Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga terkait rumah milik Ibu Laila di Kecamatan Gunung Kaler yang roboh setelah diterjang angin puting beliung.
Kunjungan tersebut dilakukan Bupati Tangerang bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Tangerang, di antaranya Direktur Utama PDAM Tirta Kerta Raharja, kepala perangkat daerah, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Dinas Perumahan, Permukiman dan Pemakaman (Perkim), serta jajaran Kecamatan Gunung Kaler dan pemerintah desa setempat, Senin (10/8/26).
Bupati Maesyal Rasyid mengatakan, kedatangannya ke lokasi merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat dan pemerintah setempat mengenai kondisi rumah Ibu Laila yang ambruk akibat diterjang angin puting beliung.
"Alhamdulillah hari ini saya datang bersama teman-teman dari Kabupaten Tangerang. Ada Direktur PDAM, kepala-kepala dinas, Dinas Bina Marga, Perkim dan semuanya hadir di sini. Ini berdasarkan laporan, kemudian Pak Lurah dan Pak Camat juga menyampaikan kondisi rumah Ibu Laila," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Setelah melihat langsung kondisi rumah, Bupati Maesyal Rasyid memastikan pembangunan rumah Ibu Laila akan segera dilakukan dan menginstruksikan pembangunannya dimulai lebih cepat dari yang telah direncanakan, sesuai dengan permintaan pemilik rumah.
"InsyaAllah rumah Ibu Laila yang tadinya berdiri kemudian ambruk karena puting beliung, segera kita bangun. Ada permintaan dari yang punya rumah, 'Pak, bisa enggak hari Jumat?' InsyaAllah hari Jumat mulai kita bangun," katanya.
Ia menegaskan pembangunan tidak hanya bertujuan mengganti bangunan yang roboh, tetapi juga memastikan rumah tersebut menjadi tempat tinggal yang lebih layak dan sehat bagi Ibu Laila bersama keluarganya.
"Yang penting rumahnya nanti dibangun sehat. Dulu tidak ada keramiknya, nanti kita keramik. Dulu tidak ada wc, nanti kita buatkan WC-nya. Kamarnya juga nanti dibuatkan. InsyaAllah rumahnya menjadi rumah yang sehat," tegasnya.
Bupati memperkirakan pembangunan rumah tersebut dapat diselesaikan paling lama sekitar dua bulan. Namun, ia meminta seluruh pihak yang terlibat agar pembangunan dapat dikerjakan secepat mungkin sehingga Ibu Laila dan keluarganya bisa kembali menempati rumah tersebut.
"Biasanya dilaksanakan paling lama dua bulan. Tapi kalau bisa tidak sampai dua bulan, kita selesaikan secepatnya supaya ibu ini bisa segera tinggal di sini lagi," jelasnya.
Sementara itu, Ibu Laila menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Bupati Tangerang beserta seluruh jajaran yang telah memberikan perhatian dan bantuan untuk membangun kembali rumahnya.
"Alhamdulillah, terima kasih atas bantuan Bapak Bupati Tangerang beserta jajaran yang telah membangun rumah saya yang roboh terkena angin puting beliung," ungkap Ibu Laila.
Ia berharap bantuan tersebut menjadi keberkahan bagi dirinya dan keluarga, terlebih dirinya baru saja dikaruniai seorang anak.
"Mudah-mudahan ini menjadi keberkahan untuk saya dan keluarga saya, dan ini juga menjadi rezeki untuk anak saya yang baru lahir," tuturnya. (Red)




