TANGERANG, lensafokus.id - Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk terus mendorong terwujudnya ekosistem pembinaan atlet yang profesional dan berkelanjutan.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah saat menghadiri penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Universitas Matana dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tangerang di Aula Kampus Matana Gading Serpong Kecamatan Kelapa Dua, Sabtu (2/08 2025).
"Ini bentuk investasi jangka panjang guna mencetak juara sejati, yang kelak akan membawa nama harum Kabupaten Tangerang di tingkat nasional maupun internasional," ungkapnya.
MoU yang ditandatangani oleh Ketua KONI dan Rektor Universitas Matana menjadi langkah konkret dalam mendukung pendidikan bagi para atlet yang tergabung dalam KONI Kabupaten Tangerang. Kedua pihak sepakat memberikan dukungan pendidikan tinggi kepada atlet yang ingin mengembangkan karier olahraga sekaligus melanjutkan pendidikan akademik.
Wabup Tangerang, Intan Nurul Hikmah menyampaikan bahwa kesepakatan ini mencerminkan semangat kolaborasi dalam membangun ekosistem olahraga yang tidak hanya berorientasi pada prestasi namun juga pada kualitas peningkatan sumber daya manusia.
"Hal ini tentu sejalan dengan arah pembangunan daerah yang sudah dicanangkan yaitu mencetak generasi muda yang tidak hanya kuat fisik tapi juga cerdas, berkarakter dan berdaya saing," ujar Wabup Intan.
Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Tangerang Eka Wibayu menegaskan selain penandatanganan MoU dengan Universitas Matama, KONI juga melakukan penandatanganan kesepakatan dengan atlet dan pelatih. Langkah ini merupakan wujud keseriusan KONI untuk menghadapi ajang PORPROV VII Banten Tahun 2026 nanti di Kota Tangerang Selatan.
"Jadi kita sudah melakukan dua gelombang pengikatan, untuk gelombang pertama pada tahun 2024 sebanyak 177 atlet dan 40 pelatih, kita lakukan penandatanganan kesepakatan. Nah saat ini gelombang kedua melalui verifikasi, terdapat 86 atlet dan 18 pelatih hasil dari peraih Perak pada PORPROV VI Banten," tutupnya. (Red)
BOGOR, lensafokus.id - Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) menjadi solusi penting dalam memberikan akses pendidikan non formal kepada masyarakat. Lembaga ini hadir untuk menjembatani kesenjangan pendidikan, membantu mereka yang terkendala biaya, waktu, atau lokasi untuk tetap bisa belajar dan mengembangkan diri.
Salah satu PKBM yang berhasil menunjukkan perannya adalah PKBM Annur di Kabupaten Bogor yang berlokasi di Jalan Raya Warung Borong, Bojong Rangkas, Kecamatan Ciampea, PKBM Annur telah membuktikan diri sebagai lembaga pendidikan yang efektif. Dipimpin oleh H. Asep Nuhdi, dengan kepala sekolah Siti Fatimah Zahro dan pembina Yosep, PKBM Annur berhasil mencetak banyak lulusan berprestasi. Bahkan, banyak alumninya kini berkontribusi aktif sebagai guru di berbagai pesantren dan sekolah swasta di Kabupaten Bogor.
Selain menekuni dunia pendidikan, beberapa alumni juga mengikuti program vokasi yang disediakan oleh PKBM Annur. H. Asep Nuhdi menjelaskan bahwa program-program tersebut bertujuan untuk meningkatkan sumber daya siswa, sehingga lulusan mereka dapat berkontribusi pada indeks pembangunan manusia.
H. Asep Nuhdi memaparkan daftar prestasi para alumni angkatan pertama, yang menjadi bukti nyata keberhasilan program PKBM Annur:
* Sibaweh: Meraih beasiswa pendidikan Kader Ulama MUI Kabupaten Bogor di STAI Sirajul Falah Bogor. * Wildan Muhammad: Mendapatkan beasiswa KIP untuk melanjutkan kuliah di UIKA. * Arkha: Berhasil kuliah di SEBI. * Maulana Yusuf: Bekerja di Pertamina. * Abdul Muhit: Melanjutkan kuliah di Universitas Bhakti Pertiwi sambil mengajar di pesantren terpadu Al Musthafawiyah. * Shafiyyah Mudrikah: Kuliah di Iain Laa Roiba dengan beasiswa Taawun Tahfidz, sekaligus mengajar TPA dan privat. * Siti Hanifah: Mengajar di pesantren Al Musthafawiyah. * Selpi Silpiana: Mendapat beasiswa KIP untuk kuliah di UIKA Bogor. * Yolanda Efendi: Kuliah di Akademi Kebidanan Prima Husada Bogor. * Farhan: Bekerja. * Tsalis: Menjadi pengasuh pesantren putri Al Mansyuriyah Sukabumi.
Keberhasilan alumni seperti Ustazah Tsalis yang kini menjadi Musyrifah Pengasuh Pesantren Putri Al Mansyuriyah Sukabumi, menunjukkan bahwa PKBM Annur memiliki tata kelola yang baik dan program yang berhasil. Praktik baik ini menjadikan PKBM Annur sebagai contoh bagi lembaga pendidikan non formal lainnya. (ER)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mengunjungi anak S, seorang balita yang berusia 1 Tahun 11 bulan, penderita tumor (Kista Higroma) di Desa Pasilian, Kecamatan Kronjo, Jumat (1/8/25).
Dalam kunjungannya, Bupati Maesyal Rasyid didampiingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dr. Hendra Tarmizi, Camat Kronjo Mumu Muklis, Danramil, Kapolsek, serta Kepala Desa dan perangkat desa setempat.
“Saya hadir bersama Pak Kadinkes, Camat, Danramil, Kapolsek, dan jajaran Muspika lainnya, bersilaturahmi sekaligus melihat langsung kondisi Ananda S, balita cantik berusia 1 tahun 11 bulan yang diduga menderita tumor di bagian leher,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Bupati menegaskan bahwa anak S telah mendapatkan penanganan awal di Puskesmas dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Balaraja. Pemerintah Kabupaten Tangerang juga telah menjadwalkan tindak lanjut pemeriksaan dan pengobatan lebih lanjut.
“Insya Allah hari Senin nanti, Ananda S akan kami bawa ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan lanjutan. Jika diperlukan tindakan medis lanjutan, akan segera ditindak. Kami akan kawal langsung bersama Pak Camat, Pak Kades, dan RT-nya,” imbuhnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengimbau seluruh masyarakat untuk ikut mendoakan kesembuhan anak balita S dan bersama-sama menguatkan orang tua balita S agar tetap kuat dan lebih sabar saat mendampingi selama proses pengobatan.
“Semoga ananda S sehat kembali. Kita semua doakan bersama-sama. Ini menjadi bentuk perhatian dan tanggung jawab kita bersama dalam menjaga kesehatan anak-anak di Kabupaten Tangerang,” pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid melaksanakan Jumling (Jum'at Keliling) dengan melaksanakan ibadah Sholat Jum’at berjamaah bersama masyarakat di Masjid Jami Hidayatussolihin, Desa Talok, Kecamatan Kresek. Jumat (1/8/25)
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa kegiatan Jumling merupakan program yang penting untuk menjaga silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat secara langsung.
Melalui program Jumling ini diharapkan bisa menjadi sarana efektif untuk memperkuat ukhuwah dan meningkatkan pelayanan publik yang lebih dekat, cepat, dan tanggap.
"Alhamdulillah, program Jumling bisa kembali dilaksanakan. Saya memang meminta kepada seluruh jajaran untuk kembali mengagendakan program ini dan hadir langsung ke desa-desa. Melalui kegiatan ini, kami ingin bertemu dengan para tokoh masyarakat, menyapa warga, dan melihat langsung kondisi di lapangan," ungkap Bupati Maesyal Rasyid
Ia juga menambahkan, kegiatan seperti Jumling ini merupakan salah satu bentuk kehadiran pemerintah untuk menyerap aspirasi, menerima masukan, dan menyelesaikan persoalan warga secara cepat dan tepat.
"Semoga kehadiran kami membawa manfaat, dan bisa menampung berbagai keluhan maupun kekurangan yang dihadapi oleh masyarakat. Ini bagian dari tugas kami sebagai pelayan masyarakat," pungkasnya.
Kehadiran Bupati disambut hangat oleh jajaran pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga sekitar. Ketua DKM Masjid Hidayatussolihin.
Salah satu tokoh masyarakat, Ustaz Bahijudin menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas kehadiran para pimpinan daerah di Masjid Jami Hidayatussolihin.
"Alhamdulillah, ini adalah kali kedua kami dikunjungi oleh pimpinan daerah. Terakhir tahun 2013, dan hari ini kembali hadir Bupati beserta Camat yang baru. Terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang luar biasa kepada kami," ucap Ustaz Bahijudin.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyied menyerahkan bantuan sebesar Rp 20.000.000 kepada DKM Masjid Hidayatussolihin. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid memberikan pembekalan dan secara resmi melepas Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Muhammadiyah AR Fachruddin Tigaraksa, Rabu (1/8/25).
Kegiatan ini menandai dimulainya KKN angkatan pertama tahun pertama Universitas Muhammadiyah AR. Fachruddin yang dilokuskan di Kabupaten Tangerang, tepatnya di Kecamatan Cisoka, mencakup empat desa: Jengjing, Bojong Loa, Cisoka, dan Caringin.
Dalam arahannya, Bupati Maesyal Rasyid menekankan pentingnya pengalaman empirik yang hanya dapat diperoleh mahasiswa melalui interaksi langsung dengan masyarakat sebagai bekal menghadapi dunia nyata di tengah masyarakat.
“Melalui interaksi dan bersentuhan langsung dengan masyarakat akan banyak pengalaman empirik yang diperoleh untuk menghadapi dunia nyata. Mahasiswa harus menyelami langsung kehidupan sosial, memahami kondisi masyarakat, dan menjadi bagian dari solusi,” tandas Bupati Maesyal.
Bupati juga menyampaikan apresiasi atas tema KKN yang sejalan dengan program prioritas pemerintah daerah, terutama dalam hal kesehatan lingkungan, sanitasi, serta penanganan stunting. Ia berharap para mahasiswa tidak hanya melakukan sosialisasi, tetapi juga terlibat aktif dalam penanganan nyata permasalahan di lapangan.
“Kami berharap mahasiswa bisa membantu pemerintah daerah, Puskesmas, dan kader Posyandu dalam pelayanan kesehatan masyarakat, baik untuk ibu hamil, balita, lansia, dan seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga mendorong mahasiswa untuk terlibat langsung dengan pelaksanaan program pemerintah seperti pemeriksaan kesehatan gratis dan mendata kondisi rumah tidak layak huni untuk program bedah rumah Pemkab Tangerang.
“Saya minta data dari lapangan disampaikan kepada camat, agar bisa kami proses melalui mekanisme APBD. Ini bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam membangun daerah,” imbuhnya.
Bupati juga berharap pengabdian ini menjadi pengalaman berharga yang tidak hanya akan memperkaya tugas akademik, termasuk penyusunan skripsi maupun studi lanjutan tetapi juga dalam hal pemberdayaan masyarakat. (Red)
Tangerang, lensafokus.id -- Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah secara resmi menutup kegiatan Pengembangan Kompetensi Pelatihan Penatausahaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang. Acara tersebut digelar di Gedung Diklat Kitri Bhakti Curug, Jum'at (1/8/25)
Dalam sambutannya, Wabup Intan menekankan bahwa dana BOS dari pemerintah itu diprioritas untuk membangun sekolah mulai dari sarana maupun prasarananya agar penyelenggaraan pendidikan semakin berkualitas.
"Jadi memang dana BOS ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kemaslahatan, untuk kebaikan semuanya, baik itu dunia pendidikan maupun juga sekolah masing-masing," tegas Wabup Intan
Dia juga menandaskan kepada seluruh peserta bahwa pelatihan tersebut bukan hanya seremonial semata tetapi betul-betul sesuatu yang harus dipelajari, dipahami secara detail dan diimplementasikan dengan benar, sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
"Jadikan pelatihan ini sebagai momentum untuk memperbaiki dan menyempurnakan praktik pengelolaan keuangan BOS di lingkungan kerja masing-masing. Setiap rupiah dana BOS harus benar-benar sampai dan memberi dampak langsung pada peningkatan mutu pendidikan," tandasnya
Dia berharap semua yang telah diperoleh selama mengikuti pelatihan tersebut menjadi momentum bersama untuk semakin memperkuat integritas dan tanggung jawab moral dalam pengelolaan BOS dan membawa manfaatnya bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Tangerang.
"Kalau masih ada yang belum jelas, masih ada yang belum paham, masih ada yang belum mengerti, ada inspektorat yang bisa dipakai tempat tanya jadi jangan malu bertanya," pungkasnya
Sementara itu, Kepala BKPSDM, Benny Rahmat melaporkan bahwa kegiatan pelatihan tersebut para peserta akan diberikan materi bagaimana pertanggungjawaban, penggunaan dan bagaimana pemanfaatan BOS yang dikelola.
"Kegiatan ini diselenggarakan dengan metode blended learning, 2 hari melalui zoom dan 2 hari tatap muka. Pesertanya 80 orang dari 2 angkatan dan dinyatakan lulus," ungkap Benny. (Red)
Bogor, lensafokus.id — Warga Kampung Cilejet Desa Batok Kecamatan Tenjo Kabupaten Bogor kini bisa tersenyum lega, pasalnya jalan desa yang sebelumnya rusak dan penuh lubang kini telah berubah menjadi jalan beton yang mulus dan kokoh.
Pembangunan betonisasi jalan desa ini merupakan bagian dari program Bantuan Keuangan (Bankeu) Pemerintah Daerah untuk pemerataan pembangunan infrastruktur di pelosok desa. Jalan beton dengan volume 899 M x 3 M x 0,15 M telah selesai sepenuhnya, memberikan akses yang lebih mudah dan aman bagi seluruh masyarakat. Proyek ini tidak hanya memperbaiki infrastruktur, tetapi juga membuka lembaran baru bagi perekonomian dan aktivitas sosial warga.
Kepala Desa Batok, H. Ata Sudrajat, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah daerah yang sudah merealisasikan Bankeu Tahap I.
"Kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Pemkab Bogor sudah merealisasikan program Bankeu tahap I 2025, ini bukan hanya membangun jalan, tetapi juga membangun harapan baru bagi kami," ujar Ata dengan haru. Jumat (1/8/2025).
Kini, dengan selesainya pembangunan, aktivitas warga menjadi lebih lancar. Kendaraan roda dua maupun roda empat kini bisa melaju dengan nyaman dan aman.
Lebih lanjut, Ata mengatakan pembangunan betonisasi jalan Bankeu Desa Batok dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan dan masyarakat, Kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat ini membuktikan bahwa pembangunan akan berhasil jika ada sinergi dan rasa memiliki dari seluruh elemen. (Asp/erk)
TANGERANG, lensafokus.id - Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan bahwa gerakan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dan Posyandu adalah mitra strategis pemerintah daerah dalam menciptakan masyarakat yang sehat, mandiri, dan berdaya saing. Karena itu, sinergi antara TP PKK Kecamatan, pemerintah setempat, dan para pemangku kepentingan harus terus diperkuat.
“Saya mengajak seluruh jajaran TP PKK, baik di tingkat kecamatan maupun desa dan kelurahan untuk terus berinovasi, meningkatkan sinergi dengan pemerintah dan stakeholder, serta tetap konsisten menjalankan program-program pemberdayaan yang berpihak kepada masyarakat,” ujarnya saat menghadiri acara pelantikan dan pengukuhan Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Tangerang.
Pelantikan dan pengukuhan Ketua TP PKK kecamatan tersebut dilakukan oleh Ketua TP PKK Kabupaten Tangerang, Risma Maesyal Rasyid di Pendopo Bupati, Kamis (31/7/25).
Acara tersebut merupakan tindak lanjut dari rotasi jabatan Camat yang dilakukan berdasarkan Keputusan Bupati Tangerang Nomor 705 Tahun 2025, di mana secara otomatis istri camat atau pihak yang ditunjuk juga dilantik sebagai Ketua TP PKK Kecamatan sesuai amanat Rakernas PKK ke-IX Tahun 2021.
Dalam sambutannya, Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi yang tinggi atas pengabdian Ketua TP PKK Kecamatan yang telah purna tugas, serta harapan besar kepada para Ketua TP PKK yang baru dilantik agar mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan inovasi.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi amanah untuk melanjutkan dan meningkatkan kiprah gerakan PKK dan Posyandu dalam mendukung program-program pembangunan, khususnya di bidang pemberdayaan keluarga, kesejahteraan, serta ketahanan keluarga,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Tangerang, Rismawati Maesyal Rasyid mengungkapkan bahwa mutasi jabatan adalah dinamika yang wajar dalam pemerintahan, termasuk dalam tubuh organisasi PKK. Ia mengucapkan selamat kepada para Ketua TP PKK Kecamatan yang baru, serta terima kasih kepada yang telah menyelesaikan masa tugas.
“Harapan saya, pelantikan ini dapat memberikan motivasi baru bagi ibu-ibu semua untuk meningkatkan kinerja dan menjalankan 10 program pokok PKK, dengan semangat inovatif dan mendukung program unggulan Pemerintah Kabupaten Tangerang,” tuturnya.
Risma juga menekankan pentingnya peran keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat yang menjadi cerminan kesejahteraan sosial, serta pentingnya peran PKK dalam mendukung visi dan misi Kabupaten Tangerang menuju masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing.
“Serah terima jabatan ini diharapkan juga menjadi momentum untuk memperkuat kontribusi TP PKK dalam mendukung pembangunan yang berbasis pada kekuatan keluarga dan komunitas,” pungkasnya.
Dengan terselenggaranya pelantikan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk terus mendukung gerakan PKK sebagai bagian integral dari upaya membangun masyarakat yang berdaya, mandiri, dan berkeadilan.
Acara pelantikan berlangsung khidmat, dihadiri oleh para camat, pejabat perangkat daerah, para Ketua TP PKK Kecamatan yang dilantik, serta undangan lainnya. (Red)
Jakarta, lensafokus.id – Kementerian Komunikasi dan Digital menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk melakukan pemblokiran terhadap rekening bank yang digunakan untuk transaksi judi online. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan pemutusan akses terhadap situs judi online saja tidak cukup untuk memberikan efek jera terhadap para pelaku judi online.
"Konten bisa dibuat ulang dengan mudah, tapi rekening sulit dibuka kembali setelah diblokir," tegasnya usai pertemuan dengan Dewan Ekonomi Nasional dan PPATK, di Jakarta Pusat, Rabu (30/7/2025).
Ia mencatat sejak 20 Oktober 2024 hingga 28 Juli 2025, Kementerian Komdigi telah melakukan takedown terhadap hampir 2,5 juta konten negatif, dengan sekitar 1,7 juta di antaranya terkait judi online.
"Data konten-konten negatif ini kami dapatkan dari aduan masyarakat dan sistem crawling kami," ujarnya.
Namun demikian, peredaran situs judi online masih marak dan terus dipromosikan di berbagai platform media social. Meutya mengatakan pelaku judi online semakin kreatif dalam mencari celah yang tidak terlacak oleh sistem crawling konten untuk melakukan promosi judi online. Oleh karena itu, Meutya menyambut baik langkah PPATK yang melakukan pelacakan rekening terindikasi terkait judi online, sekaligus mendorong sektor perbankan untuk lebih ketat dalam proses verifikasi nasabah.
"Perbankan juga harus diminta untuk lebih ketat sehingga pelaku tidak bisa membuat rekening lagi," tuturnya.
Meutya mengatakan melalui kolaborasi lintas sektor antara Kemkomdigi dan PPATK, upaya untuk memutus mata rantai judi online diharapkan dapat berjalan lebih efektif.
"Ini bagus kalau disatukan, jadi ada crawling kontennya dan ada juga crawling rekeningnya," tandasnya.
Untuk Informasi lebih lanjut, silakan menghubungi kontak di bawah ini.
Direktur Kemitraan Komunikasi Lembaga dan Kehumasan, Kemkomdigi – Marroli J. Indarto (081310711160).
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid usai pertemuan dengan Dewan Ekonomi Nasional dan PPATK, di Jakarta Pusat, Rabu (30/7/2025) mengatakan pihaknya sejak 20 Oktober 2024 hingga 28 Juli 2025, Kementerian Komdigi telah melakukan takedown terhadap hampir 2,5 juta konten negatif, dengan sekitar 1,7 juta di antaranya terkait judi online. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid bersama Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah secara resmi meluncurkan kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) dan Aksi Bergizi GARASI (Gerakan Rabu Ceria Generasi) Gemilang. Acara yang dilaksanakan serentak di seluruh kecamatan se-Kabupaten Tangerang melalui daring tersebut dipusatkan di SMKN 4 Kabupaten Tangerang, Tigaraksa. Rabu, (30/7/25).
Bupati Maesyal Rasyid mengungkapkan bahwa kegiatan PKG dan GARASI Gemilang ini merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Tangerang terhadap program nasional “Quick Wins” Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, yang bertujuan meningkatkan derajat kesehatan anak usia sekolah dan remaja melalui kolaborasi lintas sektor.
"Atas nama masyarakat Kabupaten Tangerang, saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini. Hari ini kita lakukan pemeriksaan kesehatan secara serentak di seluruh sekolah, semua siswa kita periksa kesehatannya," ungkap Bupati Maesyal Rasyid
Dia menambahkan bahwa target kegiatan PKG dan GARASI Gemilang ini akan menyasar sekitar 1,2 juta warga Kabupaten Tangerang, yang tidak hanya meliputi pelajar dari semua jenjang pendidikan formal tetapi juga masyarakat umum sampai dengan lansia. Selain dilakukan di sekolah, pemeriksaan kesehatan juga dilakukan melalui fasilitas kesehatan seperti Puskesmas bagi masyarakat umum.
"Gerakan Rabu Ceria Generasi Gemilang ini bukan hanya sekadar program kesehatan, tapi juga investasi kita untuk menciptakan generasi sehat, cerdas, dan unggul di masa depan. Insyaallah, anak-anak kita hari ini adalah pemimpin masa depan di tahun 2045, baik di tingkat nasional maupun di daerah," ujarnya.
Bupati berharap kedua program tersebut bisa menjadi gerakan berkelanjutan yang tidak hanya bersifat seremonial. Ia juga mengapresiasi SMKN 4 Kab. Tangerang yang telah menerapkan budaya bersih di lingkungan sekolah sebagai bagian dari upaya hidup sehat.
“Saya apresiasi SMKN 4 Kabupaten Tangerang sebagai tuan rumah. Sekolah ini sudah memulai budaya bersih dan menjaga lingkungan. Kita dorong agar ini menjadi gerakan masif di seluruh sekolah dan bisa dilombakan ke depannya,” pungkasnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Hendra Tarmizi, menjelaskan bahwa kegiatan ini didorong oleh data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, yang mencatat prevalensi anemia pada remaja usia 15–24 tahun sebesar 15,5%, sedangkan hasil pemeriksaan anemia pada remaja putri kelas 7 dan 10 tahun 2024 mencapai 22,9%.
“Melalui PKG dan Aksi Bergizi ‘Garasi Gemilang’, kita ingin menekan angka tersebut dan memperkuat ketahanan gizi pelajar sejak dini,” kata Hendra.
Lanjut dia, kegiatan PKG Dan Aksi Bergizi GARASI Gemilang tersebut menyasar anak sekolah di semua jenjang pendidikan formal, mulai dari 6 tahun sampai lansia. Kegiatan "GARASI GEMILANG" yang berupa pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) kepada remaja putri ini sudah berjalan 2 tahun, sebagai pencegahan stunting. Selain itu juga ada kegiatan olahraga dan sarapan bersama, makan buah bersama, Edukasi kesehatan dan gizi, Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG).
"Kegiatan ini menyasar sekolah-sekolah di 29 kecamatan, dengan satu perwakilan sekolah perkecamatan sebagai titik pelaksanaan utama, melibatkan para camat, kepala sekolah, tenaga kesehatan, serta dukungan dari masyarakat dan orang tua siswa," jelasnya. (Red)