Banten

Banten (6091)

Lebak, lensafokus.id - Kepala Desa memiliki hak dan kewenangan untuk merekrut prangkat desa apabila ada kekosongan pada jabatan di struktur pemerintahan desa. Namun proses rekrutmen perangkat desa (Prades) harus melibatkan beberapa tahapan, mulai dari perencanaan, pencarian dan penjaringan, hingga seleksi dan pengangkatan. Secara umum, proses ini melibatkan pembentukan panitia, pengumuman lowongan, pendaftaran, seleksi administrasi, ujian tertulis, wawancara, dan penetapan calon terpilih.

Rekrutmen prades harus berpedoman pada dasar hukum sebagaimana di atur oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku, diantaranya.
Undang- Undang tentang desa.
Peraturan Menteri Dalam Negeri tentang pemerintahan desa. Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati untuk dasar hukum rekrutmen prades
Hal itu dikatakan Eli Sahroni Aktivis Banten Pemerhati Pendidikan dan Pemerintahan

Menurut Eli Sahroni, berikut ini adalah tahapan umum dalam proses rekrutmen perangkat desa:
1. Pembentukan Panitia:
Kepala desa membentuk tim seleksi yang bertugas menyelenggarakan proses rekrutmen.

2. Pengumuman dan Pendaftaran:
Lowongan perangkat desa diumumkan secara luas, dan masyarakat yang memenuhi syarat dapat mendaftar.
3. Seleksi Administrasi:
Panitia meneliti kelengkapan berkas pendaftaran dan memastikan calon memenuhi persyaratan administrasi.
4. Ujian Tertulis:
Calon mengikuti ujian tertulis yang mencakup materi pengetahuan umum, tes kompetensi dasar, dan tes kemampuan lainnya.
5. Wawancara:
Calon yang lolos seleksi administrasi dan ujian tertulis akan mengikuti wawancara dengan panitia dan/atau kepala desa.
6. Penetapan Calon Terpilih:
Panitia menetapkan calon perangkat desa berdasarkan hasil seleksi.
7. Pengangkatan:
Calon terpilih diangkat menjadi perangkat desa setelah melalui proses administrasi yang selektif dan diperlukan kehati hatian agar tidak terjadi ada dokumen administrasi sebagai persyaratan utama dinilai asli tapi palsu.

" Ada beberapa point yang harus di perhatikan untuk rekrutmen prades. Jangan asal rekrut bisa salah prosedur sehingga tidak sah pengangkatan prades tersebut", kata eli sahroni kepada media menanggapi banyak keluhan warga tentang rekrutmen prades

Dikatakanya, Eli Sahroni Kepala desa sebagai penanggungjawab perlu memperhatikan proses rekrutmen prades agar mewujudkan transparansi dan akuntabilitas. Sabtu (12/07/2025).

" Wajib sifatnya, Proses rekrutmen harus dilakukan secara transparan dan akuntabel, serta menghindari praktik Kolusi dan nepotisme", kata eli sahroni.

Lanjut Eli Sahroni, Masyarakat desa perlu dilibatkan dalam proses rekrutmen untuk memastikan bahwa perangkat desa yang terpilih benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat.

Proses rekrutmen harus mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, tidak kolusi nepotisme, tidak tercela dan tidak memiliki jejak rekam kesehatan yang buruk secara kejiwaan dan fisik. Karena hal itu berdampak pada kinerja yang buruk ketika telah menjadi prades.

 

" Jika ada kolusi nepotisme dan penyalahgunaan aturan dan mal administrasi dalam rekrutmen dapat di batalkan. Sealain itu kesehatan kejiwaan dan fisik paling terpenting itu harus di utamakan, jangan sampai orang stres atau punya penyakit kejiwaan jadi prades itu salah fatal", imbuh king badak panggilan akrab ketua umum badak banten perjuangan. (Cecep)

Serang, lensafokus.id - Gubernur Banten Andra Soni, menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi dalam meningkatkan upaya pencegahan penyebaran dan anti narkoba, khususnya bagi generasi muda. Pernyataan ini disampaikan dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap bahaya narkoba.

Hal itu disampaikan Andra Soni usai menerima kunjungan kunjungan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten Brigjen Pol Rohmad Nursahid beserta jajaran di Gedung Negara Provinsi Banten, Jl Brigjen KH Syam’un Nomor 5, Kota Serang, Jumat (11/7/2025).

IMG 20250712 WA0021

Gubernur Andra Soni menyatakan bahwa generasi muda merupakan aset bangsa yang sangat berharga dan perlu dilindungi dari pengaruh negatif narkoba. Oleh karena itu, pemerintah provinsi Banten akan terus berkoordinasi dengan seluruh stakeholder untuk bersama-sama mewujudkan Provinsi Banten bersih dari narkoba.

“Kita akan terus berkoordinasi dengan seluruh stakeholder untuk bisa menjadikan Provinsi Banten bersih dari narkoba (bersinar),” ungkap Andra Soni.

“Mohon doa dan dukungannya, kolaborasi harus terus kita lakukan bersama-sama BNN dan semua pihak,” sambungnya.

Dalam pertemuan tersebut, kata Andra Soni, terdapat beberapa hal yang menjadi pembahasan. Di antaranya terkait rencana peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) di Provinsi Banten.

Sementara, Kepala BNN Provinsi Banten Brigjen Pol Rohmad Nursahid mengatakan rencana Peringatan HANI kali ini, pihaknya menggandeng pemerintah desa.

“Rencana peringatan HANI di Desa Tambakbaya, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak dan diiringi dengan launching program Ayo Ajak Masyarakat Bergerak Menuju Banten Bersih Narkoba,” ujarnya.

Dirinya juga menyampaikan Provinsi Banten masih menjadi wilayah yang cukup rawan dengan narkoba.

“Cukup rawan, karena Banten itu pintu masuk dari jalur lautnya melalui Pelabuhan Merak, kemudian udaranya dari kita ada bandara Soekarno-Hatta bandara yang paling sibuk dan kita berbatasan dengan Jawa Barat dan Jakarta,” pungkasnya. (Lingga)

TANGERANG, lensafokus.id – Ratusan arsip inaktif milik Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Tangerang dimusnahkan di Ruang Aula Bandeng Dinas Perikanan, Gedung Usaha Daerah (GUD), Kabupaten Tangerang, Jumat (11/7/2025).

Sebanyak 141 arsip tahun 2015 dimusnahkan dalam kegiatan ini, yang terdiri dari 21 arsip Bidang Pengelolaan Perikanan Tangkap serta 120 arsip berkas umum dan kepegawaian.

"Arsip-arsip tersebut telah melewati masa retensi dan tidak memiliki nilai guna administratif hukum maupun historis," ujar Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang Jainudin.

Menurut dia, kegiatan ini merupakan hasil dari proses panjang yang berlangsung hampir tiga bulan, mulai dari tahap identifikasi, pemilahan, hingga pengajuan permohonan pemusnahan kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kabupaten Tangerang.

Proses pemilahan tersebut dilakukan secara detail dengan meninjau isi surat, jenis dokumen dan memastikan bahwa arsip yang masih dibutuhkan tidak termasuk dalam daftar pemusnahan.

"Ini merupakan usulan yang sudah lama kami ajukan dalam rangka pemusnahan. Mudah-mudahan berjalan lancar dan menjadi bagian dari tahapan-tahapan yang sudah kita siapkan dan laksanakan," kata Jainudin.

Sebagai bentuk transparansi, proses pemusnahan ini turut disaksikan langsung oleh perwakilan dari Inspektorat, Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang, serta Disperpusip Kabupaten Tangerang. Kehadiran para pihak tersebut menjadi bagian dari pengawasan tata kelola arsip agar sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Melalui kegiatan ini, Dinas Perikanan berharap dapat terus meningkatkan efektivitas dalam pengelolaan arsip serta mendorong terciptanya tata kelola administrasi yang tertib dan akuntabel di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang. (Red)

Tangerang, lensafokus.id - Sebuah mobil truck tanah bertuliskan pada baknya CAKRA mogok di jalan raya Lukun Cisoka Kecamatan Cisoka Kabupaten Tangerang, menyebabkan kemacetan dan menghambat lalu lintas pengendara lain. Insiden ini terjadi pada Jum'at (11/07/2025) pagi pukul 02.00 Wib dan truk tersebut tidak memiliki plat nomor polisi.

Menurut supir truk tanah tersebut mogok karena kerusakan Kopling Hangus, "Truck berhenti secara tiba-tiba, saya turun untuk memeriksa mesin dan ternyata setelah di periksa Koplingnya Hangus," kata Ujang.

IMG 20250711 215238 yZKvo7dX2v

Polisi telah tiba di lokasi kejadian dan sedang melakukan upaya untuk mengatur lalu lintas dampak truk mogok tersebut. "Kami sedang berusaha, agar lalu lintas dapat berjalan normal kembali," kata seorang petugas polisi, Bripka Aditia anggota Patroli Polsek Cisoka Polresta Tangerang.

Insiden ini menjadi peringatan bagi pengemudi truk untuk memastikan bahwa kendaraan mereka dalam kondisi baik sebelum melakukan perjalanan. "Pengemudi truk harus memastikan bahwa kendaraan mereka dalam kondisi baik, agar tidak menyebabkan kemacetan dan kecelakaan," kata Bripka Aditia. (Lingga)

BALIKPAPAN, lensafokus.id - Produk kerajinan yang dipamerkan oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tangerang berhasil mencuri perhatian Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Pusat, Sri Tito Karnavian, saat pameran Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome, Kalimantan Timur.

Dalam kunjungan tersebut, Ketua Harian Dekranas Pusat disambut oleh Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang, Hj Anna Maemunah. Ia menyampaikan apresiasi atas semangat dan kesiapan Dekranasda Kabupaten Tangerang dalam mendukung pengembangan kerajinan lokal.

"Produk kerajinan yang dipamerkan bagus-bagus, dari segi kualitas dan tampilan juga keren, hanya perlu meningkatkan inovasi pada produk otentiknya,” ujar Sri Tito Karnavian saat mengunjungi stand Dekranasda Kabupaten Tangerang, Kamis (10/07/2025).

Istri Menteri Dalam Negeri tersebut juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mendorong produk kerajinan lokal agar mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.

"Kami melihat potensi luar biasa dari para perajin di Kabupaten Tangerang. Melalui kegiatan ini, kami berharap produk lokal bisa semakin dikenal dan mendapat tempat di hati masyarakat," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang, Hj Anna Maemunah, menyatakan pihaknya bersama pengurus Dekranasda Kabupaten Tangerang akan terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, serta berupaya meningkatkan promosi budaya dan ekonomi kreatif daerah.

"Momentum ini bukan hanya menjadi ajang perayaan semata, tetapi juga menjadi wadah penting untuk memperkuat eksistensi dan peran para perajin lokal di seluruh Indonesia," jelas Hj Anna Maemunah.

Dengan keikutsertaan pada pameran tingkat nasional ini, Dekranasda Kabupaten Tangerang berharap dapat memperluas jejaring kerja sama, meningkatkan pemasaran produk kerajinan lokal, serta mengangkat nama baik Kabupaten Tangerang di kancah nasional. (Red)

Tangerang, lensafokus.id - Tunjukkan langkah nyata penerapan zero waste, PT. PLN Indonesia Power UBP Lontar 3 bekerjasama dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang resmikan Workshop Paving Blok “Jawara Banten”, Kamis (10/07/2025). Memanfaatkan Fly Ash & Bottom Ash (FABA) yang merupakan produk hasil dari pembakaran batubara, kolaborasi ini tidak hanya mendorong pembangunan berkelanjutan di bidang lingkungan, tetapi juga memacu semangat warga binaan agar lebih produktif dan mandiri sebelum siap kembali ke masyarakat.

Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Beni Hidayat, menyampaikan apresiasinya atas kerjasama strategis dengan PT. PLN Indonesia Power UBP Lontar 3. Dirinya menilai kerjasama ini sebagai langkah yang sangat positif untuk membangun daya saing warga binaan dan sesuai dengan arahan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) sekaligus implementasi penerapan undang-undang nomor 22 tahun 2022 tentang pemasyarakatan dimana pemerintah membuka kesempatan bagi pelaku bisnis bermitra dengan lapas mengembangkan industri memanfaatkan tenaga kerja narapidana dan lahan lapas.

“InsyaAllah perdana diseluruh Indonesia. ini juga tindak lanjut arahan menteri pemasyarakatan harapannya warga binaan di lapas ini bisa banyak belajar bagaimana mereka bisa menjadi entrepreneur,” Kata Beni.

Rasa syukur diungkapkan Senior Manager UBP Lontar 3 Ria Indrawan. Ria sangat antusias dengan kerjasama tersebut, sebab Faba yang selama ini dianggap sebagai polusi atau limbah dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kegiatan workshop warga binaan lapas kelas I Tangerang. Ria berharap program kerjasasama dengan Lapas kelas I Tangerang tersebut dapat berjalan berkesinambungan dan memberi manfaat bagi warga binaan maupun masyarakat secara umum.

“Kami sangat antusias dan ini momen yang sangat luar biasa sehingga insyaAllah kami dari PLN Indonesia Power UBP Lontar akan mendukung penuh kegiatan pelaksanaan ini,” Tegas Ria Indrawan. (Red)

Page 88 of 610
Go to top