Bupati dan Wakil Bupati Tangerang "Tancap Gas" Jalankan Program 100 Hari Kerja Usai Retreat Akmil

Magelang, lensafokus.id - Bupati Tangerang Maesyal Rasyid dan Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah menegaskan langsung tancap gas untuk pelaksanaan program 100 hari kerja usai mengikuti retreat di Akmil Magelang. Hal tersebut diungkapkan Bupati dan Wakil Bupati Tangerang seusai mengikuti penutupan retret kepala daerah dan wakil kepala daerah di Akmil Magelang, Jum'at (28/02/25).

"Saya dan Bu Intan kembali akan merapatkan barisan seluruh OPD untuk langsung melaksanakan program 100 hari kerja yang telah disusun pasca mengikuti retreat," kata Bupati Tangerang yang akrab dipanggil Rudi Maesyal.

Menurut dia, ada 5 prioritas program dengan visi terwujudnya masyarakat Kabupaten yang sejahtera dan berdaya saing. Program prioritas dalam 100 hari kerja ini sejalan dan selaras dengan program pemerintahan Prabowo dan Gibran.

"Ada 5 program unggulan yang akan saya dan bu Intan lakukan segera setelah mengikuti retret ini dengan visi terwujudnya masyarakat Kabupaten yang sejahtera dan berdaya saing," tandasnya.

Adapun 5 program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Tangerang adalah pemerintahan yang inovatif, maju dan smart (PRIMA), program sosial ekonomi kerakyatan dan daerah (PROSPEK), telenta unggul dan generasi sehat (TUNTAS), sekolah terpadu ramah anak (SETARA) dan sistem lingkungan yang aman ramah dan berkesinambungan (SELARAS).

Selanjutnya, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menceritakan pengalamannya saat mengikuti retreat. Banyak hal yang ia dapatkan, selain ajang silahturahmi, saling berbagai ilmu dan pengetahuan sangat membantu dalam pembangunan daerah masing-masing.

"Selain sebagai ajang silahturahmi, melalui retret ini, kita bisa saling tukar informasi dan pengalaman yang berharga dalam rangka membangun daerah," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah mengatakan kehadirannya menyusul Bupati Tangerang adalah untuk mengikuti ketentuan pemerintah pusat dalam hal ini Kementrian Dalam Negeri RI yang mengadakan retreat bagi kepala daerah dan wakil kepala daerah.

"Bangun subuh, persiapan fisik dan mental untuk menerima materi yang akan diberikan kembaran," ungkap Intan.

Menurut dia, pelaksanaan retreat sangat penting bagi kepala daerah dan juga wakil kepala daerah sehingga setiap kepala daerah juga bisa saling bertukar pikiran dan mengenal satu dengan lainnya.

"Setiap kebijakan pemerintah pusat yang dilaksanakan sudah pasti memiliki dampak positif ke daerah, termasuk dengan pelaksanaan kegiatan ini," jelas Wakil Bupati Tangerang perempuan pertama.

Berkaitan dengan pelaksanaan retreat, ia mengatakan banyak mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru selain dapat bersilahturahmi bersama para kepala daerah dan wakil kepala daerah dari seluruh Indonesia.

"Kita mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Seru dan menyenangkan, banyak hal yang saya dapatkan dalam kegiatan ini," tuturnya. (Red)

DLHK Tangerang Ajak Masyarakat Kurangi Plastik Sekali Pakai di Peringatan HPSN 2025

Tangerang, lensafokus.id – Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Fachrul Rozi mengajak masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai sebagai upaya menciptakan pengelolaan sampah berkelanjutan. Hal tersebut diungkapkannya pada Puncak peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2025.

"Momen HPSN ini menjadi momentum refleksi dan aksi nyata dalam pengelolaan sampah yang lebih baik. Kami dari Pemkab Tangerang mengajak masyarakat untuk mengurangi penggunaan sampah plastik. Mari kita mulai dari langkah sederhana, seperti membawa tas belanja sendiri, menggunakan tumbler, dan mengurangi pemakaian plastik sekali pakai," ucarnya.

Dia menyebut, gerakan nyata seperti bank sampah, daur ulang kreatif, dan pengurangan penggunaan plastik sekali pakai harus terus digalakkan.

"Langkah kecil yang kita lakukan hari ini akan berdampak besar bagi generasi mendatang," tambahnya.

Ia menyampaikan, peringatan HPSN ini bukan hanya sebagai seremoni, tetapi juga momen penting untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap sampah.

DLHK terus berupaya mendorong kebijakan serta inovasi dalam pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular. Namun, menurutnya, upaya tersebut tidak akan berhasil tanpa dukungan dari masyarakat, dunia usaha, dan komunitas peduli lingkungan.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menerapkan prinsip reduce, reuse, dan recycle (3R) dalam kehidupan sehari-hari.

"Dengan kebiasaan ini, kita bisa menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan untuk generasi mendatang. Sampah bukan hanya masalah, tetapi juga potensi yang bisa kita manfaatkan jika dikelola dengan baik," lanjutnya.

Sebagai informasi, pada puncak peringatan HPSN 2025, DLHK juga memberikan beberapa penghargaan kepada pegiat lingkungan, organisasi dan CSR yang ada di Kabupaten Tangerang sebagai bentuk Apresiasi. (Red)

Kabar Baik! Perpusda Cikokol Kota Tangerang Sudah Kembali Dibuka

Kota Tangerang, lensafokus.id - Setelah ditutup untuk dilakukan pemindahan koleksi buku, Dinas Perpustakaan Arsip Daerah (DPAD) Kota Tangerang menginformasikan Gedung Perpustakaan Umum Daerah, Cikokol sudah kembali dibuka untuk masyarakat umum, dengan waktu operasional mulai pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB.

Kepala DPAD Kota Tangerang Engkos Zarkasyi mengungkapkan, masyarakat umum dapat kembali mengakses layanan ribuan koleksi buku di Perpusda Cikokol Kota Tangerang.

“Perpustakaan Gedung Windu Karya sampai saat ini belum dapat diakses masyarakat. Sehingga, Perpusda Cikokol Kota Tangerang bisa kembali dimanfaatkan lebih dulu,” tutur Engkos, Jumat (28/2/25).

Ia pun menjelaskan, masyarakat Kota Tangerang yang ingin membaca atau meminjam buku, kembali bisa mengunjungi Perpusda Cikokol Kota Tangerang. Pemkot Tangerang terus berkomitmen untuk meningkatkan minat baca dan literasi masyarakat, dengan menghadirkan fasilitas yang lebih baik ke depannya.

“Dengan kembali dibukanya Perpusda Cikokol Kota Tangerang, diharapkan masyarakat tetap dapat memanfaatkan layanan ini secara maksimal, sembari menunggu peresmian Gedung Windu Karya sebagai perpustakaan baru di Kota Tangerang,” katanya.

Kata Engkos, Perpustakaan Daerah Kota Tangerang berdasarkan data terbaru memiliki 46.168 koleksi buku yang bisa diakses secara gratis oleh masyarakat. Mulai dari fiksi sampai nonfiksi, seperti sejarah, biografi, politik, sains, agama, ekonomi dan bisnis, serta masih banyak lainnya yang bisa dibaca di tempat atau dipinjam dengan prosedural tertentu.

Perpustakaan Daerah Kota Tangerang juga dinilai masih cukup diminati oleh berbagai kalangan masyarakat, terutama anak muda dan pelajar di Kota Tangerang. Saat ini, DPAD Kota Tangerang mencatat terdapat 2.513 anggota yang rutin memanfaatkan Perpustakaan Daerah Kota Tangerang.

“Tidak hanya itu, fasilitasnya juga terbilang lengkap, selain ribuan buku yang bisa dibaca bebas juga dilengkapi spot baca yang memprioritaskan kenyamanan pengunjung, sehingga sangat cocok untuk dimanfaatkan ruang mengerjakan tugas dan sebagainya,” katanya. (Red)

Pemkab Tangerang Tambah Gerai Pelayanan Publik di Intermoda Cisauk Tahun 2025

TANGERANG, lensafokus.id - Pemerintah Kabupaten Tangerang akan menambah Gerai Pelayanan Publik (GPP) di Intermoda Kecamatan Cisauk tahun 2025.

"Ya, rencana kita akan menambah GPP di wilayah timur, yang sebelumnya sudah berjalan di Mal ciputra Kecamatan Panongan," kata Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aji Januardi Nugroho kepada Tim Diskominfo Senin (24/02/2025).

Gerai Pelayanan Publik ditujukan untuk seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang khususnya yang memiliki tempat tinggal jauh dari pusat pelayanan agar lebih cepat, mudah, terjangkau, nyaman, dan aman dalam mengurus berbagai keperluan administrasi yang diperlukan.

Rencana tersebut juga merespons antusiasme masyarakat yang datang dan melakukan aktivitas pelayanan publik di GPP Mal Ciputra.

"Nantinya terdapat delapan instansi yang terpadu dalam pelayanan MPP Kabupaten Tangerang yakni Bapenda, BPJS, BPN, DPMPTSP, Dukcapil, Samsat, Kemenag, dan Polres," kata Aji.

Dia menegaskan, untuk launching GPP masih dikoordinasikan oleh Sekda Kabupaten Tangerang kepada Bupati Tangerang yang baru saja dilantik.

"Pastinya tahun ini terealisasikan, namun untuk launching di bulan apa akan kita umumkan kembali," tutup dia.

(Red)

Usia 32 Tahun, Pemkot Tangerang Raih Segudang Prestasi Membanggakan

Kota Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berhasil mencatatkan sederet prestasi luar biasa di usia ke-32 tahun. Tercatat, Pemkot Tangerang berhasil meraih sederet penghargaan prestisius di tingkat regional sampai nasional dalam setahun terakhir.

Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Tangerang Deni Koswara menuturkan, penghargaan tersebut merupakan salah satu bukti konkret dari keberhasilan berbagai terobosan inovatif yang diimplementasikan di berbagai pelayanan publik. Terobosan tersebut direalisaiskan di berbagai bidang, mulai dari ekonomi, pendidikan, kesehatan, sampai birokrasi pemerintahan.

“Di usia ke-32 tahun ini, Kota Tangerang telah menorehkan berbagai prestasi membanggakan dan melakukan terobosan inovasi yang signfikan. Hal ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan kemajuan Kota Tangerang yang berdaya saing,” ujar Deni, Jumat (28/2/25).

Ia melanjutkan, Pemkot Tangerang juga memiliki sederet program unggulan untuk mendukung realisasi “3G: Gampang Kerja, Gampang Sekolah dan Berobat, Gampang Sembako” yang menjadi visi-misi besar Wali Kota dan Wakil Wali Kota Periode 2025-2030, Sachrudin-Maryono, yang baru saja dilantik sebagai nakhoda baru bagi pembangunan di Kota Tangerang.

Adapun sederet progam unggulan tersebut meliputi program sekolah swasta gratis, sekolah inklusi, beasiswa pendidikan, kelas pelatihan Balai Latihan Kerja (BLK), job fair, sampai Gerakan Sembako Murah yang dilaksanakan di semua kecamatan di Kota Tangerang.

“Tidak hanya itu, Pemkot Tangerang juga berhasil merealisasikan sederet program inovatif lainnya yang mendapatkan apresiaisi dari banyak pihak, seperti pembangunan Griya Harmoni Warga (GHW), Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) 10 Jam, Refuse Derived Fuel (RDF) Rawa Kucing, Ruang Bersama Indonesia (RBI) dan sebagainya,” tambahnya.

Berikut sederet prestasi membanggakan yang diraih Pemkot Tangerang dalam setahun terakhir, di antaranya:

1. Pemerintah Daerah Peraih WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) 17 Kali Berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
2. Penghargaan Anugerah Pandu Negeri dari Indonesia Institute for Public Governance (IIPG) Kategori Pemerintah Daerah dengan Kinerja Pemerintahan Memuaskan Tingkat Kota Tahun 2024.
3. Penghargaan Terbaik II Indonesia SDG’s Action Awards dari Wakil Presiden Republik Indonesia Tahun 2024.
4. Penghargaan Program Kesehatan Jiwa Terbaik dari Kementerian Kesehatan Tahun 2024.
5. Penghargaan Pencegahan dan Pengendalian AIDS, Tuberkulosis, dan Malarian (ATM) Terbaik dari Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (ADINKES) Tahun 2024.
6. Penghargaan Kategori Utama Kemenko PMK Republik Indonesia Bersama BPJS Kesehatan dalam Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2024.
7. Penghargaan Anindhita Wistara Data dalam Program Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral dari Kementerian Dalam Negeri Tahun 2024.
8. Penghargaan Bhumandala Kanaka Kategori Kota Bhumandala Kinerja Simpul Jaringan Informasi Geospasial dari Badan Informasi Geospasial (BIG) Tahun 2024.
9. Penghargaan Pelayanan Publik Terinovatif dalam Anugerah Humas Indonesia (AHI) Tahun 2024.
10. Penghargaan Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah Kategori Kesejahteraan Masyarakat Fiskal Sedang Tahun 2024. (Red)

Sekda Kab. Tangerang Pantau Harga Sembako di Pasar Modern, Cabai Merah Tembus Rp100 Ribu

Tangerang, lensafokus.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Tangerang memantau harga bahan pokok di Pasar Modern 8 Suvarna Sutra, Sindang Jaya, Kamis (27/2/25).

Di sela-sela monitoring, Sekda Soma mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan ketersediaan serta kestabilan harga sembako menjelang bulan Ramadan.

"Kami bersama Tim TPID kabupaten untuk memastikan ketersediaan dan kestabilan harga sembako menjelang Ramadan serta mempersiapkan langkah-langkah untuk antisipasinya," ungkap Soma.

Soma bersama TPID Kabupaten Tangerang menemukan kenaikan harga cabai merah cukup signifikan yang mencapai Rp100.000 per kilogram. Kenaikan ini sesuai prediksi yang telah dibahas dalam rapat sebelumnya. Sementara itu, harga telur masih relatif stabil, sedangkan harga daging mulai mengalami kenaikan, mengikuti tren di pasar induk.

Lanjutnya, Soma juga mengungkapkan bahwa kunjungannya ke pasar modern ini bertujuan untuk membandingkan harga dan melihat disparitas antara pasar modern dengan pasar-pasar tradisional di Kabupaten Tangerang.

“Kami ingin memastikan apakah ada perbedaan harga yang mencolok antara pasar modern dan pasar tradisional. Dari hasil pemantauan, memang ada sedikit perbedaan harga antara pasar modern dengan pasar tradisional, terutama untuk komoditas tertentu seperti cabai merah. Namun, ini masih dalam batas wajar,” jelasnya.

Lebih lanjut, Soma menjelaskan bahwa kenaikan harga bahan pokok, terutama cabai merah, sudah diperkirakan sebelumnya dan menjadi perhatian serius pemerintah daerah untuk menentukan langkah-langkah solusi sehingga inflasi daerah tetap terkendali.

“Kami memahami bahwa kenaikan harga ini bisa berdampak pada daya beli masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah akan terus berkoordinasi dengan distributor dan pedagang untuk mencari solusi agar harga tetap terkendali. Selain itu, kami juga akan mengupayakan operasi pasar jika diperlukan guna menekan lonjakan harga,” tambahnya.

Dia menegaskan, pemantauan ini akan terus dilakukan secara berkala, terutama menjelang bulan Ramadan, dimana kebutuhan masyarakat cenderung meningkat.

"Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok di pasaran," pungkasnya. (Red)

TPID Kabupaten Tangerang Pantau Harga Sembako Jelang Ramadan, Cabai Naik Signifikan

Tangerang, lensafokus.id - Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Tangerang melakukan pemantauan dan monitoring ketersediaan dan stabilitas harga sembako di Pasar Gudang Tigaraksa menjelang Bulan Suci Ramadhan 1446 H, Kamis (27/2/2025).

Kabupaten Tangerang Gelar Lomba Teknologi Tepat Guna, Inovasi Ramah Lingkungan Dipamerkan

Tangerang, lensafokus.id - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Tangerang menyelenggarakan Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) di Gedung Serbaguna Kabupaten Tangerang. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong inovasi teknologi yang dapat bermanfaat langsung bagi masyarakat, terutama di Kabupaten Tangerang.

Tahun ini, lomba TTG diikuti oleh 24 peserta dari 16 kecamatan di Kabupaten Tangerang. Mereka memamerkan beragam inovasi teknologi. Beberapa peserta menampilkan teknologi seperti robotik, pemanas matahari untuk mendukung sektor pertanian, perikanan, dan peternakan, hingga teknologi pengurai bakteri untuk septic tank yang efisien dan ramah lingkungan.

Asisten Bidang Administrasi Umum (Asda III), Firzada Mahalli, menyampaikan harapan agar para peserta dapat menciptakan alat teknologi yang benar-benar dibutuhkan masyarakat dengan harga terjangkau.

"Beberapa inovasi yang kami lihat hari ini sangat menjanjikan, seperti alat pemanas matahari yang dapat meningkatkan produktivitas sektor pertanian dan perikanan dengan biaya rendah. Kami juga terkesan dengan teknologi pengurai bakteri untuk septic tank, yang tidak memerlukan lahan besar dan mampu mengurai limbah dalam waktu singkat," ujar Firzada.

Dia mengatakan, produk-produk yang dipamerkan tidak kalah dengan kualitas teknologi internasional. Dengan inovasi yang ramah lingkungan dan efektif, teknologi-teknologi ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi berbagai permasalahan di masyarakat.

Sementara itu, Kepala DPMPD Kabupaten Tangerang, Yayat Rohiman menjelaskan, lomba TTG ini memiliki fokus pada pengembangan alat atau teknologi yang berguna bagi masyarakat. Dengan ini, ia optimistis akan muncul bibit-bibit yang akan menciptakan penemuan yang bermanfaat bagi negara.

"Harapannya, teknologi yang dihasilkan oleh para penemu atau inventor dari Kabupaten Tangerang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujarnya di lokasi.

Lomba TTG kali ini memiliki beberapa kriteria penting, yaitu alat yang dihasilkan harus mudah dibuat dengan bahan baku yang tersedia secara lokal, ramah lingkungan, dan terjangkau dari segi biaya.

"Kami ingin teknologi ini bukan hanya bermanfaat, tetapi juga dapat diakses oleh banyak orang dengan harga yang terjangkau," tambah Yayat.

Sebagai bagian dari proses penilaian, DPMPD menggandeng tiga lembaga yang berkompeten, yaitu Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes), serta Bappeda Provinsi Banten.

"Juri dari ketiga lembaga ini adalah profesional yang memiliki keahlian di bidangnya. Kami berharap penilaian ini dapat menghasilkan teknologi terbaik yang dapat membawa dampak positif bagi masyarakat," lanjutnya.

Juara pertama dari lomba TTG tingkat Kabupaten Tangerang akan mewakili daerah tersebut untuk berlomba di tingkat Provinsi Banten. DPMPD berharap lomba ini tidak hanya berfokus pada pencapaian juara, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui penerapan teknologi yang tepat guna. (Red)

Sekda Pimpin Rakor Forkopimda, Bahas Stok dan Harga Sembako Menjelang Ramadan

TANGERANG, lensafokus.id - Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menggelar rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Ruang Rapat Wareng Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang, Rabu (26/02/2025)

Rakor yang membahas ketersediaan stok dan harga sembako menjelang bulan suci ramadan 1446 H tersebut dibuka dan dipimpin oleh Sekda Kabupaten Tangerang Soma Atmaja. Dalam sambutannya, Sekda Kabupaten Tangerang mengimbau seluruh seluruh aparat pemerintah agar memantau dan memonitoring kondisi sosial masyarakat menjelang Ramadan dan Idul Fitri. Dia menekankan, semua masalah yang berpotensi muncul harus dipastikan terkendali, khususnya masalah harga dan stok kebutuhan pokok.

"Jadi yang perlu diwaspadai adanya potensi kenaikan harga yaitu cabai merah dikarenakan faktor cuaca sehingga produksinya menurun, minyak dan telur," ungkap Soma.

Menurutnya, untuk pasokan stok bahan pangan di Kabupaten Tangerang masih aman sampai tiga bulan ke depan. Kendati demikian pemerintah daerah perlu merespon cepat berbagai potensi-potensi yang akan terjadi untuk harga kebutuhan pokok di masyarakat.

"Alhamdulillah, melalui Disperindag sudah mulai Gerakan Pangan Murah (GPM) di Alun-alun Tigaraksa dengan menyediakan 1000 paket yang terdiri dari gula, minyak goreng dan tepung terigu. Paket-paket tersebut dijual dengan harga Rp52.000 per paket," ujarnya.

Selain itu, Soma juga mengungkapkan bahwa Gerakan Pangan Murah (GPM) akan digelar di 29 kecamatan yang ada di lingkup pemerintah Kabupaten Tangerang, bekerjasama dan berkolaborasi dengan berbagai pihak.

"Ini merupakan program Bupati Moch Maesyal Rasyid dan Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah, agar membantu masyarakat menjelang bulan suci ramadan dengan harga yang terjangkau. Untuk jumlah paketnya, disesuaikan dengan kemampuan masing-masing kecamatan," jelasnya.

Soma berpesan kepada masyarakat dan ASN dapat menjaga kesehatan selama bulan ramadan agar tetap lancar dalam menjalani ibadah serta tugas-tugasnya.

"Saya ucapkan selamat menjalankan Ibadah puasa di bulan suci ramadan 1446 H, semoga kita dapat kelancaran dan berkah," pungkasnya.

Acara tersebut dihadiri oleh unsur TNI/Polri, Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang, Ketua MUI Kabupaten Tangerang, Kepala Perangkat Daerah serta seluruh Camat se-Kabupaten Tangerang. (Red)

Ratusan Nakes Siap Ditugaskan di RSUD Tigaraksa

TANGERANG, lensafokus.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mendapatkan sekitar 100 orang tenaga kesehatan (nakes) untuk ditugaskan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tigaraksa dalam waktu dekat ini.

"Insya Allah nanti akan masuk lagi kurang lebih 100 tenaga, baik itu tenaga medis, para medis dan manajemen untuk RSUD Tigaraksa," kata Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Kesehatan pada Dinkes Kabupaten Tangerang, dr Faridz saat dikonfirmasi, Rabu (26/2/2025).

Ia mengatakan, 100 tenaga kesehatan tersebut merupakan hasil penerimaan CPNS dan tenaga PPPK berdasarkan kemampuan di bidangnya masing-masing. Seperti dari sektor tenaga medis, para medis atau dokter spesialis dan manajemen. Menurut dia, kebutuhan tenaga kesehatan dan manajemen di RSUD Tigaraksa keseluruhannya sebanyak 375 orang.

"Saat ini yang eksisting itu baru 181 orang, yang terdiri dari 30 orang manajemen dan 150 tenaga medis," tuturnya.

Dia mengungkapkan, dengan adanya penambahan tenaga kesehatan ini dilakukan sebagai upaya dalam meningkatkan kapasitas pelayanan di rumah sakit umum yang baru selesai dibangun pada 2024 tersebut.

"Semoga dengan adanya penambahan tenaga kesehatan ini nanti bisa maksimal untuk memberikan layanan di pertengahan tahun 2025 ini," ujarnya.

Sementara itu, terkait dengan fasilitas pada RSUD Tigaraksa saat ini telah dilakukan peningkatan kapasitas. Yang mana, seluruh fasilitas seperti ruangan rawat inap, dokter spesialis serta pelayanan penanganan sudah dihadirkan dan dimaksimalkan.

Selain itu, fasilitas lainnya seperti penanganan medis spesialis yang sudah dimiliki seperti layanan ortopedi, urologi, spesialis penyakit jiwa, radiologi hingga laboratorium. Hal itu disesuaikan dengan standar dari Kemenkes RI.

"Kalau untuk hunian perawatan dari tahun sebelumnya sudah lumayan ada peningkatan, ada sekitar 100 persen. Dan kita sekarang sudah ada sembilan dokter spesialis terutama dokter dasar juga sudah ada, kemudian penyakit dalam, dokter bedah dan anak sudah dapat melayani masyarakat," tera dia. (Red)

Page 117 of 258
Go to top