Bupati Tangerang Siap Sukseskan Program Prioritas Asta Cita

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menyatakan kesiapannya menyukseskan program prioritas dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan juga program provinsi yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat guna membangun Kabupaten Tangerang.

"Kami siap menjalankan program yang telah ditetapkan baik itu program provinsi maupun nasional. Karena Asta Cita menjadi panduan kami, maka program kami juga akan berjalan sesuai dengan visi nasional," ucap Maesyal saat diwawancara, Senin (3/3/2025).

Ia menekankan sejumlah sektor seperti tata kelola pemerintahan, pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan, pembangunan infrastuktur dan lingkungan hidup yang berkesinambungan menjadi fokus utama yang diprioritaskan dalam membangun Kabupaten Tangerang.

Hal tersebut sesuai dengan visi Kabupaten Tangerang yaitu mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing. Maesyal juga meminta dukungan serta komitmen seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam membangun Kabupaten Tangerang sesuai dengan visi Kabupaten Tangerang kedepan.

"Perangkat daerah untuk segera menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk mengoptimalkan pelaksanaan program unggulan 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Tangerang," tuturnya.

Diketahui, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid telah melaksanakan Retreat Kepemimpinan Kepala Daerah yang digelar selama 8 hari di Akademi Militer (Akmil) Lembah Tidar Magelang, Jawa Tengah. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menyelaraskan program Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota se-Indonesia.

"Kegiatan retreat ini untuk mengetahui sejauh mana komitmen para kepala daerah dengan progran nasional yang sedang digalakkan Presiden Prabowo," tukasnya.

Ia mengungkapkan program nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), ketahanan pangan, menurunkan angka kemiskinan, penataan lingkungan hidup dan juga pengelolaan sampah menjadi program prioritas dan tantangan besar untuk ditangani.

"Ini harus menjadi prioritas dan menjadi PR besar bagi kami untuk menangani program-program tersebut," pungkasnya. (Red)

Puskesmas Balaraja Tekan Angka Stunting lewat Berbagai Program

TANGERANG, lensafokus.id – Komitmen UPTD Puskesmas Balaraja, dalam mengupayakan langkah strategis untuk menurunkan angka prevalensi stunting. Kepada tim Diskominfo, Kepala Puskesmas Balaraja dr. Hj. Ai Siti Zakiyah menyampaikan pengentasan kasus stunting terus dikerahkan agar dapat menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas khususnya di wilayah kerja Puskesmas Balaraja dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, program yang sudah dijalankan sejauh ini tidak hanya menyasar kepada Ibu hamil dan anak balita saja, namun memberikan perhatian khusus pada anak remaja putri diberikan tablet penambah darah sebagai langkah mengurangi pengidap anemia.

"Ini upaya dini kami, melakukan mencegah anemia sejak dini sehingga nantinya dapat membangun generasi bebas stunting, sudah sebanyak 4.825 pelajar putri baik tingkat SMP/Sederajat atau SMA/Sederajat di wilayah kerja puskesmas balaraja kita berikakn tablet tambah darah serta berkolaborasi dengan program Dinas Kesehatan Garasi Gemilang," ungkapnya, Senin (03/03/2025).

dr. Ai menjelaskan melalui program pemberian tablet yang sudah dilaksanakan berjalan efektif terlihat angka anemia bagi remaja putri menurun dari 508 remaja putri yang anemia di tahun 2023 menjadi 156 remaja putri yang anemia di tahun 2024. Selain itu Puskesmas Balaraja juga memiliki pelayanan Calon Pengantin Kondisi Sehat Prima (Catin Kasep) setiap senin s.d sabtu. Pada tahun 2024 sudah menerima sebanyak 905 pasangan untuk diperiksa kesehatannya, diberikan vaksinasi tetanus bagi perempuan serta pemberian tablet tambah darah jika terdapat indikasi anemia lalu diberikan sertifikat Catin.

lebih lanjut, dia bekerjasama dengan PT Adis Dimension Footwear melalui program Badut Gemas (Balita di bawah dua tahun masa emas) di tahun 2024, Pemberian Makanan Tambahan (PMT), dan pemeriksaan kesehatan serta edukasi kepada lima ibu dan balita stunting.

"Setelah mendapatkan PMT dan edukasi, adanya perubahan prilaku ibu terhadap balita dari cara memberikan asupan makanan, tentu itu yang diharapkan agar balita bisa tumbuh berkembang," pungkasnya.

Selanjutnya, dr. Ai menegaskan, angka stunting di Puskesmas Balaraja sejak 2023 tercatat 67 balita stunting, sempat terjadi kenaikan di 2024 sebanyak 133 balita strunting, dikarenakan adanya program Gebrak Posyandu yang mengharuskan ibu yang memiliki balita harus datang untuk dilakukan penimbangan berat badan dan pengukuran Tinggi badan serta pengecekan kesehatan, saat ini terjadi penurunan di tahun 2025 per januari sebanyak 100 balita stunting.

"Untuk di tahun 2025 ini kita jalankan program Keping Emas (Kader Pendamping masa emas) nantinya ibu hamil yang beresiko stunting akan di dampingi kader sampai kemudian melahirkan, lalu bayi tersebut akan dilakukan pendamping sampai kondisi normal," Kata dr. Ai.

Berharap segala upaya yang sudah dijalankan puskesmas balaraja, semua pihak menjadi sadar pentingnya mengecek kesehatan khususnya ibu hamil dan ibu memiliki balita 0 s.d 5 tahun agar secara rutin datang ke puskesmas atau posyandu terdekat, guna memantau tumbuh kembang bayi dan balitanya sehingga bisa menurunkan angka stunting di wilayah kerja Puskesmas Balaraja. (Red)

Gema Ramadan 1446 H, Sinergi Keagamaan dan UMKM Tingkatkan Ekonomi Lokal

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang Maesyal Rasyid bersama Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah membuka acara Gema Ramadan 1446 Hijriah di Masjid Agung Al-Amjad, Tigaraksa, Senin (3/3/2025). Selain sebagai rangkaian ibadah selama bulan suci Ramadan, acara ini juga menjadi ajang pemberdayaan ekonomi lokal melalui kegiatan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang melibatkan skitar 40 tenant.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Tangerang Maesyal mengapresiasi terselenggaranya Gema Ramadan yang dihadiri hingga ratusan masyarakat sekitar. Menurut dia, Gema Ramadan tahun ini memiliki makna lebih luas dibandingkan sebelumnya karena tidak hanya fokus pada aspek keagamaan, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan UMKM.

“Ini adalah momen yang luar biasa, dimana masyarakat, terutama remaja masjid, dengan semangat menyambut bulan suci Ramadan, menggelar acara ini. Saya yakin, kegiatan ini akan memberikan dampak yang sangat besar, baik dari sisi ibadah maupun ekonomi,” ujar Maesyal di lokasi.

Acara Gema Ramadan 1446 Hijriah menunjukkan perkembangan signifikan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana untuk meningkatkan spiritualitas umat Muslim selama bulan Ramadan melainkan juga membuka kesempatan bagi para pelaku UMKM memamerkan produk-produk lokal mereka.

Sebanyak 40 tenan yang hadir berasal dari berbagai sektor, seperti makanan, minuman, kerajinan tangan, dan produk lokal lainnya. Dengan hadirnya berbagai produk ini, masyarakat tidak hanya dapat beribadah, tetapi juga dapat membeli produk-produk yang mendukung perekonomian lokal.

Bupati Tangerang menambahkan, Gema Ramadan menjadi model bagi kegiatan lainnya yang serupa di masa depan, di mana sektor keagamaan dan ekonomi lokal dapat berjalan beriringan.

“Ramadan adalah momen untuk memperkuat iman, tetapi juga saat yang tepat untuk memajukan ekonomi daerah kita. Oleh karena itu, saya berharap produk-produk yang dipamerkan ini tidak hanya dikenal di sekitar Tigaraksa, tetapi juga dapat berkembang lebih luas lagi,” katanya.

Dengan berbagai produk UMKM yang dipamerkan, Gema Ramadan 2025 ini tidak hanya berfokus pada kegiatan jual beli, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk meningkatkan ketahanan pangan lokal. Produk-produk yang dipamerkan sebagian besar merupakan hasil produksi masyarakat setempat, yang diharapkan bisa meningkatkan daya beli masyarakat dan menciptakan lapangan pekerjaan baru.

Sebagai penutup, Bupati Maesyal menekankan pentingnya kebersamaan antara masyarakat, ulama, dan pemerintah dalam menyemarakkan bulan Ramadan. Menurutnya, keberhasilan acara ini tidak lepas dari kerjasama yang solid antara berbagai elemen, mulai dari panitia acara, masyarakat, hingga pemerintah daerah.

“Gema Ramadan ini adalah bukti nyata bahwa kerjasama antara ulama, masyarakat, dan pemerintah. Ini adalah salahbsatu modal penting dalam menciptakan acara yang bermanfaat bagi banyak orang. Dengan kebersamaan ini, kita bisa mengisi bulan Ramadan dengan kegiatan yang tidak hanya menguatkan keimanan, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal,” pungkasnya. (Red)

Diskon PBB-P2 di Kota Tangerang Masih Berlaku, Berikut Jadwal Loket Keliling Pekan Ini

Kota Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tangerang masih memberlakukan diskon pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar 25 persen dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) 25 persen hingga 31 Maret 2025.

Diskon PBB-P2 di antaranya ialah bebas sanksi administrasi sampai tahun 2024, diskon 25 persen untuk ketetapan PBB-P2 tahun 1994-2014, diskon 20 persen untuk ketetapan Buku I dengan nominal SPPT Rp0 hingga Rp100.000. Diskon 10 persen untuk ketetapan Buku II dengan nominal SPPT Rp100.001 hingga Rp500 ribu.

Diskon enam persen untuk ketetapan Buku III dengan nominal Rp500.001 hingga Rp2 juta. Diskon empat persen untuk ketetapan Buku IV dengan nominal Rp2.000.001 hingga Rp5 juta dan diskon tiga persen untuk ketetapan Buku V dengan nominal lebih dari Rp5 juta.

Sedangkan untuk BPHTB sertifikat program pemerintah seperti Prona, PTSL atau PTKL mendapatkan diskon mencapai 25 persen.

Kepala Bapenda Kota Tangerang Kiki Wibhawa menuturkan, untuk mempermudah wajib pajak, selain menyediakan pembayaran daring dengan berbagai platform. Juga bisa memanfaatkan loket PBB-P2 Keliling 104 kelurahan di Kota Tangerang. Dengan lokasi dan tanggal pelaksanaan terbaru setiap minggunya.

Berikut Jadwal Loket PBB-P2 Keliling Periode 3-7 Maret 2025:

03 Maret
Pukul 08.00 – 14.30 wib
•⁠ ⁠UPT Barat
•⁠ ⁠UPT Timur
•⁠ ⁠Kelurahan Batujaya
•⁠ ⁠Kelurahan Belendung
•⁠ ⁠Kelurahan Karang Sari
•⁠ ⁠Kelurahan Sukaasih
•⁠ ⁠Kelurahan Cibodasari
•⁠ ⁠Kelurahan Gandasari
•⁠ ⁠Kelurahan Pabuaran Tumpeng
•⁠ ⁠Kelurahan Cimone
•⁠ ⁠Kelurahan Sangiang Jaya
•⁠ ⁠Kelurahan Sudimara Barat
•⁠ ⁠Kelurahan Poris Plawad Utara
•⁠ ⁠Kelurahan Pondok Bahar
•⁠ ⁠Kelurahan Kreo Selatan
•⁠ ⁠Kelurahan Panunggangan Timur

04 dan 05 Maret
Pukul 08.00 – 14.30 wib
•⁠ ⁠UPT Barat
•⁠ ⁠UPT Timur
•⁠ ⁠Kelurahan Batujaya
•⁠ ⁠Kelurahan Belendung
•⁠ ⁠Kelurahan Karang Sari
•⁠ ⁠Kelurahan Sukaasih
•⁠ ⁠Kelurahan Cibodasari
•⁠ ⁠Kelurahan Gandasari
•⁠ ⁠Kelurahan Pabuaran Tumpeng
•⁠ ⁠Kelurahan Cimone
•⁠ ⁠Kelurahan Sangiang Jaya
•⁠ ⁠Kelurahan Sudimara Barat
•⁠ ⁠Kelurahan Poris Plawad Utara
•⁠ ⁠Kelurahan Pondok Bahar
•⁠ ⁠Kelurahan Kreo Selatan
•⁠ ⁠Kelurahan Panunggangan Timur
•⁠ ⁠Kelurahan Panunggangan Utara

06 Maret
Pukul 08.00 – 14.30 wib
•⁠ ⁠UPT Barat
•⁠ ⁠UPT Timur
•⁠ ⁠Kelurahan Batujaya
•⁠ ⁠Kelurahan Belendung
•⁠ ⁠Kelurahan Karang Sari
•⁠ ⁠Kelurahan Sukaasih
•⁠ ⁠Kelurahan Panunggangan Barat
•⁠ ⁠Kelurahan Manis Jaya
•⁠ ⁠Kelurahan Sangiang Jaya
•⁠ ⁠Kelurahan Sudimara Barat
•⁠ ⁠Kelurahan Poris Plawad Utara
•⁠ ⁠Kelurahan Pondok Bahar
•⁠ ⁠Kelurahan Kreo Selatan
•⁠ ⁠Kelurahan Panunggangan Utara

07 Maret
Pukul 08.00 – 14.30
•⁠ ⁠UPT Barat
•⁠ ⁠UPT Timur
•⁠ ⁠Kelurahan Batujaya
•⁠ ⁠Kelurahan Jurumudi Baru
•⁠ ⁠Kelurahan Karang Sari
•⁠ ⁠Kelurahan Sukaasih
•⁠ ⁠Kelurahan Panunggangan Barat
•⁠ ⁠Kelurahan Manis Jaya
•⁠ ⁠Kelurahan Pabuaran Tumpeng
•⁠ ⁠Kelurahan Cimone
•⁠ ⁠Kelurahan Periuk Jaya
•⁠ ⁠Kelurahan Sudimara Barat
•⁠ ⁠Kelurahan Kenanga
•⁠ ⁠Kelurahan Pondok Bahar
•⁠ ⁠Kelurahan Kreo Selatan
•⁠ ⁠Kelurahan Panunggan Utara

(Red)

Dinkes Kota Tangerang Sidak Keamanan Takjil, Warga Diimbau Lebih Selektif Pilih Makanan

Kota Tangerang, lensafokis.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan inspeksi mendadak (sidak) keamanan aneka jajanan takjil, yang dilakukan di 13 kecamatan hingga beberapa hari ke depan. Hari ini, kegiatan berlangsung di enam kecamatan, salah satunya jajanan takjil di kawasan Metropolis, Senin (3/3/25). 

Petugas sidak membeli sejumlah jenis takjil, mulai dari otak-otak, pacar cina, tahu gejrot, gorengan, cilok, hingga nasi ayam fillet. Tercatat, 25 sampel jajanan takjil diambil untuk dilakukan uji rapid test kit secara langsung. 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni menyatakan, uji rapid test takjil ini untuk mendeteksi keamanan pada ragam takjil itu sendiri. Ada empat kandungan yang tidak boleh ada di makanan, yaitu rhodamin b, formalin, boraks dan methanyl yellow. 

"Lewat sidak ini, Pemkot Tangerang berupaya memastikan bahwa takjil yang diperjualbelikan di Kota Tangerang tidak mengandung bahan berbahaya. Dengan itu, konsumen merasa terlindungi karena takjil yang beredar telah di tes keamanannya," ungkap dr. Dini. 

Dini menegaskan, hasil itu masih perlu dilakukan uji konfirmasi ke laboratorium untuk benar-benar memastikan kandungan yang ada di dalam makanan tersebut.

"Tapi, tahun ke tahun hasil uji keamanan takjil di Kota Tangerang terus positif dengan angka keamanan yang tinggi. Tercatat, di tahun lalu angka keamanan takjil di Kota Tangerang mencapai 98 persen," katanya. 

Ia pun menuturkan, petugas yang ke lapangan turut memberikan pembinaan untuk pedagang terkait pengelolaan makanan yang aman dan sehat. 

"Diharapkan ke depannya para pedagang lebih selektif dalam memilih bahan makanan atau takjil yang dijual. Begitu juga dengan masyarakat sebagai konsumen untuk lebih selektif, tidak tergiur dengan warna yang mencolok atau kekenyalan yang berlebih," imbaunya. (Red)

Bupati Tangerang Laksanakan Apel Perdana, Tekankan Penyusunan RPJMD

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menjadi pembina apel Senin pagi perdana bersama seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Senin (3/3/25).

Ayo! Bersama Membangun Kota, Wujudkan dengan Aksi Nyata

Kota Tangerang, lensafokus.id -- Masih dalam suasana Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-32 Kota Tangerang, masyarakat banyak menyampaikan harapannya. Terlebih, Kota Tangerang baru saja menyambut kepemimpinan baru Wali Kota Tangerang Sachrudin dan Wakil Wali Kota Tangerang Maryono.

Pemkab Tangerang Sesuaikan Jam Kerja ASN Selama Ramadan 1446 H

TANGERANG, lensafokus.id -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mengeluarkan penyesuaian jam kerja di bulan Ramadan. Hal tersebut tertuang pada Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 2 tahun 2025 tentang Hari dan Jam kerja Aparatur Sipil Negara.

Sekda Kabupaten Tangerang: Perkuat Sinergitas Gugus Tugas untuk Kabupaten Layak Anak

TANGERANG, lensafokus.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Soma Atmaja menekankan pentingnya penguatan kapasitas dan sinergitas tim gugus tugas dalam Pemenuhan Hak Anak (PHA) untuk mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA) di lingkungan Kabupaten Tangerang.

Hal tersebut ditegaskan dalam Rapat Koodinasi Gugus Tugas KLA di lingkungan Kabupaten Tangerang yang berlangsung di Ibis Hotel Gading Serpong, Kamis (27/2/2025).

"Dalam mewujudkan Kabupaten Tangerang Layak Anak diperlukan kerja sama lintas sektor serta penguatan kapasitas gugus tugas Kabupaten/Kota Layak Anak, agar anak dapat terlindungi serta hak-haknya dapat terpenuhi dengan baik," tuturnya.

Kegiatan rapat koordinasi ini juga merupakan evaluasi PHA dan KLA di lingkungan Kabupaten Tangerang dan sebagai upaya pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak.

"Kita juga telah menyusun Rencana Aksi Daerah (RAD) KLA dan menerbitkan beberapa Peraturan dan Kebijakan serta dukungan anggaran program Kabupaten Layak Anak," katanya.

Sekda mengimbau kepada seluruh unsur perangkat daerah selaku anggota Gugus Tugas Kabupaten Tangerang Layak Anak agar dapat memfasilitasi pemenuhan hak-hak anak dan mendukung program Kebupaten Tangerang Layak Anak.

Sementara itu, Kepala DPPPA Kabupaten Tangerang Asep Suherman mengatakan, terdapat lima klaster Kabupaten Layak Anak, yaitu hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan dan kegiatan budaya, serta perlindungan khusus.

Kelima klaster tersebut, Asep menuturkan, perlu dioptimalkan dan perlunya memperkuat komitmen tim gugus tugas. Sebab untuk mewujudkan Kabupaten Tangerang Layak Anak ini menjadi tanggung jawab semua perangkat daerah.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat komitmen para gugus tugas serta lintas sektor terkait, sehingga nantinya dapat menjalankan tugas dan fungsi dengan baik serta dapat membantu menyukseskan program Kabupaten Layak Anak (KLA)," ucapnya.

Diketahui, Kabupaten Tangerang telah meraih Kabupaten Layak Anak (KLA) dengan predikat Madya sebanyak lima kali. Prestasi tersebut diharapkan dapat ditingkatkan dengan meraih predikat Nindya. (Red)

DPMPTSP Kabupaten Tangerang: Investasi Terus Meningkat, Pelayanan Publik Ditingkatkan

TANGERANG, lensafokus.id - Trend investasi di Kabupaten Tangerang semakin meningkat dan berjalan baik. Berdasarkan data realisasi investasi yang dipublikasikan oleh Kementerian Investasi/BKPM pada tanggal 31 Januari tahun 2025, pencapaian realisasi investasi Kabupaten Tangerang secara kumulatif sepanjang Januari hingga Desember 2024 mencapai Rp26,2 triliun.

Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tangerang, Aji Januardhi Nurogo menyampaikan, realisasi itu terdiri dari Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).

"Tahun 2024 untuk PMDN mencapai 64,2% dari total investasi diangka Rp16,8 triliun sedangkan PMA kita mencapai 35,8% dari total investasi diangka Rp9,4 triliun," ungkapnya saat diwawancarai tim Diskominfo, Jumat (28/02/2025).

Ia menyampaikan, sektor penyumbang PMDN dan PMA ini didominasi sektor perumahan, kawasan industri dan perkantoran. Menurutnya, dengan angka tersebut menandakan bahwa nilai investasi di Kabupaten Tangerang semakin meningkat dari tahun-tahun sebelumnya.

"Tahun 2020 jumlah realisasi investasi kita periode Januari-September berada diangka Rp16 triliun, lalu merangkak naik di tahun 2021 ke Rp18 triliun, lalu ke Rp20 triliun di tahun 2022, serta meningkat di tahun 2023 diangka Rp22,8 triliun. Ini menunjukkan tren sangat positif untuk Kabupaten Tangerang," ujarnya.

Kendati demikian pihaknya akan terus menggali potensi investasi dan memberikan pelayanan yang maksimal tanpa membeda-bedakan jenis investasinya. Semoga ini dapat meningkatkan perekonomian daerah sekaligus secara mampu menggeliatkan sektor ekonomi masyarakat.

Selain itu, dalam memudahkan pelayanan publik, DPMPTSP merencanakan penambahan Gerai Pelayanan Publik di Intermoda Kecamatan Cisauk.

"Dengan penambahan Gerai Pelayanan Publik ini diharapkan masyarakat Kabupaten Tangerang khususnya yang memiliki tempat tinggal jauh dari pusat pelayanan agar lebih cepat, mudah, terjangkau, nyaman, dan aman dalam mengurus berbagai keperluan administrasi yang diperlukan," katanya. (Red)

Page 103 of 245
Go to top