TANGERANG, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) secara resmi menutup masa pendaftaran Program Beasiswa Tangerang Gemilang Tahun Anggaran 2026 pada Kamis, (30/04/26). Antusiasme luar biasa terlihat di hari terakhir, di mana area ruangan Bagian Kesra Setda dipadati oleh mahasiswa, dan calon mahasiswa yang melakukan penyerahan berkas fisik sebagai syarat finalisasi.
Hingga jam penutupan, portal resmi mencatatkan lebih dari 4.000 akun telah teregistrasi. Namun, melalui proses seleksi administrasi awal yang ketat, tercatat sebanyak 1.560 pendaftar yang berhasil menyelesaikan tahap submit data dan verifikasi berkas secara lengkap. Para pendaftar hadir dengan identitas map warna sesuai kategori: Merah untuk Calon Mahasiswa Baru, Kuning untuk Mahasiswa On-Going, dan Hijau untuk mahasiswa tingkat akhir atau skripsi.
Selisih angka pendaftar akun dengan jumlah berkas yang masuk menunjukkan bahwa standar kualifikasi program ini sangat selektif. Syarat seperti domisili Kabupaten Tangerang, IPK minimal 3,00, hingga kelengkapan dokumen pendukung ekonomi (DTKS/DTSEN) menjadi acuan utama dalam menjamin bantuan pendidikan ini tepat sasaran bagi putra-putri daerah yang berprestasi dan membutuhkan.
Pihak panitia seleksi menegaskan bahwa seluruh proses verifikasi akan dilakukan secara transparan dan objektif untuk memastikan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Kabupaten Tangerang semakin unggul dan kompetitif di kancah nasional.
Bagi para pendaftar yang telah merampungkan berkas, proses seleksi akan berlanjut pada rangkaian jadwal berikut:
Seleksi Administrasi dan Wawancara: Berlangsung pada tanggal 4 hingga 8 Mei 2026.
Seleksi Akademik: Dilaksanakan dalam periode panjang mulai 12 Mei hingga 24 Juni 2026.
Pengumuman Kelulusan Akhir: Hasil final akan dirilis secara resmi pada 30 Juni 2026.
Pemerintah Kabupaten Tangerang mengimbau seluruh peserta untuk senantiasa memantau kanal informasi resmi dan akun masing-masing di laman beasiswa.tangerangkab.go.id. Peserta diharapkan tetap waspada terhadap segala bentuk informasi hoaks yang mengatasnamakan panitia seleksi.
Dengan berakhirnya pendaftaran ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap para penerima beasiswa nantinya dapat menjadi agen perubahan yang siap berkontribusi bagi kemajuan daerah di masa depan. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Tangerang menggelar Apel Gelar Pasukan Pengamanan May Day Tahun 2026 sebagai bentuk kesiapan lintas instansi dalam mengawal peringatan Hari Buruh Internasional dapat berlangsung aman dan kondusif,
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menekankan lima poin penting kepada seluruh personel pengamanan, mulai dari menjaga keamanan dan ketertiban, mengedepankan profesionalisme, memastikan kesiapan perlengkapan, menjaga sinergitas lintas instansi, hingga melaksanakan pengamanan secara humanis dan simpatik.
“Dengan kesiapan yang matang, kami yakin seluruh rangkaian kegiatan pengamanan May Day Tahun 2026 di wilayah Kabupaten Tangerang dapat berjalan dengan baik, aman, dan lancar,” ungkap Bupati Maesyal di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Kamis (30/04/26).
Ia menyampaikan bahwa peringatan May Day 2026 yang bertema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja” dinilai relevan dengan kondisi saat ini.
"Ini merupakan momentum penting, tidak hanya untuk menyuarakan aspirasi pekerja, tetapi juga refleksi bersama dalam membangun dunia kerja yang lebih adil d itan manusiawi," ujarnya
Menurutnya, peran buruh sangat besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sehingga kesejahteraan pekerja harus menjadi prioritas utama dalam pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Bupati Maesyal menyampaikan apresiasiny atas kesiapan seluruh pihak, termasuk kehadiran unsur Brimob yang turut memastikan kesiapsiagaan daerah. “Kami berterima kasih, apresiasi kehadiran Brigadir Jenderal Pradah dari Brimob yang langsung hadir melihat kesiapan Kabupaten Tangerang bersama Forkopimda dan seluruh personel,” ucapnya.
Ia menambahkan, rangkaian kegiatan tidak hanya berhenti pada apel, tetapi dilanjutkan dengan doa bersama dan kegiatan sosial bersama serikat buruh. “Nanti malam di Masjid Al-Amjad kita melaksanakan selamatan, membacakan Surah Yasin bersama perwakilan serikat buruh, termasuk anak-anak yatim dari buruh, agar May Day berjalan lancar, tertib, dan aman,” katanya.
Selain itu, peringatan May Day di Kabupaten Tangerang juga diisi kegiatan positif seperti olahraga antar serikat, hingga donor darah dan cek kesehatan gratis. “Semuanya dari, oleh, untuk buruh di Tangerang,” jelasnya.
Sementara itu, Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, menjelaskan bahwa pengamanan dilakukan secara menyeluruh sejak sore hingga dini hari, termasuk pengawalan keberangkatan buruh menuju Jakarta.
“Kami melibatkan 778 personel bersama TNI dan seluruh jajaran forkopimda, tidak hanya pengawalan tetapi juga pengamanan jalur lalu lintas agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif,” ungkapnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri kegiatan Kunjungan Kerja Anggota Komisi XI DPR RI Daerah Pemilihan Banten III, Andi Achmad Dara dalam rangka Silaturahmi dan Sosialisasi Penguatan Ideologi Pancasila. Acara tersebut digelar di GSG RW. 10 Perum Graha Pesona Citra Raya Kec Panongan, Kamis (29/04/26)
Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan menekankan pentingnya penanaman idiologi Pancasila di tengah derasnya informasi, gaya hidup dan iptek di era globalisasi saat ini.
"Di era serba cepat dan mudah akses saat ini, kita sulit membendung derasnya budaya, informasi dan pengetahuan. Untuk itu, nilai-nilai idiologi Pancasila perlu terus diperkuat sebagai benteng untuk kita agar tidak mudah terpengaruh dan menelan bulat-bulat informasi, gaya hidup dan pengetahuan yang bisa merugikan dan merusak tatanan," ungkap Wabup Intan
Menurut dia, penguatan ideologi Pancasila tersebut sangat penting di tengah dinamika globalisasi untuk menjaga persatuan dan keharmonisan sosial. Untuk itu, dia mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Perum Graha Pesona Citra Raya untuk menjadi teladan bagi yang lainnya dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila
"Saya mengajak masyarakat, khususnya warga Graha Pesona ini, mari bersama-sama meningkatkan pemahaman dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Jadi teladan bagi yang lain untuk jaga persatuan, kepedulian dan keharmonisan," ajaknya
Dia mengapresiasi kegiatan tersebut yang bisa dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah pusat, daerah, dan seluruh elemen masyarakat.
“Kunjungan kerja ini merupakan momentum penting untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, sekaligus memastikan kebijakan yang diambil terus berpihak kepada masyarakat,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, dia juga menegaskan kembali komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat kolaborasi demi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Andi Achmad Dara menegaskan bahwa Pancasila harus tetap menjadi landasan utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Pancasila adalah perekat utama dan permersatu bangsa yang harus terus diperkuat agar mampu menjawab tantangan zaman,” ujarnya.
Dia berharap kegiatan tersebut bisa menjadi ruang dialog terbuka antara masyarakat dan pemangku kebijakan secara langsung, mulai dari pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat hingga peningkatan pelayanan publik.
"Melalui forum ini diharapkan tercipta sinergi yang semakin kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran," harapnya
Acara tersebut juga dihadiri oleh berbagai unsur, mulai dari anggota DPRD Kabupaten Tangerang, di antaranya M. Nur Rojab dan Ely Nurhaeni, Camat Panongan beserta Forkopimcam, Lurah Mekar Bakti, tokoh masyarakat dan warga setempat. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri sekaligus membuka program Warung Tekan Inflasi (Warteksi) yang digelar di Gerai Tangerang Gemilang (GTG) Kec. Cikupa, Kamis (30/4/26).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa Warteksi menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat. Program ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menekan inflasi sekaligus membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau.
“Hari ini pemerintah daerah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan melaksanakan program Warung Tekan Inflasi dengan menyediakan sembako murah. Harga tersebut disubsidi pemerintah daerah untuk meringankan beban masyarakat,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Ia menjelaskan melalui program Warteksi ini, masyarakat dapat membeli paket sembako dengan harga jauh lebih murah, bahkan hingga separuh dari harga pasar. Berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, cabai, hingga bawang tersedia dengan sistem subsidi yang signifikan.
“Misalnya harga paket sembako di pasar sekitar Rp312.200, masyarakat bisa membeli hanya sekitar Rp172.000. Selisihnya disubsidi pemerintah. Masyarakat juga bebas memilih, bisa membeli paket lengkap atau hanya beberapa komoditas sesuai kebutuhan,” jelasnya.
Ia menambahkan, program Warteksi tersebut dilaksanakan secara berkala, setiap tiga bulan sekali selama tiga hari, serta menjangkau seluruh kecamatan di Kabupaten Tangerang secara bergilir.
“Program ini kita laksanakan rutin, digilir di setiap kecamatan. Bahkan ada juga yang dilaksanakan oleh kecamatan setiap dua bulan sekali. Ini semata-mata untuk meringankan beban masyarakat,” ujarnya.
Ia menyebutkan, pelaksanaan Warteksi di Kecamatan Cikupa menyasar warga dari beberapa desa seperti Talagasari, Bojong, dan Pasir Jaya yang dilayani secara bergantian agar seluruh masyarakat dapat merasakan langsung manfaat dari program tersebut.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tangerang, Resmiyati Marningsih, menjelaskan bahwa Warteksi yang digelar tersebut menyediakan delapan (8) komoditas utama dengan harga subsidi.
“Warteksi ini seperti warung pada umumnya, namun menyediakan bahan pokok dengan harga subsidi. Masyarakat bisa membeli sesuai kebutuhan, baik satu jenis maupun seluruh komoditas yang tersedia,” ungkapnya.
Adapun delapan komoditas yang disediakan meliputi beras, gula pasir, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, cabai merah keriting, cabai rawit merah, dan cabai rawit hijau, dengan total pasokan mencapai sekitar 1,9 ton di dua lokasi, yakni Gerai Tangerang Gemilang Cikupa dan Pasar Curug.
Lanjut dia, sejumlah komoditas tersebut dijual dengan harga jauh di bawah harga pasaran. Beras premium 2 kilogram yang di pasaran seharga Rp30.200, dijual hanya Rp7.000. Gula pasir dari harga Rp19.000 menjadi Rp12.000, minyak goreng dari Rp23.000 menjadi Rp13.500, serta berbagai komoditas lain dengan subsidi hingga Rp20.000 perkilogramnya
“Program ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam menekan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat,” imbuhnya.
Salah satu warga Desa Sukanegara, Ibu Nawa, mengaku sangat terbantu dengan adanya program Warteksi tersebut. Ia pun menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang atas penyelenggaraan pasar murah tersebut.
“Saya sangat senang dan bersyukur sekali. Alhamdulillah ini sangat membantu kami. Terima kasih kepada pemerintah, semoga kegiatan seperti ini bisa lebih sering diadakan,” ujar Ibu Nawa. (Red)