Tangerang, lensafokus.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja menyambut kedatangan jamaah haji Kabupaten Tangerang yang tergabung dalam Kloter 12 JKB di Asrama Haji Provinsi Banten, Cipondoh-Kota Tangerang, Rabu (17/06/26)
Pada kesempatan tersebut, Sekda Soma mengucapkan rasa syukurnya bisa menyambut para tamu Allah yang telah menunaikan rukun Islam kelima dengan lancar dan kembali ke tanah air dlam keadaan sehat wal'afiat.
"Alhamdulillah, hari ini kita menyambut kepulangan mereka dalam keadaan selamat sebagai tamu-tamu Allah yang telah menunaikan rukun Islam kelima. Selamat kepada kepada seluruh jamaah Kabupaten Tangerang dan keluarga, semoga menjadi haji yang mabrur," ujar Sekda Soma
Dia menandaskan bahwa momentum kepulangan ini bukanlah akhir dari perjalanan spiritual, melainkan awal dari pengabdian yang lebih besar di tengah masyarakat. Predikat haji mabrur hendaknya tercermin dalam perubahan sikap, akhlak, kejujuran, kepedulian sosial, semangat gotong royong, serta menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat.
"Jagalah kemabruran haji dengan senantiasa meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak amal saleh serta menjadi pribadi yang membawa kesejukan bagi lingkungan. Jadilah penggerak kehidupan keagamaan di lingkungan masing-masing, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta turut menjaga kerukunan dan persatuan masyarakat," tandasnya
Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan penyelenggaraan ibadah haji. Berbagai upaya terus dilakukan, mulai dari penguatan koordinasi dengan Kementerian Haji dan Umroh, peningkatan pelayanan administrasi, dukungan transportasi, pembinaan manasik, hingga rencana pembangunan fasilitas pusat manasik haji sebagai sarana pembelajaran bagi calon jamaah agar semakin siap menjalankan ibadah ke Tanah Suci.
"Kami menyadari bahwa pelayanan kepada jamaah haji merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat yang harus terus ditingkatkan kualitasnya. Oleh karena itu, berbagai masukan dari para jamaah akan menjadi bahan evaluasi agar penyelenggaraan ibadah haji di tahun-tahun mendatang semakin baik," jelasnya
Pihaknya juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kanwil Kementerian Haji dan Umroh Provinsi Banten beserta seluruh jajarannya, atas pelayanan terbaik yang telah diberikan kepada seluruh jamaah haji Kab. Tangerang
"Atas nama pemerintah daerah, kami ucapkan terima kasih kepada Kakanwil Kementerian Haji dan Umroh Provinsi Banten dan seluruh jajarannya yang selama ini selalu memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah haji yang berasal dari Kabupaten Tangerang dan kloter-kloter lainnya," pungkasnya
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Haji dan Umroh Provinsi Banten, H. Samsudin Kloter 12 JKB tersebut sebanyak 392 orang.
"Kami serahkan jamaah haji asal Kabupaten Tangerang kepada Bapak Sekretaris Daerah, Soma Atmadja, Kloter 12 JKB dengan jumlah 392. Semoga jamaah asal Kabupaten Tangerang menjadi haji yang mabrur, sehat dan mampu menjadi teladan keimanan serta kebajikan di masyarakat," ujarnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Dalam upaya menciptakan generasi muda yang tangguh dan lingkungan pendidikan yang bersih dari narkoba, Pemerintah Kabupaten Tangerang menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika) pada Program Lingkungan Pendidikan Bersinar (Bersih dari Narkoba).
Kegiatan ini diikuti oleh 60 orang peserta yang terdiri dari perwakilan guru (khususnya bidang kesiswaan) serta pelajar jenjang SMA/SMK/Sederajat se-Kabupaten Tangerang. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Parakan, Rabu (17/06/2026).
Kasubid Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Dan Agama, Risma Nurmalayanti mengatakan bahwa program Sekolah Bersinar merupakan salah satu program BNK yang berada di bawah naungan Kesbangpol Kabupaten Tangerang. Program tersebut bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Menurut Risma, kegiatan sosialisasi tersebut memiliki peran penting dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkoba yang saat ini semakin beragam bentuk dan modus penyebarannya.
“Kehadiran kegiatan ini membawa dampak yang sangat positif, terutama bagi anak-anak maupun remaja saat ini yang rentan terpapar narkoba. Terlebih lagi, kita sering kali tidak mengetahui jenis-jenis narkoba baru yang beredar di luar sana, sehingga edukasi seperti ini menjadi sangat penting untuk meningkatkan kewaspadaan para pelajar,” kata Risma.
Ia menambahkan, ancaman penyalahgunaan zat adiktif tidak hanya berasal dari narkotika konvensional. Beberapa produk yang akrab di kalangan remaja juga perlu diwaspadai karena berpotensi mengandung zat berbahaya yang dapat merusak kesehatan.
“Sebagai contoh sederhana adalah penggunaan vape. Kita banyak yang tidak menyadari bahwa di dalam komponen atau bahan-bahan tertentu terdapat indikasi kandungan zat adiktif yang berbahaya,” ujarnya.
Risma menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus melakukan langkah antisipasi melalui kerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari BNN Provinsi Banten, BNN Kota Tangerang hingga BNN Kota Tangerang Selatan. Kolaborasi tersebut dilakukan untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkoba di wilayah Kabupaten Tangerang.
Selain itu, Kesbangpol dan BNK secara rutin melaksanakan sosialisasi serta roadshow ke berbagai kampus, SMA, SMK, dan sekolah lainnya. Kegiatan tersebut bertujuan memberikan edukasi serta meningkatkan pemahaman siswa mengenai dampak buruk narkoba terhadap kesehatan dan masa depan mereka.
“Kami juga bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk memetakan beberapa wilayah rawan. Jika ditemukan adanya wilayah atau individu yang sudah terdampak, informasi tersebut akan segera diteruskan kepada pihak kepolisian, khususnya Satresnarkoba untuk ditindaklanjuti,” jelasnya.
Risma berharap para pelajar dapat memahami secara utuh dampak negatif penyalahgunaan narkoba sehingga mampu membentengi diri dari berbagai pengaruh yang dapat merusak masa depan mereka.
“Setelah memiliki pemahaman dan pengetahuan yang cukup, saya berharap para siswa dapat lebih waspada serta mampu menjaga diri mereka sendiri. Mereka harus tahu bahwa narkoba itu sama sekali tidak membawa kebaikan, melainkan memberikan dampak yang sangat buruk bagi kesehatan dan masa depan mereka,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Kabupaten Tangerang, H. Dedy Sutardi, SH, menyampaikan bahwa sosialisasi Pendidikan Bersinar yang dilaksanakan saat ini merupakan tahap pertama dari rangkaian kegiatan yang akan digelar di berbagai wilayah Kabupaten Tangerang.
“Hari ini, kegiatan sosialisasi diadakan untuk mewujudkan lingkungan pendidikan Bersinar atau Bersih Narkoba. Pelaksanaan sosialisasi ini baru memasuki tahap pertama karena jumlah peserta yang cukup banyak, sehingga nantinya akan ada sesi lanjutan di wilayah lainnya,” ujar Dedy.
Ia menjelaskan, tahap pertama kegiatan difokuskan bagi siswa-siswi di wilayah Tigaraksa dan sekitarnya. Selanjutnya, sosialisasi akan dilaksanakan secara bertahap di wilayah lain, termasuk kawasan Pantura yang memiliki sebaran sekolah cukup luas.
Menurut Dedy, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan dini yang ditujukan kepada para siswa sebagai generasi penerus bangsa. Melalui penyuluhan yang diberikan, para pelajar diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai bahaya narkoba serta mampu menjauhkan diri dari penyalahgunaannya.
“Harapan kami, materi yang diberikan dapat menjadi input yang efektif bagi para siswa. Dengan pemahaman yang baik, mereka dapat menjauhi narkoba, tumbuh menjadi pelajar yang sehat, dan bersama-sama mewujudkan Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang tanpa narkoba,” tutupnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri sekaligus secara resmi membuka Pasar Tradisional Sumur Gede Cipari Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Selasa (16/06/26)
Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya kepada Pemerintah Desa Ciakar dan seluruh pihak yang telah menghadirkan ruang ekonomi, sosial dan budaya bagi masyarakat Desa Ciakar dan sekitarnya.
"Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Desa Ciakar beserta seluruh elemen masyarakat yang telah berinisiatif dan bekerja keras menghadirkan pasar tradisional ini sebagai ruang ekonomi, sosial, sekaligus budaya bagi masyarakat," ujar Wabup Intan
Menurut dia, pasar tradisional bukan sekadar tempat jual beli, melainkan pusat pergerakan ekonomi rakyat, tempat bertemunya produsen dan konsumen lokal, serta wadah pelestarian budaya dan kuliner nusantara yang menjadi identitas daerah
"Di Pasar Tradisional Sumur Gede Cipari ini, kita melihat semangat gotong royong masyarakat dalam menjaga tradisi sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru dan mengenalkan kekayaan kuliner daerah kepada generasi muda agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman," ujarnya
Dia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui penguatan UMKM, pemberdayaan masyarakat desa, serta pengembangan potensi lokal yang dimiliki setiap wilayah.
"Pembangunan yang kuat harus dimulai dari desa, karena desa merupakan fondasi utama kemajuan daerah. Keberadaan Pasar Tradisional Sumur Gede Cipari ini diharapkan menjadi ruang produktif yang dapat meningkatkan pendapatan pelaku usaha, membuka peluang kerja, serta memperkuat kebersamaan dan solidaritas sosial warga," tandasnya
Lanjut dia, keberhasilan pasar tradisional tidak hanya diukur dari ramainya transaksi dan meningkatnya pendapatan pedagang, tetapi juga dari kebersihan, kenyamanan, dan keamanan lingkungan pasar itu sendiri. Untuk itu, dia juga menghimbau para pedagang dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat pasar tersebut agar tetap bersih, aman dan nyaman
"Saya mohon kepada pengelola, pedagang dan masyarakat, rawat dan jaga pasar ini agat tetap bersih, rapi, aman dan nyaman. Jaga kehigienisan produk yang dijual, khususnya makanan dan minuman, sehingga kualitas dan keamanan pangan tetap terjamin," himbaunya
Wabup Intan juga berharap dengan lingkungan yang bersih dan produk yang higienis, Tradisional Sumur Gede Cipari Desa Ciakar akan semakin berkembang dan dipercaya masyarakat serta mampu menjadi contoh pasar tradisional yang sehat, tertib, dan nyaman di Kabupaten Tangerang.
"Saya optimistis bila Pasar Tradisional Sumur Gede Cipari ini bersih, aman, nyaman dan higienis akan berkembang menjadi destinasi ekonomi dan budaya yang membanggakan bagi Masyarakat Desa Ciakar dan Kabupaten Tangerang," pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensagokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, secara resmi melepas peserta Pawai Ta’aruf dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram yang digelar di kawasan Citra Raya, Kecamatan Panongan. Selasa, (16/6/26).
Pawai Ta’aruf yang menjadi agenda rutin peringatan Tahun Baru Islam tersebut disambut antusias masyarakat. Beragam atribut bernuansa Islami, lantunan shalawat, serta semangat kebersamaan mewarnai jalannya kegiatan yang berlangsung khidmat dan semarak.
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengapresiasi panitia dan seluruh elemen masyarakat yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, peringatan Tahun Baru Islam tidak hanya menjadi momentum refleksi diri, tetapi juga sarana mempererat tali silaturahmi dan memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
“Kegiatan seperti ini harus terus dijaga dan dilaksanakan secara rutin karena memiliki nilai yang sangat positif untuk memperkuat silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah. Apalagi kegiatan ini melibatkan seluruh masyarakat dan DKM masjid yang ada di kawasan Citra Raya,” ujar Bupati Maesyal.
Ia menilai, semangat kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat dalam Pawai Ta’aruf tersebut menjadi bukti bahwa nilai-nilai persatuan dan gotong royong masih terjaga dengan baik di Kabupaten Tangerang.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara yang konsisten menggelar kegiatan tersebut setiap tahun dengan pelaksanaan yang semakin baik dan semakin meriah.
“Saya sangat mengapresiasi langkah panitia yang terus menjaga tradisi positif ini. Hampir setiap tahun kegiatan ini dilaksanakan dan saya melihat antusiasme masyarakat semakin tinggi serta pelaksanaannya semakin meriah,” katanya.
Lebih lanjut, ia berharap Pawai Ta’aruf dan peringatan Tahun Baru Islam di masa mendatang dapat terus dikembangkan menjadi kegiatan yang lebih besar dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.
“Semoga setiap tahun acara ini semakin meriah, semakin banyak masyarakat yang terlibat, dan menjadi ajang silaturahmi yang mempererat persaudaraan di antara kita semua,” pungkasnya.
Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram di Citra Raya tersebut menjadi momentum kebersamaan warga untuk menyambut tahun baru Hijriah dengan semangat persatuan, keharmonisan serta memperkuat nilai-nilai spiritual dan sosial yang nyata dan berdampak bagi umat dan masyarakat. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mengajak masyarakat untuk terus melestarikan budaya sebagai identitas bangsa sekaligus memperkuat semangat persatuan di tengah keberagaman. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Grebeg Suro, Kirab Budaya dan Pagelaran Wayang Kulit dalam rangka memperingati 1 Muharram 1448 Hijriah, yang digelar di Kecamatan Panongan, Senin (15/6/26).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, Ikatan Keluarga Gunungkidul (IKG) Kabupaten Tangerang, serta Badan Penghubung Daerah Istimewa Yogyakarta yang telah menyelenggarakan kegiatan budaya tersebut dengan penuh semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap warisan budaya bangsa.
"Bulan Suro memiliki makna yang mendalam bagi masyarakat Jawa, bukan hanya sebagai momentum introspeksi dan penguatan spiritualitas, tetapi juga sebagai sarana mempererat persaudaraan, menjaga kerukunan, dan melestarikan nilai-nilai budaya yang diwariskan para leluhur," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Menurut dia, Grebeg Suro dan Kirab Budaya Wayang Kulit merupakan wujud nyata komitmen masyarakat dalam menjaga kekayaan budaya Indonesia agar tetap hidup dan lestari di tengah arus modernisasi. Budaya bukan hanya warisan masa lalu, tetapi juga identitas yang harus kita jaga dan wariskan kepada generasi mendatang.
"Kabupaten Tangerang yang dihuni oleh masyarakat dengan latar belakang suku, agama, budaya, dan tradisi yang beragam memiliki modal sosial yang kuat untuk membangun daerah yang maju, sejahtera, dan harmonis. Karena itu, keberagaman harus terus dirawat sebagai kekuatan bersama," tandasnya
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat semangat gotong royong dan menjadikan keberagaman sebagai sumber kekuatan dalam mendukung pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Tangerang, lanjutnya, akan terus mendukung berbagai kegiatan pelestarian budaya yang digagas masyarakat.
“Pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga harus memperhatikan pembangunan karakter, nilai-nilai budaya, dan penguatan jati diri bangsa,” tegasnya.
Bupati juga berharap melalui kegiatan Grebeg Suro dan pagelaran wayang kulit tersebut generasi muda bisa semakin mengenal, mencintai, dan bangga terhadap budaya bangsa sendiri sehingga nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya dapat terus lestari sepanjang masa.
"Saya harap melalui kegiatan seperti ini, generasi muda bisa kenal, cinta dan bangga akan seni budaya bangsa sendiri yang mengandung nilai-nilai luhur dan terus lestari sepanjang masa," harapnya. (Red)
Kota Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang membuka pendaftaran program On The Job Training (OJT) di salah satu perusahaan plastik terkemuka, Perseoran Terbatas (PT) Tomypak Makmur Tangerang mulai 11-18 Juni 2026.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang Ujang Hendra Gunawan menuturkan, program tersebut dibuka untuk memberikan pelatihan berbasis kompetensi bagi calon tenaga kerja yang dilengkapi dengan program magang secara langsung.
“Kami menyediakan program ini khususnya untuk calon tenaga kerja muda yang ingin mendapatkan pelatihan intensif disertai kesempatan magang langsung di lingkungan kerjanya. Ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan peserta mulai dari pengalaman kerja nyata, mentor profesional, sampai sertifikasi yang dibutuhkan di dunia kerja,” ujar Ujang, Senin (15/6/2026).
Ia melanjutkan, Pemkot Tangerang memastikan pendaftaran OJT di PT. Tomypak Makmur Tangerang akan berjalan selama sekitar 30 hari mulai dari 22 Juni-28 Juli 2026 mendatang.
Pemkot Tangerang memastikan para peserta yang memenuhi kualifikasi kompetensi dapat mendapatkan kesempatan pemagangan dan dikontrak oleh perusahaan tersebut.
”Jangan ketinggalan untuk segera mendaftarkan diri, apalagi semua proses pendaftarannya bisa dilakukan secara mudah dan gratis melalui aplikasi Tangerang LIVE sekarang juga,” tambahnya.
Berikut persyaratan dan keuntungan peserta program OJT di PT. Tomypak Makmur Tangerang:
Persyaratan
1. Warga Kota Tangerang dibuktikan dengan Kartu Tanpa Penduduk (KTP). 2. Berusia maksimal 27 tahun. 3. Pendidikan minimal Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat.
Keuntungan
1. Uang transportasi selama pelatihan. 2. Sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). 3. Kesempatan melanjutkan program pemagangan bersama perusahaan bagi yang memenuhi standar kualifikasi yang dibutuhkan.
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid mengapresiasi program sekolah Berkarakter Hijau, Sehat dan Inovatif (BERHATI) yang dirancang Sinarmas Land
Hal tersebut diungkapkan Bupati Maesyal Rasyid saat menghadiri Festival Sekolah BERHATI 2026 Sinarmas Land di Atrium Mall The Breeze BSD, Senin (15/06/26)
"Program ini bagus sekali, sejak usia dini untuk anak-anak kita Kabupaten maupun Tangsel itu bisa ditanamkan karakter hijaunya. Pemkab Tangerang, Pemkot Tangsel bersama dengan Sinarmas Land ingin sekali merancang pilot proyek sekolah yang mengikuti tema BERHATI ini," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Manurut dia, program sekolah BERHATI yang mengusung konsep karakter anak didik, lingkungan dan kesehatan sangat mendukung kenyamanan proses belajar mengajar. Untuk itu, Pemkab Tangerang akan terus mendukung dan menguatkan kerja sama dengan berbagai pihak, khususnya Sinarmas Land dengan CSR-nya untuk membangun sarana pendidikan dengan konsep sekokah BERHATI di sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Tangerang.
"Pemerintah daerah akan terus mendorong ada program pilot proyek sekolah BERHATI ini bisa dibangun bersama Sinarmas dengan CSR-nya dan menjadi program unggulan supaya memberikan kontribusi terhadap upaya mencerdaskan bangsa melalui proses belajar mengajar pada usia dini apakah itu TK Paud SD SMP sampai dengan SMA," ungkapnya
Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada para pengembang dengan program CSR-nya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Tangerang. Melalui ekspansi pemanfaatan program CSR terhadap dunia pendidikan tersebut diharapkan juga akan berkontribusi positif secara signifikan terhadap peningkatkan kualitas anak didik penerus bangsa, termasuk kesiapan tenaga pendidik yang benar-benar kompeten
"Saya ingin bahwa sekolah berhati ini harus terus dikumandangkan diperbanyak dari sisi kuantitas maupun kualitasnya dan CSR BSD juga ditambah lagi dalam rangka memberikan kontribusi kepada wilayah sekitar," imbuhnya
Sementara itu, Managing Director President Office Sinarmas Land, Dony Martadisata mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing dan memiliki integritas serta rasa kepedulian yang tinggi pada lingkungan dan sesama.
Kolaborasi dan sinergitas yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, sekolah, keluarga dan masyarakat sangat diperlukan untuk membangun ekosistem pendidikan yang adaptif dan berkelanjutan sebagai investasi jangka panjang.
"Komitmen inilah yang melahirkan program sekolah BERHATI melalui pendampingan berkelanjutan dari program CSR Sinarmas Land di bidang pendidikan. Ini fokus pada tiga nilai utama berkarakter hijau, sehat dan inovatif.
Lanjut dia, program sekokah BERHATI tersebut tidak hanya fokus memberikan pendampingan kepada siswa tetapi juga meningkatkan kapasitas guru, memperkuat kolaborasi dengan orang tua serta membangun budaya sekolah yang positif. Selain itu pada kegiatan tersebut pihaknya menyalurkan bantuan pendidikan kepada 283 penerima manfaat di wilayah Tangerang Raya hingga kecamatan Rumpin Bogor.
"Semoga festival sekolah BERHATI 2026 menjadi pijakan lahirnya banyak inovasi pendidikan, memperkuat jejaring kolaborasi serta menginspirasi hadirnya generasi yang berkarakter peduli lingkungan sehat inovatif dan siap menghadapi tantangan di masa depan," pungkasnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid memimpin rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk memperkuat sinergi dan efektivitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pemanfaatan teknologi digital di Pendopo Bupati Tangerang, Selasa (15/6/2026).
Rapat strategis tersebut menjadi langkah penting dalam menyelaraskan kebijakan dan koordinasi lintas sektor untuk memastikan program MBG berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi peserta didik di Kabupaten Tangerang.
Dalam arahannya, Bupati Maesyal menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang tengah mengembangkan aplikasi MBG sebagai platform terintegrasi yang mampu menjawab berbagai tantangan di lapangan. Mulai dari pengelolaan data yang masih tersebar, proses pelaporan yang belum terpusat, hingga kebutuhan informasi yang dapat diakses secara cepat dan akurat.
“Melalui konsep Satu Data, Satu Platform, Satu Keputusan, seluruh data dari Sentra Pangan (SPPG), sekolah, hingga madrasah akan terintegrasi dalam satu sistem. Dengan begitu, pengambilan kebijakan dapat dilakukan secara lebih tepat, cepat, dan berbasis data terkini,” ujar Bupati Maesyal.
Selain membahas integrasi data, forum juga menyusun peta jalan (roadmap) pengembangan aplikasi MBG yang akan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Pada tahap awal, pengembangan difokuskan pada fitur self-service bagi SPPG dan satuan pendidikan agar proses pelaporan dapat dilakukan secara mandiri, mudah, dan akurat.
"Langkah ini penting untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta kualitas pengawasan program MBG di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang," jelasnya.
Bupati menambahkan, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh perencanaan yang baik, tetapi juga kolaborasi yang kuat antarperangkat daerah serta pemanfaatan teknologi yang tepat guna.
“Digitalisasi menjadi instrumen penting untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan dampak maksimal bagi peningkatan kualitas generasi muda Kabupaten Tangerang,” imbuhnya.
Dengan penguatan sistem digital yang terintegrasi, Pemerintah Kabupaten Tangerang optimistis pelaksanaan Program MBG akan semakin efektif dalam mendukung terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.
Sementara itu, Wabup Intan Nurul Hikmah menambahkan bahwa digitalisasi menjadi kebutuhan penting dalam mendukung tata kelola program yang transparan dan akuntabel. Menurutnya, sistem yang terintegrasi akan memudahkan seluruh pemangku kepentingan dalam melakukan pemantauan, evaluasi, serta pengambilan keputusan secara cepat dan tepat.
"Saya berharap pengembangan aplikasi MBG dapat memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan seluruh pihak terkait sehingga manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat, khususnya para peserta didik di Kabupaten Tangerang," ujarnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar senantiasa berpedoman pada visi dan misi pembangunan daerah dalam melaksanakan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin apel pagi di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Senin (15/06/26)
Dalam arahannya, Sekda menegaskan bahwa ASN merupakan representasi negara yang memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Tangerang yang berjumlah lebih dari 3,5 juta jiwa. Karena itu, seluruh perangkat daerah harus terus memperkuat koordinasi, konsolidasi, dan semangat kerja untuk mendukung tercapainya target pembangunan daerah.
“Sebagai bagian dari penyelenggara pemerintahan, kita harus bekerja dalam koridor visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Tangerang. Seluruh program dan kegiatan yang kita laksanakan harus bermuara pada terwujudnya masyarakat Kabupaten Tangerang yang sejahtera dan berdaya saing,” tandas Sekda Soma
Ia mengingatkan kembali visi Kabupaten Tangerang Tahun 2025–2029, yaitu “Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Tangerang yang Sejahtera dan Berdaya Saing.” Untuk mewujudkan visi tersebut, terdapat enam (6) misi yang menjadi pedoman seluruh perangkat daerah, meliputi penyelenggaraan pemerintahan yang efektif dan efisien, penguatan perekonomian yang produktif dan berdaya saing, peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan, percepatan pembangunan infrastruktur, serta pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan.
"Pemahaman yang kuat terhadap visi dan misi daerah ini sangat penting agar seluruh ASN memiliki arah yang sama dalam bekerja dan mampu menghasilkan kinerja yang berdampak langsung bagi masyarakat," tegasnya
Pada kesempatan tersebut, Sekda juga menekankan pentingnya publikasi berbagai program dan capaian pembangunan daerah. Menurutnya, berbagai kegiatan dan hasil pembangunan yang telah dilaksanakan pemerintah perlu disampaikan kepada masyarakat secara luas agar masyarakat mengetahui berbagai upaya yang telah dilakukan pemerintah daerah.
“Banyak program dan pekerjaan pembangunan yang sudah dilaksanakan. Publikasi yang baik melalui media sosial menjadi sarana untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah,” ungkapnya.
Di akhir arahannya, Sekda mengajak seluruh ASN untuk terus menjaga semangat kerja, meningkatkan kolaborasi, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat demi mewujudkan Kabupaten Tangerang yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing. Ia juga menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah kepada seluruh pegawai dan masyarakat Kabupaten Tangerang. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id - Kicau Mania Nusantara Bupati Cup Tahun 2026 resmi digelar di lapangan highland stadium, Talaga Bestari, Kabupaten Tangerang, Minggu (14/6/26). Ajang yang diikuti komunitas pecinta burung dari berbagai daerah tersebut tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga wadah silaturahmi dan penggerak ekonomi masyarakat.
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mengapresiasi seluruh panitia, komunitas kicau mania, sponsor, dan berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki manfaat yang jauh lebih besar daripada sekadar perlombaan.
“Kegiatan seperti ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi, mempererat persaudaraan, berbagi pengetahuan, serta menumbuhkan kecintaan terhadap pelestarian satwa dan lingkungan,” ujar Bupati Maesyal.
Ia menuturkan, komunitas kicau mania memiliki semangat kebersamaan yang kuat. Dari hobi yang sama, lahir persahabatan, kerja sama, hingga peluang ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Bupati Maesyal menjelaskan, berbagai event kicau mania terbukti mampu menarik peserta lintas daerah dan mendorong perputaran ekonomi. Sektor UMKM, perdagangan perlengkapan burung, kuliner, hingga jasa pendukung lainnya turut merasakan dampak positif dari kegiatan tersebut.
“Dari hobi yang sama, lahir persahabatan, kerja sama, dan bahkan peluang ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus mendukung kegiatan-kegiatan positif yang mampu mempererat persatuan masyarakat sekaligus memberikan dampak ekonomi nyata. Ia berharap Kicau Mania Nusantara Bupati Cup dapat berkembang menjadi agenda tahunan yang semakin besar, profesional, dan membanggakan Kabupaten Tangerang.
Bupati Maesyal berpesan agar menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan kompetisi sebagai sarana mempererat persaudaraan. “Menang atau kalah adalah hal biasa dalam sebuah perlombaan, tetapi persaudaraan dan kebersamaan adalah kemenangan yang sesungguhnya,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Ronggolawe Nusantara (RNS), Petrus Julianus, mengungkapkan antusiasme peserta pada penyelenggaraan tahun ini sangat tinggi. Sebanyak 25 sesi perlombaan digelar di dua lapangan berbeda, yakni kelas 24G dan 72G, dengan hampir seluruh tiket kelas 24G terisi penuh sejak sehari sebelum pelaksanaan.
“Untuk pesertanya kita hari ini mainkan ada 25 sesi. Yang 24G itu terpantau sampai semalam hampir semua sesi full semua, 24 peserta semua,” ujarnya.
Menurut Petrus, peserta yang hadir tidak hanya berasal dari wilayah Banten, tetapi juga datang dari berbagai daerah seperti Yogyakarta, Lampung, Jakarta, Bandung, Jawa Timur, hingga Cirebon. Ia menilai tingginya partisipasi peserta dari luar daerah menunjukkan bahwa Kicau Mania Nusantara Bupati Cup semakin dikenal di kalangan pecinta burung berkicau.
“Peserta ada dari Jogja, Lampung, Jakarta, Bandung, Jawa Timur, Cirebon. Banyak dari luar Banten sendiri. Kalau Cirebon dan Serang juga banyak banget,” katanya.
Ia menjelaskan, perlombaan tahun ini mempertandingkan dua jenis burung, yakni Murai Batu dan Cucak Hijau. Penilaian dilakukan berdasarkan pakem yang telah dikenal luas di dunia kicau mania, mulai dari kualitas kicauan, irama, lagu, materi, volume suara, hingga gaya burung saat tampil di arena.
Selain menjadi ajang kompetisi, Petrus menilai kegiatan tersebut memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar. Kehadiran peserta dari berbagai daerah turut menggerakkan aktivitas UMKM, mulai dari penjualan sangkar, pakan burung, hingga berbagai produk pendukung lainnya.
“Pemain-pemain yang belum tahu lapangan sini akhirnya tahu. Orang yang belum pernah ke Kabupaten Tangerang akhirnya datang ke sini. UMKM-nya pun tetap berjalan. Ada jual sangkar, ada makanan, semuanya menurut saya luar biasa,” ujarnya.
Menurut dia, penyelenggaraan Kicau Mania Nusantara Bupati Cup Tahun 2026 berlangsung lebih semarak dibandingkan tahun sebelumnya. Kehadiran langsung Bupati Tangerang serta ramainya pelaku UMKM di lokasi menjadi indikator bahwa kegiatan tersebut tidak hanya sukses sebagai ajang perlombaan, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian daerah.
“Yang terpenting UMKM tadi rame juga. Kalau UMKM jalan, otomatis roda perekonomian, khususnya Kabupaten Tangerang ini berjalan,” pungkasnya. (Red)