Tangerang, lensafokus.id - Wakil Menteri (Wamen) Kesehatan RI, Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono sangat mengapresiasi pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Tangerang. Hal tersebut diugkapkan Wamenkes Dante saat melakukan kunjungan di Puskesmas Cikupa dan Labkesda Kabupaten Tangerang, Jum'at (06/02/26)
"Kami dari Kementerian Kesehatan meninjau dan melihat secara langsung Cek Kesehatan Gratis. Kenapa saya datang ke Tangerang karena saya melihat data cakupan angka CKG di Kabupaten Tangerang itu bisa tinggi," ungkap Wamenkes Prof. Dante
Menurut dia, Kabupaten Tangerang punya strategi khusus dalam pelayanan program CKG, baik melalui edukasi sampai dengan ke tingkat RT dan RW maupun beragamnya cakupan sasarannya. Penerapan inovasi berbasis digital yang dilakukan dalam pelayanan CKG di Kabupaten Tangerang juga sangat berpengaruh pada tingginya cakupan CKG.
"Di Kabupaten Tangerang, mereka punya strategi khusus pelayanannya. Kegiatan cek kesehatan gratis punya inovasi antara lain sudah pakai digital pendaftaran, ada jalur prioritas, alat spirometri untuk mengukur kapasitas paru-paru. Lokasinya tidak dilakukan hanya di Puskesmas tapi ada di pasar, di sekolah, di kantor, di perusahaan dan RT, RW. Di luar itu, cek kesehatan gratis di Puskesmas bisa sampai 100 orang,"ungkapnya
Lanjut dia, cakupan pelayanan CKG di Kabupaten Tangerang yang mencapai sekitar 106 persen juga menunjukan kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan yang diselenggarakan di Kabupaten Tangerang cukup tinggi sehingga masyarakat dari kabupaten lain datang ke Kabupaten Tangerang untuk cek kesehatan gratis.
"Terima kasih kepada Bapak Bupati yang sudah melakukan konsolidasi dengan baik kepada seluruh jajarannya untuk pelayanan cek kesehatan gratis ini. Dengan begitu masyarakat lebih sehat dan lebih produktif tentunya. Mudah-mudahan ini bisa terus berjalan," imbuhnya
Sementara itu, Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid mengungkapkan bahwa cakupan CKG yang mencapai sekitar 106 persen tersebut merupakan usaha dan komitmen bersama lintas sektor. Selain itu penggunaan inovasi berbasis digital juga terus diperkuat agar pelayanan CKG benar-benar efisien dan tepat sasaran.
"Khusus Kabupaten Tangerang, kami memang telah merancang bersama dengan para camat, kepala desa, lurah dengan Dinkes untuk bisa melayani pelayanan kesehatan gratis. Jadi bukan hanya di Puskesmas, klinik dan rumah sakit saja, ada yang dilaksanakan pelayanannya di pasar, di balai warga, ada juga di lapangan-lapangan pada saat olahraga," ungkap Bupati Maesyal Rasyid.
Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen penuh untuk mendukung dan menyukseskan program CGK yang telah dicanangkan Presiden Prabowo
"Kami semua beserta jajaran medis yang ada di Kabupaten Tangerang, baik di level rumah sakit, Dinas Kesehatan, Puskesmas sampai ke Posyandu akan lebih aktif lagi dalam rangka menjalankan program kesehatan masyarakat sesuai dengan arahan Pak Wamen dan bapak Presiden Republik Indonesia yang memprogramkan cek kesehatan gratis yang ada di wilayah-wilayah kabupaten kota seluruh Indonesia," tandasnya
Pihaknya juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dan bantuan dari Kementerian Kesehatan RI untuk menyukseskan program CKG di Kabupaten Tangerang.
"Kami atas nama pemerintah dan juga masyarakat Kabupaten Tangerang mengucapkan terima kasih atas kehadiran langsung Bapak Wamenkes. Alhamdulillah, kami semua 44 Puskesmas sudah dibantu alat USG dari Kemenkes dan beliau juga nanti akan membantu lagi alat cek jantung EKG untuk seluruh 44 Puskesmas," ujarnya. (Red)
KOTA TANGERANG, lensafokus.id – Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Tangerang kembali menghadirkan program literasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Kali ini, DPAD membuka pendaftaran Kelas Literasi Public Speaking Gratis yang bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri serta kemampuan berbicara di depan publik, Jumat (06/02/2026).
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Tangerang, Engkos Zarkasyi, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk membekali peserta dengan materi yang menarik dan aplikatif. Materi tersebut meliputi teknik berbicara yang efektif, penggunaan bahasa yang tepat, hingga cara mengelola pesan agar dapat tersampaikan dengan baik dalam berbagai kegiatan dan acara.
“Kelas ini diharapkan dapat mendukung pengembangan keterampilan komunikasi masyarakat Kota Tangerang agar lebih percaya diri dan mampu menyampaikan pesan secara efektif,” ujar Engkos Zarkasyi.
Ia menambahkan, Kelas Literasi Public Speaking ini akan menghadirkan Wuri Dian Trisnasari sebagai narasumber dengan tema “Dari Kata ke Kendali: Bahasa Tepat, Acara Hebat”. Melalui tema tersebut, peserta akan diajak memahami bagaimana kekuatan kata dan bahasa dapat menjadi kunci kesuksesan dalam berbicara di depan publik.
“Peserta akan mendapatkan pemahaman praktis tentang bagaimana mengolah kata dan bahasa agar mampu mengendalikan suasana serta menyampaikan pesan dengan baik di hadapan audiens,” jelasnya.
Engkos juga menyampaikan bahwa pendaftaran dibuka mulai 5 Februari hingga 12 Februari 2026, sementara pelaksanaan kelas akan berlangsung pada 14 hingga 21 Februari 2026. Kegiatan ini akan diselenggarakan secara luring di ruang kelas lantai 4, Perpustakaan Umum Daerah Kota Tangerang.
Bagi masyarakat yang berminat, pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan https://bit.ly/4btdz6E.
DPAD Kota Tangerang mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai sarana belajar, berlatih, serta meningkatkan kemampuan public speaking secara gratis dalam lingkungan yang edukatif dan inspiratif.
“Program ini terbuka untuk umum dan kami berharap dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat Kota Tangerang,” pungkasnya. (Red)
KOTA TANGERANG, lensafokus.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pengelolaan sampah di tingkat wilayah. Salah satu langkah konkret yang dilakukan yakni dengan menggelar Focus Group Discussion (FGD) Pengelolaan Sampah dan Optimalisasi Retribusi yang berlangsung di Aula Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, Kelurahan Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, Kamis (05/02/2026).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, Wawan Fauzi, yang memberikan arahan terkait pentingnya pembenahan tata kelola persampahan secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Wawan Fauzi menjelaskan, FGD ini merupakan salah satu langkah strategis dalam mengoptimalkan sistem penarikan retribusi sampah yang telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Pajak dan Retribusi Daerah Kota Tangerang.
“Focus Group Discussion ini kami gelar sebagai upaya strategis untuk mengoptimalkan sistem retribusi sampah sesuai regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat tata kelola persampahan di Kota Tangerang,” ujar Wawan Fauzi.

Dalam kegiatan tersebut, Pemkot Tangerang juga melibatkan seluruh perwakilan kecamatan dan kelurahan agar berpartisipasi aktif dalam menyukseskan program pengelolaan dan optimalisasi retribusi sampah ke depan.
“Kami mengundang semua unsur kewilayahan dalam forum ini untuk bersama-sama membahas tata kelola persampahan dan retribusi sampah yang dinilai perlu segera dibenahi secara berkelanjutan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Wawan menegaskan bahwa Pemkot Tangerang akan terus mendorong peran aktif aparatur wilayah dalam mensosialisasikan kebijakan pengelolaan dan retribusi sampah kepada masyarakat. Hal tersebut dinilai penting agar layanan kebersihan dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.
“Kami berharap seluruh wilayah dapat mendukung upaya perbaikan tata kelola persampahan dengan memasifkan informasi kepada masyarakat luas di wilayah Kota Tangerang, baik terkait sistem pengelolaan sampah maupun retribusi kebersihan,” pungkasnya.
Dengan adanya FGD ini, Pemkot Tangerang berharap terbangun sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik yang maksimal. (Sumarna)