TANGERANG, lensafokus.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ke-76 dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) ke-64, jajaran Satpol PP Kabupaten Tangerang menggelar aksi sosial santunan kepada 100 anak yatim. Kegiatan yang berlangsung khidmat di Gedung Pol PP Kab. Tangerang dengan tema "Trantibumlinmas Tangguh untuk Pembangunan Berkelanjutan"
pada Senin (4/5/2026) digelar sebagai wujud rasa syukur atas dedikasi personel dalam menjaga ketertiban umum.
Menurut Kepala Satpol PP Kabupaten Tangerang, Ana Supriyatna, S.Pd., M.Si., menyampaikan bahwa santunan ini merupakan bentuk kepedulian nyata anggota kepada masyarakat sekitar. "Melalui momen hari jadi ini, kami ingin berbagi kebahagiaan. Sebanyak 100 paket santunan kami salurkan dengan harapan dapat membantu meringankan beban dan memberikan semangat bagi mereka," ujarnya di sela-sela acara.
Kasatpolpp Provinsi Banten, Nana Suryana, S.T., M.Si., mengapresiasi inisiatif tersebut.
"Alhamdulillah, dirgahayu Pol PP. Terima kasih atas inisiatif dari Pol PP Kab. Tangerang, kita bisa berkumpul bersama rekan-rekan dari Kota Tangerang, Tangsel, dan Provinsi. Ini moment yang baik untuk lebih bersinergi dalam kerja-kerja yang memang harus dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja," tuturnya.
Kegiatan diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh Sekretaris MUI, KH. Nur Alam Jaelani, MA. "Mengapresiasi atas penyelenggaraan tasyakuran yang diadakan Pol PP, insyaallah akan semakin sukses dan berkah tentunya," ucapnya.
Kehadiran tokoh agama di tengah-tengah jajaran aparat menegaskan dukungan spiritual bagi tugas-tugas Satpol PP ke depan agar tetap humanis dan religius.
Selain pemberian santunan, acara juga diisi dengan doa bersama dan pemotongan tumpeng untuk keselamatan bangsa, terutama dalam menjaga situasi kondusif. Diharapkan, dengan bertambahnya usia, Satpol PP dan Satlinmas semakin profesional, tegas namun tetap santun dalam menjalankan fungsinya sebagai penegak Peraturan Daerah (Perda).
Rangkaian acara peringatan ini ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama seluruh undangan yang hadir sebagai simbol persatuan dan kesiap-siagaan dalam mengawal ketertiban masyarakat. (Mala)
