Banten

Banten (6438)

Jakarta, lensafokus.id - Presiden Prabowo Subianto akan meresmikan pendirian Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih, Senin, 21 Juli 2025. Kopdes Merah Putih termasuk Asta Cita ke-6 Presiden untuk menggerakkan ekonomi lokal sehingga pengentasan kemiskinan bisa dimulai dari tingkat desa/kelurahan.

Kepala Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi mengatakan, Kopdes Merah Putih merupakan satu dari trisula pengentasan kemiskinan di era pemerintahan Prabowo. Trisula pengentasan kemiskinan diluncurkan sepanjang Juli 2025. 

“Senjata pertama adalah kesehatan, senjata kedua adalah pendidikan, dan senjata ketiga adalah sosial-ekonomi,” kata Hasan, Minggu (20/7).

Ketiga senjata itu terwujud masing-masing dalam Program Cek Kesehatan Gratis Sekolah, Sekolah Rakyat, dan Kopdes Merah Putih. Tiga program ini merupakan upaya dan komitmen serius pemerintah untuk memastikan pemerataan kesejahteraan yang nyata, bukan sekadar seremoni.

Kopdes Merah Putih diluncurkan berdasarkan Instruksi Presiden No 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Inpres dikeluarkan dan berlaku pada 27 Maret 2025.

Program ini bertujuan untuk membangun ekonomi dari desa dan menciptakan pemerataan dan memerdekakan masyarakat dari kemiskinan. Sebanyak 13 kementerian dan 2 badan dilibatkan untuk menyukseskan program Kopdes Merah Putih, termasuk para Gubernur, Walikota/Bupati dan Kepala Desa.

Kemiskinan merupakan sumber ketidakmampuan masyarakat untuk mengakses layanan dasar utama seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur yang layak. Berdasarkan data BPS (2025) jumlah penduduk miskin pada September 2024 sebanyak 24,06 juta orang atau 8,57%. Bahkan, 3.170.003 jiwa masuk dalam kategori miskin ekstrem.

Persoalan kemiskinan menjadi tantangan dalam upaya menuju visi Indonesia Emas 2045. Kemiskinan sangat mempengaruhi pengembangan sumber daya manusia, karena kemiskinan akan berdampak pada keterbatasan akses terhadap pendidikan yang berkualitas, pelatihan keterampilan, layanan kesehatan yang memadai, serta pangan dan gizi yang mencukupi.

Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan/Presidential Communication Office (PCO), Adita Irawati mengatakan, kelembagaan 80.000 Kopdes Merah Putih akan diluncurkan pada Senin, 21 Juli 2025, di mana 103 nya menjadi mock up atau model percontohan ke depan. Kisah sukses dari 103 Kopdes Merah Putih ini nantinya akan direplikasi ke desa lainnya, yang diharapkan dapat beroperasi penuh pada 28 Oktober 2025.

"Sebanyak 103 Kopdes Merah Putih ini akan dilihat operasionalisasinya. (Kopdes Merah Putih) yang lain persiapannya bertahap. Ini dilakukan untuk memastikan bukan hanya berdiri dan beroperasi, tapi Kopdes Merah Putih bisa memberi manfaat optimal bagi masyarakat,” kata Adita.

Kopdes Merah Putih dioperasikan melalui pendekatan yang inklusif, modern, dan berbasis gotong-royong. Kopdes Merah Putih diharapkan bisa memperkuat ekonomi desa, meningkatkan ketahanan pangan, dan ujungnya mengurangi kemiskinan. 

Jadi, tidak adalah lagi pinjol ilegal atau tengkulak dan rentenir yang selama ini menjerat masyarakat desa. Kopdes Merah Putih juga berpotensi mendorong usaha lokal, memperpendek rantai distribusi, dan menyediakan akses terhadap sumber daya serta layanan yang dibutuhkan masyarakat desa.

Kopdes Merah Putih mengedepankan kemakmuran dan kesejahteraan petani, karena menjadi tempat menampung hasil produksi pertanian secara langsung, tanpa melewati panjangnya rantai pasok yang selama ini menekan keuntungan petani. Rantai pasok yang singkat juga menekan pergerakan tengkulak dan menguntungkan konsumen yang bisa mendapatkan harga yang lebih terjangkau.

Kopdes Merah Putih dikembangkan melalui tiga pendekatan utama. Pertama, membangun koperasi baru; kedua mengembangkan koperasi yang sudah ada, dan ketiga merevitalisasi koperasi. Secara kelembagaan, Kopdes Merah Putih terdiri dari kantor, gerai sembako, unit simpan pinjam, klinik dan apotek desa, cold storage, dan distribusi logistik.

“Fasilitas yang terdapat di Kopdes Merah Putih diharapkan bisa mempermudah masyarakat mengakses kebutuhan pokok yang lebih terjangkau. Masyarakat juga bisa meminjam modal dengan mudah tanpa melalui rentenir. Layanan kesehatan akan lebih dekat. Hasil tani dan laut bisa disimpan di tempat yang aman. Distribusi logistik juga berjalan lancar,” pungkas Adita.

(Red)

TANGERANG, lensafokus.id - Bupati Tangerang Moch Maesal Rasyid didampingi Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah meresmikan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Sarakan Kecamatan Sepatan, Senin (21/07/25).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid mengapresiasi sinergitas dan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, koperasi, BUMN dan BUMD. Para pihak tersebut berkolaborasi dan bersinergi mendukung pembentukan Koperasi Desa Merah Putih Sarakan yang ditetapkan oleh Satuan Tugas Nasional sebagai percontohan pengembangan Koperasi Desa Merah Putih di Indonesia.

"Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, dengan komitmen bersama KDMP dapat direalisasikan, bukan hanya untuk memperkuat perekonomian dan kemandirian desa tapi juga mewujudkan ketahanan pangan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat," ungkap Bupati Maesyal.

Pembentukan KDMP mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 9 tahun 2025, yang menargetkan pembentukan 80.000 koperasi untuk memperkuat ketahanan pangan, pemerataan ekonomi, dan menjadikan desa sebagai pilar utama pembangunan.

Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menegaskan, KDMP Sarakan saat ini memiliki 213 anggota terdiri dari berbagai kelompok usaha meliputi kelompok tani jambu kristal, kelompok tani anggur, kelompok ternak kambing, kelompok ternak sapi.

"Koperasi ini diharapkan dapat menjadi pusat edukasi, pemberdayaan ekonomi desa, serta digitalisasi koperasi demi terwujudnya koperasi yang modern, inklusif dan adaptif terhadap perkembangan jaman," jelasnya.

Selain itu, menurut Bupati Tangerang sebanyak 274 koperasi Desa/Kelurahan di Kabupaten Tangerang telah resmi berbadan hukum, ditandai dengan diterbitkannya SK pengesahan badan hukum oleh Kementerian Hukum dan HAM.

"Lebih dari sekedar lembaga ekonomi, koperasi ini nantinya menjadi gerakan rakyat yang menyasar langsung petani, nelayan dan pelaku UMKM di Kabupaten Tangerang, " imbuhnya

Selanjutnya Bupati dan Wakil Bupati Tangerang mengikuti peresmian sebanyak 8 ribu lebih KDMP secara virtual yang dicanangkan langsung oleh Bapak Presiden RI Prabowo Subianto. (Red)

Kabupaten Tangerang, lensafokus.id - Kondisi fasilitas pendidikan di SD Negeri Cisoka III, yang terletak di Kampung Nagreg, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, kian memprihatinkan. Dua dari sepuluh ruang kelas di sekolah tersebut mengalami kerusakan berat, bahkan salah satunya sudah lama tak bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Padahal, sekolah ini menampung sebanyak 407 siswa dari berbagai jenjang kelas. Dengan jumlah murid yang cukup besar, sekolah memiliki 12 rombongan belajar (rumbel) yang dibagi ke dalam kelas A, B, dan C. Namun, keterbatasan ruang membuat pengelolaan pembelajaran menjadi tidak optimal.

Kepala Sekolah SDN Cisoka III, Sarna, S.Pd, menyampaikan bahwa kondisi ini telah menjadi hambatan serius dalam proses belajar mengajar. Beberapa ruang kelas terpaksa diatur ulang, bahkan digabung, demi tetap bisa menampung seluruh siswa.

“Kami mohon untuk ditindaklanjuti, bagaimanapun caranya. Ruang kelas yang satu sudah tidak dipakai, yang satu lagi juga sudah tidak layak. Harapan kami, tahun ini ada rehab, apa pun namanya itu, kami akan senang hati menerimanya,” ujar Sarna saat ditemui di sekolah, Senin (21/7/2025).

Ironisnya, kerusakan ini terjadi pada sekolah yang letaknya tidak jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Tangerang. Dengan jarak yang relatif dekat dari Kantor Bupati, seharusnya perhatian dan tindak lanjut dari dinas terkait bisa lebih cepat dan responsif.

Menurut Sarna, pihak sekolah sudah beberapa kali mengajukan permohonan perbaikan melalui jalur resmi, namun hingga kini belum juga ada tindakan konkret dari pemerintah daerah.

“Kami tidak minta berlebihan, hanya ingin anak-anak kami bisa belajar di ruangan yang layak dan aman. Ruang yang sekarang sudah membahayakan,” tambahnya.

Kondisi ini menjadi cermin pentingnya perhatian serius terhadap infrastruktur pendidikan dasar. Pemerataan pembangunan, terutama dalam sektor pendidikan, tidak cukup hanya dengan program di atas kertas. Perlu tindakan nyata, terutama bagi sekolah-sekolah yang menjadi tumpuan masa depan anak-anak bangsa.

Pihak sekolah pun berharap tahun ini bisa menjadi momentum perubahan, agar SDN Cisoka III tidak hanya bertahan dengan ruang seadanya, tetapi bisa berkembang menjadi lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan layak.

(Her)

Tangerang, lensafokus.id - Ratusan anggota yang tergabung di Komunitas Hobby Mancing Kabupaten Tangerang menggelar kegiatan santunan Yatim dan Piatu untuk masyarakat di wilayah Solear dan Cisoka. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas komunitas pemancing terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Acara tersebut berlangsung di Perumahan Taman Kirana Surya Desa Pasanggrahan Kecamatan Solear Kabupaten Tangerang, pada Minggu (20/07/2025).

Dalam kegiatan tersebut, ratusan pemancing berkumpul untuk mengumpulkan donasi dan menyalurkannya kepada masyarakat yang membutuhkan. Donasi yang terkumpul kemudian disalurkan dalam bentuk bantuan sosial, seperti sembako dan lain-lain.

"Kami berharap kegiatan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan dan meningkatkan kepedulian sosial di kalangan komunitas pemancing," ujar Ketel Bidang Humas Hobby Mancing Pusat.

Kegiatan santunan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi komunitas lainnya untuk melakukan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. Dengan demikian, diharapkan dapat terjalin hubungan yang lebih baik antara komunitas pemancing dan masyarakat sekitar.(Lingga)

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid membuka Kejuaraan Sepak Bola Radar Cup 2025 yang digelar di Lapangan Satuan Radar (Sat Radar) 211 Tanjung Kait, Kec. Mauk, Minggu (20/7/25)

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengucapkan syukur dan terima kasihnya kepada Komandan Sat Radar dan seluruh jajarannya yang menggelar olahraga, khususnya sepak bola untuk kepentingan bersama

"Hari ini kita semua berbahagia di lapangan ini untuk kepentingan mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga khususnya sepak bola. Kami ucapkan banyak terima kasih dan apresiasi kepada komandan Sat Radar 211 beserta jajarannya," ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Menurut dia, selain sebagai ajang kompetisi olahraga sepak bola, kegiatan tersebut juga untuk memperkuat tali silahturahmi dan kebersamaan antara Sat Radar 211 dengan masyarakat sekitar. Melalui kegiatan ini, para prajurit TNI bisa menyambung hubungan dengan masyarakat, di luar tugas-tugasnya di Angkatan Udara.

"Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antar satuan TNI dan masyarakat sekitar," ungkapnya

Bupati pun mengajak seluruh tim, ofisial dan pelatih untuk bersama menjunjung tinggi sprotifitas dan kekompakan. Menang ataupun kalah adalah bagian dari proses, namun hal yang terpenting adalah membangun kebersamaan dan semangat positif bersama untuk meraih hasil yang lebih baik

"Mari kita jadikan momen ini sebagai bagian dari komitmen kita dalam membangun daerah melalui cara yang sehat, sportif, dan membanggakan," ajaknya

Pertandingan tersebut ditandai dengan kick off yang dilakukan langsung oleh Bupati Maesyal Rasyid dilanjutkan dengan pertandingan Old Star Persita dengan Tim Sat Radar 211 Tanjung Kait. (Red)

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah meresmikan Genesis Global Community School yang berlokasi di Kavling West Village BSD City Kec. Pagedangan, Sabtu (19/7/25).

Wabup Intan yang hadir mewakili Bupati Tangerang mengucapkan selamat dan sukses atas dibukanya secara resmi Genesis Global Community School sebagai wujud nyata menghadirkan pendidikan yang berkualitas di Kabupaten Tangerang

"Saya atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang mengucapkan selamat dan apresiasi atas dibukanya Genesis Global Community school sebagai bentuk nyata komitmen untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas di Kabupaten Tangerang," ujar Wabup Intan

Dia berharap dengan berbagai kemudahan dan fasilitas yang dimiliki, Global enesis Community School bisa bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mencetak anak-anak yang tangguh dan berkualitas

"Hari ini saya mewakili Pak Bupati meresmikan sekolah Global Genesis Community School saya lihat fasilitasnya luar biasa dan mudah-mudahan sekolah ini bisa berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam berbagai macam hal. Saya harap kedepannya muridnya terus bertambah dan menghasilkan anak-anak yang berkualitas," harapnya

Pihaknya juga menekankan bahwa pendidikan adalah salah satu pondasi utama dalam membangun peradaban. Kehadiran sekokah Genesis Global Community tersebut juga merupakan bagian penting dari upaya bersama untuk meningkatkan mutu dan akses pendidikan yang berkualitas di Kabupaten Tangerang yang sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Tangerang yaitu mewujudkan masyarakat Kabupaten Tangerang yang sejahtera dan berdaya saing.

"Pendidikan adalah salah satu pondasi utama dalam membangun peradaban. Dengan pendidikan yang unggul dan berorientasi global, kita tengah menyiapkan generasi emas 2045 yaitu anak-anak bangsa yang tidak hanya cerdas secara intelektual tapi juga memiliki karakter yang kuat, kreatif, adaptif dan siap bersaing di era globalisasi," tandasnya

Pada kesempatan tersebut Wabup Intan juga menyempatkan diri untuk melihat langsung berbagai fasilitas sekolah mulai dari ruang kelas, auditorium, perpustakaan sampai dengan kantin sekolah Global Genesis Community. (Red)

Page 119 of 644
Go to top