Banten

Banten (6088)

Lebak, lensafokus.id - Kegiatan pekerjaan penanganan longsoran di ruas jalan nasional Rangkasbitung-Cigeulung disoal warga. Pasalnya, pekerjaannya dinilai memiliki berbagai kejanggalan, diantaranya para pekerja tidak dilengkapi dengan alat pelindung diri serta para pengatur jalan disekitar proyek tidak dilengkapi peralatan komunikasi yang memadai seperti Handy Talkie, sehingga lalu lintas menjadi terhambat, bahkan kendaraan kerap melaju dari arah berlawanan secara bersamaan.

Padahal, menurut Adnan, warga pengguna jalan mengatakan setiap proyek yang dibiayai oleh negara harus dilengkapi dengan alat pelindung diri(APD) seperti helm keselamatan, kacamata pengaman, sarung tangan, masker.

“Pekerja dilapangan tidak dilengkapi dengan APD yang memadai, padahal peralatan tersebut berfungsi melindungi pekerja dari potensi bahaya di lokasi konstruksi, seperti benturan benda, paparan debu, serta cedera pada kaki, mata dan anggota tubuh lainnya,”kata Adnan, Senin (22/09/2025).

IMG 20250922 WA0020

Karena tidak dilengkapi dengan peralatan APD yang memadai menurut Adnan, pihak pelaksana proyek dinilai melanggar aturan seperti peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat nomor 10 tahun 2021 yang mengatur sistem manajemen keselamatan konstruksi(SMKK) yang mencakup kewajiban penyediaan APS serta undang undang nomor 1 tahun 1970 tentang keselamatan kerja yang merupakan landasan hukum umum dan mengatur keselamatan kerja disemua sektor termasuk proyek.

Apalagi pekerjaan longsoran ruas BTS-kota Rangkasbitung-Cigeulung tersebut mempunyai nilai proyek yang lumayan besar, yakni Rp5.037.576.500.00. Sehingga masuk dalam kategori skala besar yang harus dipastikan baik pekerjaanya dan keselamatan pekerja yang terjamin.

“Kami menganggap jika pelaksana proyek mengabaikan peraturan soal pemakaian alat pelindung diri bagi pekerja. Jika dilihat, kegiatan itu berpotensi menyebabkan kecelakaan kerja,”ucap Adnan lagi.

Agus Djaelani, pengguna jalan lainnya mengatakan, keberadaan pekerjaan penanganan longsoran di ruas jalan nasional Rangkasbitung-Cigeulung tersebut saat ini menjadi salah satu penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas. Karena pengatur jalan tidak menggunakan alat komunikasi yang baik, terlebih lagi kata Agus, disepanjang ruas jalan itu terdapat lobang sebanyak 24 titik yang berada di tengah jalan ataupun belokan serta pinggir badan jalan.

“Kami hitung ada sekitar 24 lubang di sepanjang ruas jalan Rangkasbitung-Cigeulung. Ini menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya kecelakaan, kami harap pemerintah dapat cepat tanggap menambal jalan yang bolong, jalan nasional kan harus bagus, karena setiap hari selalu dilintasi kendaraan,”kata Agus.

Firman Juliansyah, Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan pada UPTDPJJ Wilayah Lebak, ketika dimintai keterangannya terkait status ruas jalan nasional melalui pesan WhatsApp hanya menjawab singkat. ”Siap,”kata Firman, tanpa menjelaskan lebih rinci terkait status jalan tersebut.(Fahdi Khalid)….Caption Poto : Nampak lokasi kegiatan longsoran ruas jalan nasional Rangkasbitung-Cigeulung. (Cecep)

Serang, lensafokus.id - Gubernur Banten, Andra Soni berharap masyarakat serta pengurus RT dan RW dapat bersama-sama kembali mengaktifkan Siskamling sebagai upaya menjaga keamanan lingkungan.

"Saya harap masyarakat dan perangkat RT dan RW dapat mengaktifkan Siskamling," ungkap Andra Soni saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Baiturrahman, Kompleks Pondok Lakah Permai, Paninggilan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Minggu (21/9/2025).

Selanjutnya, Andra Soni menilai dengan diaktifkannya kembali Siskamling di lingkungan masyarakat, hal itu menjadi salah satu upaya untuk memastikan keamanan di lingkungan sekitar.

"Siskamling juga sebagai upaya untuk mendeteksi permasalahan yang terjadi di masyarakat," katanya.

Pada kesempatan itu, Andra Soni juga mengatakan bahwa peringatan maulid dapat menjadikan umat Islam semakin mengenal pribadi Nabi Muhammad serta menguatkan kecintaan dan meneladaninya.

"Alhamdulillah kita dapat bersama-sama berkumpul di tempat ini dalam rangka memperingati maulid Nabi Muhammad," imbuhnya.

Selain itu, Andra Soni juga berharap peringatan maulid tersebut dapat menjadi wadah untuk bersilaturahmi antarwarga.

"Alhamdulillah juga kita bisa bersilaturahmi, semoga kita mendapatkan berkah," jelasnya.

Sementara dalam ceramahnya, ustaz Ibnu Khaldun menilai terdapat banyak hal yang dapat diteladani dari ajaran Nabi Muhammad, diantaranya rasa syukur dan sabar ketika menghadapi cobaan.

"Bersyukur atas berkah dan nikmat yang diberikan, serta bersabar atas ujian dan cobaan yang diberikan oleh Allah," pungkasnya. (Red)

Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menghadiri acara Islamic Village Bersatu untuk Gaza yang diselenggarakan oleh Forum Islamic Village Bersatu (FIBER). Acara yang juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Banten, H. Achmad Dimyati Natakusuma, anggota DPR RI, DPRD Provinsi Banten, DPRD Kabupaten Tangerang, serta tokoh masyarakat, tokoh agama dan relawan tersebut diadakan di Lapangan Villa Ilhami Islamic Village Kec. Kelapa Dua, Minggu (21/9/2025).

Dalam Perayaannya, Bupati Maesyal Rasyid mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi aksi kemanusiaan dan solidaritas warga Islamic Village terhadap perjuangan dan penderitaan rakyat Palestina yang saat ini sangat memprihatinkan dan membutuhkan bantuan banyak pihak.

“Atas nama pemerintah daerah dan pribadi, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi atas dukungan moral, doa, dan solidaritas yang terus kita lakukan bersama untuk rakyat Palestina,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Dia menegaskan kegiatan Islamic Village Bersatu untuk Gaza tersebut juga membuktikan bahwa masyarakat Kabupaten Tangerang memiliki komitmen yang kuat dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina

“Kegiatan ini adalah wujud komitmen kuat kita bersama untuk terus mendukung perjuangan Palestina. Rasa kemanusiaan ini tidak boleh berhenti. Jangan pernah lelah mendoakan dan membantu saudara-saudara kita di Palestina agar segera merdeka,” tandasnya

Pihaknya juga mengatakan bahwa kegiatan tersebut melengkapi apa yang telah dilakukan pemerintah daerah bersama elemen lainnya. Pemkab Tangerang telah menyerahkan bantuan kemanusiaan sebesar 1,5 miliar yang berasal dari donasi ASN, PMI, Baznas dan berbagai elemen masyarakat lainnya kepada PMI pusat untuk mendukung perjuangan rakyat Palestina.

“Ini adalah wujud nyata kepedulian masyarakat Kabupaten Tangerang. Mari kita terus bergandengan tangan, berdoa, dan berusaha agar agresi serta bersekongkol segera berakhir,” imbuhnya

Pihaknya juga menghimbau agar aksi kemanusiaan dan solidaritas kepada rakyat Palestina bisa terus dilakukan dengan cara-cara yang baik dan nyata sehingga bantuan yang terkumpul nantinya benar-benar maksimal dan selanjutnya dapat diserahkan langsung ke badan dan lembaga resmi yang ditunjuk.

“Semoga Allah SWT segera memberikan pertolongan, dan Palestina bisa segera merdeka. Bebaskan Palestina!” tegasnya

Acara tersebut diawali dengan pembacaan surat Al-Fatihah dan doa bersama bagi saudara-saudara di Palestina, dengan harapan agar Allah SWT segera menghentikan agresi dan serangan Israel serta memberikan perlindungan kepada rakyat Palestina. (Red)

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah membuka Lomba Senam Kreasi Tingkat SMA/SMK se-Kabupaten Tangerang Tahun 2025. Acara tersebut digelar di GSG Puspemkab Tigaraksa, Sabtu (20/9/25)

Dalam sambutannya, Wabup Intan yang juga Ketua Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Kabupaten Tangerang mengatakan Lomba Senam Kreasi Tingkat SMA/SMK se-Kabupaten Tangerang tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT ke-58 PERWOSI Kabupaten Tangerang. Sekaligus, menegaskan komitmen kaum perempuan untuk terus berperan sebagai pelopor gerakan senam sehat, pembinaan jasmani, serta pembentukan karakter generasi muda yang cinta olahraga.

"Kegiatan ini digelar dalam rangka HUT ke-58 PERWOSI. Semoga PERWOSI semakin maju, semakin solid, dan terus berperan aktif kaum perempuan dalam membina olahraga, khususnya bagi kaum perempuan dan generasi muda di Kabupaten Tangerang," ujar Wabup Intan

Menurut dia, lomba senam kreasi tingkat SMA/SMK se-Kabupaten Tangerang tersebut memiliki makna yang mendalam. Bukan sekadar kompetisi, tetapi wadah untuk melatih kedisiplinan, kreativitas, sportivitas, serta kebersamaan. Kegiatan tersebut merupakan juga wujud nyata PERWOSI dalam upaya mencetak generasi muda Kabupaten Tangerang yang sehat jasmani, tangguh mental, unggul prestasi, dan siap menjadi pemimpin masa depan.

"Perjalanan 58 tahun, PERWOSI terus hadir sebagai wadah yang konsisten mendorong peran perempuan dalam pembangunan melalui bidang olahraga. Tidak hanya mengajak masyarakat untuk hidup sehat dan bugar, tetapi juga menjadi motor penggerak lahirnya talenta-talenta olahraga dari tingkat sekolah hingga masyarakat umum," ungkapnya

Dia juga menyinggung pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sekolah, organisasi dan anak-anak dalam rangka pembinaan dan pengembangan olahraga, baik dalam hal peningkatan prestasi maupun peningkatan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) Kabupaten Tangerang seutuhnya.

"HUT PERWOSI ini jadi mementum bersama tentang pentingnya kolaborasi. Pemerintah, sekolah, orang tua, dan organisasi olahraga harus berjalan seiring, saling mendukung, dan bersama-sama mencetak generasi sehat yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Tangerang sekaligus juga meningkatkan kualitas SDM seutuhnya," tandasnya

Dia juga berpesan kepada seluruh peserta dan panitia untuk menjunjung tinggi sportivitas dan persaudaraan sehingga apapun hasilnya nanti benar-benar berkualitas dan diterima oleh semua pihak.

"Selamat bertanding untuk seluruh peserta. Tunjukkan kreativitas, kekompakan, dan sportivitas kalian. Jadikan senam dan olahraga sebagai gaya hidup, karena generasi yang sehat dan bugar adalah kunci lahirnya pemimpin masa depan yang visioner, cerdas, dan berakhlak mulia," imbaunya

Di akhir sambutannya dia juga mengajak seluruh keluarga besar PERWOSI Kabupaten Tangerang untuk menguatkan tekad untuk terus berinovasi memperluas jangkauan dan mengaktifkan peran organisasi dalam mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga.

"Mari kita jadikan ulang tahun ke-58 ini sebagai titik tolak untuk semakin aktif berinovasi, memperluas jangkauan kegiatan, serta melibatkan lebih banyak masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, saya yakin PERWOSI akan terus menjadi motor penggerak olahraga dan kesehatan masyarakat di Kabupaten Tangerang," pungkasnya

Wakil Ketua PERWOSI Banten, Ratna Ambarwati sangat mengapresiasi PERWOSI Kab. Tangerang yang terus aktif mendorong kemajuan olahraga di Kabupaten Tangerang dengan berbagai kegiatan yang dilakukan sehingga PERWOSI Kab. Tangerang dapat menginspiratif organisasi lainnya.

"PERWOSI Banten sangat mengapresiasi PERWOSI Kabupaten Tangerang yang terus konsisten dan aktif dalam memajukan olahraga sehingga mampu menginspirasi organisasi lainnya," ujarnya. (Red)

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri sekaligus juga melakukan Grand Launching Sekolah Lentera National School Park Serpong Kecamatan Legok, Sabtu (20/09/25).

Dalam sambutannya, Wabup Intan mengungkapkan apresiasi yang tinggi kepada Yayasan Pendidikan Pelita Harapan yang terus konsisten menghadirkan sekolah berkualitas. Hadirnya Lentera National School Park Serpong tersebut semakin memperkuat ekosistem pendidikan di Kab. Tangerang

"Kami atas nama pemerintah mengucapkan selamat dan mengapresiasi atas kontribusi Yayasan Pelita Harapan yang konsisten menghadirkan sekolah berkualitas guna memperkuat ekosistem pendidikan," kata Wabup Intan.

Dia menegaskan, pendidikan merupakan kunci utama dalam membangun masa depan bangsa, sejalan dengan cita cita besar bangsa Indonesia menuju Indonesia emas 2024, sekaligus mencetak generasi penerus bangsa yang tangguh baik mental maupun spiritual. Untuk itu, kehadiran Sekolah Lentera National School Park Serpong diharapkan juga dapat menjadi strategis di tengah wilayah dengan pertumbuhan kawasan industri, ekonomi dan jasa yang begitu pesat.

"Kita senantiasa membuka ruang kolaborasi di dunia pendidikan guna membangun genarasi yang unggul dan berdaya saing. Dengan bersinergi yang kuat ini, maka kualitas pendidikan yang adaptif, kreatif, inovatid dan berakhlak mulia dapat diwujudkan bersama," tandasnya.

Menurut dia, perkembangan teknologi yang begitu cepat, persaingan global yang ketat dan perubahan sosial budaya yang kompleks, penyelenggaraan pendidikan harus mampu melahirkan insan yang adaptif, kreatif, inovatid dan berakhlak mulia.

Pihaknya pun berpesan, selain menghadirkan kurikulum yang modern dengan pembelajaran yang inovatif dan adaptif, pendidikan yang menguatkan nilai-nilai kebangsaan, keimanan dan kepedulian sosial harus terus dilakukan

"Semoga hadirnya sekolah lentera school park serpong menjadi lentera yang menerangi masa depan anak-anak dengan karakter mulia demi terwujudnya generasi unggul menuju Indonesia emas 2024," pungkasnya.

Sementara itu Dr. Stephanie Riady, Executive Director menyampaikan Lentera National School Serpong Park menghadirkan pendidikan holistik dan transformatif yang mengembangkan pemikiran kritis dan kreatif melalui pendekatan project Based Learning dan STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics).

"Dengan di dukung guru-guru berpengalaman dan sistem yang terpadu dan adaptif, Lentera National School Serpong Park ini mampu menumbuhkan talenta dan karakter siswa menuju masa depan yang unggul," tandasnya. (Red)

TANGERANG, lensafokus.id — Peringatan World Clean Up Day 2025 di Kabupaten Tangerang berlangsung sukses dengan melibatkan ribuan warga di lebih dari 30 lokasi. Kegiatan bersih-bersih lingkungan ini difokuskan pada pengumpulan sampah anorganik, terutama sampah plastik, sebagai bagian dari upaya edukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya dipusatkan di lingkungan pemerintahan, tetapi juga dilaksanakan serentak di seluruh kecamatan.

“Hari ini kita laksanakan World Clean Up Day, sebuah kegiatan global yang diperingati oleh lebih dari 180 negara. Di Kabupaten Tangerang, aksi ini dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah dengan melibatkan para camat, lurah, hingga ke tingkat lingkungan," ujarnya.

Kegiatan ini juga diikuti oleh internal DLHK melalui keterlibatan kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) dari sembilan wilayah, sehingga total terdapat lebih dari 30 titik aksi yang dilakukan secara serentak. Tercatat lebih dari 2.500 peserta ambil bagian, mencerminkan antusiasme dan kesadaran masyarakat yang semakin meningkat terhadap isu lingkungan.

Fokus utama aksi ini adalah pengumpulan sampah anorganik seperti plastik yang memiliki potensi untuk didaur ulang. Sampah yang berhasil dikumpulkan ditimbang dan dicatat untuk kemudian dilaporkan kepada Kementerian Lingkungan Hidup. Sementara itu, sampah organik seperti dedaunan akan dikelola secara terpisah dan diolah menjadi kompos.

“Harapan kami, kegiatan ini menjadi bentuk aksi nyata untuk mengedukasi dan menyadarkan masyarakat Kabupaten Tangerang akan pentingnya lingkungan yang bersih dan sehat. Karena lingkungan yang bebas dari sampah adalah fondasi kemajuan daerah. Tanpa kebersihan, segala bentuk pembangunan akan sulit terlihat hasilnya," tuturnya.

Aksi World Clean Up Day ini tidak hanya berdampak pada kebersihan fisik area publik, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kolektif warga tentang tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk terus mendorong gaya hidup minim sampah dan meningkatkan praktik daur ulang di tengah masyarakat. (Red)

Page 58 of 609
Go to top