestari dan karnaval warga Graha Pesona, Citra Raya, Minggu (16/8/2026).

Kegiatan tersebut secara resmi dilepas Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, yang hadir di tengah masyarakat sekaligus mengajak warga menjadikan momentum kemerdekaan sebagai sarana mempererat persatuan dan kebersamaan.

Di hadapan warga, Intan menekankan bahwa semangat kemerdekaan tidak cukup diwujudkan melalui perayaan semata. Menurutnya, nilai-nilai gotong royong, kepedulian sosial dan kerukunan harus terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

«“Mari kita jaga kerukunan. Mari kita perkuat gotong royong. Mari kita peduli terhadap lingkungan, mari kita bersama-sama mendukung pembangunan Kabupaten Tangerang. Jangan hanya kompak ketika ada kegiatan dan perayaan, tetapi mari kita bangun kebersamaan ini dalam kehidupan sehari-hari,” ajak Intan.»

Ia menilai antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan tersebut menjadi gambaran nyata masih kuatnya semangat kebersamaan di tengah warga.

Mulai dari anak-anak, pemuda hingga orang tua tampak berbaur mengikuti gerak jalan sehat. Suasana semakin semarak dengan berbagai aktivitas dan karnaval warga yang mengangkat nuansa perayaan kemerdekaan.

“Saya melihat satu hal yang luar biasa. Warga dari anak-anak, pemuda sampai orang tua bisa hadir bersama, bergerak bersama, bergembira bersama. Warganya rukun dan kompak,” ungkapnya.

Kemerdekaan Harus Diisi dengan Karya

Lebih jauh, Intan mengingatkan bahwa peringatan HUT Kemerdekaan RI merupakan momentum untuk kembali mengenang jasa dan pengorbanan para pejuang bangsa.

Namun, menurutnya, generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk meneruskan perjuangan tersebut melalui karya, pembangunan dan pengabdian kepada masyarakat.

“Semangat para pejuang harus kita lanjutkan dengan karya dan pengabdian. Kalau para pejuang dahulu berjuang merebut kemerdekaan, maka tugas kita sekarang adalah mengisi kemerdekaan dengan pembangunan, dengan prestasi, menjaga dan persatuan,” tegasnya.

Ia pun mengajak masyarakat memulai semangat tersebut dari lingkungan masing-masing dengan memperkuat kepedulian dan kebersamaan.

“Mari kita wujudkan semangat Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur, mulai dari lingkungan kita masing-masing,” imbuhnya.

Intan juga menyampaikan apresiasi kepada Plt. Camat Panongan beserta jajaran, Forkopimcam, para kepala desa dan lurah, panitia penyelenggara serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Menurutnya, kegiatan seperti gerak jalan sehat dan karnaval memiliki nilai penting karena tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga mempertemukan masyarakat dalam suasana yang positif dan penuh kebersamaan.

“Jangan hanya mengejar sampai finish, tetapi nikmati kebersamaannya. Saling menyapa, saling tersenyum, dan tetap jaga ketertiban serta kesehatan,” pesan Intan.

Semarak Gerak Jalan Sehat dan karnaval warga di Panongan pun menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan dapat tumbuh dari lingkungan paling dekat, yakni melalui kerukunan, gotong royong dan kepedulian antarwarga. (Red)

Bupati Tangerang: Renungan Suci Jadi Momentum Bersama Untuk Lanjutkan Perjuangan dan Isi Kemerdekaan

TANGERANG, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid bertindak sebagai inspektur upacara (Irup) kehormatan pada acara renungan suci dalam rangka peringatan HUT ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Taman Makam Pahlawan (TMP) Raden Arya Wangsakara, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang.

Upacara renungan suci yang digelar tepat pukul 00.00 WIB, 16 Agustus 2026 tersebut berlangsung khidmat dengan menggunakan pencahayaan dari nyala api obor.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan upacara renungan suci menjelang peringatan HUT kemerdekaan RI bukan hanya untuk mengenang dan menghormati jasa para pahlawan, tetapi juga menjadi momentum bersama untuk menguatkan tekad, semangat dan melanjutkan perjuangan para pendahulu bangsa untuk meraih cita-cita.

"Upacara renungan suci ini tidak hanya untuk mengenang jasa para pejuang, tapi juga jadi momentum bersama untuk saling menguatkan tekad melanjutkan perjuangan dan mengisi kemerdekaan ini demi kebahagiaan nusa dan bangsa," ungkap Bupati Maesyal

Lanjut dia, para pahlawan yang dikenal, maupun yang tidak dikenal, baik nama dan tempatnya berjuang dengan sepenuh hati, keiklasan dan bahkan mengurbankan nyawanya untuk meraih kemerdekaan. Semangat juang ini harus terus digelorakan dan dijaga, jangan sampai padam kepada generasi penerus untuk meneruskan perjuangan mengisi kemerdekaan dengan berperan aktif dalam pembangunan

"Perjuangan para pahlawan adalah perjuangan kami pula dan jalan kebajikan yang ditempuh adalah jalan kami juga. Semangat juang dan pengorbanan mereka harus kita lanjutkan. Kita juga mendoakan semoga arwah para pahlawan diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa, di tempatkan di tempat yang sebaik-baiknya," imbuhnya.

Saat membacakan naskah upacara renungan suci, Bupati Maesyal mengatakan, perjuangan para pahlawan tidak akan pernah terlupakan. Mereka akan selalu dikenang dan dihormati oleh seluruh generasi bangsa.

"Kami yang hadir pada upacara renungan suci untuk mengenang arwah dan jasa-jasa pahlawan nusa dan bangsa yang telah bersemayam di Taman Makam Pahlawan Arya Wangsakara. Tercatat sebanyak 17 pahlawan terdiri dari 4 pahlawan angkatan bersenjata dan 13 badan perjuangan," ujarnya.

Usai pembacaan naskah tersebut, dilanjutkan prosesi mengheningkan cipta dan tabur bunga ke makam-makam para pahlawan dan diakhiri pembacaan doa serta dilakukan penghormatan terakhir kepada arwah para pahlawan yang dipimpin komandan upacara.

Hadir pada acara tersebut Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Asisten Daerah, Staf Ahli, Kepala Organisasi Perangkat Daerah, serta unsur TNI, Polri dan anggota Pramuka. (Red)

BPR Kerta Raharja Gemilang Raih Golden Champion INFOBANK BPR Award 2026

JAKARTA, lensafokus.id — PT. BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional, dengan memperoleh dua penghargaan sekaligus, yakni Golden Champion (Konsistensi Kinerja Berpredikat Sangat Bagus Selama 5 Tahun Terakhir 2022–2026) serta penghargaan Kinerja Berpredikat Sangat Bagus (berdasarkan Performa Kinerja Tahun 2025).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh CEO Infobank Media Group, Eko B. Supriyanto, bersama Ketua Perbarindo, Tedy Alamsyah, dalam acara 17th INFOBANK BPR Award 2026 yang digelar di The St. Regis Hotel, Jakarta, Jumat (14/08/2026).

Penganugerahan yang diinisiasi oleh INFOBANK Media Group ini menjadi salah satu ajang bergengsi bagi industri Bank Perekonomian Rakyat (BPR) di Indonesia. Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 500 audiens yang terdiri dari CEO dan jajaran eksekutif perbankan, sektor jasa keuangan, perusahaan asuransi, hingga industri teknologi finansial.

Pada tahun ini, sebanyak 421 BPR di seluruh Indonesia memperoleh predikat Sangat Bagus berdasarkan kinerja tahun buku 2025. Dari jumlah tersebut, sebanyak 114 BPR berhasil mempertahankan konsistensi kinerja dengan predikat Sangat Bagus selama rentang waktu 5 hingga 15 tahun terakhir.

Dalam proses penilaiannya, Infobank Indonesia menggunakan sejumlah indikator utama untuk mengukur kinerja BPR di seluruh Indonesia. Penilaian tersebut mencakup lima aspek utama, yaitu permodalan, kualitas aset, rentabilitas, likuiditas, dan efisiensi.

Pada aspek permodalan, penilaian dilakukan melalui Capital Adequacy Ratio (CAR) serta pertumbuhan modal inti bank. Sementara pada aspek kualitas aset, penilaian melihat kualitas kredit serta rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL).

Selanjutnya, aspek rentabilitas dinilai berdasarkan tingkat pengembalian aset dan ekuitas atau Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE), termasuk pertumbuhan laba tahun berjalan. Untuk aspek likuiditas, indikator yang digunakan antara lain Loan to Deposit Ratio (LDR) dan pertumbuhan dana pihak ketiga.

Sedangkan aspek efisiensi mengacu pada perbandingan antara beban dan pendapatan operasional bank, termasuk kemampuan bank dalam menjaga Net Interest Margin (NIM).

Direktur Utama PT. BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda), Ai Suherlan, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan yang kembali diraih perusahaan. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan hasil dari kerja keras seluruh jajaran Direksi dan pegawai BPR Kerta Raharja Gemilang dalam menjaga kinerja perusahaan secara konsisten serta Dewan Komisaris yang terus secara konsisten mengawasi jalannya kinerja.

“Kami bersyukur dan berterima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh Infobank Indonesia. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa kerja keras seluruh jajaran PT. BPR Kerta Raharja Gemilang dalam menjaga kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat mendapatkan apresiasi di tingkat nasional,” ujar Ai Suherlan.

Ia menegaskan, penghargaan Golden Champion bukan sekadar capaian, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro dan masyarakat Kabupaten Tangerang.

“Bagi kami, penghargaan ini bukanlah akhir, tetapi menjadi motivasi untuk terus melakukan yang terbaik. Kami akan terus menjalankan program-program yang telah direncanakan, salah satunya melalui Kredit Mikro Raharja sebagai upaya memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat dan pelaku usaha mikro. Kami juga terus mendorong digitalisasi layanan melalui M-Banking agar pelayanan perbankan semakin mudah, cepat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.

Ai Suherlan menambahkan, seluruh jajaran BPR Kerta Raharja Gemilang memiliki target bersama untuk terus memperkuat fundamental perusahaan dan meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian daerah. Salah satu target besar yang ingin dicapai adalah pertumbuhan aset perusahaan hingga Rp1 triliun.

“Target kami ke depan adalah bagaimana BPR Kerta Raharja Gemilang dapat terus tumbuh secara sehat dan berkelanjutan. Kami memiliki target bersama untuk mencapai aset perusahaan sebesar Rp1 triliun. Untuk mewujudkannya tentu diperlukan kerja sama, inovasi, peningkatan kualitas SDM, penguatan digitalisasi, serta pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, pencapaian tersebut juga menjadi bagian dari komitmen PT. BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda) untuk terus memberikan kontribusi bagi pembangunan ekonomi daerah. Melalui penguatan pembiayaan sektor mikro, peningkatan inklusi keuangan dan transformasi layanan digital, BPR diharapkan mampu semakin dekat dengan masyarakat serta menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tangerang. (Red)

MPLS dan Open House Sekolah Rakyat di PPI Curug Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Masa Depan Anak

TANGERANG, lensafokus.id — Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan Open House Sekolah Rakyat bersama orang tua calon siswa baru digelar di Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug, Kabupaten Tangerang, Sabtu (15/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi calon siswa dan orang tua untuk mengenal lingkungan sekolah sekaligus memahami sistem pendidikan, fasilitas, tenaga pendidik, serta penyelenggaraan Sekolah Rakyat secara lebih dekat.

Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum, Aji Januardhi Nurogo, yang hadir mewakili Bupati Tangerang, mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar memperkenalkan lingkungan sekolah kepada calon siswa, tetapi juga menjadi bagian penting dari awal perjalanan pendidikan dan pembentukan karakter anak.

“Kegiatan hari ini bukan sekadar kegiatan untuk mengenalkan lingkungan sekolah kepada calon siswa. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan bagian penting dalam membangun awal perjalanan pendidikan, pembentukan karakter, serta masa depan anak-anak kita,” ujar Aji.

Menurut Aji, Sekolah Rakyat hadir untuk memberikan kesempatan memperoleh pendidikan yang lebih luas dan berkualitas bagi anak-anak Indonesia. Pendidikan yang diberikan tidak hanya berorientasi pada kemampuan membaca, menulis, berhitung, dan penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter, kedisiplinan, kemandirian, rasa percaya diri, serta penumbuhan cita-cita.

“Dari sekolah inilah, kita berharap akan lahir generasi Kabupaten Tangerang yang cerdas, berkarakter, mandiri, berakhlak, dan memiliki daya saing,” katanya.

Aji juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua dan wali calon siswa atas kepercayaan terhadap program Sekolah Rakyat. Menurutnya, melalui kegiatan Open House, orang tua dapat memahami secara langsung lingkungan sekolah dan berbagai aspek pendidikan yang akan dijalani anak-anak mereka.

Ia menegaskan bahwa pendidikan anak merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Tangerang, lanjut Aji, berkomitmen mendukung penyelenggaraan pendidikan agar setiap anak memiliki kesempatan memperoleh pendidikan yang layak. Kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan menjadi ruang tumbuh bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi, membangun karakter, dan mempersiapkan diri meraih cita-cita.

“Kami berharap kehadiran Sekolah Rakyat di Kabupaten Tangerang dapat menjadi ruang tumbuh bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi dan meraih cita-cita mereka,” ujarnya.

Kepada para guru dan tenaga kependidikan, Aji berpesan agar menjalankan peran dengan ketulusan, kesabaran, dan kasih sayang. Menurutnya, guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembimbing dan teladan bagi para siswa.

Sementara kepada para calon siswa, Aji berpesan agar belajar dengan sungguh-sungguh, menghormati guru dan orang tua, menjaga pertemanan, serta membangun kedisiplinan.

Ia juga mengingatkan para siswa agar tidak berhenti bermimpi karena besar kecilnya cita-cita tidak ditentukan dari mana seseorang berasal, melainkan dari besarnya usaha untuk mewujudkannya.

Aji berharap MPLS dan Open House tersebut dapat memberikan pengalaman positif bagi calon siswa dan orang tua sekaligus menjadi langkah awal menuju masa depan pendidikan yang lebih baik di Kabupaten Tangerang.

“Selamat mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah. Selamat datang di Sekolah Rakyat Kabupaten Tangerang, dan untuk anak-anak semua, selamat memulai perjalanan untuk meraih cita-cita,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tangerang, Aziz Gunawan, mengatakan kegiatan MPLS diikuti ratusan siswa dari tingkat SMP dan SMA.

Ia berharap para siswa dapat menjalani proses pendidikan sekaligus pembentukan mental dan karakter dengan baik, terutama karena mereka kini berada di lingkungan yang relatif baru.

“Mudah-mudahan anak-anak kita menjadi anak-anak yang betul-betul berproses secara mental, belajar, dan juga mengalami pembentukan karakter. Semuanya berlangsung dalam lingkungan yang sekarang ini baru bagi mereka,” ujar Aziz.

Aziz juga menekankan pentingnya pendampingan terhadap para siswa selama mengikuti program Sekolah Rakyat. Ia berharap tidak terjadi siswa yang meninggalkan lingkungan sekolah atau pulang ke rumah tanpa izin.

Menurut Aziz, penyelenggaraan Sekolah Rakyat mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk para camat dan pendamping sosial di Kabupaten Tangerang.

Ia menjelaskan bahwa para calon siswa berasal dari latar belakang pendidikan dan lingkungan yang beragam. Karena itu, diperlukan pendampingan yang baik agar mereka dapat mengikuti proses pendidikan dan pembinaan secara optimal.

“Alhamdulillah, kegiatan ini juga didukung oleh para camat yang tadi mengantarkan anak-anak dengan kendaraan dari kecamatan masing-masing,” ujar Aziz.

Ia menambahkan, sebanyak 161 petugas pendamping sosial turut mendukung pelaksanaan program tersebut. Selain itu, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) nantinya akan ditempatkan sebagai pendamping atau pengasuh di tempat belajar Sekolah Rakyat.

Menurut Aziz, pembinaan siswa juga akan mencakup aspek mental dan kedisiplinan. Program tersebut akan melibatkan taruna lulusan Akademi Militer (Akmil) yang diharapkan dapat membantu membangun karakter, ketangguhan, dan semangat juang para siswa.

“Kita berharap anak-anak ini memiliki mental yang kuat, prima, jiwa juang, dan jiwa tangguh sehingga dapat menjadi anak-anak yang hebat,” katanya.

Aziz menambahkan, dukungan terhadap program Sekolah Rakyat melibatkan sejumlah kecamatan di Kabupaten Tangerang. Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan dapat memastikan kebutuhan, pengawasan, dan pendampingan siswa berjalan dengan baik.

Dengan dukungan pemerintah daerah, tenaga pendidik, pendamping sosial, orang tua, serta berbagai unsur lainnya, MPLS dan Open House Sekolah Rakyat di PPI Curug diharapkan menjadi langkah awal yang positif dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif, berkarakter, dan berorientasi pada masa depan anak. (Red)

Page 1 of 301
Go to top