Kota Tangerang, lensafokus.id - Job Fair Edufair kembali hadir bagi seluruh alumni Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Tangerang. Job Fair Edufair akan berlangsung besok, Rabu, 6 Mei 2026 di Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Assyakirin Pinang, Kota Tangerang.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang, Ujang Hendra Gunawan menuturkan, Pemkot Tangerang bekerja sama dengan Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK Global Mandiri menyelenggarakan Job Fair Edufair sebagai kesempatan para pencari kerja khususnya dari kalangan alumni SMA/SMK dan sederajat mencari lowongan pekerjaan bahkan melakukan wawancara (walk in interview) secara langsung.
“Kami mengajak semua lulusan SMA/SMK dan sederajat se-Kota Tangerang yang sedang mencari lowongan pekerjaan bisa hadir untuk meramaikan Job Fair Edufair besok. Apalagi Job Fair Edufair ini dibuka dengan tanpa pungutan biaya apapun atau gratis,” ujar Ujang, Selasa (5/5/26).
Berdasarkan informasi terkini, Job Fair Edufair tersebut akan menghadirkan sejumlah perusahaan ternama di berbagai sektor pekerjaan seperti FIF Group, SIM Group, Cantik Group, Indomart, Alfamart, Permodalan Nasional Madani (PNM), Rapid Teknologi, Eternal Kreasi, dan sebagainya dengan lebih dari 300 lowongan pekerjaan.
“Tidak hanya informasi lowongan pekerjaan dari sejumlah perusahaan yang disediakan, Job Fair Edufair kali ini membuka stand layanan dari sejumlah kampus seperti Universitas Mercu Buana, Universitas Muhammadiyah Tangerang, Universitas Bina Sarana Informatika (BSI) dan masih banyak yang lainnya untuk menyediakan informasi beasiswa dan jalur masuk yang bisa dimanfaatkan para lulusan SMA/SMK di Kota Tangerang,” tambahnya.
Selain itu, informasi selengkapnya bisa dilihat melalui laman media sosial Instagram @tangerangkota dan @disnaker_kotatangerang. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyerahkan secara simbolis peralatan usaha kepada para Wira Usaha Baru (WUB) sekaligus membuka kegiatan pembekalan kewirausahaan yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang di Balai Latihan Kerja (BLK) Jayanti, Selasa (5/5/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya konkret pemerintah daerah dalam membuka akses pelatihan kerja sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.
“Di BLK Jayanti ini ada sekitar 142 peserta yang sedang mengikuti pelatihan. Kami juga telah bekerja sama dengan pihak perusahaan untuk membuka kesempatan pemagangan. Selama satu bulan, peserta bisa belajar langsung di perusahaan dengan jaminan transport dan uang saku,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid
Ia menambahkan, program pemagangan tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi peserta untuk bisa direkrut sebagai karyawan tetap, apabila mampu menunjukkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan kinerja yang baik selama masa magang.
Bupati menegaskan bahwa keberadaan BLK, baik di Jayanti maupun di Jati Mulya, Kosambi, menjadi sarana strategis dalam menyiapkan tenaga kerja, sesuai dengan kebutuhan industri yang dibutuhkan. Berbagai jenis pelatihan disediakan, mulai dari servis AC, otomotif (motor dan mobil), forklift, tata boga, menjahit, hingga barista.
“Tidak semua bisa terserap di perusahaan karena keterbatasan kapasitas. Oleh karena itu, kami juga dorong lahirnya wirausaha baru. Setelah pelatihan, mereka langsung kami fasilitasi dengan peralatan usaha agar bisa segera berproduksi dan memperoleh penghasilan,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan, pada tahun 2026 Pemerintah Kabupaten Tangerang, melalui Dinas Tenaga Kerja menargetkan sebanyak 1.700 peserta mengikuti program pelatihan, dengan 608 orang di antaranya merupakan Wira Usaha Baru (WUB). Jumlah tersebut direncanakan akan terus ditingkatkan pada tahun mendatang.
“Program ini juga bertujuan menekan angka pengangguran dan kemiskinan serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Ini bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang, Rudi Lesmana, dalam laporannya menyampaikan bahwa program WUB merupakan bagian dari strategi perluasan kesempatan kerja yang berfokus pada peningkatan kemandirian ekonomi masyarakat.
Lanjut dia, pada tahun 2026, telah dibentuk sekitar 608 WUB yang terbagi dalam 38 angkatan dengan berbagai bidang usaha, seperti menjahit garmen, bengkel otomotif, las listrik, instalasi listrik, servis AC, tata rias, barista, serta sektor kuliner seperti bakery, tempe, dan sate bandeng.
“Program ini dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu pelatihan teknis dan kewirausahaan di BLK, pembekalan dan motivasi usaha, serta pemberian bantuan peralatan usaha,” terang Rudi.
Pihaknya berharap melalui program ini, para peserta mampu mengembangkan usaha secara mandiri, meningkatkan pendapatan, serta menciptakan lapangan kerja baru di lingkungan masing-masing.
Pada kegiatan tersebut, pembekalan kewirausahaan diikuti oleh 144 peserta. Selain membuka kegiatan, Bupati juga menyerahkan bantuan peralatan usaha secara simbolis kepada 12 kelompok WUB yang berasal dari enam kecamatan, yaitu Balaraja, Sukamulya, Gunung Kaler, Kronjo, Kresek, dan Sindang Jaya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 RSUD Kabupaten Tangerang yang digelar di Aula RSUD Kabupaten Tangerang, Selasa (5/5/26).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menekankan kepada seluruh jajaran RSUD Kab. Tangerang untuk terus meningkatkan inovasi layanan kesehatan gemilang Kabupaten Tangerang
“HUT ke-62 tahun ini hendaknya menjadi momentum bagi RSUD Kabupaten Tangerang untuk terus berinovasi, meningkatkan mutu pelayanan, serta mengutamakan keselamatan dan kepuasan pasien demi terwujudnya layanan kesehatan gemilang,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Ia menyampaikan apresiasinya atas perjalanan panjang RSUD Kabupaten Tangerang yang telah memberikan kontribusi besar dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat selama lebih dari enam dekade.
“Selama 62 tahun, RSUD Kabupaten Tangerang tentunya telah banyak menyelamatkan, menyembuhkan, dan melayani masyarakat. Ini adalah bagian dari tugas mulia para tenaga medis yang telah disumpah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya
Ia menegaskan bahwa keberhasilan dan kemajuan yang diraih RSUD Kabupaten Tangerang juga tidak lepas dari peran dan dedikasi para pendahulu, serta seluruh tenaga medis dan non-medis yang terus menjaga kualitas pelayanan.
Menurutnya, atas dedikasi dan inovasi layanan yang terus meningkat, RSUD Kabupaten Tangerang kini telah menjadi rumah sakit rujukan yang tidak hanya melayani masyarakat Kabupaten Tangerang, tetapi juga dari berbagai daerah lain seperti Kabupaten Serang, Kota Cilegon, Lebak, Pandeglang, hingga Kota Tangerang.
“Dengan berbagai inovasi layanan dan fasilitas yang terus berkembang, termasuk layanan bedah jantung, RSUD Kabupaten Tangerang telah mendapatkan kepercayaan tinggi dari masyarakat. Pelayanan yang ramah, profesional, serta didukung peralatan yang memadai menjadi kunci tumbuhnya kepercayaan tersebut,” katanya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati mengucapkan selamat ulang tahun kepada seluruh jaajran dan keluarga besar RSUD Kabupaten dan mejadikan HUT ke-62 tersebut untuk menguatkan komitmen bersama melayani masyarakat secara optimal
“Selamat ulang tahun ke-62. Semoga seluruh pegawai semakin sejahtera dan terus mendapatkan pengakuan positif dari masyarakat. Tingkatkan pelayanan dengan penuh keramahan, senyuman, dan tanggung jawab terhadap keselamatan pasien,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Kabupaten Tangerang dr. Endang Widyastiwi menyampaikan bahwa usia 62 tahun merupakan perjalanan panjang yang penuh dengan tantangan dan transformasi. Pihaknya pun terus meningkatkan layanan, akses dan menghadirkan berbagai inovasi yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat
“RSUD Kabupaten Tangerang terus berupaya meningkatkan kualitas layanan, memperluas akses, serta menghadirkan inovasi yang menjawab kebutuhan masyarakat. Inovasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa inovasi yang dilakukan mencakup pengembangan layanan berbasis digital dan terintegrasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan budaya kerja yang berorientasi pada keselamatan dan kepuasan pasien.
“Kami berkomitmen menghadirkan pelayanan yang humanis, profesional, dan berkeadilan, serta memperkuat kolaborasi lintas sektoral dalam pembangunan kesehatan,” jelas dr. Endang.
Dalam rangkaian peringatan HUT ke-62, RSUD Kabupaten Tangerang juga menggelar berbagai kegiatan sosial dan internal, antara lain vaksinasi kanker serviks gratis, donor darah, santunan anak yatim, pembagian makanan gratis (food share) bagi pasien dan keluarga, RSUD Award, serta berbagai lomba kreativitas seperti master chef, vocal group, tari, dan desain logo.
Pihak RSUD juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang, DPRD, Dinas Kesehatan, tenaga kesehatan, serta seluruh elemen masyarakat atas dukungan yang diberikan selama ini.
“Penghargaan setinggi-tingginya kami sampaikan kepada para direktur sebelumnya yang telah memberikan dedikasi dan kontribusi besar, menjadi inspirasi bagi kami untuk terus melanjutkan pembangunan pelayanan kesehatan yang lebih baik,” pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah membuka seminar bertajuk “Pencegahan dan Penanganan Pelecehan Seksual di Lingkungan ASN”, dalam rangka memperingati Hari Kartini Tahun 2026. Acara tersebut digelar di Aula Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Senin (04/05/26)
Dalam sambutannya, Wabup Intan mengungkapkan bahwa isu pelecehan seksual di lingkungan kerja bukan lagi persoalan individu semata, melainkan persoalan serius yang berkaitan dengan relasi kuasa, budaya organisasi, serta kualitas tata kelola kelembagaan. Untuk itu, dia mendorong ASN untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai profesionalitas, integritas, dan rasa aman di lingkungan kerja.
“Lingkungan kerja yang aman adalah prasyarat utama bagi terwujudnya birokrasi yang profesional. Jika rasa aman tidak terpenuhi, maka bukan hanya individu yang terdampak, tetapi juga kinerja organisasi dan kepercayaan publik,” ujar Wabup Intan.
Dia menyampaikan keprihatinannya terhadap adanya potensi terjadinya pelecehan seksual di lingkungan internal pemerintahan. Ia secara tegas menyatakan tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk pelecehan, baik secara verbal maupun non-verbal.
“Saya tidak ingin mendengar ada ASN yang menjadi korban pelecehan. Sekecil apapun bentuknya, baik ucapan, candaan yang merendahkan, maupun tindakan lainnya, itu tetap tidak bisa dibenarkan,” tegasnya.
Ia pun meminta seluruh ASN, khususnya perempuan, untuk berani berbicara dan melaporkan jika mengalami atau mengetahui adanya tindakan pelecehan seksual.
“Jangan takut untuk speak up. Saat ini salah satu pimpinan di Kabupaten Tangerang adalah perempuan. Saya pastikan akan berdiri membela korban jika itu benar terjadi,” tandasnya.
Menurut dia, dampak kekerasan dan pelecehan seksual tidak hanya fisik, tetapi juga psikologis yang bisa membekas secara jangka panjang. Pemerintah daerah berkomitmen mengatasi dan menangani persoalan kekerasan seksual, salah satunya dengan membangun fasilitas pendukung berupa layanan trauma healing bagi para korban kekerasan sosial.
"Saat ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga tengah menyiapkan fasilitas pendukung seperti layanan trauma healing bagi korban," ungkapnya
Sementara itu, Kepala DP3A Kabupaten Tangerang, Asep Suherman mengatakan bahwa pencegahan dan penanganan pelecehan seksual harus dilakukan secara komprehensif, melalui penguatan sistem, peningkatan kesadaran, serta kolaborasi lintas sektor, termasuk aparat penegak hukum dan tenaga profesional.
"Seminar ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat reformasi birokrasi yang berorientasi pada perlindungan, profesionalitas, dan kemanusiaan," ungkapnya
Lanjut dia, kegiatan tersebut menghadirkan narasumber yang dapat memperkaya wawasan peserta, mulai dari perspektif hukum terkait sanksi dan mekanisme pelaporan, hingga pendekatan psikologis dalam penanganan korban.
"Kami berharapkan kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran kolektif serta komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan kerja ASN yang bebas dari segala bentuk kekerasan dan pelecehan seksual, serta menjunjung tinggi nilai keadilan dan kesetaraan gender," ujarnya
Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Polresta Tangerang dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang dan para peserta dari perwakilan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid memberikan arahan dan motivasi kepada para kepala sekolah SD dan SMP negeri yang baru terpilih maupun hasil rotasi. Kegiatan tersebut digelar di Aula Gedung Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Senin (4/5/26).
Dalam sambutannya, Bupati meninta para kepala sekolah SD dan SMP negeri tersebut untuk terus meningkatkan kompetensi dan berinovasi untuk kemajuan SD dan SMP masing-masing
"Tingkatkan terus kompetensi dan inovasi untuk meningkatkan kualitas sekolah dan proses belajar mengajar demi terwujudnya kemajuan pendidikan yang unggul dan berkualitas di Kabupaten Tangerang," pinta Bupati Maesyal Rasyid
Ia mengungkapkan bahwa proses seleksi kepala sekolah dilakukan secara detail dan menyeluruh, dengan mempertimbangkan rekam jejak, loyalitas, kapasitas, serta kesiapan mental para calon kepala sekolah. Proses penetapan kepala sekolah juga telah dilakukan secara objektif melalui pembahasan yang mendalam bersama jajaran terkait, termasuk Dinas Pendidikan dan BKPSDM.
“Pengisian kepala sekolah bukan berdasarkan faktor lain, tetapi murni berdasarkan kompetensi. Semua dibahas secara matang, tidak asal tanda tangan. Satu posisi bahkan bisa ada tiga calon yang dikaji secara menyeluruh,” ungkapnya
Dia menyebut para kepala sekolah yang terpilih merupakan sosok pilihan di antara ribuan guru di Kabupaten Tangerang. Dari ribuan guru yang ada, para kepala sekolah ini dipercaya menjadi pemimpin dan teladan di lingkungan pendidikan.
“Ini adalah amanah besar. Dari ribuan guru, Bapak/Ibu terpilih menjadi kepala sekolah, patut disyukuri dan dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.
Dalam arahannya, Bupati menitipkan beberapa hal penting yang harus segera dilakukan oleh para kepala sekolah di lingkungan masing-masing. Pertama, menjaga kerapihan dan kebersihan lingkungan sekolah, termasuk memastikan tidak ada sampah dan saluran air yang tersumbat.
Kedua, mengoptimalkan program sanitasi sekolah (Sanisek) serta memanfaatkan lahan kosong menjadi produktif dengan menanam berbagai tanaman seperti cabai dan tomat sebagai bentuk inovasi dan edukasi bagi siswa.
Ketiga, melakukan perbaikan sarana dan prasarana ringan secara mandiri tanpa harus menunggu anggaran dari pemerintah daerah, dengan memanfaatkan dana yang tersedia.
“Jangan menunggu, sepanjang bisa dilakukan oleh kepala sekolah, segera lakukan. Sekolah yang bersih, rapi, aman dan nyaman akan mendukung proses belajar mengajar yang berkualitas,” pesannya.
Dia juga mengapresiasi inovasi yang dilakukan Dinas Pendidikan dalam proses seleksi tersebut, serta keterlibatan berbagai pihak, termasuk masukan dari organisasi profesi seperti PGRI dan organisasi profesi lainnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, secara resmi meluncurkan buku cerita anak berjudul "Mangrove Penyelamat Pantai" karya Bunda PAUD Kabupaten Tangerang di Gedung Serba Guna (GSG) Puspemkab Tangerang Senin, (4/5/2026).
Acara peluncuran ini menjadi momentum penting dalam penguatan literasi dan pendidikan karakter bagi anak usia dini di wilayah Kabupaten Tangerang.
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal menekankan bahwa masa usia dini merupakan masa emas (golden age), di mana anak-anak memiliki kemampuan luar biasa dalam menyerap nilai-nilai, pengetahuan, dan kebiasaan. Oleh karena itu, pendidikan pada fase ini menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter dan kecerdasan anak.
"Pada masa inilah nilai-nilai moral, budaya, dan kebiasaan positif sangat penting untuk kita tanamkan. Salah satunya melalui media buku cerita yang menarik dan sarat akan pesan moral yang baik," ungkap Bupati Maesyal.
Ia memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bunda PAUD atas dedikasi dan kontribusi nyatanya dalam menghadirkan karya literasi yang edukatif.
"Saya menyampaikan penghargaan kepada Bunda PAUD Kabupaten Tangerang atas inisiatif dan kontribusi nyata dalam mendukung pengembangan pendidikan anak usia dini melalui karya yang inspiratif ini," ujarnya
Bupati Maesyal berharap buku tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para pendidik, orang tua dan seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Tangerang. Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus bersinergi dalam meningkatkan kualitas layanan PAUD.
"Mari kita bersinergi demi mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing di masa depan. Selamat dan sukses kepada Bunda PAUD Kabupaten Tangerang. Semoga buku ini memberikan manfaat luas bagi kemajuan pendidikan anak bangsa," pungkasnya.
Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Tangerang, Rismawati Maesyal Rasyid, menyampaikan bahwa peluncuran buku ini merupakan bentuk komitmennya dalam menghadirkan media pembelajaran yang menyenangkan sekaligus membangun karakter anak sejak dini.
Menurutnya, buku tersebut dapat menjadi sumber literasi dan sarana edukasi yang ringan namun bermakna bagi anak-anak. “Melalui cerita yang sederhana dan menyenangkan, anak-anak dapat belajar mencintai dan menjaga lingkungan sejak dini, dimulai dari kebiasaan kecil dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Dia juga mengajak seluruh pihak, baik orang tua, pendidik, maupun masyarakat, untuk terus bersinergi dalam meningkatkan kualitas layanan PAUD.
"Dengan kolaborasi dan sinergi bwrsama yang semakin kuat ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter dan peduli terhadap lingkungan," harapnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid memimpin upacara gabungan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Pemadam Kebakaran (Damkar), serta Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026. Upacara tersebut digelar di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Senin (4/5/26).
Dalam amanatnya, Bupati Maesyal Rasyid menekankan pentingnya kehadiran pemerintah di tengah masyarakat untuk mendengar langsung kebutuhan, layanan dan aspirasi masyarakat.
“Momentum ini harus kita manfaatkan untuk terus bisa hadir di tengah masyarakat, mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan mereka, dan memastikan pelayanan kita tepat sasaran,” tandas Bupati Maesyal Rasyid.
Menurutnya, peningkatan kinerja seluruh aparatur menjadi kunci bagi setiap aparatur dalam menjalankan amanah sebagai pelayanan publik tanpa membedakan latar belakang masyarakat.
“Kinerja pemerintah daerah merupakan bagian dari amanah dan kepercayaan yang harus diberikan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang tanpa terkecuali. Semua harus kita layani dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.
Ia menambahkan upacara peringatan Hardiknas yang dirangkaikan dengan HUT Damkar, Satpol PP dan Satlinmas diharapkan juga menjadi momentum seluruh aparatur di lingkungan Pemkab Tangerang untuk terus memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat.
“Semoga dengan upacara ini, kita selaku aparatur tidak pernah lelah dan tidak pernah letih dalam memberikan pelayanan secara maksimal dan optimal kepada masyarakat,” tegasnya.
Lanjut dia, peringatan Hardiknas tahun ini bertepatan juga dengan hari lahir mantan Bupati Tangerang, almarhum H. Ismet Iskandar. Ia mengajak seluruh peserta upacara untuk mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Pada hari ini, 4 Mei 2026, kita melaksanakan upacara memperingati Hari Pendidikan Nasional, yang juga bertepatan dengan hari lahir mantan Bupati Tangerang, Bapak H. Ismet Iskandar. Mari kita doakan beliau agar senantiasa mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah SWT,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga menerima penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas komitmennya dalam memberikan perlindungan sosial kepada para pekerja rentan melalui program BPJS Ketenagakerjaan.
Ia menjelaskan bahwa saat ini sekitar 500.000 pekerja rentan di Kabupaten Tangerang telah mendapatkan perlindungan sosial dengan total anggaran mencapai sekitar Rp101 miliar.
“Pekerja rentan tersebut meliputi nelayan, ojek, sopir, petani, pedagang kecil, hingga pekerja informal lainnya. Program ini telah berjalan sejak tahun 2022, dimulai dari 50.000 pekerja dan kini meningkat menjadi 500.000 pekerja,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, program perlindungan sosial tersebut dibiayai APBD dan diharapkan para pekerja dapat beralih menjadi peserta mandiri ke depannya seiring dengan meningkatnya kemampuan ekonomi.
Adapun program BPJS Ketenagakerjaan yang diberikan mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian.
Selain itu, Bupati juga menyampaikan bahwa cakupan Universal Health Coverage (UHC) BPJS Kesehatan di Kabupaten Tangerang terus ditingkatkan, sebagai bukti nyata kehadiran pemerintah daerah dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat.
“Ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah hadir untuk memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya di bidang kesehatan dan ketenagakerjaan,” ungkapnya.
Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh unsur Forkopimda, Wakil Bupati, para kepala OPD, camat, ASN, serta personel Satpol PP, Damkar, dan Satlinmas Kabupaten Tangerang. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menghadiri acara halal bi halal Forum Komunikasi Majelis Taklim (FKMT) Kec. Kosambi yang digelar di Majelis Taklim Nurul Islam, Minggu (03/04/26)
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menngungkapkan bahwa halal bi halal bukan hanya sekedar tradisi semata namun merupakan momentum untuk memperkuat kebersamaan, toleransi, dan saling menghargai.
"Momentum halal bi halal ini bukan sekedar tradisi, tetapi memiliki makna yang sangat dalam, yaitu sebagai sarana untuk saling memaafkan, membersihkan hati, dan memperkuat kebersamaan, saling menghargai sebagai fondasi penting dalam menjaga keharmonisan dalam masyarakat," ungkap Bupati Maesyal Rasyid.
Menurut dia, peran ibu-ibu majelis taklim sangat strategis dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa yang berakhlakul karimah. Untuk itu dia berharap acara tersebut bisa semakin memperkuat sinergi antara pemerintah, tokoh agama dan masyarakat
"Saya berharap melalui kegiatan ini, sinergi antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik. Mari kita bersama-sama menjaga persatuan, mempererat silaturahmi, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah," ujarnya
Dia pun mengapresiasi peran Majelis Taklim yang terus aktif menjadi garda terdepan dalam meningkatkan pembinaan dan pemahaman keagamaan, akhlak dan pembangunan keluarga
"Saya mengapresiasi peran aktif majelis taklim sebagai garda terdepan dalam pembinaan umat, khususnya dalam meningkatkan pemahaman keagamaan, akhlak mulia, serta membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah," ucapnya
Dia juga mengucapkan terima kasib atas peran majelis taklim yang terus bersinergi dan berkolaborasi bersama dalam pembangunan daerah
Saya atas nama pemerintah daerah dan mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan sinergi dan kolaborasi yang telah dilakukan.
Ketua FKMT Maratussoliha, Hj. Rumsinah Forum Komunikasi Majelis Taklim merupakan wadah komunikasi yang tujuannya memberikan pembekalan dan penguatan kaum wanita agar mampu menjadi wanita-wanita sholehah dan tidak mudah terpengaruh dampak negatif pesatnya informasi di era global saat ini
"FKMT ini bukan hanya perkumpulan biasa saja, tapi merupakan wadah untuk saling berkomunikasi dan berbagi informasi dari majelis ke majelis agar menjadi sholehah, tidak mudah terpengaruh hal-hal negatif media sosial dengan menghadirkan ceramah-ceramah sehingga mendapatkan ilmu," jelasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid secara resmi membuka Pekan Olahraga Buruh Kabupaten Tangerang dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) tingkat Kabupaten Tangerang. Kegiatan tersebut digelar di Stadion Mini Kecamatan Cikupa, Minggu (3/5/26).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa peringatan May Day di Kabupaten Tangerang dilaksanakan dengan pendekatan yang berbeda, yakni melalui kegiatan-kegiatan positif yang merupakan hasil kesepakatan bersama antara pemerintah daerah, Forkopimda, dan serikat buruh.
“Setiap agenda tahunan ini, sebelumnya kita selalu bertemu dengan serikat buruh untuk merumuskan kegiatan apa yang akan dilaksanakan. Tahun ini, buruh menginginkan agar May Day diisi dengan kegiatan positif, salah satunya olahraga,” ujar Bupati Maesyal
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama unsur Forkopimda seperti Kapolres, Dandim, Dansatrad, dan Kejari turut hadir dan mendukung penuh pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bentuk kebersamaan dan komitmen menjaga kondusivitas wilayah.
Adapun cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Buruh ini meliputi sepak bola, bola voli, bulu tangkis, dan catur. Kegiatan ini menjadi agenda tahunan yang terus dilanjutkan sebagai ruang silaturahmi dan penguatan solidaritas antarburuh.
“Para buruh sepakat bahwa peringatan May Day lebih baik diisi dengan kegiatan yang bermanfaat daripada aksi turun ke jalan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Ini merupakan hasil musyawarah bersama, bukan arahan sepihak,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa rangkaian puncak kegiatan May Day akan dilaksanakan pada 10 Mei 2026 mendatang dengan berbagai kegiatan sosial seperti mancing bersama, donor darah, serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat dan buruh.
“Ini bukti bahwa buruh di Kabupaten Tangerang sudah semakin dewasa dan sadar akan pentingnya menjaga ketertiban. Kegiatan ini tidak hanya untuk buruh, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” tambahnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh buruh di Kabupaten Tangerang yang telah berperan aktif sebagai panitia penyelenggara dalam seluruh rangkaian kegiatan May Day tahun ini.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang dan Forkopimda mengucapkan terima kasih dan bangga kepada buruh-buruh di Kabupaten Tangerang. Selamat melaksanakan Pekan Olahraga Buruh 2026, semoga berjalan lancar, aman, dan tertib,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang, Rudi Lesmana, menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti oleh sekitar 36 federasi buruh yang turut berpartisipasi dalam berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan.
“Kegiatan ini diawali dengan tasyakuran pada malam 1 Mei, dan hari ini resmi dibuka Pekan Olahraga Buruh. Selain olahraga, puncak perayaan nanti juga akan diisi dengan kegiatan sosial seperti donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis,” ungkapnya.
Ia menambahkan, tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk menyediakan wadah positif bagi buruh sekaligus menjaga stabilitas dan keamanan wilayah Kabupaten Tangerang selama peringatan May Day.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menciptakan suasana yang kondusif, aman, dan penuh kebersamaan antara buruh, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Kegiatan Marching Band Inter Siswa/i Competition Tahun 2026 Tingkat Provinsi Banten resmi dibuka di Gedung Kitri Bakti, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Sabtu (2/5/2026).
Ajang bergengsi ini memperebutkan Piala Gubernur Banten, Piala Ketua KORMI Provinsi Banten, serta Piala Ketua KORMI Kabupaten Tangerang.
Kompetisi tersebut menjadi wadah pengembangan bakat, kreativitas, dan sportivitas generasi muda di bidang marching band, sekaligus mempererat silaturahmi antar pelajar dari berbagai daerah di Provinsi Banten.
Ketua Federasi Youth Band Indonesia sekaligus Ketua Pelaksana, Irawan, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tahun ini diikuti peserta dari jenjang SD hingga SMA/sederajat.
“Marching Band Inter Siswa/i Competition 2026 diikuti oleh 40 club marching band dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Banten, dengan jumlah peserta kurang lebih 1.600 siswa. Antusiasme ini menunjukkan bahwa marching band terus menjadi kegiatan positif yang diminati generasi muda,” ujarnya.
Ia menambahkan, kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan, tetapi juga sarana pembinaan karakter melalui disiplin, kekompakan, kreativitas, dan semangat kompetitif yang sehat.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Banten, Nur Aini, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan berharap ajang ini mampu melahirkan bibit-bibit unggul dari Provinsi Banten.
“Marching band merupakan perpaduan seni, olahraga, dan pembentukan karakter. Melalui kompetisi ini, kita tidak hanya mencari juara, tetapi juga menanamkan nilai disiplin, kerja sama, serta semangat berprestasi kepada generasi muda. Semoga kegiatan ini menjadi agenda berkelanjutan yang mampu melahirkan talenta-talenta terbaik Banten di masa mendatang,” tuturnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum strategis dalam mendorong pengembangan olahraga masyarakat berbasis seni pertunjukan serta memperkuat pembinaan generasi muda di Provinsi Banten. (Red)