PT. BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda) Dorong Kemudahan Transaksi Nasabah Lewat Mobile Collection

TANGERANG, lensafokus.id – PT. BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda) terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan perbankan melalui transformasi digital yang memberikan kemudahan, kecepatan, dan keamanan bagi nasabah.

Salah satu inovasi yang dihadirkan adalah Mobile Collection (MOLEC), sebuah layanan berbasis digital yang memungkinkan nasabah melakukan pembayaran angsuran kredit maupun setoran tabungan secara langsung di lokasi nasabah, tanpa harus datang ke kantor cabang.

Melalui MOLEC, petugas lapangan dibekali perangkat yang terhubung dengan sistem perbankan secara real-time. Setiap transaksi yang dilakukan akan langsung tercatat dalam sistem PT. BPR Kerta Raharja Gemilang sehingga nasabah dapat memperoleh bukti transaksi dan mengetahui pembaruan saldo secara lebih cepat dan transparan.

Kepala Cabang PT. BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda) Wilayah Tigaraksa, Eka Ratna Juwita, menjelaskan bahwa kehadiran MOLEC merupakan bagian dari upaya bank untuk memberikan pelayanan jemput bola sekaligus meningkatkan kenyamanan nasabah.

“Melalui Mobile Collection, nasabah tidak perlu lagi repot datang ke kantor cabang. Petugas kami yang mendatangi lokasi nasabah, dan setiap pembayaran angsuran maupun menabung, itu sudah tercatat secara real-time kepada sistem kami,” ujar Eka.

Menurutnya, sistem pencatatan secara real-time tidak hanya memberikan kemudahan bagi nasabah, tetapi juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan keamanan dan transparansi transaksi.

“Dengan pencatatan secara real-time, nasabah dapat lebih mudah memantau transaksi yang telah dilakukan. Hal ini juga menjadi salah satu upaya untuk meminimalkan risiko dan mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan dalam proses transaksi,” tambahnya.

Kehadiran Mobile Collection (MOLEC) menjadi salah satu langkah PT. BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda) dalam menghadirkan layanan perbankan yang semakin praktis, cepat, transparan, dan aman. Digitalisasi layanan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat kepercayaan dan kepuasan nasabah.

Melalui inovasi dan transformasi digital yang berkelanjutan, PT. BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda) terus berupaya menghadirkan layanan perbankan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat dan memberikan pengalaman transaksi yang lebih mudah bagi seluruh nasabah. (Red)

Bupati Tangerang Kukuhkan 54 Paskibraka Kabupaten Tangerang

TANGERANG, lemsafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengukuhkan sebanyak 54 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Tangerang. Pengukuhan berlangsung di Aula Pendopo Bupati Tangerang, Kamis (13/8/26).

Ke-54 anggota Paskibraka tersebut akan mengemban tugas penting pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, pada tanggal 17 Agustus 2026, khususnya dalam prosesi pengibaran dan penurunan Sang Saka Merah Putih di tingkat Kabupaten Tangerang.

Dalam arahannya, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meminta seluruh anggota Paskibraka menjalankan tugas negara tersebut dengan penuh tanggung jawab, disiplin dan ketenangan

"Kami berharap saudara-saudara menjalankan tugas ini dengan penuh rasa tanggung jawab. Rakyat, masyarakat Kabupaten Tangerang akan melihat tugas negara saudara-saudara pada tanggal 17 Agustus, baik pengibaran maupun penurunan bendera Sang Saka Merah Putih," ujar Bupati Maesyal.

Menurutnya, perhatian masyarakat akan tertuju kepada Paskibraka saat pelaksanaan upacara kemerdekaan, baik di tingkat pusat, provinsi, kabupaten, kecamatan, kelurahan maupun desa.

Ia meyakini para anggota Paskibraka telah memiliki kesiapan dan bekal yang cukup setelah menjalani berbagai tahapan latihan, mulai dari kedisiplinan, kepatuhan hingga tata upacara.

"Saya yakin saudara-saudara sudah dilatih dan ditempa dengan baik, baik dari sisi disiplin, ketaatan, kepatuhan, termasuk peragaan sikap dan tata upacara. Pada akhirnya saudara-saudara akan melaksanakan pengibaran bendera sakral Sang Merah Putih pada tanggal 17 Agustus 2026," katanya.

Bupati Maesyal menegaskan bahwa menjadi Paskibraka bukan sekadar menjalankan agenda tahunan, tetapi merupakan sebuah kehormatan sekaligus bentuk penghargaan terhadap perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa, raga, darah, dan keringat demi kemerdekaan Indonesia.

"Ini adalah kebanggaan dan hari sejarah kita semua. Kita harus terus mengenang sejarah perjuangan dan para pahlawan yang telah berjuang sehingga kemerdekaan Republik Indonesia tahun 1945 dapat terlaksana," tuturnya.

Ia juga mengingatkan para anggota Paskibraka untuk menjaga kondisi fisik dan kesehatan menjelang hari pelaksanaan upacara. Ia meminta agar waktu istirahat dimanfaatkan sebaik mungkin serta kondisi kesehatan terus dipantau.

"Mulai sekarang sampai malam hari H, silakan istirahat dengan baik. Kalau bisa Dinas Kesehatan mengontrol dan mengecek kesehatan, apakah sakit atau tidak. Malam hari sebelum tidur, istirahat pukul 21.00 atau 22.00," pesannya.

Bupati juga meminta agar tugas besar tersebut tidak dianggap sebagai beban. Menurutnya, rasa percaya diri dan ketenangan menjadi modal penting agar seluruh rangkaian tugas dapat dilaksanakan dengan maksimal.

"Tugas negara itu harus dijalankan penuh dengan seksama, tapi jangan menjadi beban. Jangan terlampau dipikirkan. Setiap tahun memang dijalankan dan senantiasa sukses. Saya yakin saudara-saudara bisa menjalankannya dengan sebaik-baiknya, penuh tanggung jawab dan rileks," ungkapnya.

Ia menilai secara fisik, postur dan penampilan para anggota Paskibraka tahun ini terlihat sangat baik dan merata. Hal tersebut, menjadi modal tambahan untuk menjalankan tugas pada 17 Agustus mendatang. Maesyal juga menitipkan pesan agar seluruh anggota Paskibraka menjaga nama baik diri sendiri, keluarga dan Kabupaten Tangerang.

"Kami percaya saudara-saudara dapat menjalankan tugas. Jaga nama baik pribadi, jaga nama baik keluarga, jaga nama baik daerah. Orang tua akan hadir menyaksikan tanggal 17 dengan penuh senyuman, penuh harapan dan doa supaya pengibaran dan penurunan bendera berjalan lancar," ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan menjalankan tugas sebagai Paskibraka di tingkat Kabupaten Tangerang diharapkan menjadi pengalaman berharga yang dapat membentuk karakter dan kepemimpinan generasi muda.

"Orang tua kita pasti bangga. Mudah-mudahan dengan menjalankan tugas negara ini, ke depan saudara-saudara bisa menjadi pemimpin di Negara Republik Indonesia," pungkasnya.

Pengukuhan 54 Paskibraka Kabupaten Tangerang tersebut menjadi salah satu tahapan penting menjelang pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026. Para anggota Paskibraka diharapkan mampu menjalankan amanah tersebut dengan disiplin, penuh tanggung jawab dan semangat nasionalisme. (Red)

Perkuat Ukhuwah dan Kepedulian Sosial, Muslimat NU Kabupaten Tangerang Gelar Pengajian dan Santunan Yatim

TANGERANG, lensafokus.id – Penasehat Muslimat NU Kabupaten Tangerang, Hj. Rismawati Maesyal Rasyid menghadiri dan membuka Pengajian Tiga Bulanan Pengurus Cabang (PC) Muslimat NU Kabupaten Tangerang yang dirangkaikan dengan Santunan Yatim dalam rangka menyambut HUT ke-81 RI, bertempat di Masjid Agung Al-Amjad, Tigaraksa, Kamis (13/08/2026).

Kegiatan tersebut menjadi wadah penguatan silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah sekaligus momentum untuk memperkokoh persatuan bangsa dalam mengisi kemerdekaan dengan amal saleh, khususnya bagi para kader Muslimat NU di Kabupaten Tangerang.

Dalam sambutannya, Hj. Rismawati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa kemerdekaan Indonesia yang dinikmati hari ini bukanlah sebuah hadiah, melainkan buah dari perjuangan para pahlawan, termasuk para ulama dan kiai NU melalui Resolusi Jihad.

“Tugas kita sekarang adalah menjaga dan memperkokoh persatuan bangsa agar bangsa ini tetap kuat, damai, dan bermartabat. Ukhuwah islamiyah dan ukhuwah wathaniyah harus terus terjalin erat untuk menghindarkan kita dari perpecahan akibat perbedaan," ujarnya.

Menurutnya, peran ibu-ibu Muslimat NU sangat strategis di dalam keluarga maupun masyarakat. Sebagai garda terdepan pendidikan keluarga, Muslimat NU berperan besar dalam membentuk generasi yang berakhlak dan cinta tanah air. Di sisi lain, kiprahnya di masyarakat juga nyata melalui kegiatan sosial dan pemberdayaan. Kemerdekaan harus diisi dengan kerja nyata dan kontribusi positif demi mewujudkan Kabupaten Tangerang yang lebih maju dan berdaya.

“Mendidik anak-anak yang sholeh dan sholehah, membina keluarga yang sakinah, serta aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan adalah bentuk amal saleh yang nyata dari ibu-ibu Muslimat NU dalam mengisi kemerdekaan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dia juga mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan momen pengajian tersebut sebagai sarana menyerap ilmu agama yang bermanfaat, memperbarui niat untuk senantiasa berbuat baik, serta memperkuat keimanan dan ketakwaan.

“Muslimat NU sebagai organisasi besar terus berkomitmen memperjuangkan harkat perempuan, menjadi pemersatu, dan terdepan dalam mensyiarkan agama Islam. Mari kita niatkan mencari ilmu dalam kebaikan, agar Muslimat NU maju dan semakin terdepan,” ucapnya.

Pihaknya juga berharap kegiatan santunan dan majelis ilmu semacam ini dapat terus membawa manfaat yang luas, memberikan keberkahan, rezeki, kesehatan, dan perlindungan dari Allah SWT bagi seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang.

Kegiatan pengajian dan santunan yatim ini dihadiri oleh ratusan jamaah dan kader Muslimat NU dari tingkat kecamatan (PAC) hingga tingkat desa/kelurahan (Ranting) se-Kabupaten Tangerang yang memadati Masjid Al-Amjad dengan penuh kekhidmatan. Acara puncaknya diisi dengan tausiyah agama oleh Rois Syuriah PBNU, Prof. Dr. KH. Manarul Hidayat, MA. (Red)

Lepas 200 Pelajar Calon Siswa Sekolah Rakyat, Bupati Maesyal Tekankan MPLS Ramah Anak dan Penguatan Karakter

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melepas 200 pelajar jenjang SMP dan SMA pada acara Sarasehan Bupati Tangerang dengan Calon Siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 8 Tahun Ajaran 2026/2027 yang berlangsung di Aula Diklat Kitri Bakti, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Kamis (13/8/26).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027 yang sekaligus menjadi momentum untuk memberikan penguatan kepada calon siswa dan tenaga pendidik sebelum memasuki lingkungan pendidikan baru.

Dalam kesempatannya, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan kehadiran program Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menghadirkan akses pendidikan yang inklusif, merata, dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Sekolah Rakyat menjadi bagian dari ikhtiar kita untuk memastikan anak-anak Kabupaten Tangerang mendapatkan kesempatan pendidikan yang layak, berkualitas, dan mampu mengembangkan potensi mereka,” ujarnya.

Memasuki Tahun Ajaran 2026/2027, Bupati Maesyal menilai persiapan MPLS menjadi tahapan penting dalam membangun kesan pertama yang positif bagi para siswa. Menurutnya, MPLS tidak boleh dipandang sekadar sebagai formalitas awal masuk sekolah, tetapi harus menjadi gerbang untuk menciptakan rasa nyaman, aman, dan semangat belajar bagi semua peserta didik.

“Saya minta seluruh panitia dan tenaga pendidik mempersiapkan MPLS dengan sebaik-baiknya. Pastikan anak-anak kita merasa nyaman, aman, gembira, dan antusias ketika pertama kali memasuki Sekolah Rakyat,” tegasnya.

Ia juga menekankan agar pelaksanaan MPLS mengedepankan prinsip ramah anak dan inklusif, serta terbebas dari segala bentuk perundungan, kekerasan maupun tindakan senioritas yang berlebihan.

Selain itu, MPLS diharapkan menjadi momentum untuk menanamkan karakter dan nilai kebangsaan kepada peserta didik sejak hari pertama. Nilai religius, kedisiplinan, gotong royong, serta kecintaan terhadap tanah air perlu diperkenalkan dan dibiasakan dalam kehidupan sekolah.

“Karakter harus dibangun sejak awal. Kita ingin anak-anak tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki akhlak, kedisiplinan, semangat gotong royong, dan rasa cinta terhadap bangsa dan negara,” katanya.

Bupati Maesyal juga meminta tenaga pendidik mengoptimalkan masa persiapan MPLS untuk melakukan pemetaan terhadap bakat, minat, dan potensi masing-masing siswa. Dengan demikian, proses pendidikan di Sekolah Rakyat dapat disesuaikan dengan karakter dan kebutuhan peserta didik nantinya

“Setiap anak memiliki potensi yang berbeda. Karena itu, kenali bakat, minat, dan kemampuan mereka sejak awal agar bisa dikembangkan secara optimal,” pintanya.

Di hadapan para calon siswa dan tenaga pendidik, Bupati Maesyal berharap pelaksanaan MPLS dapat menjadi awal yang baik dalam membangun kepercayaan diri dan semangat belajar para siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 8 Kabupaten Tangerang.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat bertugas kepada seluruh tenaga pendidik dan guru yang telah mendapatkan amanah untuk mendidik para siswa di Sekolah Rakyat Terintegrasi 8 Kabupaten Tangerang.

“Selamat bertugas kepada seluruh guru dan tenaga pendidik. Mari bersama-sama memberikan pendidikan terbaik dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, menyenangkan, serta mampu mengantarkan anak-anak kita meraih masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tangerang Aziz Gunawan mengatakan, sebanyak 200 calon siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 8 telah dilepas oleh Bupati Tangerang. Para siswa juga mendapat bingkisan berupa suvenir, mukena bagi perempuan, sarung bagi laki-laki, serta uang saku Rp500.000 per orang.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Insyaallah, Bapak Bupati akan hadir dalam acara MPLS di Poltek Curug. MPLS ini secara khusus metodenya langsung dari Kementerian Sosial dan akan dilaksanakan selama satu minggu,” ujarnya.

Aziz menjelaskan, pelaksanaan MPLS akan didampingi lima alumni Akademi Militer (Akmil) yang telah disiapkan. Pendampingan tersebut difokuskan pada pembentukan disiplin, kebersihan, sikap, dan tata krama siswa. Setelah MPLS, proses pembelajaran akan mengikuti teknis yang telah disiapkan pihak Sekolah Rakyat untuk Tahun Ajaran 2026/2027.

Sementara itu, salah satu calon siswi Sekolah Rakyat yang berasal dari Kecamatan Sindang Jaya, Siti Syahla Fauziyyah, mengaku senang dan bersyukur mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan di Sekolah Rakyat. Alumni Pesantren Darul Muttaqin 2 tersebut berharap kesempatan ini dapat menjadi jalan untuk membanggakan kedua orang tuanya.

“Saya merasa senang bisa terpilih di antara murid-murid yang lain dan mendapat kesempatan untuk melanjutkan pendidikan di Sekolah Rakyat,” ujarnya.

Siti mengatakan, dirinya ingin memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meraih cita-cita menjadi seorang pilot. Ia berharap pendidikan di Sekolah Rakyat dapat membantunya mengembangkan kemampuan dan mencapai cita-cita yang selama ini diimpikannya.

"Terima kasih kepada Bupati Tangerang yang telah memberikan kesempatan untuk menjadi bagian dari Sekolah Rakyat. Saya berharap dapat mengikuti seluruh proses pendidikan dengan baik dan mewujudkan cita-cita di masa depan," ucapnya. (Red)

Bupati Tangerang Apresiasi Kolaborasi TNI, Polri Bangun 22 Jembatan Garuda Merah Putih di Kabupaten Tangerang

Tangerang, lensafokus.id -- Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid mengapresiasi sinergi dan kolaborasi TNI dan Polri yang membangun 22 jembatan Merah Putih di Kabupaten Tangerang untuk memperlancar akses dan perekonomian masyarakat

Hal tersebut disampaikan Bupati Maesyal Rasyid saat menghadiri peresmian jembatan Garuda Merah Putih di Desa Pangadegan Kec. Pasar Kemis, Kamis (13/08/26)

"Kami ucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya atas kolaborasi TNI, Polri dalam program pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi maupun Jembatan Garuda Merah Putih yang ada di Kabupaten Tangerang," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia mengungkapkan ada 22 jembatan Merah Putih yang dibangun Polri dan TNI di wilayah Kabupaten Tangerang. Jembatan tersebut bertujuan untuk memberikan akses penghubung yang lebih baik antar desa, kecamatan maupun antar kabupaten

"Jembatan untuk kepentingan masyarakat ini dilaksanakan oleh TNI ada 8 tempat, yang dibangun Polri ada 14. Jadi totalnya jumlahnya adalah 22 yang dibangun di Kabupaten Tangerang, berkolaborasi antara TNI, Polri dengan pemda dan juga pihak pengusaha," ungkapnya

Lanjut dia, kolaborasi untuk kepentingan rakyat kepentingan masyarakat ini membuktikan bahwa TNI, Polri, pemerintah hadir di tengah masyarakat memberikan manfaat nyata kepada masyarakat

"Mudah-mudahan dengan percepatan akses ini akan juga mempercepat urusan-urusan warga, memperlancar roda perekonomian dan juga InsyaAllah ketahanan pangannya juga semakin meningkat," imbuhnya

Bupati juga menghimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama jaga dan memelihara jembatan yang telah dibangun agar bisa bertahan lama dan berdampak luas bagi masyarakat

"Mari sama-sama kita jaga, kita pelihara agar jembatan ini bisa tahan lama dan manfaatnya bisa berkelanjutan," imbaunya

Sementara itu, Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi M Indra Waspada menjelaskan bahwa dari 14 jembatan, saat ini telah diselesaikan sebanyak 3 jembatan

"Di Kabupaten Tangerang ini, kami melakukan pembangunan sebanyak 14 jembatan, yang mana 3 jembatan di Pasar Kemis, Balaraja dan Kecamatan Mauk, alhamdulillah telah diselesaikan dengan baik selama kurang lebih 3 bulan dan siap diresmikan," jelas Indra

Munurut dia, 14 jembatan tersebut merupakan wujud kehadiran Polri dan TNI dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Alhamdulillah, di lokasi kita berdiri ini, kurang lebih sebanyak 502 KK dan sekitar 2 ribu masyarakat yang ada di sini bisa menikmati manfaat jembatan yang kita resmikan pada kesempatan siang hari ini," ujarnya

Pihaknya pun mengucapkan terima kasih kepada Bupati Tangerang, jajaran Forkopimda dan para pengusaha serta masyarakat yang membantu pembangunan Jembatan Merah Putih.

Pada acara tersebut juga dilaksanakan kegiatan cek kesehatan dan penyerahan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. (Red)

Wakil Bupati Tangerang Hadiri Semarak HUT ke-81 RI di Sodong Village, Apresiasi Kolaborasi JMSI dan Masyarakat

TANGERANG, lensafokus.id – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri kegiatan Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Perumahan Sodong Village, Desa Sodong, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Kamis (13/08/26).

Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Tangerang bersama warga RW 06 dan RW 07 Perumahan Sodong Village. Rangkaian kegiatan diisi dengan donor darah, penanaman pohon, bakti sosial, serta peresmian balai warga.

Dalam sambutannya, Wabup Intan mengapresiasi inisiatif dan kolaborasi JMSI Kabupaten Tangerang bersama masyarakat dalam mengisi momentum hari ulang tahun kemerdekaan RI dengan kegiatan yang memberikan manfaat secara langsung bagi warga. Menurut dia, peringatan HUT Kemerdekaan RI hendaknya tidak hanya diisi dengan kegiatan hiburan dan perlombaan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial, menjaga lingkungan, serta meningkatkan semangat gotong royong.

“Semangat 17 Agustus bukan hanya tentang perlombaan. Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat bisa terus bergotong royong, saling menjaga kerukunan, saling membantu, dan membangun lingkungan bersama-sama,” ujar Wabup Intan.

Wabup Intan berharap kegiatan peduli lingkungan dan aksi kepedulian sosial tersebut bisa dilaksanakan secara berkelanjutan, tidak hanya dalam rangka menyemarakan peringatan HUT kemerdekaan RI tetapi juga hari-hari besar lainnya yang membawa manfaat dan bertujuan memperkuat kebersamaan serta kerukunan warga

“Semangat kemerdekaan diharapkan tidak berhenti pada seremoni, tetapi harus diwujudkan melalui kepedulian sosial, pelestarian lingkungan, dan semangat gotong royong. Semoga warga Sodong Village selalu guyub, rukun, dan kompak. Mari kita jaga persatuan dan gotong royong. Dengan kebersamaan, insyaAllah lingkungan kita semakin nyaman, aman, dan indah,” tandasnya

Selain itu, Wabup Intan mengingatkan masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan dan tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan, terutama pada musim kemarau ketika kondisi lingkungan lebih mudah terbakar. Ia juga meminta pemerintah desa, pengurus RW dan RT, serta seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan nyaman.

“Jangan buang dan membakar sampah sembarangan, apalagi saat musim kemarau dan angin cukup kencang, api bisa merembet dan membahayakan lingkungan maupun rumah warga. Karena itu, pengelolaan sampah harus dilakukan dengan baik,” tegasnya. (Red)

Buka Pekan Olahraga Tradisional Pegawai, Wabup Intan Tekankan Pentingnya Sportivitas dan Kegembiraan dalam Bekerja

Tangerang, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang resmi membuka kegiatan Pekan Olahraga Tradisional Tingkat Pegawai Tahun 2026 yang diselenggarakan di halaman parkir kantor BPKAD Kabupaten Tangerang, Kamis (13/8/26).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Tangerang ini untuk memeriahkan Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia sekaligus menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dan kekompakan antar pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang.

Wabup Intan yang juga menjabat sebagai Ketua KORMI Kabupaten Tangerang membuka langsung kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya olahraga tradisional bukan hanya sebagai ajang kompetisi, melainkan sebagai upaya melestarikan warisan budaya bangsa.

"Olahraga tradisional mengajarkan kita banyak hal, ada semangat, kekompakan, sportivitas, dan yang paling penting adalah kegembiraan. Hari ini, melalui kegiatan ini, kita ingin membangun semangat kerja yang lebih baik dengan suasana yanggembira dan penuh antusiasme dalam menyambut Peringatan hariUlang Tahun ke-81 RI," ujar Wabup Intan.

Lebih lanjut, Intan menjelaskan bahwa terdapat lima cabang olahraga yang dipertandingkan, antaranya Bola Sundul, Dagongan, Tarik tambang, Terompah panjang, dan e-sport Ps 5. Ia pun berpesan agar seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas dan senantiasa mengutamakan keselamatan selama bertanding.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia Pelaksana, Era Erahia, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi KORMI dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Menurutnya, antusiasme pegawai tahun ini jauh lebih tinggi dibandingkantahun-tahun sebelumnya.

"Selain dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia, tujuan kami adalah bagaimana menggali kembali nilai-nilai luhur budaya bangsa. Kami berharap kegiatan ini bisa menghibur dan memberikan penyegaran bagi para pegawai, sehingga nantinya suasana kerja di instansi masing-masing menjadi lebih produktif dan harmonis," ungkap Era.

Ke depan, KORMI Kabupaten Tangerang berencana untuk terus memasyarakatkan olahraga tradisional melalui sosialisasi yang lebih luas ke sekolah-sekolah, mengingat tingginya minat pelajar terhadap olahraga khas daerah tersebut. Rangkaian kegiatan ini direncanakan akan mencapai puncaknya pada bulan Oktober mendatang melalui penyelenggaraan festival olahraga tradisional yang terbuka untuk umum dan instansi. (Asp)

Sekda Soma Lepas Jalan Santai Peringatan HUT Ke-81 RI Kecamatan Sukamulya

Tangerang, lensafokus.id - Sekretaris Daerah, Soma Atmaja melepas gerak jalan santai dalam rangka peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia (RI) yang diikuti berbagai elemen masyarakat Kecamatan dan unsur pemerintahan se-Kecamatan Sukamulya, Kamis (13/08/26)

Dalam sambutannya, Sekda Soma sangat mengapresiasi kekompakan dan kebersamaan masyarakat Sukamulya yang dengan penuh semangat dan kegembiraan mengikuti gerak jalan santai tersebut

"Masyarakat Sukamulya kompak. Saya sangat senang melihat antusias masyarakat pagi hari ini yang penuh semangat dan ceria, mulai dari anak-anak, pemuda bapak, ibu dan seluruh elemen masyarakat ikut memeriahkan jalan santai," ungkap Soma

Dia menandaskan kekompakan, kepedulian dan kebersamaan merupakan modal dasar pembangunan. Dengan terjaganya kekompakan, kepedulian dan kebersamaan tantangan pembangunan akan lebih mudah dihadapi

"Kegiatan ini menunjukkan bahwa kebersamaan dan kekompakan masyarakat adalah kekuatan kita. Kalau masyarakat kompak, pembangunan akan lebih mudah, lingkungan akan lebih nyaman, masyarakat akan sehat dan aktif serta daerah pun semakin kuat," tandasnya

Menurut dia, gerak jalan santai dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 RI tidak hanya sederhana tetapi juga mempunyai tujuan yang sangat besar di antaranya memperkuat silahturahmi, kerukunan, gotong-royong, kepedulian sosial dan persatuan

"Inilah yang kita harapkan dalam setiap peringatan kemerdekaan, bukan hanya dengan upacara, memasang bendera merah putih tetapi kemerdekaan juga kita isi dengan kebersamaan, persatuan, gotong royong dan kegiatan-kegiatan positif yang melibatkan seluruh masyarakat," ungkapnya

Soma pun mengajak seluruh masyarakat Kecamatan Sukamulya untuk terus menjaga dan memperkuat persatuan, kekompakan dan kepedulian dalam setiap sendi kehidupan, baik pemerintahan maupun kemasyarakatan

"Mari kita terus pertahankan semangat seperti pagi hari ini. Jangan hanya kompak ketika ada perayaan saja tetapi mari kita bangun dan perkuat kebersamaan ini dalam kehidupan sehari-hari, mari kita peduli terhadap lingkungan serta mendukung pembangunan Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang," ajaknya

Selain gerak jalan santai dengan berbagai doorprize menarik, pada kegiatan tersebut juga digelar senam massal, cek kesehatan gratis dan tebus murah sembako. (Red)

Pemkab Tangerang dan Swiss German University Perkuat Akses Pendidikan Melalui Beasiswa Tangerang Gemilang

TANGERANG, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang secara resmi menjalin kerja sama dengan Swiss German University (SGU) melalui Program Beasiswa Tangerang Gemilang Tahun 2026/2027. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama sekaligus inaugurasi mahasiswa baru penerima Beasiswa Tangerang Gemilang Tahun 2026 di Swiss German University (SGU) The Prominience Alam Sutra, Rabu (12/8/2026).

Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kab. Tangerang, Soma Atmaja dan Rektor SGU Samuel P. Kusumacahyo serta disaksikan langsung Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Swiss German University atas komitmen dan kontribusinya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Tangerang.

Penandatanganan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang berkualitas bagi masyarakat, khususnya generasi muda yang memiliki potensi akademik namun menghadapi keterbatasan ekonomi.

"Kerja sama ini bukan hanya sekadar penandatanganan dokumen, tetapi merupakan langkah nyata dalam membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas dan berkualitas, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Tangerang yang memiliki potensi akademik namun menghadapi keterbatasan secara ekonomi," ucap Bupati Maesyal.

Menurutnya, pendidikan merupakan salah satu investasi terbaik dalam membangun masa depan. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berkomitmen memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk memperoleh pendidikan tinggi, mengembangkan potensi, serta mempersiapkan diri menjadi sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing melalui Program Beasiswa Tangerang Gemilang.

Ia menegaskan, program beasiswa tersebut juga merupakan bentuk keberpihakan pemerintah daerah untuk memastikan seluruh warga Kabupaten Tangerang, khususnya masyarakat kurang mampu, memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

"Kita tidak ingin keterbatasan kemampuan dalam pembiayaan menjadi penghalang bagi anak-anak kita untuk meraih cita-cita dan masa depan yang lebih baik. Melalui Program Beasiswa Tangerang Gemilang, Pemerintah Kabupaten Tangerang hadir untuk membuka akses pendidikan yang lebih luas dan memberikan kesempatan kepada putra-putri terbaik daerah untuk berkembang dan meraih prestasi," ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal juga menyampaikan ucapan selamat kepada 30 mahasiswa baru penerima Beasiswa Tangerang Gemilang Tahun 2026. Ia berpesan agar kesempatan yang telah diperoleh dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk menuntut ilmu dan mengembangkan diri.

"Kepada anak-anak kami, para penerima Beasiswa Tangerang Gemilang Tahun 2026, saya ucapkan selamat atas capaian yang telah diraih. Hari ini bukanlah akhir dari sebuah perjuangan, melainkan awal dari perjalanan baru," katanya.

Ia meminta para penerima beasiswa untuk belajar dengan sungguh-sungguh, membangun karakter yang baik, disiplin, aktif mengembangkan kemampuan, serta berani memiliki cita-cita besar.

Bupati Maesyal berharap para penerima beasiswa nantinya tidak hanya sukses untuk kepentingan pribadi, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat dan Kabupaten Tangerang.

"Jadilah generasi Tangerang yang cerdas, berkarakter, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. Mampu memberikan sumbangsihnya bukan hanya untuk kepentingan pribadi dan keluarga tapi juga untuk Kabupaten Tangerang," pesannya.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para orang tua dan wali mahasiswa atas doa, dukungan, dan perjuangan yang telah diberikan kepada putra-putrinya. Menurutnya, keberhasilan anak-anak tersebut merupakan kebanggaan bagi keluarga sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama membangun kualitas sumber daya manusia Kabupaten Tangerang.

Lebih lanjut, Bupati Maesyal mengatakan, penandatanganan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Tangerang dan Swiss German University menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan dunia pendidikan.

Ia berharap kerja sama tersebut dapat terus dikembangkan dan tidak hanya terbatas pada pemberian beasiswa, tetapi juga mencakup pengembangan kompetensi, peningkatan kualitas pendidikan, inovasi, riset, serta berbagai program lainnya yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Tangerang.

"Selamat kepada seluruh mahasiswa baru penerima Beasiswa Tangerang Gemilang Tahun 2026. Bersama pendidikan yang berkualitas, kita siapkan generasi unggul untuk mewujudkan Kabupaten Tangerang yang semakin maju dan gemilang," pungkasnya. (Red)

PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Dorong Budaya Menabung Pelajar melalui Program One Student One Account

TANGERANG, lensafokus.id — PT BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda) terus mendorong peningkatan budaya menabung sejak dini di kalangan pelajar melalui program One Student One Account (OSOA). Program yang diinisiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Pemerintah Kabupaten Tangerang tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan inklusi dan literasi keuangan masyarakat, khususnya pelajar, sekaligus membangun kebiasaan menabung dan mengenalkan layanan keuangan formal sejak usia sekolah.

Komitmen tersebut diwujudkan PT. BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda) melalui kegiatan pembukaan rekening dan edukasi menabung bagi pelajar di SMP Negeri 5 Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Kegiatan diikuti oleh 317 pelajar kelas 7 dan 280 pelajar kelas 8.

Dalam kegiatan tersebut, PT. BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda) membagikan formulir pembukaan rekening kepada para siswa, memberikan bimbingan teknis mengenai tata cara pengisian formulir, hingga menerbitkan buku tabungan yang dapat digunakan sebagai sarana bagi siswa untuk mulai menabung secara rutin.

Kepala Cabang PT. BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda) Wilayah Tigaraksa, Eka Ratna Juwita, mengatakan program tabungan pelajar di Bank Kerta telah berjalan sejak 2008 dan hingga saat ini telah mencatat sekitar 3.262 pelajar aktif menabung.

Menurutnya, jangkauan program tersebut kini telah mencakup seluruh wilayah Kabupaten Tangerang dengan dukungan enam kantor cabang PT. BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda) serta satu cabang operasional di Kota Serang.

“Kami ingin membangun kebiasaan menabung di kalangan pelajar tidak hanya sebagai aktivitas menyisihkan uang, tetapi menjadi bagian dari pendidikan finansial sejak dini. Dengan memiliki rekening sendiri, siswa dapat belajar mengenal perbankan, mengelola uang saku, serta memahami pentingnya menyisihkan sebagian uang untuk kebutuhan di masa mendatang,” ujar Eka.

Lebih lanjut, Eka menyampaikan bahwa program OSOA tidak hanya berorientasi pada pembukaan rekening, tetapi juga menjadi sarana edukasi keuangan bagi siswa dengan melibatkan lingkungan pendidikan.

“Sekolah memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan positif anak. Karena itu, melalui OSOA kami berupaya bersinergi dengan sekolah agar budaya menabung dapat dilakukan secara konsisten. Harapannya, kebiasaan sederhana yang dimulai dari menyisihkan uang saku dapat berkembang menjadi kemampuan mengelola keuangan secara bijak ketika mereka dewasa,” katanya.

Untuk mempermudah akses transaksi bagi para pelajar, PT. BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda) menyediakan layanan Mobil Kas Keliling yang hadir langsung ke sekolah sesuai jadwal. Dengan layanan tersebut, siswa tidak perlu datang jauh-jauh ke kantor cabang untuk melakukan transaksi tabungan.

"kami mengajak para orang tua murid untuk mendampingi putra-putrinya dalam membangun kebiasaan menabung serta memanfaatkan kantor cabang PT. BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda) terdekat apabila ingin membuka rekening tabungan anak secara mandiri," Pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Kesiswaan SMP Negeri 5 Tigaraksa, Neneng Hasanah, menyatakan pihak sekolah sangat mendukung pelaksanaan program tersebut karena memberikan manfaat langsung bagi siswa, khususnya dalam mengenalkan cara mengelola uang saku.

“Bukan cuma gerakan menabung, tetapi ini edukasi bagi anak-anak tentang bagaimana cara mereka mengatur uang jajan yang diberikan orang tua,” ungkapnya.

Menurut Neneng, kebiasaan mengelola uang sejak sekolah diharapkan dapat membentuk sikap disiplin dan bertanggung jawab pada siswa dalam menggunakan uang yang mereka miliki.

Antusiasme juga terlihat dari para siswa yang mengikuti kegiatan tersebut. Salah satu siswa kelas 7B, Maulida Ashifa, mengaku senang dapat memiliki rekening tabungan sendiri dan berencana menabung secara rutin setiap minggu.

Hal senada disampaikan Angelita, siswa lainnya. Ia mengaku mulai menabung untuk mempersiapkan kebutuhan kegiatan sekolah, seperti berenang dan jalan-jalan.

Melalui program OSOA, PT. BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda) berharap semakin banyak pelajar yang memiliki rekening dan terbiasa menyisihkan sebagian uang sakunya secara rutin. Program tersebut juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara perbankan, sekolah, dan orang tua dalam membangun generasi yang lebih melek dan bijak dalam mengelola keuangan. (Red)

Page 19 of 318
Go to top