Banten

Banten (6084)

Tangerang, lensafokus.id --- Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang, responsif terhadap pengaduan warga PWS, terbukti dengan adanya informasi dan pemberitaan di media online kurang dari 5 jam sampah yang berserakan langsung di angkut dan di bersihkan, meski pada malam hari DLHK Kabupaten Tangerang langsung menerjunkan tim untuk membersihkan sampah di perum PWS tersebut.

Perwakilan dari DLHK Iwan terjun langsung ke perum PWS bersama petugas kebersihan, sehingga yang semula sampah bertumpuk di lokasi penyimpanan sementara, sekarang sudah bersih dan selesai diangkut.

Untuk kedepan kata Iwan, pak RT dan pak Ubay kalau seumpama terjadi kembali seperti ini tolong hubungi saya, insya Allah kalau tidak ada kendala di kendaraan saya akan tangani, sehingga tidak ada lagi kejadian penumpukan sampah seperti sekarang, imbuhnya.

"Kami selaku petugas DLHK mohon maaf apabila terjadi keterlambatan pengangkutan sampah, memang saat ini ada kendala di kendaraan angkut," katanya.

Sementara ketua RT 07 RW 03 Agus mengapresiasi dan Mengucapkan terima kasih atas respon cepat dari DLHK Kabupaten Tangerang atas aduan warga, meski malam hari tim pengangkut sampah langsung menyisir sampah yang berserakan di perum PWS, sekali lagi kami atasnama masyarakat mengucapkan terima kasih atas respon dari DLHK pungkasnya. (Dang)

TANGERANG, lensafokus.id – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang Intan Nurul Hikmah secara resmi membuka kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) TK Tingkat Kecamatan Pagedangan yang digelar di Halaman Kantor Kecamatan Pagedangan, Sabtu (31/1/26).

Dalam sambutannya, Wabup Intan menegaskan bahwa kegiatan Porseni bukan sekadar ajang lomba atau kompetisi, melainkan wadah pembinaan karakter sejak dini. Melalui kegiatan ini, anak-anak dilatih untuk berani tampil, bersikap sportif, bekerja sama, serta mengekspresikan bakat dan kreativitas mereka.

"Porseni ini bukan hanya soal menang atau kalah. Yang paling penting adalah proses belajar anak-anak kita, belajar percaya diri, berani tampil, bekerja sama, dan menghargai teman. Nilai-nilai inilah yang akan menjadi bekal penting bagi mereka di masa depan," tandas Wabup Intan.

Menurutnya, pendampingan, perhatian, keteladanan dan kasih sayang dari para guru dan orang tua juga sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak-anak.

“Pendampingan di rumah, perhatian, kasih sayang, serta keteladanan yang diberikan setiap hari merupakan sekolah pertama dan utama bagi anak-anak. Mari kita jaga bersama tumbuh kembang mereka agar tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat karakternya, santun perilakunya, serta sehat jasmani dan rohaninya,” ujarnya.

Ia menambahkan, anak-anak TK yang mengikuti Porseni tersebut merupakan calon Generasi Emas Indonesia. Di tangan merekalah masa depan Kabupaten Tangerang dan masa depan bangsa akan diestafetkan. Untuk itu, peran bersama antara pemerintah, guru, dan orang tua sangat diperlukan untuk memastikan anak-anak tumbuh di lingkungan yang aman, positif, dan penuh kasih sayang.

"Kami, Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk terus mendukung pendidikan anak usia dini. Pembangunan sumber daya manusia yang unggul harus dimulai dari pondasi yang kuat sejak usia dini. Mari kita bersama kuatkan terus sinergi dan kolaborasi," imbuhnya

Dirinya pun menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh panitia, khususnya IGTKI-PGRI Kecamatan Pagedangan, para guru, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan Porseni yang sangat positif bagi tumbuh kembang anak usia dini.

Sementara itu, salah satu guru TK di Kecamatan Pagedangan, Anisa, menuturkan bahwa kegiatan Porseni menjadi sarana yang sangat efektif untuk mengembangkan potensi anak sejak usia dini. Melalui berbagai perlombaan olahraga dan seni, anak-anak dapat melatih keberanian, kepercayaan diri, serta kemampuan bersosialisasi dengan teman sebaya.

Ia juga menyampaikan bahwa Porseni memberikan pengalaman berharga bagi anak-anak untuk belajar tampil di depan umum serta menanamkan nilai-nilai sportivitas dan kebersamaan. Selain itu, kegiatan ini turut mempererat kerja sama antara guru, orang tua, dan sekolah dalam mendukung proses tumbuh kembang anak.

“Melalui kegiatan seperti Porseni ini, anak-anak tidak hanya belajar berkompetisi, tetapi juga belajar berani tampil, bekerja sama, dan menghargai teman-temannya. Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan,” ujarnya. (Red)

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah melepas jalan santai sarungan dalam rangka peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-103 Nahdlatul Ulama (NU) yang dilaksanakan di Alun-alun Kec. Balaraja, Sabtu (31/01/26)

Dalam sambutannya, Wabup Intan mengatakan bahwa gerak jalan santai sarungan tersebut mempunyai makna yang mendalam yaitu: identitas, kesahajaan, kesantunan, dakwah dan kebersamaan

"Sarung melambangkan kesahajaan, kesantunan, dan identitas warga Nahdliyin. Jalan santai ini melambangkan kebersamaan. Ada pesan yang sangat indah: bahwa dakwah, persaudaraan, dan persatuan bisa kita rawat dengan cara yang menyenangkan," ujar Wabup Intan.

Menurut dia, NU bukan hanya organisasi besar, namun juga adalah rumah besar umat, tempat belajar tentang Islam yang sejuk, toleran, penuh kasih sayang, dan menjunjung tinggi akhlakul karimah. Selama lebih dari satu abad, NU telah menjaga tradisi dan merawat persatuan.

"Di Kabupaten Tangerang, peran NU sangat luar biasa. Pesantren, madrasah, majelis taklim dan berbagai kegiatan sosial. NU telah membantu pemerintah membina umat, mendidik generasi muda, serta menjaga kerukunan masyarakat," tandasnya

Pihaknya pun menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas segala upaya dan peran aktif NU yang telah bersinergi serta berkolaborasi bersama pemerintah daerah dalam pembangunan bidang pendidikan, sosial, keagamaan dan pemberdayaan masyarakat Kab. Tangerang

"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya mengucapkan selamat Hari Lahir Nahdlatul Ulama ke-103. Kami dari Pemerintah Kabupaten Tangerang menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya," ucapnya

Dia juga berharap melalui peringatan Hari Lahir ke-103, sinergitas dan kolaborasi NU bersama pemerintah daerah semakin kuat dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Tangerang yang religius, rukun, dan sejahtera.

"Selamat Hari lahir NU ke-103. Semoga NU terus menjadi cahaya umat dan perekat persatuan bangsa. Ikuti jalan santai ini dengan penuh semangat, tertib, jaga keselamatan, dan jangan lupa tebarkan senyum," pungkasnya

Wakil Ketua NU Kab. Tangerang yang juga Pimpinan Yayasan Al Itqon, Komaruzaman melaporkan bahwa dalam rangka memperingati Harlah ke-103 NU, selain gerak jalan sarungan dengan membuka stand-stand UMKM, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kab. Tangerang juga akan meluncurkan soft launching buku sejarah NU dan kegiatan sosial lainnya.

"Selain getak jalan santai sarungan dengan doorprise umrah, juga sudah ada stan-stan, ada yang gratis ada yang bayar, Bu. Dan insyaAllah nanti malam nanti kita soft launching buku sejarah NU setebal 1.200 halaman," ungkap Komaruzaman

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih mengucapkan terima kasih kepada Bupati, Ibu Wakil Bupati, Muspika Kecamatan Balaraja dan para camat yang telah mendukung kegiatan Harlah ke-103 NU. (Red)

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menghadiri pengajian rutin yang dirangkaikan dengan peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW Majelis Taklim Al-Munir yang digelar di Gedung Majelis Taklim Al-Munir Kec. Pagedangan, Sabtu (31/01/26)

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyambut baik dan mendukung kegiatan pengajian dan peringatan hari besar Islam yang dilakukan Majelis Taklim Al-Munir. Selain untuk menguatkan tali silahturahmi juga mempertebal keiman dan ketaqwaan.

"Pengajian setiap dua minggu sekali yang dirangkaikan dengan peringatan Isra Mi'raj ini merupakan cerminan atau wujud nyata kita semua bisa menguatkan silaturahmi sekaligus mempertebal keiman dan ketaqwaan," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Menurut dia, melalui pengajian rutin, para jamaah yang hadir mendapatkan ilmu untuk mempertebal keimanan dan ketakwaan, baik dari sisi sikap, perilaku, tutur kata dan perbuatan sehari-hari serta membuka pintu keberkahan dari Allh SWT.

"Pengajian ini tidak hanya mendapatkan ilmu saja tapi dapat juga keberkahan. Ini sesuai dengan ajaran anjuran nabi kita, Nabi Besar Muhammad SAW. Jadi kalau sering silaturahmi, insyaAllah nambah rizki dan nambah panjang umur, memperpanjang persaudaraan, mempertebal ilmu sekaligus juga meningkatkan keimanan ketakwaan kita kepada Allah SWT," tandasnya

Pihaknya mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Majelis Taklim Al-Munir yang telah konsisten dan berkelanjutan melaksanakan pengajian dan kegiatan sosial lainnya yang berkontribusi positif terhadap pembangunan keagamaan di Kab. Tangerang.

"Saya mengucapkan terima kasih sekaligus juga selamat melaksanakan rutinitas pengajian di Al-Munir yang diikuti Majelis Taklim Al-Munir dari lima kecamatan jamaahnya Pagedangan, Legok, Cisauk, Curug, Kelapa Dua," imbuhnya

Sementara itu, Ketua Yayasan Al-Munir, KH Romli menekankan pentingnya menjaga silahturahmi dan kekompakan para alumni dan jamaah untuk bersama-sama melaksanakan program dan kegiatan Majelis Taklim Al-Munir, terutamanya di bidang pendidikan dan dakwah sesuai dengan kemampuan masing-masing

"Mari kita berkontribusi sesuai dengan kemampuan masing-masing. Bagi yang memiliki tenaga, bantulah dengan tenaga. Yang memiliki pemikiran, bantulah dengan ide. Dan bagi yang memiliki kelebihan harta, bantulah dengan hartanya. Bantuan tidak selalu harus berupa materi," ujar KH. Romli. (Red)

KOTA TANGERANG, lensafokus.id – Upaya pemulihan pascabanjir di Kecamatan Priuk terus dilakukan secara intensif oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bersama berbagai unsur terkait. Melalui sinergi lintas instansi, ratusan personel gabungan diterjunkan untuk mempercepat proses pembersihan lingkungan terdampak banjir, Kamis (29/1/2026).

Personel gabungan tersebut terdiri dari unsur TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Sosial (Dinsos), perangkat daerah lainnya, serta masyarakat setempat. Mereka bahu-membahu membersihkan sisa lumpur, sampah, dan material yang terbawa banjir dan mengganggu aktivitas warga.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiyar, menyampaikan bahwa kegiatan pembersihan difokuskan pada sejumlah titik prioritas, mulai dari area permukiman warga, saluran air, jalan lingkungan, hingga fasilitas umum.

“Fokus utama kami adalah pengangkutan lumpur dan sampah, pembersihan saluran air, fasilitas umum, serta jalan lingkungan yang terdampak banjir. Kami menargetkan dalam dua hari proses pemulihan dapat terselesaikan, sehingga aktivitas masyarakat bisa kembali normal,” ujar Mahdiyar.

Ia menambahkan, proses pembersihan hingga kini masih terus berlangsung secara bertahap untuk memastikan seluruh area benar-benar bersih, aman, dan layak digunakan kembali oleh warga. Selain itu, petugas juga melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan banjir, khususnya saluran drainase dan lokasi yang berpotensi kembali tergenang.

“Pemantauan ini penting sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi dampak lanjutan apabila hujan kembali turun,” tambahnya.

Di sisi lain, Pemkot Tangerang juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kesadaran bersama dinilai menjadi kunci penting dalam upaya pencegahan banjir ke depan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan serta menjaga saluran air atau parit agar tidak tersumbat. Ini menjadi faktor penting agar banjir tidak kembali terulang,” jelasnya.

Dengan kerja sama seluruh pihak, baik pemerintah, TNI, Polri, maupun masyarakat, Pemkot Tangerang optimistis proses pemulihan pascabanjir di wilayah Priuk dapat berjalan cepat dan kondisi lingkungan segera kembali normal seperti sediakala. (Sumarna)

Kota Tangerang, lensafokus.id - Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono, menegaskan pentingnya penguatan kapasitas guru sebagai fondasi utama pembangunan pendidikan daerah. Hal tersebut disampaikannya saat menutup Pelatihan Fungsional Guru dan Tenaga Kependidikan Tahun 2026 yang diikuti oleh 136 tenaga pendidik.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh BKPSDM Kota Tangerang tersebut berlangsung di Gedung Semeru, BBPPMPV Bisnis dan Pariwisata, Kota Depok, Jumat (30/1/2026).

Menurut Maryono, tantangan pendidikan ke depan menuntut guru tidak hanya menguasai materi ajar, tetapi juga memiliki kemampuan adaptasi terhadap perubahan sosial, teknologi, dan karakter peserta didik.

Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Tangerang dalam membangun ekosistem pendidikan yang responsif, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan publik di sektor pendidikan.

Sebagai penutup, Maryono, berpesan kepada seluruh peserta agar terus menjaga semangat belajar dan berinovasi demi kemajuan pendidikan di Kota Tangerang.

“Perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil di ruang kelas. Ketika guru terus belajar dan berinovasi, di situlah masa depan Kota Tangerang sedang kita siapkan bersama,” pungkas Maryono. (Red)

Page 3 of 609
Go to top