LEBAK, lensafokus.id – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) dari Kementerian Pekerjaan Umum terus memberikan manfaat nyata bagi para petani. Salah satunya melalui pembangunan saluran irigasi di Daerah Irigasi (DI) Cinangrang, Desa Cidahu, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, Banten.
Program yang dilaksanakan secara swakelola oleh Kelompok Petani Pemakai Air (P3A) Senang Air ini menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung visi Presiden untuk mewujudkan swasembada pangan dan memperkuat ketahanan pangan nasional melalui penyediaan infrastruktur irigasi yang memadai.
Pembangunan tersebut didanai melalui Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWSC3) Provinsi Banten dengan alokasi anggaran sebesar Rp195 juta.
Ketua Kelompok P3A DI Cinangrang, Adhari, mengatakan pembangunan saluran irigasi dilakukan secara gotong royong oleh anggota kelompok demi memastikan distribusi air ke lahan pertanian berjalan lebih efektif dan merata.
"Tujuan utama pembangunan ini agar pembagian air berlangsung adil dari hulu hingga hilir, sehingga seluruh petani memperoleh pasokan air sesuai kebutuhan tanpa harus berebut," ujar Adhari.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BBWSC3 Provinsi Banten yang telah memberikan kepercayaan dan bantuan kepada kelompok P3A Senang Air dalam merealisasikan program tersebut.
Sementara itu, salah seorang petani sekaligus pemilik lahan sawah, Amirin, mengaku merasakan langsung manfaat pembangunan saluran irigasi tersebut.
"Alhamdulillah, berkat adanya program P3-TGAI aliran air ke sawah kini lebih merata dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para petani. Kami mengucapkan terima kasih kepada BBWSC3 Provinsi Banten dan berharap program seperti ini terus berlanjut," ungkap Amirin, Kamis (2/7/2026).
Program P3-TGAI dinilai mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan air irigasi sehingga kebutuhan air bagi lahan pertanian dapat terpenuhi secara berkelanjutan. Dengan distribusi air yang lebih baik, petani memiliki peluang meningkatkan intensitas tanam dari satu kali menjadi dua bahkan tiga kali dalam setahun. (C2p)
