Bupati Tangerang Apresiasi Program Cek Kesehatan Gratis, Banten Jadi Contoh Nasional Pelaksanaan CKG dan Screening TBC

Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program nasional Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo. Melalui sinergi lintas sektor, Kabupaten Tangerang terus menggenjot cakupan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat, termasuk pelaksanaan screening Tuberkulosis (TBC) terintegrasi di Gedung Serba Guna Tigaraksa, Senin, (20/08/26).

Dalam kegiatan tersebut, hadir Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI, Benjamin Paulus Octavianus, didampingi oleh Gubernur Banten, Andra Soni, serta Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung implementasi program prioritas kesehatan nasional di lapangan.

Wamenkes RI, Benjamin memberikan apresiasi tinggi atas capaian Provinsi Banten, khususnya Kabupaten Tangerang, yang menjadi garda terdepan dalam pelaksanaan CKG secara nasional.

"Kedatangan kami kesini untuk meninjau langsung program prioritas Presiden Prabowo bagaimana supaya masyarakat sehat dengan melakukan cek kesehatangratis. Provinsi Banten adalah provinsi yang CKG-nya yang tertinggi secara presentase di Indonesia. Demikian juga CKG dengan X-ray untuk deteksi TB.Angkanya yang tertinggi se-Indonesia menjadi contoh," ungkap Wamenkes.

Lebih lanjut, Wamenkes menekankan bahwa pemeriksaan ini sangat krusial untuk mendeteksi dini penyakit katastropik seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung, yang sering kali tidak dirasakan gejalanya oleh penderita. Selain itu, program ini juga berfokus pada eliminasi TBC melalui screening terintegrasi.

Terkait teknis pelaksanaan, screening dilakukan melalui prosedur yang komprehensif, mulai dari pemeriksaan kesehatan dasar, dilanjutkan dengan rontgen bagi masyarakat yang terindikasi. Apabila hasil menunjukkan positif TBC, maka pasien akan langsung diberikan obat TB Sensitif Obat (SO) dan dilakukan pemeriksaan Tes Cepat Molekuler (TCM) untuk penanganan lebih lanjut.

Gubernur Banten, Andra Soni, menegaskan bahwa pemerintah provinsi Bersama pemerintah kabupaten/kota terus bahu-membahu menyukseskan program ini sebagai standar untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

"Alhamdulillah provinsi Banten telah melampaui target, tapi kami masih punya target sendiri bahwa kami ingin lebih dari separuh warga Banten itu mengikuti cek kesehatan gratis. Kabupaten Tangerang juga telah melampaui 46%, hampir 6 juta warga Banten telah mengecek kesehatanya," ujar Gubernur Andra Soni.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menyambut baik kehadiran Wamenkes dan Gubernur Banten yang memberikan dorongan moral bagi jajaran Pemkab Tangerang dalam melayani masyarakat.

"Kami atas nama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada Pak Wamenkes dan Pak Gubernur yang telah hadir. Ini memotivasi kami bersama seluruh jajaran OPD, PKK, hingga tingkat kecamatan untuk terus meningkatkan jumlah masyarakat yang diperiksa, agar derajat kesehatan kita meningkat," pungkas Bupati Maesyal.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Pemkab Tangerang untuk terus memperkuatlayanan kesehatan dasar yang aksesibel bagi seluruh lapisan masyarakat, selaras denganvisi Indonesia Sehat yang dicanangkan pemerintah pusat. (Red)

Sambut Tim Verifikasi KKS Provinsi, Pemkab Tangerang Targetkan Kembali Raih Penghargaan

TANGERANG, lensafokus.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang secara resmi menyambut kedatangan Tim Verifikasi Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Tingkat Provinsi Banten. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Ruang Rapat Wareng, Gedung Bupati Tangerang, pada Kamis (20/08/2026).

Verifikasi lapangan ini merupakan tahapan krusial bagi Kabupaten Tangerang untuk memastikan kelayakan daerah berdasarkan sembilan indikator tatanan sehat. Tujuan utama dari penilaian dan evaluasi ini adalah mempersiapkan Kabupaten Tangerang agar dapat kembali merebut penghargaan tertinggi di bidang kesehatan lingkungan, yakni Swasti Saba Padapa tingkat nasional.

Bupati Tangerang, yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan pada Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang, Yudiana, menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim penilai dari tingkat provinsi maupun pusat. Dalam sambutannya, ia berharap kehadiran tim verifikasi dapat memberikan masukan konstruktif untuk meningkatkan pencapaian Kabupaten Tangerang Sehat yang selama ini telah diupayakan secara maksimal oleh berbagai pihak.

"Kami sangat berterima kasih karena evaluasi ini memberikan pandangan yang lebih objektif terkait kelemahan dan kelebihan kinerja kita selama ini. Catatan kekurangan yang ditemukan akan segera kami perbaiki, dan kami sangat percaya tim pembina KKS kita dapat bekerja sesuai dengan amanat untuk mewujudkan Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Verifikasi KKS, Siti Maryam, menjelaskan bahwa metode penilaian lapangan tahun ini dilaksanakan dengan skema yang sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Tim verifikasi tidak langsung turun meninjau setiap lokus secara satu per satu, melainkan berfokus pada evaluasi pemaparan kelembagaan serta verifikasi kelengkapan dokumen dari kesembilan tatanan. Ia mengungkapkan kabar baik bahwa Kabupaten Tangerang telah sukses melampaui prasyarat utama untuk mengikuti tahapan bergengsi tingkat nasional ini.

"Syarat prasarana dasar Open Defecation Free (ODF) atau bebas buang air besar sembarangan minimal 80 persen sudah terpenuhi, di mana pengakuan dari pusat mencatat Kabupaten Tangerang secara memuaskan sudah mencapai 86 persen," paparnya.

Lebih lanjut, Ketua Tim Verifikasi merinci sejumlah capaian luar biasa yang berhasil diraih Pemkab Tangerang berdasarkan pemeriksaan dokumen sejauh ini. Kinerja Tim Pembina dan Forum KKS mencatat skor sempurna yakni 100%, disusul oleh nilai sangat tinggi pada Tatanan Penanggulangan Bencana (91,07%), Perlindungan Sosial (90,39%), serta Tatanan Sehat Mandiri (88,79%).

"Terdapat catatan eskalasi pada beberapa sektor yang nilainya masih memerlukan pendalaman. Tatanan Pasar yang masih di angka 50%, Tatanan Perkantoran (68,18%), Tatanan Pariwisata (64,58%), dan Pokja (50%) diinstruksikan untuk segera melengkapi data bukti lapangan paling lambat pada tanggal 26 Agustus 2026," ungkapnya.

Menanggapi hasil evaluasi yang komprehensif tersebut, Ketua Tim Tangerang Sehat, Yani Sutisna, secara singkat dan lugas menegaskan kesiapan timnya untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi. Ia memastikan bahwa seluruh Kelompok Kerja dan instansi terkait akan langsung bergerak maraton untuk merampungkan kekurangan kelengkapan dokumen sebelum batas waktu akhir penyerahan.

"Melalui sinergi yang terus berlanjut antara pemerintah daerah, forum KKS, dan masyarakat, Pemkab Tangerang sangat optimis mampu menuntaskan seluruh perbaikan prasyarat. Terpenuhinya seluruh indikator KKS ini diharapkan tidak sekadar menjadi pijakan untuk mengembalikan piala Swasti Saba Padapa, melainkan pembuktian nyata akan hadirnya lingkungan yang bersih, aman, dan sehat bagi seluruh warga," tutupnya. (Red)

Kunjungi Puskesmas Binong dan Puskesmas Kelapa Dua, Bupati Tangerang Cek Kebersihan dan Layanan Kesehatan

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid mengunjungi Puskesmas Binong dan Puskesmas Kelapa Dua, sekaligus mengecek langsung layanan kesehatan yang dilakukan, Rabu (19/08/26)

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengapresiasi layanan kesehatan yang dilakukan kedua Puskesmas tersebut, mulai dari aspek kebersihan sampai dengan kecakapan petugas dalam melayani masyarakat

"Hari ini saya datang ke Puskesmas Binong dan dilanjut ke Puskesmas Kelapa Dua. Selama saya cek, alhamdulillah gedungnya, ruangannya bersih-bersih terus para perawat, petugasnya juga responnya cepat sekali untuk melayani pasien-pasien yang datang," ungkap Bupati Maesyal Rasyid

Ia menambahkan bahwa Puskesmas Binong dalam 1 hari bisa melayani sekitar 300 pasien dan Puskesmas Kelapa Dua mencapai sekitar 250 pasien sehari. Dia menandaskan semua yang datang dan membutuhkan pelayan harus dilayani dengan optimal.

"Pasien yang datang ke sini cepat harus dilayani dengan baik oleh teman-teman petugas yang ada di sini, baik dokternya, perawatnya, bidannya dan petugas yang lainnya," tegasnya

Menurut dia, layanan kesehatan yang baik, humanis dan cepat oleh Puskesmas merupakan bukti kepedulian dan kehadiran pemerintah dalam memberikan layanan kesehatan yang berkualitas dan optimal

"Ini membuktikan bahwa kita selalu peduli dan perhatian kepada masyarakat, khususnya kepada pasien yang datang ke sini. Mereka bisa ditangani dan dilayani dengan baik. Kalau ada pasien yang perlu rujukan, langsung dirujuk oleh pimpinan Puskesmas dan bersama perawat dihantarkan langsung pakai ambulan ke rumah sakit yang telah ditunjuk dan tidak dipungut bayaran apa-apa," ungkapnya

Bupati Tangerang mengucapkan terima kasih kepada seluruh pegawai Puskesmas tersebut atas pengabdian, dedikasi dan kesabarannya dalam melayani masyarakat yang datang untuk memeriksakan kesehatannya.

"Kami terima kasih kepada seluruh pegawai yang ada di Puskesmas Binong dan Puskesmas Kelapa Dua serta Puskesmas-Puskesmas lainnya yang ada di Kabupaten Tangerang. Terus semangat untuk kesehatan masyarakat Kabupaten Tangerang," pungkasnya. (Red)

Wabup Intan Dorong Pola Penanganan Stunting Lebih Kolaboratif, efektif dan Terpadu

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah mendorong Intervensi Terpadu Cegah Stunting (INOVASI TERPA GANTUNG) benar-benar menjadi pola penanganan Stunting yang lebih kolaboratif, efektif dan terpadu.

Hal tersebut diungkapkan Wabup Intan saat menghadiri kegiatan Balita Kita Sehat, sekaligus mencanangkan program Intervensi Terpadu Cegah Stunting (INOVASI TERPA GANTUNG) di Kantor Desa Klutuk, Kecamatan Mekar Baru, Rabu (19/08/26)

“Melalui INOVASI TERPA GANTUNG, kita ingin membangun pola penanganan yang lebih kolaboratif, efektif dan terpadu, sehingga setiap anak yang membutuhkan perhatian dapat segera diketahui dan mendapatkan intervensi yang sesuai, dengan melibatkan lebih banyak pihak, dan multi sektor,”

Ia menandaskan, pencegahan dan penanganan Stunting harus dilakukan sedini mungkin, bahkan sejak masa kehamilan, melalui pemenuhan gizi yang baik, pemeriksaan kesehatan secara rutin, pola asuh yang tepat, serta lingkungan yang sehat

“Stunting bukan hanya persoalan tinggi dan berat badan serta kesehatan anak tetapi berkaitan dengan bagaimana kita bersama mampu berkomitmen penuh atas tumbuh kembang serta kualitas sumber daya manusia di masa yang akan datang,” tandasnya.

Wabup Intan berharap Desa Klutuk dan Kecamatan Mekar Baru dapat menjadi contoh dalam pelaksanaan intervensi terpadu pencegahan stunting. Dia pun mengajak seluruh jajaran pemerintah desa dan kecamatan untuk terus memperkuat koordinasi dengan tenaga kesehatan, kader Posyandu, PKK, serta seluruh unsur masyarakat.

“Data mengenai kondisi ibu dan anak juga harus terus diperbarui agar program yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan semangat gotong royong, kolaborasi dan kepedulian, kita optimistis dapat menciptakan generasi Kabupaten Tangerang yang sehat, cerdas, produktif, dan berkualitas,” ujarnya

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para kader Posyandu dan tenaga kesehatan yang selama ini telah menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Peran para kader sangat penting karena berinteraksi langsung dengan keluarga dan menjadi penghubung antara masyarakat dengan berbagai program kesehatan pemerintah.

“Saya juga berharap kegiatan Balita Kita Sehat tidak berhenti pada kegiatan seremonial hari ini. Pencanangan ini harus menjadi awal dari gerakan bersama yang dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan. Mari kita bangun kesadaran bahwa menjaga kesehatan anak merupakan tanggung jawab bersama, mulai dari keluarga, lingkungan, masyarakat hingga pemerintah,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Klutuk, Ubaedilah mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dukungan dan kepedulian Wabup Intan terhadap kegiatan Balita Kita Sehat dan INOVASI TERPA GANTUNG Desa Klutuk Kec. Mekar Baru. Kegiatan Balita Kita Sehat dan INOVASI TERPA GANTUNG tersebut merupakan program inovasi Pemerintah Desa Klutuk yang berkolaborasi dengan UPT Puskesmas Kecamatan Mekar Baru.

“Kehadiran Ibu tentunya menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan ibu dan anak, khususnya dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting,” ujar Ubaedilah

Dia juga berharap Wabup Intan juga dapat membantu dan memfasilitasi berbagai upaya untuk mengatasi tantangan dan kendala yang dihadapi sehingga upaya pencegahan dan penanganan Stunting di Desa Klutuk dapat berjalan lebih baik lagi

Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan juga menyerahkan secara simbolis bantuan telur dan melihat langsung pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG). (red)

Tutup Liga Bola Open Turnamen PIK 2, Bupati Tangerang Dorong Olahraga Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menutup secara resmi kompetisi sepak bola Liga Bola Open Turnamen PIK 2 yang digelar di Lapangan Satuan Radar (Satradar) 401 Tanjung Kait, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Selasa (18/8/26).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan selain menjadi wadah bagi para pesepak bola untuk menunjukkan kemampuan, turnamen ini juga menjadi ruang mempererat silaturahmi dan kebersamaan masyarakat, sekaligus juga mendorong pemberdayaan serta perekonomian masyarakat desa.

"Kompetisi sepak bola ini selain mempererat silahturahmi dan menjaga kebugaran, masyarakat juga dapat memanfaatkannya untuk jualan, sehingga perekonomian masyarakat desa juga dapat berputar," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Menurutnya, olahraga, khususnya sepak bola merupakan salah satu cabang olahraga yang memiliki penggemar dan fanatisme yang sangat tinggi serta mendorong munculnya potensi-potensi baru dari tingkat desa. Untuk itu dia juga menekankan pentingnya sportivitas dan saling menjunjung tinggi persatuan dan kebersamaan dalam setiap pertandingan

"Penutupan Liga Bola Open Turnamen PIK 2 ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, masyarakat, dan berbagai pihak dalam mengembangkan olahraga serta pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Tangerang," imbuhnya.

Ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah menyukseskan kompetisi tersebut dan berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan, tidak hanya di Kabupaten Tangerang, tetapi juga meluas ke Kota Tangerang, Tangerang Selatan, hingga daerah lainnya.

“Ini kita mulai dari Kabupaten Tangerang. Mudah-mudahan nanti bisa dilebarkan ke Tangerang Kota, Tangerang Selatan dan daerah lainnya,” ujarnya

Sementara itu, Komandan Satuan Radar 401 Tanjung Kait, Letkol Lek Aris Budi Wicaksono, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan kompetisi sepak bola yang digelar tersebut merupakan kerja sama dengan PIK 2 dalam rangka memeriahkan dan menyemarakan HUT ke-81 RI

Dia juga melaporkan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan meriah. Masyarakat juga dapat menyaksikan pertandingan secara langsung dengan suasana yang kondusif.

“Kami bersyukur kompetisi ini dapat berjalan dengan aman, tertib dan meriah. Masyarakat juga sangat antusias menyaksikan pertandingan secara langsung,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan olahraga seperti ini dapat terus dilaksanakan dan menjadi sarana positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menyalurkan bakat serta membangun semangat sportivitas. (Red)

Tuntaskan Pelatih dan Tugas, Paskibraka Kabupaten Tangerang 2026 Siap Jadi Teladan Generasi Muda

TANGERANG, lensafokus.id - Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka Kabupaten Tangerang Tahun 2026 resmi ditutup di Hotel Yasmin, Kabupaten Tangerang, Selasa (18/8/26). Kegiatan yang berlangsung sejak 10 hingga 17 Agustus 2026 dengan Sistem Desa Bahagia tersebut menjadi rangkaian pembentukan karakter dan penguatan kesiapan Paskibraka sebelum menjalankan tugas pada Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Bupati Maesyal menegaskan, nilai-nilai dan wawasan yang diperoleh selama pelatihan tidak boleh berhenti diterapkan setelah tugas sebagai Paskibraka selesai. Para peserta diminta membawa dan mengimplementasikan kedisiplinan, kepedulian, semangat gotong royong, dan pengalaman selama berada di Desa Bahagia kemb1ali ke sekolah, keluarga, serta lingkungan masyarakat.

“Tugas kalian sebagai Paskibraka mungkin telah selesai, tetapi tugas kalian sebagai generasi penerus bangsaq baru saja dimulai. Jadilah teladan dan jadikan nilai dan pengalaman yang diperoleh sebagai bekal untuk meraih cita-cita” tegas Bupati Measyal

Ia menjelaskan, Sistem Desa Bahagia menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter peserta. Para pelajar yang berasal dari sekolah, keluarga, danq1 lingkungan berbeda dilatih dan dibina untuk hidup bersama, saling menghargai, saling membantu, serta membangun rasa persaudaraan.

“Menjadi generasi muda tidak cukup hanya dengan memiliki kemampuan dan prestasi, tetapi juga harus memiliki kepedulian, karakter, semangat gotong royong, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya

Ia juga berpesan agar mereka terus belajar, berprestasi, memberikan manfaat, serta menjadiqq teladan bagi lingkungan. "Teruslah belajar dan berprestasi, jadilah teladan yang dapat menginspirasi serta memberikan manfaat bagi sekolah, keluarga dan masyarakat," pesannya

Bupati Maesyal juga menyampaikan selamat kepada seluruh Paskibraka1 Kabupaten Tangerang Tahun 2026 atas keberhasilan menyelesaikan pemusatan pelatihan dan penugasan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Selain itu, ia juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada para pelatih, pembina, pendamping, panitia, orang tua serta seluruh pihak terkait atas dukungan, doa, keiklasan, tenaga dan pikiran yang telah dicurahkan untuk mendidik, melatih dan membina para peserta sehingga mereka mampu menyelesaikan tugasnya dengan baik

"Kami juga ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada para pelatih, pembina, pendamping, panitia, orang tua serta seluruh pihak yang telah mencurahkan waktu, tenaga, pikiran, doa, keiklasan dan perhatian selama proses pelatihan sehingga menghantarkan peserta dalam menyelesaikan seluruh rangkaian tugasnya dengan baik," pungkasnya. (Red)

Upacara Penurunan Bendera HUT Ke-81 RI Tingkat Kabupaten Tangerang Berlangsung Khidmat dan Lancar

TIGARAKSA, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang sukses menggelar Upacara Penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026. Upacara yang dilaksanakan di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, pada Senin (17/08/2026) sore ini berlangsung dengan sangat khidmat dan tertib.

Prosesi penurunan Sang Saka Merah Putih menjadi puncak sekaligus penutup seluruh rangkaian peringatan detik-detik proklamasi tingkat Kabupaten Tangerang. Bertindak selaku Inspektur Upacara, Wakil Bupati Tangerang memimpin langsung jalannya upacara yang diikuti oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparatur sipil negara (ASN), TNI, Polri, serta berbagai elemen masyarakat.

Suasana hening dan penuh penghormatan menyelimuti lapangan saat pasukan pengibar bendera mulai menurunkan bendera. Seluruh rangkaian prosesi, mulai dari persiapan pasukan, formasi barisan, hingga bendera kembali dilipat dan diserahkan secara utuh kepada Inspektur Upacara, berjalan sempurna tanpa hambatan.

Seusai upacara, Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah, menyampaikan rasa syukur yang mendalam sekaligus apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bersinergi. Kesuksesan dan kelancaran rangkaian peringatan kemerdekaan pada tahun ini dinilai sebagai cerminan nyata dari kekompakan dan soliditas seluruh elemen masyarakat yang ada di wilayah Kabupaten Tangerang.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 RI tingkat Kabupaten Tangerang, mulai dari detik-detik proklamasi dan pengibaran bendera pagi tadi hingga upacara penurunan pada sore hari ini, semuanya berjalan dengan sangat lancar, aman, dan khidmat. Semangat persatuan, penghormatan kepada jasa para pahlawan, serta kedisiplinan yang kita saksikan bersama pada hari ini adalah modal dasar yang sangat berharga bagi daerah kita,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Wabup Intan secara khusus menyoroti dedikasi paripurna dari seluruh petugas upacara, khususnya pasukan pengibar bendera yang bertugas pada sore hari. Sinergi yang apik antara unsur TNI, Polri, aparatur pemerintah daerah, serta para peserta didik telah menunjukkan tingkat kedisiplinan yang tinggi, mulai dari masa latihan yang panjang hingga detik-detik penurunan bendera berhasil dituntaskan dengan sempurna.

“Oleh karena itu, saya mengajak seluruh komponen masyarakat untuk terus bahu-membahu dan bergotong-royong mengisi kemerdekaan ini dengan karya nyata. Mari kita jadikan momentum bersejarah ini sebagai tonggak untuk saling menguatkan, berinovasi, dan bekerja keras membangun Kabupaten Tangerang di segala sektor agar semakin berdaya saing, sejahtera, dan makmur, demi mewujudkan visi Tangerang yang semakin gemilang," tambahnya.

Sebagai informasi, untuk menambah semarak peringatan kemerdekaan, rangkaian sore hari turut dimeriahkan oleh penampilan kesenian yang melibatkan total 120 orang pengisi acara sebelum prosesi penurunan bendera dimulai. Penampilan ini diawali dengan Tari Kreasi 'Nawasena Praja' dari Padepokan Seni Gema Wirahma yang melibatkan 30 penari, serta atraksi jurus dan gerak dari 30 pesilat Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Tangerang yang membawa pesan tentang ketangguhan menjaga keutuhan bangsa.

Selain itu, turut tampil memukau 30 anggota Tim Pemenang Lomba Baris Berbaris (LBB) Tingkat Kabupaten Tangerang. Kemeriahan tersebut kemudian ditutup dengan harmonisasi dari 30 personel Marching Band Gita Wibawa Praja, yang membawakan sejumlah lagu bernuansa kebangsaan dan populer seperti Satu Nusa Satu Bangsa, Musik Peperangan, Gugur Bunga, dan Somewhere Over The Rainbow. (Red)

Harmoni Kebangsaan dan Pesona Seni Gemilang Warnai Gelar Senja Kabupaten Tangerang

Tangerang, lensafokus.id – Suasana khidmat bercampur decak kagum mewarnai Lapangan Upacara HUT Ke-81 RI tingkat Kabupaten Tangerang saat Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih (Gelar Senja) dalam rangka Memperingati HUT Ke-81 Republik Indonesia Tahun 2026 berlangsung meriah. Rangkaian pertunjukan seni, musik, hingga ketangkasan parade dari putra-putri terbaik daerah sukses memukau seluruh hadirin.

Sajian persembahan dibuka oleh penampilan energik dari Marching Band Gita Wibawa Praja. Selama 5 menit, alunan aransemen megah bergema membawakan lagu nasional Satu Nusa Satu Bangsa, ketukan ritmis Musik Perang, suasana syahdu Gugur Bunga, hingga harapan indah lewat lagu Somewhere Over the Rainbow. Medley ini berhasil menyentuh emosi seluruh peserta upacara.

Gelora semangat dilanjutkan oleh aksi para pesilat dari IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) Kabupaten Tangerang. Lewat ragam jurus dan gerak pencak silat yang mantap, peragaan ini secara visual menggambarkan nilai-nilai persatuan, kebersamaan, serta ketangguhan bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan yang mengancam keutuhan NKRI.

Tak kalah memukau, Padepokan Seni Gemawirahma menghadirkan karya bertajuk "Tari Nawasena Praja". Tarian ini mengusung makna filosofis mendalam tentang masa depan yang cerah dan harapan baru bagi kemajuan daerah, masyarakat, hingga jajaran Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Sebagai penutup pertunjukan, riuh tepuk tangan membahana menyaksikan ketangkasan Tim Pemenang Lomba Baris-Berbaris (LBB) peraih Juara 1 Tingkat Kabupaten Tangerang dari SMKS 1 PGRI Balaraja. Kekompakan, kedisiplinan, dan ketegasan tiap derap langkah yang ditampilkan para siswa menjadi bukti nyata semangat generasi muda yang unggul dan berkarakter di Tangerang Gemilang. (Red)

Integrasi NIB-NOP Diperkuat, Bupati Tangerang Dorong Validasi BPHTB Lebih Cepat dan Transparan

TANGERANG, lensafokus.id — Pemerintah Kabupaten Tangerang memperkuat sinergi dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Integrasi NIB-NOP dalam rangka mempercepat validasi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta proses peralihan hak atas tanah. Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Kapala Bapenda dan Kepala Kantor BPN di Ruang Rapat Soelar Gedung Kantor Bupati, Senin (17/8/26)

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengungkapkan bahwa integrasi data Nomor Induk Bidang (NIB) dan Nomor Objek Pajak (NOP) tersebut sangat penting untuk memastikan data pertanahan dan perpajakan dapat dipadankan dengan lebih baik. Dengan demikian, masyarakat tidak lagi menghadapi proses pelayanan yang berlarut-larut akibat keterlambatan validasi data.

“Melalui kerja sama ini, kita ingin memastikan masyarakat mendapatkan kepastian waktu pelayanan, proses yang transparan, dokumentasi yang tertib, serta pelayanan yang mudah dipantau,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Selain itu, kerja sama tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola pelayanan pertanahan dan perpajakan daerah agar semakin cepat, transparan, terintegrasi, sekaligus memberikan kepastian kepada masyarakat.

"PKS ini juga dalam rangka memperkuat tata kelola pelayanan pertanahan dan perpajakan daerah agar makin cepat, transparan, terintegrasi dan masyarakat juga dapat kepastian," ujarnya

Ia juga mengapresiasi mekanisme pelayanan yang mengedepankan Service Level Agreement (SLA) atau kepastian waktu penelitian Surat Setoran Pajak Daerah (SSPD) BPHTB yang penyelesaian waktunya sekitar 1 sampai 3 hari kerja, menyesuaikan dengan karakteristik permohonan dan kebutuhan verifikasi.

“Jangan sampai masyarakat datang ke kantor pelayanan berkali-kali tanpa kepastian. Kita ingin setiap proses memiliki standar, prosedur, waktu penyelesaian, dan pertanggungjawaban yang jelas,” tegasnya.

Bupati menambahkan, penerapan mekanismenya juga harus dipahami secara tepat. Mekanisme tersebut bukan berarti menghapus kewajiban pajak, melainkan mempercepat proses administrasi pelayanan dengan tetap menjaga hak pemerintah daerah untuk melakukan penagihan apabila kemudian ditemukan kekurangan pembayaran.

“Mekanismenya harus dipahami dengan jelas dan tepat. Pelayanan harus cepat, tetapi pengelolaan fiskal tetap harus akuntabel,” imbuhnya.

Bupati meminta Bapenda Kabupaten Tangerang dan perangkat daerah terkait segera menindaklanjutinya dengan langkah konkret dan memastikan PKS tersenut berjalan efektif, mulai dari penyusunan regulasi teknis internal, SOP dan SLA, pemadanan data NIB-NOP, penguatan sistem hingga evaluasi berkala terhadap kualitas data dan pelayanan.

“Ukuran keberhasilan kerja sama ini bukan hanya terletak pada dokumen yang kita tandatangani hari ini. Ukuran keberhasilannya adalah ketika masyarakat benar-benar merasakan pelayanan yang lebih cepat, lebih mudah, lebih pasti, dan lebih transparan,” tandasnya.

Ia berharap PKS tersebut tidak berhenti pada penandatanganan di atas kertas, tetapi benar-benar menjadi salah satu instrumen perubahan pelayanan publik melalui penguatan koordinasi, percepatan digitalisasi, penjagaan integritas, dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Jadikan kerja sama ini sebagai momentum untuk membangun pelayanan yang cepat tanpa mengabaikan ketelitian, mudah tanpa mengurangi akuntabilitas, serta modern tanpa meninggalkan integritas,” pungkasnya.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, jajaran Pejabat Kantor BPN Kab. Tangerang, Kepala Bapenda Kabupaten Tangerang serta jajaran perangkat daerah terkait. (Red)

Upacara HUT Ke-81 RI Kabupaten Tangerang Berlangsung Khidmat, Bupati Maesyal Tekankan Semangat Pengabdian

TANGERANG, lensafokus.id – Suasana khidmat dan penuh semangat nasionalisme mewarnai upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Senin (17/8/26).

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bertindak sebagai inspektur upacara. Upacara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Tangerang, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran perangkat daerah, aparatur sipil negara (ASN), serta perwakilan masyarakat Kabupaten Tangerang.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh jajaran pemerintahan dan masyarakat untuk melanjutkan perjuangan melalui pengabdian, peningkatan kinerja, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dalam kesempatannya, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan, pelaksanaan upacara pengibaran Bendera Merah Putih berjalan dengan baik dan lancar. Ia berharap momentum kemerdekaan dapat semakin memperkuat semangat seluruh aparatur dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Tangerang.

“Alhamdulillah, pelaksanaan pengibaran bendera memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia berjalan baik dan lancar. Momentum ini menjadi semangat bagi kami untuk terus meningkatkan pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal,” ujar Bupati Maesyal.

Ia menegaskan, semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan publik secara bertahap sesuai dengan kemampuan pemerintah daerah. Hal tersebut menjadi tanggung jawab bersama mulai dari jajaran Forkopimda, perangkat daerah, hingga pemerintahan kecamatan, desa, dan kelurahan.

“Semangat kemerdekaan harus terus kita kumandangkan di Kabupaten Tangerang, salah satunya melalui peningkatan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Kita bersama-sama melanjutkan perjuangan para pahlawan sesuai dengan perkembangan dan tantangan saat ini,” katanya.

Bupati Maesyal juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang untuk terus menumbuhkan rasa cinta tanah air serta mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang dan rela berkorban demi kemerdekaan Republik Indonesia.

“Kita semua mengenang dan mendoakan para pejuang serta pahlawan yang telah gugur membela dan memerdekakan Republik Indonesia. Semoga mereka senantiasa mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah SWT,” tuturnya.

Lebih lanjut, Bupati Maesyal menekankan bahwa semangat kemerdekaan perlu diwujudkan dengan kerja bersama dan bersinergi dengan seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat untuk mewujudkan Kabupaten Tangerang yang semakin maju dan sejahtera.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kabupaten Tangerang yang telah berpartisipasi dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, baik melalui kegiatan di tingkat kabupaten maupun di lingkungan masing-masing.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang yang telah berpartisipasi dan merayakan kemerdekaan. Mudah-mudahan semangat kebersamaan ini terus terjaga dan membawa kebaikan bagi masyarakat,” pungkasnya.

Perayaan HUT ke-81 tingkat Kabupaten Tangerang tahun ini juga diwarnai berbagai rangkaian kegiatan. Selain pengibaran Sang Saka Merah Putih, terdapat penampilan Paduan Suara dari Gita Swara Tangerang Gemilang, penyanyi solo yang menambah semarak suasana. (Red)

Page 17 of 318
Go to top