Berita Olah Raga Lensa Fokus

Tangerang, lensafokus.id – Suasana penertiban pasar penampungan (eks TPPS) ilegal di Kecamatan Cisoka pantau berjalan aman dan kondusif pada Jumat (19/06/2026). Para pedagang secara mandiri mulai membongkar lapak dan mengemasi barang dagangan mereka untuk mengosongkan area yang akan difungsikan kembali oleh pemerintah.

Aktivitas pasar yang biasanya padat kini terlihat jauh lebih sepi. Langkah pembongkaran ini diambil pedagang sebagai bentuk antisipasi sebelum penertiban oleh petugas. Area bahu jalan yang selama ini memicu kemacetan parah dan mengganggu arus lalu lintas kini mulai bersih.

Menariknya, sejumlah pedagang justru berinisiatif menyerukan dan meminta bantuan kepada personel Satpol PP di lokasi untuk membantu mereka mengangkut serta mengemas barang-barang berat.

"Saya membongkar lapak dagang ini secara sukarela dengan harapan 4 tuntutan kami bisa terlaksana ," ujar salah satu pedagang di lokasi,

IMG 20260619 WA0018

Meski situasi di lapangan berjalan damai, dinamika sempat terjadi ketika sebagian kelompok pedagang menyuarakan tuntutan dan usulan baru yang berbeda-beda. Banyaknya aspirasi yang tidak seragam di luar kesepakatan awal sempat membuat situasi diskusi berjalan alot.

Merespons hal tersebut, Camat Cisoka, Sumartono, tampak sigap berada di tengah massa. Meski harus berpikir keras menghadapi ragam keluhan yang berbeda-beda, ia tetap berusaha menampung seluruh aspirasi warga. Langkah ini dilakukan agar proses penertiban tetap berjalan humanis dan sesuai dengan aturan Peraturan Daerah (Perda) yang berlaku.

Hingga berita ini diturunkan, proses pengosongan lahan masih terus berlangsung dengan pengawalan ketat dari petugas gabungan. (Mala)

Published in Banten

Tangerang, lensafokus.id - Penertiban bekas Tempat Penampungan Pedagang Sementara (EX TPPS) Pasar Cisoka oleh aparat gabungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berlangsung alot dan mendapat perlawanan keras dari pemilik lahan pada Kamis (18/06/2026).

Terpantau di lapangan Fasilitas Pengawalan oleh  Petugas gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP sudah disiagakan untuk membantu mengangkut barang dagangan secara mandiri dan gratis.

Operasi penataan ini ditinjau langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kab. Tangerang Soma Atmaja, Kadis DLHK, Dirut & Dirof Perumda Pasar Cisoka, Kasatpol PP Ana Supriyatna, Camat Cisoka Sumartono, serta jajaran Polsek dan Koramil setempat.

Kasat Pol PP Ana Supriatna membacakan petisi dan aturan perundang-undang serta menyampaikan permohonan kepada pedagang Ex Tpps untuk melakukan pindah secara mandiri yang nantinya akan dibantu dan dikawal oleh petugas.

Sama halnya dengan Camat Cisoka Sumartono S.STP  S.IP menyampaikan dengan cara humanis.kepada para pedagang Ex Tpps agar segera pindah kepasar Cisoka.

"Pemerintah Kabupaten Tangerang sudah menyiapkan Pasar yang layak dan dalam hal ini kami Pemkab Tangerang Khususnya Kecamatan Cisoka mengharapkan wilayah yang tertata  rapih  bersih dan tidak kumuh dan lebih memperhatikan kesenjangan masyarakat Cisoka dan juga para Bapak-bapak dan  Ibu-ibu para pedagang Ex Tpps untuk pindah kepasar Cisoka." Ujarnya.

IMG 20260619 WA0009

Proses penertiban Ex Tpps Pasar Cisoka terpantau dilokasi dihadang massa yang diduga dipimpin langsung oleh Nunung pemilik lahan.

Massa yang menghadang diduga bukan sepenuhnya pedagang asli.

Klaim Hak Milik: Nunung bersikeras menolak pembongkaran karena lapak berdiri di atas tanah pribadi bersertifikat resmi dan taat membayar pajak.

"Saya disini mewakili orang susah membantu orang miskin untuk cari nafkah jualan dilahan saya, Lahan ini milik pribadi ,punya Sertifikat dan bayar pajak jadi Pemkab Tangerang tidak punya hak untuk ngebongkar lapak." Jelas Nunung.

Saat diwawancarai media, Nunung mengakui adanya transaksi komersial di lahan tersebut dengan tarif sewa bervariasi antara Rp1.500.000 hingga Rp2.500.000 per bulan bagi para

Hingga berita ini diturunkan, situasi di bekas TPPS Cisoka masih dalam proses peninjauan, setelah alat berat ditarik mundur, sementara pemerintah daerah masih mengkaji langkah hukum lanjutan untuk pebertiban dan penataan kawasan.

Rosmala/Tim

Published in Banten
Go to top