KOTA TANGERANG, lensafokus.id – Festival Cisadane 2026 resmi ditutup oleh Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tangerang, Minggu (26/7/2026). Penyelenggaraan festival tahun ini mencatatkan capaian yang membanggakan dengan nilai transaksi ekonomi yang hampir mencapai Rp10,5 miliar.
Di balik besarnya dampak ekonomi tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang juga menegaskan komitmennya untuk menjadikan Festival Cisadane sebagai festival berkelas nasional yang mengusung konsep green event, yakni penyelenggaraan acara yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan, mengatakan Festival Cisadane ke depan tidak hanya harus berkembang dari sisi jumlah pengunjung dan nilai transaksi ekonomi, tetapi juga menjadi ruang edukasi yang mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
"Ini sangat membanggakan. Di tengah besarnya antusiasme masyarakat terhadap festival, kita tetap menjaga komitmen terhadap kelestarian lingkungan. Kami berkomitmen agar Festival Cisadane di masa mendatang semakin berkualitas, tertata, inklusif, ramah lingkungan, serta memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat Kota Tangerang," ujar Maryono.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program selama Festival Cisadane 2026, di antaranya aksi bersih-bersih Sungai Cisadane, penanaman pohon, pengelolaan sampah, serta beragam kegiatan edukasi lingkungan yang melibatkan masyarakat.
Selain sukses dari sisi penyelenggaraan, Festival Cisadane 2026 juga menunjukkan peningkatan signifikan dalam sektor ekonomi. Berdasarkan laporan panitia, total transaksi selama festival mendekati Rp10,5 miliar, sementara jumlah booth yang berpartisipasi meningkat lebih dari dua kali lipat, dari 90 booth pada 2025 menjadi 190 booth pada 2026.
"Alhamdulillah, capaian pelaksanaan event kali ini menunjukkan peningkatan omzet para pelaku UMKM dibandingkan tahun sebelumnya. Tingkat hunian hotel di Kota Tangerang juga mengalami kenaikan seiring meningkatnya jumlah wisatawan dan tamu dari berbagai daerah yang datang menikmati Festival Cisadane," tutur Maryono Hasan.
Menurutnya, keberhasilan Festival Cisadane masuk dalam daftar 125 Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 yang ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata menjadi momentum penting untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan festival agar mampu bersaing di tingkat nasional.
"Saya optimistis, dengan semangat kolaborasi seluruh elemen masyarakat, Festival Cisadane bukan hanya mampu mempertahankan posisinya sebagai bagian dari Karisma Event Nusantara, tetapi juga terus meningkatkan kualitasnya hingga menjadi salah satu festival terbaik di Indonesia," pungkas Maryono Hasan. (Sumarna)




