PTK Indonesia Gelar Rakernas Bersejarah, 11 Program Kerja Masa Bakti 2025–2029 Resmi Disahkan

JAKARTA, lensafokus.id – Perkumpulan PTK Indonesia menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) sebagai momentum penting dalam menetapkan arah kebijakan dan strategi organisasi untuk masa bakti 2025–2029.

Rakernas yang berlangsung di Jakarta, Sabtu (8/8/2026), diwarnai suasana penuh kebersamaan dan semangat persatuan. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pimpinan organisasi, tokoh masyarakat, para ketua perkumpulan, serta sejumlah tamu undangan yang bertindak sebagai tim peninjau.

Sejumlah tokoh yang hadir di antaranya Ketua Dewan Pembina PTK Indonesia, Vinsen Effendy Lie; Ketua Dewan Pengarah PTK Indonesia, Prof. Dr. Darmadi Durianto, SH., MH.; Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie; Ketua Dewan Pengawas PTK Indonesia, Tjhai Leonardi; serta Dewan Kehormatan PTK Indonesia, Abraham Rudy.

Rakernas dipimpin langsung Ketua Umum PTK Indonesia, Yordanus, selaku pimpinan sidang. Dalam menjalankan persidangan, ia didampingi jajaran pengurus inti, yakni Wakil Ketua Umum Hiu Kon Bun dan Agus Musalim, Sekretaris Jenderal Venndy Wijaya bersama Wakil Sekretaris Jenderal, serta Bendahara Umum Jie Kui Lie.

Agenda utama Rakernas adalah pemaparan dan pengesahan program kerja dari 11 bidang di lingkungan PTK Indonesia untuk masa bakti 2025–2029.

Masing-masing bidang memaparkan rancangan program kerja secara terstruktur, mulai dari rencana kegiatan jangka panjang, target capaian, strategi pelaksanaan, hingga manfaat yang diharapkan dapat dirasakan oleh anggota, perkumpulan, maupun masyarakat luas.

Setelah melalui pembahasan dan diskusi bersama, seluruh peserta forum menyepakati rancangan program kerja yang telah dipaparkan.

Pengesahan program kerja tersebut ditandai dengan ketukan palu sidang oleh Ketua Pimpinan Sidang, Yordanus. Dengan demikian, seluruh program kerja dari 11 bidang resmi disahkan dan ditetapkan sebagai pedoman organisasi selama masa bakti 2025–2029.

Pengesahan tersebut menjadi salah satu agenda strategis dalam perjalanan PTK Indonesia karena memberikan landasan kerja yang lebih terarah bagi seluruh jajaran organisasi dalam menjalankan program selama empat tahun mendatang.

Dengan disahkannya 11 bidang program kerja, PTK Indonesia kini memiliki peta jalan organisasi yang lebih jelas dan terpadu. Program yang telah ditetapkan diharapkan dapat menjadi pedoman bagi seluruh jajaran dalam menjalankan tugas serta mewujudkan visi dan misi organisasi.

Rakernas juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan soliditas antara pimpinan organisasi, perkumpulan, serta seluruh anggota PTK Indonesia.

Semangat kebersamaan yang terbangun dalam Rakernas menjadi modal penting bagi PTK Indonesia untuk terus memperkuat persaudaraan, persatuan, dan pengabdian kepada masyarakat serta bangsa Indonesia. (Red)

Wabup Intan Dorong Mahasiswa Jadi Generasi Unggul, Berkarakter dan Sadar Hukum di Era Digital

Tangerang, lensafokus.id — Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah mendorong mahasiswa untuk tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, etika, dan sadar hukum dalam menghadapi perkembangan teknologi digital.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Tangerang saat menghadiri Kuliah Umum sekaligus Pelepasan Mahasiswa Lulusan Tahun Akademik 2025/2026 Tanri Abeng University Kampus Tangerang, yang digelar bersama Politeknik Ismet Iskandar Indonesia, Sabtu (8/8/26).

"Saya ingin seluruh mahasiswa ini menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, menjunjung tinggi etika, bertanggung jawab dalam menggunakan teknologi, serta mampu memahami bahwa kebebasan berekspresi harus tetap berada dalam koridor hukum dan nilai-nilai moral,” tegasnya.

Ia menambahkan, perkembangan teknologi informasi telah memberikan banyak kemudahan dalam kehidupan masyarakat, mulai dari proses belajar, bekerja, berkomunikasi hingga berwirausaha. Namun, kemajuan tersebut juga menghadirkan tantangan yang harus dihadapi secara bijak.

“Di balik berbagai kemudahan tersebut, terdapat tantangan yang tidak ringan, mulai dari penyebaran hoaks, ujaran kebencian, penyalahgunaan media sosial, hingga berbagai bentuk pelanggaran hukum di ruang digital,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, Kemajuan suatu daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kualitas manusianya. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus mendorong lahirnya sumber daya manusia yang unggul dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dengan tetap berlandaskan akhlak mulia, integritas, serta semangat gotong royong.

"Mahasiswa sebagai generasi muda sekaligus agen perubahan memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan bangsa. Karena itu, mahasiswa harus mampu memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab dan menjadikan ruang digital sebagai sarana untuk menyebarkan informasi serta gagasan yang positif," ungkapnya

Ia juga berpesan kepada para mahasiswa yang diwisuda agar tidak memandang kelulusan tidak dipandang sebagai akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan menjadi awal bagi para lulusan untuk mengabdikan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh kepada masyarakat, dunia usaha, pemerintahan, maupun berbagai sektor lainnya.

“Teruslah belajar, berkarya, dan berinovasi. Jadilah lulusan yang mampu bersaing secara global, namun tetap memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar serta membawa nama baik almamater, keluarga, dan daerah,” pesannya.

Wabup Intan berharap kegiatan kuliah umum dan pelepasan mahasiswa yang mengangkat tema “Membentuk Mahasiswa Berkarakter di Era Digital: Etika, Kebebasan Berekspresi, dan Ketaatan Hukum”, dapat menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dunia pendidikan dalam menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan zaman sekaligus memiliki karakter dan integritas.

Pada kesempatan yang sama, pendiri Politeknik Ismet Iskandar Indonesia, Zaki Iskandar, mengatakan bahwa perkembangan teknologi dan digitalisasi telah membawa perubahan besar terhadap kehidupan, termasuk dunia pendidikan dan ketenagakerjaan.

Zaki juga menyoroti pentingnya literasi digital, etika dalam bermedia sosial, kesadaran hukum, serta kebebasan berekspresi yang bertanggung jawab sebagai bagian penting dalam membentuk mahasiswa sebagai generasi yang mampu memanfaatkan perkembangan teknologi secara positif.

"Generasi muda perlu dipersiapkan untuk menghadapi transformasi digital dengan tetap menjaga etika, nilai kemanusiaan dan tanggung jawab moral. Pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence juga harus dilakukan secara bijak agar teknologi tidak menghilangkan esensi, kreativitas dan nilai kemanusiaan dalam karya mahasiswa," ujarnya. (Red)

Wabup Intan Ajak Masyarakat Kelapa Dua Perkuat Gotong Royong dan Persatuan

Tangerang, lensafokus.id – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri sekaligus melepas kegiatan jalan sehat yang berlangsung meriah dan diikuti ribuan masyarakat Kec. Kelapa Dua dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81 yang digelar di Kecamatan Kelapa Dua, Sabtu (08/08/26).

Dalam sambutannya, Wabup Intan mengajak seluruh peserta untuk menjadikan momentum peringatan kemerdekaan sebagai sarana mempererat kebersamaan, membangun semangat gotong royong, serta memperkuat hubungan antar masyarakat.

“Semangat yang kita tanamkan pada hari ini adalah gotong royong dan saling mengenal satu sama lain. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini semakin mempererat kebersamaan kita,” ujar Wabup Intan.

Menurutnya, kegiatan jalan sehat bukan sekadar aktivitas untuk menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi bagi masyarakat. Dengan suasana yang santai dan penuh kegembiraan, warga dapat saling berinteraksi sekaligus merayakan semangat kemerdekaan bersama-sama. Ia juga mengingatkan peserta agar mengikuti kegiatan dengan tertib dan mengutamakan keselamatan.

“Jalan sehat ini jangan kita ambil sehatnya saja. Utamakan keselamatan. Sambil berjalan, kita bisa ngobrol dan bersilaturahmi, kemudian kembali lagi ke tempat ini dengan penuh kegembiraan,” tandasnya.

Selain mengajak masyarakat menjaga kesehatan, Wakil Bupati juga mendorong warga untuk mendukung para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang turut hadir meramaikan kegiatan tersebut.

Ia menilai UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian, baik di tingkat kecamatan maupun Kabupaten Tangerang.

“Jangan lupa juga membeli jajanan UMKM. Bapak-ibu, UMKM ini adalah ujung tombak perekonomian di sebuah kecamatan dan di Kabupaten Tangerang,” ungkapnya.

Wabup Intan berharap semarak peringatan Hari Kemerdekaan dapat terus menjadi momentum untuk membangun persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat, sekaligus juga mendorong promosi serta dukungan terhadap produk unggulan UMKM

“Jadikan hari kemerdekaan ini sebagai momentum di mana kita semua bisa bersatu, bergotong royong dan bekerja sama, sekaligus dukung produk-produk unggukan UMKM kita ” tuturnya.

Di akhir sambutannya, Wakil Bupati Tangerang mengucapkan selamat mengikuti jalan sehat kepada seluruh peserta dan mengajak masyarakat menikmati seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh kegembiraan.

“Selamat mengikuti jalan sehat. Semoga kita semua diberikan kesehatan dan kegiatan ini membawa kebahagiaan serta semakin mempererat kebersamaan masyarakat Kecamatan Kelapa Dua,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri juga oleh anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Camat Kelapa Dua beserta jajaran Forkopimcam, serta para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Kelapa Dua. (Red)

Hadiri Maulid Nabi di Jatake, Bupati Maesyal Rasyid Ingatkan Pentingnya Tanamkan Keteladanan Rasulullah

TANGERANG, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Mushola Al Hidayah, Desa Jatake, Kecamatan Pagedangan, Jumat malam (7/8/26).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum untuk mengenalkan dan menanamkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah kepada anak-anak sejak dini.

"Yang paling penting adalah bagaimana anak-anak kita mengenal Nabi Muhammad SAW, meneladani akhlaknya, serta menerapkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Menurut dia, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan tradisi keagamaan yang memiliki nilai penting dalam kehidupan masyarakat. Untuk itu, kegiatan tersebut perlu terus dilaksanakan dan diwariskan kepada generasi muda.

"Ini adalah sebuah tradisi kita yang harus terus dilakukan agar anak-anak kita nantinya tahu dan memahami sejarah serta keteladanan Nabi Muhammad SAW," jelasnya

Bupati mengapresiasi masyarakat Desa Jatake yang terus menjaga kebersamaan dan semangat dalam melaksanakan kegiatan keagamaan. Menurutnya, kegiatan seperti Maulid Nabi dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi serta membangun kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat.

"Mudah-mudahan kegiatan ini terus kita jaga, terus kita laksanakan, dan menjadi bagian dari upaya kita membangun generasi Kabupaten Tangerang yang berakhlak, berkarakter dan memiliki nilai-nilai keagamaan," tuturnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai sarana introspeksi dan meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dengan meneladani sifat serta perilakunya. (Red)

Bupati Tangerang Gerak Cepat Bangun Rumah Roboh Warga Diterjang Puting Beliung

Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bergerak cepat menindaklanjuti laporan rumah warga yang roboh akibat diterjang angin puting beliung.

Bupati Maesyal Rasyid bergerak capat dan langsung meninjau lokasi sekaligus menginstruksikan untuk memulai pembangunan kembali rumah milik Ibu Siti Rahmawati di Kampung Laksana RT 001/RW 001, Desa Laksana, Kecamatan Pakuhaji, Jumat (7/8/26).

Setibanya di lokasi, Bupati memastikan proses pembangunan rumah dilakukan pada hari itu juga agar keluarga terdampak dapat segera kembali memiliki hunian yang layak, aman, dan sehat.

"Hari ini saya hadir dan mengecek langsung di Desa Laksana, di tanah milik Ibu Siti Rahmawati. Kondisinya memang memerlukan perbaikan. Alhamdulillah, setelah kami mendapatkan laporan, kami langsung datang ke sini dan hari ini juga langsung kita bangun kembali rumahnya yang sebelumnya roboh akibat bencana angin puting beliung," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia menandaskan, Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen hadir dengan cepat membantu masyarakat yang tertimpa musibah. Rumah yang dibangun kembali tidak hanya menggantikan bangunan yang roboh, tetapi juga dibuat lebih layak huni dengan fasilitas yang lebih memadai.

"Rumah ini kita bangun agar menjadi rumah yang nyaman, sehat, dan penuh berkah. Ukurannya juga kita tambah sekitar satu setengah meter jadi 7meter panjangnya supaya lebih luas. Nanti dilengkapi dengan lantai yang baik, kamar tidur, dapur, kamar mandi, toilet, ventilasi yang memadai dan atap yang kokoh sehingga benar-benar menjadi rumah yang layak untuk dihuni," jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga turut mendoakan agar suami Ibu Siti Rahmawati yang sedang sakit segera diberikan kesembuhan serta seluruh keluarga diberikan kesehatan, keselamatan, dan keberkahan.

Sementara itu, pemilik rumah, Ibu Siti Rahmawati, tidak mampu menyembunyikan rasa haru dan bahagianya atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kabupaten Tangerang. Ia mengaku tidak pernah menyangka rumahnya akan langsung dibangun kembali setelah mengalami musibah, roboh karena angin puting beliung yang terjadi sebelumnya

"Saya sangat terharu dan bersyukur. Selama ini saya hanya bisa berdoa agar rumah kami yang sudah tidak layak ini bisa diperbaiki. Alhamdulillah doa saya dikabulkan. Terima kasih kepada Bapak Bupati Tangerang yang sudah datang langsung dan membangun rumah kami. Semoga Allah membalas semua kebaikan Bapak Bupati," ungkapnya dengan penuh haru. (Red)

Targetkan Kemenangan ke-6, Pemkab Tangerang Resmi Buka Seleksi Kafilah MTQ ke-24 Tingkat Provinsi Banten Tahun 2027

TANGERANG, lensafokus.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang secara resmi membuka rangkaian seleksi peserta kafilah sebagai langkah awal persiapan menghadapi Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Ke-24 Tingkat Provinsi Banten Tahun 2027 di Hotel Yasmin Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Jumat (7/8/2026).

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Kabupaten Tangerang, Prima Saras Puspa, menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Tangerang serta seluruh pihak yang telah bekerja keras menyelenggarakan proses seleksi tersebut.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada LPTQ Kabupaten Tangerang beserta seluruh pihak yang telah bekerja keras menyelenggarakan proses seleksi ini," ujar Prima.

Ia menegaskan, kegiatan seleksi ini tidak sekadar bertujuan untuk memilih peserta terbaik, melainkan juga menjadi momentum strategis untuk meneguhkan komitmen bersama dalam membina generasi Qur'ani. Generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan membaca, tetapi juga memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai luhur Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai informasi, diketahui Kabupaten Tangerang telah mencatatkan sejarah gemilang dengan menorehkan prestasi sebagai Juara Umum MTQ Tingkat Provinsi Banten selama lima kali berturut-turut, mulai dari MTQ ke-19 hingga MTQ ke-23. Capaian luar biasa tersebut merupakan buah dari kerja keras para qori, qoriah, hafizh, hafizhah, pembina, pelatih, pengurus LPTQ, jajaran pemerintah daerah, serta doa dan dukungan seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang.

"Kini, kita memiliki tekad yang sama untuk mempertahankan prestasi tersebut pada MTQ Ke-24 Tahun 2027 mendatang," tegasnya.

Dalam arahannya, Prima juga berpesan kepada para pembina dan tim seleksi agar melaksanakan tugas secara objektif, profesional, dan penuh tanggung jawab. Hal ini agar proses penjaringan benar-benar menghasilkan putra-putri terbaik daerah yang siap mengharumkan nama Kabupaten Tangerang di tingkat provinsi.

Berdasarkan rencana yang telah ditetapkan, dari total 125 peserta yang mengikuti tahap seleksi ini, nantinya akan disaring menjadi 68 peserta terbaik. Para peserta terpilih selanjutnya akan mengikuti program pembinaan secara berkelanjutan dan intensif hingga pelaksanaan MTQ Tahun 2027.

"Saya berpesan agar para peserta mengikuti seluruh rangkaian seleksi ini dengan sungguh-sungguh, penuh kejujuran, disiplin, dan semangat berkompetisi secara sehat. Jadikan seleksi ini sebagai ajang untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus sarana memperbaiki kualitas diri," pesan Prima kepada para peserta.

Pihaknya pun turut mengajak seluruh elemen untuk menjadikan seleksi ini sebagai awal dari perjuangan besar dalam menjaga kehormatan daerah. Kemenangan sejati, lanjutnya, tidak hanya ditentukan oleh suara yang indah atau hafalan yang kuat, melainkan juga melalui keikhlasan hati, kedisiplinan berlatih, serta akhlak mulia yang mencerminkan nilai-nilai Al-Qur'an.

"Semoga setiap langkah ikhtiar kita hari ini menjadi amal ibadah dan mengantarkan Kabupaten Tangerang kembali mengukir sejarah sebagai Juara Umum MTQ Provinsi Banten untuk yang keenam kalinya secara berturut-turut," pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum LPTQ Kabupaten Tangerang, Moh. Iqro, menuturkan bahwa kegiatan seleksi dan pembinaan ini diselenggarakan dengan tujuan utama untuk terus meningkatkan kualitas para peserta.

"Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kualitas peserta dan mempertahankan prestasi terbaik kafilah Kabupaten Tangerang pada MTQ ke-24 tingkat Provinsi Banten tahun 2027," ujar Iqro saat dikonfirmasi mengenai teknis pelaksanaan kegiatan.

Iqro menambahkan, proses seleksi sekaligus pembinaan ini diikuti oleh total 213 orang yang terlibat secara aktif. Adapun rincian pesertanya terdiri dari 129 orang calon kafilah Kabupaten Tangerang untuk tahun 2027, 22 orang pembina dari Provinsi Banten, 33 orang pembina dari Kabupaten Tangerang, serta didukung oleh 29 orang panitia pelaksana yang bertugas memastikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar. (Red)

Bupati Tangerang Dialog Interaktif dan Serahkan Bantuan Kepada Para Penyandang Disabilitas

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid berdiaolog interaktif dan secara simbolis menyerahkan bantuan kepada para penyandang disabilitas pada acara Ngariung Bareng Maesyal (NGEMAS) di Aula Kantor Kec. Kosambi, Jumat (07/08/26).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid didampingi kepala OPD, Camat Kosambi, Teluknaga dan Camat Pakuhaji bersilahturahmi langsung dengan para penyandang disabilitas dengan penuh kehangatan dan berdialog interaktif, mendengarkan aspirasi mereka.

"Alhamdulillah hari ini saya didampingi oleh para kepala dinas, kepala badan juga Pak Camat Teluknaga, Camat Kosambi, Camat Pakuhaji dan para kepala desa untuk hadir bersama silaturahmi dengan penyandang disabilitas orang yang mempunyai kebutuhan khusus. Kita mendengarkan apa-apa yang disampaikan," ungkap Bupati Maesyal Rasyid.

Bupati Maesyap Rasyid mengungkapkan bahwa acara NGEMAS di Kecamatan Kosambi tersebut sangat berbeda dan istimewa. Kalau sebelumnya kegiatan NGEMAS dengan para kelompok tani, nelayan, pelaku UMKM, NGEMAS kali ini Bupati Maesyal Rasyid berdialog langsung dan mendengarkan aspirasi dari para penyandang disabilitas. Ia menandaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen melayani semua masyarakat, tanpa ada perbedaan pengakuan.

"Acara kali ini begitu luar biasa dan instimewa. Ini bagian dari kebersamaan kita, pemerintah daerah, para kepala dinas, camat dan para kepala desa yang ada di Kosambi, Teluknaga, Pakuhaji memberikan perhatian dan kepedulian kepada masyarakat yang menyandang disabilitas. Tidak ada pengakuan yang berbeda kepada mereka yang menjalani kehidupan sehari-hari dengan penuh semangat penuh keceriaan," ungkapnya.

Dia menyebut bantuan yang diberikan kepada para penyandang disabilitas tersebut merupakan bentuk kepedulian dan komitmen nyata pemerintah daerah agar para penyandang disabilitas bisa lebih semangat, percaya diri dan mampu berperan meningkatkan perekonomian keluarganya. Bantuan yang diberikan kepada para penyandang disabilitas dari 3 kecamatan tersebut antara lain: penyerahan KK dan KTP, bantuan sosial tunai dari Dinas Sosial, 6 unit kursi roda, kaki palsu, bantuan beras cadangan pangan, peralatan pengolahan tempe, bantuan usaha, santunan dari BPJS Ketenagakerjaan.

"Untuk saat ini, bantuan diberikan kepada 52 orang. Nanti kita akan upayakan lagi, datang lagi ke tempat-tempat di kecamatan lain. Hari ini di Kosambi, nanti insya Allah akan kita adakan di seluruh Kecamatan," jelasnya.

Menurut dia, fokus utama kepada para penyandang disabilitas tersebut adalah jaminan kesehatan dari pemerintah daerah dan penguatan pemberdayaan penyandang disabikitas dalam memulai usaha untuk kemandiran serta peningkatan ekonomi keluarga.

"Fokus utamanya supaya mereka ini mendapatkan jaminan kesehatan dari pemerintah daerah, tadi sudah difasilitasi, sudah aktif BPJS-nya. Tadi juga sudah dibantu juga permodalan usaha pembuatan tempe. Mereka secara kelompok dibantu alatnya dan kita bantu permodalannya pinjamannya, tanpa bunga nanti dia bisa usaha dan dia juga bisa mandiri," tandasnya.

Terkait berbagai usulan dan permohonan dari peserta, pihaknya berjanji akan terus memperjuangkan aspirasi dan permohonan yang disampaikan sesuai dengan kewenangan dan kemampuan pemerintah daerah yang dimiliki.

"Mohon dukungan dan doanya agar apa yang tadi disampaikan bisa kami upayakan, sesuai kemampuan dan kewenangan pemerintah daerah. Apa yang menjadi harapan bapak ibu sekalian akan kami bahas lebih lanjut, kita perjuangkan dan upayakan secara bertahap," ujarnya.

Bupati juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak memandang sebelah mata dan menjauhi para penyandang disabilitas di lingkungannya masing-masing.

"Kami atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang apabila di tempat tinggalnya ada penyandang disabilitas bisa memberikan perhatian dan membantunya karena mereka mempunyai hak yang sama dengan masyarakat yang lainnya," pungkasnya. (Red)

Tinjau Lahan Rencana Pembangunan TPS3R di Desa Pematang dan Pasir Nangka Kecamatan Tigaraksa, Wabup Intan Dorong Pengelolaan Sampah Berbasis Teknologi

Tangerang, lensafokus.id – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah meninjau lahan yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Desa Pematang dan Desa Pasir Nangka, Kecamatan Tigaraksa, Kamis (06/08/26)

Dalam peninjauan tersebut, Wabup Intan melihat langsung kondisi lahan, bangunan hanggar, serta fasilitas pendukung yang akan digunakan untuk operasional TPS3R. Ia juga berdiskusi dengan jajaran perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan unsur TNI mengenai kesiapan sarana prasarana agar pembangunan TPS3R dapat segera direalisasikan.

Wabup Intan mengatakan, kunjungannya tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan sekaligus mempercepat pengembangan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan terintegrasi di Kabupaten Tangerang. Pemerintah Kabupaten Tangerang akan terus mendorong dan memperkuat sistem pengelolaan sampah melalui pemanfaatan teknologi. Saat ini, Kabupaten Tangerang telah memiliki dua unit mesin pengolah sampah Motah yang beroperasi di TPS Cilingok, Kecamatan Pasar Kemis. Ke depan, pemerintah daerah juga mendapat dukungan tambahan dari Kementerian Pertahanan melalui Dandim 0510/Tigaraksa untuk mendukung pengembangan fasilitas pengolahan sampah di wilayah Tigaraksa.

"Kita melihat langsung lokasi rencana TPS3R ini. Alhamdulillah, ada dukungan dari Kementerian Pertahanan melalui Pak Dandim untuk pengembangan mesin Motah di lokasi ini. Harapannya nanti sampah dapat diolah di sini sehingga tidak lagi seluruhnya dibawa dan menumpuk di TPA Jatiwaringin. Mohon doa agar seluruh prosesnya berjalan lancar," ujar Wabup Intan

Dia menambahkan, selain dukungan peralatan, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga akan mengalokasikan anggaran pada perubahan APBD untuk memperbaiki hanggar dan melengkapi fasilitas penunjang agar operasional TPS3R dapat berjalan secara optimal.

"Pada perubahan anggaran nanti kita juga siapkan untuk renovasi hanggar. Fasilitasnya akan kita rapikan supaya masyarakat di sekitar sini lebih nyaman dan kegiatan pengolahan sampah bisa berjalan dengan baik," imbuhnya

Wabup Intan juga mengungkapkan bahwa keberhasilan pengelolaan sampah berkelanjutan tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga harus didukung dengan meningkatnya kepedulian masyarakat dan pengembangan inovasi, salah satunya ecoenzym yang kini telah digunakan oleh PT Charoen Pokphand Indonesia sebagai bagian dari pengelolaan lingkungan.

"Ecoenzym dari Kabupaten Tangerang sudah digunakan oleh Charoen Pokphand. Artinya kualitasnya tidak perlu diragukan lagi. Ini menjadi motivasi bagi kita untuk terus mengembangkan inovasi dalam pengelolaan sampah dan limbah organik agar semakin bermanfaat bagi masyarakat maupun dunia usaha," ungkapnya.

Dia berharap pembangunan TPS3R di Desa Pematang dan Desa Pasir Nangka, pengelolaan sampah dapat dilakukan lebih dekat dengan sumbernya, mengurangi beban TPA Jatiwaringin, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Turut mendampingi Wakil Bupati dalam kegiatan tersebut Dandim 0510/Tigaraksa, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Tangerang, Camat Tigaraksa beserta jajaran, Kepala Desa beserta BPD. (Red)

Wabup Intan Harap Peserta KHA Jadi Pelopor Implementasi Permainan Tradisional Sebagai Pengembangan Kreativitas Anak

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah membuka acara Pelatihan Konvensi Hak Anak (KHA) yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) di Hotel Yasmine, Kamis (06/08/26)

Dalam sambutannya, Wabup Intan berharap seluruh peserta pelatihan KHA bisa menjadi pelopor implementasi pengembangan minat, bakat dan kreativitas anak melalui permainan tradisional.

"Saya sangat berharap para peserta pelatihan KHA ini bisa jadi pelopor dalam mengimplementasikan permainan tradisional sebagai pusat kreativitas dan pengembangan bakat serta minat anak nantinya," ujar Wabup Intan

Menurut dia, permainan tradisional bukan hanya olahraga prestasi namun banyak mengajarkan tentang sportifitas, kejujuran, kerjasama, disiplin kepemimpinan, gotong royong, toleransi hingga kemampuan memecahkan masalah

"Jadi olahraga tradisional itu bukan cuma berprestasi bertanding tapi banyak filosofinya, mengajarkan karakter, bekerja tim, bukan egois maunya sendiri. Nilai-nilai inilah yang kelak akan menjadi pondasi lahirnya generasi emas Kabupaten Tangerang dan Indonesia karena di sinilah kalian," ungkapnya

Dia juga menegaskan bahwa olahraga tradisional harus terus dilestarikan, salah satunya dengan dengan cara mensosialisasikan ke sekolah-sekolah dan menggelar berbagai permainan tradisional bukan hanya untuk memeriahkan perayaan hari besar nasional tapi juga event-event lainnya. Prestasi Kabupaten Tangerang dalam bidang olahraga tradisional juga sangat membanggakan di tingkat nasional

"Alhamdulillah sejak jadi Ketua KORMI, sekolah-sekolah ini antusiasnya luar biasa, ternyata para pelajar Kabupaten Tangerang sudah banyak mengukir prestasi di tingkat nasional, kita itu juara enggrang sama dagongan di NTB dalam ajang FORNAS," jelasnya.

Wabup Intan juga mengajak semua pihak untuk menguatkan sinergi melestarikan dan menghidupkan kembali olahraga tradisional yang mengandung nilai-nilai luhur bangsa.

"Mari kita jadikan permainan tradisional bukan sekedar kenangan masa lalu melainkan warisan yang terus hidup di tengah kehidupan kita. Jangan biarkan anak-anak kita kehilangan ruang untuk tertawa bersama, belajar menghargai teman, mengenal budaya dan tumbuh menjadi pribadi yang sehat serta berkarakter," pungkasnya

Kepala Dinas DPPPA, Asep Suherman mengatakan bahwa Konvensi Hak Anak merupakan komitmen dunia untuk menjamin terpenuhinya hak-hak setiap anak agar dapat tumbuh berkembang memperoleh perlindungan serta berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaannya.

Pihaknya berharap kegiatan pelatihan tersebut mampu melahirkan generasi pelopor yang memahami hak-haknya, mencintai budaya bangsa melalui permainan tradisional serta aktif berpartisipasi dalam pembangunan serta mampu menjadi agen perubahan positif di lingkungannya masing-masing.

"Saya berharap kepada seluruh peserta mengikuti setiap materi praktek dan simulasi dengan sungguh-sungguh. Jadikan pelatihan ini sebagai bekal untuk mengembangkan berbagai kegiatan kreatif sekolah, lingkungan tempat tinggal, forum anak Kecamatan maupun komunitas masing-masing," ujar Herman

Lanjut dia, kegiatan pelatihan tersebut mengusung tema "Menciptakan Pelopor Permainan Tradisional dan Implementasi Pusat Kreativitas Anak" dan diikuti oleh sekitar 120 peserta, berasal dari pengurus forum anak Kabupaten Tangerang dan forum anak kecamatan.

Permainan tradisional tidak sekedar menjadi hiburan tetapi juga mengajarkan kerjasama sportivitas kepemimpinan kreativitas kemampuan berkomunikasi berkomunikasi serta mempererat interaksi sosial lebih dari itu permainan tradisional merupakan bagian dari warisan budaya bangsa yang harus kita lestarikan agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman.

"Tema ini sangat relevan dengan tantangan perkembangan zaman dan meningkatnya penggunaan gadget oleh anak-anak. Permainan tradisional memiliki nilai edukatif yang sangat tinggi, jadi jangan sampai ini permainan tradisional hilang," imbuhnya. (Red)

Bayar Pajak Lebih Untung, Ini Empat Keuntungan Pesta Diskon Kemerdekaan Kota Tangerang

Kota Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mengajak masyarakat memanfaatkan Program Pesta Diskon Kemerdekaan yang berlangsung mulai 3 hingga 31 Agustus 2026.

Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, program ini menghadirkan berbagai keringanan pajak daerah yang membuat pembayaran pajak menjadi lebih ringan dan menguntungkan.

Program ini menjadi kesempatan bagi wajib pajak untuk menyelesaikan kewajibannya sekaligus menghemat pengeluaran. Tak hanya memberikan potongan pajak, Pesta Diskon Kemerdekaan juga menjadi bentuk apresiasi Pemkot Tangerang kepada masyarakat yang turut berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui pembayaran pajak.

Berikut empat keuntungan yang bisa dinikmati masyarakat selama Program Pesta Diskon Kemerdekaan:

1. Diskon Pokok PBB-P2 hingga 17 Persen
Masyarakat yang masih memiliki tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga Tahun Pajak 2014 dapat menikmati potongan pokok pajak sebesar 17 persen. Sementara itu, tunggakan PBB-P2 Tahun Pajak 2015 hingga 2020 mendapatkan diskon sebesar 8 persen. Kesempatan ini menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin melunasi tunggakan dengan nilai pembayaran yang lebih ringan.

2. Diskon BPHTB hingga 45 Persen
Pemkot Tangerang juga memberikan diskon 45 persen Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi masyarakat yang memperoleh hak atas tanah melalui program pemerintah, seperti PRONA, PTSL dan PTKL. Keringanan ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menyelesaikan administrasi kepemilikan tanah dengan biaya yang lebih terjangkau.

3. Bebas Sanksi Administrasi
Selain potongan pokok pajak, masyarakat juga mendapatkan penghapusan sanksi administrasi atau denda atas tunggakan PBB-P2 hingga Tahun Pajak 2025. Dengan demikian, wajib pajak cukup melunasi pokok pajak tanpa dibebani denda selama periode program berlangsung.

4. Pembayaran Semakin Mudah
Pemkot Tangerang juga memberikan kemudahan pembayaran melalui berbagai kanal, baik secara langsung maupun digital. Pembayaran dapat dilakukan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Tangerang, bank bjb, Alfamart, dan Pos Indonesia. Sementara itu, pembayaran secara nontunai tersedia melalui Aplikasi Tangerang LIVE, Tokopedia, OVO, LinkAja, Shopee, GoPay, bjb DIGI, QRIS, PosPay, serta kanal pembayaran elektronik lainnya.

Pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali dalam bentuk pembangunan jalan, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, ruang terbuka hijau, hingga berbagai pelayanan publik lainnya. (Red)

Page 1 of 297
Go to top