TANGERANG, lensafokus.id — Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri kegiatan Program Kerja Sama Forum Kader Posyandu (FKP) Kabupaten Tangerang bersama Yayasan Sahabat Keluarga Lippo Karawaci dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan dan kecerdasan balita melalui Posyandu.
Kegiatan tersebut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Banten Bapak Faizal, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Capt. Fikri Faiz, Director Governance and Relationship TMD LippoLand, Ketua Forum Bidan Kabupaten Tangerang Ibu Adhe, Sekcam Curug beserta jajaran Forkopimcam Curug, serta para kader Posyandu dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tangerang menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara pemerintah daerah, Forum Kader Posyandu, tenaga kesehatan, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung upaya peningkatan kualitas kesehatan anak.
“Pemerintah Kabupaten Tangerang tidak bisa bekerja sendirian. Kerja sama antara kader Posyandu, pihak swasta, pemerintah dan masyarakat harus terus kita kuatkan. Dengan bergerak bersama, berbagai persoalan kesehatan masyarakat akan lebih mudah kita atasi,” ujar Wabup Intan
Ia menjelaskan, Posyandu memiliki peran strategis bukan sekadar sebagai tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga sebagai ruang untuk memantau tumbuh kembang anak, mendeteksi secara dini permasalahan kesehatan, memberikan edukasi kepada orang tua, serta meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya gizi dan pola hidup sehat. Menurutnya, keberadaan para kader Posyandu juga sangat penting dan strategis sebagai garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Jangan pernah merasa pengabdian yang dilakukan adalah pekerjaan kecil. Setiap anak yang tumbuh sehat, setiap orang tua yang mendapatkan edukasi, dan setiap masalah kesehatan yang dapat dideteksi lebih awal merupakan bagian dari kontribusi besar para kader dalam membangun masa depan Kabupaten Tangerang,” katanya.
Wabup Intan mengungkapkan bahwa berdasarkan data Dinas Kesehatan perJuli 2026, masih terdapat anak yang terindikasi stunting di sejumlah wilayah. Di Kecamatan Curug tercatat sekitar 448 anak yang terindikasi stunting, sementara di Kecamatan Kelapa Dua sekitar 344 anak. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus mendorong berbagai langkah kolaboratif untuk menekan angka stunting. Pemerintah daerah terus berupaya agar tidak terjadi kasus stunting baru dan anak-anak yang telah terindikasi stunting dapat kembali tumbuh dan berkembang secara optimal.
“Kita terus berupaya maksimal dan memperluas cakupan target. Kita berharap sampai akhir masa jabatan, stunting bisa turun sampai zero stunting. Kalau bisa tidak ada kasus baru di Kabupaten Tangerang,” ungkapnya.
Wabup Intan berharap sinergi antara pemerintah, dunia usaha, kader Posyandu, tenaga kesehatan dan masyarakat dapat terus berlanjut agar semakin banyak generasi penerus yang mampu membawa Kabupaten Tangerang semakin sejahtera dan berdaya saing
Perwakilan TMD LippoLand, Darwin menyampaikan bahwa bantuan berupa timbangan balita, seragam kader Posyandu, susu, makanan tambahan, bubur kacang hijau, pisang, biskuit dan berbagai makanan bergizi lainnya tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekaligus dukungan terhadap program Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menekan angka stunting.
“Ini merupakan bentuk perhatian kami kepada pemerintah daerah dan warga sekitar untuk membantu pemerintah menurunkan angka stunting. Mudah-mudahan dapat menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lain yang ada di Kabupaten Tangerang,” ujarnya.
Lanjut dia, TMD LippoLand menargetkan bantuan dapat menjangkau sekitar 20 hingga 30 Posyandu, bahkan diharapkan dapat diperluas hingga 40 Posyandu di wilayah sekitar Lippo Village dan Park Serpong.
Anggota DPRD Provinsi Banten, Faizal, turut mengapresiasi kolaborasi tersebut. Menurutnya, kepedulian dunia usaha terhadap masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan, perlu terus didorong agar semakin banyak perusahaan yang berkontribusi terhadap lingkungan di sekitarnya.
“Kita ingin kegiatan seperti ini menjadi contoh bagi pelaku usaha dan investor lainnya untuk bersama-sama peduli terhadap masyarakat sekitar, terutama dalam bidang kesehatan, pendidikan dan bidang sosial lainnya,” tuturnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Dalam rangka menyemarakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang menggelar aksi pembagian bendera Merah Putih kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangkitkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air menjelang peringatan hari kemerdekaan.
Sebanyak 500 bendera Merah Putih dibagikan langsung oleh personel Satpol PP kepada pengendara kendaraan roda dua dan roda empat, serta masyarakat yang melintas di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang. Selain dibagikan, bendera-bendera tersebut juga dipasangkan langsung pada kendaraan warga oleh petugas dengan penuh semangat dan antusias.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kabupaten Tangerang, Ana Supriyatna, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kontribusi aktif pemerintah daerah dalam menggugah rasa cinta tanah air serta meningkatkan semangat nasionalisme dan gotong royong bagi seluruh masyarakat Indonesia.
“Melalui pembagian bendera ini, kami ingin menanamkan kembali semangat kebangsaan dan mengajak seluruh masyarakat turut serta menyemarakkan bulan kemerdekaan. Ini adalah bentuk sederhana namun penuh makna dalam menunjukkan rasa cinta kepada Indonesia,” ujar Ana Supriyatna.
Dalam kegiatan tersebut, Satpol PP juga menyampaikan imbauan agar seluruh lapisan masyarakat memasang bendera Merah Putih di depan rumah, tempat usaha, maupun kendaraan selama bulan Agustus, sesuai dengan surat edaran pemerintah pusat.
"Aksi ini merupakan bagian dari program “Satpol PP Menyapa”, sebagai pendekatan humanis Satpol PP untuk mendekatkan diri kepada masyarakat melalui kegiatan edukatif dan persuasif yang positif, "ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Satpol PP berharap masyarakat semakin tergerak untuk menunjukkan semangat nasionalisme serta memperkuat rasa persatuan dan kesatuan bangsa, khususnya di tengah tantangan sosial saat ini.
"Satpol PP Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk terus menggencarkan pembagian bendera hingga menjelang 17 Agustus mendatang, sekaligus mengajak masyarakat aktif dalam berbagai kegiatan kemerdekaan di lingkungan masing-masing, "pungkasnya. (Red)
Kota Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang baru saja melancarkan operasi penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di sejumlah ruas jalan utama di Kota Tangerang.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Teguh Supriyanto menegaskan, operasi penertiban PKL liar dilakukan untuk mengantisipasi penyalahgunaan fasilitas umum di sejumlah wilayah mulai dari Jalan Satria Sudirman di sekitar Pasar Induk Tanah Tinggi sampai sepanjang Jalan Benteng Betawi.
”Kami bergerak cepat merespons keluhan masyarakat dan pengguna jalan akan maraknya para PKL liar yang berjualan di trotoar dan bahu jalan yang menyalahi peraturan. Petugas tadi sudah dikerahkan untuk menertibkan para PKL liar di sekitar Pasar Induk Tanah Tinggi sampai sepanjang jalan mengarah ke Stasiun Poris,” ujar Teguh, Selasa (11/8/26).
Sementara itu, Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman (Trantibum) Satpol PP Kota Tangerang Hadi Ismanto menegaskan, operasi penertiban PKL liar tadi siang dilakukan sesuai dengan prosedur yang tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2026 tentang Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat di Kota Tangerang.
”Operasi penertiban tadi berjalan lancar dan kondusif, semua barang bukti penertiban berupa lapak liar dan lainnya sudah diamankan ke Markas Komando (Mako) Satpol PP Kota Tangerang untuk dilakukan pendataan lebih lanjut oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) secara langsung,” tambah Hadi.
Selain itu, Pemkot Tangerang akan terus menggencarkan operasi penertiban PKL liar dengan menyasar sejumlah wilayah lain yang meresahkan masyarakat. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id — PT BPR Kerta Raharja Gemilang terus menunjukkan komitmennya dalam membantu pengembangan usaha mikro melalui akses permodalan dengan suku bunga yang terjangkau. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui sosialisasi program Gebyar UMKM Tangerang Gemilang kepada para pedagang di Pasar Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Selasa (11/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, pihak BPR Kerta Raharja Gemilang membagikan brosur sekaligus memberikan informasi secara langsung kepada para pedagang terkait program kredit mikro Raharja, termasuk berbagai kemudahan dan promo yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha mikro untuk menambah modal maupun mengembangkan usahanya.
Kepala Cabang BPR Kerta Raharja Gemilang wilayah Tigaraksa, Eka Ratna, mengatakan program Kredit Mikro Raharja telah direalisasikan sejak 2017 sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menyediakan akses kredit murah dan mudah bagi para pelaku usaha mikro.
“Kredit Mikro Raharja hadir sebagai bentuk komitmen kami untuk membantu pelaku usaha mikro khususnya para pedagang dan pelaku UMKM, memiliki kesempatan untuk mengembangkan usaha tanpa harus terbebani dengan bunga yang tinggi," ujar Eka.
Menurut Eka, program Kredit Mikro Raharja juga memberikan keunggulan dari sisi suku bunga yang relatif rendah. Terlebih pada tahun 2026, BPR Kerta Raharja Gemilang menghadirkan promo Gebyar UMKM Tangerang Gemilang yang berlangsung mulai 1 Juli 2026 hingga 31 Oktober 2026.
Dalam program tersebut, calon nasabah dapat memperoleh fasilitas kredit dengan suku bunga promo sebesar 0,5 persen per bulan dengan jangka waktu hingga 12 bulan.
“Melalui program Gebyar UMKM Tangerang Gemilang, kami memberikan kesempatan yang lebih luas kepada calon nasabah untuk mendapatkan permodalan dengan bunga yang ringan. Kami berharap program ini dapat meringankan beban pelaku usaha sekaligus membantu mereka menambah modal untuk meningkatkan produktivitas dan mengembangkan usahanya,” kata Eka.
Ia menambahkan, sejak program tersebut diluncurkan, antusiasme masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, cukup tinggi. Hal tersebut tidak terlepas dari persyaratan pengajuan yang relatif sederhana serta kemudahan akses permodalan yang ditawarkan.
Salah satu kemudahan yang diberikan yakni debitur yang mengambil fasilitas permodalan di bawah Rp10 juta tidak diwajibkan menggunakan agunan.
“Kami melihat antusiasme debitur cukup tinggi karena program ini memang kami hadirkan untuk memberikan kemudahan bagi pelaku usaha mikro.Harapannya, kemudahan ini bisa membuka akses permodalan yang lebih luas, terutama bagi pedagang kecil yang selama ini kesulitan mendapatkan pembiayaan untuk mengembangkan usahanya,” ungkapnya.
Sementara itu, Ade, salah satu pedagang ikan asin di Pasar Tigaraksa sekaligus nasabah yang telah memanfaatkan program Kredit Raharja BPR Kerta Raharja Gemilang, mengaku program tersebut sangat membantu dalam mengembangkan usaha yang dijalankannya.
Menurutnya, tambahan modal yang diperoleh dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan usaha, khususnya dalam menambah persediaan barang dagangan.
“Saya merasa terbantu, modal yang saya dapatkan bisa digunakan untuk menambah barang dagangan sehingga usaha bisa terus berjalan dan berkembang. Prosesnya juga cukup mudah dan sangat membantu kami sebagai pedagang kecil," tutur Ade.
Melalui kegiatan sosialisasi secara langsung ke pusat-pusat perdagangan seperti Pasar Tigaraksa, PT BPR Kerta Raharja Gemilang berharap informasi mengenai program Gebyar UMKM Tangerang Gemilang dapat semakin dikenal oleh masyarakat. Dengan program yang terus dekat dengan masyarakat terbukti PT BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda), berhasil menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Dalam ajang bergengsi The Finance Top 100 BPR 2026 yang diselenggarakan oleh Infobank Media Group. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id — Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, secara resmi melepas Kontingen Kabupaten Tangerang untuk mengikuti Jambore Nasional XII Tahun 2026. Pelepasan tersebut berlangsung di Bumi Perkemahan Kitri Bakti, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Selasa (11/8/26).
Dalam kesempatan yang sama, Bupati juga membuka secara resmi Kemah Bakti pramuka Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi anggota Pramuka untuk memperkuat pengabdian, kepedulian sosial, serta mempererat persaudaraan di tengah masyarakat.
Bupati Maesyal menegaskan bahwa peserta Jambore Nasional XII adalah anak-anak pilihan yang telah melalui proses seleksi dan pembinaan panjang. Mereka mengemban misi besar untuk membawa nama baik, kehormatan, serta citra Kabupaten Tangerang di panggung nasional.
“Jaga nama baik daerah. Tunjukkan nilai-nilai luhur, ketimuran, sopan santun dan semangat juang masyarakat Kabupaten Tangerang,” ujar Bupati Maesyal.
Bupati berpesan agar kontingen menjaga kesehatan, mematuhi arahan pembina pendamping, dan membangun kekompakan. Ia berharap Jambore Nasional XII dapat dimanfaatkan sebagai sarana menimba pengalaman, menambah wawasan dan menjalin persahabatan lintas Nusantara.
“Jadikan Jambore Nasional ini sebagai sarana menambah pengalaman, menambah wawasan, serta menjalin persahabatan dengan saudara-saudara Pramuka dari seluruh pelosok Nusantara,” pesannya.
Kepada para Pembina Pendamping dan Pimpinan Kontingen, Bupati menitipkan amanah agar memberikan pendampingan yang penuh kesabaran dan rasa tanggung jawab, dengan tetap mengutamakan aspek kesehatan serta keselamatan seluruh anggota.
Terkait dengan Kemah Bakti Pramuka, Bupati Maesyal mengajak seluruh gugus depan, satuan karya, dan kwartir untuk membuktikan kehadiran nyata Pramuka di tengah masyarakat. Semangat ini harus diwujudkan melalui aksi sosial, seperti menjaga kebersihan lingkungan dan membantu sesama yang membutuhkan.
“Jadikan kegiatan kemah bakti ini sebagai wahana mempererat persaudaraan dan melatih kepekaan sosial. Pramuka harus menjadi pelopor kepedulian,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Bupati Maesyal menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kwartir Cabang, panitia pelaksana, dan seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan dua agenda besar tersebut.
“Selamat berbakti dalam Kemah Bakti, dan selamat berjuang untuk Kontingen Jambore Nasional XII Tahun 2026. Kibarkan panji-panji Kabupaten Tangerang dengan penuh rasa bangga," tegasnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri acara lepas sambut Badan Pembina Harian (BPH) Universitas Muhammadiyah A.R. Fachruddin (Unimar) masa jabatan 2026-2030 sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung baru Unimar, Selasa (11/8/26).
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan bahwa pembangunan gedung baru Unimar memiliki makna yang jauh lebih besar dibanding sekadar pembangunan fisik. Infrastruktur pendidikan tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya membangun masa depan dan investasi generasi muda.
“Hari ini kita juga menjadi saksi dimulainya pembangunan gedung baru Universitas Muhammadiyah A.R. Fachruddin. Bagi saya, pembangunan ini bukan hanya tentang membangun sebuah gedung secara fisik. Tetapi yang jauh lebih penting adalah membangun masa depan generasi muda,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Ia berharap kehadiran gedung baru tersebut nantinya dapat semakin memperkuat peran Unimar dalam mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, kompeten, kreatif, inovatif, serta memiliki daya saing.
"Pendidikan tinggi dituntut tidak hanya memberikan kemampuan akademik, tetapi juga membentuk kemampuan berpikir kritis, kreatif, adaptif, serta karakter dan integritas yang kuat," tandasnya
Lanjut dia, pendidikan merupakan salah satu solusi penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memutus rantai keterbatasan ekonomi. Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama dengan penyelenggara berbagai pendidikan tinggi negeri dan swasta telah menjalin komitmen menghadirkan Program Beasiswa Tangerang Gemilang, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah agar tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan dan meraih masa depan yang lebih baik.
"Kita tidak ingin anak-anak yang memiliki potensi, prestasi dan cita-cita tinggi terhambat melanjutkan pendidikan hanya karena persoalan biaya. Jangan sampai kemampuan ekonomi menjadi batas bagi seseorang untuk meraih masa depannya,” ungkapnya.
Menurut dia, beasiswa bukan sekadar bantuan biaya pendidikan, melainkan investasi untuk masa depan generasi muda. Dengan membuka akses pendidikan yang lebih luas, pemerintah juga membuka peluang bagi masyarakat untuk memperoleh pekerjaan yang lebih baik, meningkatkan pendapatan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“Bagi kami, beasiswa bukan sekadar bantuan biaya pendidikan. Beasiswa adalah investasi untuk masa depan anak-anak kita. Saat lulus, mereka bisa kerja maupun menciptakan lapangan kerja sendiri untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan,” jelasnya.
Bupati Maesyal juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi dan dunia usaha untuk menjawab tantangan kebutuhan masyarakat serta perkembangan dunia kerja.
“Pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri. Perguruan tinggi juga tidak mungkin berjalan sendiri. Kita harus duduk bersama, membangun sinergi, menyatukan sumber daya, dan menghadirkan program-program yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia kerja,” ungkapnya.
Ia berharap sinergi antara Pemkab Tangerang dan Unimar dapat terus diperkuat sehingga akses dan kesempatan belajar di perguruan tinggi semakin meningkat, sekaligus juga membuka kompetensi yang lebih banyak bagi generasi muda untuk bisa masuk dunia usaha, membuka ruang kerja mandiri serta peningkatan kesempatan dalam berkarier.
“Kalau tiga kekuatan ini kita satukan, maka kita tidak hanya mencetak lulusan, tetapi kita dapat mencetak generasi Tangerang yang unggul, mandiri, produktif, dan berdaya saing,” ujarnya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati juga menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran BPH Unimar yang mendapatkan amanah untuk masa jabatan 2026-2030. Ia berharap kepengurusan baru mampu membawa Unimar semakin maju, berkualitas, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
“Pergantian kepengurusan bukan sekadar pergantian jabatan, tetapi merupakan estafet amanah dan tanggung jawab untuk membawa Universitas Muhammadiyah A.R. Fachruddin semakin maju, semakin berkualitas, dan semakin memberikan manfaat bagi masyarakat,” ucapnya
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran BPH sebelumnya atas dedikasi, pengabdian, serta kontribusinya dalam membangun dan mengembangkan Unimar. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga terkait rumah milik Ibu Laila di Kecamatan Gunung Kaler yang roboh setelah diterjang angin puting beliung.
Kunjungan tersebut dilakukan Bupati Tangerang bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Tangerang, di antaranya Direktur Utama PDAM Tirta Kerta Raharja, kepala perangkat daerah, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Dinas Perumahan, Permukiman dan Pemakaman (Perkim), serta jajaran Kecamatan Gunung Kaler dan pemerintah desa setempat, Senin (10/8/26).
Bupati Maesyal Rasyid mengatakan, kedatangannya ke lokasi merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat dan pemerintah setempat mengenai kondisi rumah Ibu Laila yang ambruk akibat diterjang angin puting beliung.
"Alhamdulillah hari ini saya datang bersama teman-teman dari Kabupaten Tangerang. Ada Direktur PDAM, kepala-kepala dinas, Dinas Bina Marga, Perkim dan semuanya hadir di sini. Ini berdasarkan laporan, kemudian Pak Lurah dan Pak Camat juga menyampaikan kondisi rumah Ibu Laila," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Setelah melihat langsung kondisi rumah, Bupati Maesyal Rasyid memastikan pembangunan rumah Ibu Laila akan segera dilakukan dan menginstruksikan pembangunannya dimulai lebih cepat dari yang telah direncanakan, sesuai dengan permintaan pemilik rumah.
"InsyaAllah rumah Ibu Laila yang tadinya berdiri kemudian ambruk karena puting beliung, segera kita bangun. Ada permintaan dari yang punya rumah, 'Pak, bisa enggak hari Jumat?' InsyaAllah hari Jumat mulai kita bangun," katanya.
Ia menegaskan pembangunan tidak hanya bertujuan mengganti bangunan yang roboh, tetapi juga memastikan rumah tersebut menjadi tempat tinggal yang lebih layak dan sehat bagi Ibu Laila bersama keluarganya.
"Yang penting rumahnya nanti dibangun sehat. Dulu tidak ada keramiknya, nanti kita keramik. Dulu tidak ada wc, nanti kita buatkan WC-nya. Kamarnya juga nanti dibuatkan. InsyaAllah rumahnya menjadi rumah yang sehat," tegasnya.
Bupati memperkirakan pembangunan rumah tersebut dapat diselesaikan paling lama sekitar dua bulan. Namun, ia meminta seluruh pihak yang terlibat agar pembangunan dapat dikerjakan secepat mungkin sehingga Ibu Laila dan keluarganya bisa kembali menempati rumah tersebut.
"Biasanya dilaksanakan paling lama dua bulan. Tapi kalau bisa tidak sampai dua bulan, kita selesaikan secepatnya supaya ibu ini bisa segera tinggal di sini lagi," jelasnya.
Sementara itu, Ibu Laila menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Bupati Tangerang beserta seluruh jajaran yang telah memberikan perhatian dan bantuan untuk membangun kembali rumahnya.
"Alhamdulillah, terima kasih atas bantuan Bapak Bupati Tangerang beserta jajaran yang telah membangun rumah saya yang roboh terkena angin puting beliung," ungkap Ibu Laila.
Ia berharap bantuan tersebut menjadi keberkahan bagi dirinya dan keluarga, terlebih dirinya baru saja dikaruniai seorang anak.
"Mudah-mudahan ini menjadi keberkahan untuk saya dan keluarga saya, dan ini juga menjadi rezeki untuk anak saya yang baru lahir," tuturnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id -- Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah mendorong dunia usaha di Kabupaten Tangerang untuk terus meningkatkan kepatuhan dalam pengelolaan limbah domestik sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Wabup Intan saat menghadiri Workshop yang bertema “Kepatuhan Dunia Usaha dalam Pengelolaan Limbah Domestik” yang diselenggarakan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk., di Hotel Haris Gading Serpong Kec. Kelapa Dua. Senin (10/8/26).
“Pembangunan ekonomi dan perlindungan lingkungan tidak boleh dipertentangkan. Keduanya harus berjalan bersama. Dunia usaha harus mampu menunjukkan bahwa peningkatan produksi dan investasi dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kinerja lingkungan dan kesehatan masyarakat,” ujar Wabup Intan.
Dalam sambutannya, Wabup Intan menandaskan, pertumbuhan industri, perdagangan, pergudangan, permukiman dan berbagai aktivitas usaha di Kabupaten Tangerang memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian dan penyerapan tenaga kerja. Pertumbuhan dan kontribusi tersebut juga harus diiringi dengan meningkatnya kesadaran dan tanggung jawab perusahaan dalam menjaga lingkungan dan kesehatan masyarakat.
“Pengelolaan limbah tidak boleh hanya dilakukan ketika ada pemeriksaan, tetapi harus menjadi bagian dari sistem manajemen dan budaya operasional perusahaan sehari-hari. Jangan sampai kegiatan ekonomi menghasilkan keuntungan bagi perusahaan, tetapi meninggalkan beban pencemaran bagi masyarakat dan generasi berikutnya,” tegasnya
Lanjut dia, perusahaan juga harus memastikan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) domestik berfungsi dengan baik, dilakukan pemeliharaan secara rutin, serta memastikan hasil pengolahan memenuhi baku mutu sebelum dilepaskan ke lingkungan. Prinsip reduce, reuse, recycle, recovery, efisiensi sumber daya dan ekonomi sirkular harus diterapkan.
“Pengelolaan lingkungan tidak selalu membutuhkan teknologi mahal, tetapi dapat menggunakan teknologi tepat guna yang efektif, terukur dan mudah dipelihara,” imbuhnya
Wabup Intan juga mengatakan, Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan akan terus melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap dunia usaha. Perusahaan yang telah patuh diharapkan dapat menjadi contoh, sementara perusahaan yang masih memiliki kekurangan akan didorong untuk melakukan perbaikan. Ia berharap workshop tersebut tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi menghasilkan komitmen dan langkah nyata dalam meningkatkan kepatuhan dan kinerja lingkungan perusahaan
“Kita ingin Kabupaten Tangerang tumbuh sebagai kawasan industri dan ekonomi yang kuat. Tetapi kita juga ingin mewariskan sungai yang bersih, air tanah yang terjaga, udara yang sehat, serta lingkungan yang layak bagi anak cucu kita,” pungkasnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid secara resmi membuka ajang Pekan Olahraga Antar Pegawai (POR) Tingkat Kabupaten Tangerang 2026 pada apel Senin pagi yang digelar di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Puspemkab Tangerang, Senin (10/8/26).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa POR Pegawai bukan hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga momentum untuk menjaga kesehatan, mempererat silaturahmi, dan membangun kekompakan antarpegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang.
“Olahraga bukan hanya soal mencari siapa yang menang dan siapa yang kalah. Yang lebih penting adalah menjaga kesehatan, mempererat silaturahmi dan membangun kekompakan. Melalui POR Pegawai ini, kita bisa bertemu, bersilaturahmi dan membangun kebersamaan,” ujar Bupati Maesyal.
Ia juga meminta seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung. Menurutnya, semangat kebersamaan dan kekompakan harus menjadi nilai utama dalam pelaksanaan POR Pegawai sehingga kegiatan tersebut dapat berjalan dengan aman, sehat, dan menyenangkan.
“Kalau menang, jangan sombong. Kalau kalah, jangan kecewa. Yang penting kita sehat, kita senang dan kita semakin kompak. Tetap jaga kesehatan dan jangan lupa pemanasan,” katanya.
Bupati Maesyal menegaskan, semangat olahraga juga harus diterapkan dalam pelaksanaan tugas pemerintahan. Ia mengingatkan seluruh pegawai bahwa pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat membutuhkan kerja sama lintas perangkat daerah.
“Dalam olahraga ada kerja sama tim. Dalam pemerintahan juga begitu. Tidak ada perangkat daerah yang bisa bekerja sendiri. Kita harus saling mendukung, saling membantu dan memperkuat kolaborasi. Kita tetap satu tim, yaitu Pemerintah Kabupaten Tangerang,” tandasnya.
Pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Bupati Maesyal juga mendorong seluruh pegawai untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia meminta jajaran pemerintah daerah lebih responsif terhadap kebutuhan dan aspirasi yang disampaikan masyarakat.
“Saya minta supaya pegawai terus meningkatkan kinerjanya dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Momentum HUT RI ke-81 ini salah satunya adalah pegawai harus benar-benar respons terhadap apa yang diinginkan dan disampaikan masyarakat, karena tugas kita adalah melayani masyarakat,” ungkapnya.
Terkait pembangunan daerah, Bupati Maesyal mengatakan Pemerintah Kabupaten Tangerang terus melakukan pembangunan infrastruktur sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. Sejumlah pembangunan fisik telah berjalan, sementara program lainnya akan dilanjutkan secara bertahap pada tahun berikutnya berdasarkan skala prioritas dan kondisi infrastruktur.
“Alhamdulillah tahun sekarang ada lokasi-lokasi pembangunan fisik, terutama infrastruktur jalan, yang sudah kita jalankan dan mulai proses tendernya. Masih ada juga yang harus kita lanjutkan di tahun 2027, 2028 dan seterusnya. Kondisi serta usia jalan menjadi pertimbangan kita dalam menentukan prioritas perbaikan,” jelasnya.
Memasuki musim kemarau dengan kondisi cuaca yang cukup panas, Bupati Maesyal mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi kekeringan dan memastikan kebutuhan air bersih kepada masyarakat tetap terpenuhi. Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama PDAM, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pemakaman (Perkim), PMI, Forkopimda, serta unsur terkait terus melakukan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang terdampak.
“Kita bersama PDAM, Perkim, PMI, Forkopimda dan unsur lainnya terus berusaha memberikan pelayanan kebutuhan air bersih kepada masyarakat. Kalau ada laporan dari desa mengenai wilayah yang kekeringan, segera kita tindak lanjuti,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kondisi tubuh selama musim kemarau, terutama dengan mencukupi kebutuhan cairan agar tidak mengalami dehidrasi. Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus merespons laporan masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih.
“Kepada masyarakat supaya lebih hati-hati di musim kemarau ini. Apabila ada wilayah yang kekeringan dan membutuhkan air bersih, segera kita tindak lanjuti. Masyarakat juga harus banyak minum air putih untuk menjaga kondisi tubuh, jangan sampai terjadi dehidrasi karena panasnya cukup tinggi,” imbaunya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Maesyal Rasyid secara simbolis juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) pensiun kepada sejumlah pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang. Penyerahan tersebut menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian dan dedikasi para pegawai selama menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Pemberian SK pensiun ini merupakan bagian dari penghargaan pemerintah daerah atas pengabdian para pegawai. Terima kasih atas dedikasi dan kerja keras yang telah diberikan selama menjalankan tugas untuk masyarakat dan Kabupaten Tangerang,” pungkasnya. (Red)
Kota Tangerang, lensafokus.id - Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Tangerang menggelar acara puncak Grand Final Pemilihan Duta Baca Kota Tangerang 2026 yang berlangsung di Aula Al-Amanah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (10/8/26).
Ajang bergengsi tingkat kota ini diikuti oleh pelajar jenjang SMP dan SMA/sederajat berusia 14 hingga 18 tahun dari seluruh wilayah Kota Tangerang
Kegiatan ini telah melalui serangkaian tahapan seleksi, mulai dari administrasi, uji wawasan literasi, penulisan esai, hingga presentasi program kerja literasi. Dari total 90 pendaftar yang masuk dari berbagai sekolah se-Kota Tangerang, sebanyak 70 peserta berhasil membuktikan kualifikasinya dan melenggang ke babak grand final hari ini.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Tangerang Engkos Zarkasyi mengungkapkan, kegiatan ini merupakan langkah nyata Pemkot Tangerang dalam membangun sumber daya manusia berkualitas sejak usia remaja.
"Kegiatan Pemilihan Duta Baca ini bukan sekadar kompetisi unjuk bakat, melainkan langkah strategis kita bersama untuk melahirkan agen pemantik budaya membaca di sekolah maupun lingkungan masyarakat," ujarnya.
Ia menambahkan, para finalis yang terpilih tidak hanya dinilai dari kemampuan membaca buku secara konvensional, tetapi juga mencakup wawasan literasi digital, kemampuan bernalar kritis, serta kecakapan berkomunikasi.
"Duta Baca terpilih nantinya akan mengemban amanah selama satu tahun ke depan sebagai duta literasi daerah. Mereka akan bersinergi dengan DPAD Kota Tangerang dalam mengampanyekan Gerakan Tangerang Gemar Membaca, mengoptimalkan fasilitas perpustakaan daerah, serta menggerakkan komunitas literasi remaja di 13 kecamatan se-Kota Tangerang," harapnya. (Red)