Banten

Banten (6964)

LEBAK, lensafokus.id – Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 terus menggema di tengah masyarakat. Momentum bersejarah tersebut menjadi pengingat atas perjuangan para pahlawan sekaligus ajakan untuk terus menjaga persatuan dan semangat kebangsaan.

Nuansa merah putih turut mewarnai peringatan HUT ke-81 RI di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Lebak. Salah satunya disuarakan oleh Badak Banten Perjuangan melalui pesan nasionalisme dan ajakan untuk mengisi kemerdekaan dengan berbagai kegiatan positif.

Dengan mengusung semangat “Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia”, Badak Banten Perjuangan menegaskan bahwa kemerdekaan tidak semata-mata menjadi seremoni tahunan, tetapi merupakan warisan perjuangan yang harus dijaga dan diisi dengan kontribusi nyata.

HUT ke-81 RI juga menjadi momentum untuk mengenang jasa para pejuang yang telah mengorbankan tenaga, pikiran hingga nyawa demi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Di tengah perkembangan zaman, semangat perjuangan tersebut diharapkan tetap tumbuh, khususnya di kalangan generasi muda. Persatuan, kepedulian terhadap sesama serta kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan dinilai menjadi bagian penting dalam meneruskan cita-cita para pendiri bangsa.

“Kemerdekaan adalah hasil perjuangan. Tugas kita hari ini adalah menjaga, mengisi, dan meneruskan perjuangan tersebut,” menjadi pesan yang disampaikan dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Badak Banten Perjuangan pun mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peringatan kemerdekaan sebagai momentum memperkuat persatuan dan kebersamaan.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Terus melangkah, terus berjuang, dan terus menjaga Indonesia dalam bingkai persatuan. (C2p)

KOTA TANGERANG, lensafokus.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tangerang menggelar Apel Kehormatan dan Renungan Suci dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.

Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat di Taman Makam Pahlawan (TMP) Taruna, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Minggu (16/8/2026) dini hari.

Suasana hening menyelimuti kawasan TMP Taruna ketika jajaran Pemerintah Kota Tangerang bersama unsur TNI, Polri, serta elemen terkait mengikuti rangkaian Apel Kehormatan dan Renungan Suci untuk mengenang jasa dan pengorbanan para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono Hasan mengatakan, Renungan Suci menjadi momentum untuk mengenang sekaligus mendoakan para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan kemerdekaan.

«“Alhamdulillah, malam hari ini kita dapat melaksanakan Renungan Suci sekaligus mengirimkan doa kepada arwah para pahlawan. Semoga perjuangan beliau menjadi pembelajaran bagi kita, generasi-generasi yang saat ini dan berikutnya,” ujar Maryono.»

Ia juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Kota Tangerang, untuk turut merenungkan makna kemerdekaan. Menurutnya, kemerdekaan yang dinikmati masyarakat saat ini tidak terlepas dari sejarah panjang perjuangan dan pengorbanan para pahlawan.

«“Siapapun kita, di manapun kita berada, khususnya masyarakat Kota Tangerang, agar kita dapat mengenang perjuangan para pahlawan. Mereka merebut kemerdekaan ini dengan darah dan air mata. Mari kita hayati makna dari perjuangan kemerdekaan Indonesia agar kita tidak melupakan sejarah,” tutur Maryono.»

Sementara itu, Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0506/Tangerang Letkol Inf. Yuki Amanan menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-81 RI menjadi momentum untuk kembali mengingat jasa, pengorbanan, serta semangat perjuangan para pahlawan.

Menurutnya, semangat pantang menyerah yang ditunjukkan para pahlawan tetap relevan untuk diterapkan dalam kehidupan masyarakat saat ini, terutama di tengah perkembangan teknologi dan berbagai tantangan zaman.

«“Perjuangan pahlawan kita dalam menggapai cita-cita tidak pernah mengenal pantang mundur dan tidak pernah mengenal menyerah. Semangat itu harus selalu kita teruskan, nilai-nilai positifnya harus selalu kita tebarkan kepada generasi penerus bangsa di manapun kita berada di Indonesia,” ungkap Yuki Amanan.»

Ia menambahkan, tradisi Apel Kehormatan dan Renungan Suci memiliki nilai penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara karena menjadi pengingat bagi generasi penerus untuk terus menghargai jasa para pahlawan.

«“Tradisi ini mempunyai banyak nilai dalam sendi-sendi kehidupan kita. Ini harus terus diingat dan kita laksanakan, karena kita harus selalu mengenang tradisi untuk menguatkan jati diri kita sebagai warga negara Indonesia,” tambahnya.»

Melalui Apel Kehormatan dan Renungan Suci HUT ke-81 RI, Pemkot Tangerang mengajak seluruh masyarakat untuk tidak sekadar memaknai kemerdekaan melalui kegiatan seremonial. (Sumarna)

Tangerang, lensafokus.id - Daftar lengkap Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kecamatan Cisoka Tahun 2026. Sebanyak 24 calon terpilih dari berbagai sekolah di lingkungan Kecamatan Cisoka siap bertugas mengibarkan Bendera Merah Putih pada peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

Berikut adalah daftar nama lengkap calon Paskibraka beserta asal sekolahnya:

Giant Putra Ramadan dari SMAN 8 Kab. Tangerang, M. Naufal Rafifah Al Aisy dari MAS Daarul Falahiyyah, Muhammad Diaz Ramadhan dari MA Fathurrobbaniy, Trimana Santadewi Simanjuntak dari SMK Gyokai Indonesia, Ridho Pratama dari MA Fathurrobbaniy, Syifa Nur Aini dari SMK Gema Bangsa, Keyzen Revano dari MA Fathurrobbaniy, Gusti Putra Ramadhan dari MA Fathurrobbaniy, Muhammad Roffi Ullah dari SMK Gema Bangsa, Muhammad Nizam Fajari Wijaya dari MAS Daarul Falahiyyah, Muhammad Fajar dari SMK Yapisda, Muhammad Febriyan Suherman dari MA Fathurrobbaniy, Andisti Hizrina Rahmadian dari SMK Yapisda, Dinda Aulia dari SMK Yapisda, Aisyah dari SMK Yapisda, Ni Made Indah Ayu Widiawati dari SMAN 8 Kab. Tangerang, Silfana dari SMK Yapisda, Seviya dari SMK Gyokai Indonesia, Annisa Naila Sasmita dari SMAN 8 Kab. Tangerang, Ahmad Karim Azzaki dari MA Fathurrobbaniy, Dedy Apiandi dari SMK Gema Bangsa, Muhammad Yusup Alfarizki dari SMK Yapisda, Fajri Nurseptiawan dari SMK Gema Bangsa, serta Intan Wulandari dari SMK Gyokai.

Para Paskibraka ini merupakan hasil seleksi yang dinilai memiliki kemampuan, kedisiplinan, serta semangat dan tanggung jawab untuk menjalankan tugas mulia sebagai pengibar bendera pusaka.

Seluruh calon selanjutnya telah dibimbing oleh 24 orang pelatih yang telah ditetapkan, yaitu Muhamad Bustomi, M Pirman Nourdin, Agit Firmansyah, Muhammad Said Abdullah, Muhammad Rifki Sudrajat, Muhammad Fauzan Satryo, Muhammad Aditya, Dava Aldany, Lukas Wijaya, Muhammad Ridwan, Rabiah Al-Ramadhan, Alfachri Maulana, Muhammad Nuril Fathin, Wildan Maulana Dzikri, Mutia Aulia Putri, Novrefelya Jesica, Reva Ayu Wanita, Tiara Sinta, Velyna Kania Dewi Fauzi, Chika Aprilia Putri, Siti Eka Aprilia Putri, Ifana Anggraeni, Salsabilah Putri, dan Bahtiar Muzaki. Seluruh tim pelatih membentuk karakter, kedisiplinan, serta kemampuan baris-berbaris para Paskibraka Tingkat Kecamatan Cisoka agar tampil maksimal saat menjalankan tugas nanti.

Diharapkan, melalui kegiatan ini lahir generasi muda yang tidak hanya terampil dalam baris-berbaris, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme, cinta tanah air, dan menjadi teladan kedisiplinan di lingkungan masyarakat.

Selamat bertugas dan selamat berkarya bagi seluruh calon Paskibraka dan pelatih Kecamatan Cisoka Tahun 2026. Semoga amanah yang diemban dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, kehormatan, dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. (Lingga)

Tangerang, lensafokus.id - Camat Cisoka Sumartono mengukuhkan 24 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Gedung Serba Guna Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang pada Sabtu Malam (15/08/2026). Seluruh anggota Paskibraka ini akan bertugas pada upacara HUT ke-81 RI nanti Senin (17/08/2026). Hadir dalam pengukuhan Sekcam Hj.Nurbaeti, Kasi Pemberdayaan Ismail, Kasi Binwas Supriyatna, Kasi Pelayanan Sidar Nababan, Kasubag Umpeg Imelda, PLT Kasi Trantib Anam, Kasubag Keuangan Febbry.

Hadir juga, Anggota TNI Koramil 13 Cisoka yang mewakili Danramil, Anggota Polri dari Polsek Cisoka yang mewakili Kapolsek.

Pengukuhan diawali dengan pelantunan lagu Indonesia Raya dan Mengheningkan Cipta. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ikrar oleh Camat Cisoka Sumartono yang diikuti seluruh anggota Paskibraka.

Fajri Nurspetiawan anggota Paskibraka dari sekolah SMK Gema Bangsa menjadi perwakilan dalam pengukuhan ini. Ia memegang bendera Merah Putih ditaruh di dada kanan selama membacakan ikrar.

IMG 20260815 WA0057

Berikut bunyi ikrar pengukuhan anggota Paskibraka:
Ikrar putera Indonesia

Aku mengaku putera Indonesia dan berdasarkan pengakuan itu

Aku mengaku bahwa aku adalah makhluk Tuhan Sang Maha Pencipta, dan bersumber pada-Nya

Aku mengaku bertumpah darah satu, Tanah Air Indonesia

Aku mengaku berbangsa satu bangsa Indonesia

Aku mengaku bernegara satu, Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berlandaskan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945

Aku mengaku berjiwa dan berideologi satu, jiwa dan ideologi Pancasila, dan satu UUD negara republik Indonesia tahun 1945

Aku mengaku bertujuan satu, masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila

Aku mengaku kemerdekaan dalam kesatuan budaya bangsa

Aku mengaku sebagai generasi penerus, perjuangan besar kemerdekaan dengan akhlak dan ihsan menurut ridha Tuhan Yang Maha Esa,

 

Berdasarkan pengakuan-pengakuan ini dan demi kehormatanku sebagai kader bangsa aku berjanji akan bersungguh-sungguh menjalankan kewajibanku untuk mengamalkan semua pengakuan ini dalam karya hidupku sehari-hari

 

Semoga Tuhan yang Maha Esa memberkati niatku ini dengan taufik dan hidayah-Nya serta inayah-Nya.

Setelah pembacaan ikrar, Fajri melepas lalu mencium bendera Merah Putih. Kemudian, upacara dilanjutkan dengan Sumartono membacakan pernyataan pengukuhan.

"Dengan memohon rida Tuhan Yang Maha Kuasa, dengan ini saya kukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Tingkat Kecamatan Cisoka tahun 2026 yang akan bertugas pada tanggal 17 Agustus tahun 2026, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan rahmat dan kemudahan dalam menjalankan tugas negara,".

Sebagai tanda pengukuhan Paskibraka, Sumartono menyematkan Lencana Merah Putih Garuda dan pemasangan kendit kepada pemimpin upacara. Pengukuhan selesai dan diakhiri dengan ucapan selamat dari seluruh pihak yang hadir kepada anggota Paskibraka. (Lingga)

JAKARTA, lensafokus.id — PT. BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional, dengan memperoleh dua penghargaan sekaligus, yakni Golden Champion (Konsistensi Kinerja Berpredikat Sangat Bagus Selama 5 Tahun Terakhir 2022–2026) serta penghargaan Kinerja Berpredikat Sangat Bagus (berdasarkan Performa Kinerja Tahun 2025).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh CEO Infobank Media Group, Eko B. Supriyanto, bersama Ketua Perbarindo, Tedy Alamsyah, dalam acara 17th INFOBANK BPR Award 2026 yang digelar di The St. Regis Hotel, Jakarta, Jumat (14/08/2026).

Penganugerahan yang diinisiasi oleh INFOBANK Media Group ini menjadi salah satu ajang bergengsi bagi industri Bank Perekonomian Rakyat (BPR) di Indonesia. Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 500 audiens yang terdiri dari CEO dan jajaran eksekutif perbankan, sektor jasa keuangan, perusahaan asuransi, hingga industri teknologi finansial.

Pada tahun ini, sebanyak 421 BPR di seluruh Indonesia memperoleh predikat Sangat Bagus berdasarkan kinerja tahun buku 2025. Dari jumlah tersebut, sebanyak 114 BPR berhasil mempertahankan konsistensi kinerja dengan predikat Sangat Bagus selama rentang waktu 5 hingga 15 tahun terakhir.

Dalam proses penilaiannya, Infobank Indonesia menggunakan sejumlah indikator utama untuk mengukur kinerja BPR di seluruh Indonesia. Penilaian tersebut mencakup lima aspek utama, yaitu permodalan, kualitas aset, rentabilitas, likuiditas, dan efisiensi.

Pada aspek permodalan, penilaian dilakukan melalui Capital Adequacy Ratio (CAR) serta pertumbuhan modal inti bank. Sementara pada aspek kualitas aset, penilaian melihat kualitas kredit serta rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL).

Selanjutnya, aspek rentabilitas dinilai berdasarkan tingkat pengembalian aset dan ekuitas atau Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE), termasuk pertumbuhan laba tahun berjalan. Untuk aspek likuiditas, indikator yang digunakan antara lain Loan to Deposit Ratio (LDR) dan pertumbuhan dana pihak ketiga.

Sedangkan aspek efisiensi mengacu pada perbandingan antara beban dan pendapatan operasional bank, termasuk kemampuan bank dalam menjaga Net Interest Margin (NIM).

Direktur Utama PT. BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda), Ai Suherlan, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan yang kembali diraih perusahaan. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan hasil dari kerja keras seluruh jajaran Direksi dan pegawai BPR Kerta Raharja Gemilang dalam menjaga kinerja perusahaan secara konsisten serta Dewan Komisaris yang terus secara konsisten mengawasi jalannya kinerja.

“Kami bersyukur dan berterima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh Infobank Indonesia. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa kerja keras seluruh jajaran PT. BPR Kerta Raharja Gemilang dalam menjaga kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat mendapatkan apresiasi di tingkat nasional,” ujar Ai Suherlan.

Ia menegaskan, penghargaan Golden Champion bukan sekadar capaian, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro dan masyarakat Kabupaten Tangerang.

“Bagi kami, penghargaan ini bukanlah akhir, tetapi menjadi motivasi untuk terus melakukan yang terbaik. Kami akan terus menjalankan program-program yang telah direncanakan, salah satunya melalui Kredit Mikro Raharja sebagai upaya memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat dan pelaku usaha mikro. Kami juga terus mendorong digitalisasi layanan melalui M-Banking agar pelayanan perbankan semakin mudah, cepat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.

Ai Suherlan menambahkan, seluruh jajaran BPR Kerta Raharja Gemilang memiliki target bersama untuk terus memperkuat fundamental perusahaan dan meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian daerah. Salah satu target besar yang ingin dicapai adalah pertumbuhan aset perusahaan hingga Rp1 triliun.

“Target kami ke depan adalah bagaimana BPR Kerta Raharja Gemilang dapat terus tumbuh secara sehat dan berkelanjutan. Kami memiliki target bersama untuk mencapai aset perusahaan sebesar Rp1 triliun. Untuk mewujudkannya tentu diperlukan kerja sama, inovasi, peningkatan kualitas SDM, penguatan digitalisasi, serta pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, pencapaian tersebut juga menjadi bagian dari komitmen PT. BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda) untuk terus memberikan kontribusi bagi pembangunan ekonomi daerah. Melalui penguatan pembiayaan sektor mikro, peningkatan inklusi keuangan dan transformasi layanan digital, BPR diharapkan mampu semakin dekat dengan masyarakat serta menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tangerang. (Red)

JAKARTA, lensafokus.id — Relawan Masyarakat Bersatu Gotong Royong (Rel MBG) menyampaikan duka cita dan keprihatinan mendalam atas gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026).

Selain menyampaikan belasungkawa, Rel MBG juga menyiapkan serangkaian aksi tanggap darurat untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.

Berdasarkan pembaruan data Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga pukul 15.00 WIB, gempa tersebut dilaporkan mengakibatkan 38 orang meninggal dunia, dua orang mengalami luka berat, dan 11 orang luka ringan. Sekitar 2.000 warga juga dilaporkan mengungsi secara mandiri.

Sementara itu, BMKG menyatakan peringatan dini tsunami telah berakhir pada pukul 07.30 WIB. Meski demikian, masyarakat tetap diimbau waspada terhadap kemungkinan gempa susulan serta menjauhi bangunan yang mengalami kerusakan.

Ketua Umum Rel MBG, KRT Roy Marjuk Hadipuro, mengatakan pihaknya tidak hanya menyampaikan simpati, tetapi juga berkomitmen menghadirkan aksi nyata di tengah masyarakat terdampak.

«“Bencana di NTT adalah duka kita bersama. Rel MBG berdiri bersama masyarakat terdampak, bukan hanya melalui ungkapan simpati, tetapi melalui gotong royong yang nyata, tertib, dan berpihak pada kebutuhan penyintas. Kami mengajak seluruh elemen bangsa menyatukan kepedulian, seraya menghormati komando penanganan bencana dari pemerintah dan petugas di lapangan,” ujar Roy dalam siaran pers yang diterima, Sabtu (15/8).»

Siapkan Donasi dan Tim Lapangan

Sekretaris Jenderal Rel MBG, Tb. M Dedi Lesmana, SIP, mengatakan sekretariat organisasi segera mengonsolidasikan jaringan relawan, mitra, dan simpul daerah untuk membuka donasi kemanusiaan secara resmi.

Ia memastikan proses penggalangan dan penyaluran bantuan akan dilakukan secara tertib, disertai pencatatan serta laporan pertanggungjawaban yang dapat diakses publik.

«“Kami meminta masyarakat hanya menyalurkan bantuan melalui kanal resmi Rel MBG yang diumumkan oleh sekretariat,” tegas Dedi.»

Rel MBG menyiapkan respons kemanusiaan melalui beberapa tahapan. Pertama, membuka donasi kemanusiaan setelah rekening, narahubung, masa penggalangan, serta tata kelola pelaporan ditetapkan secara resmi.

Kedua, melakukan asesmen cepat, baik secara jarak jauh maupun di lapangan, bersama jejaring lokal untuk memetakan kebutuhan mendesak, lokasi prioritas, dan kelompok masyarakat yang rentan.

Ketiga, menyiapkan tim lapangan secara bertahap yang meliputi unsur kesehatan, logistik, data dan komunikasi, perlindungan kelompok rentan, serta dukungan psikososial awal.

Keempat, bantuan akan didistribusikan berdasarkan hasil asesmen dan melalui koordinasi dengan BNPB/BPBD, dinas kesehatan, pemerintah daerah, Basarnas, TNI, Polri, serta organisasi kemanusiaan setempat.

Kelima, Rel MBG akan menyampaikan laporan penerimaan, pembelanjaan, distribusi, dan sisa dana secara berkala sebagai bentuk akuntabilitas kepada publik.

Perhatikan Kesehatan dan Kelompok Rentan

Ketua Bidang Kesehatan dan Tanggap Bencana Rel MBG, dr. Ekasakti Octohariyanto, MPdKed, MKM, FRSPH, mengingatkan bahwa kebutuhan kesehatan pascagempa tidak hanya berkaitan dengan penanganan kondisi kegawatdaruratan.

Menurutnya, kesinambungan pengobatan bagi penderita penyakit kronis, layanan ibu dan anak, ketersediaan air bersih dan sanitasi, pencegahan penyakit menular di lokasi pengungsian, kesehatan jiwa, serta dukungan psikososial juga harus menjadi perhatian.

Perlindungan terhadap kelompok rentan, seperti lansia, anak-anak, ibu hamil, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan lainnya juga perlu diprioritaskan.

«“Perhatian juga harus diberikan pada kesinambungan obat bagi penderita penyakit kronis, layanan ibu dan anak, air bersih dan sanitasi, pencegahan penyakit menular di pengungsian, kesehatan jiwa dan dukungan psikososial, serta perlindungan lansia, anak, ibu hamil, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan lainnya,” jelas Ekasakti.»

Ia menegaskan bahwa pengerahan tim Rel MBG akan dilakukan setelah proses asesmen dan koordinasi selesai. Langkah tersebut dilakukan agar kehadiran relawan tetap aman, tidak membebani sistem penanganan lokal, dan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Berdasarkan kebutuhan pada fase tanggap darurat, Rel MBG memprioritaskan sejumlah dukungan yang nantinya akan dikonfirmasi kembali melalui asesmen, antara lain layanan kesehatan dasar dan kegawatdaruratan sesuai permintaan otoritas setempat, obat-obatan dan alat kesehatan berdasarkan daftar kebutuhan resmi, air minum, perlengkapan sanitasi dan kebersihan, masker, serta kebutuhan kesehatan perempuan.

Selain itu, bantuan juga diarahkan untuk memenuhi kebutuhan makanan siap santap dan bahan pangan yang aman, tenda, alas tidur, selimut, penerangan, perlengkapan pengungsian, perlengkapan bayi, anak, lansia, penyandang disabilitas, serta dukungan pertolongan psikologis awal dan perlindungan bagi para penyintas.

Rel MBG mengajak masyarakat, dunia usaha, organisasi profesi, komunitas, lembaga pendidikan, serta seluruh jejaring kerelawanan untuk bersama-sama bergotong royong membantu masyarakat NTT.

Masyarakat juga diimbau menyalurkan bantuan secara bertanggung jawab, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, tidak memasuki wilayah terdampak tanpa koordinasi, serta selalu mengutamakan keselamatan penyintas dan petugas di lapangan.

Adapun informasi mengenai rekening donasi, kode QR, narahubung, titik pengumpulan bantuan, kebutuhan prioritas, serta jadwal keberangkatan tim lapangan akan diumumkan melalui kanal resmi Rel MBG setelah seluruh proses verifikasi dan koordinasi selesai.

Rel MBG berharap semangat gotong royong dari seluruh elemen masyarakat dapat membantu meringankan beban para penyintas dan mendukung proses pemulihan masyarakat NTT pascabencana. (Sumarna)

Page 3 of 697
Go to top