Jakarta, lensafokus.id - Dalam rangkaian Sarasehan Ekonomi yang digelar kemarin sore oleh Pengusaha Perantauan Kalimantan Barat bersama Menteri UMKM Maman Abdurrahman, dan Bupati Kabupaten Sambas H. Satono, Jum'at (09/05/2025). Sudirman Indra turut hadir dan membawa hasil UMKM unggulan dari Kabupaten Tangerang Provinsi Banten.
Produk yang dibawa adalah Minuman Rosella, yang merupakan salah satu produk UMKM yang berpotensi untuk dikembangkan dan dipasarkan secara luas.
Menteri UMKM Maman Abdurrahman, menyambut baik kehadiran Sudirman Indra dan produk UMKM yang dibawanya. Ia menyatakan bahwa Minuman Rosella memiliki potensi besar untuk dikembangkan dan dipasarkan secara luas, tidak hanya di Kabupaten Tangerang tetapi juga di tingkat nasional.
Menteri UMKM, Maman Abdurrahman berharap “Bahwa Minuman Rosella dapat menjadi salah satu produk unggulan Kabupaten Tangerang yang dapat meningkatkan ekonomi daerah. Ia juga berharap bahwa dengan adanya Sarasehan Ekonomi ini, dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, pengusaha, dan pelaku UMKM dalam membangun ekonomi daerah perbatasan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.” Harapnya Maman Abdurrahman. (Lingga)
Tangerang, lensafokus.id — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Soma Atmaja meresmikan Balai PKK Melati 24 RW 022 Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Sabtu (10/5/25).
Dalam sambutannya, Sekda yang membacakan sambutan Bupati Tangerang menyampaikan apresiasi atas peran aktif masyarakat dalam mendukung pembangunan berbasis gotong royong. Selain itu Pemerintah Kabupaten Tangerang mendukung penuh berbagai inisiatif yang sejalan dengan visi pembangunan daerah, yakni "Mewujudkan Masyarakat Kabupaten Tangerang yang Sejahtera dan Berdaya Saing".
“Bangunan ini merupakan bukti semangat kebersamaan dan partisipasi masyarakat khususnya di RW 022 Kelurahan Binong. Balai PKK ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi rumah besar pemberdayaan masyarakat,” ujar Soma Atmaja.
Dia berharap dengan hadirnya Balai PKK Melati 24 bisa menjadi pusat kegiatan masyarakat, khususnya bagi para kader PKK, perempuan, dan keluarga. Menurut dia, PKK merupakan mitra strategis pemerintah dan penting peranannya dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan lingkungan.
"Dengan adanya Balai PKK Melati 24, diharapkan berbagai program pemberdayaan dan pelatihan dapat berjalan secara lebih terarah dan optimal, serta mampu menciptakan lingkungan masyarakat yang produktif, mandiri, dan harmonis," harapnya.
Sementara itu, Melasari Sadeli Ketua PKK Melati 24 RW. 022 menyampaikan rasa terima kasih dan syukurnya atas terbangunnya Balai PKK Melati 24. Berbagai kegiatan rutin program PKK Melati 24 dapat dilakukan dengan lebih nyaman dengan adanya Balai PKK tersebut.
"Beberapa program berdasarkan tugas Pokja seperti adanya Posyandu, setiap sabtu minggu ke 2, pemantauan kesehatan ibu dan anak, adanya program bank sampah dapat dilakukan dengan lebih baik dan berkelanjutan," ujarnya.
Selain itu, PKK RW 022 akan menggelar program UMKM melalui pelatihan kepada warga sehingga memiliki bekal untuk meningkatkan ekonomi keluarga serta pendidikan karakter dan keagamaan.
"Semoga dengan adanya Balai PKK Melati 24 ini program-program kami dapat berjalan lebih terarah dan memiliki dampak yang positif bagi warga RW 022," ujarnya.
Peresmian ini secara simbolis oleh Sekda Kabupaten Tangerang dengan menggunting pita sebagai penanda bahwa Balai PKK Melati 24 sudah resmi penggunaannya.
Turut hadir Ketua Fraksi Gerinda pada DPRD Kab.Tangerang, Camat Curug, Unsur Forkopimcam, Lurah Binong, TP PKK dan masyarakat sekitar. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Desa Sukamanah, Kecamatan Jambe, bersama kader kesehatan masyarakat melaksanakan program “Gerebek Posyandu sebagai upaya menekan angka stunting serta meningkatkan layanan kesehatan bagi anak dan ibu hamil. Program ini tidak hanya menjadi prioritas daerah tetapi juga nasional.
Kepala Desa Sukamanah, Darul menyebutkan program ini dilaksanakan di 7 Posyandu, untuk memastikan mereka mendapatkan layanan kesehatan rutin di posyandu. Gebebek Posyandu juga didukung dengan sosialisasi dan edukasi mengenai pentingnya gizi seimbang, imunisasi, serta pemeriksaan kehamilan secara berkala.
“Ini kegiatan yang sangat bagus untuk meningkatkan kualitas kesehatan balita, ibu hamil dan mengatasi mengatasi stunting supaya kedepannya generasi kita lebih bagus, lebih sehat dan unggul,” ujar, Darul. Sabtu (10/5/2025).
Selain itu, kader posyandu bekerja sama dengan bidan desa dan petugas Puskesmas untuk melakukan pendataan dan pemantauan pertumbuhan balita, pemberian vitamin A, penimbangan berat badan, serta konseling gizi bagi ibu hamil dan menyusui.
Pemerintah Desa Sukamanah berharap program ini dapat menjadi model partisipatif yang bisa diterapkan secara luas di daerah lain. Dengan sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat, upaya mencetak generasi sehat dan bebas stunting. (Her)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah meminta aparat pemerintahan dan warga Kecamatan Mekar Baru memperkuat sinergi, kolaborasi dan kebersamaan untuk dorong pembangunan wilayah yang adil dan merata. Hal tersebut diungkapkan, Wabup Intan saat melepas acara gerak jalan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kecamatan Mekar Baru, Jumat (09/05/25).
"Jadikan momentum penting ini bagi seluruh jajaran pemerintahan kecamatan dan masyarakat Kecamatan Mekar Baru untuk terus memperkuat sinergi, menjaga semangat kebersamaan, dan mendorong pembangunan di wilayahnya agar merata dan berkeadilan," katanya.
Dalam sambutannya, Wabup Intan mengatakan peringatah hari jadi Kecamatan Mekar Baru tahun ini mengusung yang tema “Sinergisitas Bersama Mekar Baru Semakin Membara”, sangat relevan dan menggambarkan semangat kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Berbagai kemajuan dan keberhasilan yang telah diraih seperti pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan, pendidikan dan kesehatan, hingga tingginya partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan merupakan bukti kuatnya kolaborasi dan kebersamaan yang telah terjalin.
"Keberhasilan dan kemajuan yang telah dicapai selama 18 tahun ini merupakan bukti pentingnya kolaborasi dan kebersamaan ini. Dengan sinergi dan kolaborasi yang baik, Kita semua yakin Kecamatan Mekar Baru akan terus tumbuh menjadi wilayah yang maju, mandiri dan sejahtera.," ujarnya.
Lanjut dia, Wabup Intan juga menandaskan kebersamaan, kekompakan dan kolaborasi yang telah terjalin harus terus dijaga dan diperkuat melalui berbagai kegiatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, salah satunya melalui kegiatan gerak jalan yang dilaksanakan dalam rangka memeriahkan HUT Kecamatan Mekar Baru.
"Gerak jalan santai mencerminkan nilai persatuan dan kekompakan. Kita melangkah bersama, satu arah, satu tujuan, dengan semangat sehat dan gembira. Begitu pula dalam pembangunan, kita harus terus berjalan beriringan, tanpa meninggalkan siapa pun di belakang (no one left behind)," tandasnya.
Dia mengajak seluruh elemen masyarakat Mekar Baru untuk mendukung dan berpartisipasi secara aktif dalam program pembangunan daerah yang dilaksanakan demi tercapainya visi besar Kabupaten Tangerang.
"Mari kita semua jajaran pemerintahan Kecamatan, dunia usaha, tokoh masyarakat, pemuda, perempuan, pelajar, guru, serta seluruh elemen yang ada di Kecamatan Mekar Baru untuk terus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan visi Kabupaten Tangerang, "Mewujudkan Masyarakat Kabupaten Tangerang yang semakin sejahtera dan berdaya saing," pungkasnya.
Peringatan HUT ke-18 Kecamatan Mekar Baru disambut antusias seluruh masyarakat. Berbagai kegiatan digelar untuk memeriahkan HUT ke-18 seperti gerak jalan, lomba mewarnai, pemeriksaan kesehatan gratis, pentas seni dan budaya serta promosi produk unggulan UMKM setempat. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Tangerang menggelar Pemantapan Kelembagaan PKK dan Posyandu bagi TP-PKK Kecamatan dan Desa/Kelurahan se-Kabupaten Tangerang, Jumat (9/5/2025).
Dalam kesempatannya, Ketua TP PKK Kabupaten Tangerang yang diwakili oleh Sekretaris TP PKK Wiwin Hery Harianto menuturkan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi organisasi PKK dan mengoptimalkan menjalankan sejumlah program unggulan.
"Dalam menjalankan program-program kerja PKK perlunya efektivitas dan efisiensi sehingga dapat meningkatkan kualitas dan memiliki dampak yang signifikan bagi masyarakat," ungkap Wiwin saat memberikan sambutan di Aula Pendopo Bupati Tangerang.
Ia menjelaskan terdapat 10 program unggulan PKK yang turut ditekankan dalam kegiatan tersebut. Kesepuluh program tersebut berfokus untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat.
Program tersebut diantaranya yaitu penghayatan dan pengamalan pancasila, gotong royong, pangan, sandang, perumahan dan tata laksana rumah tangga, pendidikan dan keterampilan, kesehatan, pengembangan kehidupan berkoperasi, kelestarian lingkungan hidup dan juga perencanaan sehat.
"Dengan 10 program PKK tersebut, kita harus dapat memahami dan mengimplementasikan program-program yang ada dengan baik di wilayah masing-masing, sesuai dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia," ucapnya.
Ia berharap dengan adanya penguatan kelembagaan ini nantinya dapat menambah pengetahuan, wawasan dan pemahaman dari kader Tim Penggerak PKK tentang organisasi PKK.
"Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan motivasi bagi kader dalam meningkatkan kinerja sumber daya manusia (SDM) PKK di Kabupaten Tangerang," pungkas Wiwin. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kab.Tangerang Melalui RSUD Pakuhaji secara resmi menggelar Program Gerakan Sayang Ibu (GSI) tahun 2025.
GSI RSUD Pakuhaji diresmikan secara simbolis oleh Staf Ahli Bupati bidang pembangunan ekonomi dan keuangan yang dihadiri, Direktur RSUD Pakuhaji unsur Forkopimcam, Tenaga Kesehatan, Dokter Spesialis Anak, Spesialis Gizi, Spesialis Kandungan, Perangkat Daerah terkait serta Ikatan Bidan Indonesia Provinsi Banten.
Staf Ahli Solehudin yang mewakili Bupati Tangerang menyampaikan GSI merupakan program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Tangerang dalam meningkatkan kualitas Ibu dan bayi. Program atas inisiasi kepedulian terhadap keselamatan ibu hamil dan bayi terutama selama masa kehamilan, persalinan hingga pasca persalinan.
"Program ini sejalan dengan astacita Presiden Prabowo untuk memastikan keselamatan ibu dan tumbuh kembang bayi secara optimal sehingga melahirkan masa depan bangsa yang berdaya saing," ungkapnya di Aula RSUD Pakuhaji, Jumat (09/05/2025).
Menurut Solehudin, pemerintah Kab.Tangerang di kepemimpinan Bupati Maesyal Rasyid dan Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah program GSI masuk dalam program unggulan TUNAS (Talenta Unggul Generasi Sehat) yang menitikberatkan pada pencegahan stunting dan peningkatan gizi.
"Dengan penuh harapan dan semangat serta sinergitas bersama semua pihak, semoga GSI bukan hanya seremonial saja namun menjadi langkah besar menuju Kab.Tangerang yang lebih ramah perempuan, layak anak dan unggul dalam pelayanan kesehatan ibu dan bayi," ujarnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Pakuhaji dr.Umie Kulsum menegaskan sangat mendukung program GSI sangat bermanfaat khususnya bagi masyarakat utara Kab Tangerang yang mencakup beberapa kecamatan. Dengan mayoritas penduduk banyak dan kurang pengetahuan tentang kesehatan ibu hamil dan pasca melahirkan.
Oleh karena itu pihaknya menyambut baik dan menggangdeng beberapa pihak dalam mensukseskan program GSI yang meliputi Ikatan Bidan Indonesia (IBI) wilayah Provinsi Banten, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), para Kader, Dokter Spesialis Kandungan dan Spesialis Gizi guna mendeteksi segala kemungkinan resiko yang dihadapi Ibu hamil.
"Tentunya kami bersama-sama mengajak semua pihak untuk memberikan pelayanan kesehatan khususnya Ibu Hamil dan Bayi agar menekan angka kematian, Stunting dan mencetak generasi emas 2045," tegasnya.
Selain itu perwakilan IBI provinsi Banten Siti Yoyon Nurafiah menuturkan hadirnya program GSI di Kab.Tangerang sangat bagus sekali diketahui angka kematian Ibu hamil dan bayi masih cukup tinggi di Provinsi Banten.
"GSI diharapkan pemahaman dan edukasi bagi Ibu Hamil semakin meningkat guna mengurangi resiko kurang gizi, lalu penanganan yang salah dan selalu menjaga hidup sehat," tutup Dia.
Diketahui nantinya setiap ibu hamil akan diberi makanan tambahan, pemberian edukasi dan senam ibu hamil. (Red)