Peringatan Harganas ke-32 Momentum Perkuat Keluarga untuk Indonesia Maju

TANGERANG, lensafokus.id — Pemerintah Kabupaten Tangerang menggelar peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 tingkat Kabupaten Tangerang di Alun-Alun Tigaraksa, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Sabtu (5/7/25).

Dalam sambutannya, Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menekankan bahwa peringatan Harganas yang mengusung tema "Hari Keluarga untuk Indonesia Maju", bukan hanya seremonial, namun menjadi sarana refleksi untuk mempererat dan menguatkan peran strategis keluarga dalam pembangunan bangsa.

"Momentum Hari Keluarga Nasional ini harus kita manfaatkan untuk mempererat dan memperkuat silaturahmi antar anggota keluarga, meningkatkan komunikasi, menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air, serta membimbing anak-anak kita agar tumbuh sehat, cerdas dan sejahtera," ujar Bupati Maesyal.

Dia juga menyoroti peran aktif para orang tua, khususnya lansia yang tetap semangat menambah dan mengasah pengetahuan serta tetap produktif di usia senja. Salah satu upaya agar para lansia tetap produktif di antaranya adalah melalui program sekolah lansia yang saat ini sudah berjalan di 4 kecamatan dan ditargetkan menyeluruh dalam beberapa tahun ke depan.

"Kita semua bangga menyaksikan para lansia yang tetap semangat dan produktif di usia senjanya. Kita akan terus memperkuatnya dengan program sekolah lansia yang ditargetkan dapat digelar di seluruh kecamatan beberapa tahun ke depan," ungkapnya.

Dia menandaskan pemerintah terus mendorong peran aktif kader Posyandu, Puskesmas, dan masyarakat dalam menjaga kesehatan ibu hamil dan balita. Peran aktif dan kolaborasi lintas sektor ini cukup berhasil dalam upaya penurunan angka stunting di Kabupaten Tangerang yang menunjukkan tren membaik sejak 2024.

"Kita ingin generasi masa depan Kabupaten Tangerang tumbuh sehat dan cerdas. Dari keluarga yang harmonis, kita bisa menggapai Indonesia maju dan Indonesia Emas," katanya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten, Rusman Efendi, mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Tangerang atas komitmennya dalam menyelenggarakan Harganas ke-32. Menurutnya, keluarga yang kuat dan harmonis merupakan pondasi utama dalam membangun bangsa.

“Keluarga yang kuat dan harmonis akan melahirkan generasi yang berkualitas dan mampu bersaing di era global. Kita perlu membangun sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan keluarga yang tangguh," ungkap Rusman.

Dia menyampaikan program strategis BKKBN untuk mendukung pembangunan keluarga, seperti Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), Penyediaan tempat penitipan anak terstandarisasi nasional, Gerakan Ayah Bangga Indonesia, dan Program Lansia Berdaya.

Acara yang turut dimeriahkan dengan penampilan para lansia dan pelajar tersebut

juga dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tangerang, Sekretaris Daerah, Ketua DWP, Forkopimda, para kepala OPD, camat, kepala desa/lurah, serta masyarakat umum.

Usai acara, Bupati bersama Ketua TP PKK dan jajaran Forkopimda meninjau stand pelayanan kesehatan, pendidikan keluarga, dan UMKM lokal. (Red)

Happy Garden Playground Resmi Buka di Triraksa Village 2, Hiburan Keluarga Murah Meriah dengan Puluhan Permainan

Tangerang, lensafokus.id – Kabar gembira bagi keluarga di Tangerang khususnya warga Tigaraksa, Happy Garden Playground di Triraksa Village 2 kini resmi dibuka hari ini, Jumat (4/7/2025), menghadirkan surga bermain baru dengan 20 jenis permainan seru dan petualangan menyenangkan yang siap memanjakan anak-anak.

Happy Garden Playground, yang dikelola oleh Happy Play Indonesia, salah satu penyedia wahana bermain terbesar dan terlengkap di Indonesia, berkomitmen menyediakan fasilitas hiburan berkualitas tinggi dengan harga yang sangat terjangkau.

"Untuk harga tiket masuk Rp20.000 untuk weekday dan Rp25.000 untuk weekend. Kami ingin membuat tiket yang terjangkau untuk semua kalangan," ujar Erina, Owner Happy Play Indonesia.

Erina mengajak seluruh warga Tangerang untuk datang dan menikmati wahana interaktif yang tidak hanya menyenangkan tetapi juga bermanfaat bagi tumbuh kembang anak.

"Anak-anak maupun orang tua bisa menikmati waktu mereka. Anak bermain dengan gembira, sementara orang tua bisa bersantai atau memantau dari dekat," tambahnya.

Ia menekankan bahwa Happy Garden Playground menawarkan fasilitas bermain yang terjangkau, berkualitas, dan inovatif, memastikan anak-anak merasa lebih bahagia.

Lebih lanjut, Erina memiliki harapan besar agar Happy Garden Playground dapat hadir di berbagai kota di seluruh Indonesia. Ia juga membuka pintu lebar bagi sekolah-sekolah di Kabupaten Tangerang yang ingin menjalin kerja sama dan kolaborasi.

"Kami juga wellcome untuk sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Tangerang untuk kerja sama. Ada paket khusus sampai dengan 40 persen," imbuhnya, menawarkan kesempatan bagi sekolah untuk memberikan pengalaman bermain yang edukatif dan menyenangkan bagi siswa-siswi mereka.

Di lokasi yang sama, Joni selaku pengembang menyatakan kegembiraannya dengan kehadiran Happy Garden Playground di Triraksa Village 2. Ia berharap investasi semacam ini dapat mendorong pertumbuhan properti di kawasan tersebut dan menarik lebih banyak investor untuk membuka fasilitas serupa.

"Hari ini kelihatan yang tertarik adalah Happy Garden untuk investasi di sini. Mereka mempunyai misi dengan permainan tidak terlalu mahal untuk warga Tangerang agar banyak yang menikmati," jelas Joni, mengapresiasi visi Happy Garden yang ingin menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat luas. (asp)

Gowes Bareng, Danrem 064/MY Beri Pesan Pentingnya Menjaga Kesehatan

Serang, lensafoku.id - Guna meningkatkan ketahanan fisik tubuh, Komandan Korem 064/MY Brigjen Andrian Susanto, bersama Anggota melaksanakan sepeda sehat gowes (fun bike), Jumat (4/7/25).

Menempuh jarak 30 kilometer berkeliling Kota Serang, Gowes ini diikuti juga oleh Kasrem 064/MY, Para Kasi Korem 064/MY, Dandim 0602/Serang serta Anggota Makorem 064/MY

Olahraga gowes ini bertujuan menjaga kesehatan dan kebugaran serta meningkatkan stamina tubuh, selain itu, gowes juga bisa menikmati suasana alam dan juga udara segar di pagi hari dengan penuh semangat.

"Dengan olah raga, kita juga bisa keluarkan kalori dan menghirup udara segar,” imbuh Danrem

Mengingat pentingnya olah raga bagi kesehatan, Danrem pun mengimbau kepada anggotanya untuk dapat meluangkan waktunya guna berolah raga.

“Setiap ada waktu, kita imbangi hidup dengan olah raga, agar pola hidup kita lebih baik. Karena kesehatan adalah utama. Kita butuh hidup sehat dan bahagia, supaya dalam tugas bisa nyaman,” ujarnya.

“Kita ini semakin lama semakin tua. Mari kita sisipkan waktu yang bermanfaat. Kita selalu sehat juga demi keluarga dan tinggalkan hal hal yang tidak sehat,” pungkasnya. (Red)

DBMSDA Kabupaten Tangerang Bangun Puluhan Drainase

TANGERANG, lensafokus.id - Guna menanggulangi masalah banjir yang kerap melanda sejumlah wilayah, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang tengah membangun drainase di 28 titik.

Proyek ini menyasar kawasan-kawasan yang rawan tergenang air, dan ditargetkan rampung pada akhir Juli 2025.

Sejumlah wilayah yang menjadi prioritas pembangunan di antaranya Sukaharja, Pasir Gadung, Cibogo Wetan, Kelapa Dua, Kedaung Barat, hingga kawasan Mpu Tantular.

Seluruh titik pembangunan berada di bawah koordinasi Bidang Drainase DBMSDA Kabupaten Tangerang sebagai leading sektor proyek ini.

Kepala Bidang Drainase DBMSDA Kabupaten Tangerang, Yawan Duriyawan, mengungkapkan bahwa titik-titik drainase yang dibangun merupakan hasil usulan masyarakat yang disampaikan melalui kelurahan dan kecamatan.

“Lokus pembangunan merupakan usul masyarakat yang disampaikan melalui pihak kelurahan dan kecamatan,” jelas Yawan.

Ia juga menambahkan, hingga awal Juli ini progres pembangunan telah mencapai sekitar 80 persen dan dipastikan akan selesai sesuai jadwal.

“Saat ini progres pembangunan drainase telah mencapai 80 persen dan ditargetkan rampung pada akhir Juli mendatang,” tambahnya.

Lebih lanjut, Yawan mengajak masyarakat untuk mendukung pembangunan ini dengan tidak membuang sampah sembarangan, serta tidak menutup saluran drainase dengan beton karena hal tersebut bisa menghambat aliran air ke tempat pembuangan.

“Kami harap masyarakat dapat mendukung pembangunan yang dilaksanakan, yakni dengan tidak membuang sampah sembarangan serta tidak menutup drainase dengan beton yang dapat menghambat masuknya air ke pembuangan,” tandasnya. (Red)

Panen Semangka Bersama, Bupati Tangerang Serahkan Alat Mesin Pertanian

TANGERANG, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid melakukan panen semangka bersama dan menyerahkan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) untuk Kelompok Tani Buaran Asem Desa Tanjung Asem Kecamatan Mauk, Kamis (03/7/25).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengungkapkan rasa syukur dan bangganya bahwa penanaman perdana dan penyerahan bantuan sarana produksi budidaya semangka pada bulan April yang lalu telah membuahkan hasil yang sangat menggembirakan.

"Alhamdulillah, hari ini kita dapat menyaksikan hasilnya. Panen semangka bersama yang kita laksanakan di lahan seluas 5.000 meter persegi ini menjadi bukti bahwa semangat, kerja keras, dan sinergi antara pemerintah, petani, serta masyarakat membuahkan hasil yang baik," ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Menurut dia, keberhasilan panen semangka tersebut bukan hanya cerminan bagaimana kerja keras kelompok tani dalam mengolah lahannya hingga menghasilkan, namun juga bukti nyata bahwa dengan inovasi, dan kolaborasi, kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok tani dapat terus ditingkatkan.

"Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para petani yang telah bekerja keras, penuh dedikasi, dan tidak kenal lelah dalam mengembangkan pertanian, khususnya budidaya semangka ini," ucapnya.

Dia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang dan para mitra akan terus mendukung dan membantu para petani untuk meningkatkan produktivitas pertanian dalam rangka mewujudkan program ketahanan pangan.

"Bantuan alat dan mesin pertanian berupa traktor roda dua dan traktor roda empat merupakan bentuk komitmen kami untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan mempermudah kerja para petani," tandasnya.

Dia berharap bantuan Alsintan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik dan dikelola secara gotong royong oleh kelompok tani, sehingga dampaknya dapat dirasakan bersama. Dengan teknologi pertanian yang lebih modern diharapkan juga dapat meningkatkan produktivitas, efisiensi waktu dan tenaga terjaga, serta kesejahteraan petani semakin membaik.

"Mari terus kita terus jaga semangat kolaborasi, inovasi, dan kerja keras dalam membangun pertanian yang maju, mandiri, dan modern. Semoga panen ini membawa berkah, manfaat, dan semangat baru bagi seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang khususnya masyarakat Desa Tanjung Anom dan Kecamatan Mauk," pungkasnya.

Sementara itu, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang Asep Jatnika mengungkapkan bahwa penanaman semangka ini selain dilakukan di Kecamatan Mauk juga dilakukan di Kecamatan Kemiri, Kecamatan Teluknaga, dan Kecamatan Kronjo.

"Di Kecamatan Mauk itu ada 5 hektare, Kecamatan Kemiri 3 hektare kemudian di Teluknaga 1 hektare dan di Kecamatan Kronjo juga 1 hektare. Apabila kita analisa untuk hasil buah semangka ini dalam satu hektare itu kurang lebih 56 juta," ungkap Asep. (Red)

Bupati Tangerang Tinjau Lokasi Banjir di Kawasan Olek Tigaraksa

Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid meninjau lokasi banjir yang terjadi di kawasan Olek, Desa Cisereh, Kecamatan Tigaraksa, Kamis (3/7/25).

Bupati yang didampingi Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air serta Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang memantau dan meninjau langsung titik-titik genangan yang muncul pasca hujan deras semalaman.

“Memang terlihat ada beberapa lokasi yang tergenang air, namun tidak sampai masuk ke pemukiman warga, hanya sebagian kecil saja. Setelah kami diskusi dengan Pak Kadis Bina Marga, ternyata perlu dilakukan normalisasi saluran air sepanjang hampir 3 kilometer yang mengarah ke Sungai Cimanceri” ujar Bupati Maesyal

Menurutnya, upaya normalisasi ini penting untuk memperlancar aliran air, sehingga dapat mengurangi potensi genangan dan banjir di kawasan tersebut. Ia juga menegaskan bahwa banjir yang terjadi lebih banyak menggenangi kawasan jalan, dan hanya sedikit yang masuk ke area perumahan.

“Kalau intensitas hujan tidak terlalu tinggi dan tidak berlangsung lama, sebenarnya tidak terjadi banjir. Tapi semalam hujan turun cukup deras dan lama, dari malam sampai pagi,” ungkapnya.

Bupati pun mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke saluran air, sungai, maupun di pinggir jalan.

“Saya harap masyarakat lebih tertib dalam membuang sampah. Gunakan TPS atau tempat-tempat yang sudah disediakan. Jangan membuang sampah ke sungai atau saluran air, karena itu akan memperparah banjir,” tegasnya.

Menurut dia, Pemkab Tangerang akan terus berkomitmen untuk terus melakukan langkah-langkah penanganan dan pencegahan banjir, termasuk dengan melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat. (Red)

Sebagai Bentuk Pengawasan, Inspektorat Lakukan Riviu RKA Perubahan

Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Inspektorat menjalankan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 10 Tahun 2018 Tentang Reviu Atas Dokumen Perencanaan Pembangunan dan Penganggaran Daerah Reviu RKA Perubahan TA 2025.

Riviu RKA perubahan ini diselenggarakan sejak 30 Juni hingga 11 Juli tahun 2025 yang diikuti 109 perangkat daerah bertempat di hotel lemo kecamatan Kelapa Dua.

Inspektur pembantu wilayah 2 H. Samsudin, dalam kesempatannya menegaskan bahwa dalam hal ini Inspektorat selaku leading sektor sebagai pengawasan berkewajiban memberikan keyakinan terbatas atas data penganggaran Perangkat Daerah dalam RKA Perubahan TA 2025 telah sesuai dengan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUPA PPAS) TA 2025 yang disepakati.

"Sebanyak 109 perangkat daerah kita undang untuk dilakukan riviu ini dengan rincian Badan/dinas 31, Kecamatan 29 serta BLUD 49" ungkapnya saat diwawancarai tim diskominfo kamis (03/07/2025)

Selain itu, menurut samsudin adanya riviu ini sekaligus memberikan keyakinan terbatas atas belanja yang dianggarkan Perangkat Daerah dalam RKA Perubahan 2025 relevan dengan tupoksi masing-masing Perangkat Daerah

"Berharap terselenggaranya reviu RKA perubahan ini Perangkat daerah dalam menyusun RKA Perubahan dapat mengacu sesuai dengan KUPA PPAS dan perangkat daerah dalam belanja sesuai dengan yang dianggarkan dalam RKA Perubahan 2025 relevan dengan tupoksi masing masing perangkat daerah," tutup dia. (Red)

Dinas Perhubungan Musnahkan 106 Arsip Inaktif

TANGERANG, lensafokus.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tangerang melaksanakan pemusnahan arsip inaktif. Sebanyak 106 berkas arsip dari tahun 2015 berhasil dimusnahkan dalam acara yang berlangsung di Aula Dinas Perhubungan, Kamis (3/7/2025).

Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang Tjetjep Hindaryanto, menyampaikan bahwa arsip yang dimusnahkan telah melalui proses verifikasi dan penilaian sesuai prosedur kearsipan.

"Pemusnahan ini adalah salah satu upaya menjaga efisiensi ruang penyimpanan serta melindungi informasi yang sudah tidak memiliki nilai guna, namun tetap harus diproses sesuai aturan," ujar Tjetjep.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk pertanggungjawaban Dinas Perhubungan terhadap pengelolaan arsip yang baik, serta upaya mendukung reformasi birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Pemusnahan arsip dilakukan secara fisik dengan cara dihancurkan, setelah sebelumnya dilakukan pemilahan dan pencatatan oleh tim arsiparis. Arsip-arsip yang dimusnahkan meliputi dokumen yang telah habis retensi dan tidak memiliki nilai guna.

Proses pemusnahan juga disaksikan langsung oleh perwakilan dari Inspektorat, Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang, dan Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tangerang sebagai bentuk pengawasan prosedur kearsipan yang telah diterapkan oleh Dinas Perhubungan.

Dengan kegiatan ini, Dinas Perhubungan berharap dapat terus meningkatkan pengelolaan arsip secara profesional serta menjadi contoh bagi perangkat daerah lainnya dalam penegakan sistem kearsipan yang tertib dan efektif.

"Saya berharap kegiatan ini menjadi role model buat OPD lain, karna arsip yang sudah tidak terpakai harus dimusnahkan jangan sampai tercecer dan disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab," pungkasnya. (Red)

Kasus Pajak Pison Kurniawan Diselesaikan dengan Denda Damai, Negara Terima Rp 263 Juta Lebih

TIGARAKSA, lensafokus.id – Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang pada Kamis, 3 Juli 2025, secara resmi menyerahkan Surat Ketetapan Penyelesaian Perkara (SKP2) atas nama Tersangka Pison Kurniawan. Penyelesaian kasus ini dilakukan melalui skema denda damai dalam tindak pidana ekonomi di bidang perpajakan.

Penghentian penuntutan terhadap Pison Kurniawan tertuang dalam Surat Ketetapan Penyelesaian Perkara dengan Denda Damai dari Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang Nomor: KET-02/M.6.12/Ft..2/06/2025 tanggal 24 Juni 2025.

Pison Kurniawan, yang merupakan pemilik dan pengelola Toko Garuda Kaca Bintaro, didakwa atas pelanggaran terkait perpajakan. Sejak Januari 2017 hingga 2020, Pison Kurniawan, bersama dengan Tommy Christallago, Haryanti, dan Rohman (yang diproses terpisah), diduga menggunakan faktur pajak yang tidak berdasarkan transaksi sebenarnya melalui PT Polaritas Multitrans Technology.

Atas perbuatannya, Pison Kurniawan didakwa melanggar Pasal 39A huruf a juncto Pasal 43 ayat (1) Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2007 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Penyelesaian perkara dengan denda damai ini disetujui oleh Jaksa Agung, sesuai disposisi atas Nota Dinas Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus. Persetujuan ini diberikan setelah tersangka melunasi kerugian pada pendapatan negara berupa pokok utang dan sanksi administrasi.

Adapun denda yang dibayarkan sebesar 4 (empat) kali jumlah proporsional kerugian pada pendapatan negara, yakni senilai Rp 263.159.420,00 (dua ratus enam puluh tiga juta seratus lima puluh sembilan ribu empat ratus dua puluh rupiah). Pembayaran ini sesuai dengan ketentuan Pasal 39A huruf a Undang-Undang tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan, yang mengatur sanksi denda atas perbuatan terkait faktur pajak tidak berdasarkan transaksi sebenarnya. (Red)

DPKP Kabupaten Tangerang dan Bulog Pastikan Kualitas Beras Bantuan Pangan di Gudang Cikande

TANGERANG, lensafokus.id – Perum Bulog Cabang Tangerang bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang melaksanakan pengecekan kualitas dan kuantitas beras bantuan pangan alokasi Juni-Juli 2025 di Gudang Perum BULOG Cabang Tangerang di Cikande, Kabupaten Serang, Rabu (2/6/2025).

Pemeriksaan ini merupakan bagian dari persiapan penyaluran bantuan kepada 131.857 Keluarga Penerima Bantuan Pangan (PBP) di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang.

Wakil Pemimpin Perum BULOG Cabang Tangerang, Irfan Fauzi, menjelaskan bahwa pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan bantuan pangan yang diterima masyarakat terjamin kualitas dan kuantitasnya.

"Bantuan pangan ini adalah bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional serta meringankan beban masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok," ujarnya.

Setiap penerima di Kabupaten Tangerang akan mendapatkan 20 kg beras, terdiri dari dua karung masing-masing 10 kg, yang mencakup alokasi untuk bulan Juni dan Juli 2025. Irfan menambahkan bahwa kualitas beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) telah melalui pengawasan ketat di gudang dan uji kualitas oleh surveyor independen untuk memastikan sesuai standar yang ditetapkan.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang, Asep Jatnika Sutrisno, membenarkan bahwa penyaluran CPP untuk bantuan pangan beras ini berdasarkan informasi dari Badan Pangan Nasional.

"Secara nasional, bantuan ini diberikan kepada 18.277.083 penerima yang bersumber dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial, dengan total 10 kg beras per penerima untuk alokasi dua bulan yang disalurkan sekaligus," ungkapnya.

Tim DPKP Kabupaten Tangerang yang dipimpin oleh Kepala Bidang Ketahanan Pangan Abdul Munir, Syarif Mansyur dan Munajat, bersama tim BULOG Cabang Tangerang, melakukan pemeriksaan menyeluruh. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kadar air beras sebesar 13,3%, masih di bawah standar nasional 14%.

Beras yang akan disalurkan memiliki kualitas baik, tidak berbau tengik, bebas kutu, serta tampak putih bersih dan tidak pucat. Kondisi kemasan juga baik dan timbangan setiap karung sesuai. Stok beras dipastikan cukup untuk memenuhi seluruh Keluarga Penerima Bantuan di Kabupaten Tangerang. (Red)

Page 81 of 259
Go to top