Pastikan Sesuai Sasaran, Inspektorat Reviu Penyaluran BOSP SD dan SMP

TANGERANG, lensafokus.id – Inspektorat Kabupaten Tangerang menggelar kegiatan Reviu Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Hotel Yasmin, Curug, Selasa (22/7/2025).

Auditor Inspektorat Kabupaten Tangerang Ukar Sukaryatna mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memastikan penyaluran bantuan operasional kepada satuan pendidikan sudah sesuai, transparan, dan akuntabel terkait pengelolaan dana.

"Dana BOSP adalah amanah yang harus digunakan secara tepat sasaran dan sesuai aturan. Melalui reviu ini, kami ingin memastikan bahwa pelaporan dan penggunaan anggaran berjalan dengan tertib administrasi dan mendukung peningkatan mutu pendidikan," ujar Ukar.

Diketahui, saat ini penyaluran bantuan tahap satu ditargetkan akan diberikan kepada 312 sekolah jenjang pendidikan SD dan SMP di Kabupaten Tangerang. Penyaluran bantuan tersebut berlangsung dari tanggal 14 Juli–25 Juli 2025.

Ukar menegaskan bahwa tahun ini penyaluran dana BOSP juga difokuskan kepada sekolah-sekolah swasta, sebab perlunya memastikan penyaluran dana BOSP yang sesuai dengan kriteria maupun regulasi dari Menteri Pendidikan.

"Untuk sekolah-sekolah swasta dalam hal ini kita ingin mengetahui sejauh mana realisasi penyaluran dana BOSP itu berjalan, apakah sesuai dengan kriteria ataupun regulasi yang sesuai dengan peraturan Menteri Pendidikan atau tidak," ungkapnya.

"Melalui kegiatan reviu ini kami ingin sekolah swasta tersebut dalam penata usaha keuangan dana BOSP tertib secara administrasi dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.

Ukar berharap melalui reviu ini, pengelolaan dana BOSP di Kabupaten Tangerang semakin profesional, transparan, dan berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan di tingkat dasar dan menengah. (Red)

Pelantikan GEMPAR Semesta Raya, Pemkab Tangerang Ajak jadi Mitra Strategis Pembangunan

TANGERANG, lensafokus.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menegaskan komitmennya dalam memperkuat kolaborasi melalui dukungan penuh terhadap pelantikan pengurus Gerakan Masyarakat Peduli Aspirasi Rakyat (GEMPAR) Semesta Raya tingkat pusat, daerah, dan cabang. Pelantikan ini digelar dan disambut hangat oleh Pemkab Tangerang.

Acara pelantikan dihadiri oleh jajaran pengurus pusat dan daerah serta perwakilan pemerintah Kabupaten Tangerang. Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid yang diwakili Asisten Daerah I Prima Saraspuspa, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas pelantikan tersebut.

“Atas nama Pemkab Tangerang, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada para pengurus yang baru saja dilantik. Semoga amanah yang telah diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan semangat pengabdian kepada masyarakat,” ujar Asda I di Aula BLK Kosambi, Senin (21/7/2025).

Dalam sambutannya, pihaknya juga menegaskan pentingnya keberadaan organisasi masyarakat seperti GEMPAR Semesta Raya sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Organisasi ini dinilai berperan penting dalam memperkuat partisipasi publik, memperluas ruang dialog antara warga dan pemerintah, serta menjadi kanal aspirasi yang konstruktif.

“Di era demokrasi yang semakin terbuka ini, partisipasi masyarakat menjadi elemen penting dalam mewujudkan pemerintahan yang inklusif, transparan, dan akuntabel. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan dukungan, partisipasi, dan pengawasan dari seluruh komponen masyarakat,” lanjutnya.

Lebih lanjut, pemerintah menekankan bahwa berbagai program pembangunan mulai dari pendidikan, kesehatan, penguatan ekonomi kerakyatan, pemberdayaan UMKM, hingga infrastruktur membutuhkan kolaborasi aktif dari masyarakat. Oleh karena itu, GEMPAR diharapkan menjadi organisasi yang membantu mengidentifikasi masalah riil di lapangan, dan mendorong solusi bersama.

“Kami percaya bahwa aspirasi masyarakat adalah fondasi utama dalam perumusan kebijakan publik. Untuk itu, kami harapkan GEMPAR Semesta Raya dapat menjadi mitra strategis pemerintah, yang turut mengawal aspirasi rakyat secara objektif dan solutif, serta menjadi bagian dari solusi atas tantangan yang dihadapi masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum GEMPAR Semesta Raya yang baru dilantik, Rukyat Idris menyampaikan bahwa pelantikan ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi langkah strategis untuk membangun organisasi yang solid, sah secara administratif, dan siap bekerja di tengah masyarakat.

"Alhamdulillah, hari ini kita telah melaksanakan pelantikan pengurus baik DPP, DPD maupun DPC. Ini merupakan bagian dari legalitas organisasi, walaupun sebelumnya kami sudah menerbitkan SK kepengurusan. Pelantikan ini penting untuk penguatan secara rekognisi dan struktur, agar kehadiran kita di tengah masyarakat semakin kuat dan terpercaya,” kata dia.

Ia menjelaskan bahwa GEMPAR adalah organisasi masyarakat yang berorientasi pada upaya nyata menjaring, menampung, dan menyuarakan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat kepada pihak-pihak yang memiliki kewenangan, baik eksekutif maupun legislatif. Ia menekankan bahwa masih banyak persoalan rakyat yang belum tersuarakan dengan baik, mulai dari masalah sosial, ekonomi, hingga pelayanan publik.

“Kita ingin hadir sebagai mitra solutif, bukan sekadar pengkritik. Harapan kami, ke depan GEMPAR bisa bersinergi tidak hanya dengan pemerintah, tetapi juga dengan dunia usaha dan lembaga lainnya, untuk sama-sama mencari solusi atas permasalahan masyarakat,” ujarnya.

Menutup sambutannya, dirikya mengajak seluruh jajaran pengurus dan simpatisan GEMPAR untuk menjadikan momen pelantikan sebagai titik tolak perjuangan kolektif demi masyarakat yang lebih sejahtera, adil, dan berdaya.

“Kami ingin menjadi garda terdepan dalam menyampaikan harapan rakyat. Maka, pelantikan ini bukan akhir, tapi awal dari perjuangan kita bersama. Mari kita jadikan GEMPAR sebagai kekuatan moral dan sosial yang benar-benar bermanfaat untuk rakyat banyak,” pungkasnya. (Red)

Bupati Tanda Tangani MoU 3 Sektor Prioritas dengan Universitas Prasetiya Mulya

TANGERANG, lensafokus.id - Pemkab Tangerang menjalin kerja sama bidang kesehatan, pendidikan, dan ekonomi dengan Universitas Prasetiya Mulya. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman bersama (MoU) antara Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid dan pihak Universitas Prasetiya Mulya di Kampus Universitas Prasetiya Mulya BSD, Pagedangan, Selasa (22/07/25).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa kolaborasi antara Pemkab Tangerang dan Universitas Prasetiya Mulya merupakan bagian dari strategi pembangunan daerah, khususnya di tiga sektor prioritas, yakni kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Langkah tersebut merupakan upaya untuk memperkuat sinergitas antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan tinggi melalui Tri Darmanya.

“Kami konsentrasi pada tiga hal utama yaitu kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Hampir sepertiga APBD, kami alokasikan untuk sektor kesehatan. Pendidikan kami gratiskan mulai tahun 2025 untuk SD dan SMP. Sementara di sektor ekonomi, kami dorong pertumbuhan UMKM dan pelatihan kerja lewat Balai Latihan Kerja (BLK),” ungkap Bupati Maesyal.

Selanjutnya, Bupati Maesyal yang juga hadir untuk memberikan kuliah umum mengungkapkan rasa bangga dan antusiasnya bisa hadir di tengah-tengah mahasiswa di salah satu universitas unggulan nasional yang berada Kabupaten Tangerang tersebut.

“Begitu hadir di sini, saya terkesan luar biasa. Mahasiswanya berasal dari seluruh Indonesia, dari Sumatera hingga Kalimantan. Saya ikut bangga, universitas ini telah menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia unggul, khususnya di bidang ekonomi, bisnis, dan hukum yang sangat relevan dengan pembangunan nasional,” ujarnya.

Dalam kuliah umumnya, Bupati pun mengajak pihak Universitas Prasetiya Mulya untuk terus mengoptimalkan peran mahasiswa, khususnya dalam kegiatan KKN (Kuliah Kerja Nyata) dan PKL (Praktek Kerja Lapangan) di wilayah Kabupaten Tangerang. Ia berharap, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat dapat menjadi pelopor agen perubahan, terutama dalam menyuarakan isu-isu penting seperti kesehatan lingkungan, pentingnya pendidikan, serta penguatan ekonomi lokal.

“Saya minta tolong kepada pimpinan kampus, agar kegiatan PKL atau KKN mahasiswa bisa diarahkan ke wilayah kami. Dengan begitu, mahasiswa dapat bersentuhan langsung dengan masyarakat dan membantu menyosialisasikan pola hidup sehat, semangat pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” pintanya.

Dia menambahkan agar Universitas Prasetiya Mulya bisa membuka lebar akses program beasiswa pendidikan bagi putra-putri berprestasi Kabupaten Tangerang yang kurang mampu secara ekonomi.

“Setiap tahun kami sediakan beasiswa bagi masyarakat berprestasi. Kami berharap Universitas Prasetiya Mulya juga membuka akses tersebut, agar semakin banyak anak-anak dari Kabupaten Tangerang bisa meraih mimpi mereka lewat pendidikan tinggi,” pungkasnya.

Penandatanganan MoU tersebut juga dihadiri oleh Ketua Yayasan Universitas Prasetiya Mulya Prof. Dr. Hismat Simanjuntak, Wakil Rektor, para dekan, dosen, dan jajaran struktural Universitas Prasetiya Mulya.

(Red)

SMK Yapisda Cisoka Kewalahan Terima Siswa Berkat Program Sekolah Gratis Pemprov Banten

Tangerang, lensafokus.id – Angin segar program sekolah gratis untuk SMA, SMK, SKh, dan Madrasah Aliyah swasta dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten benar-benar terasa dampaknya. Akses pendidikan kejuruan berkualitas kini terbuka lebar bagi masyarakat, dan salah satu buktinya adalah lonjakan pendaftar di SMK Yapisda Cisoka.

Berkat kolaborasi apik dengan Pemprov Banten, Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMK Yapisda Cisoka tahun ini melonjak tajam. Lonjakan signifikan ini menjadi cerminan nyata keberhasilan program yang digagas pemerintah daerah tersebut.

Rian Hidayat, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Yapisda Cisoka, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. Ia secara khusus mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pemprov Banten atas inisiatif sekolah gratis bagi sekolah swasta.

"Kami meluluskan sekitar 345 siswa, tapi yang masuk tahun ini mencapai 720 siswa! Bahkan, masih banyak calon siswa yang mendaftar, namun terpaksa kami alihkan ke sekolah lain karena kuota sudah terpenuhi, Peningkatan jumlah pendaftar tahun ini sangat nyata," ungkap Rian, Senin (21/7/2025).

IMG20250721113359

Rian menegaskan, ini adalah bukti konkret bahwa program sekolah gratis sangat efektif dan antusiasme masyarakat terhadap SMK Yapisda memang luar biasa, apalagi ini merupakan program sekolah gratis pertama dari Pemprov Banten yang menyasar sekolah swasta.

Dengan biaya operasional untuk 720 siswa kini ditanggung oleh Pemprov Banten, pihak sekolah berharap tidak ada kendala signifikan dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar.

"Mudah-mudahan program ini tidak terhambat dari pemerintah provinsi sehingga operasional sekolah berjalan lancar, karena tidak ada biaya yang masuk dari anak," harap Rian.

Melihat respons positif ini, SMK Yapisda pun telah merencanakan langkah ke depan. "Kami berencana menambah Ruang Kelas Baru (RKB) untuk mengantisipasi SPMB tahun depan yang signifikan," jelas Rian. (Asp)

Kopdes Merah Putih, Motor Presiden untuk Gerakkan Ekonomi Desa

Jakarta, lensafokus.id - Presiden Prabowo Subianto akan meresmikan pendirian Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih, Senin, 21 Juli 2025. Kopdes Merah Putih termasuk Asta Cita ke-6 Presiden untuk menggerakkan ekonomi lokal sehingga pengentasan kemiskinan bisa dimulai dari tingkat desa/kelurahan.

Kepala Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi mengatakan, Kopdes Merah Putih merupakan satu dari trisula pengentasan kemiskinan di era pemerintahan Prabowo. Trisula pengentasan kemiskinan diluncurkan sepanjang Juli 2025. 

“Senjata pertama adalah kesehatan, senjata kedua adalah pendidikan, dan senjata ketiga adalah sosial-ekonomi,” kata Hasan, Minggu (20/7).

Ketiga senjata itu terwujud masing-masing dalam Program Cek Kesehatan Gratis Sekolah, Sekolah Rakyat, dan Kopdes Merah Putih. Tiga program ini merupakan upaya dan komitmen serius pemerintah untuk memastikan pemerataan kesejahteraan yang nyata, bukan sekadar seremoni.

Kopdes Merah Putih diluncurkan berdasarkan Instruksi Presiden No 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Inpres dikeluarkan dan berlaku pada 27 Maret 2025.

Program ini bertujuan untuk membangun ekonomi dari desa dan menciptakan pemerataan dan memerdekakan masyarakat dari kemiskinan. Sebanyak 13 kementerian dan 2 badan dilibatkan untuk menyukseskan program Kopdes Merah Putih, termasuk para Gubernur, Walikota/Bupati dan Kepala Desa.

Kemiskinan merupakan sumber ketidakmampuan masyarakat untuk mengakses layanan dasar utama seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur yang layak. Berdasarkan data BPS (2025) jumlah penduduk miskin pada September 2024 sebanyak 24,06 juta orang atau 8,57%. Bahkan, 3.170.003 jiwa masuk dalam kategori miskin ekstrem.

Persoalan kemiskinan menjadi tantangan dalam upaya menuju visi Indonesia Emas 2045. Kemiskinan sangat mempengaruhi pengembangan sumber daya manusia, karena kemiskinan akan berdampak pada keterbatasan akses terhadap pendidikan yang berkualitas, pelatihan keterampilan, layanan kesehatan yang memadai, serta pangan dan gizi yang mencukupi.

Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan/Presidential Communication Office (PCO), Adita Irawati mengatakan, kelembagaan 80.000 Kopdes Merah Putih akan diluncurkan pada Senin, 21 Juli 2025, di mana 103 nya menjadi mock up atau model percontohan ke depan. Kisah sukses dari 103 Kopdes Merah Putih ini nantinya akan direplikasi ke desa lainnya, yang diharapkan dapat beroperasi penuh pada 28 Oktober 2025.

"Sebanyak 103 Kopdes Merah Putih ini akan dilihat operasionalisasinya. (Kopdes Merah Putih) yang lain persiapannya bertahap. Ini dilakukan untuk memastikan bukan hanya berdiri dan beroperasi, tapi Kopdes Merah Putih bisa memberi manfaat optimal bagi masyarakat,” kata Adita.

Kopdes Merah Putih dioperasikan melalui pendekatan yang inklusif, modern, dan berbasis gotong-royong. Kopdes Merah Putih diharapkan bisa memperkuat ekonomi desa, meningkatkan ketahanan pangan, dan ujungnya mengurangi kemiskinan. 

Jadi, tidak adalah lagi pinjol ilegal atau tengkulak dan rentenir yang selama ini menjerat masyarakat desa. Kopdes Merah Putih juga berpotensi mendorong usaha lokal, memperpendek rantai distribusi, dan menyediakan akses terhadap sumber daya serta layanan yang dibutuhkan masyarakat desa.

Kopdes Merah Putih mengedepankan kemakmuran dan kesejahteraan petani, karena menjadi tempat menampung hasil produksi pertanian secara langsung, tanpa melewati panjangnya rantai pasok yang selama ini menekan keuntungan petani. Rantai pasok yang singkat juga menekan pergerakan tengkulak dan menguntungkan konsumen yang bisa mendapatkan harga yang lebih terjangkau.

Kopdes Merah Putih dikembangkan melalui tiga pendekatan utama. Pertama, membangun koperasi baru; kedua mengembangkan koperasi yang sudah ada, dan ketiga merevitalisasi koperasi. Secara kelembagaan, Kopdes Merah Putih terdiri dari kantor, gerai sembako, unit simpan pinjam, klinik dan apotek desa, cold storage, dan distribusi logistik.

“Fasilitas yang terdapat di Kopdes Merah Putih diharapkan bisa mempermudah masyarakat mengakses kebutuhan pokok yang lebih terjangkau. Masyarakat juga bisa meminjam modal dengan mudah tanpa melalui rentenir. Layanan kesehatan akan lebih dekat. Hasil tani dan laut bisa disimpan di tempat yang aman. Distribusi logistik juga berjalan lancar,” pungkas Adita.

(Red)

Resmikan Koperasi Merah Putih, Bupati Tangerang: Perkuat Roda Ekonomi dan Kemandirian Desa

TANGERANG, lensafokus.id - Bupati Tangerang Moch Maesal Rasyid didampingi Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah meresmikan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Sarakan Kecamatan Sepatan, Senin (21/07/25).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid mengapresiasi sinergitas dan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, koperasi, BUMN dan BUMD. Para pihak tersebut berkolaborasi dan bersinergi mendukung pembentukan Koperasi Desa Merah Putih Sarakan yang ditetapkan oleh Satuan Tugas Nasional sebagai percontohan pengembangan Koperasi Desa Merah Putih di Indonesia.

"Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, dengan komitmen bersama KDMP dapat direalisasikan, bukan hanya untuk memperkuat perekonomian dan kemandirian desa tapi juga mewujudkan ketahanan pangan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat," ungkap Bupati Maesyal.

Pembentukan KDMP mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 9 tahun 2025, yang menargetkan pembentukan 80.000 koperasi untuk memperkuat ketahanan pangan, pemerataan ekonomi, dan menjadikan desa sebagai pilar utama pembangunan.

Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menegaskan, KDMP Sarakan saat ini memiliki 213 anggota terdiri dari berbagai kelompok usaha meliputi kelompok tani jambu kristal, kelompok tani anggur, kelompok ternak kambing, kelompok ternak sapi.

"Koperasi ini diharapkan dapat menjadi pusat edukasi, pemberdayaan ekonomi desa, serta digitalisasi koperasi demi terwujudnya koperasi yang modern, inklusif dan adaptif terhadap perkembangan jaman," jelasnya.

Selain itu, menurut Bupati Tangerang sebanyak 274 koperasi Desa/Kelurahan di Kabupaten Tangerang telah resmi berbadan hukum, ditandai dengan diterbitkannya SK pengesahan badan hukum oleh Kementerian Hukum dan HAM.

"Lebih dari sekedar lembaga ekonomi, koperasi ini nantinya menjadi gerakan rakyat yang menyasar langsung petani, nelayan dan pelaku UMKM di Kabupaten Tangerang, " imbuhnya

Selanjutnya Bupati dan Wakil Bupati Tangerang mengikuti peresmian sebanyak 8 ribu lebih KDMP secara virtual yang dicanangkan langsung oleh Bapak Presiden RI Prabowo Subianto. (Red)

Radar Cup 2025 Resmi Dibuka Bupati Maesyal Rasyid

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid membuka Kejuaraan Sepak Bola Radar Cup 2025 yang digelar di Lapangan Satuan Radar (Sat Radar) 211 Tanjung Kait, Kec. Mauk, Minggu (20/7/25)

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengucapkan syukur dan terima kasihnya kepada Komandan Sat Radar dan seluruh jajarannya yang menggelar olahraga, khususnya sepak bola untuk kepentingan bersama

"Hari ini kita semua berbahagia di lapangan ini untuk kepentingan mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga khususnya sepak bola. Kami ucapkan banyak terima kasih dan apresiasi kepada komandan Sat Radar 211 beserta jajarannya," ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Menurut dia, selain sebagai ajang kompetisi olahraga sepak bola, kegiatan tersebut juga untuk memperkuat tali silahturahmi dan kebersamaan antara Sat Radar 211 dengan masyarakat sekitar. Melalui kegiatan ini, para prajurit TNI bisa menyambung hubungan dengan masyarakat, di luar tugas-tugasnya di Angkatan Udara.

"Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antar satuan TNI dan masyarakat sekitar," ungkapnya

Bupati pun mengajak seluruh tim, ofisial dan pelatih untuk bersama menjunjung tinggi sprotifitas dan kekompakan. Menang ataupun kalah adalah bagian dari proses, namun hal yang terpenting adalah membangun kebersamaan dan semangat positif bersama untuk meraih hasil yang lebih baik

"Mari kita jadikan momen ini sebagai bagian dari komitmen kita dalam membangun daerah melalui cara yang sehat, sportif, dan membanggakan," ajaknya

Pertandingan tersebut ditandai dengan kick off yang dilakukan langsung oleh Bupati Maesyal Rasyid dilanjutkan dengan pertandingan Old Star Persita dengan Tim Sat Radar 211 Tanjung Kait. (Red)

Hadirkan Pendidikan Berkualitas, Wabup Intan Resmikan Genesis Global Community School

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah meresmikan Genesis Global Community School yang berlokasi di Kavling West Village BSD City Kec. Pagedangan, Sabtu (19/7/25).

Wabup Intan yang hadir mewakili Bupati Tangerang mengucapkan selamat dan sukses atas dibukanya secara resmi Genesis Global Community School sebagai wujud nyata menghadirkan pendidikan yang berkualitas di Kabupaten Tangerang

"Saya atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang mengucapkan selamat dan apresiasi atas dibukanya Genesis Global Community school sebagai bentuk nyata komitmen untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas di Kabupaten Tangerang," ujar Wabup Intan

Dia berharap dengan berbagai kemudahan dan fasilitas yang dimiliki, Global enesis Community School bisa bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mencetak anak-anak yang tangguh dan berkualitas

"Hari ini saya mewakili Pak Bupati meresmikan sekolah Global Genesis Community School saya lihat fasilitasnya luar biasa dan mudah-mudahan sekolah ini bisa berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam berbagai macam hal. Saya harap kedepannya muridnya terus bertambah dan menghasilkan anak-anak yang berkualitas," harapnya

Pihaknya juga menekankan bahwa pendidikan adalah salah satu pondasi utama dalam membangun peradaban. Kehadiran sekokah Genesis Global Community tersebut juga merupakan bagian penting dari upaya bersama untuk meningkatkan mutu dan akses pendidikan yang berkualitas di Kabupaten Tangerang yang sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Tangerang yaitu mewujudkan masyarakat Kabupaten Tangerang yang sejahtera dan berdaya saing.

"Pendidikan adalah salah satu pondasi utama dalam membangun peradaban. Dengan pendidikan yang unggul dan berorientasi global, kita tengah menyiapkan generasi emas 2045 yaitu anak-anak bangsa yang tidak hanya cerdas secara intelektual tapi juga memiliki karakter yang kuat, kreatif, adaptif dan siap bersaing di era globalisasi," tandasnya

Pada kesempatan tersebut Wabup Intan juga menyempatkan diri untuk melihat langsung berbagai fasilitas sekolah mulai dari ruang kelas, auditorium, perpustakaan sampai dengan kantin sekolah Global Genesis Community. (Red)

Bupati Tangerang Dorong Penguatan Mutu Pendidikan Ma’arif NU dan Gagas Perguruan Tinggi NU di Kabupaten Tangerang

Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menghadiri kegiatan Sosialisasi Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Kabupaten Tangerang dan Penguatan Mutu Sekolah/Madrasah Afiliasi LP Ma’arif NU yang digelar di Yayasan Sekolah Dauroh, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu, (19/7/25).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid Bupati mendorong agar NU terus menguatkan dan meningkatkan kualitas pendidikan Ma'arif serta mengusulkan agar Nahdlatul Ulama (NU) mulai merancang pendirian perguruan tinggi di Kabupaten Tangerang. Hal ini dinilai penting mengingat banyaknya lembaga pendidikan di bawah naungan NU, serta besarnya jumlah penduduk Kabupaten Tangerang yang mayoritas beragama Islam.

“Saya minta, baik PWNU maupun PCNU untuk terus menguatkan dan meningkatkan kualitas pendidikan Ma'arifnya serta mulai memikirkan adanya perguruan tinggi NU di Kabupaten Tangerang, agar kader-kader NU bisa mendapatkan pendidikan tinggi yang terarah,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Dia menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dan kompetensi guru sebagai kunci utama peningkatan kualitas pendidikan, karena kualitas peserta didik sangat tergantung pada kualitas tenaga pengajarnya.

“Kualitas pendidikan anak-anak kita itu tergantung pada kualitas gurunya. Maka dari itu, proses belajar mengajar yang baik harus ditopang dengan kompetensi guru yang mumpuni,” tandasnya

Bupati pun berharap kegiatan sosialisasi tersebut menjadi momentum untuk benar-benar memperkuat kualitas pendidikan madrasah dan sekolah di bawah LP Ma’arif NU, melalui pelatihan guru, diklat, seminar, hingga bimbingan teknis secara berkelanjutan.

“Saya berharap hasil dari sosialisasi ini bisa ditindaklanjuti secara konkret, demi mewujudkan generasi yang cerdas, beriman, dan bertakwa,” pungkasnya.

Dirinya juga menegaskan bahwa pendidikan umum tetap harus berjalan seiring dengan penguatan pendidikan berbasis keimanan dan ketakwaan. Hal ini penting agar generasi muda tidak hanya cerdas secara intelektual, namun juga memiliki pondasi spiritual yang kuat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan program Pemkab Tangerang yang telah menggratiskan biaya pendidikan sekolah swasta secara bertahap sejak tahun ajaran baru 2025/2026. Pihaknya berharap dengan adanya program sekolah SD dan SMP swasta gratis ini tidak ada lagi anak di Kabupaten Tangerang yang tidak sekolah atau putus sekolah.

“Saya sudah berkomitmen kedepan, jangan sampai ada anak yang tidak sekolah. Kita harus pastikan semua anak mendapatkan akses pendidikan, baik di sekolah negeri maupun swasta,” tegasnya. (Red)

Pondok Pesantren Qod Faaza Lil Firdaus Milad Ke-4, Bupati Tangerang Berharap Lahirkan Generasi Unggul

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menghadiri peringatan Milad keempat Pondok Pesantren Qod Faaza Lil Firdaus yang digelar di Suradita, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, Minggu (20/7/25).

Bupati menyampaikan apresiasi atas peran pondok pesantren dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan agama dan umum. Khususnya Ponpes Qod Faaza Lil Firdaus di Cisauk.

"Milad ini menjadi momen untuk mengenang kembali berdirinya yayasan yang telah memberikan kontribusi besar terhadap pendidikan anak-anak kita, khususnya dalam pendidikan agama Islam," ungkap Bupati Measyal.

Menurut dia, pendidikan agama yang dibarengi dengan pendidikan umum akan membuat anak didik lebih terarah dan terawat.

"Saya yakin pendidikan umumnya pun tetap menjadi bagian penting dalam menciptakan generasi yang cerdas dan berakhlak mulia," ujarnya.

Dia menegaskan, ilmu pengetahuan bisa diperoleh melalui dua pendekatan, yakni melalui lembaga pendidikan seperti pesantren sebagai wadah formal, dan juga dari kehidupan sosial bermasyarakat.

"Santri harus mampu bergaul, mampu membangun relasi, dan mampu berkomunikasi. Ini menjadi bekal penting dalam menghadapi dunia luar dan menggapai cita-cita mereka," imbuhnya.

Bupati juga mendoakan para pengasuh pondok, Ustaz Purwanto dan Ustaz Ariful, agar senantiasa diberi kesehatan, keselamatan, dan rezeki yang bermanfaat dalam membina dan mengembangkan pondok pesantren.

"Semoga Ponpes Qod Faaza Lil Firdaus semakin maju dan menjadi jembatan dalam mencetak generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki dasar keimanan dan akhlak yang kuat," pungkasnya. (Red)

Page 77 of 259
Go to top