TANGERANG, lensafokus.id — Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama Kantor Kementerian Agama dan Pengadilan Agama Tigaraksa berkomitmen penuh memberikan perlindungan hukum serta menjamin pemenuhan hak-hak sipil bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya legalitas perkawinan.
Komitmen tersebut diwujudkan secara nyata melalui kegiatan Sidang Isbat Nikah Terpadu yang juga digelar dalam rangka HUT ke-394 Kabupaten Tangerang.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah mengapresiasi kolaborasi erat antarlembaga dalam menyukseskan program pelayanan sidang isbat terpadu yang langsung mendekat ke masyarakat
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan terima kasih sebesar-besarnya atas kolaborasi yang sangat baik dari Pengadilan Agama Tigaraksa, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tangerang, Bagian Kesra Setda Kabupaten Tangerang, para Camat, para Kepala KUA, serta seluruh panitia yang telah bekerja keras memfasilitasi kegiatan ini," ujar Wabup Intan di Aula Kantor Kecamatan Sukamulya, Jumat (9/10/26).
Wabup Intan menandaskan ketiadaan dokumen hukum perkawinan sangat berdampak langsung pada perlindungan hak-hak keluarga, khususnya anak-anak, dalam mengakses berbagai layanan publik dan administrasi kependudukan. Untuk itu, sinergi dan kolaborasi antarlembaga seperti menjadi kunci utama tercapainya kesejahteraan serta pemenuhan hak-hak sipil masyarakat Kabupaten Tangerang secara merata
"Ketiadaan dokumen hukum ini tentunya berpengaruh pada perlindungan hak-hak suami, istri, dan terutama anak-anak, seperti dalam pengurusan akta kelahiran, dokumen kependudukan, hingga akses layanan sosial dan pendidikan," jelasnya.
Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama Pengadilan Agama Tigaraksa dan Kemenag Kabupaten Tangerang terus berkomitmen memberikan layanan kepastian hukum secara gratis dan terjangkau hingga ke tingkat kecamatan
"Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat bekerja sama dan berkolaborasi dengan Pengadilan Agama Tigaraksa serta Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tangerang terus berkomitmen menghadirkan pelayanan langsung ke masyarakat melalui Program Isbat Nikah ini," ungkapnya
Pelaksanaan sidang isbat nikah di Aula Kecamatan Sukamulya ini merupakan kelanjutan dari rangkaian program Isbat Nikah Kabupaten Tangerang Tahun 2026 yang sebelumnya telah digelar di Gedung Serba Guna (GSG)
"Pada tahapan kali ini, sebanyak 176 pasangan dari 5 kecamatan berpartisipasi dan resmi mendapatkan pengesahan pernikahan. Kecamatan Sukadiri: 47 pasangan, Gunung Kaler: 31 pasangan, Mekar Baru: 27 pasanga, Sukamulya: 24 pasangan dan Kecamatan Kresek: 7 pasangan," imbuhnya
Wabup Intan menyampaikan ucapan selamat dan doa kepada seluruh pasangan peserta yang telah resmi memilki legalitas hukum atas pernikahan mereka. Ia berharap dengan dimilikinya dokumen perkawinan diharapkan dapat membuat rumah tangga semakin bahagia, sakinah, mawadah dan warahmah
"Kepada para peserta Isbat Nikah yang berbahagia, saya mengucapkan selamat karena status hukum pernikahan bapak dan ibu sekalian telah resmi terdaftar. Semoga rumah tangga yang dibina makin sakinah, mawaddah, warahmah, serta membawa keberkahan bagi keluarga dan anak-anak tercinta," pungkasnya.
Hal yang sama juga diungkapkan Wakil Ketua Pengadilan Agama Tigaraksa, M. Yusuf. Dia menegaskan dampak pernikahan yang belum tercatat sangat nyata dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari pengurusan akta kelahiran anak, Kartu Keluarga, hingga hak waris, tunjangan, dan perlindungan hukum bagi istri dan anak-anak.
"Melalui isbat nikah, hak-hak tersebut dapat terjamin dan status keluarga menjadi jelas, sah, dan terlindungi," tandasnya
Ia menambahkan Mahkamah Agung melalui PERMA Nomor 1 Tahun 2015 telah mengatur pelayanan terpadu sidang keliling. Dengan pola ini, Pengadilan Agama, Kementerian Agama, dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil bekerja bersama sehingga masyarakat tidak perlu berpindah-pindah instansi. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, meresmikan bangunan Asrama Pondok Pesantren (Aspontren) di Pondok Pesantren Ishlaahul Ummah, Desa Solear, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Jumat (9/10/26).
Pembangunan asrama tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan keagamaan serta memberikan tempat tinggal yang layak, aman, dan nyaman bagi para santri.
Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, mengatakan pembangunan asrama pesantren tidak hanya ditujukan untuk menyediakan fasilitas tempat tinggal, tetapi juga untuk mendukung proses pendidikan agar lebih baik dalam membentuk generasi penerus yang berilmu dan berakhlak mulia.
“Harapan kami, gedung ini betul-betul menjadi tempat yang nyaman bagi anak-anak generasi penerus. Di sinilah mereka ditempa menjadi kader-kader pemimpin masa depan, baik pemimpin formal maupun informal, yang memiliki berilmu dan berakhlak mulia,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Ia menjelaskan, Pemkab Tangerang terus berupaya memperluas pembangunan Aspontren secara bertahap. Pada 2025, program tersebut telah direalisasikan untuk 44 pondok pesantren. Sementara pada 2026, pemerintah daerah menetapkan pembangunan asrama untuk 150 pondok pesantren yang tersebar di 18 kecamatan di Kabupaten Tangerang.
Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, dan masyarakat terhadap kebutuhan pendidikan keagamaan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para kiai, pimpinan yayasan, ustaz, ustazah, serta seluruh pihak yang telah memberikan masukan dan dukungan terhadap keberlanjutan program tersebut.
“Ini membuktikan bahwa kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah daerah harus terus kita jalankan, kita jaga, dan kita tingkatkan. InsyaAllah, pembangunan sarana pendidikan di Kabupaten Tangerang akan terus kita upayakan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah,” tandasnya.
Melalui program Aspontren, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap semakin banyak pondok pesantren yang memiliki fasilitas memadai sehingga para santri dapat belajar dengan lebih nyaman, aman, dan sehat, sekaligus mempersiapkan diri menjadi generasi penerus bangsa yang berilmu, berkarakter, dan berakhlak mulia.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kabupaten Tangerang, Haidir, menjelaskan bahwa program Aspontren merupakan upaya pemerintah daerah untuk mendukung peningkatan kualitas sarana dan prasarana pondok pesantren, khususnya penyediaan tempat tinggal santri yang layak, aman, dan nyaman guna menunjang kegiatan belajar dan pendidikan keagamaan.
"Pondok Pesantren Ishlaahul Ummah merupakan salah satu penerima program pembangunan Aspontren tahun 2025. Adapun pada 2026, Pemkab Tangerang telah menetapkan 150 pondok pesantren sebagai penerima program pembangunan asrama," ungkap Haidir
Sementara itu, Ahmad Munawar, salah seorang santri Pondok Pesantren Ishlaahul Ummah mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas pembangunan asrama yang telah memberikan manfaat nyata bagi para santri, terutama dalam menunjang kenyamanan dan keamanan selama menuntut ilmu.
“Alhamdulillah, saya bersama teman-teman sekarang tidak perlu khawatir lagi tidur dalam kondisi yang kurang nyaman. Kami bisa lebih tenang dan merasa lebih terjamin. Kami berharap program seperti ini terus dilanjutkan karena manfaatnya sangat kami rasakan, terutama bagi santri di pelosok daerah,” ungkapnya. (Red)
KOTA TANGERANG, lensafokus.id – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang menyalurkan bantuan usaha melalui program Z-Auto kepada tiga pelaku usaha bengkel motor di Kota Tangerang, Jumat (9/10/2026). Program ini ditujukan untuk membantu mustahik mengembangkan usaha sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi.
Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk mendukung masyarakat yang membutuhkan, khususnya pelaku usaha kecil yang menghadapi keterbatasan modal.
Ketua BAZNAS Kota Tangerang, Aslie Elhusyairy, menjelaskan bahwa program Z-Auto memberikan bantuan berupa uang tunai dan suku cadang motor dengan nilai bantuan sebesar Rp18 juta untuk setiap penerima.
“Lewat bantuan ini, kami ingin hadir menguatkan usaha yang sedang dirintis para mustahik, khususnya usaha bengkel motor kecil. Program ini menjadi bagian dari pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang telah terkumpul untuk mendorong kemandirian ekonomi para mustahik di Kota Tangerang,” ujar Aslie, Jumat (9/10/2026).
Aslie menyampaikan, bantuan tersebut diberikan kepada tiga mustahik yang menjalankan usaha bengkel motor, yakni Ade Sujai yang memiliki bengkel di Jatiuwung, Deni Prastyo dari Cipondoh, serta Dedi yang menjalankan usaha bengkel di wilayah Batuceper.
Menurutnya, bantuan ini diharapkan dapat membantu para penerima melengkapi kebutuhan usaha, memperkuat operasional bengkel, serta meningkatkan peluang pengembangan usaha ke depannya.
“Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat usaha, meningkatkan kemandirian ekonomi, dan menjadi pijakan bagi mustahik untuk tumbuh dan berdaya,” tambahnya.
Salah satu penerima bantuan, Dedi, mengaku bersyukur atas dukungan yang diberikan BAZNAS Kota Tangerang. Ia mengatakan, bantuan tersebut akan dimanfaatkan untuk melengkapi peralatan bengkel yang dirintisnya di kawasan Batusari, Kecamatan Batuceper, sekitar dua bulan lalu.
“Saya sangat bersyukur menerima bantuan modal yang akan saya pergunakan untuk melengkapi peralatan bengkel. Kalau semakin lengkap, harapannya pelanggan lebih banyak, bengkel bisa lebih berkembang sekaligus semakin mandiri lagi,” tandasnya. (Sumarna)
TANGERANG, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang menggelar kegiatan Tangerang Bersyukur dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-394 Kabupaten Tangerang. Kegiatan yang diisi dengan doa bersama tersebut berlangsung di Masjid Al-Amjad, Puspemkab Tangerang, Kamis (8/10/26).
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mengatakan kegiatan Tangerang Bersyukur menjadi momentum untuk memanjatkan doa bersama agar Kabupaten Tangerang senantiasa diberikan keberkahan, keselamatan, serta kemudahan dalam melanjutkan pembangunan.
“Semoga dengan tasyakuran ini, dengan doa ini, mudah-mudahan Allah memberikan yang terbaik buat masyarakat dan wilayah Kabupaten Tangerang. Pelaksanaan HUT Kabupaten Tangerang tanggal 13 Oktober nanti juga semoga berjalan lancar dan semuanya diberikan kesehatan,” ujar Bupati Maesyal
Ia menyebut, pembangunan Kabupaten Tangerang merupakan sebuah proses yang panjang dan berkelanjutan serta tidak terlepas dari kontribusi para pemimpin dan pendahulu yang telah membangun daerah. Untuk itu, pembangunan ke depan akan terus dilanjutkan secara bertahap, sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat.
“Harus terus kita lanjutkan pembangunan yang telah dijalankan oleh para pendahulu dab para pimpinan sebelumnya. Kita semua ingin memberikan memberikan kontribusi terbaik kepada masyarakat dan Kabupaten Tangerang,” ujarnya.
Bupati Maesyal juga menegaskan bahwa peringatan HUT Kabupaten Tangerang bukan hanya menjadi milik pemerintah daerah, tetapi merupakan momentum kebahagiaan dan kebersamaan seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang.
“HUT ini bukan hanya milik pemerintah, tapi milik juga masyarakat Kabupaten Tangerang. Saya minta doa dan dukungan dari teman-teman wartawan, dan seluruh masyarakat, agar rangkaian HUT Kabupaten Tangerang berjalan lancar,” ungkapnya.
Selain doa bersama, rangkaian HUT Kabupaten Tangerang ke-394 juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial dan keagamaan. Di antaranya sunatan massal, santunan bagi 1.000 anak yatim, khataman Al-Qur’an, donor darah, serta berbagai kegiatan positif yang dapat dirasakan manfaatnya okeh masyarakat.
Untuk sunatan massal, Bupati menyebut ada sekitar 70 anak yang mengikuti kegiatan tersebut di RSUD Tigaraksa dr. Mukhtar Martint. Jumlah tersebut merupakan hasil pendataan dan permohonan dari desa-desa se-Kabupaten Tangerang.
“Yang sunatan massal kurang lebih 70 orang di Rumah Sakit Tigaraksa dr. Mukhtar Martint dari 29 kecamatan. Kalau nanti ada lagi permohonan, kita adakan lagi. Pokoknya untuk kepentingan masyarakat kita akan lakukan,” jelasnya.
Selain kegiatan sosial dan keagamaan, Pemkab Tangerang juga akan menyiapkan hiburan bagi masyarakat. Di kawasan alun-alun akan digelar wahana permainan anak selama satu minggu yang dapat dinikmati masyarakat secara gratis.
Pihaknya berharap dukungan dan doa seluruh masyarakat agar seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-394 Kabupaten Tangerang dapat berjalan lancar dan menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan sekaligus mengingatkan seluruh pihak bahwa pembangunan daerah merupakan tanggung jawab bersama.
“Semoga semuanya berjalan lancar, masyarakat sehat, dan pembangunan Kabupaten Tangerang secara bertahap terus kita laksanakan untuk kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (Red)
KOTA TANGERANG, lensafokus.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda asal Kota Tangerang. Shanum Halvis, siswi kelas 3 sekolah dasar (SD), terpilih sebagai salah satu dari 200 anak dari seluruh Indonesia yang menerima penghargaan dalam ajang Anugerah Anak Indonesia Awards 2026.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas potensi, prestasi, serta kontribusi anak-anak Indonesia di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, seni, kebudayaan hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.
Ajang tingkat nasional ini disebut mendapat dukungan dari sejumlah kementerian dan lembaga negara, di antaranya Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) RI, Kementerian Kebudayaan RI, Kementerian Kesehatan RI, TVRI, DPR RI, serta MPR RI.
Ibunda Shanum Halvis, Novirma Visriyanti, mengungkapkan rasa bangga dan syukurnya atas pencapaian sang buah hati yang berhasil terpilih dalam ajang tersebut.
“Sebagai orang tua, tentu saya sangat bangga dan bersyukur atas apresiasi yang diberikan kepada Shanum. Terpilih dari ratusan anak di seluruh Indonesia dalam ajang Anugerah Anak Indonesia Awards 2026 ini menjadi motivasi untuk terus belajar dan berkarya,” ungkap Novirma, Jumat (9/10/2026).
Sebelum menerima penghargaan tingkat nasional tersebut, Shanum juga telah menorehkan prestasi dengan meraih gelar Winner Miss Hijab Cilik Banten 2026. Pencapaian itu menjadi bagian dari perjalanan Shanum dalam mengembangkan potensi dan bakatnya sejak usia dini.
Tak hanya aktif dalam bidang minat dan bakat, Shanum juga menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan sosial melalui program dedikasinya, yakni SENYUM (Sedekah Nyata Untuk Masyarakat). Program tersebut menjadi salah satu bentuk keterlibatannya dalam kegiatan edukasi dan aksi sosial kemasyarakatan.
Novirma berharap, prestasi yang diraih putrinya dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak lainnya, khususnya di Kota Tangerang dan Provinsi Banten, agar terus mengembangkan kemampuan diri serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama sejak dini.
“Semoga capaian Shanum Halvis dapat menjadi inspirasi dan pemantik semangat positif bagi anak-anak lainnya, khususnya di Kota Tangerang dan Provinsi Banten, untuk terus mengasah potensi diri serta peduli terhadap lingkungan sekitar sejak dini,” harapnya. (Sumarna)