World Clean Up Day 2025, DLHK Tangerang Kumpulkan Ribuan Warga dalam Aksi Bersih-Bersih

TANGERANG, lensafokus.id — Peringatan World Clean Up Day 2025 di Kabupaten Tangerang berlangsung sukses dengan melibatkan ribuan warga di lebih dari 30 lokasi. Kegiatan bersih-bersih lingkungan ini difokuskan pada pengumpulan sampah anorganik, terutama sampah plastik, sebagai bagian dari upaya edukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya dipusatkan di lingkungan pemerintahan, tetapi juga dilaksanakan serentak di seluruh kecamatan.

“Hari ini kita laksanakan World Clean Up Day, sebuah kegiatan global yang diperingati oleh lebih dari 180 negara. Di Kabupaten Tangerang, aksi ini dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah dengan melibatkan para camat, lurah, hingga ke tingkat lingkungan," ujarnya.

Kegiatan ini juga diikuti oleh internal DLHK melalui keterlibatan kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) dari sembilan wilayah, sehingga total terdapat lebih dari 30 titik aksi yang dilakukan secara serentak. Tercatat lebih dari 2.500 peserta ambil bagian, mencerminkan antusiasme dan kesadaran masyarakat yang semakin meningkat terhadap isu lingkungan.

Fokus utama aksi ini adalah pengumpulan sampah anorganik seperti plastik yang memiliki potensi untuk didaur ulang. Sampah yang berhasil dikumpulkan ditimbang dan dicatat untuk kemudian dilaporkan kepada Kementerian Lingkungan Hidup. Sementara itu, sampah organik seperti dedaunan akan dikelola secara terpisah dan diolah menjadi kompos.

“Harapan kami, kegiatan ini menjadi bentuk aksi nyata untuk mengedukasi dan menyadarkan masyarakat Kabupaten Tangerang akan pentingnya lingkungan yang bersih dan sehat. Karena lingkungan yang bebas dari sampah adalah fondasi kemajuan daerah. Tanpa kebersihan, segala bentuk pembangunan akan sulit terlihat hasilnya," tuturnya.

Aksi World Clean Up Day ini tidak hanya berdampak pada kebersihan fisik area publik, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kolektif warga tentang tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk terus mendorong gaya hidup minim sampah dan meningkatkan praktik daur ulang di tengah masyarakat. (Red)

Bupati Harap Para Lulusan STAI Darul Qalam Tangerang Jadi Agen Perubahan dan Menebarkan Manfaat Bagi Masyarakat

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menghadiri Wisuda Sarjana Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Darul Qalam Tangerang Tahun 2025 yang digelar di Ballroom Hotel Tos Residence Kec. Kelapa Dua, Sabtu (20/9/25).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengharapkan agar para wisudawan dan wisudawati bisa menjadi mitra pemerintah dan menjadi agen perubahan yang mampu menebar manfaat bagi masyarakat.

"Wisuda bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal untuk berkarya dan mengabdi. Gelar sarjana adalah amanah yang menuntut tanggung jawab moral, intelektual, dan spiritual. Jadilah agen perubahan yang menebarkan manfaat dan menghadirkan solusi bagi masyarakat,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus menguatkan komitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Pada tahun 2026, Pemkab Tangerang berencana meluncurkan program beasiswa bagi mahasiswa dan memperluas lagi cakupan penerimanya.

"Program ini diharapkan dapat memperluas kesempatan belajar, meningkatkan daya saing, serta mendukung visi pembangunan daerah yang sejahtera, religius, dan berdaya saing," jelasnya

Pihaknya pun mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi segenap dosen, tenaga pendidik, serta civitas akademika STAI Darul Qalam yang telah mencurahkan tenaga dan pemikiran dalam membimbing mahasiswa hingga berhasil menyelesaikan studinya.

"Tak lupa, apresiasi juga disampaikan kepada para orang tua dan wali wisudawan atas doa dan dukungannya. Semoga STAI Darul Qalam dapat terus berkembang menjadi Institut Agama Islam yang maju, modern dan Islami di masa mendatang.

Acara wisuda berlangsung khidmat dan penuh haru, dihadiri oleh jajaran pimpinan STAI Darul Qalam, para dosen, orang tua, serta tamu undangan lainnya. (Red)

Tutup Pelatihan SPM dan BHD, Wabup Intan Tekankan Pentingnya Pelayanan Publik Berkualitas

TANGERANG, lensafokus.id – Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah resmi menutup kegiatan Pengembangan Kompetensi Teknis Pelatihan Standar Pelayanan Minimum (SPM) dan Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang diselenggarakan di Gedung Diklat Kitri Bakti, Curug, Kabupaten Tangerang, pada Jumat (19/9/2025).

Dalam sambutannya, Wabup Intan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan ini sebagai salah satu bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam membangun aparatur yang profesional, kompeten, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Standar Pelayanan Minimum (SPM) adalah komitmen pemerintah daerah untuk menjamin terpenuhinya hak-hak dasar masyarakat melalui pelayanan yang berkualitas. Demikian pula, Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) merupakan bekal penting bagi tenaga kesehatan dan aparatur dalam menghadapi kondisi darurat, yang bisa menjadi penentu keselamatan jiwa masyarakat,” ujar Wabup Intan.

Ia menegaskan bahwa aparatur pemerintahan tidak hanya dituntut untuk mampu menjalankan tugas administratif, tetapi juga harus mampu memberikan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Untuk itu, pelatihan seperti ini sangat penting sebagai sarana peningkatan kapasitas dan profesionalisme aparatur.

“Melalui berbagai program pengembangan kapasitas, termasuk pelatihan ini, kita ingin memastikan bahwa kehadiran aparatur benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Saya mengajak seluruh peserta untuk menjadikan pelatihan ini sebagai bekal dalam memperkuat kinerja, meningkatkan disiplin, dan menanamkan semangat pengabdian,” tambahnya.

Wabup Intan juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan ini.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, fasilitator, serta peserta yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini. Semoga ilmu dan pengalaman yang didapatkan dapat menjadi amal kebaikan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tutupnya.

Di akhir sambutannya, Wabup Intan berharap agar pelatihan ini menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, demi terwujudnya Kabupaten Tangerang yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tangerang Benny Rahmat menyampaikan bahwa kegiatan ini digelar selama 5 hari, yakni pada 15-19 September 2025 dan diikuti oleh dua angkatan dengan total peserta sebanyak 160 orang peserta.

"Materi yang diberikan dalam pelatihan ini, seputar pelayanan minimal seperti bagaimana standarisasinya, regulasinya dan juga cara membuat SOP. Sedangkan untuk kebutuhan dasar itu berkaitan dengan materi-materi kesehatan," ucapnya.

Benny berharap melalui kegiatan ini para peserta yabg mendapatkan pelatihan bisa mengimplementasikan ilmu-ilmu yang didapat di kegiatan sehari di dinasnya masing-masing. (Red)

Bupati Tangerang Lepas 30 Mahasiswa Kabupaten Tangerang Tempuh Pendidikan di SGU

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid secara resmi melepas sebanyak 30 mahasiswa-mahasiswi asal Kabupaten Tangerang, penerima baesiswa untuk menempuh pendidikan tinggi di Swiss German University (SGU), Sabtu (20/9/25).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengungkapkan bahwa Pemkab Tangerang telah menjalin kerjasama baesiswa dengan pihak SGU untuk anak-anak berprestasi yang kurang beruntung untuk melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi . Kerjasama tersebut merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia daerah yang siap bersaing secara global.

"Alhamdulillah hari ini 30 anak-anak kita, dari 21 kecamatan di Kabupaten Tangerang bisa melanjutkan pendidikan tingginya di SGU. Pemerintah Kabupaten Tangerang menanggung seluruh biaya pendidikan, fasilitas, serta konsumsi mahasiswa selama menempuh pendidikan di SGU," ungkap Bupati Maesyal Rasyid

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh civitas akademika SGU atas bantuan dan kepeduliannya terhadap peningkatan kualitas tingkat pendidikan anak-anak Kab. Tangerang sebagai upaya investasi jangka panjang dalam membangun masa depan daerah dan bangsa.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Swiss German University yang telah menjadi mitra strategis dalam menyiapkan generasi muda agar siap menghadapi dunia kerja dan kehidupan global," ujarnya

Dia juga berpesan kepada seluruh mahasiswa-mahasiswi penerima beasiswa agar terus semangat belajar, disiplin dan pandai menempatkan diri dalam menjaga nama baik keluarga dan Kabupaten Tangerang.

Menurut dia, para penerima beasiswa tersebut merupakan kader-kader calon pemimpin masa depan yang harus mampu membuktikan dirinya layak dan bisa berprestasi bukan hanya dalam aspek akademik namun juga dapat menerapkan ilmu yang didapat untuk hal yang dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat luas.

“Adik-adik mahasiswa, anda semua adalah kader pemimpin masa depan. Saya titipkan agar kalian tidak hanya cerdas dan pintar, tapi juga menjadi pribadi yang pandai-pandai menempatkan diri, pandai beretika, dan pandai menjaga nama baik keluarga serta daerah asal,” tegasnya

Lanjut dia, keberhasilan mahasiswa tidak hanya ditentukan oleh fasilitas dan dukungan, tetapi juga oleh semangat, kedisiplinan dan kesungguhan masing-masing individu. Dia juga menaruh harapan agar para mahasiswa penerima beasiswa tersebut nantinya bisa mengikuti program magang (PKL) dan studi lanjut di luar negeri, khususnya di Jerman dan Swiss, sebagai bagian dari jejaring internasional SGU.

“Saya belum pernah sampai ke Jerman, paling jauh ke Ciwidey. Saya ingin anak-anak Kabupaten Tangerang bisa menjejakkan kaki di Jerman atau Swiss menimba ilmu. Kami di Pemkab tidak minta apa-apa, cukup kalian berhasil dan pulang membawa ilmu untuk membangun daerah serta bangsa” imbuhnya. (Red)

Buka PD-PKPNU, Asisten Adum: Kader NU Garda Terdepan Penjaga Persatuan Bangsa

TANGERANG, lensafokus.id - Asisten Bidang Administrasi Umum, Firzada Mahalli memberikan apresiasi terhadap terselenggaranya Pendidikan Dasar - Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD–PKPNU) yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tangerang di Pondok Pesantren Modern Syahida, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Jum'at (19/9/2025).

Dalam sambutannya, Asda menyatakan bahwa kader-kader hasil didikan PD–PKPNU memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama'ah an-Nahdliyah yang menjadi fondasi utama persatuan bangsa.

“Kegiatan ini bukan hanya sekadar pendidikan formal, tetapi juga langkah strategis untuk mencetak kader penggerak yang tangguh dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini,” ujar Firzada.

Firzada menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan seperti NU. Ia menilai bahwa tantangan-tantangan seperti radikalisme, intoleransi, hingga penyebaran informasi palsu membutuhkan peran aktif dari kader-kader NU di tingkat akar rumput.

“Kami menyadari bahwa kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari ketahanan moral dan spiritual masyarakatnya. Di sinilah peran strategis para ulama, kiai, dan kader NU,” lanjut Firzada.

Selain penguatan wawasan keagamaan, PD–PKPNU juga menekankan nilai-nilai kepemimpinan, kebangsaan, dan pengabdian kepada masyarakat. Peserta dibekali dengan berbagai keterampilan agar dapat berkhidmat secara aktif dalam kehidupan sosial dan keagamaan.

Di akhir sambutan, Asda Firzada mengajak seluruh kader NU untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan visi Kabupaten Tangerang yang religius, cerdas, sehat, sejahtera, dan berdaya saing.

"Jadikanlah ini sebagai momentum untuk memperdalam ilmu, memperkuat komitmen, dan menumbuhkan rasa pengabdian," pungkasnya. (Red)

Sekda Terima Peserta Stula PKA Angkatan VII LAN

Tangerang, lensafokus.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja menerima peserta Studi Lapangan (Stula) Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan VII Tahun 2025 dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) di Aula Pendopo Bupati Tangerang, Ki Samaun Kota Tangerang, Jum'at (19/9/25).

Dalam sambutannya Sekda Soma mengucapkan selamat datang dan selamat berkunjung di Kabupaten Tangerang dan selanjutnya memaparkan gambaran umum Kabupaten Tangerang

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya mengucapkan selamat datang dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh peserta PKA angkatan ke-7 dari Lembaga Administrasi Negara merupakan sebuah kehormatan bagi kami menjadi lokus studi lapangan bagi para calon-calon pemimpin masa depan," ucap Soma

sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi bangsa kita, termasuk di Kabupaten Tangerang. Sebagaimana kita ketahui, isu penanggulangan kemiskinan tidak hanya soal penyediaan bantuan sosial, melainkan juga bagaimana menciptakan pemberdayaan yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Dia juga mengatakan bahwa Pemkab Tangerang memiliki komitmen kuat dalam menekan angka kemiskinan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Berbagai program telah dijalankan dengan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemberdayaan UMKM, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, penguatan jaringan perlindungan sosial, hingga pengendalian penduduk dan keluarga berencana.

"Tema yang diangkat pada Stula kali ini, yaitu Penguatan Peran Kepemimpinan dalam Penanggulangan Kemiskinan dan Pemberdayaan Sosial, sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi bangsa kita, termasuk di Kabupaten Tangerang," ujarnya

Pihaknya sangat menyambut baik dan berharap melalui studi lapangan akan didapat ide, gagasan dan inovasi yang solutif bagi kedua belah pihak

"Kami sangat menyambut baik dan terbuka untuk melakukan observasi, diskusi, serta berbagi pengalaman dalam rangka memperkaya pembelajaran bersama. Kami juga mohon masukan bapak ibu sekalian karena akan menjadi ukuran bagi kita untuk perbaikan ke depannya," pungkasnya

Sementara itu, Ketua rombongan studi lapangan PKA Angkatan VII, Ani Suprihatini menjelaskan bahwa PKA dari LAN mengambil tema "Penguatan Peran Kepemimpinan dalam Penanggulangan Kemiskinan dan Pemberdayaan Sosial". Tema tersebut sejalan dengan Nawacita dan program prioritas dari Presiden Prabowo.

"Ada empat Lokus yang kami ambil yaitu dari Bappeda, Dinas Sosial, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro dan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.

Peserta berjumlah 46 peserta yang berasal dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI," jelasnya

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan dan berharap semua peserta PKA benar-benar bisa menggali sebanyak mungkin program dan kegiatan serta berbagai pengalaman empiris pada OPD terkait untuk dapat juga mengambil motede terbaik untuk perbaikan ke depan nantinya di lembaga masing-masing. (Red)

Pemkab Tangerang–Pemprov Banten Sinergi Tangani Banjir Permata 2

Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, bersama Gubernur Banten, Andra Soni, meninjau langsung lokasi yang kerap terdampak banjir di Perumahan Permata 2, Kecamatan Balaraja, Jumat (19/9/25).

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, hasil tinjauannya bersama Gubernur Banten menemukan sejumlah penyebab banjir, di antaranya penyempitan dan belokan saluran air yang menghambat aliran, serta kondisi lahan yang merupakan dataran rendah. Untuk itu, pihaknya akan segera melakukan langkah-langkah teknis guna mengurangi dampak banjir di kemudian hari.

"Ada dua langkah utama yang akan ditempuh, yaitu memperbesar saluran air agar aliran lebih lancar, serta memanfaatkan lahan yang tidak digunakan untuk dibangun tandon air. Upaya ini diharapkan dapat mengurangi genangan dan mempercepat surutnya air," jelas Bupati Maesyal Rasyid

Menurut dia, kunjungannya bersama Gubernur Banten merupakan bentuk kepedulian dan respon cepat pemerintah daerah atas aspirasi masyarakat, khususnya mengatasi dan menangani banjir yang kerap melanda Perumahan Permata 2 Balaraja.

"Melalui sinergi pemerintah daerah, provinsi, dan masyarakat, diharapkan penanganan banjir di Perumahan Permata 2 dapat segera terwujud, sehingga warga dapat tinggal dengan lebih aman dan nyaman," ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa penanganan banjir membutuhkan kolaborasi lintas pihak, baik pemerintah provinsi, kabupaten, maupun pemerintah pusat. Ia juga meminta dukungan penuh dari masyarakat untuk meningkatkan kesadaran bersama pentingnya fungsi saluran air dan menjaga fungsi saluran air itu agar tetap berubah fungsinya

"Kita perlu kesadaran bersama agar saluran air tidak ditutup atau dibeton. Semua perbaikan ini tujuannya untuk kepentingan masyarakat banyak. Kami bersama Pak Bupati sudah menyepakati tindak lanjut, dan akan segera dikoordinasikan dengan instansi teknis terkait," ujar Gubernur.

Ketua RW 07 Perumahan Permata 2, Subiyanto, menyampaikan apresiasi atas kedatangan Bupati dan Gubernur yang langsung meninjau titik banjir di wilayahnya. Menurutnya, kunjungan ini diharapkan dapat memberikan solusi bagi warga yang sudah lama berupaya mandiri (swadaya) mengatasi banjir meski hasilnya belum maksimal.

"Kami berterima kasih atas perhatian Pak Bupati dan Pak Gubernur. Semoga solusi yang sudah direncanakan bisa segera terealisasi untuk kebaikan warga," ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Banten dan Bupati Tangerang juga secara simbolis menyerahkan bantuan sembako kepada warga terdampak. (Red)

Pemkab Tangerang Kembangkan Potensi Laut dan Pesisir dengan Konsep Blue Economy

TANGERANG, lensafokus.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus memantapkan langkah dalam mengembangkan potensi pesisir. Dengan mengusung konsep ekonomi biru atau blue economy, Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menegaskan bahwa penguatan ekonomi biru bukan sekadar program jangka pendek, melainkan visi pembangunan daerah yang terintegrasi dengan agenda nasional.

"Konsep ekonomi biru ini, bukan sekadar program jangka pendek. Ini adalah konsep jangka panjang yang terintegrasi dengan agenda nasional dan harus ada dukungan dari pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan media," ungkap Bupati Maesyal Rasyid.

Pihaknya menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan ekonomi biru tersebut dan berharap agar kegiatan tersebut menjadi momentum bagi semua pihak secara bersama-sama memanfaatkan potensi laut dan pesisir menjadi sebuah kekuatan dalam pengembangan kebijakan ekonomi biru yang telah menjadi prioritas pembangunan nasional.

“Dengan meningkatkan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan, kita ingin menjadikan perekonomian masyarakat pesisir semakin sejahtera dan berdaya saing,” ujarnya dalam acara Sinergi Kampung Ekonomi Biru, di Ketapang Urban Aquaculture, Kamis (18/9/25).

Menurut dia, kekayaan pesisir Kabupaten Tangerang yang terbentang sepanjang 51 kilometer dengan luas pantai mencapai 325 hektare merupakan anugerah besar yang harus diolah dengan bijak.

"Potensi itu mencakup kawasan minapolitan di Kronjo dan Teluknaga dengan tambak seluas lebih dari 8.200 hektare, hutan mangrove di Desa Ketapang yang memiliki 720 ribu batang dari 16 spesies termasuk yang langka, hingga deretan destinasi wisata bahari populer seperti Pantai Tanjung Pasir, Pulau Cangkir, dan Tanjung Kait," jelasnya.

Dia juga menyinggung potensi kuliner laut yang terpusat di Kampung Cituis, Pakuhaji, yang sedang diarahkan menjadi pintu masuk wisata menuju Kepulauan Seribu.

“Identitas budaya pesisir kita tidak boleh hilang. Festival pesisir yang rutin kita gelar adalah upaya menjaga warisan tradisi sekaligus memperkuat daya tarik wisata lokal,” ucapnya.

Dia juga menegaskan bahwa Pemkab Tangerang telah melakukan sejumlah langkah nyata, mulai dari program penanaman kembali mangrove untuk mencegah abrasi, pengembangan infrastruktur wisata di Teluknaga, hingga pemberdayaan nelayan dan UMKM yang berbasis hasil laut.

Dalam waktu 5-10 tahun mendatang, Kabupaten Tangerang bisa mengembangkan pesisirnya sebagai pusat ekonomi biru yang berkelanjutan dan saling berkaitan.

“Kami ingin membangun desa-desa wisata bahari dengan fasilitas ramah lingkungan. Kawasan minapolitan akan dikelola dengan prinsip keberlanjutan. Nelayan dan UMKM pesisir harus mendapat akses lebih luas pada modal, pasar, dan teknologi. Dan yang tidak kalah penting, investasi harus diarahkan untuk mendukung konservasi sekaligus membuka lapangan kerja,” tuturnya.

Bupati Maesyal Rasyid juga menegaskan bahwa keberhasilan visi besar ini tidak bisa dicapai hanya oleh pemerintah daerah. Diperlukan sinergi pentahelix antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media.

“Kita ingin pembangunan ini bukan hanya menumbuhkan ekonomi, tetapi juga melestarikan laut, mangrove, dan pesisir kita. Saya yakin, dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, mimpi ini bisa kita wujudkan,” serunya.

Adapun dalam momentum peringatan Hari Mangrove Sedunia tahun ini, lanjut Ujang, diharapkan menjadi titik awal inisiasi program jangka panjang yang akan memperkuat ketahanan ekonomi pesisir Kabupaten Tangerang. Dengan arah strategi pembangunan pesisir yang inklusif, fokus pada infrastruktur terintegrasi, penguatan ekonomi lokal, pengembangan ekowisata bahari, rehabilitas lingkungan, serta kemitraan multi-pihak diharapkan dapat membantu pengembangan ekonomi biru.

“Kita ingin menjadikan Kabupaten Tangerang sebagai contoh nyata bagaimana Blue Economy dapat berjalan: ekonomi tumbuh, masyarakat sejahtera, dan lingkungan tetap lestari. Saya yakin, dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, mimpi ini bisa kita wujudkan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang, Ujang Sudiartono menambahkan bahwa inisiatif Kampung Ekonomi Biru menjadi tonggak kolaborasi lintas sektor yang baru pertama kali dilakukan.

“Kegiatan ini merupakan kolaborasi pertama dengan Kemenko Infrastruktur Republik Indonesia, Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, serta institusi pendidikan seperti IPB dan Swiss German University. Kami juga melibatkan komunitas pesisir dan dunia usaha melalui Agung Sedayu Group,” jelasnya.

Menurut Ujang, keterlibatan sektor swasta dalam bentuk pendampingan CSR sangat penting. Salah satunya, bagaimana masyarakat bisa mengolah hasil tangkapan laut menjadi produk bernilai tambah, serta memanfaatkan tanaman mangrove untuk keperluan ekonomi.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah memperbaiki kondisi lingkungan pesisir agar lebih baik. Dari situ kita ingin masyarakat juga merasakan manfaat ekonomi, baik dari hasil olahan ikan maupun dari inovasi pemanfaatan mangrove yang memiliki nilai ekonomi,” katanya. (Red)

Bupati Tangerang Hadiri Rakerda I FSP RTMM-SPSI Pimpinan Daerah Provinsi Banten

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I Federasi Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan Minuman Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP RTMM-SPSI) Pimpinan Daerah Provinsi Banten Tahun 2025.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengucapkan terima kasih kepada seluruh serikat pekerja atas sinergisnya yang telah menjaga stabilitas dan kondusifitas wilayah pasca unjuk rasa nasional beberapa waktu yang lalu.

"Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh serikat pekerja yang telah juga bersama-sama kondusifitas pasca unjuk rasa sehingga keadaan tetap terkendali dan harmonis, khususnya di Kabupaten Tangerang," ujar Bupati Maesyal Rasyid di Hotel Yasmine, Kamis (18/9/25)

Lanjut dia, Pemkab Tangerang terus berupaya agar hubungan industrial tetap kondusif dan harmonis di saat kondisi dunia yang tidak menentu. Pemerintah daerah memberikan pelatihan-pelatihan di BLK secara gratis dan memberikan bantuan lunak kepada masyarakat termasuk para pekerja untuk modal usaha.

"Kita juga menjalin kerjasama dengan pengembang dan perusahaan lain yang saat ini tetap konsisten sehingga banyak lapangan kerja yang dapat diisi oleh masyarakat sekitar," ujarnya

Dia menambahkan, baik pemerintah provinsi maupun Pemkab Tangerang telah menggratiskan SMA sederajat dan SD, SMP swasta yang akan terus ditingkatkan jumlahnya sebagai upaya meringankan beban para pekerja.

"Ini merupakan bagian ikhtiar kami pemerintah daerah untuk membantu meringankan beban pekerja. Selain itu juga, kami juga telah memfasilitasi beasiswa, baik dalam negeri maupun luar negeri bagi anak-anak berprestasi supaya mereka jangan sampai putus sekolah," tandasnya

Dia juga berharap Rakerda tersebut nantinya bisa menghasilkan berbagai masukan dan gagasan yang bukan hanya mampu memperkuat soliditas organisasi juga bermanfaat untuk masyarakat

Semoga Rapeda ini bisa menghasilkan masukan, gagasan dan solusi bukan hanya untuk organiasi, pekerja dan perusahaan bagi juga selaras dan bermanfaat bagi pembangunan daerah," pungkasnya. (Red)

Semarak Harhubnas 2025, Dishub Kabupaten Tangerang Gelar Donor Darah dan Layanan Gratis

TANGERANG, lensafokus.id - Dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas), Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tangerang menggelar berbagai kegiatan yang melibatkan pegawai dan masyarakat sekitar kantor Dishub.

Berbagai kegiatan, diantaranya Donor Darah bagi pegawai yang digelar di kantor Dishub Kabupaten Tangerang, di Balaraja Kamis (18/9/2025).

Kegiatan ini mendapat sambutan yang sangat antusias dari para pegawai. Tercatat sebanyak 100 pegawai Dishub ikut serta menyumbangkan darah dalam kegiatan yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI).

Kepala Dishub Kab. Jainudin Tangerang menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Harhubnas 2025.

“Hari ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Perhubungan Nasional tahun 2025. Kegiatan ini kami awali sejak kemarin, tanggal 17 September, bertepatan dengan Hari Perhubungan Nasional. Kami mengadakan bazar sembako berupa pembagian beras masyarakat ke sekitar kantor Dishub,” ujar Jainudin.

Selain donor darah, Dishub juga memberikan layanan khusus kepada masyarakat yang melakukan uji kendaraan bermotor (KIR) pada hari yang sama.

“Kami menyediakan 200 kotak makanan gratis kepada para sopir, kondektur, dan masyarakat yang sedang melaksanakan uji KIR hari ini. Ini sebagai bentuk pelayanan tambahan dari kami dalam rangka memperingati Harhubnas,” tambah Jainudin.

Ia menambahkan, meskipun pengujian KIR merupakan kegiatan rutin, namun pada peringatan Harhubnas ini ada pelayanan ekstra bagi masyarakat.

"Pengujian KIR memang dilakukan setiap hari. Tapi khusus hari ini, selain mendapatkan pelayanan teknis, para pengguna juga mendapatkan makanan gratis sambil menunggu proses KIR-nya selesai," ungkapnya.

Sebagai acara puncak, Dishub Kabupaten Tangerang akan menggelar apel bersama pada tanggal 22 September 2025 di Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa.

Jainudin berharap momentum Harhubnas dapat menjadi pemacu semangat bagi seluruh jajaran Dishub untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Ke depan, kami sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di bidang transportasi akan terus berkomitmen meningkatkan pelayanan, khususnya dalam aspek keselamatan transportasi dan pelaksanaan uji KIR. Kami akan berupaya secara maksimal sesuai tugas dan fungsi kami,” tutupnya. (Red)

Page 44 of 243
Go to top